Anda di halaman 1dari 39

COMPOUNDING & DISPENSING

STUDI KELAYAKAN PENDIRIAN APOTEK

DISUSUN OLEH:

MUHAMMAD RIZKI ARDIANSYAH


1608020229
KELAS A

PROGRAM STUDI PROFESI APOTEKER


FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO
2016
STUDI KELAYAKAN
APOTEK AUFAR FARMA
Jalan Arsadimeja RW 5, Kelurahan Teluk, Kecamatan Purwokerto Selatan, Kabupaten
Banyumas

A. PENDAHULUAN
Studi kelayakan (Feasibilty Study) adalah metode penjajagan suatu
gagasan/ide yang layak atau tidak untuk dilaksanakan. Rancangan komprehensif dari
rencana pendirian apotek baru untuk melihat kelayakannya baik ditinjau dari segi
pengabdian profesi maupun dari sisi ekonominya. Tujuan dari studi kelayakan adalah
untuk menghindari penanaman modal yang terlalu besar yang digunakan untuk
kegiatan yang tidak menguntungkan, sehingga hal-hal yang menyebabkan kerugian
dapat diminimalisir atau bahkan dihilangkan.
Apotek adalah bentuk usaha yang mempunyai fungsi ekonomi dan fungsi
sosial. Selain itu apotek merupakan tempat dilaksanakan suatu pekerjaan kefarmasian
dimana farmasis mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki dalam
memberikan pelayanan kefarmasian yang berorientasi kepada pasien dalam
pengobatan yang rasional. Seorang apoteker harus mampu menempatkan profesinya
diantaranya yaitu pengendalian mutu sediaan farmasi, pengamanan pengadaan,
peyimpanan dan distribusi obat, pelayanan atas resep dokter, pelayanan informasi
obat, serta pengembangan obat.
Apoteker dituntut untuk dapat memberikan informasi dan monitoring
penggunaan obat kepada pasien agar dapat memenuhi tujuan yang sesuai harapan.
Apoteker harus bisa memahami dan menyadari apa yang akan terjadi terkait kesalahan
penggunaan obat (medication error). Ketika apoteker menjalankan tugas prakteknya
harus sesuai standar, dan apoteker sebisa mungkin dapat berkomunikasi dengan
tenaga kesehatan lainnya dalam penetapan terapi penggunaan obat rasional. Apoteker
adalah seorang profesional dimana ketika dalam pengelolaan apotik, apoteker harus
bisa mempunyai kemampuan dalam menyediakan dan memberikan pelayanan yang
baik kepada pasiennya, bisa mengambil keputusan yang tepat, sehingga dapat
berkomunikasi dengan profesi lainnya, menempatkan diri sebagai pimpinan situasi
multidisipliner, dan memiliki kemampuan dalam pengelolaan SDM secara efektif.
Standar mutu pelayanan kefarmasian dalam apotik memiliki tujuan untuk
menjalankan profesi apoteker, dan melindungi masyarakat terkait dengan pelayanan

2
kefarmasian yang tidak profesional dan melindungi profesi menjalankan praktek
kefarmasian. Pelayanan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) apoteker harus
mampu berkomunikasi dengan tenaga kesehatan lainnya termasuk dokter. Apoteker
wajib memberikan konseling terkait sediaan farmasi, pengobatan dan perbekalan
kesehatan yang lain sehingga dapat mengubah perilaku kehidupan masyarakat
terhadap perubahan pola kesehatan dan penggunaan obat yang baik unutk
menghindari terjadinya penyalahgunaan obat yang ditakutkan dapat membahayakan
kesehatan masyarakat pada umumnya dan memberikan terobosan terkait informasi
obat-obat baru dan obat-obatan yang telah ditarik peredarannya.
Sebagai upaya untuk mendukung terlaksananya usaha pemerintah dalam
meningkatkan kesejahteraan masyarakat dibidang kesehatan serta mendistribusikan
obat agar lebih merata sehingga akan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan
obat yang bermutu, aman dengan harga yang terjangkau maka, apotek "Aufar
Farma didirikan.

B. TUJUAN
1. Sebagai tempat praktek dan pengabdian profesi apoteker yang telah mengucapkan
sumpah jabatan.
2. Memberikan informasi dan edukasi kepada pasien/masyarakat sehingga dapat
meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan, khususnya terkait dengan obat.

3. Sebagai sarana penyaluran perbekalan farmasi.

4. Menjalin kerjasama antar teman sejawat dan bahkan lintas profesi kesehatan yang
lain.

C. VISI
Menjadi apotek yang menyediakan segala kebutuhan bagi masyarakat/pasien
disekitar, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan dan memudahkan
masyarakat sekitar untuk mendapatkan obat atau kebutuhan yang dirasa penting
menjadi lebih murah, mudah, dan terjangkau.

D. MISI

3
1. Menyediakan obat, alat kesehatan, perbekalan farmasi, dan juga kebutuhan pokok
yang bermutu, berkualitas, dan terjangkau bagi masyarakat sekitar.
2. Memberikan pelayanan kefarmasian sesuai dengan peraturan perundang-undangan
dan kode etik yang berlaku.
3. Mengevaluasi serta memonitor kinerja dari para pekerja yang erat kaitannya
dengan peningkatan kualitas dari apotek.
4. Menjadikan pasien/masyarakat sebagai orientasi dari apotek, sehingga diharapkan
mereka mendapatkan jaminan berupa keramahan, keamanan, keselamatan,
kesehatan, dan kesejahteraan dari apa yang telah pihak apotek berikan.
5. Melakukan sistem manajemen yang optimal.

