Anda di halaman 1dari 15

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

01/KD.1.1/SMP4/2011

Sekolah : SMP Negeri 4 Purworejo


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : IX / Gasal
Alokasi Waktu : 4 jam pelajaran ( 2 pertemuan )

A. Standar Kompetensi
1. Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah.
B. Kompetensi Dasar
1.1 Mengidentifikasi bangun-bangun datar yang sebangun dan kongruen
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah selesai mengikuti pembelajaran siswa dapat :
Pertemuan Pertama ( 2 jam pelajaran )
1. Menunjukkan bangun-bangun datar yang konruen dan tidak kongruen
2. Menentukan syarat dua bangun yang kongruen
3. Menentukan panjang sisi dua bangun yang kongruen.
Pertemuan kedua ( 2 Jam Pelajaran )
4. Menunjukkan bangun-bangun datar yang sebangun dan tidak sebangun
5. Menentukan syarat dua bangun yang sebangun
6. Menentukan panjang sisi dua bangun yang sebangun

D. Materi Pembelajaran
Kesebangunan
E. Metode Pembelajaran
1. Model pembelajaran : Pembelajaran kooperatif
2. Metode Pembelajaran : Diskusi, Tanya jawab dan Pemberian tugas
F. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama :
Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit)
- Apersepsi : Peserta didik diajak untuk memperhatikan pengubinan lantai, atap, kaca-kaca
jendela ( bangun-bangun yang kongruen ).
- Motivasi : 1. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akn dicapai
2. Guru menginformasikan metode pembelajaran yang akan digunakan.
Kegiatan Inti ( 60 menit).
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
Membimbing peserta didik untuk mencermati pasangan-pasangan bangun
yang konruen dilingkungan kita.
Dengan LCD untuk menampilkan bangun-bangun yang kongruen yang lebih
luas.
Membimbing peserta didik untuk mencermati unsur-unsur yang terdapat pada
dua bangun yang kongruen.
Membimbing peserta didik untuk untuk menentukan panjang sisi pada dua
bangun yang kongruen.
Elaborasi.
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
Menyediakan pasangan bangun-bangun datar ( dibuat
dari karton) yang kongruen dan tidak kongruen.
Mempersiapkan program power point untuk
memperjelas tentang bangun-bangun yang kongruen.
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan bangun-
bangun datar (dibuat dari karton) untuk diskusi memunculkan gagasan-gagasan baru
baik melalui lesan maupun tulisan pada bangun-bangun yang konruen.
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan bangun-
bangun datar (dibuat dari karton) untuk diskusi mengidentifikasikan bangun-bangun
yang kongruen maupun bangun bangun yang tidak kongruen.
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan bangun-
bangun datar(dibuat dari karton) untuk diskusi menemukan syarat-syarat dua bangun
yang konruen.
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS untuk diskusi
menghitung panjang sisi pada bangun-bangun yang konruen.
Memfasilitasi peserta didik untuk
menyajikan/mempresentasikan hasil kerja individu maupun kelompok didepan teman-
temannya.

Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi guru:
Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lesan, tulisan,
isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik.
Memberikan acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil
eksplorasi,
Memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.

Kegiatan Akhir ( 10 menit)


Dalam kegiatan penutup, guru:
Bersama-sama peserta didik membuat rangkuman/simpulan hasil pembelajaran.
Guru memberikan tugas, pertanyaan singkat tentang pembelajaran yang baru
disampaikan.
Guru memberikan soal/PR.

