Anda di halaman 1dari 8

3 Lainnya BlogBerikut BuatBlog Masuk

Petroleum Engineering

JUMAT,28FEBRUARI2014 RUMAHONLINE

Jenisjenismasalahpadasumurproduksi
Katayangdicari:

Caridefinisi
1.ProblemScale

Scalemerupakankristalisasidanpengendapanmineralyangberasaldarihasilreaksiionionyangterkandungdalamairformasi.Pengendapan
KamusBahasaIndonesia.org
dapatterjadididalamporiporibatuanformasi,lubangsumurbahkanperalatanpermukaan.

Penyebabterbentuknyaendapanscaleantaralain:

a.BercampurnyaduaJenisAirYangBerbeda

Duajenisairyangsebenarnyatidakmempunyaikecenderunganuntukmembentukscale,bilabercampurkemungkinanmembentuksuatu
komponenyangtidaklarut.Contohyangumumadalahpencampuranantaraairinjeksidenganairformasidibawahsumur,dimanayangsatu
mempunyaikelarutangaramgarambariumyangtinggi,sedangkanyanglainnyamengandunglarutansulfate.

Pencampuran ini akan mengakibatkan pembentukan endapan barium sulfate (BaSO4 ) yang dapat menyumbat dan sulit untuk dibersihkan.

Endapan carbonate dan sulfate akan menjadi lebih keras dan makin bertambah apabila larutan mineralnya dalam keadaan bersentuhan (kontak)

denganpermukaandalamwaktuyanglama.

b.PenurunanTekanan

Padasaatairformasimengalirdarireservoirmenujulubangsumur,makaakanterjadipenurunantekanan.Penurunantekananinidapatpulaterjadidari 0
dasarsumurkepermukaandariwellheadketankipengumpul.PenurunantekananiniakanmenyebabkanterlepasnyaCO2 danionbikarbonat(HCO3 )

darilarutan.
DenganterbebaskannyagasCO2 ,sehinggaakanmenyebabkanberkurangnyakelarutanCaCO3 .Haliniberartipenurunantekananpadasuatusistem ARSIPBLOG
akanmenyebabkanmeningkatnyakemungkinanterbentuknyascaleCaCO3 . 2014(14)
Maret(1)
c.PerubahanTemperatur
Februari(2)
Padasaatterjadiperubahan(kenaikan)temperatur,makaakanterjadipenguapan,sehinggaterjadiperubahankelarutan,danhaliniakan
Jenisjenismasalahpadasumur
mengakibatkanterjadinyapembentukanscale.Temperaturmempunyaipengaruhpadapembentukansemuatipescale,karenakelarutansuatusenyawa
produksi
kimiasangattergantungpadatemperatur.MisalnyakelarutanCaCO3 akanberkurangdengankenaikantemperaturdankemungkinanterbentuknya

scaleCaCO3 semakinbesar.
PGNsedangmembangunFSRU
terbesardiduniayangb...

2.MekanismeTerbentuknyaScale Januari(11)
a.MakinbesarpH
MakinbesarpHcairan,makaakanmempercepatterbentuknyascale.Scalebiasanyaterbentukpadakondisibasa(pH>7).
b.Terjadinyaagitasi(pengadukan)
MENGENAISAYA
Pengadukanataugoncanganakanmempercepatterbentuknyaendapanscale.Scalebiasanyaterbentukpadatempatdimanafaktorturbulensi
besar,sepertisambunganpipa,valvedandaerahdaerahpenyempitanaliran.
c.Kelarutanzatpadat

Kelarutanzatpadatyangdikandungolehairsangatberperandalampembentukanscale,sebabbilakelarutanzatpadatrendahataukecil,maka
kemungkinanuntukterbentuknyascaleakansemakinbesar.
ChairulAgam
Ikuti 29
3.Jenisjenisscaleyangterjadiantaralain:

ScaleCalciumSulfate(CaSO4 ) BERBAGI
INFORMASI
ScaleCalciumSulfateterbentukdarireaksiioncalciumdanionsulfatreaksinyasebasgaiberikut:
Lihatprofil
Ca +++SO4 =CaSO4 lengkapku
ScaleBariumSulfate(BaSO4 )

ScaleBariumSulfatedibentukolehkombinasiionBa ++danionSO4 =denganreaksisebagaiberikut:

Ba +++SO4 =BaSO4

ScaleKalsiumKarbonate(CaCO3)

Scaleiniterbentukdarikombinasiionkalsiumdanionkarbonatataubicarbonate,sesuaidenganreaksi:

Ca +++CO3 =CaCO3

Ca +++2(HCO3 )CaCO3+CO2+H2 O

Perubahankesetimbangankimiainimenyebabkanterbentuknyascaleyangdapatmenghambatataumenutupporiporibatuan.

3.Caramencegahterbentuknyascale:

Menghindaritercampurnyaairyangincompatible(tidakbolehcampur)

Mengubahkomposisiairdenganwaterdilution(pengencerair)ataumengontrolpH
Menghilangkanzatpembentukscale

Penambahanscalecontrolchemical

4.Caramengatasiproblemscale

PenambahanlarutanEDTA(EthyleneDiamineTetraAcetic)

Acidizing(PenambahanlarutanHClatauHCl:HF)

2.Emulsi

Emulsi adalah campuran dua macam cairan yang dalam keadaan biasa tidak dapat bercampur (immiscible). Problem emulsi umumnya timbul

padasaatairmulaiterproduksibersamaminyak.Airyangtidakdapatbercampurdenganminyakdinamakanairbebasdandenganmudahdipisahkan

dengancarapengendapan.Namundisegilainadaemulsiyangsulitberpisah,sehinggadiperlukansuatuusahauntukpemecahannya.Terdapattiga

faktorpentingyangmembentukemulsistabil,yaitu:

1.Adanyaduamacamcairanyangimmiscible.