E. ASPEK LOKASI
Apotek Aufar Farma, terletak di Jalan Arsadimeja RW 5 Kelurahan Teluk
Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas. Lokasi sangat mendukung
didirikannya apotek dan strategis karena terletak di suatu wilayah padat penduduk
dan memang disana belum ada apotek sebagai tempat untuk memberikan pelayanan
kefarmasian yang pastinya masyarakat disekitar apotek membutuhkan akan hal
tersebut. Adapun aspek lain yang mendukung adalah :
1. Denah lokasi : Terlampir

2. Data-data pendukung :

a. Kepadatan penduduk

1. Luas Wilayah Kecamatan : 17,3 km2

Terdiri dari : 7 Kelurahan

2. Jml Penduduk Kec. PWT Selatan : 84.712 jiwa

3. Jml Penduduk Kelurahan Teluk : 4123 jiwa

Terdiri dari : a). Laki-laki : 1854 jiwa


b). Perempuan : 2269 jiwa

b. pertumbuhan kepadatan penduduk

1. tingkat pendidikan penduduk

4
No. PENDIDIKAN TOTAL
1. Tidak sekolah 59
2. Belum sekolah 222
3. Masih TK/SD 177
4. Masih SD 189
5. Tamat SD 602
6. Masih SMP 221
7. Tamat SMP 386
8. Masih SMA 374
9. Tamat SMA 297
10. Masih D1/D3 581
11. Tamat D1/D3 259
11. Masih S1 293
11. Tamat S1 463
Total 4123

2. Data 7 besar jenis penyakit di sekitar lingkungan Apotek Aufar

Adapun daftar data 7 jenis penyakit berdasarkan metode epidemologi yang diambil
di Puskesmas Purwokerto Selatan adalah sebagai berikut:

No Jenis Penyakit Jumlah ( Orang )


1 Influenza 247
2 Hipertensi 192
3 Gastritis 139
4 DM 102
5 Diare 96
6 Myalgia 88
7 Panu 76
Sumber : buku laporan penyakit PKD

3. Angka kesakitan
Jumlah penduduk Kelurahan Teluk 4.123 jiwa, dengan angka kesakitan 15%nya
yaitu 619 jiwa. Setiap item penyakit diderita oleh 1/15 kesakitan yaitu 619 jiwa.
Diperkirakan harapannya 50% pembeli obat di apotek sebanayak 310 jiwa.
4. Data kunjungan penderita ke sarana pelayanan kesehatan

5
Nama Sarana Kesehatan Jumlah Pasien Rata-rata per bulan
Apotek Teluk 165
Puskesmas 3.281
Jumlah 3.446

5. Keadaan ekonomi

Keadaan ekonomi masyarakat usia 17 tahun ke atas :

Buruh Tani : 242 orang

Karyawan swasta : 206 orang

Karyawan pabrik : 110 orang

Pedagang : 95 orang

Petani : 94 orang

Pensiunan : 61 orang

Wiraswasta : 58 orang

Buruh bangunan : 49 orang

PNS : 42 orang

Tenaga honorer : 33 orang

Tenaga kesehatan : 21 orang

Sopir : 18 orang

Pembantu RT : 17 orang

TNI/POLRI : 6 orang

Pengusaha : 4 orang

F. TEKNIK OPERASIONAL

6
Nama, Lokasi, dan Jam buka apotek

a. Apoteker Pengelola Apotek (APA)

Nama APA : Muhammad Rizki Ardiansyah, S. Farm., Apt.

Alamat APA : Perumahan Puri Hijau Jalan Pulas 1 Blok D Nomor 4


001/013 Kelurahan Karang Klesem Kecamatan
Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas.

b. Apoteker Pendamping (Apen)

Nama Apen : Nindya Tifany Sanggarrani, M. Farm., Apt.

Alamat Apen : Jalan KH. Mashuri Gang Duku Nomor 15 RT 2 RW 1


Kelurahan Rejasari Kecamatan Purwokerto Barat
Kabupaten Banyumas.

c. Lokasi Tempat Praktek

Nama Apotek : APOTEK AUFAR FARMA

Alamat Apotek : Jalan Arsadimeja RW 5 Kelurahan Teluk


Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten
Banyumas

d. Jam Buka Apotek

Senin Sabtu : 08:00 21:00 WIB

Ahad : 13:30 20:00 WIB

e. Pembagian Shift

Shift I : Jam 08:00 14:30 WIB

Shift II : Jam 14:30 21:00 WIB

f. Slogan Pelayanan

Slogan pelayanannya adalah Memberi pelayanan dengan cinta


secara profesional

7
g. Strategi dari Apotek

1. Melayani kebutuhan obat, bahan obat, alat kesehatan serta


perbekalan farmasi lainnya sesuai dengan pola kebutuhan
masyarakat.

2. Menjamin terapi obat yang diberikan kepada pasien tepat, efektif,


nyaman dan aman.

3. Melaksanakan praktek Apoteker secara kompeten (Memberikan


KIE, PIO, MESO, dsb.) bagi masyarakat yang membutuhkan
informasi terkait obat/pengobatan.

4. Memfollow-up adanya DRP yang mungkin muncul pada resep

5. Meningkatkan kualitas kinerja karyawan dan memberlakukan


sistem reward dan punishment bagi seluruh karyawan.

6. Merancang struktur organisasi apotek dan membuat SPO (System


Operating Procedures).

7. Melakukan efisiensi biaya pengobatan.

h. Visibilitas Pendirian Apotek Aufar Farma

1. Strategi jangka pendek

a. Memberikan pelayanan kefarmasian sesuai peraturan


perundang - undangan yang berlaku.

b. Memberikan pelayanan berkualitas dan ramah terhadap resep,


monitoring, dan membuka konsultasi via telefon/SMS/Sosial
Media bila memungkinkan.

c. Melakukan home pharmacy care jika pasien benar-benar


membutuhkan.

d. Melakukan penyuluhan di RW sekitar terkait obat/penyakit


selama satu bulan satu kali.

e. Free parking dan free wi-fi untuk konsumen.

8
f. Membuat alat evaluasi pelayanan seperti Standar Prosedur
Operasional serta questioner bagi pelanggan apotek.

g. Apotek Azayra Farma dibuat senyaman mungkin, Apotek diberi


AC, dan menggunakan sofa yang empuk sebagai kursi
tunggunya, sehingga pasien tidak merasa bosan ketika
menunggu.

h. Menyediakan timbangan, tes tekanan darah, tes asam urat, tes


kolesterol, dan tes gula darah jika pasien membutuhkan.

