Anda di halaman 1dari 7

RANCANG BANGUN MODEL PENDINGIN DENGAN

MENGGUNAKAN TABUNG VORTEX JENIS COUNTER FLOW


Aditya Adi Piyanto1), Muhamad Nur Rizal Giffari2), Mustiana Sri Utamah3), Nanda Dwi
Kurniawan4), Agus Slamet5), Wahyu Djalmono Putro6)

(1,2,3,4)
Jurusan Teknik Mesin, Politeknik Negeri Semarang
Jl. Prof. H. Sudarto,SH, Tembalang, Kotak Pos 6199/SMS, Semarang 50329
Telp. 7473417, 7466420 (Hunting), Fax. 7472396

Abstrak
Tabung Vortex merupakan alat yang digunakan untuk mengubah temperatur udara yang
masuk ke tabung vortex menjadi lebih rendah dan lebih tinggi. Dimana dalam prosesnya
memanfaatkan udara terkompresi dari kompresor sebagai fluida kerja.Rancang bangun
bertujuan mempelajari performa tabung vortex dengan metode percobaan. Percobaan
dilakukan dengan beberapa variabel yaitu pengaturan tekanan udara 2 bar, 4 bar, dan 6 bar,
pemilihan panjang pipa vortex 120 mm dan 280 mm, penggunaan chamber 2, 3 dan 4
lubang serta sudut katup pembalik yaitu 30, 60 dan 90. CFD digunakan untuk
mensimulasikan udara di dalam tabung vortex. Dan berdasarkan hasil pengujian dapat
diketahui faktor yang mempengaruhi performa tabung vortex yaitu tekanan udara inlet. Pada
percobaan menghasilkan udara keluaran dingin sebesar 10C dengan variabel tekanan 6
bar, panjang pipa vortex 120 mm, chamber 3 lubang, dan sudut katub pembalik 60.
Key words : CFD, Chamber, Katup Pembalik, Panjang Pipa, Tabung Vortex, Tekanan