2.Adanyapengadukan/agitasiyangcukupkuatuntukmenyebarkancairanyangsatukedalamcairanyanglainnya.

3.Adanyaemulsifyingagentyangdapatmembuatemulsimenjadistabil.

Di dalam emulsi cairan dalam bentuk butiranbutiran yang tersebar disebut dispersed (internal) phase, dan cairan yang mengelilingi butiranbutiran itu

disebutcontinuous(external)pahase.Secaraumumemulsidapatdiklasifikasikanmenjadi2(dua),yaitu:

1.Waterinoil(W/O)emulsiondimanaairsebagaidisperseddanminyaksebagaicontiniousphase.Waterinoilemulsiinilahyangseringdijumpai.

2.Oilinwater(O/W)emulsion,dimanaminyaksebagaidispersedphasedanairsebagaicontiniousphase.

Ditinjaudarikestabilannya,emulsijugadapatdibagi2(dua)macam,yaitu:

1.Emulsiyangstabiladalahemulsidimanaminyakdanairtidakdapatmemisahkandiritanpabantuandariluar.

2.Emulsiyangtidakstabiladalahemulsidimanaminyakdanairdapatmemisahkandiritanpabantuandariluar,cukuphanyadiberikansettlingtime

saja.

Kestabilanemulsitergantungbeberapafaktor,yaitu:

Emulsifyingagent,padaemulsiminyakbumiyangstabil.Haliniterdiridari:asphalt,resin,oilsolubleorganicaciddanmaterialmaterialhalusyang

lebihlarutataudapatberpencardalamminyakdaripadadalamair.

Viskositas,jikatinggimakakecendrunganuntukmengikatbutiranairlebihbesardibandingminyakyangviskositasnyalebihrendah.Minyakyang

viskositasnyabesarmemerlukanwaktulebihlamauntukmemecahkanemulsinya.

Specificgrafity,bilaperbedaannyabesarmakaakanmempercepatsettling.Minyakyangberatberkecendrunganuntukmenahanbutiranbutiran

airdalambentuksuspensilebihlama.

Prosentaseairyangtinggiakanmembentukemulsiyangkurangstabil,sehinggamudahdipisahkandariminyaknya.

Umuremulsi,minyakyangmengandungemulsibiladimasukkankedalamtangki,danairyangtersisaterpisahkansertatidaksegeradilakukan

treatmen,makaemulsitersebutmenjadisangatsulituntukdipisahkan.

A.Pencegahanproblememulsi

Secaraumumpencegahanproblememulsidapatdibagi2(dua)yaitu:

Tidakmemproduksikanminyakdenganairsecaraserentak.

Mencegahtimbulnyaagitasiyangdapatmembentukemulsi

Karenamemisahkanairdidalamwellborebisanyasangatsulit,makapencegahanagitasilahyangdituju,yaitudengan:

Mencegah aliran turbulensi akibat penggunaan surface choke yang kurang tepat, dengan memberi tekanan separator lebih besar

namundijagaperbedaantekanannyamasihmampumengalirkanminyakkeseparator.

Pemakaiaanbottomholechoke,yangdidasarkanatas:

a)Perbedaantekananyangkecilantaraupdandownstream

b)Temperaturdidasarsumurjauhlebihtinggidaritemperaturpermukaan

c)Aliranyanglurusdenganjarakrelatifpanjangpadadownstreamdarichoke.

Pembukaandanpenutupansumursecaraterencana

Padasumursumuryangdigaslift,pembentukanemulsibisadicegahdenganmeningkatkanefisiensigasliftditubing(padacontiniousgas

lift)danpemberiandemusilferpadaghateringsystemnya.

Padasumursumurpompa,pembesaranefisiensivolumetrispompayangakanmengurangiterjadinyaemulsiyaitudenganpemasangangas

anchor,clearancepompayangkecil,spacingyangbaiksertakecepatandanpanjangstrokeyangsemestinya.

B.Penanggulanganproblememulsi

Terdapatbeberapamacamcarauntukpemecahanemulsi,antaralaindengan:

1.MetodeSettlingTime(Pengendapan)

Dengan cara ini diharapkan air, emulsi dan minyak akan terpisah secara gravitasi (karena perbedaan densitasnya). Peralatan yang dipakai

dapatberupa:gunbarrrelatauwashtank,freewaterknockout,storagetank,atauoilskimmer.

2.MetodeKimiawi(penggunaandemulsifer)

Denganmetodeinidapatmerusakfilmdariemulsifyingagentyaitudenganmembuatkakudanmengkerutkannya.

3.Metodepemanasan

Metodeiniditerapkandengananggapandispersedphasedalamemulsitetapdalamkeadaanbergerak(sepertigerakBrowndalamlarutan

koloidkoloidzigzag).Panasakanmempercepatgerakantersebutdanmenyebabkanpartikeldispersedphasesalingtubrukanlebihsering
dengankekuatanlebihbesar,sehinggamenyebabkanlapisanfilmyangdibentukemulsifyingagentmenjadipecah,danviskositascairan

makinberkurangyangmenyebabkanairterpisah.DilapanganmetodeiniditerapkanpadaalatalatHeaterTreater.

4.Metodeelektrik(listrik)

Prinsipmetodeiniadalahmerusakataumenetralkanfilmpenyelubungbutiranbutiranairyangdiinduksiolehmedanlistrikstatis,sedangkan

minyaksebagaicontiniousphasediinduksikansehinggabutiranbutiranairyanglebihbesarakancepatmengendapdibandingbutiranair
yangkecil.