Pertemuan Kedua :
Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit)
- Apersepsi : Peserta didik diajak untuk memperhatikan bangun-bangun yang sebangun,
seperti gambar mobil, dengan mobilnya, gambar rumah dengan rumahnya, ukuran
gambar pada layar TV dengan ukuran sebenarnya, dsb.
- Motivasi : 1. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akn dicapai
2. Guru menginformasikan metode pembelajaran yang akan digunakan.
Kegiatan Inti ( 60 menit).
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
Membimbing peserta didik untuk mencermati pasangan-pasangan bangun
yang sebangun.
Membimbing peserta didik untuk mencermati unsur-unsur yang terdapat pada
dua bangun yang sebangun.
Membimbing peserta didik untuk untuk menentukan panjang sisi pada dua
bangun yang sebangun.
Elaborasi.
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
Menyediakan pasangan bangun-bangun datar ( dibuat
dari karton) yang sebangun dan tidak sebangun.
Memfasilitasi peserta didik melalui LCD program
power point untuk menemukan pengertian dua bangun yang sebangun.
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan bangun-
bangun datar (dibuat dari karton) untuk diskusi memunculkan gagasan-gagasan baru
baik melalui lesan maupun tulisan pada bangun-bangun yang sebangun.
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan bangun-
bangun datar (dibuat dari karton) untuk diskusi mengidentifikasikan bangun-bangun
yang sebangun mapun bangun bangun yang tidak sebangun.
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan bangun-
bangun datar(dibuat dari karton) untuk diskusi menemukan syarat-syarat dua bangun
yang sebangun.
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS untuk diskusi
menghitung panjang sisi pada bangun-bangun yang sebangun.
Memfasilitasi peserta didik untuk
menyajikan/mempresentasikan hasil kerja individu maupun kelompok didepan teman-
temannya.

Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi guru:
Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lesan, tulisan,
isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik.
Memberikan acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil
eksplorasi,
Memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.

Kegiatan Akhir ( 10 menit)


Dalam kegiatan penutup, guru:
Bersama-sama peserta didik membuat rangkuman/simpulan hasil pembelajaran.
Guru memberikan tugas, pertanyaan singkat tentang pembelajaran yang baru
disampaikan.
Guru memberikan soal/PR.

F. Alat dan Sumber Belajar


1. Lingkungan
2. Buku siswa kelas IX, Direktorat PLP
3. Buku Matematika 3A, Penerbit Erlangga.
4. Matematika 3, Jenius penerbit Aneka Ilmu.
5. Buku LKS Aksioma
6. Bangun-bangun datar dari karton
7. Papan pajang yang berisi pasangan bangun-bangun datar yang kongruen, sebangun,
maupun tidak kongruen/tidak sebangun
8. Kumpulan soal Total, penerbit Erlangga.

G. Penilaian
Teknik : Ter tulis
Bentuk Instrumen : Uraian
Soal .

Penilaian
Indikator Pencapaian
Bentuk
Kompetensi Teknik Instrumen/Soal
Instrumen
Bangun-bangun manakan yang
kongruen dan manakah yang
1. Mengidentifikasi dua Tes tertulis Uraian sebangun? Mengapa?
bangun yang sebangun
atau kongruen melalui
model bangun datar
ABCD adalah
persegipanjang kedua
diagonalnya berpotongan di O.
2. Menentukan dua Sebutkan dua pasang segitiga
bangun kongruen Tes tertulis Uraian
yang kongruen, jelaskan
alasanmu.

Pada gambar
segiempat ABCD dan PQRS
3. Menentukan panjang Tes tertulis Uraian kongruen, bila BC = 10 cm, CD = 7
sisi pada dua bangun cm, AD = 4 cm, PQ = 6 cm,
yang kongruen tentukan panjang AB dan PS

4. Menentukan syarat Tes tertulis Uraian Tulislah syarat


dua bangun sebangun dua bangun sebangun!
Pada gambar,
persegi panjang ACDF sebangun
5. Menentukan panjang Tes tertulis Uraian dengan ABEF, Jika AB = 4 cm, AF
sisi pada dua bangun = 6 cm. Tentukan panjang BC!
yang sebangun

Mengetahui Purworejo, 15 Juli 2011


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Muh Syaifudin, M.Pd Safrudin Fajar Nugroho, M.Pd


