Anda di halaman 1dari 13

STATUS KEDOKTERAN KELUARGA

METABOLIK

Disusun oleh:

Hikmatul Maghfiroh 201320401011119

Pembimbing

dr. Rubayat Indradi

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

FAKULTAS KEDOKTERAN

SMF KEDOKTERAN KELUARGA, INDUSTRI & KEISLAMAN (KKI-I)

RUMAH SAKIT UMUM MUHAMMADIYAH PONOROGO

2015
STATUS KEDOKTERAN KELUARGA

I. IDENTITAS
A. PENDERITA
1. Nama (Inisial) : Ny. W
2. Umur : 60 thn
3. Jenis Kelamin : Wanita
4. Agama : Islam
5. Pekerjaan : Pedagang (Cathering)
8. Pendidikan terakhir : SLTA
9. Alamat lengkap : Temon, Sawoo, Kab. Ponorogo

B. PASANGAN (Bila sudah menikah atau sudah pernah menikah)


1. Nama (Inisial) : Tn. S (Meninggal)
2. Umur : 65 tahun
3. Jenis Kelamin : Laki - laki
4. Agama : Islam
5. Pekerjaan : Pedagang
6. Status Perkawinan : Menikah
7. Jumlah Anak : 2 orang
8. Pendidikan terakhir : SLTA
9. Alamat lengkap : Temon, Sawoo, Kab. Ponorogo

2
C. GENOGRAM( 2 generasi)

Tn. P Ny.Y Tn.A


Ny.
U

Tn. S
Ny.
W

Tn.K Ny. Ny.I Tn.G


Y

3
Hubungan
Nama Pekerjaan Status Perkawinan Keterangan Domisili Serumah
No Sex Usia Keluarga (S, I,
(Inisial) (deskripsi lengkap) (TK, K, J, D)
AK, AA)
Ya Tdk
1 Tn. P L 85 Petani S K - +
2 Ny. Y P 85 Petani I K - +
3 Ny. W P 60 Pedagang AK K + -
4 Ny. U P 85 IRT I K - +
5 Tn. A L 85 Petani S K - +
6 Tn. S L 65 Pegawai Swasta AK K +
-
7 Ny. Y P 38 Pegawai Swasta AK K - +
8 Tn. K L 40 Pegawai Swasta Menantu K - +
9 Ny. I P 35 Pegawai Swasta AK K + -
10 Tn. G L 37 Pegawai Swasta Menantu K + -

4
II. DATA DASAR KESEHATAN
A. STATUS MEDIS/KLINIS
Identitas
No Status Present
(Inisial)
1 Ny. S KU: Panas badan

RPS:

Panas sejak 10 hari yang lalu, panas naik turun, panas

turun setelah pasien minum obat penurun panas tapi setelah

itu panas tinggi lagi.

Mual (+), muntah (+) sebanyak 2 kali sesaat sebelum

pasien datang ke IGD, muntah berupa cairan berwarna

jernih kekuningan, ampas (-), darah (-), nafsu makan turun,

nyeri kepala (+) sejak 1 hari ini, nyeri perut (+) mata kabur

(-). BAB dan BAK dbn

RPD: HT disangkal, DM disangkal, alergi (-)

RPK: Ibu pasien DM

Pemeriksaan Fisik :

Keadaan Umum : Baik, GCS 456

Vital Sign : TD : 130/80 mmHg, Nadi : 96x/menit, RR : 18x/menit,

Temp: 39oC

Kepala/Leher: A - / I - / C- / D-

Thoraks:

- Inspeksi: Bentuk dada normal, Gerak nafas simetris.

- Palpasi: Gerak nafas simetris, Fremitus simetris.

- Perkusi: Sonor +/+

- Auskultasi: Bronkovesikular +/+, Rhonki -/-, Wheezing -/-

Cor: S1S2 tunggal, murmur (-), gallop (-)

5
Abdomen:

- Inspeksi: Bentuk abdomen normal.

- Palpasi: Soepel (+), hepatosplenomegali (-), Nyeri tekan (-).

- Perkusi: Tymphani (+)

- Auskultasi: Bising usus (+) kesan normal

Ekstremitas: akral hangat seluruh ekstremitas, edema (-)

GDA : 349 mg/dL

B. STATUS UPAYA KESEHATAN & PERILAKU KESEHATAN


UPAYA & PERILAKU KESEHATAN
KETERANGAN
NO KOMPONEN URAIAN UPAYA & PERILAKU (RASIONAL ATAU
IRRASIONAL)
1 Promotif Ny. W : Pasien jarang mengikuti posyandu Rasional
lansia yang diadakan oleh puskesmas
setempat.
2 Preventif Melakukan pengecekan gula darah acak dan Rasional
puasa setiap bulan dan HbA1c tiap 3 bulan
sekali.
3 Kuratif Mengontrol gula darah dengan minum obat- Rasional
obat anti diabetes