5.Metodekombinasi

Dilapangan,metodekombinasiinilahyangseringditerapkanyaitumetodepanaskimiawidankimiawilistrik.Selainituterdapatmetode

kombinasidengansistemmekanik,yaitu:
Filtering,dimanaemulsidipaksamengalirmelaluifilter(saringan)sehinggafilmyangmenyelubungidispersedphasepecah,namun

demikianternyatatidaksemuaterpecahkan.

Centrifuging,dimanaemulsidipecahdengangayacentrifugal

Seringkalimetodepemecahanproblememulsijugadikombinasikandenganpemecahkanproblemkorosi.

3.ProblemParafin

Parafinatauasphaltinadalahunsurunsurpokokyangbanyakterkandungdalamminyakmentah.Jeniskerusakanakibatendapanorganikini

umumnyadisebabkanolehperubahankomposisihidrokarbon,kandunganwax(lilin)didalamcrudeoil,turunnyatemperaturdantekanan,sehingga

minyakmakinmengental(pengendapanparafinik)danmenutupporiporibatuan.SecaraumumrumusparafinadalahCn H2n+2.

EndapanparafinyangterbentukmerupakansuatupesenyawaanhidrokarbondanhidrogenantaraC18 H38 hinggaC38 H78 yangbercampur

denganmaterialorganikdaninorganiklain.

Kelarutanparafindalamcrudeoiltergantungpadakomposisikimiaminyakdantemperatur.Pengendapanakanterjadijikapermukaan

temperaturnyalebihrendahdaripadacrudeoil.Viskositascrudeoilakanmeningkatdenganadanyakristalparafindanjikatemperaturterusturuncrude

oilakanmenjadisangatkental.Temperaturterendahdimanaminyakmasihdapatmengalirdisebuttitiktuang(pourpoint).
1.Secararincipenyebabutamanyaadalah:

Turunnyatekananreservoir

Hilangnyafraksiringanminyak

Pemindahanpanasdariminyakkedindingpipadanditeruskanketempatsekitarnya.

Alirancairanyangtidaktetapdantidakmerata.
Adanyapartikellainyangmenjadiintipengendapan.

Kecepatanalirandankekasarandindingpipa.

Terhentinyaaliranfluida

2.Problemendapanorganikinidapatterjadipadadaerah:

Sepanjangzonaperforasi

Padatubing

Flowline

Separator

Distocktank

3.Caramengatasiproblemparafin

Mekanik(diresrvoir:hydroulicfracturing,ditubingdenganalatscraperdancutterdandiflowlinedenganalatpigging)

Kombinasidenganpemakaiansolvent(kerosen,kondensate,danminyakdiesel)dengancarapemanasan(pemakaianheatertreater,steam

stimulationatauthermalrecoverysepertiinjeksiuap)

Pemakaianlarutanair+calciumcarbideatauacethylene

Acidizing

Keduafaktor(endapaninorganikdanorganik)iniakanmenghambataliranfluidareservoirkesumurproduksidanmembentukdaerahkerusakanatau

zonadamage.PenurunanproduksidarisumurminyaktergantungdaribanyaknyadantempatdimanaendapantersebutterdapatGambar.3.6.

merupakanmodeldariendapanparafin.

4.Kepasiran(sandproblem)

Sepertidiketahui,pasiryangterproduksibersamafluidaformasiantaralainakanmenyebabkan:

Abrasiataupengikisandiataspermukaan(termasukendapannya)
Dapatterjadipenurunanlajuproduksi,bahkandapatmematikansumur.

Usahayangharusdilakukanuntukmencegahterjadinyakepasirantersebutadalahdengancaramemproduksikanminyakpadalajuoptimumtanpa

terjadikepasiran.Sandfreeflowratemerupakanbesarnyalajuproduksikritis,dimanaapabilasumurtersebutdiproduksikanmelebihilajukritisnya,maka

akanmenimbulkanmasalahkepasiran.

Maksimumsandfreeflowrateataulajuproduksimaksimumtanpamenimbulkankepasirandapatditentukandnegansuatuanggapanbahwagradien
tekananmaksimumdipermukaankelengkunganpasir,yaitusuatulajuproduksimaksimumtanpakepasiranberbandinglangsungdengankeuatan

formasi.Dengankatalainjikaproduksimenyebabkantekanankelengkunganpasirlebihbesardarikekuatanformasi,makabutiranpasirformasiakan

mulaiikutbergerak.

1.Faktorfaktoryangmempengaruhiproblemterjadinyakepasiran:

a.KekuatanFormasi

Dalammasalahkepasiran,Tixieret.al.berpendapatbahwakekuatanformasiterhadapkepasirantergantungdariduahal,yaituintrinsicstrength

offormationataukekuatandasarformasidankesanggupanpasiruntukmembentuklingkunganstressyangditentukanolehtekananporiporidan

tekananoverburden,bentukdansortingbutiransertasementasidiantarabutiranyangkadangkadangdiperkuatolehclay.

Untuk menentukan suatu formasi stabil atau tidak dari suatu lapangan dikenal kriteria kritis misalnya untuk lapangan Gulf Coast digunakan

kriteriakritisyangmerupakanbatassuatuformasibersifatlabilataustabil,menurutTixieradalah:

G/Cb>0.8x10 12 psi2:formasistabil(kompak)

G/Cb<0.8x10 12 psi2 :formasitidakstabil(tidakkompak)

b.SementasiBatuan

Kekuatan formasi merupakan kemampuan dari fromasi untuk menahan butiran pasir agar tidak terlepas akibat operasi produksi. Kekuatan

formasipasirdipengaruhiolehfriksiantarbutirpasirdankohesiantarbutirpasir.Friksibertambahbesarjikabebanoverburdenbertambahbesar.Kohesi

antarbutirtimbulakibatsementasidanteganganantarpermukaanfluida.

