Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN PERPUSTAKAAN

SMP NEGERI 11 MALANG

P E M E R I N TA H K O TA M A LA N G
DINAS PENDIDIKAN
SMP NEGERI 11
(PUBLIC JUNIOR HIGH SCHOOL)
TERAKREDITASI A
NSS ; 201056104057 / NPSN ; 20533783
Jl.Piranha Atas No.185 Malang Telp. 0341494086, Fax : 0341-419919,Kode Pos 65142
web : www.smpn11-mlg.sch.co.id , e-mail : smpn11malang@yahoo.co.id

0
I. PENDAHULUAN
1. Rasional (Kondisi ideal dan kondisi nyata Perpustakaan)
Perkembangan perpustakaan tidak dapat dipisahkan dari sejarah peradaban manusia,

karena perpustakaan merupakan produk manusia. Untuk berabad-abad bahkan beribu tahun

lamanya perpustakaan telah menjadi repository dari informasi tertulis dan menjadi simbol

yang kuat terhadap peradaban ataupun intelektualitas yang telah dicapai oleh manusia.

Perkembangan perpustakaan juga sangat terkait dengan perkembangan masyarakat. Kondisi

yang mempengaruhi perkembangan masyarakat mempengaruhi perkembangan

perpustakaan. Dengan kata lain, perpustakaan mencerminkan kebutuhan sosial, ekonomi,

kultural, dan pendidikan suatu masyarakat.


Perkembangan pemanfaatan perpustakaan sekolah sebagai pusat sumber belajar,

menuntut para pustakawannya untuk mengembangkan ketrampilan di segala bidang ilmu

pengetahuan dengan melakukan beberapa kompetensi antara lain: tidak gagap IT, terbiasa

menggunakan IT, meng-update informaasi terbaru, berpikir kreatif dan solutif, serta

memahami bahasa Inggris. Semua itu akan terlaksana apabila pustakawan diberi kesempatan

dan dukungan, serta dilibatkan pada kegiatan-kegiatan bersama guru, karena pustakawan

sekolah juga menangani/memberi bimbingan belajar kepada para siswa dari tingkat rendah

yakni Taman Kanak-Kanak sampai dengan tingkat SMA.


Dalam hal ini perpustakaan SMP Negeri 11 Malang mempunyai kondisi yang kurang

ideal dimana mulai standart luas perpus tidak sebanding dengan jumlah siswa, kurangnya

sarana penunjang pembelajaran seperti computer dan buku penunjang pembelajaran, minat

baca siswa yang masih belum menggembirakan dan kurang sadarnya siswa dalam menjaga

kebersihan.
Oleh karena itu tantangan kedepan Perpustakaan SMP Negeri 11 Malang Dalam

Implementasi Kurikulum 2013 sebagai berikut :


1. Perpustakaan sekolah sebagai pusat sumber belajar
Kurikulum 2013 menegaskan bahwa kelas bukan satu-satunya tempat belajar, dan

guru bukan satu-satunya sumber belajar. Buku, ensiklopedi, kamus, atlas, kliping,

majalah, koran dan lain-lain, bahkan e-book dan website di internet dapat dijadikan

1
sumber belajar. Itu semua terdapat dan tersedia di perpustakaan. Tepatlah jika

perpustakaan merupakan pusat sumber belajar.


2. Perpustakaan sekolah sebagai wahana mengkonstruksi ilmu pengetahuan
Salah satu landasan teori belajar dalam penyusunan Kurikulum 2013 adalah

konstruktivisme. Siswa dibimbing untuk mengkonstruksi pengetahuan baik secara

mandiri/individu maupun melalui diskusi kelompok, dengan bantuan buku panduan,

pengayaan maupun buku lain yang relevan yang ada di perpustakaan.


3. Perpustakaan sekolah sebagai wahana mengembangkan kemampuan berfikir kritis analitis
Salah satu ciri pembelajaran dalam Kurikulum 2013 adalah bahwa pembelajaran

diarahkan untuk melatih siswa berpikir kanalitis, tidak hanya mekanistis. Berfikir analitis

akan mudah terbentuk jika siswa terbiasa dan gemar membaca buku dan menelaah

pengetahuan atau informasi yang diperolehnya.


