Anda di halaman 1dari 14

RSUD DR. H. MARSIDI JUDONO KAB.

BELITUNG
RINCIAN KEWENANGAN KLINIS DOKTER
NAMA
LULUSAN/ TAHUN
DOKTER

PERMOHONAN DISETUJUI
NO KEWENANGAN KLINIS
DOKTER YBS KOMITE MEDIK
1 2 3a 3b 4 1 2 3a 3b 4
BIDANG SISTEM SYARAF
Tatalaksana rawat jalan dan rawat inap
1 Kejang demam
2 Tetanus
3 HIV/AIDS tanpa komplikasi
4 Tention headache
5 Migren
6 Bells palsy
7 Vertigo
KETERAMPILAN DI BIDANG SYSTEM SYARAF
FUNGSI SYARAF KRANIAL
1 Pemeriksaan indra penciuman
2 Inspeksi lebar celah palpebral
3 Inspeksi pupil ( ukuran dan bentuk )
4 Reaksi pupil terhadap cahaya
5 Reaksi pupil terhadap objek dekat
6 Penilaian gerakan bola mata
7 Penilaian diplopia
8 Penilaian nystagmus
9 Reflex kornea
10 Pemeriksaan funduskopi
11 Penilaian kesimetrisan wajah
12 Penilaian kekuatan otot temporal dan masseter
13 Penilaian sensasi wajah
14 Penilaian pergerakan wajah
15 Penilaian indra penegcapan
16 Penilaian indra pendengaran ( lateralisasi, konduksi udara
dan tulang)
17 Penilaian kemmpuan menelan
18 Inspeksi palatum
19 Pemeriksaan reflex GAG
20 Penilaian otot steromastoid dan trapezius
21 Lidah, inspeksi saat istirahat
22 Lidah, inspeksi dan penilaian system motoric( misalnya
dengan dijulurkan keluar )

SISTEM MOTORIK
23 Inspeksi postur, habitus dan gerakan involunter
24 Penilaian tonus otot
25 Penilaian kekuatan otot

KOORDINASI
26 Inspeksi cara jalan
27 Shallow knee bend
28 Test Romberg
29 Test Romberg dipertajam
30 Test telunjuk hidung
31 Test tumit lutut
32 Test untuk disdiadokinesis

SISTEM SENSORIK
33 Penilaian sensasi nyeri
34 Penilaian sensasi suhu
35 Penilaian sensasi raba halus
36 Penilaian rasa posis (propioseptif)
37 Penilaian sensasi diskriminatif ( missal stereognosis)

FUNGSI LUHUR
38 Penilaian tingkat kesadaran dengan skala Glasgow (GCS)
39 Penilaian orientasi

40 Penilaian kemampuan berbicara dan berbahasa, termasuk


penilaian afasia
41 Penilaian apraksia

42 Penilaian agnosia

43 Penilaian kemampuan belajar baru

44 Penilaian daya ingat /memori

45 Penilaian konsentrasi

REFLEKS FISIOLOGIS,PATOLOGIS,DAN PRIMITIP


46 Refleks tendon (biceps,triceps, pergelangan, patella, tumit)

47 Reflex abdominal

48 Reflex kremaster

49 Reflex anal

50 Tanda Hoffman Tromener

51 Respon plantar ( termasuk grup Babinski )

52 Snout refleks

53 Reflex menghisap / rooting reflex menggengam palmar/


grasp reflex glabella palmomental
54 Reflexs menggenggam palmar

55 Reflex glabela

56 Reflex palmomental

TULANG BELAKANG
57 Inspeksi tulang belakang saat istirahat

58 Inspeksi tulang belakang saat bergerak

59 Perkusi tulang belakang

60 Palpasi tulang belakang

61 Mendeteksi nyeri diakibatkan tekanana vertikal

62 Penilaian fleksi lumbal

PEMERIKSAAN FISIK LAINNYA


63 Deteksi kaku kuduk
64 Penilaian fontanel
65 Tanda Patrick dan kontra patrick
66 Tanda chvostek
67 Tanda laseque
68 PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
69 Interprestasi x ray tengkorak
70 Interprestasi x ray tulang belakang