Formasipasiryangsementasinyabaikdapatmerupakansuatusistemyangstabildenganjalanmembentuklengkungankestabilan(arching)di

luarlubangperforasi.

Tixier menyatakan bahwa kekuatan formasi terhadap kepasiran tergantung pada kekuatan dasar formasi (intrinsic strength of formation) dan

kemampuanpasiruntukmembentuklengkunganyangstabildisekitarlubangperforasi.

Batupasirterbagimenjaditigajenistergantungdarikomposisikimianya,yaituquartzite,graywackedanarkose.Sementasipadapasirkwarsit

adalah karbonat (kalsit dan dolomit) dan silika (chert, chalcedonit dan kwarsa sekunder), sementasi alamiah pada batupasir graywacke dan arkose

sangatsedikitatauhampirtidakada.Mineraltidakstabiladalahlempungyangbanyakterdapatpadapasirarkosedangraywacke.Lempungumumnya

menyelimuti butirbutir kwarsa dan bersifat sebagai mineral penyemen. Pasir graywacke dan arkose tidak tersementasi dengan baik sehingga sering

menimbulkanproblemkepasiran.

Sementasi batuan sangat berpengaruh terhadap ikatan antar butir atau konsolidasi dari butiran batuan tersebut, dengan demikian akan

berpengaruh pula terhadap kestabilan butiran tersebut. Semakin tinggi derajat sementasinya , maka suatu formasi akan semakin kompak. Persamaan

empiris yang menunjukkan hubungan faktor formasi (F) terhadap porositas () dan faktor sementasi (m) telah diberikan Archie dalam bentuk sebagai

berikut:

...(313)

c.KandunganLempung
Sebagianbesarformasipasirmengandunglempungsebagaimatrikatausemenbatuan.Materiallempungterdiridarikelompokmik,kaolonit,

chloriteillitedanmontmorilonite.Kelompokmontmoriloniteakanmengalamiswellingbilakontakdenganair.

Padaumumnyalempungmempunyaisifatyangbasahterhadapairatauwaterwetsehinggabilaiabebasmelewatiformasiyangmengandung

lempungakanmenimbulkanduaakibatyaitu:

Lempungakanmenjadilunak.

Gayaadhesidarifluidayangmengalirterhadapmaterialyangdilaluinyaakannaik.

Akibatdarisemuaitumakabutiranpasircenderunguntukbergerakkelubangsumurbilaairformasimulaiberproduksi.Untukmenghitungkandungan

minerallempungdidalamformasidapatdilakukandengananalisalogging.Adapunjenislogyangdigunakanadalah:Spontaneouspotensiallog,

resistivitylog,gammaraylogdanneutronlog.

d.LajuAliranKritis

Sandfreeflowrateadalahbesarnyalajuproduksikritisyangmanabilalajuproduksisumurlebihbesardarilajukritisnyamakaakanmenimbulkan

problemkepasiran.

SteinOdeh dan Jones telah mengadakan penyelidikan untuk memperkirakan laju produksi dari suatu formasi. Maksimum sand free flow rate

dapat ditentukan dengan anggapan bahwa gradien tekanan maksimum di permukaan kelengkungan pasir yaitu saat laju produksi maksimum tanpa

kepasiranberbandinglangsungdengankekuatanformasi.

Formasipasiryangsementasinyabaikdapatmerupakansuatusistemyangstabildenganjalanmembentuklengkungankestabilandiluarlubang

perforasi.Dengankatalainbahwaapabilaproduksimenyebabkantekanankelengkunganpasirlebihbesardarikekuatanformasinyamakabutiranpasir

formasiakanbergerakataumulaiikutberproduksi.Gambar3.8.merupakangambaranLengkungKestabilanformasi

PersamaanyangditurunkanolehSteinOdehdanJonesdidasarkanpadaanggapansebagaiberikut:

1.Lajuproduksiuntuksetiapintervalperforasiadalahsama

2.Permeabilitastetapuntuksetiapintervalkedalaman

3.Tidakterjadioverlappingdarikelengkungankestabilanuntuksetiapintervalperforasi

4.Pengaruhturbulensialiran,meratadiseluruhintervalperforasi

5.Perbedaantekananmaksimumyangdiperbolehkanpadabidangkelengkunganadalahsebandingdengankekuatanformasi.

2.CaraMengatasiProblemKepasiran

Padahakekatnyaproblematikaturutterproduksinyapasirdapatdokontrolldengantigacara,yaitu:

A.PenguranganDragForce

Carainimerupakancarayangpalingmudahdanefektifdigunakandalammenontrol.Lajuproduksiyangmenyebabkanterikutnyaproduksipasir

harusdipertimbangkanpadalajuperunitareadariformasiyangpermeabel.

Langkah pertama yang harus dipertimbangkan adalah penambahan daerah aliran (flow area), kemudian penentuan laju maksimum atau laju

produksikritis,dimanadiatasmaximumratetersebutpasirmenjadiberlebihan.

Ketikalajufluidabertambahsecarabertahap,kosentrasiakannaikturundengantajamsehargakosentrasimulamula.Efekbergelombangini

terbuktiakanmerusakbrigdeyangtidakstabilyangmanaakanterbentukkembalipadalajualiranyangtinggi.

Ketikacriticalrangeyangtelahdicapai,bridgetidakterbentukkembali.Strengthstrukturtelahterlampauidanproduksipasirakanberlanjutpada

lajualiranyanglebihtinggi.Lajuproduksikemudiandikurangisampaidibawahcriticalrangeuntukmemberikesempatanagarbridgeterbentukkembali,

kemudianratedapatditambahtetapimasihdibawahcriticalrange.

Prosedur ini disebut Beanup Technique yang secara cermat dilakukan dalam periode beberapa bulan dan efektif untuk menetapkan laju

produksimaksimumsuatusumur.

