Anda di halaman 1dari 10

KATA PENGANTAR

Puji syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan semesta alam. Sholawat serta
salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, beserta
keluarga, sahabat serta para pengikutnya hingga akhir jaman.

Atas petunjuk dan bimbingan dari pihak - pihak terkait, akhirnya penulis
dapat menyelesaikan makalah ini untuk melengkapi tugas BIOKIMIA. Penulis
mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak yang telah membantu baik moril
maupun materil.

Akhirnya hanya doa dan harapan, semoga jasa jasa mereka dilipat

gandakan pahalanya oleh Allah SWT.

Dengan segala keterbatasan wawasan dan pengetahuan, penulis mohon

maaf atas segala kesalahan dan kekurangan dalam penyajian karya tulis ini.

Penulis mengharapkan saran dan kritik dari pembaca untuk kesempurnaan laporan

ini.

Cilegon, Juni 2013

Penulis

DAFTAR ISI

|Achmad Asep Saepullah


Kata pengantar . I

Daftar isi II

I. Pendahuluan

a) Latar Belakang.

b) Tujuan ..

c) Sistematika Penulisan ..

II. Pembahasan / Isi

A. Metbolisme Protein ...

III. Penutup

a. Kesimpulan..

b. Saran ..

IV. Referensi

BAB 1
PENDAHULUAN

a. LATAR BELAKANG

PROTEIN adalah salah satu makromolekul yang terdapat dalam berbagai

jaringan dalam tubuh, interstitial dan cairan darah.

b. Tujuan
Mengetahui Proses metabolism pada proein

|Achmad Asep Saepullah


c. Sistematika Penulisan
Penulisan makalah ini berdasarkan pada study pustaka

METABOLISME PROTEIN

PROTEIN adalah salah satu makromolekul yang terdapat dalam berbagai


jaringan dalam tubuh, interstitial dan cairan darah.
Metabolisme Protein :
1. Katabolisme
2. Anabolisme / sintesis
Katabolisme atau penguraian protein merupakan satu dalam pertukaran
protein tubuh yang terjadi secara kontinu dalam semua bentuk kehidupan. Dewasa
normal : 1-2 % protein tubuh diganti/hari
Protein diuraikan menjadi asam amino
As.Amino :- 75-80 % sintesis protein baru
- 20-25 % amina membentuk ureum karbon jadi KH dan
Lemak
Kecepatan penguraian protein tergantung pada :
Respon terhadap kebutuhan fisiologik
Usia/waktu paruh protein
Enzim pemecah protein :
- Protease intrasel
- Peptidase
- Aminopeptidase dan karboksipeptidase
Pada Lisosom :
Protein ekstrasel, pada membran dan protein intrasel usia panjang, tanpa
ATP
Pada Sitosol:

|Achmad Asep Saepullah


Protein berusia pendek, perlu ATP dan Ubikuitin

Katabolisme atom Nitrogen/Amina :


1. Transaminasi
Pemindahan/interkonversi antara sepasang asam amino dan sepasang asam
keto.
Sebagian besar asam amino (kecuali : lisin,treonin,prolin dan hidroksi
prolin)
Perlu enzim transaminase
Koenzim piridoksamin fosfat via basa Schiff.
Gugus amino dipindahkan ke alfa-ketoglutarat membentuk Glutamat
Glutamat melepaskan amonia (enzim glutamat dehidrogenase)
Inhibitor : ATP, GTP dan NADH
Aktivator : ADP
2. Deaminasi oksidatif
Asam amino jadi asam keto mengeluarkan amonia
Enzim asam amino oksidase
Perlu Flavin
Organ yang penting dalam mempertahankan kadar asam amino :
1. Otot menghasilkan :
- Alanin hati
- Glutamin ginjal
- Valin otak
2. Ginjal mengeluarkan :
- Amonium urine
- Alanin dan serin hati
3. Usus menghasilkan :
- Alanin hati
4. Hati menghasilkan :
- Ureum ginjal/urine
- Glukosa darah (siklus glukosa-alanin)
Konsumsi 100 gr protein/hari
16,5 gr Nitrogen/hari : - 95 % lewat urine
- 5 % lewat feses

SIKLUS UREA
Ammonia diubah menjadi Urea dng SIKLUS UREA (UREA CYCLE)

Ditemukan oleh Hans Krebs dan Kurt Henseleit (5thn sblm TCA)

Urea

|Achmad Asep Saepullah


Nitrogen dr asam
amino aspartate dan
dr NH4+

Atom C CO2

Prekursor urea arginin dgn enzim arginase urea & ornithine


Pembentukan Carbamoyl phosphat simpel molekul tp komplek biosintesisnya
CO2 + NH4+ +2 ATP + H2O Carbamoyl phosphat + 2 ADP + Pi + 3H+
Cp synthetase
Stoickhimotry dr sintesis urea
CO2 + NH4+ + 3 ATP + Aspartat + 2 H2O Urea + 2 ADP + 2 Pi + AMP + PPi+
fumarate
secara energetic high cost

|Achmad Asep Saepullah


GAMBAR : SIKLUS UREA
PPi langsung di hidrolisis shg urea cycle 4 phosphat
Fumarat menghubungkan dengan TCA cycle

