Anda di halaman 1dari 1

1.

Karena feed yang masuk ke reactor pertama dalam reactor yang


disusun seri akan bereaksi membentuk produk yang mana reaktan
nya masih banyak yang belum bereaksi, sehingga reactor
selanjutnya berfungsi mereaksikan kembali reaktan sebelumnya
dan seterusnya hingga mencapai konversi optimum. Sementara
untuk reactor yang disusun parallel, dengan jumlah feed yang
sama, reaksi yang terjadi hanya sekali sehingga dimungkinkan
banyak reaktan yang belum bereaksi. Konversi lebih kecil akibat
reaksi yang terjadi hanya sekali.
2. Semakin keci jumlah mol () maka akan semkain tinggi
konversinya, sebaliknya semakin besar jumlah mol () maka akan
semakin rendah konversinya untuk panjang reactor yang tetap.
Hubungan ini berlaku untuk temperature dan tekanan yang tetap
karena laju volumetric akan berkurang dengan kenaikan konversi.
3. Adanya pressure drop akan mengakibatkan tekanan gas berkurang

dan berakibat pula pada penurunan konsentrasi reaktan. Sebagai


konsekuensi adalah reaksi akan semakin lambat (untuk order reaksi
> 0). Dengan demkian untuk berat partikel katalis yang sama,
konversi reaksi akan lebih rendah dengan adanya pressure drop
dibandingkan dengan jika pressure drop diabaikan.