Anda di halaman 1dari 16

MAKALAH TEKNOLOGI FARMASI

TABLET NITROGLISERIN

Oleh

M. FAUZAN

1410121221029

AKADEMI FARMASI DWI FARMA BUKITTINGGI

T.A 2017/2018
KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena dengan rahmat dan

karunia nya penulis dapat menyelesaikan makalah teknologi farmasi tentang obat angina

pectoris yaitu Nitrogliserin yang merupakan tugas dari mata kuliah teknologi farmasi

Kami sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah

wawasan serta pengetahuan kita mengenai obat nitrogliserin serta dampak yang di

timbulkan oleh obat tersebut.kami juga menyadari bahwa makalah ini banyak terdapat

kekurangan dan jauh dari kata sempurna ,oleh sebab itu penulis mengharapkan ada nya

kritik dan saran demi perbaikan makalah kedepan nya

Semoga makalah ini dapat di pahami bagi siapapun yang membaca nya.mohon

maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan kami mohon kritik

yang membangun

Bukittinggi , juni 2017

M. fauzan
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .......................................................................................................... 2

BAB I PENDAHULUAN .................................................................................................... 4

a. Latar belakang....................................................................................................................... 4
b. Tujuan ................................................................................................................................... 5
c. Alasan .................................................................................................................................. 5
d. Manfaat tablet ....................................................................................................................... 5

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ..........................................................................................

2.1 Data Preformulasi ................................................................................................................. 6

2,11.Rumus Kimia ................................................................................................................ 6

2.12Rumus Bangun ............................................................................................................... 6

2.13Rumus Molekul ............................................................................................................. 6

2.14.BM ................................................................................................................................ 6

2.15Kelarutan ........................................................................................................................ 6

2.2 Data Perlengkapan ................................................................................................................ 7


2.21 Farmakodinamika .......................................................................................................... 7

2.22Farmakokinetika ............................................................................................................ 7

2.23Formula yang direncanakan ........................................................................................... 7

2.24.Formula yang dipasarkan .............................................................................................. 8

2.25Formula yang standar .....................................................................................................

BAB III PEMBUATAN SEDIAN TABLET........................................................................

3.1 Formula lengkap ..................................................................................................................


3.2 Alasan Pemilihan bahan .......................................................................................................
3.3 Perhitungan beban .................................................................................................................
3.4 Cara Kerja .............................................................................................................................
3.5 Evaluasi Granul dan evaluasi tablet ......................................................................................

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN .............................................................................

BAB V PENUTUP ...............................................................................................................

5.1 Kesimpulan ...........................................................................................................................


5.2 Saran ....................................................................................................................................

DAFTAR PUSTAKA ..........................................................................................................


BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar belakang


Nitrogliserin merupakan sebuah vasodilator yang mudah menguap yang di

gunakan di bidang kesehatan sebagai obat untuk angina pectoris dan hipertensi,untuk

menghasilkan hipotensi yang terkontrol selama pembedahan dan untuk mengobati gagal

jantung

Angina pektoris adalah deskripsi dari sekumpulan gejala khas yang berkaitan

dengan iskemia miokard dan biasanya diakibatkan oleh penyempitan ateromatosa arteri

koroner. Gejala ini termasuk rasa terikat pada dada, biasanya retrosternal dan sering

menjalar ke lengan, dispresipitasi oleh aktivitas, dan membaik dengan istirahat serta

pemberian nitrat.

Angina pektoris terjadi dimulai dari arteri koroner yang mengalirkan darah ke

jantung. Dengan meningkatnya usia, plak ateromatosa secara progresif mempersempit

arteri, dan obstruksi pada aliran darah pada suatu saat bisa menjadi sangat parah. Pada

saat aktivitas meningkatkan konsumsi oksigen jantung, darah yang melalui arteri tidak

cukup untuk memberi darah pada jantung. Otot yang mengalami iskemia kemudian

memberikan gejala khasangina pektoris, kemungkinan karena produk-produk sisa yang

dilepaskan selama kontraksi otot tertumpuk dalam jaringan yang perfusinya buruk.
Obat nitrogliserin termasuk salah satu obat angina pectoris yang bekerja sebagai