NIP. 19701005 199512 1 001 NIP. 19710423 199401 1 002
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
02/KD.1.2/SMP4/2011

Sekolah : SMP Negeri 4 Purworejo


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : IX / Gasal
Alokasi Waktu : 4 jam pelajaran ( 2 pertemuan )

A. Standar Kompetensi
1. Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah.
B. Kompetensi Dasar
1.2. Mengidentifikasikan sifat-sifat dua segitiga sebangun dan konruen
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah selesai mengikuti pembelajaran siswa dapat :
Pertemuan Pertama ( 2 jam pelajaran )
2. Menunjukkan bangun-bangun segitiga yang konruen dan tidak kongruen
2. Menentukan syarat dua bangun segitiga yang kongruen
3. Menentukan pasangan-pasangan sisi yang sama pada dua segitiga yang kongruen
4. Menentukan pasangan-pasangan sudut yang sama pada dua segitiga yang kongruen
5. Menentukan panjang sisi dua bangun segitiga yang kongruen.
Pertemuan ketiga ( 2 Jam Pelajaran )
6. Menunjukkan bangun-bangun datar segitiga yang sebangun dan tidak sebangun
7. Menentukan syarat dua bangun segitiga yang sebangun
8. Menentukan panjang sisi dua bangun segitiga yang sebangun
9. Menentukan perbandingan/rumus panjang sisi dari bermacam-macam bentuk gabungan
dua segitiga yang sebangun.
10. Menentukan panjang sisi dari bermacam-macam bentuk gabungan dua segitiga yang
sebangun.
D. Materi Pembelajaran
Kesebangunan
E. Metode Pembelajaran
1. Model pembelajaran : Pembelajaran kooperatif
2. Metode Pembelajaran : Diskusi, Tanya jawab dan Pemberian tugas
F. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama :
Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit)
- Apersepsi : Peserta didik diajak untuk memperhatikan pengubinan lantai, atap, kaca-kaca
jendela ( bangun-bangun yang kongruen ).
- Motivasi : 1. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
2. Guru menginformasikan metode pembelajaran yang akan digunakan.
Kegiatan Inti ( 60 menit).
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
Membimbing peserta didik untuk mencermati pasangan-pasangan bangun
segitiga yang kongruen
Membimbing peserta didik untuk mencermati unsur-unsur yang terdapat pada
dua bangun segitiga yang kongruen.
Membimbing peserta didik untuk mencermati bentuk dua segitiga kongruen
apabila diimpitkan dua sisinya.
Membimbing peserta didik untuk mencermati bentuk dua segitiga kongruen
apabila diimpitkan dua sudutnya
Membimbing peserta didik untuk untuk menentukan panjang sisi pada dua
bangun segitiga yang kongruen.

Elaborasi.
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
Menyediakan pasangan bangun-bangun berbentuk
segitiga ( dibuat dari karton) yang kongruen dan tidak kongruen.
Menyediakan LCD untuk memperjelas bangun-bangun
segitiga yang kongruen
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan bangun-
bangun segitiga (dibuat dari karton) untuk diskusi memunculkan gagasan-gagasan baru
baik melalui lesan maupun tulisan pada bangun-bangun yang konruen.
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan bangun-
bangun segitiga (dibuat dari karton) untuk diskusi menemukan syarat-syarat dua
segitiga yang konruen.
Memfasilitasi peserta didik untuk
menyajikan/mempresentasikan hasil kerja individu maupun kelompok didepan teman-
temannya.
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan bangun-
bangun segitiga (dibuat dari karton) untuk diskusi menghitung panjang sisi pada dua
segitiga yang kongruen.
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS untuk
diskusi menyelesaikan soal-soal menghitung panjang sisi pada dua segitiga yang
kongruen.
Memfasilitasi peserta didik untuk
menyajikan/mempresentasikan hasil kerja individu maupun kelompok didepan teman-
temannya.

Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi guru:
Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lesan, tulisan,
isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik.
Memberikan acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil
eksplorasi,
Memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.
Kegiatan Akhir ( 10 menit)
Dalam kegiatan penutup, guru:
Bersama-sama peserta didik membuat rangkuman/simpulan hasil pembelajaran.
Memberikan tugas, pertanyaan singkat tentang pembelajaran yang baru
disampaikan.
Memberikan soal/PR.

Pertemuan Kedua:
Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit)
- Apersepsi : Peserta didik diajak untuk memperhatikan bangun-bangun yang sebangun,
seperti gambar mobil, dengan mobilnya, gambar rumah dengan rumahnya, ukuran
gambar pada layar TV dengan ukuran sebenarnya, dsb.
- Peserta didik diajak untuk memperhatikan bangun-bangun khusus dua segitiga yang
sebangun,
- Motivasi : 1. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akn dicapai
2. Guru menginformasikan metode pembelajaran yang akan digunakan.
Kegiatan Inti ( 60 menit).
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

Membimbing peserta didik untuk mencermati pasangan-pasangan bangun
segitiga yang sebangun.
Membimbing peserta didik untuk mencermati unsur-unsur yang terdapat pada
dua bangun segitiga yang sebangun.
Membimbing peserta didik untuk untuk menentukan pasangan sudut yang
sama, atau perbandingan sisi yang bersesuaian sehingga nilainya sama pada dua
segitiga yang sebangun..
Membimbing peserta didik untuk untuk menemukan syarat-syarat dua
segitiga yang sebangun.
Membimbing peserta didik untuk untuk menentukan panjang sisi pada dua
bangun segitiga yang sebangun.
Membimbing peserta didik untuk mencermati bentuk-bentuk pasangan-
pasangan bangun segitiga yang sebangun apabila digabung menjadi satu
Membimbing peserta didik untuk mencermati dan menentukan perbandingan
sisi-sisi dari bentuk-bentuk pasangan-pasangan bangun segitiga yang sebangun apabila
digabung menjadi satu dan divariasi
Membimbing peserta didik untuk untuk menentukan panjang sisi pada
bentuk-bentuk gabungan dua segitiga yang sebangun ...
Bentuk-bentuk gabungan tersebut adalah sebagai berikut:

Elaborasi.
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
Menyediakan pasangan bangun-bangun datar beberapa
segitiga ( dibuat dari karton) yang sebangun dan tidak sebangun.
Menyediakan LCD untuk memperjelas bangun-bangun
segitiga yang sebangun
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan bangun-
bangun datar beberapa segitiga (dibuat dari karton) untuk diskusi memunculkan
gagasan-gagasan baru baik melalui lesan maupun tulisan pada bangun-bangun yang
sebangun.
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan bangun-
bangun datar beberapa segitiga (dibuat dari karton) untuk diskusi mengidentifikasikan
bangun-bangun yang sebangun mapun bangun bangun yang tidak sebangun.
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan bangun-
bangun datar beberapa segitiga (dibuat dari karton) untuk diskusi menemukan syarat-
syarat dua segitiga yang sebangun.
Menyediakan pasangan bangun-bangun datar beberapa
segitiga ( dibuat dari karton) yang sebangun dan tidak sebangun.
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan bangun
gabungan dua segitiga yang sebangun (dibuat dari karton) untuk diskusi
memunculkan gagasan-gagasan baru baik melalui lesan maupun tulisan pada bangun-
bangun yang sebangun..
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan beberapa
segitiga (dibuat dari karton) untuk diskusi menemukan rumus-rumus dari bentuk
bangun gabungan dua segitiga yang sebangun.
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS untuk diskusi
menghitung panjang sisi pada bangun-bangun beberapa segitiga yang sebangun.
Memfasilitasi peserta didik untuk
menyajikan/mempresentasikan hasil kerja individu maupun kelompok didepan teman-
temannya

Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi guru:
Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lesan, tulisan,
isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik.
Memberikan acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil
eksplorasi,
Memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.
Kegiatan Akhir ( 10 menit)
Dalam kegiatan penutup, guru:
Bersama-sama peserta didik membuat rangkuman/simpulan hasil pembelajaran.
Guru memberikan tugas, pertanyaan singkat tentang pembelajaran yang baru
disampaikan.
Guru memberikan soal/PR.
F. Alat dan Sumber Belajar
9. Lingkungan, LCD program power point
10. Buku siswa kelas IX, Direktorat PLP
11. Buku Matematika 3A, Penerbit Erlangga.
12. Matematika 3, Jenius penerbit Aneka Ilmu.
13. Buku LKS Aksioma
14. Bangun-bangun datar dari karton
15. Papan pajang yang berisi pasangan bangun-bangun datar yang kongruen, sebangun,
maupun tidak kongruen/tidak sebangun
16. Kumpulan soal Total, penerbit Erlangga.

G. Penilaian
Teknik : Ter tulis
Bentuk Instrumen : Uraian dan pilihan ganda
Soal .
Penilaian
Indikator Pencapaian
Bentuk
Kompetensi Teknik Instrumen/Soal
Instrumen
Bangun-bangun manakan yang
1. Mengidentifikasi dua kongruen dan manakah yang
bangun yang sebangun Tes tertulis Uraian sebangun? Mengapa?
atau kongruen melalui
model bangun datar
Pada gambar ABC dan
2. Menentukan dua ABD kongruen, tuliaslah
syarat dua segitiga syarat kekongruenan kedua
kongruen segitiga tersebut!
Tes tertulis Uraian
3. Menentukan
pasangan sisi yang sama
panjang pada dua
segitiga yang konruen
4. Menentukan
pasangan sudut yang
sama besar pada dua Tulilah pasangan-
segitiga yang kongruen pasngan sisi yang sam panjang.
Tulilah pasangan-
pasngan sudut yang sam besar
Pada gambar
ABC dan PQRS kongruen. AB
5. Menentukan panjang Tes tertulis Uraian = 10 cm, BC = 6 cm
sisi pada dua bangun PQ = 7 cm, tentukan panjnag PR,
bangun yang kongruen RQ dan AC!

6. Menunjukkan bangun Tertulis Pilihan Segitiga- segitiga


-bangun segitga ganda berikut ini yang tidak sebangun
sebangun dengan segitiga yang ukuran sisi-
sisinya 5 cm, 12 cm, dan 13 cm
adalah ....
a. 15 cm, 36 cm, 39 cm
b. 2,5 cm, 6 cm, 6,5 cm
c. 10 cm, 24 cm, 26 cm
d. 1,5 cm, 6 cm, 6,5 cm

7. Menentukan syarat Tes tertulis Uraian Tulislah syarat


dua bangun segitiga dua bangun segitiga sebangun!
sebangun
Pada gambar
ABC dan DEF sebangun,
8. Menentukan panjang Tes tertulis Uraian jika AC = 8 cm, BC = 6 cm, dan
sisi pada dua bangun DF = 9 cm. Tentukan panjang
segita yang sebangun
AB dan EF

9. Menentukan Tes tertulis uraian Pada gambar AB


perbandingan panjang sejajar DE, buktikan bahwa
sisi dari dua segitiga ABC dan DEC sebangun!.
yang sebangun Tulislah perbandingan sisi-
sisinya!
10. Menentukan Tes tertulis uraian Pada gambar titik
panjang sisi pada bentuk A tengah-tengah PR dan B tengah-
pengembangan dua tengah SQ, jika SR = 16 cm dan
segitiga yang sebangun PQ = 24 cm, tentukan panjnag AB

Mengetahui Purworejo, 15 Juli 2011


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Muh Syaifudin, M.Pd Safrudin Fajar Nugroho, M.Pd


