Anda di halaman 1dari 4

BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Jenis Penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik tipe

cross sectional, yaitu suatu penelitian untuk mempelajari dinamika korelasi antara

faktor-faktor resiko dengan efek melalui pendekatan, observasi atau pengumpulan

data sekaligus pada suatu saat dimana setiap subyek penelitian diobservasi hanya

sekali. Dalam metode ini subjek penelitian diukur atau dikumpulkan secara

simultan atau dalam waktu yang bersamaan.23

3.2 Waktu dan Tempat Penelitian

Waktu penelitian : 19 Agustus 2015

Tempat penelitian : Posyandu Lansia Desa Kampung Baru

3.3 Subyek Penelitian

3.3.1 Populasi

Populasi dalam penelitian adalah semua warga yang hadir pada

saat posyandu lansia Desa Kampung Baru, Kecamatan Penengahan

dan bersedia menjadi subjek penelitian yang berjumlah 40 orang.24

20
3.3.2 Sampel

Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah

dengan nonprobability sampling. Dalam nonprobability sampling,

pemilihan sampel dilakukan secara subyektif, dalam arti sampel yang

terpilih berdasarkan semata-mata pada keinginan peneliti sehingga

setiap anggota populasi tidak memiliki kesempatan yang sama (acak)

untuk terpilih sebagai sampel. Sedangkan untuk pengambilan sampel

dilakukan dengan cara insidential sampling yang berjumlah

37 orang.24

Dalam pengambilan sampel harus memenuhi dua kriteria, yaitu

kriteria inklusi dan kriteria ekslusi. Kriteria inklusi dalam penelitian

ini adalah warga yang hadir pada saat posyandu lansia, bersedia

menjadi subjek penelitian dan berumur > 45 tahun. Sedangkan,

kriteria ekslusi dalam penelitian ini adalah hadir namun tidak bersedia

menjadi subjek penelitian atau berumur 45 tahun.24

3.4 Variabel Penelitian dan Definisi Operasional

3.4.1 Variabel Penelitian

Variabel bebas dalam penelitian yaitu kadar asam urat

sedangkan variabel terikat dalam penelitian adalah tekanan darah.23

21
3.4.2 Definisi Operasional

Tabel 3.1. Definisi Operasional

Hasil Ukur
Variabel Definisi Alat Ukur Cara Ukur Skala
Variabel Ukur
Kategori Kriteria
Kadar Asam Hasil yang Uric Acid Mengukur 0: normal 0: L: < 7 mg/dl Nominal
Urat didapat dengan Control secara P: < 6 mg/dl
menggunakan Check langsung 1: tinggi
Uric Acid 1: L: 7 mg/dl
Control Check P: 6 mg/dl
Tekanan Hasil yang Sphygmoma Mengukur 0: normal 0: < 140/90 mmHg Nominal
Darah didapat dengan nometer secara
menggunakan langsung 1: hipertensi 1: 140/90 mmHg
sphygmomanom
eter

3.5 Pengolahan data

Setelah data hasil pengamatan terkumpul, maka tahap selanjutnya adalah

tahap pengolahan data. Hasil pengolahan data yang diproses dengan bantuan

komputer tergantung dengan kualitas data tersebut. Dalam penelitian, terdapat

istilah GIGO (Garbage In Garbage Out). Oleh sebab itu, menurut

Notoatmodjo (2010), untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam proses

pengolahan data diharapkan mengikuti tahap-tahap pengolahan data, yaitu editing

(pengecekan data hasil pengamatan), coding (pemberian skor), entering

(memasukkan data), dan cleaning (pengecekan kembali).23

22
3.6 Analisis Data

Data diolah menggunakan komputer melalui program SPSS versi 16.

Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan uji Chi Square untuk

mengetahui hubungan antara kadar asam urat dengan tekanan darah.26

3.7 Alur Penelitian

Populasi

Sampel

Kadar Asam Urat Kadar Asam Urat

Normal Tinggi

Tekanan Darah

Uji Chi Square

Gambar 3.1. Alur Penelitian

23