Anda di halaman 1dari 10

Nama : Wahyu Puji Oktaviani

Nim : 1601415086
Rombel :3

SOAL MID SEMESTER


Mata Kuliah : Pengembangan Kurikulum Paud
Tipe Soal : Take Home
Tanggal Pengumpulan Tugas : Selasa, 2 Mei 2017 pukul 12.00
Baca dan jawablah pertanyaan di bawah ini dengan tepat

1. Ditengah-tengah isu dan tantangan pengembangan kurikulum PAUD di Indonesia,


kurikulum 2013 telah di sahkan oleh pemerintah melalui permendikbud No 160
Tahun 2014 pasal 7 tentang pemberlakukan kurukulum 2013 PAUD. Beri gagasan
anda melalui fakta-fakta ilmiah apakah perlu kurikulum bagi jenjang Pendidikan
Anak Usia Dini diberlakukan ?

2. Kurikulum Bagi Lembaga PAUD kegiatan pendidikan. Artinya, aktivitas kurikulum


edukasi antar pendidik peserta didik sangat dipengaruhi oleh muatan-muatan yang ada
dalam kurikulum. Berikan pendapat atau argumen ilmiah anda apakah kurikulum
hanya bisa diperoleh anak atau siswa ketika dia berada di sebuah lembaga
pendidikan?