1. PENDAHULUAN yang lain, biasanya melalui mekanisme


Refrigeran adalah fluida kerja yang evaporasi dan kondensasi.
bersikulasi dalam siklus refrigerasi. Seiring perkembangan teknologi di
Refrigeran merupakan komponen bidang refrigeran, utamanya didorong oleh
terpenting dalam siklus refrigerasi karena dua masalah lingkungan, yaitu lubang
inilah yang menimbulkan efek ozon dan pemanasan global.Saat ini
pendinginan dan pemanasan. Dalam siklus penggunaan teknologi yang ramah
refrigerasi konvensional, refrigeran lingkungan makin dibutuhkan, sebab
menyerap panas dari satu lokasi ke lokasi
teknologi tersebut dapat digunakan sebagai Penggunaan tabung vortex untuk
energi alternatif. aplikasi-aplikasi kapasitas kecil selalu
Penulis mempelajari kemungkinan ditinjau apakah udara terkompresi sudah
untuk membuat suatu model tabung vortex tersedia. Berikut beberapa aplikasi tabung
sendiri dengan biaya yang lebih rendah. vortex.
Material yang digunakan disesuaikan a. PendinginanPisau-pisauTurbin Gas
dengan ketersediaan material di pasaran. Pendinginan pisau-pisau rotor
turbin gas pada pesawat dan kapal dapat
Tabung vortex (Vortex Tube)
menggunakan tabung vortex dengan
merupakan salah satu sistem refrigerasi
mengalirkan udara ke sejumlah lubang
non konvensional yang mengubah energi
radial pada pisau-pisau rotor tersebut
potensial dari aliran udara mampat
sehingga meningkatkan efisiensi dan
masukan yang kemudian diekspansikan
spesifik output.
menjadi separasi aliran udara keluaran
b. Pendingin di Laboratorium
berpusar sekunder bertemperatur yang
Kotak penyimpanan yang
lebih rendah (inner vortex) dan keluaran
didinginkan dengan menggunakan tabung
aliran udara berpusar primer yang
vortex juga dapat digunakan di
bertemperatur lebih tinggi (outer vortex)
laboratorium-laboratorium dan institusi
yang berlangsung di dalam tabung secara
riset.
bersamaan, dimana dalam prosesnya tidak
terdapat peralatan yang bergerak. c. Pendinginan dan Pemanasan Secara
(Faldian, dkk, 2011) Simultan
Tabung vortex paling baik
digunakan dimana pendinginan sekaligus
pemanasan dibutuhkan secara simultan,
seperti misalnya pada pesawat untuk
memanaskan roti/kue dan minuman
Gb.1 Skema Tabung Vortex
penumpang pesawat.
Sistem ini menempatkan cold
d. Pendingin Alat-alat Pemotong
outlet pada posisi berlawanan arah dengan
Tabung vortex juga dapat
hot outlet. Sistem ini lebih banyak
digunakan untuk mendinginkan alat-alat
digunakan karena dianggap lebih efisien
pemotong seperti Drilling, Milling,
dengan perbedaan suhu yang dihasilkan
Turning, Reclaming, Sawing. Apalagi
antara cold dan hot outlet cukup tinggi.
untuk benda-benda kerja yang terbuat dari
bahan-bahan tertentu yang paling baik Sebagai pembanding dilakuan
dipotong tanpa adanya lubrikasi. percobaan dengan lubang chamber 2, 3
e. Pendinginan Setempat (Spot Cooling) dan 4.
