Anda di halaman 1dari 2

FAKTA TENTANG MIKROPLASTIK

1. Mikroplastik adalah
2. Mikroplastik mengubah kebiasaan ikan yaitu ikan muda lebih menyukai mengkonsumsi
mikroplastik dibandingkan dengan plankton. Karena mikroplastik memiliki daya tarik seperti
bau untuk dikonsumsi ikan.
3. Mikroplastik tidak hanya dihasilkan dari plastic tapi juga dari kosmetik. Ya, kosmetik kita
seperti pembersih muka yang mengandung microbeads ternyata mampu membunuh ikan.

Ilmuwan menemukan bahwa mikroplastik mengubah kebiasaan ikan dan mengancam


kelangsungan hidupnya.

Dalam perairan yang memiliki konsentrasi mikroplastik tinggi, ikan muda lebih menyukai
mengonsumsi mikroplastik dibandingkan dengan makanan alami mereka, plankton.

"Ini pertama kalinya hewan diketahui memilih memakan plastik, ini merisaukan," kata Peter
Eklov, ahli ekologi dari Universitas Uppsala di Swedia seperti dikutip The Guardian, kamis
(16/6/2016).

Fakta tersebut didapatkan dari hasil penelitian Eklov pada ikan perch.

Eklov mengamati perilaku makan ikan pada lingkungan perairan yang kaya mikroplastik
serta tingkat kesintasan telur dan larvanya.
Ternyata, tak hanya perilaku makan yang berubah. Telur ikan yang hidup di lingkungan kaya
mikroplastik rata-rata memiliki tingkat menetas lebih rendah. Larva di lingkungan tersebut
juga lebih lambat perkembangannya.

Mikroplastik membuat ikan mati sebelum sempat kawin. Ini mengancam kelangsungan hidup
dalam jangka panjang.

Mikroplastik merupakan polimer berukuran kecil yang dihasilkan industri modern. Kian hari,
jumlah mikroplastik yang terakumulasi di perairan semakin besar.

Mikroplastik di perairan juga berasal dari sampah plastik yang dihasilkan manusia. Plastik
sulit terurai dan akan terbawa ke lautan, terpecah menjadi ukuran yang lebih kecil dan
terakumulasi.

Sumber mikroplastik yang lain adalah microbeads yang biasa terdapat pada kosmetik.

Microbeads banyak terdapat pada produk pembersih yang mengandung scrub. Tak cuma
ampuh dalam menghilangkan sel kulit mati pada manusia, microbeads juga ampuh
mempercepat kematian ikan.

Riset pada perilaku ikan perch pun menemukan bahwa mikroplastik membuat ikan cenderung
mengabaikan sinyal kimia yang menghindarkan dari serang predator.

Ikan yang terpapar mikroplastik empat kali lebih rentan dimakan predator.

Mikroplastik sekarang ditemukan dalam jumlah yang besar di hampir seluruh laut di dunia
dan semakin sering ditemukan di daerah pantai yang dangkal.

Manusia perlu mengurangi konsumsi plastik agar lingkungan lebih baik. Bila tidak, manusia
akan kehilangan ikan yang selama ini menjadi sumber protein lebih cepat.

Hasil studi ini dipublikasikan di jurnal Science, Kamis lalu.