Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)

TERAPI PSIKORELIGIUS

A. Topik
Penyuluhan Kesehatan Terapi Zikir bagi Kesehatan Mental.
B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan kepada Lansia Panti Sosial
Tresna Werda Gau Mabaji Gowa, diharapkan Lansia lebih mengerti dan
dapat mengaplikasikan terpi zikir dalam kehidupan sehari-hari.
2. Tujuan Khusus
Setelah mengikuti penyuluhan kesehatan ini, Lansia diharapkan
mampu untuk:
a. Mengetahui pengertian zikir
b. Menyebutkan keutamaan zikir
c. Menyebutkan manfaat zikir bagi kesehatan
d. Menyebutkan lafadz zikir
C. Sasaran
Lansia di Panti Sosial Tresna Werda Gau Mabaji Gowa
D. Strategi Pelaksanaan
1. Metode : Ceramah, Tanya jawab, Demonstrasi
2. Media : Poster, Flip chart
3. Materi : Terlampir
4. Hari / Tanggal : Rabu, 26 Juli 2017
5. Waktu : Pukul 09.00 WITA sampai selesai
6. Tempat : Asrama 3 Panti Sosial Tresna Werda Gau Mabaji
Gowa

PENYULUHAN KESEHATAN LANSIA KELOMPOK 5 PROFESI


NERS
E. Setting Tempat

Keterangan :
1
2 3 1 : Pemateri
2 : Moderator
3 : Fasilitator
3 3
4
4 : Peserta
5 : Observer
5
F. Materi
1. Pengertian zikir
2. Keutamaan zikir
3. Manfaat zikir bagi kesehatan
4. Lafadz zikir
G. Susunan Acara

KEGIATAN KEGIATAN
NO TAHAP PENYULUHAN WAKTU SASARAN
1 Pendahuluan 1. Memberikan salam 5 menit Menjawab salam
(Pembukaan) terapeutik
2. Memperkenalkan diri Memperhatikan
3. Menjelaskan tujuan Memperhatikan
4. Kontrak waktu Memperhatikan
2 Pelaksanaan 1. Menjelaskan pengertian 15 menit Memperhatikan
(Penyajian) zikir
2. Menyebutkan
Memperhatikan
keutamaan zikir
3. Menyebutkan manfaat
Memperhatikan
zikir bagi kesehatan
4. Menyebutkan lafadz
zikir

3 Evaluasi Meminta untuk mengulang 10 menit Menjawab


kembali apa yang pertanyaan

PENYULUHAN KESEHATAN LANSIA KELOMPOK 5 PROFESI


NERS
disampaikan pembicara,
meliputi:
1. Pengertian zikir
2. Keutamaan zikir
3. Manfaat zikir bagi
kesehatan
4. Lafadz zikir
4 Terminasi 1. Mengucapkan 5 menit Mendengarkan
terimakasih atas peran
serta peserta
2. Mengucapkan salam
Menjawab salam
penutup

H. Evaluasi
1. Evaluasi struktur
a. Rencana kegiatan penyuluhan sudah direncanakan beberapa hari

sebelumnya melalui penyampaian informasi melalui undangan


kepada preseptor institusi, preseptor lahan, dan pembina asrama 3.
b. Mahasiswa menyiapkan materi dan media sesuai dengan yang
diperlukan dalam penyuluhan, yakni flip chart dan poster
2. Evaluasi proses
a. 85% dari peserta yang hadir dapat berperan secara aktif dengan
mengikuti penyuluhan dan berdiskusi tentang materi yang telah
disampaikan
b. Selama acara berlangsung tidak ada penyimpangan dari tujuan
yang telah ditetapkan
c. Selama acara berlangsung peserta tidak meninggalkan tempat
penyuluhan dengan mengikuti kegiatan penyuluhan dari awal hingga
akhir kegiatan
3. Evaluasi hasil
Setelah mengikuti penyuluhan ini diharapkan peserta dapat :
a. Menyebutkan pengertian zikir
b. Menyebutkan salah satu dari keutamaan zikir
c. Menyebutkan 2 dari 3 manfaat zikir bagi kesehatan
d. Menyebutkan lafadz zikir

PENYULUHAN KESEHATAN LANSIA KELOMPOK 5 PROFESI


NERS
MATERI PENYULUHAN

ZIKIR
A. Definisi
Zikir ditinjau dari segi bahasa (lughatan) adalah mengingat, sedangkan
zikir secara istilah adalah membasahi lidah dengan ucapan-ucapan pujian
kepada Allah. Zikir merupakan ibadah hati dan lisan yang tidak mengenal
batasan waktu. Bahkan Allah menyifati ulil albab, adalah mereka-mereka
yang senantiasa menyebut Rabnya, baik dalam keadaan berdiri, duduk
bahkan juga berbaring. Oleh karenanya zikir bukan hanya ibadah yang
bersifat lisaniyah, namun juga qalbiyah. (Ismail, 2008)
B. Keutamaan Zikir menurut al-Quran
1. Allah senantiasa mengingat hamba-Nya yang berzikir
Allah berfirman dalam QS. Al-Baqarah/2:52

