Anda di halaman 1dari 61

Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

A. Blower

B. Kompresor

C. HE-101

Fungsi : Menurunkan suhu udara menuju reaktor dari 265,0858765 oC sampai 220 oC
Kode : HE-101
Tujuan : 1. Menentukan tipe heat exchanger
2. Menentukan bahan konstruksi
3. Menentukan rute fluida
4. Menentukan spesifikasi shell dan tube
Gambar:

1. Menentukan tipe heater


Jenis heater adalah heater horizontal tipe shell and tube dengan pertimbangan

a. Mempunyai luas permukaan transfer panas yang besar dibanding dengan heater
vertikal

b. Struktur pendukung dan perawatan relatif lebh murah

2. Menentukan bahan konstruksi


Bahan konstruksi yang dipilih untuk shell adalah carbon SA 283 grade C.

a. Harga relatif murah

b. Sifat korosif dari bahan rendah

c. Mempunyai allowable stress yang cukup besar sampai 12.650 psi.

3. Menentukan rute fluida


Konstruksi heater tipe shell and tube merupakan susunan tube-tube yang dibungkus
dalam satu shell dimana terdapat baffle. Bagian shell dialiri fluida dingin dan bagian

C-1
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

tube dialiri fluida panas dengan pertimbangan jumlah fluida panas lebih besar
dibandingan fluida dingin.

4. Menentukan Spesifikasi shell dan tube


Fluida panas : Udara

No M2 M2
Komponen
. kmol/jam kg/jam
1 Oksigen 366,696531 11734,289
2 Nitogen 1379,47743 38647,4396
TOTAL 1746,17396 50381,7286

Laju alir fluida masuk (W) : 50381,7286 kg/jam = 111.072,6986 lb/jam


Temperatur masuk (T1) : 265,0858765 oC = 509,1545777 oF
Temperatur keluar (T2) : 220oC = 428 oF

Fluida dingin : Air


Laju alir fluida masuk : 50305,96787 kg/jam = 110.905,6748 lb/jam
Temperatur masuk (t1) : 25oC = 77 oF
Temperatur keluar (t2) : 95oC = 203 oF
Panas yang diserap (Q) : 10.033.140,77 kJ/jam = 9.509.582,592 Btu/jam
Rd yang diijinkan : 0,0002
Pressure drop yang diijinkan : < 10 psi

Log Mean Temperature Difference (LMTD)

Fluida dingin (F) Fluida panas (F) Selisih (F)


t1 = 77 Tinggi T1 = 509,1545777 t1 = 432,15458
t2 = 203 Rendah T2 = 428 t2 = 225
126 Selisih 81,1545777

t 1
t 2
432,15458225
LMTD = ln ()= 432,15458
= 317,3892939 oF
ln ( )
225
t 1t 2

T 1 +T 2 509,1545777+428
Tc = = = 468,5772889 oF
2 2
t 1 +t 2 77+203
tc = = = 140 oF
2 2
Menentukan harga koefiien perpindahan panas keseluruhan
Harga UD untuk sistem perpindahan pana antara light organic dengan pemanas steam
adalah 2-50 Btu/jam ft2 oF. Dalam perancangan ini, diasumsikan U D = 50 Btu/jam ft2 oF
(Tabel 8 Kern, 1983).
Menentukan Luas Perpindahan Panas (A)
C-2
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

Q
A=
U D T LMTD

9.509.582,59
=
50 x 317,3892939

= 599,2377673 ft2
Menentukan jenis dan ukuran pipa
Dari tabel 10 (Kern, 1985), dipilih pipa dengan kriteria :
Construction Data
Straight Line (L) = 14 ft
Susunan tube = Triangular pitch
ID (inside diameter) = 0,584 in = 0,0486 ft
ao (surface per lin ft) = 0,1963 ft2
at (flow area per tube) = 0,268 in2
Menghitung jumlah pipa
Jumlah pipa tube (Nt)
A 599,2377673
Nt = = = 218,0473646 219
L x ao 14 x 0,1963
Dari table 9 (Kern, 1985), dipilih heat exchanger dengan ketentuan :

Shell Tube
1 Jumlah pipa tube = 226
ID = 19
4 3
Pass = 4 OD, = in = 0,0625 ft
4
BWG = 14
Pitch = 1 in = 0,0833 ft
Pass = 4

Mengkoreksi harga UD
Menghitung harga A terkoreksi :

A terkoreksi = Nt x ao x L
A terkoreksi = 226 x 0,1963 x 14
= 621,0932 ft2
Menghitung harga UD terkoreksi :
Q
Ud =
A terkoreksi t LMTD

C-3
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

9.509.582,59
=
621,0932 317,3892939
= 48,24056739 Btu/jam ft2 oF
Harga UD terkoreksi mendekati UD trial, maka perkiraan UD = 50 Btu/jam ft2 oF dapat
diterima.

Perhitungan fouling factor (Rd)

SHELL DATA SHEET TUBE DATA SHEET


Construction Data Design Data
C = Pt Do = 0,0208 ft Fluid = Udara
Baffle space = 1/3 ID (Coulson, 2005) k 0,02 Btu/ft Tabel 5 kern
= 6,416666667 ft jam oF
Design Data 0,0653 lb/jam ft Figure 15
4 kern
Fluid = Air
c 0,0265 Btu/lb Figure 3 kern
k 0,34 Btu/ft jam Tabel 4 kern o
o
F
F
0,387 lb/jam ft Figure 14
2 kern
o
c 0,9 Btu/lb F Figure 2
Perhitungan Fouling Factor (Rd)
SHELL SIDE TUBE SIDE

Weight Flow Weight Flow


W = 110.905,67 lb/hr W = 111072,6986 lb/hr
Average Temperature Average Temperature
tc = 140 oF Tc = 468,5772889 oF

Flow Area Flow Area

ID C' B '
N t at
as = at =
PT 144 n

19,25 ft 0,0208 ft 6,416667 ft 226 0,268 2


as = at =
0,0833 ft 144 4

as = 30,84313725 ft2 at =0,105152778 ft2

C-4
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

Mass Velocity Mass Velocity

W W
Gs = Gt =
as at

lb lb
110.905,67 111072,6986
Gs = hr Gt = hr
30,84313725 ft 2 0,105152778 ft 2
lb
lb Gt = 1056298,283 2
Gs = 3595,797466 hr ft
hr ft 2
Inside Diameter Tube (D)

Diameter Equivalent 3
From Table 10 Kern (OD in, BWG
4
From figure 28 Kern 14)

1 1
Des = 0,95in x Det = 0,584in x
12 ft 12 ft

Des = 0,07916 ft Det = 0,04867 ft

Reynold Number
Reynold Number
De Gs
Res = D G
Ret =

lb
0,0791 ft 3595,797466 lb
hr ft
2 0,04867 ft 1056298,283 2
Res = hr ft
lb Ret =
0,3872 lb
hr ft 0,06534
hr ft
Res = 1779,170621
Ret = 786754,1541
Dari figure 24 (Kern, 1985)
Dari figure 24 (Kern, 1985)

jH = 5
jH = 230
1 /3 1 /3
c 0,9 0,3872 1 /3 1/ 3
( ) =( ) c 0,026 0,06534
k 0,34 ( ) =( )
k 0,02
= 1,00824555
= 0,204036326
Corrected coefficient
Corrected coefficient
1/ 3
k c 1/ 3
ho = jH ( ) 1 k c
De k hi = jH ( ) 1
De k
0,34
ho = 5 1,00824555 1 hi = 230
0,07916667

C-5
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

0,2
ho = 21,65074654 Btu/jam ft2 oF 0,204036326 1
0,0486667
hi = 192,8562531 Btu/jam ft2 oF
ID
hio= hi
OD
0,04867
= 192,8562531
0,0625
= 150,1707357 Btu/jam ft2 oF

Clean Overall Coefficient (Uc) hio hi


Uc =
hio ho hio+hi
Uc =
hio+ho 150,1707357 192,8562531
Uc =
150,1707357 21,65074654 150,1707357+192,8562531
Uc =
150,1707357+21,65074654 Btu
Uc = 84,42882443
Btu jam ft 2 F
Uc = 18,92259625
jam ft 2 F
Clean Surface
Design Overall Coefficient (Ud)
Q
Q At =
Ud = Uc+ t LMTD
A terkoreksi t LMTD
9.509 .582,592
9.509.582,59 At =
= 84,42882443+ 317,3892939
621,0932 317,3892939
At = 23666,38576 ft2
Btu
= 48,24056739
jam ft 2 F
Dirt Factor (Rd)
UcUd
Rd =
Uc Ud
18,9225962548,24056739
Rd =
18,92259625 48,24056739
hr ft 2 oF
Rd = -0,03211743
Btu
(acceptable)
Clean Surface
Q
As =
Uc+ t LMTD
9.509 .582,592
As =
18,92259625+317,3892939
As = 1583,392044 ft2

