Anda di halaman 1dari 3

Plasmolisis adalah kondisi dimana suatu sel tumbuhan diletakkan dalam larutan sukrosa yang

terkonsentrasi 9hipertonik) akibat cairan yan ada di dalam sel keluar dari sel sehingga tekanan sel akan
terus berkembang sampai di suatu titik dimana membrane terlepas dari dinding sel.

Plasmolisis adalah peristiwa terlepasnya protoplasma dari dinding sel karena sel berada dalam larutan
hipertonik. Plasmosis dapat memberikan gambaran untuk menentukan besarnya nilai osmosis sebuah sel.
Jika sel tumbuhan ditempatkan dalam larutan yang hipertonik terhadap cairan selnya , maka air akan
keluar dari sel tersebut sehingga plasma akan menyusut. Bila halini berlangsung terus menerus, maka
plasma akan terlepas dari dinding sel disebut plasmolisis. Jika sel tumbuhan, misalnya sel spirogyra
diletakkan dalam larutan yang dipertonik terhadap sitosol sel tersebut, maka air yang berada dalam
vakuola menembus ke luar sel. Akibatnya protoplasma mengkerut dan terlepas dari dinding sel.
Terlepasnya protoplasma dari dinding sel disebut plasmolisis. (Anonim, 2009:3).

Daun Rhoeo discolor (Gembong Tjitrosoepono, 2010:225:7)


Regnum : Plantae
Divis : Spermatophyta
Sub Divisi : Angiospermae
Class : Mono cotyledoneae
Subclass : -
Ordo : Bromeleales
Family : Brome
Genus : Rhoeo
Spesies : Rhoeo discolor
Kegunaan : Sebagai sampel
Sel bawang merah yang telah kami teliti mempunyai bentuk kotak-kotak yang rapi. Hal ini dikarenakan
sel tumbuhan mempunyai dinding sel di luar membrannya sehingga susunan sel-selnya rapi bila kita
lihat melalui mikroskop.

Plasmolisis

Medium Gambar Keadaan sel Keterangan

Air Warna ungu nampak Rhoeo


penuh dan merata. discolor ditetesi
dengan air, sel
tumbuhan dalam
keadaan hipertonis.

Larutan Warna ungu menjadi Rhoeo


Gula tidak merata, discolor setelah
10% mengumpul di pergantian medium
tengah atau tepi, menjadi larutan gula
menunjukkan 10%, sel tumbuhan
adanya pelepasan dalam keadaan
membran sel dari hipotonis, sehingga
dinding sel. terjadi plasmolisis.
Sel Rhoeo discolor setelah ditetesi air warna ungunya penuh. Hal ini terjadi karena sel tumbuhan
berada di larutan hipotonis, sehingga sitoplasma sel tumbuhan menjadi mengembung. Maka warna
ungu pada sitoplasma memenuhi sel.

Sel Rhoeo discolor setelah ditetesi larutan gula 10% warna ungunya tinggal sedikit. Hal ini terjadi
karena larutan gula 10% memiliki konsentrasi yang lebih tinggi dibandingkan dengan konsentrasi cairan
dalam sel tumbuhan. Sehingga cairan dalam sel keluar dan sel menyusut. Kemudian warna ungunya
menjadi sangat sedikit dan berada di tengah-tengah.