Anda di halaman 1dari 3

LAPORAN KUNJUNGAN

1. Dasar :
a. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan
Operasional Kesehatan.
b. DIPA-024.03.4.209252/2015 Satker Dinas Kesehatan Kota Kendari T.A 2015
c. Surat Tugas Kepala Puskesmas No. /094/BOK/P7471031202 Tanggal 7 Januari
2015
2. Tujuan Kunjungan : Melaksanakan Pemantauan Pertumbuhan Berat Badan Balita di
Posyandu Melati, Kelurahan Sanua
3. Tanggal Perjalanan : 7 Januari 2015
4. Hasil Kunjungan :
a. Proses Pelaksanaan : - Jumlah sasaran balita di posyandu ini adalah 95 orang.
- Jumlah balita yang datang di posyandu (D) = 62, balita yang
naik berat badannya (N) = 35, balita yang tidak naik berat
badannya (T) = 16, balita yang tidak datang bulan lalu tetapi
hadir bulan ini (O) = 5 dan balita yang baru berkunjung di
posyandu (B) = 6.
- Dari hasil kegiatan atas diperoleh D/S = 65,3%,
N/S = 36,8% dan N/D = 68,6 %.
b. Permasalahan yang dihadapi : Balita yang sudah lengkap imunisasinya tidak memiliki KMS
lagi karena ibu balita mempunyai anggapan KMS tidak
dibutuhkan lagi karena imunisasinya sudah lengkap
sehingga KMSnya tidak disimpan baik-baik dan akhirnya
hilang.
5. Kesimpulan / Saran Perbaikan :
Memberitahukan bahwa KMS itu digunakan sampai anak berumur 5 tahun. Selain imunisasi,
pemantauan berat badan balita setiap bulan sangat penting untuk mengetahui keadaan gizi anak
karena anak umur dibawah lima tahun masih rentan terhadap penyakit yang dapat mempengaruhi
kesehatannya sehingga harus selalu dikontrol berat badannya.

Mengetahui, Kendari, 7 Januari 2015


Kepala Puskesmas Benu-Benua Pelapor

dr. Rahmiyanti Dewi Yulfa, AMG


Nip. 19760916 200604 2 008 Nip.

LAPORAN KUNJUNGAN

1. Dasar :
a. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan
Operasional Kesehatan.
b. DIPA-024.03.4.209252/2015 Satker Dinas Kesehatan Kota Kendari T.A 2015
c. Surat Tugas Kepala Puskesmas No. /094/BOK/P7471031202 Tanggal 14 Januari
2015
2. Tujuan Kunjungan : Melaksanakan Pemantauan Pertumbuhan Berat Badan Balita di
Posyandu Artharini, Kelurahan Sanua
3. Tanggal Perjalanan : 14 Januari 2015
4. Hasil Kunjungan :
a. Proses Pelaksanaan : - Jumlah sasaran balita di posyandu ini adalah 207 orang.
- Jumlah balita yang datang di posyandu (D) = 105, balita yang
naik berat badannya (N) = 60, balita yang tidak naik berat
badannya (T) = 24, balita yang tidak datang bulan lalu tetapi
hadir bulan ini (O) = 15 dan balita yang baru berkunjung di
posyandu (B) = 6.
- Dari hasil kegiatan atas diperoleh D/S = 50,7 %,
N/S = 29,0 % dan N/D = 71,4 %.
b. Permasalahan yang dihadapi : Balita yang sudah lengkap imunisasinya tidak memiliki KMS
lagi karena ibu balita mempunyai anggapan KMS tidak
dibutuhkan lagi karena imunisasinya sudah lengkap
sehingga KMSnya tidak disimpan baik-baik dan akhirnya
hilang.
5. Kesimpulan / Saran Perbaikan :
Memberitahukan bahwa KMS itu digunakan sampai anak berumur 5 tahun. Selain imunisasi,
pemantauan berat badan balita setiap bulan sangat penting untuk mengetahui keadaan gizi anak.
Karena anak umur dibawah lima tahun masih rentan terhadap penyakit yang dapat mempengaruhi
kesehatannya sehingga harus selalu dikontrol berat badannya.

Mengetahui, Kendari, 14 Januari 2015


Kepala Puskesmas Benu-Benua Pelapor

dr. Rahmiyanti Dewi Yulfa, AMG


Nip. 19760916 200604 2 008 Nip.-

LAPORAN KUNJUNGAN

1. Dasar :
a. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1 Tahun 2015 Tentang Petunjuk Teknis Bantuan
Operasional Kesehatan.
b. DIPA-024.03.4.209252/2015 Satker Dinas Kesehatan Kota Kendari T.A 2015
c. Surat Tugas Kepala Puskesmas No. /094/BOK/P7471031202 Tanggal 18 Januari
2015
2. Tujuan Kunjungan : Melaksanakan Pemantauan Pertumbuhan Berat Badan Balita di
Posyandu Bina Bersama, Kelurahan Sanua
3. Tanggal Perjalanan : 18 Januari 2015
4. Hasil Kunjungan :
a. Proses Pelaksanaan : - Jumlah sasaran balita di posyandu ini adalah 220 orang.
- Jumlah balita yang datang di posyandu (D) = 117, balita yang
naik berat badannya (N) = 66, balita yang tidak naik berat
badannya (T) = 32, balita yang tidak datang bulan lalu tetapi
hadir bulan ini (O) = 15 dan balita yang baru berkunjung di
posyandu (B) = 4.
- Dari hasil kegiatan atas diperoleh D/S = 47,3% dan
N/S = 25,1%.
b. Permasalahan yang dihadapi : Balita yang sudah lengkap imunisasinya tidak memiliki KMS
lagi karena ibu balita mempunyai anggapan KMS tidak
dibutuhkan lagi karena imunisasinya sudah lengkap
sehingga KMSnya tidak disimpan baik-baik dan akhirnya
hilang.
5. Kesimpulan / Saran Perbaikan :
Memberitahukan bahwa KMS itu digunakan sampai anak berumur 5 tahun. Selain imunisasi,
pemantauan berat badan balita setiap bulan sangat penting untuk mengetahui keadaan gizi anak.
Karena anak umur dibawah lima tahun masih rentan terhadap penyakit yang dapat mempengaruhi
kesehatannya sehingga harus selalu dikontrol berat badannya.

Mengetahui, Kendari, 18 Januari 2015


Kepala Puskesmas Benu-Benua Pelapor

dr. Rahmiyanti Dewi Yulfa, AMG


Nip. 19760916 200604 2 008 Nip.