Anda di halaman 1dari 14

II.

STANDAR PROSES

19. Setiap mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan
sistematis.
Sebanyak 13 mata pelajaran atau lebih memiliki RPP yang disusun
A.
secara lengkap dan sistematis.
Sebanyak 9 - 12 mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara
B.
lengkap dan sistematis.
Sebanyak 5 - 8 mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara
C.
lengkap dan sistematis.
Sebanyak 1- 4 mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara
D.
lengkap dan sistematis.
Tidak ada satu pun mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara
E.
lengkap dan sistematis.
A. Juknis
RPP yang dikembangkan guru memuat:
1) Identitas mata pelajaran.
2) SK.
3) KD dari silabus yang akan dicapai.
4) Indikator pencapaian kompetensi.
5) Tujuan pembelajaran.
6) Materi ajar.
7) Alokasi waktu yang diperlukan.
8) Metode pembelajaran.
9) Kegiatan pembelajaran.
10) Penilaian hasil belajar, dan
11) Sumber belajar.
Jumlah mata pelajaran dimaksud diperhitungkan pada setiap kelompok
(normatif, adaptif, dan produktif).
B. Pendukung
Mata pelajaran yang memiliki RPP.
No. Mata pelajaran yang telah memiliki RPP
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
dst

C. Asesor:
No Mt.Pelajaran Nama Guru RPP lengkap Keterangan
Ada Tdk ada
1
2
3
Ds
t
Jumlah
Bukti:
-Jumlah mata pelajaran disesuaikan dengan program keahlian,
Teknologi;(Normatif=5, Adaptif=8,dan Produktif=>2, Muatan local=2), untuk non
teknologi disesuaikan.
-Muatan pada RPP lihat juknis ( ada 11 muatan).
-Jumlah KD/RPP sampai dengan saat diakreditasi
-Lihat bukti RPP yang ada.
-Untuk memudahkan pendataan, maka dibuat rekapitulasi seperti format di atas.
-Wawancara denga guru atau bidang kurikulum.
Catatan : Item Suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Tidak ada Keberadaan RPP semua Mata
RPP untuk semua mata pelajaran telah
2.8 tambahan Pelajaran wajib (bukan penambahan
disusun
bukti bukti).

20. Penyusunan RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan individu siswa,


mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK.
A. Sebanyak 76% - 100% RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan
individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK.
B. Sebanyak 51% - 75% RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan
individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK.
Sebanyak 26% - 50% RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan
C. individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan
teknologi informasi dan komunikasi.
D. Sebanyak 1% - 25% RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan
individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK.
E. Tidak ada satu pun RPP memerhatikan prinsip perbedaan individu
siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK.
A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan mengecek metode pembelajaran serta
sumber belajar dan/atau media pembelajaran dalam RPP.
B. Pendukung
RPP yang telah memenuhi prinsip-prinsip penyusunan.

No. Mata pelajaran yang telah memenuhi prinsip-prinsip penyusunan RPP


1
2
3
4
5
6
7
dst
C. Asesor:
Kondisi RPP
No Mt.Pelajaran Nama Guru Keterangan
Sesuai Belum sesuai
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1
2
3
Ds
t
Jumlah
Persentase =jumlah sesuai/jum.mt.pel ..%
Bukti : (Lihat RPP)
-Cek isi RPP antara lain meliputi: metode pembelajaran,kegiatan pembelajaran,
sumber belajar dan media pembelajaran (TIK) dan evaluasi pembelajaran.
-Hitung RPP yang memenuhi persyaratan sesuai butir instrument.
-Persentase RPP yang memenuhin syarat, dihitung dengan: Jumlah RPP yang
memenuhi syarat dibagi seluruh RPP dikalikan 100%.
Untuk memudahkan pendataan, maka pengecekan kondisi RPP dilihat antara lain
metode pembelajaran, serta sumber belajar, dan / atau media pembelajaran.
(penggunaan OHP termasuk TIK.)

