Anda di halaman 1dari 8

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Uji pendahuluan terhadap komponen kimia bahan alam bertujuan untuk

mempermudah dalam pengerjaan isolasi . Senyawa kimia yang berkhasiat sebagai

obat yang terdapat dalam bahan alam antara lain : Alkaloid,

steroid,saponin,flavanoid,minyak atsiri dan glikosida.

Pengisolasian dan pemurnian senyawa aktif biologi makin menentukan .

Ini karena kemajuan yang cepat dalam metode spektroskopi dan kristalografi sinar

X telah mengakibatkan penentuan struktur menjadi tahap yang agak rutin. Metode

kromatografi juga telah berkembang dengan sangat pesat,tetapi pemilihan metode

kromatografi,penyangga kolom,ukuran partkel,fase balik atau fase normal,pelarut

tidak pernah bersifat rutin. Bukan hal yang berlebihan jika kita mengatakan bahwa

sering kali keberhasilan atau kegagalan penelitian menyangkut senyawa bioaktif

hanya bergantung pada apakah kita berhasil pada isolasi,terutama jika senyawa itu

sangat sedikit atau tidak stabil. Dengan meningkatnya minat pada tumbuhan dan

senyawa yang berasal dari tumbuhan, kita harus menggunakan berbagai cara

kromatografi untuk mengisolasi senyawa murni pada skala mg sampai skala gram

untuk telaah struktur,uji biologi,uji farmakologi,senyawa pembanding dan

senyawa baku untuk penentuan kuantitatif. Jika kita menyadari bahwa tumbuhan

dapat mengandung beribu-ribu kandungan kimia,pemilihan cara kromatografi ini

menjadi sangat penting. ( K.Hostettmann,dkk.1995).

1
B. Rumusan Masalah

1. Kromatografi Sentrifugal

2. keuntungan dan kekurangan cromatotron

3. Pembuatan plat kaca

4. Faktor pertimbangan

C. Tujuan

1. Mengetahui tentang Kromatografi Sentrifugal

2. Menetahui kelebihan dan kekurangan cromatotron

3. Mengetahui cara kerja pembuatan plat kaca

4. Untuk mengetahui Faktor pertimbangan dalam kromatografi cromatotron

2
BAB II

PEMBAHASAN

A. Kromatografi Sentrifugal

Salah satu kromatografi sentrifugal yang paling efektif digunakan dalam

pemisahan senyawa alam adalah kromatotron. Kromatografi kromatotron

merupakan pengembangan dari kromatografi lapis tipis yang prinsipnya sama

dengan kromatografi biasa ( Penuntun pratikum ,2016 )

Kromatotron Kromatografi digunakan pada beberapa teknik pemisahan

berdasarkan pada migration medium yang berbeda, yaitu distribusinya terhadap

fase diam dan fase gerak. Terdapat 3 hal yang wajib ada pada teknik ini, yang

pertama yaitu harus terdapat medium perpindahan tempat, yaitu tempat terjadinya

pemisahan. Kedua harus terdapat gaya dorong agar spesies dapat berpisah

sepanjang migration medium. Ketiga harus terdapat gaya tolakan selektif. Gaya

yang terakhir ini dapat menyebabkan pemisahan dari bahan kimia yang

dipertimbangkan (Sienko et al., 1984).

Kromatotron memiliki prinsip sama seperti kromatografi klasik dengan

aliran fase gerak yang dipercepat oleh gaya sentrifugal. Kromatografi jenis ini

menggunakan rotor yang dimiringkan dan terdapat dalam ruang tertutup oleh plat

kaca kuarsa, sedangkan lapisan penyerapnya berupa plat kaca yang dilapisi oleh

silika gel. Plat tersebut dipasang pada motor listrik dan diputar dengan kecepatan

800 rpm. Pelarut pengelusi dimasukkan kebagian tengah pelarut melalui pompa

torak sehingga dapat mengalir dan merambat melalui lapis tipis karena gaya

sentrifugal. Untuk mengetahui jalannya proses elusi dimonitor dengan lampu UV.

3
Gas nitrogen dialirkan kedalam ruang plat untuk mencegah pengembunan pelarut

pengelusi dan mencegah oksidasi sampel. Pemasukan sampel itu diikuti dengan

pengelusian menghasilkan pita-pita komponen berupa lingkaran sepusat. Pada

tepi plat, pita-pita akan terputar keluar dengan gaya sentrifugal dan di tampung

dalam botol fraksi, diidentifikasi dengan KLT (Hostettmann et al., 1995).