NIP. 19701005 199512 1 001 NIP. 19710423 199401 1 002
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
03/KD.1.3/SMP4/2011

Sekolah : SMP Negeri 4 Purworejo


Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : IX / Gasal
Alokasi Waktu : 6 jam pelajaran ( 3 pertemuan )

A. Standar Kompetensi
1. Memahami kesebangunan bangun datar dan penggunaannya dalam pemecahan masalah.
B. Kompetensi Dasar
1.3. Menggunakan konsep kesebangunan segitiga dalam pemecahan masalah
C. Tujuan Pembelajaran
Setelah selesai mengikuti pembelajaran siswa dapat :
Pertemuan Pertama ( 2 jam pelajaran )
3. Menggunakan konsep kesebangunan untuk menentukan jarak sebenarnya antar dua kota,
jika skala peta dan jarak pada peta diketahui
2. Menghitung panjang sebenarnya pada gambar berskala
Pertemuan kedua ( 2 Jam Pelajaran )
3. Menggunakan konsep kesebangunan untuk menghitung tinggi pohon, atau menara.
4. Menggunakan konsep kesebangunan untuk menghitung perbandingan luas pada gambar dengan
luas sebenarnya
5. Menggunakan konsep kesebangunan untuk lebar karton bagian bawah foto, bila foto dan
karton sebangun
Pertemuan ketiga ( 2 Jam Pelajaran )
6. Menentukan syarat dua bangun segitiga yang sebangun
7. Menentukan panjang sisi dua bangun segitiga yang sebangun
8. Menentukan panjang sisi dua bangun segitiga yang sebangun dari bermacam-macam
bentuk
D. Materi Pembelajaran
Kesebangunan
E. Metode Pembelajaran
1. Model pembelajaran : Pembelajaran kooperatif
2. Metode Pembelajaran : Diskusi, Tanya jawab dan Pemberian tugas
F. Langkah-langkah Kegiatan
Pertemuan Pertama :
Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit)
- Apersepsi : Guru menunjukkan sebuah peta, siswa memperkirakan jarak antara dua kota
- Guru menunjukkan gambar berskala ( gambar mobil, hewan, rumah, dsb).
- Motivasi : 1. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
2. Guru menginformasikan metode pembelajaran yang akan digunakan.
Kegiatan Inti ( 60 menit).
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
Membimbing peserta didik untuk mencermati dua dua kota pada peta
Membimbing peserta didik untuk mencermati gambar berskalan. .
Elaborasi.
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
Menyediakan gambar peta Pulau Jawa.
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan peta dan
gambar berskala untuk diskusi memunculkan gagasan-gagasan baru baik melalui
lesan maupun tulisan pada bangun-bangun yang konruen.
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan Gambar
berskala ( Gambar rumah dan mobil )..
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS untuk diskusi
menghitung jarak sebenarnya jika jarak pada peta diketahui atau sebalingnya..
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS untuk diskusi
menghitung panjang, lebar atau tinggi sebenanya, jika panjang, lebar atau tinggi paga
gambar berskala diketahui..
Memfasilitasi peserta didik untuk
menyajikan/mempresentasikan hasil kerja individu maupun kelompok didepan teman-
temannya.

Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi guru:
Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lesan, tulisan,
isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik.
Memberikan acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil
eksplorasi,
Memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.

Kegiatan Akhir ( 10 menit)


Dalam kegiatan penutup, guru:
Bersama-sama peserta didik membuat rangkuman/simpulan hasil pembelajaran.
Guru memberikan tugas, pertanyaan singkat tentang pembelajaran yang baru
disampaikan.
Guru memberikan soal/PR.