3. Berikan analisis anda terhadap tahapan perkembangan kurikulum TK di indonesia


dari kurikulum tahun 1976, kurikulum 1984, kurikulum 2004, KTSP, dan kurilulum
2013PAUD. Berdasar sistematika berikut.
Kurikulum kurikulu 1984 kurikulum Kurikulum KTSP kurikulum
1976 1994 2004 2013 PAUD
Penylenggraan Penylenggraan Penylenggraan Penylenggraan Penylenggraan Penylenggraan
Pendidikan Pendidikan Pendidikan Pendidikan Pendidikan Pendidikan
isi Pogram isi Pogram isi Pogram isi Pogram isi Pogram isi Pogram
Kegiatan Kegiatan Kegiatan Kegiatan Kegiatan Kegiatan
penilaian penilaian penilaian penilaian penilaian penilaian
kelebihan kelebihan kelebihan kelebihan kelebihan kelebihan
kelemahan kelemahan kelemahan kelemahan kelemahan kelemahan
1. Deskripsikan rencana pengembangan kurikulum anda dengan ciri khas pengembangan
sesuai inovasi dan kreativitas anda. Lakukan dengan sistematika berikut ini.
a. Permasalahan yang ada di daerah/lapangan anda
b. Rencana pengembangan kurikulum yang akan diliputi dengan tujuan ,substansi
kurikulum yaitu penjelasan detail apa yang ingin dikembangkan di kurikulum
anda dan kegiatan-kegiatan apa yang menjadi ciri khas pengembangan kurikulum
anda .

~~~~~SELAMAT MENGERJAKAN ~~~~~~


Jawab
1. Menurut UU No. 20 Tahun 2003 Kurikulum adalah seperangkat rencana dan
pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan
sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajan untuk mencapai tujuan
pendidikan tertentu. Kurikulum bagi Anak Usia dini sangat perlu diterapkan
dalam sebuah lembaga karena kurikulum merupakan dasar dalam sebuah
pembelajaran. Salah satu fungsi kurikulum ialah sebagai alat untuk mencapai
tujuan pendidikan yang pada dasarnya kurikulum memiliki komponen pokok dan
komponen penunjang yang saling berkaitan dan berinteraksi satu sama lainnya
dalam rangka mencapai tujuan tersebut. Komponen merupakan satu sistem dari
berbagai komponen yang saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan satu sama
lainnya, sebab kalau satu komponen saja tidak ada atau tidak berjalan
sebagaimana mestinya. . Kurikulum dipandang sebagai inti yang menggerakkan
dan mengarahkan proses pendidikan. Kurikulum harus dapat mengembangkan
potensi peserta didik menjadi kemampuan-kemampuan yang diperlukan dalam
kelanjutan pendidikan dan kehidupannya. Kurikulum harus memiliki jangkauan
yang lebih luas dan jauh. Kurikulum harus menyiapkan anak untuk masa depan
bukan hanya untuk masa kini. Masa kini tentu akan berbeda dengan masa lalu dan
masa depan karena dunia selalu berubah. Kurikulum harus responsif terhadap
kebutuhan dunia yang selalu berubah.
2. Kurikulum adalah perangkat mata pelajaran dan program pendidikan yang
diberikan oleh suatu lembaga penyelenggara pendidikan yang berisi rancangan
pelajaran yang akan diberikan kepada peserta pelajaran dalam satu periode jenjang
pendidikan. Jadi kurikulum dapa diperoleh dari mana saja tetapi penerapan dan
perkembangan kurikulum di lembaga sekolah. Karena dalam lembaga sekolah
kurikulum yang menjadi dasar pembuatan rencana pembelajaran harian.
Kurikulum juga dapat berasal dari anak sendiri dan pengalaman anak sendiri
diluar lembaga dan pengalaman tersebut di kembangkan dalam lembaga, jadi
tidak selalu kurikulum berasal dadi guru lembaga pendidikan.
3. Kurikulum 1976
Penyelenggaraan pendidikan
o Menganut lima prinsip Fleksibilitas, efisiensi, berorientasi,
kontinuitas dan prinsip pendidikan seumur hidup
o Struktur program terdiri dari delapan bidang pengembangan
yaitu pendidikan Moral Pancasila, kegiatan atau bermain
bebas, pendidikan Bahasa, pengenalan lingkungan hidup,
ungkapan kreatif, Olahraga pendidikan, pendidikan dan
pemeliharaan kesehatan, pendidikan scholastik.
o Mengenal berbagai tingkatan tujuan, yaitu tujuan institusional
atau lembaga merupakan tujuan yang ingin di capai suatu
lembaga pendidikan
o Metode pembelajaran yang digunakan adalah metode unit
yang dikembangkan melalui pusat-pusat minat.
o pendidikan seumur hidup, apa yang sudah didapat dalam
proses peendidikan diusahakan agar tidak bisa lebih
dikembangkan supaya tidak terbuang sia-sia dan mencapai
tujuan kegiatan baik secara kualitas mau pun kuantitas
Isi program pendidikan
o Pendidikan moral pancasila
o Kegiatan atau bermain bebas
o Pendidikan berbahasa
o Pengenalan Lingkungan Hidup
o Ungkapan Kreatif
o Pendidikan olahraga
o Pendidikan dan Pemeliharaan Kesehatan
o Pendidikan Scholastik
Penilaian
Dilakukan dengan melakukan pengamatan dan test supaya mengetahui
sejauh mana proses dan hasil yang telah dicapai anak sesuai dengan
tahapan perkembangan anak TK.
Kekurangan
o Terdapat ketidakserasian antara materi kurikulum berbagai
bidang studi dengan kemampuan anak didik
o Terdapat kesenjangan antara program kurikulum dan
pelaksanaannya di sekolah.
o Terlalu padatnya isi kurikulum yang harus diajarkan hampir di
setiap jenjang.
o Guru dibuat sibuk menulis rincian apa yang akan dicapai dari
setiap kegiatan pembelajaran
o Pada kurikulum ini menekankan pada pencapaian tujuan