C-6
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

Atotal = As + At = 25249,7778 ft2


Pressure Drop
Untuk Res = 1779,170621 Untuk Ret = 68.009,64
f = 0,00014 (Figure 26, Kern) f = 0,00018
L As s =1 (Table 6, Kern)
Lp =
A total
Asumsi t =1
14 1583,392044
= f 2 L n
25249,7778 Pt=
5,22.1010 D s s
= 0,877928067 ft
Pt =1,7789 psi
Number of Crosses
Lp V 2 62,5
N + 1 = 12 = 1,641839502 = 0,2 (Figure 27, kern)
B 2 g 144
s =1 (Table 6, Kern)
Pr
4 n V 2 62,5
Asumsi s=1 =
s 2 g 144
f Gs2 Ds (N +1)
Ps= Pr = 3,2
5,22.1010 De s s
Ptotal = Pt + Pr = 3,200031092 psi
Ps=0,0000310916 psi
Pressure drop 10 (acceptable)
Pressure drop 10 (acceptable)

C-7
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

D. Tangki Penyimpanan Etilen

T-01

Fungsi : Menyimpan bahan baku etilen

Kode : T-101

Tujuan :

1. Menentukan tipe tangki


2. Menentukan bahan konstruksi tangki
3. Menghitung dimensi utama tangki
a. Volume, diameter dan tinggi tangki
b. Menghitung tebal shell (ts)
c. Menghitung jumlah plate, panjang plate, dan tebal shell
untuk tiap plate
d. Menghitung tebal head tangki (th)
e. Menghitung Tinggi Head dan Tinggi Tangki
f. Menghitung tinggi total tangki
1. Menentukan Tipe Tangki
Dalam perancangan ini dipilih tangki silinder vertikal berbentuk eliptical head
berdasarkan pada pertimbangan kondisi operasi tangki sebagai berikut:

Tekanan : 34,15 atm

Suhu : -39 C

Fase : Cair jenuh

C-8
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

dengan kondisi operasi tangki pada tekanan tinggi Brownell hal 88 disebutkan, untuk
tangki dengan tekanan lebih besar dari 200 psig digunakan tangki dengan head
berbentuk eliptical.

2. Menentukan Bahan Konstruksi Tangki


Dalam perancangan ini dipilih bahan konstruksi tangki: carbon steel SA-283
grade C, dengan pertimbangan:

a. Merupakan jenis plate yang umum digunakan sebagai bahan konstruksi


storage vessel.
b. Memiliki allowable stress yang cukup besar
c. Digunakan untuk bahan yang suhunya -20 oF s/d 650 oF
d. Kuat, tahan terhadap panas dan korosi
e. Harga relatif lebih murah dari SA-283 grade A dan B
(Brownell & Young, 1979)

3. Menentukan Dimensi Tangki


a. Volume, diameter dan tinggi tangki
Menentukan Densitas Campuran
Kompone F1 xi xi*
n kg/jam kmol/jam gr/mL gr/mL
14060,9351 0,31814507
Etilen 4 501,2811102 0,995 6 0,316554351
7,54053175 0,25076593 0,29893657
Etana 7 8 0,005 1 0,001494683
14068,4756 501,531876 0,61708164
total 7 1 1 8 0,159024517
campuran = 0,159024517 gr/mL= 159,0245169 kg/m3

Menghitung kapasitas tangki


Kebutuhan etilen selama 4 hari = 14060,93514 kg/jam 24 jam/hari 4 hari

= 1.349.849,773 kg

Volume etilen = 1.349.849,773 kg / 159,0245169 kg/m3

= 8488,312366 m3

C-9
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

= 71186,50472 bbl

Dirancang volume tangki sebesar 110% volume cairan yang hendak


disimpan (ruang kosong sebesar 10%), sehingga volume tangki = 110% x
71186,50472 bbl = 78305,1552 bbl

Volume tangki yang terisi cairan = 80 %

Volume tangki = 100/80 x 78305,1552 bbl = 97881,444 bbl

Kapasitas tangki ukuran standar adalah 30220 bbl. Jika digunakan tangki
dengan kapasitas standar, maka jumlah tangki yang dibutuhkan adalah 3.

Berdasarkan pertimbangan tersebut maka direncanakan untuk


menggunakan tangki sebanyak 3 buah dengan kapasitas masing-masing tangki
sebesar = 30220 bbl. Dengan menggunakan Appendix E halaman 346,
diperoleh diameter dan tinggi standar yaitu :

D = 60 ft = 720 in

H = 60 ft = 720 in

Dengan kapasitas standar adalah = 302200 bbl

b. Menghitung Tebal Shell


Tebal shell untuk tangki silinder vertikal bertekanan dipengaruhi oleh
tekanan dalam tangki (internal pressure) dan tekanan hidrostatik cairan.
Tebal shell total = Tebal shell untuk mengatasi internal pressure + Tebal
shell untuk mengatasi tekanan hidrostatika
Tangki direncanakan :
Bentuk head : Elyptical dished head
Jenis konstruksi : Carbon Steel SA 283 C
Jari jari dalam : 360 inch
Design temperatur : -20 F - 650 F
Design tekanan : 501,8666507 psia
Faktor keamanan 10% : 552,0533158 psia
Dari tabel 13.1 dan 13.2 Brownell didapatkan :
Allowable working stress (f) = 30000 psia
Efisiensi pengelasan = 0,95

C-10
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

(untuk single welded joint and radiographed)


Tebal shell untuk tangki yang dipengaruhi oleh internal pressure tangki
P ri
ts= +C (Brownell, hal 254)
f E0,6 P
dalam hubungan ini :
C = faktor korosi = 0
f = tegangan maksimum yang diijinkan, psi
P = tekanan, psi
r = jari jari dalam shell, in
ts = tebal shell minimum, in

552,0533 360
ts= +C
30000 0,950,6 552,0533

ts=7,055303008

Tebal shell yang diakibatkan tekanan hidrostatika

( H 1 )12D
tsh= +C
2144f E

9,927576( H-1 )12D


tsh= +C
2144300000, 95

tsh = 1,4514E-05 x (H-1) x D

ts total = 7,055303008 +1,4514E-05 x (H-1) x D


c. Menghitung jumlah plate, panjang plate, dan tebal shell untuk tiap plate
Digunakan 10 buah plate dengan :

Jarak sambungan antar plate (weld length) = 5/32


Lebar standar = 72 in = 6 ft
dweld length
L=
Sehingga 12n

Dalam hubungan ini :

L = panjang tiap plate termasuk tebal shell / dinding tangki, ft

D = diameter dalam tangki, inch

n = jumlah plate

C-11
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

Plate 1
H1 = 60 ft

D = 60 ft

ts total = 7,055303008 +1,4514E-05 x (H-1) x D = 7,106682569 in

digunakan tebal shell standar = 7,2 in, sehingga

( 1260+ 7,2 )10 (5/32 )


L=
1210 = 19,03269 in

Plate 2
H2 = 54 ft

D = 60 ft

ts total = 7,055303008 +1,4514E-05 x (H-1) x D = 7,101457529 in

digunakan tebal shell standar = 7,2 in, sehingga

( 1260+ 7,2 )10 (5/32 )


L=
1210 = 19,03269 in

Plate 3
H2 = 48 ft

D = 60 ft

ts total = 7,055303008 +1,4514E-05 x (H-1) x D = 7,096232489 in

digunakan tebal shell standar = 7,2 in, sehingga

( 1260+ 7,2 )10 (5/32 )


L=
1210 = 19,03269345 in

Plate 4
H2 = 42 ft

D = 60 ft

ts total = 7,055303008 +1,4514E-05 x (H-1) x D = 7,091007449 in

digunakan tebal shell standar = 7,2 in, sehingga

C-12
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

( 1260+ 7,2 )10 (5/32 )


L=
1210 = 19,03269 in

Plate 5
H2 = 36 ft

D = 60 ft

ts total = 7,055303008 +1,4514E-05 x (H-1) x D = 7,085782409 in

digunakan tebal shell standar = 7,2 in, sehingga

( 1260+ 7,2 )10 (5/32 )


L=
1210 = 19,03269 in

Plate 6
H2 = 30 ft

D = 60 ft

ts total = 7,055303008 +1,4514E-05 x (H-1) x D = 7,080557369 in

digunakan tebal shell standar = 7,2 in, sehingga

( 1260+ 7,2 )10 (5/32 )


L=
1210 = 19,03269 in

Plate 7
H2 = 24 ft

D = 60 ft

ts total = 7,055303008 +1,4514E-05 x (H-1) x D = 7,075332329 in

digunakan tebal shell standar = 7,2 in, sehingga

( 1260+ 7,2 )10 (5/32 )


L=
1210 = 19,03269 in

Plate 8
H2 = 54 ft

D = 60 ft

ts total = 7,055303008 +1,4514E-05 x (H-1) x D = 7,070107288 in

C-13
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

digunakan tebal shell standar = 7,2 in, sehingga

( 1260+ 7,2 )10 (5/32 )


L=
1210 = 19,03269 in

Plate 9
H2 = 54 ft

D = 60 ft

ts total = 7,055303008 +1,4514E-05 x (H-1) x D = 7,064882248 in

digunakan tebal shell standar = 7,2 in, sehingga

( 1260+ 7,2 )10 (5/32 )