4. Perpustakaan sekolah sebagai laboratorium pembelajaran berpendekatan ilmiah (scientific

approach)
Karakteristik utama pembelajaran dalam Kurikulum 2013 adalah menggunakan

pendekatan ilmiah (scientific approach) yaitu cara atau mekanisme pembelajaran untuk

memfasilitasi siswa agar mendapatkan pengetahuan atau keterampilan dengan prosedur

yang didasarkan pada suatu metode ilmiah. Pendekatan ilmiah ini memerlukan langkah-

langkah pokok: observing (mengamati), questioning (menanya), associating (menalar),

experimenting (mencoba) dan networking (membentuk jejaring) (Kemdikbud,

2013:203).
Kelima tahapan tersebut dapat dipraktikan langsung di perpustakaan dengan

memanfaatkan fasilitas dan koleksi yang ada. Ruang baca atau ruang audio-visual dapat

disulap menjadi laboratorium pembelajaran menggunakan scientific approach yang rekreatif

dan efektif.
2. Visi Sekolah
Unggul dalam Ilmu Pengetahuan dan Teknologi,Keimanan dan Ketakwaan, Berdaya saing

dan Berbudaya Lingkungan.


Indikator keberhasilan pencapaian visi tersebut adalah :
a. Terwujudnya pengembangan kurikulum yang adaptif
b. Terwujudnya proses pembelajaran yang efektif ,efesien,kreatif,inovatif ,

menyenangkan dan berbudaya lingkungan

2
c. Terwujudnya lulusan yang cerdas, menguasai IPTEK, beriman, takwa, berdaya saing

, cinta tanah air dan berbudaya lingkungan


d. Terwujudnya prestasi akademik dan nonakademik
e. Terwujudnya tenaga pendidik dan kependidikan yang profesional dan peduli

lingkungan
f. Terwujudnya prasarana dan sarana pendidikan yang relevan dan sesuai dengan

perkembangan IPTEK yang ramah lingkungan


g. Terwujudnya manajemen sekolah yang tangguh dan berbasis MBS dan berbudaya

lingkungan
h. Terwujudnya pengembangan sistem penilaian yang beragam,sesuaii standar dan

bermuatan lingkungan
i. Terwujudnya sistem pembiayaan sekolah yang transparan dan akuntabel
j. Terwujudnya lingkungan sekolah yang sehat, bersih, indah, asri, aman,nyaman dan

menyenangkan
k. Terwujudnya sekolah yang mampu mengelola sampah dan limbah air untuk

meningkatkan nilai tambah.

3. Misi Sekolah
a. Mewujudkan perangkat kurikulum yang lengkap sesuai dengan standar pendidikan

nasional dan berwawasan ke depan


b. Mewujudkan pengembangan proses pembelajaran multi metode dan multi strategi

yang sesuai dengan prinsip-prinsip PAIKEM dan scientific yang berbudaya

lingkungan
c. Mewujdkan lulusan yang yang cerdas, menguasai IPTEK, beriman, takwa, berdaya

saing , dan berbudaya lingkungan


d. Mewujudkan prestasi akademik dan non akademik dalam lomba berbagai tingkat

sekolah
e. Mewujudkan tenaga pendidik dan kependidikan yang profesional dan peduli

lingkungan
f. Mewujudkan sarana dan prasarana sekolah yang memadai dan berorientasi ke depan

dan relean dengan perkembangan IPTEK dan ramah lingkungan


g. Mewujudkan pengelolaan manajemen sekolah secara mandiri, transparan dan

akuntabel berbasis MBS dan berbudaya lingkungan


h. Mewujudkan sistem penilaian dan perangkat penilaian sekolah sesuaii standar dan

bermuatan lingkungan
i. Mewujudkan pembiayaan sekolah yang transparan dan akuntabel

3
j. Mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat, bersih, indah, asri, aman,nyaman dan

menyenangkan
k. Mewujudkan sekolah yang mampu mengelola sampah dan limbah air untuk

meningkatkan nilai tambah

4. Tujuan Sekolah
a. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan pemetaan standar kompetensi, kompetensi

dasar, dan indikator yang bermuatan budaya lingkungan untuk kelas VII,VIII dan IX,

semua mata pelajaran pada tahun 2015


b. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan Silabus dan RPP yang bermuatan budaya

lingkungan untuk kelas VII,VIII dan IX, semua mata pelajaran pada tahun 2015
c. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar Isi yang bermuatan budaya lingkungan