2. Strategi jangka menengah

Mendapat pelanggan setia dan memberikan pelayanan yang


ramah, kompeten, dan profesional.

3. Strategi jangka panjang

Membuka Klinik Aufar Farma.

Memperkenalkan kepada masyarakat bahwa Apotek Aufar


Farma merupakan tempat praktek Apoteker dan menyediakan
perbekalan farmasi dan kebutuhan pokok secara lengkap dan
terjangkau.

i. Rencana Pengadaan Obat

Penduduk di kelurahan Teluk yang terdiri dari laki-laki 1.854


dan perempuan 2.269 sehingga total jumlah penduduk adalah 4.123
jiwa. Angka kesakitan adalah 15%. Jumlah penduduk yang
diperkirakan sakit sekitar 15% x 1.854 jiwa = 619 jiwa. Setiap item
penyakit diderita oleh 1/15 angka kesakitan yaitu 619 jiwa. Jumlah
penduduk yang diperkirakan mencari pengobatan sekitar 50% x 619
jiwa = 310 jiwa.

Daftar jenis penyakit 7 tertinggi yang diambil di Puskesmas


Purwokerto Selatan adalah sebagai berikut:

No Jenis Penyakit Jumlah ( Orang )

9
1 Influenza 247
2 Hipertensi 192
3 Gastritis 139
4 DM 102
5 Diare 96
6 Myalgia 88
7 Panu 76
Sumber: Buku Laporan Penyakit PKD

Jumlah Kebutuhan Obat 7 Besar di Kelurahan Teluk dalam


tabel berikut:

Perkiraan Kebutuha
N Nama Waktu Aturan
Nama Obat Pembeli di n
o Penyakit (hari) Pakai
Apotek Obat
1 Amoxycillin 3x1 310 5.580
Parasetamol 3x1 310 5.580
Dmp 3x1 310 5.580
Influenza 6
GG 3x1 310 5.580
Efedrin 3x1 310 5.580
Vit C 3x1 310 5.580
2 HCT 3x1 310 27.900
Antalgin 3x1 310 27.900
Hipertensi 30 Clonidin 3x1 310 27.900
Captopril 3x1 310 27.900
Amlodipin 3x1 310 27.900
3 Antasida 4x1 310 7.440
Ranitidin 2x1 310 3.720
Gastritis 6
simetidin 2x1 310 3.720
omeprazol 3x1 310 5.580
4 Diabetes 30 Glibenklamid 1x1 310 9.300
Melitus
Glimepirid 1x1 310 9.300
Metformin 1x1 310 9.300
Vit B1 3x1 310 27.900

10
Vit B2 3x1 310 27.900
Vit B12 3x1 310 27.900
5 Metronidazol
3x1 310 4.650
e
Diare 5 2x1 310 3.100
Cotrimoxasol
3x1 310 4.650
Oralit
6 Asam
Mefenamat
3x1 310 2.790
Parasetamol
3x1 310 2.790
Natrium
3x1 310 2.790
Myalgia 3 Diklofenak
3x1 310 2.790
Kalium
Diklofenak 3x1 310 2.790
Meloksikam 3x1 310 2.790
Ibuprofen
7 Miconazole 3x1 310 4.650
Panu 5 Ketoconazole 3x1 310 4.650
Azitromycin 3x1 310 4.650

j. Tinjauan Prospek Pemasaran

Market potential menggunakan analisis SWOT yaitu Strengths


(kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (Peluang), dan Threats
(ancaman). Kajian SWOT yang telah dilakukan guna prospek ke depan
Apotek Aufar Farma adalah sebagai berikut:
Strengths (kekuatan)
a. Menyediakan jasa konseling secara gratis kepada pasien oleh
Apoteker Pengelola Apotek.

b. Menyediakan obat-obatan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan


masyarakat.

c. Infrastruktur modern dan baru.

11
d. Fasilitas yang menarik. Ruang tunggu dibuat senyaman mungkin
(menggunakan sofa yang empuk dan free wi-fi) serta tempat
parkir yang luas dan free parking.

e. Penentuan harga obat yang terjangkau dan kompetitif.

f. Menjalin kerjasama yang baik dengan PBF.

g. Menyediakan fasilitas timbangan berat badan, tinggi badan, tes


gula darah, tes kolesterol, tes asam urat, dan tes tekanan darah.

h. Melayani dengan kompeten, profesional, terpercaya dengan harga


yang bersahabat.

i. Lokasi Apotek berada di tempat yang strategis, mudah dijangkau,


berada di pusat padat penduduk.

Weaknesses (kelemahan)

a. Apotek baru, sehingga belum banyak dikenal oleh masyarakat.

b. Apotek baru, sehingga belum memiliki pelanggan

c. Apotek bersifat swasta, bukan apotek milik koperasi / jaringan /


waralaba.

Opportunities (peluang)

1) Lokasi Apotek yang strategis

2) Kepadatan penduduk yang tinggi karena merupakan daerah


padat pemukiman penduduk.

3) Latar belakang penduduk yang sangat beragam, sehingga


dapat dimungkinkan dapat menjadi pelanggan apotek.

4) Pendidikan penduduk yang tinggi.

Threats (ancaman)

Ancaman bisnis jika hanya mengandalkan konsep Apotek


sebagai sarana penyedia perbekalan farmasi mengingat Apotek

12
dengan konsep yang sama telah banyak. Adanya kompetitor yakni
Apotek Teluk yang telah berdiri cukup lama terlebih dahulu.

k. Pengelolaan Sumber Daya Manusia

Sumber daya manusia diperlukan untuk mengelola suatu apotek.


Manusia tersebut diharapkan memiliki komunikasi efektif dan elegan dalam
menangani setiap kegiatan baik yang berhubungan dengan administratif
maupun pelayanan di Apotek sehingga visi dan misi Apotek dapat
terlaksana.