B.MetodeMekanik

Cara ini dilakukan dengan menggunakan gravel (dengan screen untuk menahan gravel) atau dengan screen (tanpa gravel) untuk menahan

butiranpasiryangikutmengalirbersamafluidareservoirpadasaatsumurberproduksi.

Masalahutamadalammeotdeiniadalahbagaimanauntukmengontrolpasirformasitanpamengurangiproduktivitassumursecaraberlebihan.

Pertimbanganutamauntukmendesaingraveldanscreenantaralain:

1.Ukurangraveloptimumyangsesuaidenganukuranbutiranpasir.

2.Luasoptimumdariscreenslotuntukmenahangraveldanjikatidakmemakaigravel,makaharussesuaidenganukuranbutiranpasir.

3.Teknikpenempatanyangefektifpadakemungkinanyangpalingpenting.

Untukperencanaanukurangravelmaupunscreendiperlukandistribusiukuranpasir,ukuranbesarbutirpasir,keseragamanbuitranpasirdan

tingkatpemilihanbutiran.

Untuk menentukan keseragaman butiran pasir digunakan metode sieve analysis. Dalam metode ini sampel yang digunakan adalah yang

representatifkarenapenyebaranukuranbutiranpasiryangbervariasidarisuatuzonakezonayanglain.

TingkatkeseragamanbutiranpasirolehSchwartzdapatditentukandenganpersamaan:

.(327)

dimana:

d 40 =diameterbutiranpasirpadatitik40percentilepadakurva

d 90 =diameterbutiranpasirpadatitik90percentilepadakurva

C=koefisienkeseragaman(uniformcoefficient)

Schwartz menyatakan bahwa pengertian uniform coefficient adalah merupakan tingkat keseragaman dari butiran pasir yang kemudian dapat

menunjukkan baik atau buruknya pemilihan butir (sortasi). Harga C ini bervariasi dan setiap harga menunjukkan tingkat keseragaman dari tiap butiran

pasir,yaitu:

JikaC<3makapasirseragamdanberukurand 10sebagaiukurangravelkritis

JikaC>5makapasirtidakseragamdanberukurand 40sebagaiukrangravelkritis

JikaC>10makapasirsangattidakseragamdanberukurand 70sebagaiukurangravelkritis

SlottedatauScreenLiner

Alatiniberbentukpipadanmempunyaisejumlahlubangpadasisinyadenganukurantertentuyangdipasangdidepanintervalperforasi.Tujuan

pemasangan alat ini adalah untuk menahan laju aliran butiran pasir yang terikut di dalam fluida reservoir, sehingga fluida melaju tanpa adanya

hambatan.

Secaraideal,lebarlubang(slot)padalinerharusdapatmenahanbuitranpasirtetapitidakmembatasialiranfluida.
PercobaanyangdilakukanolehCoberlymenyatakanbahwabatastertinggilebarlubangtidakbolehlebihdariduakalidiameter10percentile

agardapatmenahansecaraefektif.Dalammenentukanukuranscreenini,beberapaahlimemberikanpersamanpersamaansebagaiberikut:

1.Coberly:

W=2xd 10 (328)

2.Wilson:

W=d 10(329)

3.Giil:

W=2xd 15.(330)

4.DePriester:

0.05Wd 20(331)

dimana:

W=lebarcelahliner,in

d 10 =diameterbutirpasirpadatitik10percentilepadakurvadistribusi,in.

Untuk menahan formasi pasir yang seragam, dimana butiran sulit untuk ditahan atau sering terjadi perubahan kecepatan aliran, dianjurkan

menggunakanlebarlubangsamadengandiameter10percentileatauW=d 10

GravelPack

Carainidilakukandenganjalanmemasangsaringanpasirdibagianluardanslottedlinerdibagiandalam.

PadaawalnyaCoberlydalamperbandinganukurangravelsandhanyamempertimbangkanmasalahmenahan/mencegahgerakanpasirkedalam

lubang bor dan bukan permeabilitas gravel packnya. Kemudian menjadi jelas bahwa produktivitas maksimum dari formasi pasir harus terhenti pada

permukaanluardarigravelpack.Jikaterjadipenghalangpasirdidalamgravelpackitusendiri,makapermeabilitasakanberkurang.

PengaruhdariGSRatiopadapermeabilitasgravelpackdigambarkandenganjelaspadapenyelidikanlaboratoriumolehSaucier.Gambar3.10.

menunjukkanpengaruhGSRatiopadapermeabilitasgravelpack.

1.UkuranGravelPack

Untukmenentukanukurangravel,beberapaahlimemberikansaransebagaiberikut:

a.Coberly:

D>10d 10..(332)

b.Hill:

D=8d 10(333)

c.TauschdanCorley:

4d 10 <D<6d 10(334)

d.Schwartz:

Schwartz,memberikanpendekatandalammenentukanukurangravel,yaitudenganmemperhatikanhalhalsebagaiberikut:

1.Analisabutiranpasirformasi

Setelahdiperolehkurvadistribusiukuranbutirpasirformasiproduktif,makakurvatersebutdigunakanuntukperhitunganselanjutnya.

2.HargaperbandingangravelterhadappasirformasiatauGSratio

GS ratio adalah perbandingan antara ukuran butiran gravel dengan ukuran butir pasir formasi. GS ratio sangat penting hubungannya dengan

pemilihanukurangravel.Beberapabentukpersamaanyangdiberikanolehparaahli,adalahsebagaiberikut:

a.Saucier

b.Schwartz

atau:

c.CoberlyHillWagnerGumpertz:

d.Maly:

UntukhargaperbandinganGSkurangdari6,pasirtidakmampumasukkedalamgravelpack,jikaperbandinganukuranGSdiantara610.5

pasir bisa masuk dan akan mengurangi permeabiltas efektif gravel pack, dan apabila perbandingan GS lebih besar dari 10.5 maka gravel pack tidak

mampumenahanpasiryangmasuk.Gambar3.7.menunjukkanefekGSratioterhadappermeabilitasgravelpack.