vasodilator ia bekerja dengan relaksasi pembuluh darah sehingga jantun g tidak perlu

bekerja terlalu keras dank arena itu tidak membutuhkan oksigen yang banyak

1.2 tujuan pembuatan tablet

1. Untuk mengetahui indikasi dan efek samping yang di timbulkan oleh tablet

nitrogliserin

2. Memberi informasi tentang keuntungan dan kerugian sedian tablet

3. Member informasi tentang cara pembuatan tablet menggunakan granulasi basah

ataupun granulasi kering

4. Untuk mengetahui preformulasi sedian tablet yang baik dan benaR

1.3 .Alasan pembuatan sedian tablet

Alasan dalam pebuatan sedian tablet adalah karena masyarakat cendrung

menggunakan hal- hal yang instan selain mudah dan murah di gunakan tablet juga dapat

di buat dalam berbagai dosis dan juga secara umum sediaan tablet lebih banyak di sukai

karena bersih,praktis dan efesien

1.4 . manfaat pembuatan tablet

Untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pengobatan karena tablet

merupakan sediaan yang ongkos pembuatan nya paling rendah dan bentuk sediaan yang

mudah utuk di konsumsi karena hanya menggunakan segelas air


BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Data preformulasi

2.11.Rumus kimia
1,2,3-Propanatriol,trinitrat

2.12.Rumus bangun

2,13. Rumus molekul

C3H5N3O9

2.14. BM

227,09

2.15.Kelarutan

Kelarutan nitrogliserin sukar larut dalam air,larut dalam etanol,dalam carbon di

sulfide ,dalam aseton dan dalam etil eter


2.2 Data perlengkapan
2.21.Farmakodinamika

Nitrogliserin dan analognya adalah obat selektif yang tidak biasa, dalam dosis

terapeutik, kerjanya terutama pada sel-sel oto polos. Kerja lain yang berarti,dalam klinik

adalah pada agregasi trombosit. Mekanisme Kerja pada Otot Polos Nitrogliserin

tampaknya mengalami denitrasi, melepaskan ion nitrit bebas, disalam sel otot polos

seperti pada jaringan lain, oleh transfer aseglutation .

Suatu reaksi enzimatik lain yang tidak dikenal membebaskan nitrogen

oksida (NO) dari molekul obat induknya(parent drug molecule). NO adalah suatu

vasodilator yang jauh lebihpoten daripada nitrit, yang dirinya sendiri juga bisa

membebaskan NO. NO menyebabkan aktivasi guanilil siklase dan peningkatan

dalam siklik GMP, yang merupakan langkah pertama terjadinya relaksasi otot polos.

Produksi prostaglandin E atau prostasiklin bisa juga berperan dan tidak ada bukti yang

menunjukan bahwa reseptor otomotik terlibat dalam respon primer dalam nitrat

2.22.Farmakokinetik

Penggunaan nitrat organik sangat dpengaruhi oleh adanya nitrat reduktase organik

hati kapasitas tinggi yang memindahkan gugusan nitrat dari molekulinduknya dan

menginaktifkan obat tersebut. Oleh karena itu ketesediaan hayati dari nitrat organik oral

tradisional (nitrogliserin) adalah sangat rendah (kurang dari 10-20%). Oleh karena itu,
pemberian sublingual yang menghindari efek first pass, lebih disenangi untuk

mencapai kadar rendah terapeutik secara cepat.

Nitrogliserin diabsorpsi secara efisien melalui cara sublingual ini dan mencapai

konsetrasi darah terapeutik dalam waktu beberapa menit. Namun dosis total yang harus

diberikan pada cara ini harus dibatasi untuk mencegah efek yang berlebihan oleh karena

itu, lamanya efek adalah sangat singkat (15-30 menit). Bila diperlukan masa kerja yang

lebih panjang, dapat diberikan preparat oral yang mengandung sejumlah obat yang

cukup untuk menghasilkan kadar darah sistemik panjang dari obat atau metabolit aktif.

Cara pemberian nitrogliserin tersedia yang lain meliputi cara transdermal atau

absorpsi bukal dari preparat lepas lambat seperti yang dijelaskan di bawah. Amil nitrit

dan nitrit lainnya adalah cairan yang sangat mudah menguap, Amil nitrit tersedia dalam

ampul gelas mudah pecah yang dikemas dalam suatu kain pelindung. Ampul tersebut

dapat dipecahkan dengan jari, menghasilkan pelepasan uap yang dapt dihisap

melalui kain pembungkus.