Apotek Aufar Farma terdiri dari beberapa profesional dengan


bidangnya masing-masing, yaitu:

- Apoteker Pengelola Apotek : 1 orang

- Apoteker Pendamping : 1 orang

- Asisten Apoteker : 2 orang

- Kasir : 1 orang

- Cleaning Service : 1 orang

Dasar pertimbangan perekrutan karyawan adalah sebagai berikut:

1. Jam kerja: 08:00 21:00, terbagi menjadi 2 shift. Shift 1 jam 08:00
14:30. Shift 2 jam 14:30 - 21:00. Hari Ahad tetap buka, perayaan
hari besar libur.

2. Volume pekerjaan

Jumlah pasien perharinya: 50 pasien

Waktu yang dibutuhkan oleh pasien: 10 menit

Waktu untuk 50 pasien: 50 x 10 = 500 menit = 8,33 jam.

3. Dana yang ada adalah merupakan bagian dari aspek modal dan biaya

4. Sumber daya manusia adalah aset terbesar yang harus dimiliki


apotek. Kerjasama yang dilakukan antar karyawan harus dijaga

13
sehingga menciptakan suasana kerja yang tentram dan memberikan
rasa nyaman pada pasien.

Job Description

1. Apoteker Pengelola Apotek

Bertanggung jawab dalam memimpin dan mengelola seluruh


kegiatan apotek.

Bertanggung jawab secara langsung dalam bidang pelayanan


kefarmasian, bidang adsministrasi dan umum.

Bertanggung jawab dalam perencanaan, penyusunan, dan


pelaksanan program kerja di bidang pelayanan kefarmasian,
bidang adsministrasi, dan umum.

2. Apoteker Pendamping

Menggantikan posisi Apoteker Penanggung Jawab ketika


Apoteker Penanggung Jawab sedang tidak ada ditempet.

Mengawasi secara langsung pelayanan dan teknis farmasi.

Mempraktekkan Pharmaceutical Care atau memberikan


informasi obat kepada pasien.

3. Asisten Apoteker

Sebagai tangan kanan dari seorang apoteker yang akan


membantu seorang apoteker dalam mengelola apotek
khususnya dibagian obat-obatan.

Memberi Informasi:

a. Berkaitan dengan penggunaan/pemakaian obat yag


diserahkan kepada pasien.

b. Penggunaan obat secara tepat, aman dan rasioanl atas


permintaan masyarakat dengan persetujuan apoteker.

14
4. Kasir

Menjalankan proses penjualan dan pembayaran jika terjadi


transaksi. Seorang kasir bertugas untuk menginput dan
mengoutput keluar masuk barang setiap kali ada transaksi
dari konsumen.

Mencatat semua transaksi (transaksi masuk dan keluar).

Melakukan pelaporan kepada apoteker mengenai jumlah


barang yang menipis dan mengajukan permintaan barang.

5. Cleaning Service

Menyapu lantai

Mengepel lantai

Membersihkan WC

Membersihkan sudut langit-langit apotek setiap satu bulan


sekali

i. Bangunan dan Perlengkapan Apotek

1. Bangunan

Tanah dan Bangunan milik pribadi.

Apotek Aufar Farma memiliki ruang kerja apoteker, ruang konseling, tempat
peracikan, tempat pelayanan, tempat administrasi, ruang tunggu pasien, tempat
pencucian alat, ruang istirahat karyawan, dapur, gudang, WC, dan lapangan parkir.

Sumber air yang tersedia adalah PDAM dan listrik 1.250 Watt.

2. Perlengkapan

No. Nama Satuan Jumlah


1. Perlengkapan administrasi
Kopi resep Bendel 1
Etiket Macam 6
Buku register narkotik Bendel 1

15
Buku register psikotropik Bendel 1
Surat pesanan narkotik Bendel 1
Surat pesanan psikotropik Bendel 1
Surat pesanan obat Bendel 1
Kartu stok Bendel 1
Nota penjualan Bendel 1
Buku pembelian Buah 1
Buku penjualan Buah 1
Buku penerimaan barang Buah 1
Buku inkaso Buah 1
Buku defecta Buah 1
Formulir laporan narkotik dan psikotropik Bendel 1
Kwitansi dan stempel Bendel 1
Buku SPO Buah 3
Kalkulator Buah 2
Buku general ledger Buah 1
Alat tulis Pack 1
Kertas HVS A4 Rim 1
No. Nama Satuan Jumah
2. Perlengkapan dan alat perbekalan
Etalase penyimpanan obat buah 5
Lemari pendingin buah 1
Lemari penyimpanan narkotik buah 1
Lemari penyimpanan psikotropik buah 1
Alat pemadam kebakaran buah 2
3. Buku standar
Farmakope Ed. IV buah 1
MIMS buah 1
ISO buah 1
Peraturan perundang-undangan buah 3
4. Alat pembuatan dan peracikan
Timbangan miligram set 1
Timbangan gram set 1
Anak timbangan set 1
Mortir besar buah 1
Mortir kecil buah 1
Stamfer buah 2
Gelas ukur 50ml buah 1
Gelas ukur 100ml buah 1
Sendok tanduk, sudip, pengaduk buah 1

j. Anggaran Pengadaan Obat


a. Anggaran kebutuhan obat vital (dikalikan 1,2)