21. Program Keahlian melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan


persyaratan yang ditentukan.

A. Memenuhi 4 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran.

B. Memenuhi 3 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran.

C. Memenuhi 2 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran.

D. Memenuhi 1 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran.

E. Tidak memenuhi persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran.

A. Juknis
Persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran adalah sebagai berikut.
1) Rombongan belajar SMK/MAK maksimal 32 siswa.
2) Beban mengajar guru sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka dalam satu
minggu.
3) Buku teks pelajaran mengikuti ketentuan:
a. buku teks pelajaran yang akan digunakan oleh sekolah/madrasah dipilih
melalui rapat guru dengan pertimbangan komite sekolah/madrasah dari
buku teks pelajaran yang ditetapkan oleh Menteri;
b. rasio buku teks pelajaran untuk siswa adalah 1 : 1 per mata
pelajaran;
c. selain buku teks pelajaran, guru menggunakan buku panduan guru, buku
pengayaan, buku referensi dan sumber belajar lainnya;
d. guru membiasakan siswa menggunakan buku-buku dan sumber
belajar lain yang ada di perpustakaan sekolah/madrasah.
4) Pengelolaan kelas mengikuti kaidah:
a. guru mengatur tempat duduk sesuai dengan karakteristik siswa dan mata
pelajaran, serta aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan;
b. volume dan intonasi suara guru dalam proses pembelajaran harus dapat
didengar dengan baik oleh siswa;
c. tutur kata guru santun dan dapat dimengerti oleh siswa;
d. guru menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan
belajar siswa;
e. guru menciptakan ketertiban, kedisiplinan, kenyamanan keselamatan, dan
kepatuhan pada peraturan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran;
f. guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap respons dan hasil
belajar siswa selama proses pembelajaran berlangsung;
g. guru menghargai siswa tanpa memandang latar belakang agama, suku,
jenis kelamin, dan status sosial ekonomi;
h. guru menghargai pendapat siswa;
i. guru memakai pakaian yang sopan, bersih, dan rapi;
j. pada tiap awal semester, guru menyampaikan silabus mata
pelajaran yang diajarkannya; dan
k. guru memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sesuai dengan
waktu yang dijadwalkan.
Jawaban dibuktikan dengan melakukan pengamatan proses pembelajaran yang
dilakukan oleh guru.

B. Pendukung
Persyaratan proses pembelajaran.

No. Persyaratan proses pembelajaran


1 Jumlah siswa tiap kelas maksimum = .............siswa
2 Jumlah jam beban mengajar guru minimum = .............jam/minggu
3 Perbandingan jumlah buku teks : siswa = .......... : .........
4 Pengelolaan kelas yang dilakukan:
................................................................................................
................................................................................................
................................................................................................

C. Asesor::
Bukti :
-Cek daftar hadir siswa/jumlah siswa per kelas.
-Cek daftar pembagian tugas guru mengajar(jadwal pelajaran).
-Cek jumlah buku teks per mata pelajaran, bandingkan dengan jumlah siswa.
-Cek kegiatan pengelolaan kelas melalui observasi kelas.
-Pedoman Penilaian :
A=Jawaban 1,2,3 dan 4 terpenuhi; B=Jawaban 1-2 dan 3 dan atau 4
C=jawaban 1 dan 2; D=Jawaban 1 atau 2 yang memenuhi persyaratan
E=Tidak memenuhi persyaratan
(pedoman penilaian sudah sesuai dengan juknis, tidak perlu ditulis lagi)

