Anda di halaman 1dari 3

Keparahan penyakit dapat diklasifikasikan dalam tiga tingkat untuk masing-masing area

berdasarkan klasifikasi Hurley, suatu sistem sederhana namun statis dan tidak sesuai untuk
penilaian keparahan secara global. Sementara itu, Sartorius score dan versi modifikasinya
mempertimbangkan sejauh mana penyakit, jumlah, dan tingkat keparahan lesi secara
individual.

Klasifikasi Hurley:
Tingkat Karakteristik

I Abses soliter atau multipel tanpa sikatriks atau sinus.


(sejumlah sisi minor dengan inflamasi yang jarang;
mungkin keliru untuk jerawat)

II Abses rekuren, lesi soliter atau multipel yang terpisah


jauh, dengan sinus (inflamasi yang membatasi
pergerakan dan mungkin membutuhkan bedah minor
seperti insisi dan drainase)

III Keterlibatan area sekitar yang difus atau luas dengan


sinus dan abses yang saling berhubungan. (inflamasi
berukuran sebesar bola golf atau terkadang sebesar bola
baseball; timbul sikatriks, termasuk infeksi subkutan.
Pasien pada tingkat ini mungking tidak dapat berfungsi)

Gambar 8. (A) dan (B) Tingkat I klasifikasi Hurley


A
B
Gambar 9. (A) dan (B) Tingkat II klasifikasi Hurley

A B C

Gambar 10. (A), (B), dan (C). Tingkat III klasifikasi Hurley

Sistem klasifikasi Hurley dinilai tidak dinamis dalam menjelaskan hasil terapi. Sartorius
Score yang menghitung skor keterlibatan regio, nodul, dan sinus, kemudian dijadikan panduan
untuk menilai keparahan penyakit.
Gambar 8. Sartorius Score