L=
1210 = 19,03269 in

Plate 10
H2 = 54 ft

D = 60 ft

ts total = 7,055303008 +1,4514E-05 x (H-1) x D = 7,059657208 in

digunakan tebal shell standar = 7,2 in, sehingga

( 1260+ 7,2 )10 (5/32 )


L=
1210 = 19,03269 in

Kesimpulan

Plate Panjang
Tebal (in) Lebar plate (ft)
ke- (in)
1 7,2 19,03269345 6
2 7,2 19,03269345 6
3 7,2 19,03269345 6
4 7,2 19,03269345 6
5 7,2 19,03269345 6
6 7,2 19,03269345 6
7 7,2 19,03269345 6
8 7,2 19,03269345 6

C-14
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

9 7,2 19,03269345 6
10 7,2 19,03269345 6

d. Menentukan Tebal Head Tangki (th)

Bahan konstruksi yang digunakan untuk head sama dengan yang


digunakan untuk shell. Head yang digunakan berbentuk eliptical dished head
dengan harga k = 2

(Brownell, halaman 133)

Persamaan yang digunakan

1
V= ( 2+ k 2 )
6 (Brownell, pers. 7.56 halaman 133)

1
V= ( 2+22 )
6 =1

PdV
th= +C
2f E0,2P (Brownell, pers. 7.57 halaman 133)

dimana :

th = tebal head, in

V = faktor intensifikasi

E = efisiensi pengelasan

c = faktor korosi

f = tekanan yang diijinkan

P = tekanan design, psi

d = diameter tangki, in

552,053312601
th= +0
2300000,95-0,25 52,0533

th = 0,593881 in

digunakan tebal head standar 5/8 in (Tabel 5.11, Brownell)

C-15
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

e. Menghitung Tinggi Head dan Tinggi Tangki

ID = 60 ft = 60 ft x 12 inch/ft = 720 inch

OD = ID + 2 x ts top courses

OD = 720 + ( 2 x 7,2 ) = 734,4 inch

a = * ID = * 720 inch = 360 inch

rc = ID + 2 th = 720 + 2*0,625= 721,25 inch

icr = 0.06 rc = 0.06 x 721,25 inch = 43,275 inch

AB = a icr = 360 43,275 = 316,725 inch

BC = r icr = 721,25 43,275 = 677,975 inch

AC = ( BC)2( AB)2 = 599,4459 inch

Tinggi Head, b = r AC = 121,80411 inch

Untuk tebal head 2,25 inch harga sf antara 2,25 4,5 inch

Dipilih harga sf = 3 inch

Tinggi head (OA)= th + b + sf = 0,625 + 121,80411 + 3

= 125,42911 inch

f. Tingggi Tangki Total


Tinggi tangki = Tinggi silinder + Tinggi head

= 720 inch + 125,42911 in

= 845,42911 in

= 21,473899 m

C-16
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

E. HE-02

Fungsi : Menurunkan suhu udara menuju reaktor dari 265,0858765 oC sampai 220 oC
Kode : HE-101
Tujuan : 1. Menentukan tipe heat exchanger
2. Menentukan bahan konstruksi
3. Menentukan rute fluida
4. Menentukan spesifikasi shell dan tube
Gambar:

1. Menentukan tipe cooler


Jenis heater adalah heater horizontal tipe shell and tube dengan pertimbangan

c. Mempunyai luas permukaan transfer panas yang besar dibanding dengan heater
vertikal

d. Struktur pendukung dan perawatan relatif lebh murah

2. Menentukan bahan konstruksi


Bahan konstruksi yang dipilih untuk shell adalah carbon SA 283 grade C.

d. Harga relatif murah

e. Sifat korosif dari bahan rendah

f. Mempunyai allowable stress yang cukup besar sampai 12.650 psi.

3. Menentukan rute fluida


Konstruksi heater tipe shell and tube merupakan susunan tube-tube yang dibungkus
dalam satu shell dimana terdapat baffle. Bagian shell dialiri fluida dingin dan bagian
tube dialiri fluida panas dengan pertimbangan jumlah fluida panas lebih besar
dibandingan fluida dingin.

C-17
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

4. Menentukan Spesifikasi shell dan tube


Fluida panas : Udara

No M2 M2
Komponen
. kmol/jam kg/jam
1 Oksigen 366,696531 11734,289
2 Nitogen 1379,47743 38647,4396
TOTAL 1746,17396 50381,7286

Laju alir fluida masuk (W) : 50381,7286 kg/jam = 111.072,6986 lb/jam


Temperatur masuk (T1) : 265,0858765 oC = 509,1545777 oF
Temperatur keluar (T2) : 220oC = 428 oF

Fluida dingin : Air


Laju alir fluida masuk : 50305,96787 kg/jam = 110.905,6748 lb/jam
Temperatur masuk (t1) : 25oC = 77 oF
Temperatur keluar (t2) : 95oC = 203 oF
Panas yang diserap (Q) : 10.033.140,77 kJ/jam = 9.509.582,592 Btu/jam
Rd yang diijinkan : 0,0002
Pressure drop yang diijinkan : < 10 psi

Log Mean Temperature Difference (LMTD)

Fluida dingin (F) Fluida panas (F) Selisih (F)


t1 = 77 Tinggi T1 = 509,1545777 t1 = 432,15458
t2 = 203 Rendah T2 = 428 t2 = 225
126 Selisih 81,1545777

t 1
t 2
432,15458225
LMTD = ln ()= 432,15458
= 317,3892939 oF
ln ( )
225
t 1t 2

T 1 +T 2 509,1545777+428
Tc = = = 468,5772889 oF
2 2
t +t 77+203
tc = 1 2 = = 140 oF
2 2
Menentukan harga koefiien perpindahan panas keseluruhan
Harga UD untuk sistem perpindahan pana antara light organic dengan pemanas steam
adalah 2-50 Btu/jam ft2 oF. Dalam perancangan ini, diasumsikan U D = 50 Btu/jam ft2 oF
(Tabel 8 Kern, 1983).
Menentukan Luas Perpindahan Panas (A)
Q
A=
U D T LMTD

C-18
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

9.509.582,59
=
50 x 317,3892939

= 599,2377673 ft2
Menentukan jenis dan ukuran pipa
Dari tabel 10 (Kern, 1985), dipilih pipa dengan kriteria :
Construction Data
Straight Line (L) = 14 ft
Susunan tube = Triangular pitch
ID (inside diameter) = 0,584 in = 0,0486 ft
ao (surface per lin ft) = 0,1963 ft2
at (flow area per tube) = 0,268 in2
Menghitung jumlah pipa
Jumlah pipa tube (Nt)
A 599,2377673
Nt = = = 218,0473646 219
L x ao 14 x 0,1963
Dari table 9 (Kern, 1985), dipilih heat exchanger dengan ketentuan :

Shell Tube
1 Jumlah pipa tube = 226
ID = 19
4 3
Pass = 4 OD, = in = 0,0625 ft
4
BWG = 14
Pitch = 1 in = 0,0833 ft
Pass = 4

Mengkoreksi harga UD
Menghitung harga A terkoreksi :

A terkoreksi = Nt x ao x L
A terkoreksi = 226 x 0,1963 x 14
= 621,0932 ft2
Menghitung harga UD terkoreksi :
Q
Ud =
A terkoreksi t LMTD

9.509.582,59
=
621,0932 317,3892939
= 48,24056739 Btu/jam ft2 oF

C-19
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

Harga UD terkoreksi mendekati UD trial, maka perkiraan UD = 50 Btu/jam ft2 oF dapat


diterima.

Perhitungan fouling factor (Rd)

SHELL DATA SHEET TUBE DATA SHEET


Construction Data Design Data
C = Pt Do = 0,0208 ft Fluid = Udara
Baffle space = 1/3 ID (Coulson, 2005) k 0,02 Btu/ft Tabel 5 kern
= 6,416666667 ft jam oF
Design Data 0,0653 lb/jam ft Figure 15
4 kern
Fluid = Air
c 0,0265 Btu/lb Figure 3 kern
k 0,34 Btu/ft jam Tabel 4 kern o
o
F
F
0,387 lb/jam ft Figure 14
2 kern
o
c 0,9 Btu/lb F Figure 2
Perhitungan Fouling Factor (Rd)
SHELL SIDE TUBE SIDE

Weight Flow Weight Flow


W = 110.905,67 lb/hr W = 111072,6986 lb/hr
Average Temperature Average Temperature
tc = 140 oF Tc = 468,5772889 oF

Flow Area Flow Area

ID C' B '
N t at
as = at =
PT 144 n

19,25 ft 0,0208 ft 6,416667 ft 226 0,268 2


as = at =
0,0833 ft 144 4

as = 30,84313725 ft2 at =0,105152778 ft2

Mass Velocity Mass Velocity

C-20
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

W W
Gs = Gt =
as at

lb lb
110.905,67 111072,6986
Gs = hr Gt = hr
30,84313725 ft 2 0,105152778 ft 2
lb
lb Gt = 1056298,283
Gs = 3595,797466 hr ft 2
2
hr ft
Inside Diameter Tube (D)