BIDANG PSIKIATRI
TATALAKSANA RAWAT JALAN MAUPUN RAWAT INAP
1 Gangguan somatoform
2 Insomnia
KETERAMPILAN DI BIDANG PSIKIATRI
ANAMNESIS
1 Autoanamnesis dengan pasien
2 Alloanamnesis dengan anggota keluarga/orang lain
3 Memperoleh data mengenai keluhan /masalah utama
4 Menelusuri riwayat perjalanan penyakit sekarang/ dahulu
5 Memperoleh data bermakna mengenai riwayat
perkembangan , pendidikan, pekerjaan,perkawinan,
kehidupan keluarga

PEMERIKSAAN PSIKIATRI
6 Penilaian status mental
7 Penilaian kesadaran
8 Penilaian persepsi orientasi intelengensia secara klinis
9 Penilaian orientasi
10 Penilaian intelengensia secara klinis
11 Penilaian bentuk dan isi pikir
12 Penilaian mood dan afek
13 Penilaian motoric
14 Penilaian pengendalian impuls
15 Penilaian kemampuan menilai realitas
16 Penilaian kemampun tilikan
17 Penilaian kemampuan fungsional

DIAGNOSIS DAN IDENTIFIKASI MASALAH


18 Menegakan diagnosis kerja berdasarkan kriteria diagnosis
multiaksial
19 Membuat diagnose banding
20 Identifikasi kedaruratan psikiatrik
21 Identifikasi masalah dibidang fisik, psikologis dan social
22 Mempertimbangkan prognosis
23 Menentukan indikasi rujuk

PEMERIKSAAN TAMBAHAN
24 Melakukan mini mental state examination
25 Melakukan kunjungan rumah apabila diperlukan
26 Melakukan kerjasama konsultatif dengan teman sejawat
lainnya.

BIDANG SYSTEM INDRA


MATA
TATALAKSANA RAWAT JALAN MAUPUN RAWAT
INAP
1 Benda asing di konjungtiva
2 Konjungtivitis
3 Perdarahan subkonjungtiva
4 Mata kering
5 Blefaritis
6 Hordeolum
7 Trikiasis
8 Episkleritis
9 Hipermetropia ringan
10 Myopia ringan
11 Astigmatism ringan
12 Presbyopia
13 Buta senja
KETERAMPILAN DIBIDANG INDRA PENGLIHATAN
14 Penilaian penglihatan dewasa
15 Penilaian refraksi, subjecktif
16 Lapang pandang,Donders confrontation test
17 Lapang pandang, Amsier pones
18 Inspeksi kelopak mata
19 Inspeksi kelopak mata dengan eversi kelopak atas
20 Inspeksi bulu mata
21 Inspeksi konjungtiva termasuk forniks
22 Inspeksi sclera
23 Inspeksi orifisium duktus lakrimalis
24 Palpasi limphonodus pre auricular
25 Penilaian posisi dengan corneal reflex images
26 Penilaian posisi dengan cover uncover test
27 Pemeriksaan gerakan bola mata
28 Penilaian penglihatan binocular
29 Inspeksi pupil
30 Penilaian pupil dengan reaksi langsung terhadap cahaya
dan konvergensi
31 Inspeksi media refraksi dengan transiluminasi (pen light)
32 Inspeksi kornea
33 Tes sensitivitas kornea
34 Inspeksi bilik mata depan
35 Inspeksi iris
36 Inspeksi lensa
37 Funduscopi untuk melihat fundus reflex
38 Funduscopy untuk melihat pembuluh darah, papil, macula
39 Tekanan intraocular, estimasi dengan palpasi
40
41 Tes buta warna dengan buku ishihara 12 plate