Pertemuan Kedua :
Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit)
- Apersepsi : Peserta didik diajak untuk memperhatikan tinggi pohon, tinggi tiang bendera,
( bagaimana cara mengukurnya? ),
- Peserta didik diajak untuk memperhatikan lapangan sepak bola, bagaimana menghitung
luasnya?
- Memperlihatkan foto dan bingkainya yang ada di sekitar kita.
- Motivasi : 1. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
2. Guru menginformasikan metode pembelajaran yang akan digunakan.
Kegiatan Inti ( 60 menit).
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
Membimbing peserta didik untuk mencermati tinggi tiang bendera.
Mengajak peserta didik ke lapangan untuk mengukur tinggi siswa dan
panjang bayangannya dan panjang bayangan tiang bendera.
Dengan menggunakan gambar berskala, guru membimbing siswa untuk
menghitung tinggi tiang bendera.
Membimbing peserta didik untuk mencermati ukuran ( panjang, lebar )
gambar lapangan pada serta luasnya
Membimbing peserta didik untuk untuk menentukan panjang, lebar dan luas
sebenarnya.
Membimbing peserta didik untuk untuk menentukan perbandingan luas pada
gambar dengan luas sebenanrnya pada lapangan sepak bola.
Membimbing peserta didik untuk untuk menentukan perbandingan ukuran
pada foto dan ukuran pada bingkainya apabila kedua bangun tersebut sebangun.
Membimbing peserta didik untuk untuk menentukan lebar karton bagian
bawah foto jika foto dan bingkainya sebangun ( bingkai terbuat dari karton).
Elaborasi.
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
Mempersilahkan siswa melakukan kegiatan mengukur
tinggi tiang bendera di lapangan. .
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan langkah-
langah cara mengukurur tinggi tiang bendara atau tinggi pohon untuk diskusi
memunculkan gagasan-gagasan baru baik melalui lesan maupun tulisan pada bangun-
bangun yang sebangun.
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan gambar
lapangan sepakbola untuk diskusi menentukan ukuran sebenarnya dan perbandingan
luasnya
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan gambar
dan bingkainga untuk diskusi menentukan ukuran foto dan bingkainya, atau mencai
lebar karton di sebelah foto ( bisa kanan, kiri, atas , atau bawah foto )

Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi guru:
Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lesan, tulisan,
isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik.
Memberikan acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil
eksplorasi,
Memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.

Kegiatan Akhir ( 10 menit)


Dalam kegiatan penutup, guru:
Bersama-sama peserta didik membuat rangkuman/simpulan hasil pembelajaran.
Guru memberikan tugas, pertanyaan singkat tentang pembelajaran yang baru
disampaikan.
Guru memberikan soal/PR.
Pertemuan Ketiga :
Kegiatan Pendahuluan ( 10 menit)
- Apersepsi : Peserta didik untuk memperhatikan bangun-bangun yang sebangun,
khususnya bangun segitiga
- Motivasi : 1. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai
2. Guru menginformasikan metode pembelajaran yang akan digunakan.
Kegiatan Inti ( 60 menit).
Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
Membimbing peserta didik untuk mencermati dua segitiga yang sebangun
Mengajak peserta didik untuk mencermati syarat-syarat dua segitiga
sebangun
Dengan menggunakan kesebangunan dua segitiga, guru membimbing siswa
untuk menghitung panjang sisi pada segitiga yang sebangun jika tiga diantaranya
diketahui.
Membimbing peserta didik untuk mencermati bangun-bangun yang didapat
dari pengembangan dua segitiga yang sebangun, antara lain bentuk :
(1). Dua segitiga dengan sisi sejajar, (2) Dua segitiga dengan dua sisi sejajar
ditambah dengan jajar genjang akan membentuk trapesium. (3) dua atau tiga segitiga
siku-siku yang ditarik garis tinggi terhadap sisi miring sebagai alasnya dsb.
Elaborasi.
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan langkah-
langkah cara mengukur menentukan syarat-syarat dua segitiga sebangun
Memfasilitasi peserta didik melalui LKS dan bentuk-
bentuk pengembangan dari dua segitiga sebangun untuk diskusi menentukan panjang
sisinya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi guru:
Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lesan, tulisan,
isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik.
Memberikan acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil
eksplorasi,
Memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum
berpartisipasi aktif.