Diameter Equivalent 3
From Table 10 Kern (OD in, BWG
4
From figure 28 Kern 14)

1 1
Des = 0,95in x Det = 0,584in x
12 ft 12 ft

Des = 0,07916 ft Det = 0,04867 ft

Reynold Number
Reynold Number
De Gs
Res = D G
Ret =

lb
0,0791 ft 3595,797466 lb
hr ft 2 0,04867 ft 1056298,283
Res = hr ft 2
lb Ret =
0,3872 lb
hr ft 0,06534
hr ft
Res = 1779,170621
Ret = 786754,1541
Dari figure 24 (Kern, 1985)
Dari figure 24 (Kern, 1985)

jH = 5
jH = 230
c 1 /3 0,9 0,3872 1 /3
( ) =( ) c 1 /3 0,026 0,06534 1/ 3
k 0,34 ( ) =( )
k 0,02
= 1,00824555
= 0,204036326
Corrected coefficient
Corrected coefficient
1/ 3
k c
ho = jH ( ) 1 k c 1/ 3
De k hi = jH ( ) 1
De k
0,34
ho = 5 1,00824555 1 hi = 230
0,07916667
0,2
ho = 21,65074654 Btu/jam ft F 2 o 0,204036326 1
0,0486667

C-21
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

hi = 192,8562531 Btu/jam ft2 oF


ID
hio= hi
OD
0,04867
= 192,8562531
0,0625
= 150,1707357 Btu/jam ft2 oF

Clean Overall Coefficient (Uc) hio hi


Uc =
hio ho hio+hi
Uc =
hio+ho 150,1707357 192,8562531
Uc =
150,1707357 21,65074654 150,1707357+192,8562531
Uc =
150,1707357+21,65074654 Btu
Uc = 84,42882443
Btu jam ft 2 F
Uc = 18,92259625 2
jam ft F
Clean Surface
Design Overall Coefficient (Ud) Q
Q At =
Uc+ t LMTD
Ud =
A terkoreksi t LMTD
9.509 .582,592
At =
9.509.582,59 84,42882443+ 317,3892939
= 621,0932 317,3892939
At = 23666,38576 ft2
Btu
= 48,24056739 2
jam ft F
Dirt Factor (Rd)
UcUd
Rd =
Uc Ud
18,9225962548,24056739
Rd =
18,92259625 48,24056739
hr ft 2 oF
Rd = -0,03211743
Btu
(acceptable)
Clean Surface
Q
As =
Uc+ t LMTD
9.509 .582,592
As =
18,92259625+317,3892939
As = 1583,392044 ft2
Atotal = As + At = 25249,7778 ft2
Pressure Drop
Untuk Res = 1779,170621 Untuk Ret = 68.009,64
C-22
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

f = 0,00014 (Figure 26, Kern) f = 0,00018


L As s =1 (Table 6, Kern)
Lp =
A total
Asumsi t =1
14 1583,392044
= f 2 L n
25249,7778 Pt=
5,22.1010 D s s
= 0,877928067 ft
Pt =1,7789 psi
Number of Crosses
Lp V 2 62,5
N + 1 = 12 = 1,641839502 = 0,2 (Figure 27, kern)
B 2 g 144
s =1 (Table 6, Kern)
4 n V 2 62,5
Pr =
Asumsi s=1 s 2 g 144
f Gs2 Ds (N +1)
Ps= Pr = 3,2
5,22.1010 De s s
Ptotal = Pt + Pr = 3,200031092 psi
Ps=0,0000310916 psi
Pressure drop 10 (acceptable)
Pressure drop 10 (acceptable)

C-23
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

F. Reaktor
INPUT (REAKTAN)

STEAM

R-01
AIR
PENDINGIN

OUTPUT (PRODUK)

Kode : R01

Fungsi : Tempat berlangsungnya reaksi oksidasi antara etilen dan oksigen membentuk

etilen oksida dengan katalis perak (Ag).

Tujuan :

1. Menentukan jenis reaktor

2. Menentukan bahan konstruksi

3. Menentukan kondisi umpan

4. Menentukan spesifikasi shell dan tube

5. Menghitung panjang tube

6. Menghitung berat katalis

C-24
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

7. Menghitung pressure drop

8. Menghitung tinggi reaktor

9. Menghitung volume reaktor

Langkah Perancangan

1. Menentukan Jenis Reaktor

Dipilih reaktor jenis fixed bed multitubes dengan pertimbangan :

[1] Reaksi berada dalam fasa gas dengan katalis padat

[2] Reaksi eksotermis sehingga diperlukan luas perpindahan panas yang besar agar

kontak dengan pendingin berlangsung optimal

[3] Pressure drop lebih kecil daripada fluidized bed reactor

[4] Umur katalis panjang

[5] Tidak diperlukan pemisahan katalis dari gas keluaran reaktor

[6] Pengendalian suhu relatif mudah karena dipakai tipe shell dan tube

(Hill, hal 425 431)

2. Menentukan Bahan Konstruksi

Dalam perancangan digunakan bahan konstruksi low-alloy steel SA 285 grade C

dengan pertimbangan sebagai berikut :

[1] Memiliki allowable stress cukup besar

[2] Harga relatif murah

[3] Bahan tahan korosi

C-25
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

3. Menentukan Kondisi Umpan

a. Menghitung Density Umpan ()

Untuk menghitung density umpan maka digunakan persamaan virial, sebagai

berikut :

0.422
1. 6
B = 0,083- Tr

0. 172
4 .2
Bl = 0,139- Tr

B . Pc
R . Tc = B+ Bl

Z=
1+
[ ][ ]
BPc Pr
RTc Tr

Mol Massa Tci Pci


Komponen BM yi i
(kmol/jam) (kg/jam) (K) (atm)

Etilen 28,054 501,2811102 14060,93514 0,000363078 0,085 282,36 49,66197878

Etana 30,07 163,004085 4901,532836 0,000118064 0,099 305,42 48,16185541

Oksigen 31,999 501,2811102 16040,99553 0,000363078 0,022 154,58 49,77054034

Nitrogen 28,013 1379477,427 38647439,58 0,99915459 0,04 126,1 33,49617567

CO2 44,01 1,643957581 72,34975115 1,19072E-06 0,228 304,19 72,85467555

Total 1380644,637 38682515,4 1

Kompo V yi.V
Tri Pri B B1 BPc/RTc Z
nen (m3) (m3)

Etilen - -
1,746529 0,342314 0,089914 0,122465 0,0795047 0,984417 1191,006 0,4324276
253 189 363 548 91 313 207 49

Etana - -
1,614661 0,352976 0,113056 0,116007 0,1015720 0,977795 384,6803 0,0454168
777 434 817 517 73 63 677 07

Oksigen 3,190257 0,341567 0,017053 0,137683 0,0200826 1,002150 1212,460 0,4402172


472 519 572 38 07 161 453 04

Nitrogen 3,910785 0,507520 0,035390 0,138440 0,0409284 1,005311 3347099, 3344270,2


091 625 883 217 91 479 956 86

C-26
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

CO2 - -
1,621190 0,233341 0,111795 0,116393 0,0852572 0,987728 3,919058 4,66649E-
703 235 035 923 21 757 512 06

3344271,
204
Total

Dari perhitungan diperoleh :

Density campuran = 11,56679977 kg/m3 = 0,0115668 g/cm3 = 0,722091734 lb/ft3

b. Menghitung Viskositas Umpan ()

Untuk menghitung viskositas gas campuran pada suhu 220 C, maka digunakan

persamaan

gas = A+BT+CT2

gas gas gas yi.gas yi.gas


Kompone
yi micropois (kg/jam. (kg/jam.
n
e m) lb/ft.jam m) lb/ft.jam
Etilen 0,0003630 186,93690 0,0672697 0,0451707 2,44241E- 1,64005E-
78 3 38 95 05 05
Etana 0,0001180 165,43269 0,0595313 0,0399745 4,71955E-
64 48 92 92 7,0285E-06 06
Oksigen 0,0003630 321,31857 0,1156273 0,0776423 4,19817E- 2,81902E-
78 41 37 23 05 05
Nitrogen 0,9991545 276,80352 0,0996084 0,0668858 0,0995242 0,0668293
9 68 8 59 7 13
CO2 1,19072E- 257,45298 0,0926451 0,0622100 1,10314E- 7,40746E-
06 2 35 6 07 08

0,0995978 0,0668786
Total 1,0000 14 98

Dengan nilai konstanta A, B, C

Kompone
n A B C
Etilen -3,985 0,3872 -0,00011227

C-27
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

6
Etana 0,3344
0,514 -0,000071071
9
Oksigen 44,224 0,562 -0,000113

Nitrogen 42,606 0,475 -0,0000988

CO2 0,4991
11,336 -0,00010876
8

(Sumber : Yaws, Chemical Properties Handbook)