Pendinginan setempat misalnya
3. Katub Pembalik
untuk instrument-instrumen elektronik
Katub Pembalik berfungsi untuk
pada pesawat-pesawat supersonik dapat
mengarahkan atau mengontrol aliran dari
menggunakan tabung vortex karena ringan,
suatu fluida dengan membuka, menutup,
tidak makan tempat, sederhana baik
atau menutup sebagian dari jalan
konstruksi meupun control.
alirannya. Pada percobaan katub
Komponen-komponen yang
menggunakan 3 indikator sudut yaitu 300,
terdapat pada tabung vortex
600 dan 900.
1. Panjang Pipa (Nusantara, 2013)
Pipa berfungsi sebagai tempat
2. PERUMUSAN MASALAH
terjadi aliran vortex dari chamber ke katub
Permasalahan-permasalahan yang
pembalik. Untuk panjang pipa 100 mm
akandibahasdalamlaporantugasakhiriniadal
dengan diameter 12,7 mm dapat
ah :
menghasilkan temperatur dingin hingga -4
1. Tekanan udara kompresor yang
0
C.
digunakan sebagai udara masukan
(Faldian, dkk, 2011)
maksimal sebesar 6 Bar.
Sebagai pembanding dilakuan percobaan 2. Membuat rancang bangun model
dengan panjang pipa 120 mm dan 280 mm pendingin dengan menggunakan
dengan masing - masing diameter dalam tabung vortex yang menghasilkan
10,7 mm. temperatur keluaran -5C.

2. Chamber
3. METODE PENULISAN
Chamber berfungsi sebagai
1. Studi Literatur
pengarah udara kompresor yang masuk
Suatu metode yang dilakukan dengan
melalui lubang inlet agar menghasilkan
penerapan beberapa ilmu yang didapatkan
aliran vortex pada pipa. Untuk lubang
dalam perkuliahan yang dipadukan dengan
chamber 3 dapat menghasilkan temperatur
beberapa referensi berupa jurnal
dingin hingga -4 0C.
internasional dan sumber lain yang
(Faldian, dkk, 2011)
mendukung dalam pembuatan rancang Tabel Temperatur keluaran udara dingin
bangun tugas akhir ini.
p = 120 mm p =280 mm
2. Inventarisasi
Metode ini adalah mengumpulkan 2 4 6 2 4 6
bar bar bar bar bar bar
data tentang apa saja kendala dan urutan N
proses produksi yang ada di industri dari 2 300 24 15 4 24 8 3
proses awal hingga akhir. Kendala yang 600 27 12 -4 27 12 -3
ada yaitu adalah mahalnya pengadaan
900 24 18 0 22 6 0
tabung vortex itu sendiri yang harus
3 300 24 9 -7 23 11 0
diimpor dari luar negeri. Sehingga penulis
600 23 9 -10 23 13 -1
ingin membuat model alat tabung vortex
900 25 19 3 24 15 2
sendiri dengan kualitas yang menyerupai
4 300 22 16 -1 21 9 7
dengan tabung vortex yang diimpor
600 20 15 -7 20 7 6
dengan biaya yang lebih rendah.
900 24 19 1 21 13 5
4. HASIL DAN PEMBAHASAN
Setelah melalui berbagai proses
dan tahapan perancangan alat dihasilkan 4.1 Percobaan Tabung Vortex pada
model tabung vortex. Tekanan 2 Bar
Dari percobaan performa tabung
vortex pada tekanan 2 bar dengan
spesifikasi panjang pipa 120mm, chamber
2 lubang menghasilkan temperatur
keluaran udara terendah 24C pada katup
pembalik 30 dan 90. Sedangkan dari
percobaan dengan spesifikasi panjang pipa