SchwartzmengakuiadanyaefekdarikecepatanalirandaniamembuatrumusanyangsamadenganSaucier,sebagaiberikut:

1.PasirdenganC<5danvelocity<0.05ft/sec,menggunakand 10sebagaiukurangravelkritis.

2.PasirdenganC>5danvelocity>0.05ft/sec,menggunakand 40 sebagaiukurangravelkritis.

3.PasirdenganC>10danvelocity>0.1ft/sec,menggunakand 70 sebagaiukurangravelkritisnya.

Jadiukurangravelpackadalahsebagaiberikut:

D90gravel=6xd 90 pasirformasi(335)

Dimanakecepatanaliran(velocity)adalah:

..(336)

Metode gravel packing disarankan untuk mengontrol pasir pada zone yang panjang. Gravel packing juga baik dipakai untuk zone pendek,

tetapididalamremedialwork,multiplecompletion,diametersumuryangkecil,danadanyaabnormalprsessureakanmenambahkesulitandanbiaya.

2.TipeGravelPack

Untukmenempatkangravelpacktergantungsistemsumuryangdigunakan,penempatangravelpackadaduacara,yaitu:

1.Openholegravelpack,dimanaselaludigunakanpadasinglecompletion

Pada tipe ini, casing diset di atas formasi produktif, sedangkan gravel ditempatkan di annulus antara screen liner dengan formasi. Biasanya

lubang bor diperbesar (underreamed) untuk mengangkat kotorankotoran yang diakibatkan saat pemboran berlangsung dan mengurangi tahanan alir

denganmemperbesarradiuspasirgravelunit.
2.Casedholegravelpack

Tipe dari casedhole geavel packing dilakukan dengan menempatkan gravel di annulus antara screen liner dengan casing dan sebagian di

belakangperforasi(perforationtunnel).

Fluidaproduksiyangmengalirharusmelaluitigabagian,yaitubagiangravelyangmengisitunnelperforasi,gravelpackdanscreenlineruntuk

mencapai lubang bor. Oleh karena itu, produktivitas ditentukan oleh tahanan alir dari masingmasing bagian tersebut. Potensi terbesar untuk tahanan

aliradalahbagaianperforasi.

3.KualitasGravel

Kualitasgravelsangatbervariasidantergantungpadasumbergravelyangditangani.Gravelsangatbervariasididalamkemurnian,kebundaran

kekuatandankandungankuarsa.Graveldapatbercampurdengankotorandanpecahselamatransportasidanpenempatannya.

APImerekomendasikanpasiryangdigunakanuntukgravelpackyaitu:

3.Kebulatandankebundaran,0.6ataulebihdariskalaKrumbein.

4.Pembatasankelarutanterhadapasam,tidakbolehlebihdari1%kelarutandalam12%HClatau3%HFlumpurasam.Kandungankuarsa98%

ataulebih.

5.Kekuatanbutiran(dalamstandarteslaboratorium)biladiberitekanan2000psiselama2menittidakbolehrusaklebihdari4%untukukuran12/20,

16/30,dan20/40meshatau2%untukukuran30/50dan40/60mesh.

4.PenyeleksianScreenLiner

Screen liner yang digunakan harus sesuai dengan ukuran gravel, sehingga harus ditentukan ukuran screen liner. Ukuran screen liner (W)

mempunyaihargatertentuyangbesarnyasesuaidenganstrandarproduksipabrikyangmemproduksinya.

C.MetodeResinConsolidation

Metodeiniumumnyadigunakanpadaformasidimanamateriallepasnyasangathalus.Metodeinidilakukandenganmenggunakanresinyang

akan mengikat butiran pasir disekitar lubang bor. Resin akan mengikat buitran pasir menjadi suatu gumpalan yang keras, dimana ikatannya kuat dan

mempunyaicompressivestrengthsamapai3000psi.

Sistimpengikatannyadenganmenggunakanfluidapengikat,seperti:

Furan,Epoxy,PhenolResin,PhenolFormaldehyd.Caranyayaitudenganmenginjeksikansejumlahzatpengikatkedalamformasiunconsolidated

sehinggamaterialhalusakanterikatdanmenjadibutiranyanglebihbesardanlebihmudahdikontrol.

Metodeinidigunakanpadazonependekdimanakarenasuatuhalsehinggagravelpacktidakbisadigunakan.Adapunbeberapakeuntungan

laindaripenggunaanmetodeiniadalahsebagaiberikut:

1.Tersediauntukukurandiameteryangkecil

2.Cocokdipakaimelaluitubing

3.Awetdipakaipadaopenwellbore

4.Cocokuntuksumurmultiplecompletion(komplesiganda)

5. Dapat digunakan untuk sumur yang bertekanan abnormal, di offshore atau lokasi yang terisolasi diamana tubing hoist tidak tersedia, sehingga

akanmengurangikesulitandanbiaya.

Persyaratanyangharusdipenuhidalammetoderesinconsolidationadalah:

1.Permeabilitasformasiharusmerata

2.Perforasiharussemuaterbuka

3.Intervalproduksi/perforasitidakterlalupanjang(kurangdari10ft)

4.Tidakbanyakbutiranasingselainpasiryangberbutircukupbesar

5.Tidakterjadikontaminasiplastikselamapengerjaannya

Padadasarnyaadaduasistimpadaresinconsolidationmethod,yaitu:

a.SistimInternal

PadasistiminidugunakanlarutanResinyangdisertaiolehzatpengeras,pengencer,katalisator.Pengerasanterjadidenganterpisahnya

pelarutdariresinnya.

b.Sistimexternal

Padasisitminidigunakanlarutanresinyangtidakdisertaiolehzatpengeras.pengerasanpadasaatoverflushdatang.