Sehingga diperoleh = 0,099597814 kg/m.jam

= 0,066878698 lb/ft.jam

c. Menghitung Konduktivitas Umpan (k)

Untuk menghitung konduktifitas gas campuran pada suhu 220 C, maka digunakan

persamaan kgas = A+BT+CT2

Kompone kgas yi.kgas


yi
n W/m.K W/m.K
Etilen 0,000363078 0,069959486 2,54007E-05
Etana 0,000118064 0,040452618 4,77599E-06
Oksigen 0,000363078 0,037856309 1,37448E-05
Nitrogen 0,99915459 0,032892411 0,032864604
CO2 1,19072E-06 0,035804564 4,26331E-08

Total 1,0000 0,032908568

Dengan nilai konstanta A, B, C

Kompone
n A B C
Etilen -
0,00012547 3,8298E-08
0,00123

Etana 0,00008615 -1,3346E-


0,00121
7 08

Oksigen 0,00309 0,00007593 -1,1014E-

C-28
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

08
Nitrogen -2,2403E-
-0,012 0,00010208
08
CO2 0,00004709
0,00053 4,9551E-08
3

(Sumber : Yaws, Chemical Properties Handbook)

Sehingga diperoleh k = 0,032908568 W/m.K = 0,118405884 kJ/jam.m.K

d. Menghitung Kapasitas Panas Umpan (Cp)

Untuk menghitung kapasitas panas gas campuran pada suhu 220 C, maka

digunakan persamaan Cpgas = A+BT+CT2+DT3+ET4

Kompone Cp Cp yi.Cp
yi
n kjoule/kmol.K kjoule/kg.K kjoule/kg.K
Etilen 0,000363078 60,55357336 2,158464866 0,00078369
Etana 0,000118064 75,91532637 2,524620099 0,000298066
Oksigen 0,000363078 31,00946696 0,969076126 0,00035185
Nitrogen 0,99915459 29,54518572 1,054695524 1,053803874
CO2 1,19072E-06 44,01060518 1,000013751 1,19073E-06

Total 1,0000 1,055238671

Dengan nilai konstanta A, B, C, D. E

C-29
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

Komponen A B C D E
Etilen 32,083 -0,014831 0,00024774 -2,3766E-07 6,8274E-11

Etana 28,146 0,043447 0,00018945 -1,9082E-07 5,3349E-11

Oksigen 29,526 -0,0088999 0,000038083 -3,2629E-08 8,8607E-12

Nitrogen 29,342 -0,0035395 0,000010076 -4,3116E-09 2,5935E-13

CO2 27,437 0,042315 -0,000019555 3,9968E-09 -2,9872E-13

(Sumber : Yaws, Chemical Properties Handbook)

Sehingga diperoleh Cp gas campuran = 1,055238671 kjoule/kg.K

4. Menentukan Spesifikasi Shell dan Tube

Reaktan / umpan masuk ke dalam tube, sedangkan air pendingin masuk ke dalam shell.

a. Menentukan jenis dan ukuran tube

Susunan = Triangular

Nominal size = 3 inch = 0,25 ft = 0,0762 m

Schedule No. = 40

Outside Diameter = 3,5 inch = 0,291666667 ft = 0,0889 m

Inside Diameter = 3,068 inch = 0,255666667 ft = 0,0779272 m

Flow area per pipe = 7,38 in2 = 0,05124672 ft2 = 0,0047601 m2

Outside surface / lin ft = 0,917 in2 = 0,006367648 ft2 = 0,000591465 m2

Inside surface / lin ft = 0,804 in2 = 0,005582976 ft2 = 0,00051858 m2

b. Menghitung mass velocity umpan (Gt)

Asumsi Re = 50.000

Re
Gt =
Dt = 63904,39682 kg/jam.m2 = 13079,27593 lb/ft2.jam

c. Menentukan jumlah tube (Nt)

W (jumlah massa umpan) = 1380644,637 kg/jam

C-30
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

w
at =
Gt = 21,60484576 m2

at
N t=
0 .25ID
t2 = 4532,14055 tube 4533 tube

A B

Luas ABC = 1/2 AB Pitch sin 60

Luas Arsir = /8 OD2

Free area = Luas ABC - Luas Arsir

Clearance (C') = Pitch OD

Dalam hal ini :

Pitch tube (Pt) = 1,25 x ODt = 4,375 inch = 0,111125 m

Clearance (C') = Pt - ODt = 0,875 inch = 0,022225 m

d. Menghitung diameter shell (Ds)


2N t 0,5 sin 60

Diameter Shell (Ds) = 4

= 112,6498715 inch = 2,861306735 m

e. Menghitung baffle space (B)

Baffle space (B) = 0,75 Ds = 84,4874036 inch = 2,145980051 m

f. Menghitung flow are shell

IDC 'B
a s=
Pt = 1903,499031 in2 = 13,21789727 ft2 = 1,227756875 m2

C-31
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

g. Menghitung mass velocity sisi shell (air pendingin)

ws (laju air pendingin) = 1341,763524 kg/jam

w
Gs =
as = 1092,857675 kg/m2.jam = 0,303571576 kg/m2.s

h. Menghitung bilangan reynold sisi shell (air pendingin)

Suhu air pendingin = 220 C = 428 K

air pendingin = 0,123232678 centipoise = 0,442618746 kg/jam.m = 0,506 lb/ft.jam

DeGs
Re s=
= 323,4836566

i. Menghitung koefisien perpindahan panas

Shell, Air Pendingin Tube, Reaktan


Menghitung Bilangan Prandtl (Pr) Menghitung Bilangan Prandtl (Pr)

Cp = 2,134 joule/mol.K Cp
Pr=
k = 0,887620293
k = 0,384104389 kJ/jam.m.K

= 0,1067 W/m.K

Cp
Pr=
k= 2,459092971
Menentukan jH Menentukan jH

Dari figure 28 Kern diperoleh nilai Dari figure 28 Kern diperoleh nilai

jH = 11 jH = 150

C-32
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

Menghitung koefisien perpindahan Menghitung koefisien perpindahan

panas (ho) panas (hi)


1
.OD 2

D e=
(
4 P 2
t 4
t
) hi =jH
k
D ( )
( Pr ) 3

.OD t = = 219,0371994 kJ/jam.m2.K

0,131014252 m
1
k
ho = jH
De ( )
( Pr ) 3

= 43,52930477 kJ/jam.m2.K
Koreksi hi ke permukaan pada

diameter luar tube

hio =h i (IDOD ) = 192,0017508

kJ/jam.m2.K
Menghitung koefisien perpindahan panas bersih (UC)

hio ho
Uc=
hio + ho = 35,48450418 kJ/jam.m2.K

Menghitung Dirt Overall Coefficient (Ud)

Rd yang dikehendaki = 0,0005 jam.m2.K/kJ

1 1
= + Rd
Ud UC

Ud = 34,86590452 kJ/jam.m2.K

5. Menghitung Panjang Tube (Lt)

Untuk menghitung tube, maka perlu memperhatikan perubahan konversi tiap panjang

tube. Panjang tube yang diinginkan adalah saat reaksi mencapai konversi maksimal yang

didapat dari perubahan konversi tiap satuan panjang tube

C-33
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat


ID 2 Z
Elemen volum dalam satu tube= 4 t

FA0 XA0

Z=0

dZ

Z=L

FA XA

Neraca massa komponen pada elemen volum untuk semua tube:

Laju input laju output + laju reaksi = laju akumulasi

Pada keadaan steady state laju akumulasi = 0

F A |Z F A|Z+ Z ( r A ) W =0

dimana

W = Vt B

B = (1-)

Vt = Nt x A x Z


A= 4 (IDt2)

sehingga persamaan diatas menjadi


F A|Z F A|Z+ Z (r A ). N t . . ID 2 . Z . (1)=0
4 t

C-34
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat


F A |Z F A|Z+ Z =(r A ). N t . . ID 2 . Z . (1)
4 t

F A|Z F A|Z+ Z
=(r A ). N t . . ID 2 . (1 )
Z 4 t

limit Z 0, maka

dF A
=(r A ). N t . . ID 2 . (1 )
dZ 4 t

karena FA = FAo (1 XA)

dFA = d(FAo(1 XA))

dFA = - FAo.dXA

F Ao . dX A
=(r A ). N t . . ID 2 . (1)
dZ 4 t


dX A (r A ). N t . 4 . IDt 2 . (1 )
=
dZ F Ao

Keterangan :

= porositas katalis

A = luas perpindahan panas

FA|z = laju alir masuk elemen volume

FA|z+z = laju alir keluar elemen volume

IDt = diameter dalam tube

Nt = jumlah tube

-ra = kecepatan reaksi, mol A yang bereaksi /gr katalis.detik

C-35
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

Vt = volume tube

W = berat katalis

Z = panjang tube

= densitas katalis

B = bulk density katalis

Reaksi

Reaksi yang terjadi di dalam reaktor adalah :

Reaksi utama (I):

C2H4 + 1/2 O2 C2H4O Selektivitas 82,6 %

Reaksi samping (II):