Kegiatan Akhir ( 10 menit)


Dalam kegiatan penutup, guru:
Bersama-sama peserta didik membuat rangkuman/simpulan hasil pembelajaran.
Guru memberikan tugas, pertanyaan singkat tentang pembelajaran yang baru
disampaikan.
Guru memberikan soal/PR.

F. Alat dan Sumber Belajar


17. Lingkungan
18. Buku siswa kelas IX, Direktorat PLP
19. Buku Matematika 3A, Penerbit Erlangga.
20. Matematika 3, Jenius penerbit Aneka Ilmu.
21. Buku LKS Aksioma
22. Bangun-bangun datar dari karton
23. Papan pajang yang berisi pasangan bangun-bangun datar yang kongruen, sebangun,
maupun tidak kongruen/tidak sebangun

G. Penilaian
Teknik : Ter tulis
Bentuk Instrumen : Uraian
Soal .

Penilaian
Indikator Pencapaian
Bentuk
Kompetensi Teknik Instrumen/Soal
Instrumen
1. Menggunakan konsep Skala peta 1 : 5.000.000, jika
kesebangunan untuk jarak pada peta 4 cm, berapa km
menentukan jarak Tes tertulis Uraian jara sebenarnya?
sebenarnya antara dua
kotajika skala peta dan
jarak pada peta
Sebuah kapal panjangnya
2. Menghitung panjang Tes tertulis Uraian 108 m. Jika pada model
sebenarnya pada gambar panjangnya 24 cm dan tingginya
berskala 3 cm. Hitunglah tinggi kapal
sebenanrnya ( satuan dalam m )
Seorang anak
tingginya 120 cm, panjang
3. Menggunakan konsep Tes tertulis Uraian bayangannya 80 cm, pada saat
gambar berskala untuk yang sama panjang bayangan tiang
menentukan tinggi tiang bendera 21 m, Hitung tinggi tiang
bendera bendera !.

4. Menggunakan konsep Tes tertulis Uraian Sawah Pak Atmo


kesebangunan untuk berbentuk persegi panjang, pada
menghitung luas pada gambar panjangnya 8 cm dan lebar
gambar dengan luas 5 cm, jika panjang sebenarnya 20
sebenarnya m, hitung:
a. lebar sebenarnya
b. Luas sebenarnya
5. Menggunakan konsep Sebuah foto
kesebangunan untuk diletakkan pada karto berukuran
menentukan lebar Tes tertulis Uraian alas 40 cm dan tinggi 50 cm,
karton bagian bawah disebelah kanan, kiri foto terdapat
foto, bila foto dan karton selebar 2 cm, jika lebar
karton sebangun. karton bagian atas dan bawah foto
sama, tentukan lebar karton bagian
bawah foto!
6. Menentukan syarat Tulislah syarat-syarat dua segitiga
dua segitiga sebangun Tes tertulis Uraian sebangun!
7. Menentukan panjang Dikatehui ABC dan PQR
sisi dua segitiga yang sebangun, jika A = Q, B =
sebangun Tes tertulis Uraian R, panjang AB = 10 cm, BC = 12
cm, dan panjang QR = 14 cm.
Tentukan panjang PR
8. Menentukan panjang Pada gambar, bila AB = 20 cm dan CD
sisi dua bangun segitiga = 12 cm, DE : AE = 2 : 3. Hitung
yang sebangun dari Tes tertulis Uraian panjang EF
bermacam-macan
bentuk

Mengetahui Purworejo, 15 Juli 2011


Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Muh Syaifudin, M.Pd Safrudin Fajar Nugroho, M.Pd


NIP. 19701005 199512 1 001 NIP. 19710423 199401 1 002

Anda mungkin juga menyukai