B. Keuntungan dan kerugian ( Hostettmann et al., 1995).

Keuntungan :

1. Cara kerja sederhana

2. Cepat pemisahan biasanya selesai dalam 30 menit

3. Pemakain pelarut tidak boros

4. Rotor yang sudah dilapisi dapat diregerasi

5. Pencemar yang terekstraksi dari penjerap lebih sedikit dari pada yang

terekstraksi pada KLT Preparatif

6. Penotolan cuplikan mudah

7. Dapat dilakukan pengembangan landaian bertahap

8. Kemungkinan oksidasi senyawa yang peka lebih kecil dari pada KLT Prepratif

9. Perolehan kembali senyawa yang dipisah lebih besar dari pada KLT Preparatif.

Kerugian :

1. Fase diam dapat dipilih terbatas

2. Rotor yang dilapisi tidak dapat dalam perdagangan

3. Daya pisah terbatas

4. Cara pendeteksian terbatas

5. Sistem pengumpulan tercemari

4
C. Pembuatan plat kaca

Pembuatan plat kaca dilakukan dengan mencampurkan silika gel dan

aquades dingin sesuai dengan perbandingan yang telah ditentukan. Bubur tersebut

diratakan pada plat kaca, pada bagian pinggir atau tepi plat diberi selotip agar

bubur silika gel tidak tumpah kemudian bubur diratakan dengan suatu alat dengan

cara memutar plat pada satu arah secara perlahan. Setelah plat selesai dibuat, plat

dapat dikeringkan selama kurang lebih 24 jam atau dapat dikeringkan pada oven

dengan suhu 600 C 700C ( Reposturi universitas of Riau 2013 )

Plat kromatografi radial telah dibuat dipasang pada poros listrik dan

diputar pada 800 rpm. Ketebalan fasa diam 1-4 mm dan sampel yang dapat

dipisahkan sebanyak 0,1-1 g. Pada awal pemisahan pelarut yang digunakan mulai

dari kepolaran rendah kemudian ditingkatkan kepolaran secara bergradien. Rotor

terdapat dalam ruang yang tertutup dengan plat kaca kuarsa. Penutup ini

memungkinkan kita mengamati bercak tak berwarna tetapi dapat menyerap sinar

UV dengan memakai lampu UV. Hasil pemisahan kromatografi radial ditampung

di dalam vial (Reposturi universitas of Riau 2013).

D. Faktor pertimbangan

Ada 2 faktor yang dipertimbangkan dalam sentrifugal TLC: laju fase gerak

dan laju rotasi .

a. Laju fase gerak

Seiring dengan resolusi, waktu pemisahan tergantung dari tingkat fase gerak

mengalir. Tingkat aliran tinggi mempercepat proses pemisahan tetapi

membutuhkan volume yang lebih besar dari pelarut .

5
b. Laju rotasi

Laju elusi serta faktor pemisahan tergantung dari tingkat rotasi dari sistem

kromatografi . Itu pemisahan maksium resolusi dicapai pada tingkat rendah rotasi

sistem kromatografi . Resolusi tertinggi dapat diperoleh pada laju alir mengengah

dan kecepatan putaran. (Reposturi universitas of Riau 2013).

Sampel yang akan digunakan dipisahkan sebagai larutan, dekat pusat disk yang

berputar dilapisi dengan penyerap lapisan tipis. Elusi denganbentuk pelarut

melingkar band dari komponen terpisah yang berputar keluar dari tepi rotor bersama-

sama dengan pelarut. S e b u a h s i s t e m pengumpulan baru membawa eluat ke sebuah

tabung yang diluar. (Asian Journal of pharmacy and life science 2011 )

Fase stasioner digunakan adalah penyerap dilapisi sebagai lapisan tipis

pada rotor yang digerakkan oleh motor. Sampel solusi untuk menjadi dipisahkan

diterapkan pada rotor melalui inlet dan sumbu. Pada saat elusi dilakukan dengan

menggunakan fase gerak, band konsentris zat terpisah terbentuk. Seperti

pembangunan berlangsung, band konsentris zat dipisahkan datang ke tepi rotor

dan meninggalkan rotor. Saluran mengumpulkan eluat dan membawanya

ketabung keluaran. Berbagai komponen instrumentasi termasuk wadah utama,

pompa pelarut, rotor, tutup teflon, sumbu dan pembuluh koleksi (Journal of

Pharmacognosy and Phytochemistry, 2015):

6
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

Kromatotron adalah suatu alat kromatografi yang digunakan untuk

memisahkan komponen-komponen kimia yang ada dalam suatu sampel

menggunakan gaya sentrifugal dengan kecepatan 800 rpm.

Prinsip metode ini dengan pemisahan komponen kimia yang

berdasarkan prinsip partisi dan adsorbsi, komponen kimia bergerak berdasarkan

perbedaan kelarutan dan kepolaran tiap-tiap komponen dalam sampel.

7
DAFTAR PUSTAKA

Repostury universitas of Riau 2013.perpustakaan universitas Riau, Varsha

Agrawal Et. Al.2015. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry,

Centrifugally Accelerated Thin Layer.

H0stettmann,dkk.1995. Cara kromatografi preparatif .penerbit : ITB Bandung )

Asian journal of pharmacy and life science Naval kurkarni Et al, 2011,

Centrifugal Thin Layer Chromatography . Diakses pada tanggal 8 April

2015