Catatan :
Item Suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Beban kerja guru
Ada Dokumen Surat Tugas
sekurang-kurangnya 24
tambahan Mengajar/Pembagian Tugas
3.1 jam tatap muka dalam
bukti Mengajar
satu minggu
.
22. Proses pembelajaran di Program Keahlian dilaksanakan sesuai dengan langkah-
langkah pembelajaran.
A. Sebanyak 76% - 100% guru melaksanakan proses pembelajaran
sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
B. Sebanyak 51% - 75% guru melaksanakan proses pembelajaran
sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
C. Sebanyak 26% - 50% guru melaksanakan proses pembelajaran
sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
D. Sebanyak 1% - 25% guru melaksanakan proses pembelajaran
sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
Tidak ada seorang pun guru melaksanakan proses pembelajaran
E. sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.
A. Juknis
Langkah-langkah pembelajaran meliputi:
1) Kegiatan pendahuluan.
2) Kegiatan inti (eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi), dan
3) Kegiatan penutup.
Jawaban dibuktikan dengan observasi secara acak saat melakukan visitasi, dan/atau
melihat hasil supervisi kepala sekolah/madrasah atau ketua program keahlian,
dan/atau melihat kesesuaian RPP dengan pelaksanaan proses pembela-jaran,
dan/atau mengamati hasil penilaian berbasis kelas yang dilakukan oleh guru.
B. Pendukung
Langkah-langkah pembelajaran.
No. Langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan
1
2
3
4
5

C. Asesor::
No Kondisi RPP
Nama Guru Mt.Pelajaran Keterangan
Sesuai Belum sesuai
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
1
2
3
Ds
t
Jumlah
Persentase =jumlah sesuai/jum.guru ..%

Bukti :
- Lihat langkah-langkah pembelajaran di RPP (kegiatan pendahuluan, inti dan
penutup).
- Observasi kelas secara acak untuk mengecek kesesuaian RPP dengan
pelaksanaannya.
- Mendata RPP yang sesuai secara acak/sampling (minimal 50% dari jumlah
seluruh Mata pelajaran/RPP).
- Wawancara dengan siswa dan guru secara acak.
- Persentase dihitung dari: Jumlah RPP yang sesuai dibagi dengan jumlah seluruh
RPP sampling x 100 %

23. Program keahlian melaksanakan proses pembelajaran berbasis Teknologi


Informasi dan Komunikasi (sesuai dengan tingkat kebutuhan program
keahliannya) dengan SDM yang memiliki kesesuaian kompetensi.
Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan sendiri oleh
A. pihak program keahlian dengan SDM sendiri yang memiliki
kesesuaian kompetensi dan bersertifikat.
Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan sendiri oleh
B. pihak program keahlian dengan mendatangkan SDM dari
sekolah/madrasah lain
C. Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan oleh pihak
lain dengan sebagian SDM dari pihak program keahlian.
D. Pelaksanaan
(outsource)
pembelajaran berbasis TIK dilakukan oleh pihak lain

E. Tidak melaksanakan pembelajaran berbasis TIK.


A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan pembelajaran KKPI yang
melibatkan SDM yang memiliki kompetensi sesuai.
B. Pendukung
Kosong
C. Asesor
Bukti :
- Yang dimaksud TIK disarankan adalah KKPI
- Keberadaan Ijasah/sertifikat kompetensi keahlian di bidang komputer
- Dokumen pembelajaran meliputi antara lain: Jadwal pelajaran, RPP, Modul dll.
- Wawancara dengan guru, wakasek kurikulum dan atau Kepala Sekolah

24. Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sebagai wahana


untuk meningkatkan kompetensi siswa sesuai dengan keahliannya.
Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sesuai dengan
A. proses pembelajaran, materi program keahlian, dan aturan
pengelolaan yang transparan.
Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sesuai dengan
B.
proses pembelajaran, dan materi program keahlian.
Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sesuai dengan
C.
proses pembelajaran dan aturan pengelolaan yang transparan.
Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan hanya sesuai
D.
dengan proses pembelajaran.
E. Tidak sesuai dengan proses pembelajaran.
A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan aktifitas kegiatan business center sesuai dengan
proses pembelajaran dan dokumen pelaksanaan yang dimiliki sesuai dengan
program keahlian.
B. Pendukung, kosong
C. Asesor::
Bukti
- Bisnis center adalah identik dengan Unit Produksi/Jasa
- Adanya SK pembentukan UP/Bisnis Center
- Adanya SK kepengurusan/pengelola, struktur organisasi dan uraian tugas.
- Adanya dokumen kegiatan bisnis center
- Adanya pelaksanaan kegiatan bisnis center yang sesuai dengan program
keahlian
- Adanya dokumen kegiatan business center, meliputi antara lain:
a. Tahapan sesuai dengan proses pembelajaran, al:
a) Kegiatan mutlak harus melibatkan siswa dibawah bimbingan guru
b) Penugasan kompetensi/pekerjaan yang diberikan pada siswa,
disesuaikan dengan tingkat/ kelas siswa dimana SK /KD tersebut
diajarkan
b. Sesuai dengan materi program keahlian, al:
a) Adanya daftar SK/KD hasil analisis yang diajarkan di Kompetensi
Keahlian tersebut
b) Adanya hasil analisis masing-masing bidang pekerjaan/order dalam
kegiatan business center
c. Sesuai dengan aturan pengelolaan keuangan yang transparan, al:
a) Adanya pembukuan /dokumen pengelolaan keuangan bisnis center.
b) Adanya pengaturan keuangan secara transparan (jumlah omset,
biaya produksi, keuntungan, honor pengurus, pemeliharan alat dll.)
- Observasi langsung
- Wawancara dengan pihak yang terkait.

25. Sekolah/Madrasah menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU)


kerjasama dengan DU/DI.
A. Sebanyak 76% - 100% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran.
B. Sebanyak 51% - 75% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran.

C. Sebanyak 26% - 50% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran.

D. Sebanyak 1% - 25% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran.

E. Tidak ada tindaklanjut kerjasama dengan DU/DI.


A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan laporan atau dokumen hasil pekerjaan bersama
dengan pihak DU/DI.
B. Pendukung
Kosong.
C. Asesor:
Bukti:
- laporan/dokumen hasil perencanaan dan kegiatan/kesepakatan bersama
antara sekolah dan DU/DI, antara lain : penempatan prakerin, waktu/lamanya
prakerin (tanggal . S.d ).
- Jumlah MoU yang ditindaklanjuti.
- Persentase dihitung dari : MoU yang ditindaklanjuti dibagi seluruh MoU x 100 %

Tindak Lanjut MoU Keterangan/


No
Nama DU/DI Prog.Keahlian No&tgl.MoU Ditindak Belum Jumlah siswa
lanjuti prakerin
1
2
3
Jumlah
Persentase=Juml.Mou Yg ditdklanjuti/Jum.Mou .%

26. Siswa melakukan prakerin untuk memperoleh kompetensi kejuruan.

Sebanyak 76% - 100% siswa melakukan prakerin pada DU/DI


A.
yang relevan.
Sebanyak 51% - 75% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang
B.
relevan.
Sebanyak 26% - 50% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang
C.
relevan.
Sebanyak 1% - 25% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang
D.
relevan.
Tidak ada satupun siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang
E.
relevan.
A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dokumen (surat keterangan atau piagam)
pelaksanaan prakerin siswa path DU/DI yang relevan (contoh siswa pertanian
prakerin pada perkebunan kelapa sawit, siswa Otomotif prakerin pada bengkel
otomotif).
B. Pendukung
Jumlah siswa yang melaksanakan prakerin di DU/DI
No Tempat Prakerin Jumlah Siswa yang
Prakerin
1
2
3
dst
Jumlah
C. Asesor::
Bukti:
- Lihat dokumen pelaksanaan (jurnal prakerin) tentang kesesuaian prakerin
siswa (program keahlian dengan lingkup pekerjaan).
- Lihat surat keterangan atau sertifikat Prakerin.
- Hitung jumlah seluruh siswa yang melaksanakan prakerin.
- Hitung jumlah seluruh siswa yang melaksanakan prakerin sesuai dengan
program keahliannya.
- Persentase : Jumlah siswa yang melaksanakan prakerin di DU/DI yang relevan
dibagi dengan jumlah seluruh siswa yang melaksanakan prakerin x 100 %.
N Kompetensi Nama Jumlah Relevansi
Bidang
o Keahlian DU/DI Siswa yg Keterangan
Pekerjaan R TR
prakerin