KETERAMPILAN TERAPEUTIK MATA


42 Peresapan kacamata pada kelaianan refraksi ringan sampai
dengan 5D tanpa simitris untuk mencapai visus 6/6
43 Pemberian obat tetes mata
44 Aplikasi tetes mata
45 To apply eyes dressing
46 Melepaskan protesa mata
47 Mencabut bulu mata
48 Membersihkan benda asing dan debris di konjungtiva

TELINGA
TATALAKSANA RAWAT JALAN MAUPUN RAWAT
INAP
49 Otitis eksterna
50 Otitis media akut
51 Serumen prop
52 Mabuk perjalanan

KETERAMPILAN DI BIDANG INDRA


PENDENGARAN DAN KESEIMBANGAN
53 Inspeksi aurikula, posisi telinga dan mastoid
54 Pemeriksaan meatus auditorius extermus dengan otoskop
55 Pemeriksaan membrane timpani dengan otoskop
56
57 Menggunakan lampu kepala
58 Tes pendengaran , pemeriksaan garpu
tala( weber,Rinne,schwabach)
59 Tes pendengaran, tes berbisik
60
HIDUNG
TATALAKSANA RAWAT JALAN MAUPUN RAWAT
INAP
61 Furuncle hidung
62 Rhinitis akut
63 Rhinitis vasomotor
64 Rhinitis allergica
65 Benda asing
66 Epistaxis

KETERAMPILAN DI BIDANG INDRA PENCIUMAN


67 Inpeksi bentuk hidung dan lubang hidung
68 Penilaian obstruksi hidung
69 Uji penciuman
70 Rinoskopi anterior
71 Transluminasi sinus frontalis dan maksila

KETERAMPILAN DI BIDANG INDRA PENGECAPAN


72 Penilaian pengecapan

KETERAMPILAN TERAPEUTIK THT


73 Pembersihan meatus auditorius ekstermus dengan usapan
74 Pengambilan serumen menggunakan kait atau kuret
75 Pengambilan benda asing di telinga
76 Menghentikan perdarahan hidung
77 Pengambilan benda asing dari hidung

BIDANG SYSTEM RESPIRASI


TATALAKSANA RAWAT JALAN MAUPUN RAWAT
INAP
1 Influenza
2
3 Pharyngitis
4 Tonsillitis
5 Laryngitis
6 Asma bronkial
7 Bronchitis akut
8 Pneumonia, bronchopneumonia
9 Tuberculosis paru tanpa komplikasi

KETERAMPILAN PEMERIKSAAN FISIK


10 Inspeksi leher
11 Palpasi kelenjar ludah (submandibular dan parotid
12 Palpasi nodus limpatikus brakialis
13 Palpasi kelenjar tiroid
14 Usap tenggorokan
15 Penilaian respirasi
16 Inspeksi dada
17 Palpasi dada
18 Perkusi dada
19 Auskultasi dada

KETERAMPILAN PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK


20 Persiapan, pemeriksaan sputum dan interprestasinya
( gram dan ziehl Nielsen)
21 Uji fungsi paru/spirometer dasar
22 Interprestasi rontgen /foto thoraks

KETERAMPILAN TERAPEUTIK
23 Dekompresi jarum
24 Perawatan WSD
25 Terapi inhalasi/nebulisasi
26 Terapi oksigen
27 Edukasi berhenti merokok
BIDANG SISTEM KARDIOVASKULAR
TATALAKSANA RAWAT JALAN MAUPUN RAWAT
INAP
1 Hipertensi essential