4 Rehabilitatif - -

STATUS SOSIAL
NO KOMPONEN KETERANGAN (Deskripsikann dengan lengkap dan jelas)
1 Aktifitas sehari- Ny. W
hari Ibadah: Selalu melakukan ibadah di rumah
Sehari-hari bangun jam 04.30 untuk sholat Subuh, setelah sholat
pasien melakukan pekerjaan rumah semampunya seperti bersih-
bersih rumah setelah itu memasak untuk cathering.
Rekreasi: satu minggu sekali pergi ke rumah anak dan kadang-
kadang diajak rekreasi.
Sosial kemasyarakatan: komunikasi kepada tetangga sekitar rumah.
2 Status Gizi Ny.W
Makan 3x/hari dengan menu nasi putih, lengkap dengan lauk dan
sayur, serta bervariasi tiap harinya.
Kebiasaan makan : makan di rumah
Kesesuaian waktu makan : sesuai waktu

6
Selera makan : suka makanan manis
Konsumsi makanan tertentu : suka makanan sayur yang bersantan
Alergi makanan : tidak
Makanan yang dihindari selama ini : tidak ada
Lain-lain : tidak ada
3 Pekerjaan
Ny. W : Memasak untuk cathering
4 Jaminan Ny. W : Tidak ada
Kesehatan

C. STATUS FAKTOR RESIKO LINGKUNGAN


Fisik, Biologi, Kimia, Sosial, Budaya, Psikologis, Ekonomi, Ergonomi, Dll
No Komponen Lingkungan Keterangan
1 FISIK
Perumahan & fasilitas Milik sendiri
Luas bangunan 15x20 meter
Luas lantai 13x17 meter
Jenis dinding terbanyak Tembok
Jenis lantai terluas Keramik
Sumber penerangan utama Listrik
Perbandingan ventilasi Ventilasi cukup
Pencahayaan Sudah memadai
Sarana MCK Pribadi terdapat 1 MCK 1 septictank
Jarak sumur dengan kakus 7 meter
2. BIOLOGI
Pemeliharaan hewan Tidak ada
3. KIMIA
SPAL Selokan
Sumber air minum Air Sumur
ERGONOMI -
SOSIAL-BUDAYA
No. Komponen Lingkungan Keterangan
1. Sosial Komunikasi dengan keluarga baik
2 Budaya Hubungan dengan masyarakat sekitar baik
EKONOMI
No. Komponen Keterangan
1 Luas tanah / rumah, status Luas tanah 15x20 m. luas rumah 13x17 meter.
kepemilikan Status kepemilikan milik sendiri.
2 Fasilitas & pemilikan barang rumah Perabot rumah tangga milik pribadi
tangga
3 Tingkat pendapatan keluarga :
a. Penghasilan utama (asal, a. Penghasilan pasien Rp. 1.500.000
besaran & keajegan) 2.000.000
b. Penghasilan tambahan (asal,
besaran & keajegan) b.
c. Penghasilan lain (asal &

7
besaran) c. Pemberian dari anak lain yang berbeda rumah
Rp.500.000 - 1.000.000
4. Pengeluaran rata-rata tiap bulan :
a. Bahan makanan:
1) Beras 1. Rp. 250.000
2) Lauk-pauk 2. Rp. 350.000
3) Buah 3. Rp. 100.000
4) Lain-lain (kopi, gula, teh, air 4. Rp. 100.000
galon dll)
b. Diluar bahan makanan:
1) Listrik 1. Rp. 100.000
2) Air 2. -
3) Telekomunikasi 3. Rp.50.000
4) Transportasi 4. Rp.100.000
5) Kesehatan 5. Rp. 50.000
6) Sosial 6. Rp. 100.000
7) Pakaian 7. Rp. 100.000
Lain-lain
PSIKOLOGI
1. - -

III. DIAGNOSIS HOLISTIK

Ny. S

a. Aspek 1:
- Panas
- Lemas dan tidak mau makan

8
-Ingin kondisi tubuhnya segera membaik
b. Aspek 2:
- DM tipe II
- Sepsis
c. Aspek 3:
- Ibu pasien memiliki riwayat DM
d. Aspek 4:
- Dukungan keluarga tentang kesehatan pasien sangat baik
- Keadaan ekonomi cukup
- Kurangnya promosi kesehatan
e. Aspek 5:
- Social function scale 1

9
IV. PENATALAKSANAAN KOMPREHENSIF:
Ny. S, 63 tahun

ASPEK URAIAN MASALAH PENATALAKSANAAN KOMPREHENSIF (OPERASIONAL)