5.Korosi

Korosiadalahkerusakanlogamakibatreaksielektrokimiadenganlingkungannya,demanabesi(Fe)bereaksimembentuksenyawahidroksida,

karbonat atau sulfida yang rapuh dan mudah tererosi oleh aliran. Sebagai akibatnya adalah penipisan dinding pipa, alatlat produksi, yang akhirnya

dapatmenimbulkankebocorankebocoran.

PenyebabkorosiyangseringdijumpaidilapanganadalahCO2 ,H2 S,asamasamorganik,HCldanoksigenyangterlarutkandidalamair.

1.Faktorfaktorpenyebabterjadinyakorosiantaralain:

Pengaruhkomposisilogam,dimanasetiaplogamyangberbedakomposisinyamempunyaikecendrunganyangberbedapulaterhadapkorosi.

Pengaruhkomposisiair,dimanapengkaratanolehairakanmeningkatdengannaiknyakonduktivitas.Disampingitupengkaratanolehairjuga

akanmeningkatdenganmenurunnyapHair.

Kelarutangas,dimanaoksigen,karbondioksidaatauhidrogensulfidayangterlarutdalamairakanmenaikkankorosivitassecaradrastis.Gas

yangterlarutadalahsebabutamaproblemkorosi.JikagasgastersebutdapatdibuattidakmemasukisistemairdanairdipertahankanpadapH

yangnetralataupHyanglebihtinggi,makakebanyakansitemairakanmempunyaiproblemkorosisedikit.

Akibatreaksiperubahanfasedanreaksikimiasecaralangsungsepertipipayangmengalamiperenggangan.

2.Syaratsyaratterjadinyakorosiadalah:

1.Anoda

Anodamerupakanbagiandarilogamyangterkorosi.Padawaktulogamlarutmakaatommelepaskanelektronnyasehinggalogammenjadipositif.

Reaksinyaadalahsebagaiberikut:

FeFe +++2e

2.Katoda
Katoda merupakan logam yang tidak terlarut tetapi merupakan tempat yang dituju oleh gerakkan elektron yang dalam perjalanannya bereaksi

denganionyangadadalamair.Prosesinidisebutreduksi,adapunreaksinyasebagaiberikut:

2H++2eH2

3.Elektrolit

Proses korosi akan berjalan secara simultan jika ada penghantar listrik yang disebut elektrolit. Dalam hal ini air merupakan zat elektrolit yang

mempunyaisifathantarlistrik,iniakannaikjikakadargaramdalamairitubertambah.


3.Beberapamacamkorosiyangseringdijumpaianataralain

Sweet,Corrosion,yaitukorosiyangdisebabkanolehCO2dansampekatsertatekananparsialnya(730psiataulebih).Adapunreaksikimia

yangterjadisebagaiberikut:

CO2 +H2 OH2 CO3

Fe+H2 CO3 FeCO3 +2H

SourCorrosion,yaitukorosiyangdisebabkanolehH2 S(dansejumlahkecilO2 danCO2 ).Padabajabiasanyamembentukserbukhitamyang

merupakan katode baja sehingga baja mudah patah atau aus. Karena molekul H membuat celah atau retakan retakan dan bila ada

mikroorganismemakaakanmempercepatterjadinyakorosi.Adapunreaksikimiayangaterjadisebagaiberikut:

H2 S+FeFeS+2H

Oxygen Corrosion, yaitu korosi yang disebabkan oleh udara atau air yang mengandung O2, yang ditandai adanya FeO(OH) dan Fe 2 O3 .

Adanya gas yang mengandung CO2 dan H2 S atau air garam dapat mempercepat lajunya korosi tersebut. Adapun reaksi kimia yang terjadi

adalahsebagaiberikut:

2Fe+O2 +H2 OFe 2 O3+H2 O

ElectrochemicalCorrosion,yaitukorosiyangdisebabkankandungananode,katode,elktrolitdankonduktor.Ditinjaudarireaksikimialistriknya,

makaterdapatduatipeyaitu:

a.Peristiwapembalikanaliranlistrik,biladuakepinglogamyangberbedadicelupkanpadamediaelektrolityangsama.

b.Biladuakepingyangsejenisdilarutkanpadamediasalahsatunyaditembuskanudaramakayangtidakmerngansdungudaramenjadi

katode, sebaliknya menjadi anode, Fe(OH)2 dan Fe(OH)3 akan mengendap saat ion besi (Fe ++) bereaksi dan menghasilkan OH pada

katode.


4.Carapencegahankorosiantaralaindengan:

Mengontrol atau menurunkan kadar salinitas, H2 S, CO3 dan O2 dalam semua proses yang berhubungan dengan produksi minyak,

sehinggapHdapatdinaikkan(tingkatkeasamanmenurun).

Pelapisankhusus(coating)padapipadenganmemakaipolythylenedanpolyvinylchloride.