KETERAMPILAN PEMERIKSAAN FISIK


2 Inspeksi dada
3 Palpasi denyut apeks jantung
4 Palpasi arteri karotis
5 Perkusi ukuran jantung
6 Auskultasi jantung
7 Pengukuran tekanan darah
8 Pengukuran tekanan vena jugularis
9 Papasi denyut arteri eksteremitas
10 Penilaian denyut kapiler
11 Penilaian pengisian ulang kapiler
12 Deteksi bruits
KETERAMPILAN PEMERIKSAAN FISIK
DIAGNOSTIK
13
KETERAMPILAN PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK
14 EKG, pemasangan, dan interprestasi hasil EKG sedehana
(VES,AMI,VT,AF)

KETERAMPILAN RESUSITASI
15 Pijat jantung luar
16 Resusitasi cairan
BIDANG SISTEM GASTROINTESTINAL,
HEPATOBILIER DAN PANCREAS
TATALAKSANA RAWAT JALAN MAUPUN RAWAT
INAP
1 Kandidiasis mulut
2 Ulkus mulut aptosa,herpes)
3 Parotitis
4 Infeksi pada umbilicus
5 Gastritis
6 Gastroenteritis termasuk kolera dan giardiasis )
7 Refluks gastresophagus
8 Demam tifoid
9 Intoleransi makanan
10 Alergi makanan
11 Keracunan makanan
12 Penyakit cacing tambang
13 Strongiloidiasis
14 Askarisis
15 Skitosomiasis
16 Taeniasis
17 Hepatitis A
18 Disentri basiler,disentri amuba
19 Hemoroid grade 1-2

KETERAMPILAN PEMERIKSAAN FISIK


20 Inspeksi bibir dan kavitas oral
21 Inspeksi tonsil
22 Penilaian pergerakan otot otot hipoglosus
23 Inspeksi abdomen
24 Inspeksi lipat paha/inguinal pada saat tekanan abdomen
meningkat palpasi dinding perut, kolon,
hepar,lien,aorta,rigiditas dinding perut )
25 Palpasi hernia
26 Pemeriksaan nyeri tekan dan nyeri lepas ( Blumberg tes)
27 Pemeriksaan psoas sign
28 Pemeriksaan obturator sign
29 Perkusi pekak hati dan area traube
30 Pemeriksaan pekek beralih (shifting dullness)
31 Pemeriksaan undulasi ( fluid thrill)
32 Pemeriksaan colok dubur
33 Palpasi sacrum
34 Inspeksi sarung tangan pasca colok dubur
35 Persiapan dan pemeriksaan tinja

KETERAMPILAN PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK


36 Pemasangan pipa nasogastric (NGT)
37 Nasogastric suction
38 Mengganti kantong pada kolostomi
39 Enema
40 Anal swab
41 Identifikasi parasite
42 Pemeriksaan faeces( termasuk darah samar,
protozoa,parasite,cacing

BIDANG SISTEM GINJAL DAN SALURAN KEMIH


TATALAKSANA RAWAT JALAN MAUPUN RAWAT
INAP
1 Infesksi saluran kemih
2 Gonore
3 Pielonefritis tanpa komplikasi
4 Fimosis
5 Parafimosis

KETERAMPILAN PEMERIKSAAN FISIK


6 Pemeriksaan bimanual ginjal
7 Pemeriksaan nyeri ketok ginjal
8 Perkusi kandung kemih
9 Palpasi prostat

KETERAMPILAN PROSEDUR DIAGNOSTIK


10 Swab uretra
11 Persiapan dan pemeriksaan sedimen urine ( menyiapkan
slide dan uji mikroskopis urine)
12 Permintaan pemeriksaan BNO/IVP

KETERAMPILAN TERAPEUTIK
13 Pemasangan kateter uretra
14 Sirkumsisi

BIDANG SISTEM REPRODUKSI


TATALAKSANA RAWAT JALAN MAUPUN RAWAT
INAP
15 Sindroma Duh (discharge) genital ( gonore dan
nongonore)
16 Infeksi saluran kemih bagian bawah
17 Vulvitis
18 Vaginitis
19 Vaginosis backterialis
20 Salpingitis
21 Kehamilan normal
22 Aborsi spontan complete
23 Anemia defiesiensi besi pada kehamilan
24 Rupture perineum tingkat 1-2
25 Abses folikel rambut atau kelenjar sebacea
26 Mastitis
27 Cracked nipple
28 Inverted nipple