Fumarat malate OAA

OAA mempunyai beberapa alternatife pathway


Transaminasi mjd aspartate
Diubah mjd glukosa dengan glukoneogenesis pathway
Berkondensasi dgn acetyl co A citrate
Diubah mjd pyruvate

|Achmad Asep Saepullah


Sintesa urea jalur utama utk pelepasan Ammonia

GANGGUAN BIOSINTESIS PADA SIKLUS UREA


Katabolisme asam amino
Pemecahan asam amino baik berasal dari diet atau dari biosintesis dimulai
dengan melepaskan gugus alfa-amino dari molekulnya melalui 2 reaksi utama :
1. Deaminasi Oksidatif ion amonium
2. Transaminasi asam keto
Semua jaringan tubuh menghasilkan ion amonium dan kadarnya dalam darah tepi
sangat rendah.
Ion amonium sangat beracun bagi sistem saraf pusat (SSP) dan harus dihilangkan.
Otak mengubah amonium menjadi glutamin.
Glutamin mempunyai peranan membawa amonium ke hati dan diubah menjadi
urea. (urea/ureum sedikit beracun pada SSP)
Bila fungsi hati gagal Keracunan amoniak
- penglihatan kabur
- tremor
- bicara tidak jelas
- akhirnya koma (koma hepatikum)
- meninggal

SINTESIS UREA
1. Pembentukan Karbamoil fosfat
Disintesis dalam mitokondria dengan enzim sintetase kabamoil fosfat
(irreversible)

|Achmad Asep Saepullah


Hiperamonemia kongenital tipe I
(kerusakan enzim diatas) timbul gejala :
muntah dan keterlambatan psikomotor dan kadar glutamin meningkat
2. Pembentukan Sitrulin
Dalam mitokondria dengan enzim transkarbamoilase ornitin (irreversble)
Kerusakan enzim ini menimbulkan penyakit : Hiperamonemia kongenital tipe II,
dengan gejala seperti diatas dan ditemukannya metabolit pirimidin dalam urine.
3. Pembentukan Arginosuksinat
Diperlukan enzim sintetase arginosuksinat
Kerusakan enzim ini menimbulkan sitrulinuria
4. Pembentukan Arginin
Bantuan enzim argino-suksinase
Kerusakan enzim menimbulkan Arginonosuksinat asidemia
5. Pembentukan Urea
Dibantu oleh enzim arginase
Kelima reaksi diatas terjadi dalam suatu siklus urea dan kemudian urea
dikeluarkan dari tubuh melalui ginjal.
Kegagalan ginjal akan menimbulkan suatu keadaan yang disebut dengan Uremia
mual, muntah, koma (koma uremik) dan dapat menimbulkan kematian.
Terapi dengan alat Hemodialisa.

SUMBER ASAM AMINO


Asam amino yang beredar dalam darah dapat berasal dari :
- katabolisme protein makanan
- sintesis dalam tubuh
Protein makanan
Protein yang berasal dari makanan mengandung 20 macam/jenis asam amino yang
penting secara biologis.
Dalam lambung:
Enzim Pepsin dan Renin dalam suasana asam (pH 1) terjadi denaturasi
protein.
Dalam sel-sel mukosa usus halus :
- Tripsin dan kimotripsin
- Aminopeptidase dan karboksipeptidase
Asam2 amino yang terbentuk , secara aktif ditransport ke dalam darah porta
dan kemudian ke sel-sel tubuh untuk homeostasis.
Asam amino yang terus menerus beredar dalam darah 2-6 mmol/L
Pengeluaran asam amino terutama melalui hati, sedikit melalui ginjal dan
otot.
Sintesis dalam tubuh :

|Achmad Asep Saepullah


Asam amino hasil pencernaan makanan tidak terdapat dalam perbandingan
seperti yang diperlukan oleh tubuh, oleh karena itu perlu disintesis dalam tubuh,
terutama asam amino nonesensial.
Asam amino esensial adalah asam amino yang tidak dapat disintesis dalam
jumlah yang cukup yaitu : fenilalanin, valin, triptofan, treonin, isoleusin,
metionin, histidin, arginin,leusin dan lisin (Pvt Tim Hall)

Katabolisme kerangka karbon


Dalam penelitian terbukti bahwa ada kemampuan interkonversi antara :
Kerangka karbon lemak, karbohidrat dan protein.
Setiap asam amino dapat dikonversi jadi :
Karbohidrat (13 aa)
Lemak (leusin)
Karbohidrat dan lemak (5 aa)
Sebelum terjadi katabolisme kerangka karbon didahului oleh pengeluaran
nitrogen alfa-amino.

KELAINAN BAWAAN METABOLISME ASAM AMINO


1. Fenilketonuria
- Defisiensi enzim fenilalanin hidroksilase
- Cacat bawaan
- Keterlambatan mental
- Dalam urine terdapat
* fenil piruvat
* fenil asetat
* fenil laktat
2. Alkaptonuria
- Defisiensi enzim homogentisat oksidase
- Homogentisat hitam
- Klinis tak ada
3. Sistinuria
- Kelainan ginjal / absorbsi kurang
- Batu ginjal (sistin)
- Dalam urine terdapat : sistin, lisin, arginin
4. Urine sirup Mapel
- Defisiensi enzim -keto dekarboksilase
- Kurang dari 1 minggu meninggal
- Dalam urine terdapat : valin, isoleusin, leusin, asam2 keto

|Achmad Asep Saepullah


|Achmad Asep Saepullah