C2H4 + 3O2 2CO2 + 2H2O Selektivitas 17,4 %

Konstanta kecepatan reaksi etilen mejadi etilen oksida dinyatakan dalam

persamaan sebagai berikut

ra=r 1+r 2

a b
r 1=K 1 Ca Cb

a b
r 2=K 2 Ca Cb

K 1=40,69exp [ 76970
R.T ]
K 2=1,34 exp [ 63070
R.T ]
Keterangan :

C-36
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

-ra = kecepatan reaksi

K = konstanta kecepatan reaksi (mol/g.s)

R = tetapan gas (Joule /mol.K)

T = Suhu reaksi (K)

Panjang tube dihitung menggunakan persamaan diferensial diatas dan

ditentukan saat konversi reaksi mencapai batas maksimalnya. Perhitungan panjang

tube menggunakan program metode runge kutte orde 4 dengan memasukkan

persamaan


dX A (r A ). N t . . ID 2 . (1 )
4 t
=
dZ F Ao

Hasil perhitungan excell adalah sebagai berikut :

C-37
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

Tabel Perubahan Konversi Terhadap Panjang Tube

m
0 0
0,4 0,197100501
0,8 0,302717749
1,2 0,372351005
1,6 0,423176298
2 0,462624453
2,4 0,494532726
2,8 0,521120078
3,2 0,543775555
3,6 0,563421435
4 0,580698627
4,4 0,596068997
4,8 0,609875414
5,2 0,622378783
5,6 0,633781832
6 0,644244938
6,4 0,653896955
6,8 0,662842837
7,2 0,671169093
7,6 0,678947804
8 0,686239599
8,4 0,693095919
8,8 0,699560749
9,2 0,705671967
9,6 0,711462403
10 0,716960682
10,4 0,722191898
10,8 0,727178164
11,2 0,731939051
11,6 0,736491964
12 0,740852437
12,4 0,745034391
12,8 0,749050343
13,2 0,752911587
13,6 0,756628345
14 0,760209893
14,4 0,763664677
14,8 0,767000403
15,2 0,770224121

C-38
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

Grafik Panjang Katalis VS Konversi


1
0.8
0.6
X

0.4
0.2
0
0 2 4 6 8 10 12 14 16 18
Z (m)

Gambar C.1 Profil perubahan konversi terhadap panjang reaktor

Dari gambar diatas dapat diketahui bahwa konversi pada nilai 65% tercapai pada

panjang tube 6,4 m, sehingga ditentukan panajng tube yang dirancang adalah 6,4 m.

6. Menghitung Massa Katalis

dW dX
= B A
F Ao r A


dW =B . N t . . ID 2 . ( 1 ) . dZ
4 t

0 dw=0 ( B . N t . 4 . IDt 2 . (1 ) . dZ )
W Z

W = B Nt. /4 Di2 (1 - ) dZ

W = 185006,6152 kg

7. Menghitung Volume Bed Katalis

W katalis
V bed = ( 1- )

= 138,2710129 m3

C-39
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

8. Menghitung Volume Katalis

W katalis
V kat = = 82,96260773 m3

9. Menghitung Waktu Tinggal dalam Reaktor

a. Menghitung laju alir volumetrik (Q)

Z .n. R .T
Q=
P = 52650,66005 m3/jam = 14,62518335 m3/detik

b. Menghitung laju alir linier ()

4Q
v=
. ID 2 . N t
t = 0,676939956 m/detik

c. Menghitung waktu tinggal ()

Z

v = 9,454309707 detik

10. Menghitung Tinggi Reaktor

a. Menghitung Tebal Shell (ts)

Tebal shell (ts) minimal dapat dihitung dengan persamaan :

Pv ris
+C
ts = 2 ( f . E - 0,6 Pv )

Direncanakan shell terbuat dari Carbon Steels SA 285 Grade C (Brownell, table 13

2) dengan spesifikasi sebagai berikut :

Tekanan yang diijinkan (f) = 13750 psi

C-40
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

Efisiensi pengelasan (E) = 0,8 (double welded joint)

Faktor korosi (C) = 0,125

Faktor keamanan = 10 % = 1,1 15,7 17 = 274,8142422 psi

ris = 112,6498715/2 = 56,32493573 in

274,814242256,32493573
+0, 125
ts = 2 x ( 13750 0,8-0,6 . 274,8142422 )

= 0,839293277 in

Dipakai tebal shell standar 0,875 in (Lloyd E Brownell, 1959, 251,254)

b. Menghitung Tebal Head (th)

Direncanakan head menggunakan bahan yang sama dengan shell reaktor Head yang

digunakan berbentuk elliptical dished head. Tebal head minimal dapat dihitung

dengan persamaan :

Pv . IDs
+C
th = 2 ( f E0,1Pv )

= 1,321476861 in

Digunakan tebal head standar 1,375 in

Harga sf dilihat dari table 5.6 hal. 88, Brownell. Dari table 5.7 hal. 91 Brownell

digunakan :

icr = 6 7/8 in

r = 108 in

sf = 1,5 3,5 diambil 2,5

C-41
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

a = IDs/2 = 56,32493573 in

AB = a icr = 49,44993573 in

BC = r icr = 101,125 in
AC = (BC2 AB2)0,5

= 88,20980377 in

b = rc AC

= 25,79019623 in

Tinggi head (OA) = th + sf + b

= 1 1/3 + 2,5 + 25,79019623

= 29,61167309 in = 0,752136497 m

c. Menghitung Tinggi Total Reaktor (tR)

Tinggi reaktor (tR) adalah tinggi kedua head ditambah dengan panjang tube.

tR = (2OA + Z)

= (2 x 0,752136497 + 6,4)

= 7,904272993 m

d. Menghitung Volume Reaktor

Volume head = 0,000076 Dis3

= 0,000076 (112,6498715)3

= 108,6439867 in3

C-42
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

Volume reaktor = volume vessel + (2 x volume head)

=
( 4 )( 112,6498715 ) ( 251,9685039 )+ ( 2 x 108,6439867 )
2

= 2510238,058 cm3

= 41,13543171 m3

= 10866,83142

C-43
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

Rangkuman
INPUT (REAKTAN)

STEAM

R-01
AIR
PENDINGIN

OUTPUT (PRODUK)

Nama Reaktor
Kode R-101
Fungsi Mereaksikan Etilen dengan Oksigen menjadi Etilen Oksida
Jenis Fixed Bed Multi Tube
Bahan Low-alloy steel SA 285 grade C
Temperatur 220 C
Tekanan 17 atm
Dimensi
Tinggi Reaktor 7,904272993 m Diameter Dalam Shell 2,861306735 m
3
Volume Reaktor 41,13543171 m Tebal Shell 0,022225 m
Jumlah Tube 4533 tube Baffle Space 2,145980051 m
Panjang Tube 6,4 m Tinggi Head 0,752136497 m
Diameter Dalam
0,0779272 m Tebal Head 0,034925 m
Tube
Diameter Luar Tube 0,0889 m Volume Head 0,001780356 m3
Katalis Reaksi
Berat 185006,6152 kg Konversi 65 %
Volume Katalis 82,96260773 m3 Selektivitas Reaksi I 75 %
Volume Bed 138,2710129 m3 Selektivitas Reaksi I 25 %

C-44
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

G. Tangki Penyimpanan MDEA

T-01
T-102

Fungsi : Menyimpan MDEA

Kode : T-102

Tujuan :

5. Menentukan tipe tangki


6. Menentukan bahan konstruksi tangki
7. Menghitung dimensi utama tangki
a. Volume, diameter dan tinggi tangki
b. Menghitung tebal shell (ts)
c. Menghitung jumlah plate, panjang plate, dan tebal shell
untuk tiap plate
d. Menghitung tebal head tangki (th)
e. Menghitung Tinggi Head dan Tinggi Tangki
f. Menghitung tinggi total tangki
1. Menentukan Tipe Tangki
Dalam perancangan ini dipilih tangki silinder vertikal berbentuk
torispherical head berdasarkan pada pertimbangan kondisi operasi tangki sebagai
berikut:

Tekanan : 2 atm

Suhu : 25 C

Fase : Cair

C-45
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

2. Menentukan Bahan Konstruksi Tangki


Dalam perancangan ini dipilih bahan konstruksi tangki: carbon steel SA-
283 grade C, dengan pertimbangan:

a. Merupakan jenis plate yang umum digunakan sebagai bahan konstruksi


storage vessel.
b. Memiliki allowable stress yang cukup besar
c. Digunakan untuk bahan yang suhunya -20 oF s/d 650 oF
d. Kuat, tahan terhadap panas dan korosi
e. Harga relatif lebih murah dari SA-283 grade A dan B
(Brownell & Young, 1979)

3. Menentukan Dimensi Tangki


a. Volume, diameter dan tinggi tangki
Menentukan Densitas Campuran
Kompone xi*
n xi gr/mL gr/mL
0,4 1,04 0,416
MDEA
0,6 1,10732 0,664392
Air
total 1 1,07366 0,540196

campuran = 0,540196 gr/mL= 540,196 kg/m3

Menghitung kapasitas tangki


Kebutuhan MDEA selama 3 hari = 24266,14683 kg/jam 24 jam/hari 3 hari

= 1747162,572 kg

Volume MDEA =1747162,572 kg / 540,196 kg/m3

= 3234,312308 m3

= 27124,28319 bbl

Dirancang volume tangki sebesar 110% volume cairan yang hendak


disimpan (ruang kosong sebesar 10%), sehingga volume tangki= 110% x
27124,28319 bbl = 29836,71151 bbl

Volume tangki yang terisi cairan = 80 %

C-46
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

Volume tangki = 100/80 x 27124,28319 bbl = 37295,88939 bbl

Kapasitas tangki ukuran standar adalah 24170 bbl. Jika digunakan tangki
dengan kapasitas standar, maka jumlah tangki yang dibutuhkan adalah 2.