pendidikan secara sentralistik, sehingga kurang memberi
peluang untuk berkembangnya potensi daerah
o Kurikulum ini berorientasi pada guru hal ini membentuk
persepsi bahwa guru yang mendominasi proses pembelajaran,
metode-metode ceramah dan metode dikte menonjol
digunakan oleh para guru
o Kreativitas murid kurang berkembang karena didukung oleh
konsep kurikulum yang menempatkan guru sebagai subjek
dalam melakukan pembelajaran di kelas.
Kelebihan
o Berorientsi pada tujuan
o Relevans dengan kebutuhan masyarakat
o Menekankan fleksibilitas yaitu mempertimbangkan faktor-
faktor ekosistem dan kemampuan penyediaan fasilitas yang
menunjang terlaksananya program
o Prinsip berkesinambungan
Kurikulum 1984
Penyelenggaraan pendidikan
o Materi pembelajaran dikemas dengan menggunakan
pendekatan spiral
o Menanamkan pengertian terlebih dahulu sebelum diberi
latihan
o Materi disajikanberdasar tingkat kesiapan atau
kematangan
o Menggunakan pendekatan keterampilan proses
Isi program

Penilaian
Kekurangan
Banyak sekolah kurang mampu menafsirkan CBSA. yang dilihat adalah
gaduh didalam kelas lantaran siswa berdiskusi

Kelebihan
Pendekatan pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa
untuk terlibt secara fisik mental intelekuan dan emosional dengan harapan
siswa memperoleh pengalaman pengalaman belajar secara maksimal baik
dalam ranah kognitif,efektif maupun psikomotor.

Kurikulum1994
Penyelenggaraan Pendidikan
1. Siswa mendapat subyek yang berperan aktif dalam melakukan tindak
pembelajaran
Tindak pembelajaran lebih menggunakan proses dari pada produk
2. Kesalahan yang dilakukan siswa dalam memahami dan atau
melakukan proses pembelajaran tidak dianggap sebagai kegagalan
namun dianggap sebagai bagian dari proses pembelajaran
Tujuan pendidikan
Tujuan umum yaitu mempersiapkan siswa agar sanggup menghadapi
perubahan keadaan didalam kehidupan dan di dunia yang selalu
berkembang melalui latihan bertindak atas dasar pemikiran secara
logis, rasional, kritis, jujur, cermat, efektif dan efisien. Salah satu
kegiatan yang memungkinkan agar tujuan tersebut bias tercapai adalh
siswa diharapkan mau mengikuti ajang kompetisi dalam bidang
matematika, baik di dalam kota maupun di luar kota, bahkan
memungkinkan siswa diikutsertakan dalam ajang kompetisi di luar
negeri
Isi program
o Program kegiatan belajar dalam rangka membentuk perilaku melalui
pembiasaan yang terwujud daalam kegiatan sehari-hari di TK .
kegiatan yang terkait dengan pembentukan paerilaku tersebut
meliputi: moral pancasila,disiplin, perasaan/emosiona dan
kemampuan bermasyrakat.
o Program kegiatan belajar dalam rangka mengembangkan
kemampuan dasar, meliputi : kemampuan bhasa, daya pikir, daya
cipta, keteramplan jasmani.
Penilaian
o Melakukan pengamatan untuk mengumpulkan data yang valid
kemudian data tersebut disusun berdasar aktivitas anak
o Pencatatan anekdot merupakan pencatatan tentan anak melakuakan
aktivitas baik positif maupun negatif
o Pemberian tugas, dalam arti bahwa pnilaian dilaksanakan dengan
cara melihat hasil pekerjaan anak

Kekurangan
o Beban belajar siswa terlalu berat karena banyaknya mata
pelajaran dan banyaknya materi setiap mata pelajaran.
o Materi pelajaran dianggap terlalu sukar karena kurang relevan
dengan tingkat perkembangan berpikir siswa, dan kurarang
bermakna karena kurang terkait dengan aplikasi kehidupan
sehari-hari.
Kelebihan.
o Penggunaan strategi yang melibatkan siswa aktif dalam belajar, baik
secara mental, fisik, dan sosial.
o Pengajaran dari hal yang kongret ke hal yang abstrak dari hal yag
mudah ke hal yang sulit dari hal yang sederhana ke hal yang kompleks
o Dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk dapat menerima
materi pembelajaran cukup banyak karena diberlakukannya sistem
catur wulan

Kurikulum 2004
Penyelenggaraan Pendidikan
o Meneankan pada ketercaaian kompetensi siswa baik secara
individual maupun klasikal
o Berorientasi pada hasil belajar
o Penyampaian pembelajaran dengan menggunakan pendekatan dan
metode yang bervariasi
o Sumber belajar bukan hanya guru tetapi juga sumber belajar
lainnya yang memenuhi unsur edukatif
o Penilaian enekankan pada proses dan hasil belajar dala upaya
penguasaan atau oencapaian suatu kompetensi.
Isi program
KBK membuat sbuah kompetensi yang harus dicapai siswa dan
kompetensi tersebut sebagai standar minimal atau keampun dasar.
Berorientasi pada hasil belajar dan keberagaman.
Penilaian
Penilaian dilakukan dengan cara antara lain melalui pengamatan,pencatatan
dan perencarnaan anekdot, pengamatan dilakukan untuk mengetahui
perkembangan perkemangan dan sikap anak yang dilakukan dengan
mengamati tingkah laku anak dalam kehidupan sehari hari seara terus
menerus dengan pencatatan anekdot merupakan sekumpulan catatan tentang
sikap dan perilaku anak dalam siyuasi tertentu
Kekurangan
Kurangnya sumber manusia yang potensial dalam menjabarkan KBK
dengan kata lain masih rendahnya kualitas seorang guru. Karena dalam
KBK seorang guru dituntut untuk kreatif dalam melaksanakan pendidikan.