16
Harga
Harga 1.2 Total
No Nama Obat Jumlah satuan
(Rp) harga (Rp) b.
(Rp)
A
1 Amoxycillin 5.580 550 660 3.682.800
2 HCT 27.900 250 300 8.370.000
3 Clonidin 27.900 194 232,8 6.495.120
4 Captopril 27.900 185 222 6.193.800
5 Amlodipin 27.900 159 190,8 5.323.320
6 Antasida 7.440 50 60 446.400
7 Glibenklamid 9.300 300 360 3.348.000
8 Glimepiride 9.300 500 600 5.580.000
9 Metformin 9.300 200 240 2.232.000
10 Metronidazole 4.650 155 186 864.900
11 Cotrimoxazol 3.100 400 480 1.488.000
12 Meloksikam 2.790 400 480 1.339.200
13 Ibuprofen 2.790 300 360 1.004.400
14 Miconazole cream 465 5000 6000 2.790.000
15 Ketoconazole cream 465 4500 5400 2.511.000
16 Azitromycin 4650 1315 1578 7.337.700
Jumlah 59.006.640

nggaran Kebutuhan Obat Essential (dikalikan 1,1)


Harga Total
N Harga 1.1
Nama Obat Jumlah satuan harga
o (Rp)
(Rp) (Rp)

1 Parasetamol 5.580 200 220 1.227.600


2 DMP 5.580 165 181,5 1.012.770
3 GG 5.580 165 181,5 1.012.770
4 Efedrin 5.580 100 110 613.800
5 Antalgin 27.900 120 132 3.682.800
6 Ranitidin 3.720 210 275 1.023.000
7 Simetidin 3.720 125 137,5 511.500

17
8 Omeprazol 5.580 300 330 1.841.400
9 Oralit 4.650 350 385 1.790.250
10 Asam mefenamat 2.790 300 330 920.700
11 Natrium diklofenak 2.790 1400 1540 4.296.600
12 Kalum diklofenak 2.790 670 737 2.056.230
19.989.42
Jumlah
0

c. Anggaran kebutuhan obat non essensial


Harga Total
N Harga 1.05
Nama Obat Jumlah satuan harga
o (Rp)
(Rp) (Rp)

234.360
1 Vitamin C 5580 40 42 1.464.75
0
2 Vitamin B1 27.900 50 52,5
1.025.32
3 Vitamin B2 27.900 35 36,75
5
4 Vitamin B12 27.900 48 50,4
1.406.16
0
4.130.59
Jumlah
5
Jumlah anggaran total pengadaan obat = Obat vital + Obat esensial + Obat non esensial
= 59.006.640 + 19.989.420 + 4.130.595
= 83.126.665
k. Rencana Anggaran Pendapatan dan Biaya
1. Permodalan
Modal tetap
a. Mendirikan bangunan apotek Rp. 200.000.000,-
b. Lemari, etalase, kulkas, meja, dsb. Rp. 12.200.000,-
c. Peralatan racik (mortir, stemper, dsb.) Rp. 1.860.000,-
d. Perizinan Rp. 2.250.000,-
Modal operasional Rp. 28.000.000,-
Cadangan modal Rp. 6.500.000.-
Total = Rp. 250.810.000,-

18
2. RAPB dan Analisis Keuangan Tahun Pertama
Biaya
a. Biaya rutin per bulan tahun pertama
- APA (1 orang) Rp. 2.800.000,-
- Apen (1 orang) Rp. 2.300.000,-
- Asisten apoteker (2 orang) Rp. 3.000.000,-
- Kasir (1 orang) Rp. 1.000.000,-
- Cleaning service Rp. 650.000,-
Total = Rp. 9.750.000,-
b. Biaya lain-lain
- Administrasi Rp. 60.000,-
- Biaya listrik, air, telpon, wifi Rp. 300.000,-
- Penyusutan Rp. 250.000,-
- Lain-lain Rp. 100.000,-
Total = Rp. 710.000,-
Total keseluruhan = Rp. 9.750.000,- + Rp. 710.000,- = Rp. 10.460.000,-
c. Biaya rutin tahun pertama
Biaya rutin per bulan selama satu tahun Rp. 117.000.000,-
THR Rp. 2.500.000,-
Pajak Rp. 3.000.000,-
Total = Rp. 122.500.000,-
d. Proyeksi Pendapatan Tahun I (Pertama)
Resep diproyeksikan 10 lembar per hari @ Rp 60.000,-
10 lb x 30 hr x 12 bln x Rp. 60.000,- Rp.216.000.000,-
Penjualan Obat bebas per hari Rp.680.000,-
30 hr x 12 bln x Rp. 680.000,- Rp.244.800.000,-
Penjualan OWA per hari Rp. 400.000,-
30 hr x 12 bln x Rp. 400.000,- Rp.144.000.000,-
Penjualan Alkes per hari Rp. 50.000,-
30 hr x 12 bln x Rp. 50.000,- Rp. 18.000.000,- +
Jumlah Rp. 622.800.000,-

a. Biaya Pengadan Obat Selama Tahun I (Pertama)

Biaya pengadan obat resep adalah :


75% x Rp. 54.000.000 = Rp. 40.500.000,-

19
Biaya pengadaan Obat bebas adalah :
90% x Rp. 198.000.000 = Rp.178.200.000,-
Biaya pengadaan OWA adalah :
90% x Rp. 126.000.000 = Rp. 113.400.000,-
Biaya pengadaan Alkes adalah :
90% x Rp. 18.000.000 = Rp. 16.200.000,- +
Total Pengadan Obat Rp. 348.300.000,-

l. PAJAK

Besarnya pajak dihitung dengan perhitungan Norma

1. Penghasilan 1 tahun = Rp. 622.800.000,-

2. Penghasilan Netto = 20% x 622.800.000 = Rp. 124.560.000,-

3. Total penghasilan = Rp. 124.560.000,-

4. PTKP

PTKP K2 = Wajib pajak kawin dengan dua anak

a. Wajib Pajak= Rp. 15.840.000,-

b. Suami = Rp. 1.320.000,-

c. Anak = Rp. 2.640.000,- +

= Rp. 19.800.000,-

d. PKP (Total penghasilan dikurangi dengan PTKP)