Dalampemakaiannya,coatingharusbersifat:

a.Mampudancukupkuatmenahantegangandariperubahansuhu

b.Berdayaikatyangbaikpadapermukaanlogam

c.Bertahananlistriktinggisetelahinstalasipipadipasang

d.Dalamwaktutertentubereduksilemahpadatahananlistriknya

Pemakaiancorrosioninhibitorsecaraefektif

Dalampemakaiancorrosioninhibitordiharapkanselainmenetralisirkorosi,jugamelindungidarielektrolit,yaitu:

a.Pembentukanfilm(mengurangidifusiantaralogamelektrolit)

b.Detergen(menjagaagarsistemtetapbersih)

c.Demulsifer(menetralisirpembentukanemulsikorosiinhibitor)

d.Bakterisasi(mencegahpertumbuhanbakteri)

CathodicPretectionyaitumemasukkanaruslistrikkedalamlogam,yangpenggunaannyasesuaidengan:

a.Resistivitasatautanahsekelilingdaerahtersebut

b.Karakteristikpipayangdigunakan


3.1.2.ProblemMekanis

Problemmekanisyangterjadipadasuatusumurperludiperhatikan,karenahaliniakanmempersulitpengontrolansumurnya,sehinggaapabila

tidakdiatasisejakdiniakanmenimbulkankefatalan.Probleminiumumnyaadalah:

a.Kebocorancasing/tubing

Penyebab terjadinya problem ini adalah proses korosi, collapse (sambungan pada casing. Korosi pada casing disebabkan adanya kandungan H2 S,

CO2 ,HCl,mudacidatauperbedaanpotensial/kontakduamacamfluidayangberbedakegaramannya,sehinggamenyebabkanpengikisankimiawi(non

abrasi)padadindingcasingterutamabagiandalamnya,sehinggamakinlamamakintipisdanakhirnyabocor.

Kebocorancasingtesebutdapatmengakibatkanterjadinyakomunikasizonazonalaindenganzonaproduktifdanmengakibatkanlajuproduksiminyak

turun.

b.Keruskanprimarycementing

Primarycementingadalahpenyemenanpertamayangdilakukanlangsungsetelahcasingdipasangbegituselesaipemboran.

Tujuanprimarycementingadalah:

Memisahkanlapisanyangakandiproduksidenganyangtidak

Mencegahmengalirnyafluidadarisatulapisankelapisanyanglain

Melindungipipadaritekananformasi

Menutupzonalosscirculation

Mencegahproseskorosipadacasingolehfluidaformasi

Sebabsebab terjadinya kerusakan primary cementing adalah adanya tekanan yang besar pada operasi kerja ulang atau kualitas semen dan

pengrejaannyayangtidakbaik.

c.Keruskanperalatanproduksibawahpermukaan

Keruskanperalatanproduksibawahpermukaanantaralain:

Tubingataupackerbocor

Keruskanpadacasingatautubing

Kesalahanataukerusakanpadaartificiallift
Keruskanpadaplug

Adapunproblemdiatasharusditanganisejakdinidenganmelakukanrecompletion(komplesikembalisecarakeseluruhansehinggabaik/sempurna).

6.Coning

WaterdanGasconingmerupakanpermasalahanyangseriuspadabanyakaplikasidilapangan.Gejalainiditandaiolehbreakthtroughairatau

gasyangterlaludini.Penyebabtimbulnyagejalaconingpadasumursumurminyakpadadasarnyadisebabkanolehlajuproduksiyangberlebihan.

Water coning bisa terjadi bersamasama dengan gas coning atau trjadi sendirisendiri, tergantung pada reservoarnya. Jika reservoarnya

memilikilapisangadiataslapisanminyakdanataulapisanairdibawahnya,makakemungkinanterjadigejalaconingada.

Terproduksinyaairataugasyangberlebihantidakhanyamenurunkanproduksiminyak,tetapijugadapatmengakibatkansumurditutupatau

ditinggalkansebelumwaktunya.

Berbeda dengan fingering, coning terjadi akibat aliran air dan atau gas yang melintasi bidang batas dari arah vertikal. Sedangkan pada

fingeringairdanataugasmengalirmelewatiatausepanjangbidangbatas.Bidangbatasyangdimaksudadalahoilwatercontacataugasoilcontact

yangberbedadalamkondisistatis,yaituketikabelumterjadialirandidalamreservoar.

A.FaktorPenyebabWater/GasConing

Water coning didefinisikan sebagai gerakkan vertikal dari air yang memotong bidang perlapisan didalam formasi produktif. Terproduksinya air

yangberlebihandapatterjadisebagaiakibatdaribeberapahaldibawahini:Perembesanairumumnyaterjadipadamekanismependororngwaterdrive,

waterconing,waterfingering,danterjadinyakerusakanprimarycementingataukebocorancasing.

Water fingering didefinisikan sebagai gerakan air menuju ke atas dalam zona yang lebih permeabel dari multi zona. Didalam reservoar yang

berlapislapisgasfingeringdapatterjadilebihawalpadalubangbordenganperbedaantekananyangtinggi.Gasfingeringlebihumumterjadididalam

reservoardimanapermeabilitasantarzonacukupbesarperbedaannya.

Gambar3.16.merupakanbentukkerucutairyangtelahmencapailubangperforasi,sedangkangambar3.17.merupakanbentukkerucutgas.

B.CaraMenangulangiWater/GasConing

Produksiairyangberbentukkerucutataugasdapatmengurangiproduksisecarasignifikan.Olehkarenaitupentinguntukmemperkecilatau

palingtidakmenundaterjadinyaconing.Beberapametodeyangdilakukanuntukmenanggulangiterjadinyaconingyaitu:

Menrunkanlajuproduksidibawahlajualirkritis(qo<qc)

Jikamungkinmematikansumur,selamawaktutertentusehinggadiperkirakanakanmengembalikanbatasairminyakkekondisiawal.

Menjalankanprogramkerjaulang,untukmenutuplubangperforasiawaldanmelakukanperforasidenganintervalyangbaru.

AnalisaKerusakanFormasi

Untuk mengidentifikasi adanya indikasi kerusakan pada formasi dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa cara yang ada. Seperti

PresureBuildUpTestdanPressureDrawdownTest.

DiposkanolehChairulAgamdi02.14 +3RekomendasikaninidiGoogle

Tidakadakomentar:

PoskanKomentar

PostingLebihBaru Beranda PostingLama

Langganan:PoskanKomentar(Atom)

OFFSHORE