Anda di halaman 1dari 3

Riwayat Sungaiku Kini

Bersih, jernih dan asri itulah sungaiku dahulu. Disanalah tempatku bermain bersama tema-teman. Kami
sangat senang berenang, memancing, dan mencari ikan bersama-sama. Sungaiku juga menjadi tempat
tinggal puluhan jenis ikan yang berenag-renang dengan bebasnya. Jernihnya sungaiku dahulu bahkan
sering kami gunakan untuk minum. Setiap sore, para ibu dan gadis desa selalu mandi dan mencuci di
sana. Tak hanya itu, sungaiku juga sering digunakan sebagai irigasi untuk mengairi ribuan hektare petani.

Namun, kini sungaiku telah tercemar. Tercemar oleh tumpahan limbah pabrik yang sangat mematikan.
Limbah-limbah tersebut telah merusak sungai dan meracuni semua kehidupan di sana. Jernih dan
bersihnya sungai kini telah berganti menjadi keruh dan dipenuhi oleh busa-busa limbah beracun. Tak
ada lagi, tempat bermain bagi kami, taka ada lagi ikan-ikan di sungai kami. Semuanya telah hilang
tergantikan dengan bau yang tidak sedap.

Marilah kita selamatkan sungai kita dengan menghentikan limbah-limbah yang masuk ke dalam sungai.
Sehingga sungai kita yang dahulu jernih dan bersiah kembali lagi.

1.

Air merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia. Air termasuk sumber daya alam
yang dapat diperbaharui karena air tidak akan pernah habis meskipun terus digunakan.
Hal ini disebabkan air mengalami proses pendauran (perputaran/siklus).
Daur air merupakan perputaran/sirkulasi air secara terus-menerus dari bumi ke
atmosfer dan kembali ke bumi. Daur air terjadi melalui proses penguapan (evaporasi),
pengendapan (presipitasi), dan pengembunan (kondensasi).
Daur air di mulai dari menguapnya air dari berbagai sumber karena pengaruh panas
dari sinar matahari. Seperti air di laut, sungai dan danau. Proses ini disebut evaporasi
(penguapan). Uap air naik dan berkumpul di udara. Lama-kelamaan udara tidak dapat
lagi menampung uap air. Proses ini disebut presipitasi (pengendapan). Pada saat suhu
uap air turun, uap air akan berubah menjadi titik-titik air(mengembun). Titik-titik ini
membentuk awan. Proses ini disebut kondensasi (pengembunan). Titik-titik air di awan
kemudian akan turun menjadi hujan.
Berikut bagan proses daur air

Kegiatan Manusia yang mempengaruhi Daur air


Daur air merupakan kejadian alamiah. Campur tangan manusia tidak ada dalam daur
air. Akan tetapi, manusia dapat mempengaruhi daur air tersebut. Kegiatan yang
dilakukan manusia dapat mempengaruhi atau mengganggu proses daur air.
Berikut beberapa contoh kegiatan manusia yang dapat mempengaruhu daur air :
Penebangan hutan secara berlebihan
Pembakaran hutan
Pembangunan jalan menggunakan aspal atau beton
Kegiatan manusia di atas dapat mengurangi daerah peresapan air. Akibatnya cadangan
air di bumi semakin menipis sehingga sungai atau danau menjadi kering. Hal ini dapat
menyebabkan proses penguapan semakin menurun, sehingga pengendapan titik-titik
air di awan dan hujan berkurang.

Tindakan Penghematan Air


Beberapa tindakan penghematan air yang bisa dilakukan, yaitu :
a. Menutup kran setelah digunakan
b. Menggunakan air seperlunya atau tidak berlebih-lebihan
c. Tidak mencuci kendaraan setiap hari

2.

MATERI KELAS 5 DAUR AIR

A. PENGERTIAN DAUR AIR


Daur air merupakan suatu proses dimana air mengalami perputaran dari bumi ke
atmosfer dan akan kembali ke bumi, hal itu terjadi secara terus menerus melalui
tahapan tahapan sebagai berikut :
1. Tahap evaporasi ( penguapan )
Air yang berada di lautan, danau, dan sungai akan mengalami evaporasi atau
penguapan karena adanya pengaruh suhu panas yang berasal dari sinar matahari.
2. Tahap presipitasi (pengendapan )
Setelah air mengalami proses penguapan maka akan menghasilkan butir butir uap air.
Uap air tersebut akan naik serta berkumpul di udara dan lama kelamaan udara
tersebut akan penuh sehingga udara tidak mampu menampung uap air yang cukup
banyak.
3. Tahap kondensasi (pengembuna )
Dengan adanya perubahan suhu yang cukup dingin, uap air tersebut akan berubah
menjadi titik titik air membentuk awan ( awan mendung ). Titik titik air yang
membentuk awan tersebut akan turun menjadi hujan, dimana air hujan tersebut akan
mengalir ke sungai sampai ke laut dan menguap kembali. Hal tersebut terjadi secara
terus menerus tanpa berhenti.

B. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAUR AIR


1) Hutan yang gundul akibat penebangan hutan secara liar.
2) Pembakaran hutan untuk membuka lahan perindustrian.
3) Pembangunan jalan dengan pengaspalan baik di kota maupun di desa.
Kegiatan kegiatan tersebut mempengaruhi proses penyerapan air ke dalam tanah,
sehingga saat hujan tidak merasap ke dalam tanah melainkan akan menjadi bencana
seperti banjir.

C. UPAYA PENGHEMATAN PADA AIR


Menutup kran air segera setelah tempat penampungan air tersebut terisi penuh
sehingga air tidak terbuang cuma Cuma.
Memanfaatkan air bekas cucian apapun kecuali air bekas yang sudah tercampur zat
kimia seperti sabun, deterjen dan lainnya, untuk menyiram tanaman (mangga dan
bunga bunga ).
Tidak mencuci kendaraan setiap hari, hal itu akan mengakibatkan pemborosan akan
menggunakan air.
Menggunakan air seperlunya saja tidak berlebih lebihan dalam penggunaan air bersih.

3.