PKP = Rp. 124.560.000 Rp. 19.800.000


= Rp. 104.760.000,-

e. Pajak Terhutang = 10% x Rp. 100.000.000 = Rp. 10.000.000,-

20% x Rp. 4.760.000 = Rp. 952.000,- +


= Rp. 10.952.000,-

m. EVALUASI

1. Laba bersih = Pendapatan Biaya Pengadaan Obat Biaya Rutin - Pajak

= Rp. 622.800.000 - Rp. 348.300.000 - Rp. 122.500.000 - Rp. 10.952.000


= Rp. 141.048.000,-

20
2. BEP (Break Even Point)

1
BEP = biaya variabel x Biaya tetap
1
pendapatan
1
= 348.300 .000 x 122.500.000
1
622.800 .000
= Rp. 272.222.200,-/tahun
= Rp. 22.685.100,-/bulan
= Rp. 756.100,-/hari

3. PBP (Pay Back Periode)

Modal
PBP = x 1 tahun
Laba bersi h
250.810 .000
= x 1 tahun
141.048 .000
= 1,7 tahun ~ 2 tahun
4. ROI (Returen On Invesment)

Laba bersi h
ROI = x 100%
Modal
141.048 .000
= x 100%
250.810 .000
= 56,23 %

n. Kesimpulan

Laba bersih = Rp. 141.048.000

ROI = 56,23%

PBP = 2 tahun

BEP = Rp. 756.100,-/hari

Berdasarkan analisis studi kelayakan ini, Apotek AUFAR FARMA dinilai layak
untuk didirikan sebagai upaya untuk tempat pengabdian apoteker, bisa dijadikan sumber
informasi obat dan konseling, upaya untuk menyalurkan obat yang berkualitas, aman dan
bermutu kepada masyarakat luas, khususnya masyarakat kelurahan Teluk dan sekitarnya
o. Penutup

21
Penyusunan proposal Apotek Aufar Farma telah mengkaji dari berbagai aspek yang
tentunya akan mempengaruhi tumbuh dan kembangnya. Dengan mempertimbangkan
aspek - aspek tersebut dapat terlihat bahwa Apotek Aufar Farma memiliki prospek pasar
yang bagus, dan diharapkan mampu mencapai tujuan, visi, serta misinya.
p. Daftar Pustaka
Anonim, 2004, Standar Kompetensi Farmasi, Ikatan Sarjana Farmasi Indonesia,
Jakarta
Anonim, 2009, Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009
tentang Kesehatan, Pemerintah Republik Indonesia, Jakarta
Anonim, 2009, Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2009 tentang Pekerjaan
Kefarmasian, Pemerintah Republik Indonesia.

LAMPIRAN

22
A. DENAH LOKASI
DENAH RUANG APOTEK

2m Depan 4m
A B

Pintu D E D

G G

H H
N

2m
I J K L

A : Pintu Masuk Depan B : Pintu Masuk Samping


C : Ruang Tunggu D : Lemari Etalase Rendah
E : Kasir F : Meja Apoteker
G : Lemari Etalase Tinggi H : Meja Racik
I : Kamar Mandi J : Lemari Narkotik
K : Lemari Psikotropik L : Gudang
M : Lemari Pendingin N : TV

23
B. COPY RESEP

APOTEK AUFAR FARMA


Jl. Arsadimeja Teluk Purwokerto Selatan Banyumas
APA : Muhammad Rizki Ardiansyah, S.Farm., Apt
SIPA : 110114/SIPA/UMP/011/ 2016
COPY RESEP
No. : ......................................... Tgl......................
Dari Dokter : ........................................
Untuk : .........................................
Ex Copy : .........................................
R/

Purwokerto, ..................
PCC

Muhammad Rizki Ardiansyah, S. Farm., Apt.

24
C. SURAT PEMESANAN PREKURSOR

APOTEK AUFAR FARMA


Jl. Arsadimeja Teluk Purwokerto Selatan Banyumas
APA : Muhammad Rizki Ardiansyah, S.Farm., Apt
SIPA : 110114/SIPA/UMP/011/ 2016

SURAT PESANAN PREKURSOR


No :
Yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama : ........................................................................................
Alamat : ........................................................................................
Jabatan : ........................................................................................
Mengajukan permohonan kepada :
Nama perusahaan : .......................................................................
Alamat : .......................................................................
Jenis prekursor sebagai berikut :
1. ..................................................................................................
2. ...................................................................................................
3. ...................................................................................................
4. ...................................................................................................
5. ...................................................................................................
6. ...................................................................................................
Untuk keperluan Apotek Aufar Farma

Purwokerto,
Apoteker Pengelola Apotek

(Muhammad Rizki Ardiansyah, S.Farm., Apt)


SIPA : 110114/SIPA/UMP/011/ 2016

25
D. SURAT PEMESANAN PSIKOTROPIK
APOTEK AUFAR FARMA
Jl. Arsadimeja Teluk Purwokerto Selatan Banyumas
APA : Muhammad Rizki Ardiansyah, S.Farm., Apt
SIPA : 110114/SIPA/UMP/011/ 2016

SURAT PESANAN PSIKOTROPIKA


No :
Yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama : ...................................................................................................
Alamat : ...................................................................................................
...................................................................................................
Jabatan : ...................................................................................................

Mengajukan permohonan kepada :


Nama perusahaan : ..................................................................................
Alamat : ................................................................................
.................................................................................
Jenis psikotropika sebagai berikut :
1. ............................................................................................................
2. ............................................................................................................
3. ............................................................................................................
4. ............................................................................................................
5. ............................................................................................................
6. ............................................................................................................
Untuk keperluan Apotek Aufar Farma

Purwokerto,
Apoteker Pengelola Apotek

26
(Muhammad Rizki Ardiansyah, S.Farm., Apt)
SIPA : 110114/SIPA/UMP/011/ 2016

E. SURAT PESANAN
APOTEK AUFARFARMA
Jl. Arsadimeja Teluk Purwokerto Selatan Banyumas
APA : Muhammad Rizki Ardiansyah, S.Farm., Apt
SIPA : 110114/SIPA/UMP/011/ 2016

SURAT PESANAN
No :
Kepada Yth : ...............................................................................
................................................................................