Jumlah
Persentase=siswa prakerin R/jml.seluruh siswa .%

Pemantauan proses pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah/ madrasah


27. mencakup tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap penilaian hasil
pembelajaran.
Mencakup 3 tahap pemantauan serta dilakukan diskusi hasil
A.
pemantauan.
Mencakup 3 tahap pemantauan tanpa dilakukan diskusi hasil
B.
pemantauan.

C. Mencakup 2 tahap pemantauan.

D. Mencakup 1 tahap pemantauan.

E. Tidak pernah melakukan pemantauan.

A. Juknis
Tahap-tahap pemantauan meliputi:
1) Perencanaan.
2) Pelaksanaan, dan
3) Penilaian hasil pembelajaran.
Jawaban dibuktikan dengan laporan pemantauan proses pembelajaran pada
setiap tahapnya disertai catatan kepala sekolah/madrasah atau ketua program
keahlian dan tanda tangan guru yang dipantau.
B. Pendukung
Pemantauan proses pembelajaran.

Mata pelajaran yg Tahap yang dilakukan


No. Tgl. pemantauan
dipantau
1
2
3
4
5
6
7
8
9

C. Asesor:
Bukti :
- Adanya bukti keterlaksanaan Pemantauan Proses Pembelajaran ( Jadwal
Pemantauan sesuai dengan tahapan , Format Pemantauan, Rekapitulasi Hasil
Pemantauan, dsb).
- Tahap-tahap pemantauan dalam juknis : Perencanaan pembelajaran,
Pelaksanaan pembelajaran dan Penilaian hasil belajar.
- Perencanaan Pembelajaran : adanyaPerangkat Pembelajaran, a.l. dokumen
silabus, RPP, Program Tahunan dan Program Semester yang sudah
ditandatangani Kepsek
- Pelaksanaan Pembelajaran : adanya jadwal pembelajaran, daftar hadir guru,
agenda kelas.
- Penilaian hasil belajar : adanya laporan ketercapaian Kompetensi setiap akhir
semester, buku nilai, Perengkat Evaluasi, dll.
- Cek jumlah guru yang di pantau (lihat data yang ada).
- Laporan pemantauan proses pembelajaran pada setiap tahapan yang
ditandatangani kepala sekolah atau petugas yang ditunjuk dan tanda tangan
guru yang dipantau.
- Hasil akhir dilihat dari jumlah guru yang dipantau, dengan dibuktikan oleh
dokumen yang ada.
- Judgemen keputusan asesor, akan melihat dokumen pantauan dan hasil
pengecekan

Jenis Pantauan
Pelaksanaa Penil.hsl Diskusi
Tanggal Persiapan
Nama n bljr hsl
No. Pemantau
guru Tdk Tdk pantau
an ad Tdk ad -an
. ada .
a ada a
ada ada
1
2
3
Dst
.

Keterangan :
1. Bila ada aspek lain, kolom bisa ditambahkan
2. Hasil pantauan dengan cara member ceklis pada setiap kolom

Supervisi proses pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah/madrasah dengan


28.
cara pemberian contoh, diskusi, pelatihan, dan konsultasi.

A. Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 4 cara.

B. Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 3 cara.

C. Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 2 cara.

D. Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 1 cara.