Cara inalasi tersebut memberikan absorpsi yang sangat cepat dan, seperti

pemberian sub lingual, menghindari efek first pass hati. Setelah diabsorpsi, senyawa

nirat yang tidak diubah mempunyai waktu paruh hanya 2-8 menit.

Sebagian metabolit denitrasinya mempunyai waktu paruh yang lebih panjang

sampai 3 jam. Dari metabolit nitrogliserin (dua dinitrogliserin dan dua benuk

mononitro), yang merupakan derivat dinitro memiliki efikasi vasodilator yang

berati; mungkin memberikan sebagian besar efek terapeutik


2.2.3 Formula yang di rencanakan

R/ NITROGLISERIN 150 mg

Laktosa (x) mg

Amylum 10%

Pasta pati 10% 20%

F.D yellow 1%

Pati 5%

Talcum 3%

m.g stearat 1%

bobot 1 tab 500 mg

jumlah 1 batch 20 tab

Nama generic : Nitrogliserin

Sedian : tablet sublingual 0,3mg , 0,4mg , 0,6 mg

Tablet oral 150mg

2.2.4. formula yang ada di pasaran

1. Nitrodisc
2. Nitrostat
3. Nitroderm
4. Minitran
5. Nitradisc
BAB III
Pembuatan Sediaan

3.1 Formula Lengkap


R/ Nitrogliserin 150 mg
Laktosa (x) mg
Amylum 10 %
Pasta Pati 10% 20 %
F.D yellow No. 5 0,1 %
Pati 5%
Talk 2%
Mg. stearat 1%
Bobot 1 tablet = 500mg
Jumlah 1 batch = 20 tablet

3.2 Penimbangan Bahan


92
Fase Dalam = 500 = 460
100

Nitrogliserin = 150 mg x 20 tab = 3000 mg


Laktosa = 460 mg (150 mg + 50 mg + 10 mg + 0,5 mg)
= 249,5mg x 20 tab = 4990mg = 4,99 gr
10
Amylum = 100 500 = 50 20 = 1000
20
Pasta Pati = 100 500 = 100 20 = 2000
10
Pati = 100 100 = 10 20 = 200
0,1
F.D Yellow No.5 = 500 = 0,5 20 = 10
100

Fase luar
5
Pati = 100 500 = 25 20 = 500
2
Talk = 100 500 = 10 20 = 200
1
Mg stearat = 100 500 = 5 20 = 100
3.3 Cara Kerja
Haluskan Nitrogliserin dan sebagian fase dalam
Buat pasta pati
Timbang amylum 50 mg, tambahkan air 1 ml, panaskan diatas waterbat hingga
kental dan bentuk lem.
Campurkan sedikit-sedikit pasta pati tersebut ke fase dalam sampai terbentuk
massa yang bisa dikepal.
Ayak dengan pengayak 6-12 mesh
Masukkan kedalam oven.
Campurkan fase dalam dengan fase luar dengan alat homogenizer
Ayak dengan pengayak 60-80 mesh
Buat granul
Lakukan evaluasi granul dengan cara (masukan semua granul kedalam corong
yang ujung corong sudah dialas dengan karton tebal untuk menahan granul, lalu
lepaskan alas secara perlahan hingga terbentuk tumpukan granul. Hitung tinggi
dan diameternya)
Timbang semua bobot total semua bahan, bagi sebanyak jumlah batch
Lakukan pencetakkan tablet

3.4 Evaluasi granul

Evaluasi Granul
Diketahui :
h = 0,5cm
d1 = 3,5 cm
d2 = 3 cm
3,5+3
dtotal = 2 = 3,25
3,25
r = = = 1,625 =
2 2
0,5
= = = 0,308
1,625
= 17 ( )
BAB IV