KETERMPILAN PEMERIKSAAN FISIK


29 Inspeksi penis
30 Inspeksi scrotum
31 Palpasi penis, testis,duktus spermatik ,epididymis
32 Transluminasi skrotum
33 Pemeriksaan fisik umum termasuk pemeriksaan payudara
(inspeksi dan palpasi)
34 Inspeksi dan palpasi genital eksternal
35 Pemeriksaan speculum inspeksi vagina dan serviks
36 Pemeriksaan bimanual: palpasi vagina,serviks, korpus
uteri dan ovarium

KETERAMPILAN PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK


37 Melakukan swab vagina
38 Duh ( discharge)genital: bau,pH,pemeriksaan dengan
gram,salin dan KOH
39 Melakukan PAP smear
40 Pemeriksaan IVA

KETERAMPILAN PEMERIKSAAN TAMBAHAN


FERTILITAS
41 Penilaian hasil pemeriksaan semen
42 Kurva temperature basal, instruksi, penilaian hasil
43 Pemeriksaan mucus serviks, tes fern

KETERAMPILAN TERAPI DAN PREVENSI


44 Melatih pemeriksaan payudara sendiri
45 Insisi abses Bartholini

KETERAMPILAN KONSELING
46 Konseling kontrasepsi
47
48 Kontrasepsi injeksi
49 Penangan komplikasi KB ( IUD,pill,suntikan dan implant)

KETERAMPILAN TENTANG KEHAMILAN


50 Identifikasi kehamilan resiko tinggi
51 Konseling prakonsepsi
52 Pelayanan perawatan perinatal
53 Inspeksi abdomen wanita hamil
54 Palpasi: tinggi fundus, maneuver Leopold, penilaian posisi
dari luar
55 Mengukur denyut jantung janin
56 Pemeriksaan dalam pada kehamilan muda
57 Pemeriksaan pelvimetri klinis
58 Tes kehamilan
59 Permintaan pemeriksaan USG Obgyn
60 Pemeriksaan USG Obgy( skrining obstetric)

KETERAMPILAN PROSES MELAHIRKAN NORMAL


61 Menolong persalinan fisologis sesuai asuhan asuhan
persalinan normal (APN )
62 Pemecahan membrane ketuban sesaat sebelum melahirkan
63 Anesthesia local perineum
64 Episiotomy
65 Resusitasi bayi baru lahir
66 Menilai skor APGAR
67 Pemeriksaan fisik bayi baru lahir
68 Postpartum : pemeriksaan tinggi fundus, plecenta
lepas/tersisa
69 Memperkirakan/mengukur kehilangan darah sesudah
melahirkan
70 Menjahit luka episiotomy serta laserasi derajat 1 dan 2
71 Insiasi menyusui dini
72 Kompresi bimanual (eksternal, interna, aorta)
KETERAMPILAN PERAWATAN MASA NIFAS
73 Menilai lochia
74 Palpasi posisi fundus
75 Payudara: inspeksi, manajemen laktasi,masase
76 Mengajarkan hygiene
77 Konseling kontrasepsi/KB pascasalin
78 Perawatan luka episiotomy
79 Perawatan luka sectiocaesarea

BIDANG SISTEM ENDOKRINE, METABOLIK DAN


NUTRISI
TATALAKSANA RAWAT JALAN MAUPUN RAWAT
INAP
1 Diabetes tipe 1
2 Diabetes tipe 2
3 Hipoglikemia ringan
4 Malnutrisi energy protein
5 Defisiensi vitamin
6 Defisiensi mineral
7 Dyslipidemia
8 Hiperurisemia
9 Obesitas