E. Tidak melakukan supervisi.


A. Juknis
Tahap-tahap supervisi meliputi:
1) Tahap perencanaan.
2) Tahap pelaksanaan, dan
3) Tahap penilaian hasil pembelajaran.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan supervisi proses pembelajaran
pada setiap aspeknya, mencakup 4 (empat) cara yaitu: pemberian contoh,
diskusi, pelatihan, dan konsultasi.
B. Pendukung
Supervisi proses pembelajaran.
No. Tgl. Supervisi Mata pelajaran yg disupervisi Cara yang dilakukan
1
2
3
4
5
6
C. Asesor:
Adanya bukti keterlaksanaan Supervisi Proses Pembelajaran ( Jadwal Supervisi
sesuai dengan tahapan, Format Supervisi, Rekafitulasi Hasil Supervisi, dsb).
- Tahap-tahap Supervisi (juknis): Perencanaan Pembelajaran, Pelaksanaan
Pembelajaran dan Penilaian hasil Pembelajaran.
- Empat cara cakupan supervisi (juknis): Pemberian contoh, diskusi, pelatihan
dan konsultasi.
Bukti :
- Dokumen/Instrumen Supervisi.
- Adanya nilai supervisi,bisa kualitatif atau kuantitatif
- Kesimpulan hasil supervisi.
- Catatan Supervisor pada dokumen/Instrumen Supervisi.
- Wawancara dengan Guru, Wakasek dan atau Kepala Sekolah.
- Jadwal Supervisi Kepala Sekolah per-semester, per-tahun
Catatan: Item Suplemen yang sesuai:
No. Bunyi Instrumen Hasil Kajian Tambahan bukti
Program supervisi kelas telah dilaksanakan Tidak ada
Sesuai tambahan bukti
3.12 sesuai dengan jadwal dan instrument yang
SNP
ada

29. Evaluasi terhadap guru dalam proses pembelajaran dilakukan oleh kepala
sekolah/madrasah dengan memperhatikan 4 aspek, yaitu 1) persiapan, 2)
pelaksanaan, 3) evaluasi pembelajaran, dan 4) rencana tindak lanjut.
A. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 4 aspek.

B. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 3 aspek.

C. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 2 aspek.

D. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 1 aspek.

E. Tidak melakukan evaluasi.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan catatan hasil evaluasi proses pembelajaran oleh
kepala sekolah/madrasah atau kepala program keahlian.
B. Pendukung
Evaluasi proses pembelajaran.

No. Tgl. evaluasi Mata pelajaran yang dievaluasi Aspek yang dievaluasi
1
2
3
4
5
6
7
8
9

C. Asesor::
Evaluasi proses pembelajaran
Aspek yg dievaluasi
Mata pelajaran
No. Tgl. evaluasi Nama Guru Peren- Pelaks Eval Tindak
yang dievaluasi
canaan anaan uasi lanjut
1
2
3
4 Dst.

Bukti :
- Adanya bukti keterlaksanaan Evaluasi Proses Pembelajaran ( Jadwal Evaluasi
sesuai dengan tahapan , Format Evaluasi, Rekapitulasi Hasil Evaluasi, dsb).
- Adanya Program Evaluasi guru oleh Kepsek.(meliputi 4 aspek yaitu : persiapan
,
pelaksanaan, evaluasi pembelajaran, dan rencana tindak lanjut
- Format di atas harus dilampiri CATATAN EVALUASI DARI: 4 aspek, ada di
Kasek atau petugas yang ditunjuk.
- Adanya dokumen hasil evaluasi Kasek/Kaprog terhadap guru, meliputi :
persiapan, pelaksanaan, evaluasi pembelajaran, dan rencana tindak lanjut
Keterangan :
Persiapan meliputi perangkat pembelajaran guru, antara lain : silabus,
prota,promes, RPP, bahan ajar daftar hadir siswa, daftar nilai dll.
Pelaksanaan meliputi : daftar hadir guru mengajar, jadwal pelajaran, agenda
kelas dll.
Evaluasi meliputi : buku nilai, laporan pencapaian kompetensi, Perangkat
Evaluasi, dll.
Tindak lanjut meliputi program remedial dan pengayaan.
- Observasi kelas langsung
- Wawancara dengan guru dan kepala sekolah.
- Nilai evaluasi pembelajaran adalah kuantitatif