(kurikulum satuan pendidikan), meliputi: tercapai/ telah dibuat kurikulum satuan

pendidikan, silabus lengkap, model/sistem penilaian lengkap, RPP lengkap pada tahun

2015
d. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar proses pembelajaran berbudaya

lingkungan , meliputi: tercapai/telah dibuat/ditetapkan melaksanakan pembelajaran

dengan strategi/metode: CTL, pendekatan belajar tuntas, pendekatan pembelajaran

individual, pendekatan scientific sesuai keberagaman karakteristik peserta didik dengan

memperhatikan aspek intelektual,aspek sosial-emosional,aspek moral dan budaya


e. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar pendidik dan tenaga kependidikan

yang peduli lingkungan, meliputi: semua guru berkualifikasi minimal S1,telah memiliki

sertifikat pendidik, telah mengikuti PTBK, semua mengajar sesuai bidangnya, dan

memiliki jam mengajar minimal 24 jam/minggu,sedangkan semua tenaga kependidikan

berkualifikasi minimal D III,menguasai bidang yang menjadi tugasnya dan berstatus

PNS.
f. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar sarana dan prasarana /fasilitas sekolah

ramah lingkungan , meliputi: lahan,bangunan,sarana dan prasarana pembelajaran,sarana

dan prasarana perkantoran, fasilitas pendukung dan peralatan, serta program perawatan

yang memenuhi SPM

4
g. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar pengelolaan sekolah yang berbudaya

lingkungan , meliputi: pencapaian standar pengelolaan pembelajaran, kurikulum, sarpras,

SDM, kesiswaan, administrasi secara lengkap.


h. Sekolah mampu memenuhi/menghasilkan standar penilaian pendidikan yang

relevan,beragam , sesuai standard dan bermuatan budaya lingkungan


i. Sekolah mampu mewujudkan sistem pembiayaan yang transparan dan akuntabel
j. Sekolah mampu mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat, bersih, indah, asri,

aman,nyaman dan menyenangkan


k. Sekolah mampu mewujudkan sekolah yang mampu mengelola sampah dan limbah air

untuk meningkatkan nilai tambah.


5. Visi dan Misi Perpustakaan

a. V I S I

Sekolah SMP Negeri 11 Malang sebagai pusat budaya bangsa dan mencetak manusia

pembangunan yang beriman dan pancasialis dengan membina dan mengembangakan

logika, etika, estetika dan pratika

b. M I S I
Melalui perpustakaan dengan membaca, sekolah berusaha :

1. Meningkatkan pribadi anak yang setia dan berbakti kepada Tuhan Yang Maha

Esa, Orang Tua, Guru, Pemimpin, Nusa, Bangsa dan Negara.


2. Mengembangkan kecerdasan (Logika), Disiplin dan Berkode Etik (Etika),

Terampil dan Praktik Mandiri serta Bertanggung Jawab.


3. Melestarikan dan mengembangkan kebudayaan nasional dan daerah.
4. Mewujudkan sekolah berwawasan Wiyata Mandala.
5. Meningkatkan ilmu amaliah dengan prinsip Bhineka Tunggal Ika.

II. IDENTIFIKASI KONDISI PERPUSTAKAAN SEKOLAH

MATRIK KONDISI PERPUSTAKAAN SEKOLAH


No Kondisi Nyata Permasalahan Solusi
1 Ruang perpustakaan Gedung/bangunan kurang Penambahan ruangan atau
kurang luas luas. rehab

2 SDM Perpustakaan Tidak memiliki latar Mengikuti kegiatan


belakang pendidikan workshop/seminar tentang
perpustakaan perpusakaan.

III. RENCANA STRATEGIS PERPUSTAKAAN

5
Penjelasan ringkas perencanaan strategis merupakan analisis rencana suatu organisasi yang

sudah disusun berdasarkan kebutuhan pengguna dimasa depan. Perencanaan strategis ini

diterapkan untuk mengavaluasi sistem sebelumnya agar terjadi perubahan di masa depan yang

baik untuk mencapai tujuan utama organisasi tersebut.