KETERAMPILAN
10 Penilaian status gizi ( termasuk pemeriksaan antropometri
11 Penilaian kelenjar tiroid,hipertiroid dan hipotiroid
12 Pengaturan diet
13 Penatalaksanaan diabetes mellitus tanpa komplikasi
14 Pemberian insulin pada diabetes mellitus tanpa komplikasi
15 Pemeriksaan gula darah ( dengan point of care test
(POCT)
16 Pemeriksaan glucose urine ( benedict)
17 Anamnesis dan konseling kasus gangguan metabolism dan
endocrine

BIDANG SISTEM HEMATOLOGI DAN IMUNOLOGI


TATALAKSANA RAWAT JALAN MAUPUN RAWAT
INAP
1 Anemia defisiensi besi
2 Limfadenitis
3 Demam dengue,DHF
4 Malaria
5 Leptospirosis ( tanpa komplikasi)
6 Reaksi anapilaktik

KETERAMPILAN
7 Palpasi kelenjar limphe
8 Persiapan dan pemeriksaan hitung jenis leukosit
9 Pemeriksaan darah rutin ( Hb Ht leukosit dan trhombosit)
10 Pemeriksaan profil pembekuan( bleeding time, clotting
time)
11 Pemeriksaan laju endap darah (LED )
12 Permintaan pemeriksaan hematologi berdasarkan indikasi
13 Permintaan pemeriksaan imunologi berdasarkan indikasi
14 Skin test sebelum pemberian obat injeksi
15 Pemeriksaan golongan darah dan inkompatibilitas
16 Anamnesis dan konseling anemia defisiensi besi,
thalassemia dan HIV
17 Penentuan indikasi dan jenis transfusi

BIDANG SISTEM MUSKULOSKLETAL


TATALAKSANA RAWAT JALAN MAUPUN RAWAT
INAP
1 Lipoma
2 Ulkus pada tungkai

KETERAMPILAN PEMERIKSAAN FISIK


3 Inspeksi gait
4 Inspeksi tulang belakang saat berbaring
5 Inspeksi tulang belakang saat bergerak
6 Inspeksi tonus otot ektremitas
7 Inspeksi sendi ektremitas
8 Inspeksi postur tulang belakang dan pelvis
9 Inspeksi posisi scapula
10 Inspeksi fleksi dan extensi punggung
11 Penilaian fleksi lumbal
12 Panggul:penilaian fleksi dan ekstensi, adduksi,abduksi dan
rotasi
13 Menilai atropi otot
14 Lutut :menilai ligament krusiatus dan kolateral
15 Penilaian meniscus
16 Kaki: inspeksi postur dan bentuk
17 Kaki: penilaian fleksi dorsal/plantar, inversi dan eversi
18 Palpation of tenderness
19 Palpasi untuk mendeteksi nyeri diakibatkan tekanan
vertical
20 Palpasi tendon dan sendi
21 Palpasi tulang belakang, sendi sacro iliaka dan otot 2
punggung
22 Percussion of tenderness
23 Penilaian range of motion (ROM ) sendi
24 Menetepkan ROM kepala
25 Tes fungsi otot dan sendi bahu
26 Tes fungsi sendi pergelangan tangan, metacarpal dan jari
jari tangan
27 Pengukuran panjang ekstremitas bawah

KETERAMPILAN TERAPEUTIK
28 Stabilisasi fraktur tanpa gips
29 Melakukan dressing( sliing,bandage)
30 Mengobati ulkus tungkai