30. Kepala sekolah/madrasah menyampaikan hasil pengawasan (pemantauan,


supervisi, dan evaluasi) proses pembelajaran kepada pemangku
kepentingan.
Hasil pengawasan dilaporkan kepada guru yang bersangkutan,
A.
dewan guru, dan pengawas sekolah/madrasah.
Hasil pengawasan dilaporkan kepada yang bersangkutan dan dewan
B.
guru.

C. Hasil pengawasan dilaporkan kepada yang bersangkutan saja.

D. Tidak disampaikan.
E. Tidak melakukan pengawasan.

A.Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen laporan pengawasan proses
pembelajaran kepada pemangku kepentingan seperti: guru yang bersangkutan,
dewan guru, ketua program keahlian, dan pengawas sekolah/madrasah.
B. Pendukung
Pelaporan pengawasan proses pembelajaran.
No. Tgl. Pelaporan Pihak yang mendapat laporan Keterangan
1
2
3
4

C.Asesor::
Bukti :
- Adanya dokumen laporan pengawasan (rekap hasil pemantauan, supervisi dan
evaluasi, buku pembinaan,notulen rapat,dsb) yang disampaikan kepada pihak
terkait ( meliputi guru ybs, dewan guru,dan pengawas. Baik dalam forum rapat
atau dalam kesempatan tertentu, khusus untuk Pengawas dapat juga dilengkapi
dengan tanda bukti penyampaian laporan hasil pengawasan).
- Adanya data guru yang mendapatkan reward dan punishment
- Wawancara dengan guru dan atau kepala sekolah.
- Kolom keterangan diisi bentuk laporan, disesuaikan dengan bukti dokumen yang
ada.

31. Kepala sekolah/madrasah melakukan tindak lanjut terhadap hasil


pengawasan proses pembelajaran.
Sebanyak 76% - 100% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir
A.
dilakukan tindak lanjut.
Sebanyak 51% - 75% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir
B.
dilakukan tindak lanjut.
Sebanyak 26% - 50% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir
C.
dilakukan tindak lanjut.
Sebanyak 1% - 25% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir
D.
dilakukan tindak lanjut.

E. Tidak ada satu pun hasil pengawasan ditindaklanjuti.

A. Juknis
Bukti tindak lanjut pengawasan meliputi:
1) memberikan penghargaan terhadap guru yang telah memenuhi standar,
dan/atau
2) memberikan teguran yang bersifat mendidik terhadap guru yang belum
memenuhi standar, dan/atau
3) memberikan kesempatan para guru untuk mengikuti pelatihan/penataran,
B. Pendukung
Tindak lanjut hasil pengawasan proses pembelajaran.
No. Hasil pengawasan Bentuk tindak lanjut
1
2
3
4
C. Asesor:
Bukti:
- Adanya pedoman pemberian reward dan punishment
- Data guru yang mendapatkan tidak lanjut pengawasan pembelajaran (reward &
punishment)
- Jenis- jenis tindak lanjut pemberian reward & punishment (penghargaan &
sanksi, misalnya:
Reward: Piagam Penghargan, Pemberian Jabatan dll.
Punishment : Surat teguran, peringatan, sanksi yg bersifat mendidik).
Adanya bukti daftar guru yg mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan.
- Persentase kegiatan tindak lanjut :
Jumlah pengawasan yang ditindak lanjuti dibagi jumlah seluruh pengawasan
yang dilakukan dikalikan 100%

No. Hasil pengawasan Bentuk tindak lanjut Tgl.tindak lanjut


1
2
ds
t