Anda di halaman 1dari 5

PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG

NOMOR : 45/PER/RSI-SA/I/2014
TENTANG
KEBIJAKAN PENATALAKSANAAN PERINATAL RISIKO TINGGI

Tindakan Nama Jabatan Tandatangan Tanggal

Disiapkan Dr. Azizah Retno K, SpA Ka. Inst. Peristi 2 Januari 2014

Diperiksa Dr. H. Makmur Santosa, MARS Direktur Pelayanan 7 Januari 2014

Disetujui Dr. H. Masyhudi AM, M. Kes Direktur Utama 10 Januari 2014

1
Bismillaahirrahmaanirrohiim

PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG


NOMOR : 45/PER/RSI-SA/I/2014
TENTANG
KEBIJAKAN PENATALAKSANAAN PERINATAL RISIKO TINGGI
RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG

DIREKTUR RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG

MENIMBANG : a. Bahwa pelayanan Perinatal Resiko tinggi adalah pelayanan yang


menciptakan kondisi bagi ibu dan janin atau bayinya yang mempunyai
resiko tinggi agar dapat menjaminpertumbuhan dan perkembangan yang
optimal serta terhindar dari morbiditas dan mortalitas.
b. Bahwa unit Pelayanan Perinatal resiko tinggi merupakan unit yang
mempunyai sifat pelayanan gawat darurat berlaku bagi pelayanan perinatal
resiko tinggi.
c. Bahwa dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan yang
profesional di unit Perinatal Risiko Tinggi diperlukan kebijakan
tentang Penatalaksanaan Perinatal Risiko Tinggi di Rumah Sakit
Islam Sultan Agung

MENGINGAT : 1. Undang-undang Nomor : 29 Tahun 2004 tentang Praktik


Kedokteran
1. Keputusaan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor :
1051 /Menkes/SK/XI/2008. Tentang Pelayanan Obstetri
Neonatal Emergency Komprehensif ( PONEK)
2. Keputusaan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor :
604/Menkes/SK/VII/2008 tentang Pedoman Pelayanan Maternal
Perinatal pada Rumah Sakit Umum Kelas B, Kelas C dan Kelas D
2. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : HK.07.06/III/2371/09
tentang Ijin Penyelenggaraan RS. Islam Sultan Agung Semarang.
3. Surat Keputusan Pengurus Yayasan Badan wakaf Sultan Agung
Nomor : 68/SK/YBWSA/V/2013 tentang Pengesahan Struktur
Organisasi Rumah Sakit Islam Sultan Agung
4. Surat Keputusan Pengurus Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung
Nomor : 090/SK/YBW-SA/XII/2009 tentang Pengangkatan Direksi
Rumah Sakit Islam Sultan Agung (RSI-SA) Masa Bakti 2009 -
2013.
5. Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit Islam Sultan Agung
Nomor : 205/KPTS/RSI-SA/II/2014 tentang Tim Akreditasi Rumah
Sakit Islam Sultan Agung

2
MEMUTUSKAN

MENETAPKAN :

PERTAMA : Kebijakan Penatalaksanaan Perinatal Risiko Tinggi di Rumah Sakit


Islam Sultan Agung sebagaimana terlampir

KEDUA : Kebijakan ini berlaku selama 3 tahun sejak tanggal diterbitkan kat
Pelayanan Unit Perinatal Risiko Tinggidan dilakukan evaluasi setiap
tahunnya

KETIGA : Apabila hasil evaluasi mensyaratkan adanya perubahan dan


perbaikan, maka akan dilakukan perubahan dan perbaikan
sebaimana mestinya.

Ditetapkan di : Semarang
Tanggal : 08 Rabiul Awwal 1435.H
10 J a n u a r i 2014.M

RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG


SEMARANG

Dr. H. Masyhudi AM, M. Kes


Direktur Utama

Tembusan Yth :
1. Ketua Komite Medik
2. Ka. SMF Obsgyn
3. Ka. SMF Anak

3
LAMPIRAN PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG
NOMOR : 45/PER/RSI-SA/I/2014
TANGGAL : 10 JANUARI 2014

I. PENDAHULUAN
Perinatal Risiko Tinggi adalah pelayanan sejak usia kehamilan 20 minggu sampai
dengan bayi lahir usia 7 hari.

II. TUJUAN
Memberikan pelayanan yang optimal untuk menurunkan angka kematian bayi dan
angka kematian ibu melahirkan.

III. TATALAKSANA
1. Masa Antenatal
- Perdarahan pada Kehamilan Muda / Abortus
- Nyeri Perut dalam Kehamilan Muda dan Lanjut ( Kehamilan Ektopik )
- Kehamilan Ektopik ( KE ) dan Kehamilan Ektopik Terganggu ( KET )
- Hipertensi, Pre Eklamsi / Eklamsi
- Perdarahan pada Masa Kehamilan
2. Masa Intranatal
- Persalinan dengan Parut Uterus
- Persalinan dengan Distensi Uterus
- Pelayanan terhadap Syok
- Ketuban Pecah Dini
- Persalinan Macet
- Induksi dan Akselerasi Persalinan
- Aspirasi Vakum Manual
- Ekstraksi Cunam
- Seksio Sesarea
- Episiotomi
- Kraniotomi dan Kraniosentesis
- Malpresentasi dan Malposisi
- Distosia Bahu
- Prolapsus Tali Pusat
- Plasenta Manual
- Perbaikan Robekan Serviks
- Perbaikan Robekan Vagina dan Perinium
- Perbaikan Dinding Uterus
- Reposisi Inersio Uteri
- Histerekstomi
4
- Sukar Bernafas
- Kompresi Bimanual dan Aorta
- Dilatasi dan Kuretase
- Ligase Arteri Uterina
3. Masa Post Natal
- Masa Nifas
- Demam Pasca Persalinan
- Nyeri Perut Pasca Persalinan
- Keluarga Berencana
- Asuhan Bayi Baru Lahir Sakit ( Level 2 )
4. Pelayanan Kesehatan Neonatal
- Hiperbilirubinemia
- Asfiksia
- Trauma Lahir
- Hipoglikemia
- Kejang
- Sepsis Neonatal
- Gangguan Keseimbangan Cairan dan Elektrolit
- Gangguan Pernafasan
- Gangguan Perdarahan
- Renjatan ( Syok )
- Aspirasi Mekonium
- Koma
- Inisiasi Dini ASI ( Breast Feeding )
- Kangaroo Mother Care ( Perawatan Metode Kanguru )
- Resusitasi Neonatus
- Penyakit Membran Hyalin
- Pemberian Minum pada Bayi Risiko Tinggi
- Pemberian Cairan Parenteral
- Kelainan Bawaan

IV. EVALUASI
Evaluasi dilaksanakan guna peningkatan pelayanan perinatal risiko tinggi.