Personal: Panas sejak 10 hari yang lalu, Promotif - Menjelaskan kepada pasien dan keluarga bahwa
- Panas
sakit yang diderita pasien adalah jenis penyakit
- Lemas dan tidak mau panas naik turun, panas turun
seumur hidup dimana pasien harus kontrol rutin
makan
setelah pasien minum obat
- Ingin kondisi tubuhnya dan minum obat setiap hari secara teratur, dan
segera membaik penurun panas tapi setelah itu menjaga pola makan dan pola hidup sehat agar
tidak terjadi komplikasi.
panas tinggi lagi.
- Menjelaskan kepada pasien bahwa terdapat
Mual (+), muntah(+) sebanyak banyak komplikasi dari penyakit diabetes melitus
2 kali sesaat sebelum pasien (misal : luka susah sembuh dan mudah menjadi
borok, gangguan pada penglihatan, kesemutan,
datang ke IGD, muntah berupa
mati rasa pada tangan dan kaki, infeksi)
cairan berwarna jernih - Melanjutkan kegiatan olah raga sehari-harinya
kekuningan, ampas (-), darah - Rutin kontrol ke dokter
Preventif - Makan makanan yang rendah gula dan
(-), nafsu makan turun, nyeri mengurangi makanan berlemak, bersantan, pedas
dan masam.
kepala (+) sejak 1 hari ini, - Minum obat secara teratur dan menggunakan alas
kaki untuk menghindari luka pada kaki.
Kuratif -

10
ASPEK URAIAN MASALAH PENATALAKSANAAN KOMPREHENSIF (OPERASIONAL)
nyeri perut (+) mata kabur (-). Rehabilitatif Istirahat yang cukup

BAB dan BAK dbn


Klinis: Panas sejak 10 hari yang lalu, Promotif Mengikuti kegiatan penyuluhan di posyandu lansia
Clinical diagnosis: terutama tentang DM
- DM tipe II panas naik turun, panas turun Preventif -Diet untuk DM yaitu membatasi karbohidrat
- Sepsis
seperti: nasi, bubur, roti, singkong, ubi, sagu,
setelah pasien minum obat
gandum, ketan, makaroni dan menghindari
penurun panas tapi setelah itu
makanan dan minmn yang manis, buah yang manis
panas tinggi lagi. dan diawetkan: durian, nangka, kurma, manisan
buah
Mual (+), muntah(+) - Melakukan cek gula darah rutin setiap bulan
sebanyak 2 kali sesaat sebelum -Melakukan olah raga ringan dengan jalan-jalan
pasien datang ke IGD, muntah ataupun gerakan-gerakan yang ringan seperti
berupa cairan berwarna jernih gerakan pelemasan otot-otot sesuai kemampuan
kekuningan, ampas (-), darah pasien kurang lebih 30 menit dalam sehari.
(-), nafsu makan turun, nyeri
Kuratif Metformin 3x500mg
kepala (+) sejak 1 hari ini, Inj. Novorapid 2 x 4 unit SC
nyeri perut (+) mata kabur (-). Ranitidin 2x150mg
Rutin kontrol ke dokter
BAB dan BAK dbn Rehabilitatif -Istirahat yang cukup

Internal: Promotif Mengikuti kegiatan penyuluhan di posyandu lansia


-Pola makan terutama tentang DM

11
ASPEK URAIAN MASALAH PENATALAKSANAAN KOMPREHENSIF (OPERASIONAL)
Pola makan teratur tetapi pasien Preventif -Diet rendah gula serta menghindari makanan
sering mengkonsumsi makanan berlemak dan bersantan.
- Meningkatkan kesadaran akan bahaya komplikasi
yang manis dan bersantan.
penyakit yang dideritanya dengan rutin kontrol gula
darah dan minum obat secara teratur
Kuratif -
Rehabilitatif -

Eksternal: Pasien jarang mengikuti Promotif -Mengikuti kegiatan penyuluhan di puskesmas


- Kurangnya promosi
penyuluhan dan pemeriksaan terutama tentang DM.
kesehatan Preventif -Petugas kesehatan hendaknya lebih aktif &kreatif
kesehatan di posyandu lansia
dalam kegiatan promosi kesehatan, misalnya
penyuluhan menggunakan pamflet, brosur, maupun
poster tentang DM tipe II .
Kuratif -
Rehabilitatif -
Fungsi Sosial Pasien tidak memiliki Promotif -
Social function scale:
ketergantungan mutlak dengan
Tingkat 1 Preventif -
orang lain. Pasien masih
Kuratif -

12
ASPEK URAIAN MASALAH PENATALAKSANAAN KOMPREHENSIF (OPERASIONAL)
Rehabilitatif -

mampu untuk melakukan


sendiri semua aktivitas sehari-
hari, baik aktivitas dasar
maupun aktivitas lainnya.

13