Berdasarkan pertimbangan tersebut maka direncanakan untuk


menggunakan tangki sebanyak 2 buah dengan kapasitas masing-masing tangki
sebesar = 24170 bbl. Dengan menggunakan Appendix E halaman 346, diperoleh
diameter dan tinggi standar yaitu :

D = 60 ft = 720 in

H = 48 ft = 576 in

b. Menghitung Tebal Shell


Tebal shell untuk tangki silinder vertikal bertekanan dipengaruhi oleh
tekanan dalam tangki (internal pressure) dan tekanan hidrostatik cairan.
Tebal shell total = Tebal shell untuk mengatasi internal pressure + Tebal shell
untuk mengatasi tekanan hidrostatika
Tangki direncanakan :
Bentuk head : Torispherical dished head
Jenis konstruksi : Carbon Steel SA 283 C
Jari jari dalam : 360 inch
Design temperatur : -20 F - 650 F
Design tekanan : 14,69594878 psia
Faktor keamanan 10% : 16,16554366 psia
Dari tabel 13.1 dan 13.2 Brownell didapatkan :
Allowable working stress (f) = 12650 psia
Efisiensi pengelasan = 0,95
(untuk single welded joint and radiographed)
Tebal shell untuk tangki yang dipengaruhi oleh internal pressure tangki
P ri
ts= +C (Brownell, hal 254)
f E0,6 P
dalam hubungan ini :
C = faktor korosi = 0
f = tegangan maksimum yang diijinkan, psi
P = tekanan, psi

C-47
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

r = jari jari dalam shell, in


ts = tebal shell minimum, in
16,16554366 360
ts= +C
12650 0,950,6 16,16554366
ts=0,484651259
Tebal shell yang diakibatkan tekanan hidrostatika
( H 1 )12D
tsh= +C
2144f E
33,723 ( H-1 )12D
tsh= +C
2144126500, 95
tsh = 0,000116923 x (H-1) x D
ts total = 0,484651259 + 0,000116923 x (H-1) x D
c. Menghitung jumlah plate, panjang plate, dan tebal shell untuk tiap plate
Digunakan 8 buah plate dengan :

Jarak sambungan antar plate (weld length) = 5/32

Lebar standar = 72 in = 6 ft

dweld length
L=
Sehingga 12n

Dalam hubungan ini :

L = panjang tiap plate termasuk tebal shell / dinding tangki, ft

D = diameter dalam tangki, inch

n = jumlah plate

Plate 1
H1 = 48 ft

D = 60 ft

ts total = 0,484651259 + 0,000116923 x (H-1) x D = 0,814374787 in

digunakan tebal shell standar = 0,875 in, sehingga

( 1260+ 0,875 )8( 5/32 )


L=
128 = 23,58705357 in

C-48
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

Plate 2
H1 = 42 ft

D = 60 ft

ts total = 0,484651259 + 0,000116923 x (H-1) x D = 0,772282422 in

digunakan tebal shell standar = 0,875 in, sehingga

( 1260+ 0,875 )8( 5/32 )


L=
128 = 23,58705357 in

Plate 3
H1 = 36 ft

D = 60 ft

ts total = 0,484651259 + 0,000116923 x (H-1) x D = 0,730190057 in

digunakan tebal shell standar = 0,75 in, sehingga

( 1260+ 0,75 )8( 5/32 )


L=
128 = 23,58296131 in

Plate 4
H1 = 30 ft

D = 60 ft

ts total = 0,484651259 + 0,000116923 x (H-1) x D = 0,688097691 in

digunakan tebal shell standar = 0,75 in, sehingga

( 1260+ 0,75 )8( 5/32 )


L=
128 = 23,58296131 in

Plate 5
H1 = 24 ft

D = 60 ft

ts total = 0,484651259 + 0,000116923 x (H-1) x D = 0,646005326 in

digunakan tebal shell standar = 0,75 in, sehingga

C-49
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

( 1260+ 0,75 )8( 5/32 )


L=
128 = 23,58296131 in

Plate 6
H1 = 18 ft

D = 60 ft

ts total = 0,484651259 + 0,000116923 x (H-1) x D = 0,603912961 in

digunakan tebal shell standar = 0,625 in, sehingga

( 1260+ 0,625 )8( 5/32 )


L=
128 = 23,57886905 in

Plate 7
H1 = 12 ft

D = 60 ft

ts total = 0,484651259 + 0,000116923 x (H-1) x D = 0,561820596 in

digunakan tebal shell standar = 0,625 in, sehingga

( 1260+ 0,625 )8( 5/32 )


L=
128 = 23,57886905 in

Plate 8
H1 = 6 ft

D = 60 ft

ts total = 0,484651259 + 0,000116923 x (H-1) x D = 0,51972823 in

digunakan tebal shell standar = 0,625 in, sehingga

( 1260+ 0,625 )8( 5/32 )


L=
128 = 23,57886905 in

C-50
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

Kesimpulan

Plate Panjang
Tebal (in) Lebar plate (ft)
ke- (in)
0,81437478 23,58705357 6
1
7
0,77228242 23,58705357 6
2
2
0,73019005 23,58296131 6
3
7
0,68809769 23,58296131 6
4
1
0,64600532 23,58296131 6
5
6
0,60391296 23,57886905 6
6
1
0,56182059 23,57886905 6
7
6
8 0,51972823 23,57886905 6

d. Menentukan Tebal Head Tangki (th)

Bahan konstruksi yang digunakan untuk head sama dengan yang digunakan
untuk shell. Head yang digunakan berbentuk torispherical dished head

Persamaan yang digunakan

1
W = (3+
4
rc
icr
)
(Brownell, pers. 7.76 halaman 133)

PdW
th= +C
2f E0,2P (Brownell, pers. 7.57 halaman 133)

dimana :

th = tebal head, in

W = faktor intensifikasi

E = efisiensi pengelasan

C-51
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

c = faktor korosi

f = tekanan yang diijinkan

P = tekanan design, psi

d = diameter tangki, in

16,1655436612601
th= +0
2126500,95-0,216,16554366

th = 0,12387846 in

digunakan tebal head standar 3/16 in (Tabel 5.11, Brownell)

e. Menghitung Tinggi Head dan Tinggi Tangki

ID = 60 ft = 60 ft x 12 inch/ft = 720 inch

OD = ID + 2 x ts top courses

OD = 720 + ( 2 x 0,875 ) = 721,25 inch

a = * ID = * 720 inch = 360 inch

rc = ID + 2 th = 720 + 2*0,12387846= 721,75 inch

icr = 0.06 rc = 0.06 x 721,25 inch = 43,305 inch

AB = a icr = 360 43,305 = 316,7775 inch

BC = r icr = 721,25 43,305 = 677,1525 inch

AC = ( BC)2( AB)2 = 598,4876972 inch

Tinggi Head, b = r AC = 121,8873028 inch

Untuk tebal head 2,25 inch harga sf antara 1,5 2 inch

Dipilih harga sf = 2 inch

Tinggi head (OA)= th + b + sf = 0,1875 + 121,8873028 + 2

= 121,8873028 inch

f. Tingggi Tangki Total


Tinggi tangki = Tinggi silinder + Tinggi head

C-52
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

= 576 inch + 121,8873028 in

= 700,0748028 in

= 17,78189999 m

H. Tangki Penyimpanan Produk (Etilen Oksida)

T-103
T-01

Fungsi : Menyimpan bahan baku etilen oksida

Kode : T-103

Tujuan :

1. Menentukan tipe tangki


2. Menentukan bahan konstruksi tangki
3. Menghitung dimensi utama tangki
a. Volume, diameter dan tinggi tangki
b. Menghitung tebal shell (ts)
c. Menghitung jumlah plate, panjang plate, dan tebal shell
untuk tiap plate
d. Menghitung tebal head tangki (th)
e. Menghitung Tinggi Head dan Tinggi Tangki
f. Menghitung tinggi total tangki
1. Menentukan Tipe Tangki
Dalam perancangan ini dipilih tangki silinder vertikal berbentuk torispherical
head berdasarkan pada pertimbangan kondisi operasi tangki sebagai berikut:

Tekanan : 2 atm

Suhu : 25 C

C-53
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

Fase : Cair

2. Menentukan Bahan Konstruksi Tangki


Dalam perancangan ini dipilih bahan konstruksi tangki: carbon steel SA-
283 grade C, dengan pertimbangan:

a. Merupakan jenis plate yang umum digunakan sebagai bahan konstruksi


storage vessel.
b. Memiliki allowable stress yang cukup besar
c. Digunakan untuk bahan yang suhunya -20 oF s/d 650 oF
d. Kuat, tahan terhadap panas dan korosi
e. Harga relatif lebih murah dari SA-283 grade A dan B
(Brownell & Young, 1979)

3. Menentukan Dimensi Tangki


a. Volume, diameter dan tinggi tangki
Menentukan Densitas Campuran
xi xi*
Komponen gr/mL gr/mL
0,997 0,85518 0,85261446
Etilen Oksida
0,003 1,10732 0,00332196
Etana
1,9625 0,42796821
total 1
campuran = 0,42796821 gr/mL= 427,96821 kg/m3

Menghitung kapasitas tangki


Kebutuhan etilen selama 7 hari :

10732,32323 kg/jam 24 jam/hari 7 hari = 1803030,303 kg

Volume etilen =1803030,303 kg / 427,96821 kg/m3

= 4213,000547 m3

= 35331,96829 bbl

Dirancang volume tangki sebesar 110% volume cairan yang hendak disimpan
(ruang kosong sebesar 10%), sehingga volume tangki :

C-54
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

110% x 35331,96829 bbl = 38865,16512 bbl

Volume tangki yang terisi cairan = 80 %

Volume tangki = 100/80 x 38865,16512 bbl = 48581,45639 bbl

Kapasitas tangki ukuran standar adalah 24170 bbl. Jika digunakan tangki dengan
kapasitas standar, maka jumlah tangki yang dibutuhkan adalah 2.

Berdasarkan pertimbangan tersebut maka direncanakan untuk menggunakan


tangki sebanyak 3 buah dengan kapasitas masing-masing tangki sebesar = 24170 bbl.
Dengan menggunakan Appendix E halaman 346, diperoleh diameter dan tinggi
standar yaitu :

D = 60 ft = 720 in

H = 48 ft = 576 in

b. Menghitung Tebal Shell


Tebal shell untuk tangki silinder vertikal bertekanan dipengaruhi oleh tekanan dalam
tangki (internal pressure) dan tekanan hidrostatik cairan.
Tebal shell total = Tebal shell untuk mengatasi internal pressure + Tebal shell untuk
mengatasi tekanan hidrostatika
Tangki direncanakan :
Bentuk head : Torispherical dished head
Jenis konstruksi : Carbon Steel SA 283 C
Jari jari dalam : 360 inch
Design temperatur : -20 F - 650 F
Design tekanan : 33,80068218 psia
Faktor keamanan 10% : 37,1807504 psia
Dari tabel 13.1 dan 13.2 Brownell didapatkan :
Allowable working stress (f) = 12650 psia
Efisiensi pengelasan = 0,95
(untuk single welded joint and radiographed)
Tebal shell untuk tangki yang dipengaruhi oleh internal pressure tangki
P ri
ts= +C (Brownell, hal 254)
f E0,6 P
dalam hubungan ini :

C-55
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

C = faktor korosi = 0
f = tegangan maksimum yang diijinkan, psi
P = tekanan, psi
r = jari jari dalam shell, in
ts = tebal shell minimum, in

37,1807504 360
ts= +C
12650 0,950,6 37,1807504

ts=1,115869646

Tebal shell yang diakibatkan tekanan hidrostatika

( H 1 )12D
tsh= +C
2144f E

28,0084( H-1 )12D


tsh= +C
2144126500,95

tsh = 9,71098E-05 x (H-1) x D

ts total = 1,115869646 + 9,71098E-05 x (H-1) x D


c. Menghitung jumlah plate, panjang plate, dan tebal shell untuk tiap plate
Digunakan 8 buah plate dengan :

Jarak sambungan antar plate (weld length) = 5/32


Lebar standar = 72 in = 6 ft
dweld length
L=
Sehingga 12n

Dalam hubungan ini :

L = panjang tiap plate termasuk tebal shell / dinding tangki, ft

D = diameter dalam tangki, inch

n = jumlah plate

Plate 1
H1 = 48 ft

D = 60 ft

C-56
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

ts total = 1,115869646 + 9,71098E-05 x (H-1) x D = 1,38971918 in

digunakan tebal shell standar = 1,5 in, sehingga

( 1260+ 1,5 )8( 5/32 )


L=
128 = 23,60751488 in

Plate 2
H1 = 42 ft

D = 60 ft

ts total = 1,115869646 + 9,71098E-05 x (H-1) x D = 1,354759665 in

digunakan tebal shell standar = 1,375 in, sehingga

( 1260+ 1,375 )8( 5/32 )


L=
128 = 23,60342262 in

Plate 3
H1 = 36 ft

D = 60 ft

ts total = 1,115869646 + 9,71098E-05 x (H-1) x D = 1,31980015 in

digunakan tebal shell standar = 1,375 in, sehingga

( 1260+ 1,375 )8( 5/32 )


L=
128 = 23,60342262 in

Plate 4
H1 = 30 ft

D = 60 ft

ts total = 1,115869646 + 9,71098E-05 x (H-1) x D = 1,284840635 in

digunakan tebal shell standar = 1,375 in, sehingga

( 1260+ 1,375 )8( 5/32 )


L=
128 = 23,60342262 in

Plate 5
H1 = 24 ft

C-57
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

D = 60 ft

ts total = 1,115869646 + 9,71098E-05 x (H-1) x D = 1,24988112 in

digunakan tebal shell standar = 1,25 in, sehingga

( 1260+ 1,25 )8( 5/32 )


L=
128 = 23,59933036 in

Plate 6
H1 = 18 ft

D = 60 ft

ts total = 1,115869646 + 9,71098E-05 x (H-1) x D = 1,214921605 in

digunakan tebal shell standar = 1,25 in, sehingga

( 1260+ 1,25 )8( 5/32 )


L=
128 = 23,59933036 in

Plate 7
H1 = 12 ft

D = 60 ft

ts total = 1,115869646 + 9,71098E-05 x (H-1) x D = 1,17996209 in

digunakan tebal shell standar = 1,25 in, sehingga

( 1260+ 1,25 )8( 5/32 )


L=
128 = 23,59933036 in

Plate 8
H1 = 6 ft

D = 60 ft

ts total = 1,115869646 + 9,71098E-05 x (H-1) x D = 1,145002575 in

digunakan tebal shell standar = 1,25 in, sehingga

( 1260+ 1,25 )8( 5/32 )


L=
128 = 23,59933036 in

C-58
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

Kesimpulan

Plate Panjang Lebar plate


Tebal (in)
ke- (in) (ft)
1 1,5 23,60751488 6
2 1,375 23,60342262 6
3 1,375 23,60342262 6
4 1,375 23,60342262 6
5 1,25 23,59933036 6
6 1,25 23,59933036 6
7 1,25 23,59933036 6
8 1,25 23,59933036 6

d. Menentukan Tebal Head Tangki (th)

Bahan konstruksi yang digunakan untuk head sama dengan yang digunakan
untuk shell. Head yang digunakan berbentuk torispherical dished head.

Persamaan yang digunakan

1
W = (3+
4
rc
icr) (Brownell, pers. 7.76 halaman 133)

PdW
th= +C
2f E0,2P (Brownell, pers. 7.57 halaman 133)

dimana :

th = tebal head, in

W = faktor intensifikasi

E = efisiensi pengelasan

c = faktor korosi

C-59
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

f = tekanan yang diijinkan

P = tekanan design, psi

d = diameter tangki, in

37,180750412601
th= +0
2126500,95-0,237,1807504

th = 0,285463838 in

digunakan tebal head standar 5/16 in (Tabel 5.11, Brownell)

e. Menghitung Tinggi Head dan Tinggi Tangki

ID = 60 ft = 60 ft x 12 inch/ft = 720 inch

OD = ID + 2 x ts top courses

OD = 720 + ( 2 x 1,5 ) = 723 inch

a = * ID = * 720 inch = 360 inch

rc = ID + 2 th = 720 + 2*0,3125= 723 inch

icr = 0.06 rc = 0.06 x 723 inch = 43,38 inch

AB = a icr = 360 43,38 = 316,7625 inch

BC = r icr = 723 43,338 = 677,3875 inch

AC = ( BC)2( AB)2 = 598,7615082 inch

Tinggi Head, b = r AC = 121,8634918 inch

Untuk tebal head 0,3125 inch harga sf antara 1,5 3,5 inch

Dipilih harga sf = 2 inch

Tinggi head (OA)= th + b + sf = 0,3125 + 121,8634918 + 2

= 124,1759918 inch

f. Tingggi Tangki Total


Tinggi tangki = Tinggi silinder + Tinggi head

= 576 inch + 124,1759918 in

C-60
Lampiran Perhitungan Spesifikasi Alat

= 700,1759918 in

= 17,78447019 m

C-61