BIDANG SISTEM INTEGUMEN


TATALAKSANA RAWAT JALAN MAUPUN RAWAT
INAP
1 Veruka vulgaris
2 Moluskum kontagiosum
3 Herpes zozter tanpa komplikasi
4 Morbili tanpa komplikasi
5 Varicella tanpa komplikasi
6 Herpes simpleks tanpa komplikasi impetigo
7 Impetigo ulcerative
8 Folikulitis superfisialis
9 Furuncle, carbuncle
10 Eristrasma
11 Erysipelas
12 Skrofuloderma
13 Lepra
14 Sifilis stadium 1 dan 2
15 Tinea kapitis
16 Tinea barbe
17 Tinea fasialis
18 Tinea korporis
19 Tinea manus
20 Tinea unguium
21 Tinea kruris
22 Tinea pedis
23 Pitiriasis vesikolor
24 Kandidosis mukokutan ringan
25 Cutaneous larva migran
26 Filariasis
27 Pedikulosis kapitis
28 Pedikulosis pubis
29 Scabies
30 Reaksi gigitan serangga
31 Dermatitis kontak iritan
32 Dermatitis atopic
33 Dermatitis numularis
34 Napkin eczema
35 Dermatitis seboroik
36 Pitiriasis rosea
37 Akne vulgaris ringan
38 Hidradenitis supuratif
39 Dermatitis perioral
40 Milliaria
41 Urtikaria akut
42 Exanthematus drug eruption, fixed drug eruption
43 Vulnus laseratum, punctum
44 Luka bakar derajat 1 dan 2.

KETERAMPILAN PEMERIKSAAN FISIK


45 Inspeksi kulit
46 Inspeksi membrane mukosa
47 Inspeksi daerah perianal
48 Inspeksi kuku
49 Inspeki kepala dan scalp
50 Palpasi kulit
51 Deskripsi lesi kulit dengan peubahan primer dan sekunder
missal ukuran, distribusi, penyebaran dan konfigurasi

KETERAMPILAN PEMERIKSAAN TAMBAHAN


52 Pemeriksaan dermografism
53 Penyiapan dan penilaian sediaan kalium hidroksida
54 Penyiapan dan penilaian sedian metilen blue
55 Penyiapan dan penilaian sediaan gram
56 Pemeriksaan dengan sinar UVA ( lampu Wood)

KETERAMPILAN TERAPEUTIK
57 Pemilihan obat topical
58 Insisi dan drainase abses

59 Eksisi tumor jinak kulit


60 Ekstraksi komedo
61 Perawatan luka
62 Kompres
63 Bebat kompresi pada vena varikosum
64 Razerplasty kuku

KETERAMPILAN PENCEGAHAN
65 Pencarian kontak ( case finding )

BIDANG ILMU KEDOKTERAN FORESIK DAN


MEDIKOLEGAL
TATALAKSANA RAWAT JALANMAUPUN RAWAT
INAP
1 Kekerasan tumpul
2 Kekerasan tajam

KETERAMPILAN
3 Prosedur medikolegal
4 Pembuatan visum et repertum
5 Pembuatan suratketerangan medis
6 Penerbitan sertfikat kematian
7 Pemeriksaan anus
8 Deskripsi luka
9 Pemeriksaan derajat luka
10 Pemeriksaan label mayat
11 Pemeriksaan baju mayat
12 Pemeriksaan lebammayat
13 Pemeriksaan kaku mayat
14 Pemeriksaan tanda tanda asfiksia
15 Pemeriksaan gigi mayat
16 Pemeriksaan lubang 2 pada tubuh
17 Pemeriksaan korban trauma dan deskriptif luka
18 Pemeriksaan patah tulang
19 Pemerikasaan tanda tenggelam
20 Vaginal swab
21 Buccal swab
22 Pengambilan darah
23 Pengambilan urine
24 Pengambilan muntahan atau isi lambung

KETERAMPILAN BIDANG LAIN PADA ANAK


25 ANAMNESIS
26 Anamnesis dari pihak ketiga
27 Menelusuri riwayat makan
28 Anamnesis pada anak lebih tua
29 Berbicara dengan orang tua yang cemas dan atau orang tua
dengan anak yang sakit berat