Kelebihan.
o Dalam pembelajaran adanya komunikasi dua arah antara guru
dengan murid.
o Pembelajaran berpusat pada siswa
o Penggunaan pendekatan metode yang bervariasi
o Sumber belajar yang bervariasi
Kurikulum KTSP
Penyelenggaraan Pendidikan
o Menekankan pada ketercapaian kompetensi siswa baik secara
individuala maupun klasiakal.
o Berorientasi pada hasil belajar
o Penyamapaian dalam pembelajaran menggunakan pendekatan dan
metode yang bervariasi
o Sumer belajar bukan hanya guru, tetapi juga sumber belajar lainnya
yang memenuhi unsur edukatif
Isi program
KTSP mengikuti prosedur yang logis dan sistematis. Prosedur ini perlu
diikuti bukaana saja deskripsi tugas tiap komponen terkait menjadi jelas.
Penilaian
SKL digunakan sebagai pedoman penilaian dalam penentuan kelulusan
peserta didik. Meliputi kompetensi untuk seluruh mata peajaran kelompok
mata pelajaran.
Kekurangan
o Kurangnya SDM yang diharapkan mampu menjabarkan KTSP pada
kebanyakan satuan pendidikan yang ada
o Kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana pendikung sebagai
kelengkapan dari pelaksanaan KTSP
o Masih banyak guru yang belum memahami KTSP secara
Komprehensif baik konsepnya, penyusunanya maupun prakteknya di
lapangan
o Penerapan KTSP yang merokomendasikan pengurangan jam pelajaran
akan berdampak berkurangnya pendapatan guru.

Kelebihan.
o Mendorong terwujudnya otonomi sekolah dalam penyelenggaraan
pendidikan.
o Mendorong para guru, kepala sekolah, dan pihak manajemen sekolah
untuk semakin meningkatkan kreativitasnya dalam penyelenggaraan
program-program pendidikan.
o KTSP memungkinkan bagi setiap sekolah untuk menitikberatkan dan
mengembangkan mata pelajaran tertentu yang aspektabel bagi
kebutuhan siswa..
o KTSP akan mengurangi beban belajar siswa yang sangat padat dan
memberatkan kurang lebih 20%.
o KTSP memberikan peluang yang lebih luas kepada sekolah-sekolah
plus untuk mengembangkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan

Kurikulum 2013
Penyelenggaraan Pendidikan
o Mengembangkan keseimbangan antara spiritual dan sosial.
o Menempatkan sekoalah sebagai bagian dari masyarakat yang
memberikan pengalaman belajar agar peserta didik mampu
menerapkan apa yang dipeljari disekolah dan diterapkan dalam
masyarakat.
o Memberikan waktu yang cukup leluasa untuk mengembangkan
berbagai sikap, pengetahuan dan keterampilan.
Isi program
Kompetensi lulusan, standar isi, struktur pembelajaran, proses pembelajaran,
proses penilaian, silabus, rencana pembelajaran dan buku kurikulum.
Penilaian
Memiliki 4 aspek penilaian. Yaitu aspek pengetahuan,keterampilan, sikap
dan perilku.
Kekurangan
Pemerintah seolah melihat semua guru dan siswa memiliki kapasitas yang
sama dalam kurikulum 2013. Guru juga tidak pernah dilibatkan langsung dalam
proses pengembangan kurikulum 2013.

Tidak ada keseimbangan antara orientasi proses pembelajaran dan hasil


dalam kurikulum 2013. Keseimbangan sulit dicapai karena kebijakan
ujian nasional (UN) masih diberlakukan.
Pengintegrasian mata pelajaran IPA dan IPS dalam mata pelajaran
Bahasa Indonesia untuk jenjang pendidikan dasar tidak tepat, karena
rumpun ilmu pelajaran-pelajaran tersebut berbeda.
Kelebihan.
Lebih menekankan pada pendidikan karakter. Selain kreatif dan inovatif,
pendidikan karakter juga penting yang nantinya terintegrasi menjadi satu. Misalnya,
pendidikan budi pekerti luhur dan karakter harus diintegrasikan kesemua program
studi.

Asumsi dari kurikulum 2013 adalah tidak ada perbedaan antara anak desa atau
kota. Seringkali anak di desa cenderung tidak diberi kesempatan untuk
memaksimalkan potensi mereka.
Merangsang pendidikan siswa dari awal, misalnya melalui jenjang pendidikan anak
usia dini.
Kesiapan terletak pada guru. Guru juga harus terus dipacu kemampuannya melalui
pelatihan-pelatihan dan pendidikan calon guru untuk meningkatkan kecakapan
profesionalisme secara terus menerus.

4. Permasalahan yang ada di lapangan :


a) Kurangnya kompetensi guru dalam pembelajaran
b) Rendahnya pendidikan guru yang masih banyak lulusan bukan berasal dari
paud.
c) Terbatasnya fasilitas sekolah
d) Sarana dan prasarana kurang memadai
e) Bahan ajar yang masih terbatas
f) Guru kurang memahami kurikulum yang diterpkan pemerntah
c. Pengembangan kurikulum di daerah : Rencana pengembangan kurikulum yang
akan diliputi dengan tujuan ,substansi kurikulum yaitu penjelasan detail apa yang
ingin dikembangkan di kurikulum anda dan kegiatan-kegiatan apa yang menjadi
ciri khas pengembangan kurikulum Kelautan .
1. Tujuan : mengenalkan anak tentang cara pembududayaan Garam
2. Pengembangan kompetensi anak : anak dapat memahami dan mengetahui
manfaat air laut dan cara pemuatan Garam
3. Kegiatan yang menjadi ciri khas :
Pengenalan tentang air laut
Pengenalan tentang rasa air laut dan kegunaan air laut
Pengenalan tentang garam
Oengenalan rasa garam
Cara membuat dan proses pembuatan garam
Kegunaan garam dalam kegiatan sehari-hari
Cara memproduksi garam
Dan penjualan garam