Anda di halaman 1dari 1

KERACUNAN

MELALUI SALURAN PENCERNAAN


No.Dokumen :
No.Revisi :
Daftar Tanggal Terbit :
:
Tilik
KABUPATEN
PURWAKARTA
UPTD PUSKESMAS H.TARSO,SKM
DTP DARANGDAN Nip.19660916 198703
1 004

No Kegiatan Ya Tidak
1. Apakah petugas melakukan pemeriksaan vital sign dengan teliti
2. Apakah petugas melakukan anamnesa dengan teliti sehingga dapat
diketahui sebab keracunannya, jenis bahan yang diminum, banyaknya
bahan yang diminum, kapan waktunya , dll
3. Penanganan umum :
a. Apakah Petugas melepaskan arloji dan perhiasan lainnya dan
berikan kepada keluarga pasien.
b. bila pasien sadar apakah petugas memberikan susu : 250 cc untuk
dewasa dan 100 cc untuk anak anak
c. Susu tidak boleh diberikan bila korban menelan karbamat,
Organofosfat, Baygon atau kamper oleh karena larut dalam susu.
d. Apakah Petugas melakukan rangsang muntah kecuali korban
menelan bahan korosif, hidrokarbon atau tidak sadar.
e. Bila menelan pil dalam jumlah banyak apakah petugas
memberikan air minum kemudian melakukan rangsang muntah.
f. Apakah petugas memiringkan pasien ke sebelah kiri
g. Apakah petugas memberikan Arang aktif bisa diberikan dengan
dosis 1 gram / KgBB
4. Penanganan lanjut :
a. Apakah petugas mengInfus RL / NaCl 20 tetes per menit
b. Bila memungkinkan apakah petugas memasang NGT dan
melalukan bilas lambung
c. Bilas lambung efektif dalam waktu 1 jam pertama, dapat
dikerjakan dalam 12 jam setelah menelan bahan berbahaya.
d. Bila tidak memungkinkan pemasangan NGT segera lakukan
prosedur rujukan kerumah sakit.
e. Bilas lambung tidak boleh dilakukan pada :
Bila menelan bahan korosif dan Hidrokarbon
Bila keracunan pil ecstasy karena pada saat keracunan
lambung sudah kosong.
CR :.........................................% Darangdan, ................
Pelaksana/ Auditor

(...............................................)