PEMERIKSAAN FISIK
1 Pemeriksaan fisik umum dengan perhatian khusus usia
pasien
2 Pemeriksaan keadaan umum, gerakan,perilaku ,tangisan
3 Pengamatan malformasi kongnital
4 Palpasi fontanella
5 Respon moro
6 Reflex menggengam palmar
7 Reflex mengisap
8 Reflex menendang/ melangkah
9 Reflex anus
10 Penilaian pertumbuhan danperkembangan anak ( termasuk
penilaian motoric halus dan kasar, psikososial dan bahasa.)
11 Pengukuran antropometri
12 Pengukuran suhu
13 Tes rumple leed
TERAPEUTIK
14 Tatalaksana BBLR
15 Peresepan makanan untuk bayi yang mudah dipahami ibu
16 Tatalaksana gizi buruk
17 Pungsi vena pada anak
18 Insersi kanula vena perifer pada anak

RESUSITASI
19 Tatalaksana dehidrasi berat pada kegawatdaruratan setelah
penatalaksanaan syok.

KETERAMPILAN BIDANG LAIN PADA DEWASA


PEMERIKSAAN FISIK
20 Penilaian keadaan umum
21 Penilaian antropologi ( habitus dan postur )
22 Penilaian kesadaran

PENUNJANG
23 Pungsi vena
24 Finger prick
25 Permintaan dan interprestasi pemeriksaan X ray foto polos

TERAPEUTIK
26 Menasehati pasien tentang gaya hidup
27 Peresepan rasional, lengkap dan dapat dibaca
28 Injeksi (IC,IV,SC, IM)
29 Menyiapin pre operasi lapangan operasi untuk bedah
minor, asepsis, antisepsis,anesthesia lokal
30 Persiapn untuk meliahat atau menjadi asisten dikamar
operasi ( cuci tangan, penggunaan baju
operasi,menggunakan saung tangan steril.)
31 Anesthesia infiltrasi
32 Blok saraf local
33 Jahit luka
34 Pengambilan benang jahitan
35 Menggunakan anesthesia local
36 Pemberian analgesi

KETRAMPILAN BIDANG KEGAWATDARURAT


37 Bantuan hidup dasar
38 Ventilasi masker
39 Transport pasien
40 Resusitasi cairan

KETERMPILAN KOMUNIKASI
41 Menyelenggarakan komunikasi lisan maupun tulisan
42 Menyusun rencana manajemen kesehatan
43 Konsultasi terapi
44 Rujukan dan konsutasi
45 Menulis rekam medis dan membuat laporan
46 Menyusun tulisan ilmiah dan mengirimkan untuk
publikasi

KETERAMPILAN BIDANG KESEHATAN


MASYARAKAT/ KEDOKTERAN
PENCEGAHAN/KEDOKTERAN KOMUNITAS
47 Perencanaan dan pelaksanaan , moitoring dan evaluasi
upaya pencegahan dalam berbagai tingkat pelayanan
48 Mengenali perilku dan gaya hidup yang membahayakan
49 Memperlihatkan kemampuan pemeriksaan medis di
komunitas
50 Penilaian terhadap resiko masalah kesehatan
51 Melaksanakan kegiatan pencegahan spesifik seperti
vaksinas, pemeriksaan medis berkala dan dukungan social
52 Menerapkan 7 langkah keselamatan pasien
53 Melakukan langkah langkah diagnose penyakit akibat
kerja dan penangan pertama ditempat kerja serta
melakukan pelaporan PAK
54 Pembinaan kesehatan usia lanjut
55 Menegakan diagnose holistic pasien individu dan keluarga
dan melakukan terapi dasar secara holistic
56 Melakukan rehabilitasi medic dasar.

Komite Medik RSUD dr. H. Marsidi Judono Tanjungpandan, ..


Kabupaten Belitung Pemohon,
dr. Widodo Lumban Tobing, SpB ..................................................
NIP. 197508062002111004

Anda mungkin juga menyukai