Gb 2. Exploded Tabung Vortex 120mm, chamber 3 lubang menghasilkan


temperatur keluaran terendah 23C pada

Setelah melakukan proses katup pembalik 60. Sedangkan dari

perakitan dan pengujian maka didapatkan percobaan dengan spesifikasi panjang pipa

data hasil pengujian. 120mm, chamber 4 lubang dihasilkan


temperatur keluaran terendah 20C pada
pada katup pembalik 60.
Dari percobaan performa tabung keluaran udara terendah 6C, dan dengan
vortex pada tekanan 2 bar dengan menggunakan katup pembalik 90.
spesifikasi panjang pipa 280mm, chamber Sedangkan dari percobaan dengan
2 lubang dihasilkan temperatur keluaran spesifikasi panjang pipa 280mm, chamber
udara terendah 22C pada katup pembalik 3 lubang menghasilkan temperatur
90. Sedangkan dari percobaan dengan keluaran terendah 11C pada katup
spesifikasi panjang pipa 280mm, chamber pembalik 30. Sedangkan dari percobaan
3 lubang menghasilkan temperatur dengan spesifikasi panjang pipa 280mm,
keluaran terendah 23C dengan katup chamber 4 lubang dihasilkan temperatur
pembalik 30 dan 60. Sedangkan dari keluaran terendah 7C dengan
percobaan dengan spesifikasi panjang pipa menggunakan katup pembalik 60
280mm, chamber 4 lubang menghasilkan
temperatur keluaran terendah 20C dan
4.3 Percobaan Tabung Vortex pada
katup pembalik 60.
Tekanan 6 Bar
4.2 Percobaan Tabung Vortex pada
Dari percobaan performa tabung
Tekanan 4 Bar
vortex pada tekanan 6 bar dengan
Dari percobaan performa tabung
spesifikasi panjang pipa 120mm, chamber
vortex pada tekanan 4 bar dengan
2 lubang dihasilkan temperatur keluaran
spesifikasi panjang pipa 120 mm, chamber
udara terendah -4C dengan menggunakan
2 lubang menghasilkan temperatur
katup pembalik 60. Sedangkan dari
keluaran udara terendah 12C pada katup
percobaan dengan spesifikasi panjang pipa
pembalik 60. Sedangkan dari percobaan
120mm, chamber 3 lubang menghasilkan
dengan spesifikasi panjang pipa 120mm,
temperatur keluaran terendah -10C
chamber 3 lubang menghasilkan
dengan menggunakan katup pembalik 60.
temperatur keluaran terendah 9C pada
Sedangkan dari percobaan dengan
katup pembalik 30 dan 60. Sedangkan
spesifikasi panjang pipa 120mm, chamber
dari percobaan dengan spesifikasi panjang
4 lubang menghasilkan temperatur
pipa 120mm, chamber 4 lubang dihasilkan
keluaran terendah -7C dengan
temperatur keluaran terendah 15C pada
menggunakan katup pembalik 60.
katup pembalik 60.
Dari percobaan performa tabung Dari percobaan performa tabung
vortex pada tekanan 4 bar dengan vortex pada tekanan 6 bar dengan
spesifikasi panjang pipa 280mm, chamber spesifikasi panjang pipa 280mm, chamber
2 lubang menghasilkan temperatur 2 lubang dihasilkan temperatur keluaran
udara terendah -3C pada katup pembalik b. Temperatur dingin terbaik tabung
60. Sedangkan dari percobaan dengan vortex yang tercapai adalah 10 (C)
spesifikasi panjang pipa 280mm, chamber pada tekanan 6 bar, panjang pipa 120
3 lubang dihasilkan temperatur keluaran mm, katup pembalik 60O, dan
terendah -1C dengan menggunakan katup chamber 3 lubang.
pembalik 60. Sedangkan dari percobaan
dengan spesifikasi panjang pipa 280mm, 5. DAFTAR PUSTAKA
chamber 4 lubang menghasilkan
Giorgio De Vera. 2010, The Ranque-
temperatur keluaran terendah 5C dengan
Hilsch Vortex Tube, Mechanical
menggunakan katup pembalik 90. Dari
Engineering Journal,
seluruh hasil percobaan tabung vortex
http://www.readbag.com/me-
yang telah dilakukan, hasil keluaran udara
berkeley-gtdevera-notes-
dengan temperatur terbaik didapatkan pada
vortextube. 10 April 2016.
variabel tekanan 6 bar, panjang pipa
120mm, chamber 3 lubang dan katup Smith Eiamsa-ard dan Pongjet Promvonge.
pembalik 60 yang menghasilkan 2007. Review of Ranque-Hilsch
temperatur -10C. Dari hasil tersebut Effects In Vortex Tube.ELSEVIER.
diperoleh hasil perhitungan efisiensi
Faldian, dkk. 2011. Pengaruh Suntikan
isentropik pada tabung vortex dengan
Udara pada Aliran Pusar Sekunder
pengaturan variabel terbaik yang
Terhadap Kapasitas Pendinginan
menghasilan temperatur terendah (-100C)
Keluaran Tabung Vortex.Industrial
adalah sebagai berikut:
Research Workshop and National
4. KESIMPULAN
Seminar.
Dari keseluruhan proses dalam
perancangan dan pengujian rancang Frank P. Incropera. dan David P.
bangun model pendingin dengan Dewitt.1996. Introduction to Heat
menggunakan tabung vortex dapat Transfer. John Wiley and Sons
disimpulkan: Publishing.
a. Tabung Vortex dapat berfungsi sesuai
Muhammad Mohiuddin dan Stefan Elbel.
dengan target rancangan awal yaitu
2014. A Fresh Look At Vortex
dapat menghasilkan suhu keluaran
Tubes Used As Expansion Device
hingga mencapai temperatur -5C.
In Vapor Compression Systems.
International Refrigeration and Air
Conditioning Conference.

Michael J. Moran, et. all. 2012. Principles


of Engineering Thermodynamics.
John Wiley and Sons Publishing.

Gatra Putra Nusantara. 2013. Studi


Performa Tabung Vorteks. Skripsi.
FT. Teknik Mesin. Universitaas
Bengkulu.

Wilbert F. Stoecker. Dan Jerold W. Jones.


1989. Refrigerasi dan
Pengkondisian Udara. Jakarta:
Erlangga.

D.D. Pawar dan Babu B. Sridhar. 2014.


Computational Fluid Dynamics
and Experimental Analysis for
Optimum Geometry of Vortex Tube.
IJIRSET. Volume 3.

Nigel Cross, 2000. Engineering Design


Methods Strategies for Product
Design WILEY.Third Edition.
Victor Udoewa and Vinod Kumar. 2009.
ComputationalFluid Dynamics.
AAAS Science & Technology
Policy Fellow University of Texas
at El Paso. USA (download from:
http://cdn.intechopen.com/pdfs.pdf/
at August 30th, 2016)