Dengan Hormat,
Mohon dikirimkan kepada kami obat /alkes berikut ini :
No. Nama Obat Jumlah Satuan

Untuk keperluan Apotek Aufar Farma.

Purwokerto,
Apoteker Pengelola Apotek

(Muhammad Rizki Ardiansyah, S.Farm., Apt)


SIPA : 110114/SIPA/UMP/011/ 2016

27
F. MOHON BELI

APOTEK AUFAR FARMA


Jl. Arsadimeja Teluk Purwokerto Selatan Banyumas
APA : Muhammad Rizki Ardiansyah, S.Farm., Apt
SIPA : 110114/SIPA/UMP/011/ 2016

MOHON BELI

Kepada Yth : ...............................................................................


................................................................................

Dengan Hormat,
Mohon dikirimkan kepada kami obat /alkes berikut ini :
No. Nama Obat Jumlah Satuan

Untuk keperluan Apotek Aufar Farma.

Purwokerto,
Apoteker Pengelola Apotek

(Muhammad Rizki Ardiansyah, S.Farm., Apt)


SIPA : 110114/SIPA/UMP/011/ 2016

28
G. NOTA

APOTEK AUFAR FARMA


Jl. Arsadimeja Teluk Purwokerto Selatan Banyumas
APA : Muhammad Rizki Ardiansyah, S.Farm., Apt
SIPA : 110114/SIPA/UMP/011/ 2016

No : ................................... Kepada Yth .

No Jumlah Nama Barang Harga (Rp)

TOTAL

Harga sudah termasuk PPn.


Terimakasih atas kepercayaan dan kunjungan Anda.

Penerima, Purwokerto, .............................

( ..................... ) ( .................................... )

29
H. ETIKET

APOTEK AUFAR FARMA


Jl. Arsadimeja Teluk Purwokerto Selatan Banyumas
APA : Muhammad Rizki Ardiansyah, S.Farm., Apt
SIPA : 110114/SIPA/UMP/011/ 2016

No : Tgl.

Tablet
X Sehari Kapsul
Bungkus
Jam :
Pagi : sore :
Siang : malam :
SEBELUM/SEWAKTU/SESUDAH MAKAN

APOTEK AUFAR FARMA


Jl. Arsadimeja Teluk Purwokerto Selatan Banyumas
APA : Muhammad Rizki Ardiansyah, S.Farm., Apt
SIPA : 110114/SIPA/UMP/011/ 2016

No : Tgl.

Tablet
X Sehari Kapsul
Bungkus
Jam :
Pagi : sore :

30
Siang : malam :
SEBELUM/SEWAKTU/SESUDAH MAKAN

APOTEK AUFAR FARMA


Jl. Arsadimeja Teluk Purwokerto Selatan Banyumas
APA : Muhammad Rizki Ardiansyah, S.Farm., Apt
SIPA : 110114/SIPA/UMP/011/ 2016

No : Tgl.

OBAT LUAR

APOTEK AUFAR FARMA


Jl. Arsadimeja Teluk Purwokerto Selatan Banyumas
APA : Muhammad Rizki Ardiansyah, S.Farm., Apt
SIPA : 110114/SIPA/UMP/011/ 2016

No : Tgl.

OBAT LUAR

APOTEK AUFAR FARMA


Jl. Arsadimeja Teluk Purwokerto Selatan Banyumas
APA : Muhammad Rizki Ardiansyah, S.Farm., Apt
SIPA : 110114/SIPA/UMP/011/ 2016

No : Tgl.

31
OBAT LUAR

APOTEK AUFAR FARMA


Jl. Arsadimeja Teluk Purwokerto Selatan Banyumas
APA : Muhammad Rizki Ardiansyah, S.Farm., Apt
SIPA : 110114/SIPA/UMP/011/ 2016

No : Tgl.

Obat
X Sehari Sendok Teh
Makan

Jam
Pagi : Sore :
Siang : Malam :
SEBELUM/SEWAKTU/SESUDAH MAKAN
KOCOK DAHULU

APOTEK AUFAR FARMA


Jl. Arsadimeja Teluk Purwokerto Selatan Banyumas
APA : Muhammad Rizki Ardiansyah, S.Farm., Apt
SIPA : 110114/SIPA/UMP/011/ 2016

No : Tgl.

Obat
X Sehari Sendok Teh
Makan

Jam
Pagi : Sore :
Siang : Malam :
SEBELUM/SEWAKTU/SESUDAH MAKAN
KOCOK DAHULU

32
I. Kartu Stock
APOTEK AUFAR FARMA
Jl. Arsadimeja Teluk Purwokerto Selatan Banyumas
APA : Muhammad Rizki Ardiansyah, S.Farm., Apt
KARTU STOK HARIAN
Nama Obat : ..............................................................................
Satuan : ..............................................................................
NO HARI/ TGL PBF MASUK KELUAR SISA

33
J. Standar Operting Prosedure (SOP) Pelayanan
Standar Operating Prosedure (SOP) Pelayanan :

1. SOP Pelayanan Resep

a. Pasien datang membawa resep.

b. Menyapa pasien dengan ramah.

c. Menerima resep dari pasien.

d. Lakukan skrening resep meliputi administrasi, pharmaceutical dan klinik.

e. Mengitung harga dan minta persetujuan terhadap nominal harga pada pasien.

f. Pasein diberi nomer antrian

g. Siapkan obat sesuai dengan resep.

h. Jika obat racikan maka patuhi SOP meracik.

i. Buat etiket dan cocokan dengan resep.

j. Teliti kembali resep sebelum diserahkan kepada pasien termasuk salinan resep
dan kuitansi (Jika diminta oleh pasien).

k. Serahkan obat kepada pasien disertai dengan informasi tentang obat meliputi
dosis, frekuensi pemakaian sehari, waktu penggunaan obat, cara penggunaan
dan efek samping obat yang mungkin timbul setelah penggunaan obat dan jika
diperlukan pengatasan pertama terhadap efek samping yang ditimbulkan.

