Anda di halaman 1dari 3

erita

PEMBENTUKAN POS UKK DI BANGUNTAPAN


Jumat Wage, 21 Maret 2014 13:31 WIB 6356
Promkes, Tanggal 20 Maret 2014 di Aula Balai Desa Banguntapan, Puskesmas
mengadakan Pembentukan Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) Untuk Kelompok
Usaha di Pasar Bantegan dan Dusun Pringgolayan Kelurahan Banguntapan.
Dengan tujuan terselenggaranya pelayanan kesehatan kerja dasar oleh puskesmas
di kawasan industri dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat
pekerja Kesehatan merupakan salah satu hak asasi yang fundamental bagi setiap
penduduk. Selain sebagai hak asasi, kesehatan juga merupakan investasi. Untuk itu
perlu diperjuangkan oleh pelbagai pihak, mengingat kesehatan merupakan tanggung
jawab bersama, bukan hanya jajaran kesehatan semata. Undang undang No. 36
tahun 2009 tentang Kesehatan khususnya BAB XII pasal 164 166 tentang
Kesehatan Kerja, secara tegas menyatakan tujuan, sasaran, peran dan tanggung
jawab pemerintah, kewajiban serta tanggung jawab pengelola tempat kerja,
majikan / pengusaha dan kewajiban pekerja dalam upaya kesehatan kerja.
Pelayanan kesehatan kerja dasar berakar dari Deklarasi WHO di Alma Ata tahun
1978 yang menyatakan Pelayanan kesehatan dasar merupakan pelayanan
kesehatan esensial yang berdasarkan metode-metode praktis, ilmiah dan dapat
diterima oleh umum. Pos UKK merupakan wadah pelayanan kesehatan kerja yang
berada di tempat kerja dan dikelola oleh pekerja itu sendiri (kader) dalam rangka
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pekerja untuk meningkatkan
produktivitas kerjanya. Pos UKK diperlukan untuk mengadakan pelayanan
kesehatan kerja di bawah binaan puskesmas yang ditujukan untuk kelompok
masyarakat pekerja seperti buruh, petani, nelayan, perajin dll. Fungsi Pos UKK
adalah melaksanakan komunikasi, informasi dan motivasi tentang kesehatan kerja,
melaksanakan kerjasama dengan sektor terkait sesuai sifat dan lapangan
pekerjaannya, mengadakan pelayanan kesehatan kerja dasar terbatas. Keberadaan
Pos UKK perlu ditunjang dengan adanya kader UKK. Adapun fungsi kader antara
lain : Pembina dan penanggung jawab pelayanan kesehatan kerja, pelaksana
Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) dan Pertolongan Pertama pada
Penyakit (P3P), koordinator penyediaan fasilitas alat keselamatan kerja, serta
koordinator kegiatan pencatatan dan pelaporan. Sehingga Puskesmas Banguntapan
III membentuk Pos UKK di Pasar Bantegan dan Di Dusun Pringgolayan Kelurahan
Banguntapan Kegiatan yang dilaksanakan di kantor Kelurahan Banguntapan itu
dihadiri oleh Muspika, Forum Kesehatan Desa, Puskesmas, Kader Kesehatan, dan
para pemilik maupun pekerja informal di wilayah Kelurahan Banguntapan. Puncak
acara ditandai dengan penyerahan P3K Kit pada ketua pengurus kader Pos UKK
Pasar Bantegan dan Pos UKK Dusun Pringgolayan ( A.P )
PEMBENTUKAN Pos UKK (upaya kesehatan kerja) tak bisa dipandang sebelah mata. Bentuk
pemberdayaan masyarakat di kelompok pekerja informal, utamanya adalah sebagai tindakan
preventif melindungi pekerja agar hidup sehat dan terbebas dari gangguan kesehatan serta
pengaruh buruk yang diakibatkan oleh pekerjaan. Prinsip Pos UKK adalah: dari, oleh, dan
untuk kelompok pekerja informal di masyarakat.
PEMBENTUKAN & TUJUAN POS UKK

Pos UKK dibentuk harus berasal dari keinginan masyarakat pekerja sendiri, dari jenis pekerjaan
yang sama dan memiliki anggota 1 Pos UKK sebanyak 10 sampai 50 orang pekerja. Tujuannya,
mengupgrade pengetahuan pekerja tentang kesehatan kerja dan kemampuan pekerja dalam
menolong diri sendiri. Selain itu, pelayanan kesehatan kerja oleh kader, ekerja dan tenaga
kesehatan. Serta, munculnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan pekerja terhadap risiko dan bahaya
akibat pekerjaannya

MANFAAT POS UKK


BAGI MASYARAKAT PEKERJA Permasalah kesehatan kerja dapat dideteksi secara dini.
Memperoleh pelayanan kesehatan kerja yang terjangkau
BAGI KADER KESEHATAN Mendapatkan informasi lebih awal tentang kesehatan kerja.
Mendapatkan kebanggaan karena menolong sesame.

BAGI PUSKESMAS Memperluas jangkauan pelayanan. Mengoptimalkan fungsi Puskesmas.

BAGI SEKTOR LAIN Memadukan kegiatan sektornya. Pemberdayaan masyarakat lebih efektif
dan efisien.

PERAN KADER POS UKK


Identifikasi masalah kesehatan di lingkungan kerja
Menyusun rencana pemecahan masalah
Melaksanakan kegiatan kesehatan di lingkungan kerja melalui promosi
Menjalin kemitraan dengan berbagai pihak
Melakukan pelayanan kesehatan kerja dasar
Melaksanakan kewaspadaan dini terhadap risiko dan masalah kesehatan pekerja
Melaksanakan rujukan ke Puskesmas Pencatatan dan pelaporan

KEGIATAN DI POS UKK

Kegiatan dilaksanakan oleh kader Pos UKK dibantu petugas Puskesmas secara berkala meliputi
kegiatan:
PROMOTIF : PHBS, Penyuluhan, Konsultasi Kesehatan Kerja Sederhana, Sarasehan dan
Pencatatan/Pelaporan.

PREVENTIF : Mendata jenis pekerjaan, pengenalan risiko bahaya, mendorong upaya perbaikan
lingkungan, membantu pelaksanaan pemeriksaan dan contoh APD)

KURATIF : P3K, P3P, Pencatatan dan Pelaporan

KESIMPULAN
Keberhasilan mewujudkan pekerja sehat mandiri ditentukan antara lain oleh keberhasilan
melakukan pemberdayaan masyarakat, pekerja, dan dunia usaha ditentukan pula oleh
keberhasilan melaksanakan kemitraan. Untuk terwujudnya pekerja sehat mandiri, setiap petugas
kesehatan harus mampu memberdayakan pekerja serta menggalang kemitraan.
Source : Majalah DISCOVER BALIKPAPAN Edisi 46 September 2016