Jika dikaitkan dengan perpustakaan perencanaan strategis merupakan hasil dari proses

pemikiran yang memungkinkan organisasi perpustakaan dan pusat infoermasi untuk mengatur

usaha-usaha yang diperlukan untuk menjalanklan keputusan-keputusan dan untuk mengukur

keputusan supaya sesuai dengan harapan yang diinginkan melalui umpan balik yang

terorganisir dan sistematis serta berbagai penyesuaian. Rencana strategis perpustakaan akan

memanfaatkan kekuatan-kekuatan dari luar dan dalam perpustakaan untuk peningkatan kualitas

maupun kebutuhan pengguna. Rencana strategis yang akan di susun oleh perpustakaan

merupakan usaha untuk memperbaiki atau menjadikan perpustakaan sesuai dengan tujuan

awalnya. Rencana strategis Perpustakaan SMP Negeri 11 malang adalah :


a. Melaksanakan visi dan misi perpustakaan
b. Meningkatkan pelayanan kepada warga sekolah
c. Meningkatkan kinerja pustakawan
d. Meningkatkan kualistas SDM pustakawan
e. Melaksanakan program-program perpus yang sudah direncanakan

IV. LAMPIRAN:
a. Tata Tertib Perpustakaan

HAL-HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN ANGGOTA PERPUSTAKAAN

1. Setiap pengunjung wajib mengisi daftar hadir.


2. Siswa yang meminjam buku harus menggunakan Kartu Peminjaman Buku.
3. Setiap peminjaman maksimal 2 buku dengan masa pinjam maksimal 3 hari kecuali buku

paket.
4. Peminjam buku referensi tidak boleh dibawa pulang.
5. Peminjaman dapat diperpanjang dengan melaporkan kepada petugas sambil

menunjukan kartu peminjaman.


6. Pengembalian buku yang terlambat dikenakan sanksi berupa denda Rp. 200, - / hari.
7. Peminjam dilarang keras menulis, menggambar atau mencorat-coret dan merusak buku

yang di pinjam.
8. Apabila buku yang dipinjam rusak atau hilang peminjam wajib mengganti dengan buku

yang sama.

6
9. Setiap masuk ruang perpustakaan siswa dilarang keras membawa makanan dan

minuman demi menjaga kebersihan ruang perpustakaan.


10. Setiap pengunjung wajib menjaga kesopanan, ketertipan, kebersihan dan ketenangan

selama di perpustakaan.

STRUKTUR ORGANISASI
PERPUSTAKAAN MINAT MAJU SMP NEGERI 11 MALANG

KEPALA SEKOLAH

KEPALA PERPUSTAKAAN

ADMINISTRATOR

PELAYANAN

7
SISWA GURU KARYAWANN
Foto ruang Perpustakaan

8
TATA TERTIB PERPUSTAKAAN MINAT MAJU
SMP NEGERI 11 MALANG

1. Setiap pengunjung wajib mengisi daftar hadir.


2. Siswa yang meminjam buku harus menggunakan Kartu Peminjaman Buku.
3. Setiap peminjaman maksimal 2 buku dengan masa pinjam maksimal 3 hari kecuali buku paket.
4. Peminjam buku referensi tidak boleh dibawa pulang.
5. Peminjaman dapat diperpanjang dengan melaporkan kepada petugas sambil menunjukan kartu

peminjaman.
6. Pengembalian buku yang terlambat dikenakan sanksi berupa denda Rp. 200, - / hari.
7. Peminjam dilarang keras menulis, menggambar atau mencorat-coret dan merusak buku yang di

pinjam.
8. Apabila buku yang dipinjam rusak atau hilang peminjam wajib mengganti dengan buku yang

sama.
9. Setiap masuk ruang perpustakaan siswa dilarang keras membawa makanan dan minuman demi

menjaga kebersihan ruang perpustakaan.


10. Setiap pengunjung wajib menjaga kesopanan, ketertipan, kebersihan dan ketenangan selama di

perpustakaan.
Malang, 8 Agustus 2013
Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 11 Kepala Perpustakaan

9
SUTIKNO, S.Pd, M.M SRININGSIH, S.Pd
NIP. 19640621 198803 1 008 NIP. 19660622 200501 2 003

10