34
l. Ucapkan terimakasih, salam dan doakan pasien agar lekas sembuh setiap kali
usai melayani pasien.

m. Catat nama pasien, alamat dan nomor telepon pasien.

n. Buat catatan khusus tentang pasien.

2. SOP Meracik Obat

a. Siapkan alat yang akan digunakan dan bersihkan meja untuk meracik.

b. Buatlah instruksi meracik meliputi : no resep, nama pasien, jumlah dan cara
mencampur.

c. Siapkan etiket dan wadah obat sertakan bersama obat dan instruksinya untuk
diracik.

d. Cucilah tangan bila perlu dunakan sarung tangan dan masker.

e. Siapkan bat sesuai resep dan cocokkan dengan yang tertera pada struknya.

f. Jika ada bahan yang ditimbang maka persiapkanlah lebih dahulu.

g. Bacalah instruksi meracik dengan seksama dan lakukanlah dengan hati-hati.

h. Pastikan hasil racikan sesuia dengan instruksinya.

i. Masukkan dalam wadah yang telah disediakan dan beri etiket, kemudian
serahkan pada petugas lain untuk diperiksa dan diserahkan.

j. Bersihkan peralatan dan meja setelah selesai.

k. Cucilah tangan sampai bersih.

3. SOP Pelayanan OWA


a. Pasien datang.
b. Menyapa pasien dengan ramah dan tanyakan kepada pasien obat apa yang
dibutuhkan.

c. Tanyakan pada pasien apa keluhan yang dialaminya dan gejala penyakitnya.

35
d. Tanyakan apa sebelumnya pernah menggunakan obat tertentu dan bagaimana
hasilnya (kondisi membaik atau bertambah parah).

e. Bila pasien telah menggunakan obat sebelumnya dan hasilnya tidak memuaskan
maka pilihlah obat lain yang sesuai dengan kondisi pasien, begitu juga untuk
pasien yang sama sekali belum pernah minum obat.

f. Menghitung harga dan minta persetujuan kepada pasien mengenai nominal


harga.

g. Setelah pasien setuju dengan harga obat, ambilkan obat tersebut.

h. Serahkan oabat kepada pasien disertai informasi tentang obat meliputi : dosis,
frekuensi pemakaina sehari, waktu penggunaan obat, cara penggunaan dan efek
samping obat yang mungkin timbul setelah penggunaan obat dan jika diperlukan
pengatasan pertama terhadap efek samping yang ditimbulkan.

i. Ucapkan terimakasih, salam dan doakan pasien agar lekas sembuh setiap kali
usai melayani pasien.

j. Catat nama pasien, alamat dan no telepon pasien.

k. Buat catatan khusus tentang pasien yang nantinya sebagai patien data record.

4. SOP Pelayanan OTC

a. Pasien datang.

b. Menyapa pasien dengan ramah dan tanyakan kepada pasien obat apa yang
dibutuhkan.

c. Tanyakan lebih dahulu keluhan atau penyakit yang diderita oleh pasien,
kemudian bantu pasien untuk mendapatkan obat yang tepat.
36
d. Menghitung harga dan minta persetujuan terhadap nominal harga.

e. Bisa telah terjadi persetujuan, ambilah obat yang diminta oleh pasien sesuai
dengan permintaan meliputi : nama obat dan jumlah obat.

f. Serahkan obat kepada pasien disertai informasi tentang obat meliputi : dosis,
frekuensi pemakaina sehari, waktu penggunaan obat, cara penggunaan dan efek
samping obat yang mungkin timbul setelah penggunaan obat dan jika diperlukan
pengatasan pertama terhadap efek samping yang ditimbulkan.

g. Ucapkan terimakasih, salam dan doakan pasien agar lekas sembuh setiap kali
usai melayani pasien.

5. SOP Pelayanan Barang

a. Lakukan pengecekan secara rutin setiap etalase untuk mengetahui barang-


barang yang habis atau dipesan oleh pasien.

b. Stok aman untuk jumlah obat dapat dilihat pada daftar limit masing-masing
obat.

c. Catat semua barang yang akan dipesan dalam buku habis.

d. Siapkan surat pesanan beserta salinan sebagai dokumentasi.

e. Pilih PBF yang memberikan pelayanan cepat, harga bersaing dan kemudahan
pembayaran.

f. Hubungi PBF, selesman atau antar SP yang telah ditandatangani APA.

6. SOP Penerimaan dan Penyimpanan Barang

a. Barang datang dari PBF.

b. Cek kesesuaian barang yang datang dengan SP dan faktur (kecocokan tentang
nama barang, bentuk, jumlah sediaan, no batch dan tanggal ED).

c. Cek kondisi barang (rusak, pecah, tersegel atau tidak).

d. Jika barang tidak sesuai dengan pesanan/rusak maka barang ditolak/ditukar.

37
e. Jika barang telah sesuai dengan pesanan maka faktur kiriman ditandatangani
oleh APA atau asisten apoteker (khusus narkotika dan psikotropika oleh
Apoteker) dilengkapi SIPA atau SIK kemudian dicap/stempel.

f. Ambil satu faktur kiriman sebagai arsip dan patokan harga.

g. Simpan faktur pada tempatnya atau serahkan ke bagian administrasi.

h. Lakukan pengecekan harga setiap kali barang datang untuk mengetahui bila ada
perubahan harga.

i. Beri label harga, nama PBF dan tanggal barang datang untuk memudahkan
pengecekan ulang.

j. Masukan faktur ke dalam arsip faktur yang telah disediakan.

k. Simpan obat sesuai dengan letaknya (mengacu pada metode FIFO) atau bentuk
sediaannya (misalnya suppo di dalam kulkas)

PETA LOKASI

U
Apotek Aufar Farma

Perumahan BCL

Perumahan Pamujan

Logo Apotek
AUFA
FA MA
38
Struktur Organisasi
Apoteker Pengelola
Apotek

Apoteker
Pendamping

Cleaning Asisten
Kasir
Services Apoteker

39