Hasil dan Pembahasan

a. Hasil
Pembuatan tablet Nitrogliserin dengan metode granulasi basah sangat baik, didapat
hasil 0,308

b. Pembahasan
Pada praktikum pembuatan tablet ini menggunakan bahan-bahan :
Zat aktif : Nitrogliserin
Zat tambahan
a. Bahan Penghancur dalam : Amylum kering
b. Bahan Pengisi : Laktosa
c. Bahan Penghancur luar : Amylum kering
d. Lubrikan : Mg stearat
e. Glidan : Talk
Metode yang digunakan dalam pembuatan tablet adalah granulasi basah. Dimana
zat aktif dan zat tambahan dibasahi dengan cairan granulasi. Granul dibentuk dengan
cara melewatkan massa yang basah melalui ayakan mesh 16 kemudian dikeringkan
dalam oven suhu 40 500C. Massa granul yang kering diayak kembali dengan ayakan
mesh 18 dan selanjutnya dicetak.
Dalam pembuatan tablet hal pertama yang dilakukan adalah pencampuran Fase
dalam yang terdiri Zat aktif dan zat tambahan fase dalam pengisi, penghancur dalam,
dan pengikat. Setelah fase dalam jadi kemudian ditambahkan fase luar yang terdiri dari
penghancur luar, lubrikan dan glidan. Fase dalam dan fase luar dicampurkan menjadi
satu dalam kantong plastik baru kemudian dicetak.

Sebelum tablet dicetak harus dilakukan terlebih dahulu uji granul. Uji grarnul
yang dilakukan yaitu :
Masukkan bahan yang telah homogen kedalam corong yang sudah ditutup bagian
bawahnya dengan karton, kemudian geser karton secara perlahan sehingga bahan turun
ke HVS yang disediakan d bawah corong hingga membentuk gundukan, hitung tinggi
dan jari-jari.
Evaluasi Granul
Diketahui :
h = 0,5cm
d1 = 3,5 cm
d2 = 3 cm
3,5+3
dtotal = 2 = 3,25
3,25
r = = = 1,625 =
2 2
0,5
= = = 0,308
1,625
= 17 ( )
BAB V

4.1 Kesimpulan
Nitrogliserin digunakan untuk menangani gejala nyeri dada (angina). Angia
merupakan rasa nyeri atau tidak nyaman didada yang terjadi saat jantung anda tidak
mendapatkan suplai oksigen yag memadai. Rasa yang diami biasanya seperti ditekan
beban berat dan dapat dirasakn di area dada, leher, lengan kiri, bahkan rahang bawah.
Nitrigliserin sendiri merupakan obat yang termasuk golongan vasodilator. Yang
berarti obat ini bekerja dengan cara memperlebar pembuluh darah.

4.2 saran
Jangan menggunakan obat ini tampa anjuran dokter, dan jika dokter meresepkan
obat ini pada ada maka bawalah kemanapun anda pergi, duduk atau berbaringlah jika
anda mengosumsi obat ini untuk menghindari jatuhakibat pusing atau pingsa setelah
mengosumsi obat ini.
Daftar Pustaka

1. Oerlikon-Buhzle, AG. Zurich, Oerlikon Pocket Book. 1981.

2. P. Naoum, Nitroglycerine and Nitroglycerine Explosives. Bailliere Tindll and Coy. London.
1928.

3. S.F. Sazner, Propellant Chemistry. 1966.

4. R.T. Holzman, Chemical Rochet. Mercel Dekker, London. 1969.

5. Propellant Manufacture, Hazard and Testing. American Sociaty. Washington DC.1969.

6. T. Urbanski, Chemistry and Technology of Explosives, Vol. III, Perganion. Press, Warzawa.
1972.

7. J. Yinon., The Analysis of Explosives, ed. 2, Israel, 1974.

8. A.B.B. Noberkut., Analytical Methods for Power and Explosives, Sweden. 1974.

9. T.L. Davis, The Chemistry of Power and Explosive. Jhon Wiley & Sons, Inc. 1943.

10. Lejerena Hiller Jr. Roffe., H. Heber., Sifat-sifat Kimia Organik. 1994, hal.59.

11. A.C.Milbraham dan M.S. Hatta, Pengantar Kimia Organik dan Hayati.1994, hal.156.

12. W.O. Faye, Prinsip-prinsip Kimia Medisinal, 1995, hal. 792.

13. G.T. Austin. Chemical Proses Industry, Fifth edition, Mc Graw Hill, Singapore.