Terjemahnya:
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula)
kepadamu, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.
(Kementerian Agama RI, 2012)
2. Mendapatkan ketentraman hati
Allah berfirman dalam QS. Ar-Rad/13:28

Terjemahnya:
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi
tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat
Allah hati menjadi tentram. (Kementerian Agama RI, 2012)
3. Perintah Allah taala untuk banyak berdzikir
Allah berfirman dalam QS. Al-Ahzab/33:41

PENYULUHAN KESEHATAN LANSIA KELOMPOK 5 PROFESI


NERS
Terjemahnya:
Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah, dengan
mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya (Kementerian Agama RI,
2012)
C. Manfaat Zikir bagi Kesehatan
1. Menurunkan Kecemasan
Setiap perubahan dalam kehidupan atau peristiwa kehidupan
yang dapat menimbulkan stress disebut stressor. Stress ini dapat di
sebabkan oleh berbagai faktor psikologis maupun faktor fisik atau
kombinasi dari faktor-faktor tersebut, dimanakecemasan timbul karena
individu itu tidak mampu menyesuaikan dirinya sendiri, orang lain dan
lingkungannya. Jika individu gagal menyelesaikan masalah, maka rasa
cemas akan terus berlanjut, namun jika ditanggulangi maka rasa cemas
akan berhenti (Maramis, 2000).
Saleh (2010) menyatakan dari hasil penelitiannya bahwa zikir
sebagai penyembuh terhadap diantaranya dengan berzikir menghasilkan
beberapa efek medis dan psikologis yaitu akan menyeimbangkan
keseimbangan kadar serotonin dan neropineprine di dalam tubuh,
dimana fenomena ini merupakan morfin alami yang bekerja didalam
otak serta akan menyebabkan hati dan pikiran merasa tenang
dibandingkan sebelum berzikir, Otot-otot tubuh mengendur terutama
otot bahu yang sering mengakibatkan ketegangan psikis. Hal tersebut
merupakan salah satu bentuk karunia Allah yang sangat berharga yang
berfungsi sebagai zat penenang didalam otak manusia.
Selain itu, penelitian Hannan (2014) juga menemukan bahwa
Berdasarkan hasil penelitian dan uji statistik deskriptif serta inferensial
dapat diambil kesimpulan bahwa Dzikir Khafi efektifuntuk menurunkan
tingkat kecemasan pada lansia di Desa Saronggi, Sebagain besar
responden mengalami kecemasan pada kategori kecemasan sedang
sebesar 61,8% dan sebagian besar responden mengalami kecemasan
pada kategori kecemasan ringan sebesar 44,1%.
2. Meningkatkan Kualitas Tidur

PENYULUHAN KESEHATAN LANSIA KELOMPOK 5 PROFESI


NERS
Berdasarkan prinsip kerjanya terapi zikir merupakan salah satu
jenis terapi yang memberikan efek psikologis dan efek
neurologis.Lantunan irama tersebut memperbaiki fisiologis saraf saraf
sehingga perbaikan mekanisme tubuh lansia terjadi (Saleh, 2010).
Hubungan antara pikiran dan materi, antara jiwa dan tubuh
merupakan hubungan yang tidak dapat dipisahkan, keduanya saling
mempengaruhi, jadi ketika jiwa menjadi tenang maka tubuh pun akan
merespon dengan menjadi tenang juga. Respon relaksasi yang
didapatkan dari melakukan zikir menjelang tidur membuat lanjut usia
merasa tenang dan nyaman pada saat hendak tidur dan menurunkan
stimulus yang menuju RAS berkurang (Potter & Perry 2010) sehingga
menurunkan aktifitas korteks serebral (Tortora & Derrickson, 2009) dan
pada akhirnya mempermudah lanjut usia untuk tertidur.
3. Mengatasi Depresi
Dari segi psikologis dengan mendengarkan Al Quran dan zikir,
pikiran akan terpusat pada sebuah aktivitas dzikrullah (mengingat
Alloh). Penyebutan dan ingatan pada Allah secara terus menerus dalam
alam kesadaran akan berkembanglah penghayatan akan kehadiran
Tuhan Yang maha Esa, sehingga seseorang tidak akan merasa hidup
sendirian di dunia, karena alloh mendengar keluh kesahnya yang
mungkin tidak dapat diungkapkan kepada siapapun. Hal ini sesuai
dengan penelitianb Inayati, 2014, yang menemukan bahwa ada
pengaruh terapi mendengarkan al-Quran dan dzikir terhadap penurunan
depresi pada lansia (p=0,002).
D. Lafadz Zikir
(Terlampir)
DAFTAR PUSTAKA

Hannan, Mujib. 2014. Dzikir Khafi untuk menurunkan kecemasan pada Lansia.
Laporan penelitian. Sumenep:UNIJA

Maramis, W.F. 2000. Catatan Ilmu Kedokteran Jiwa. Airlangga Universitay


Press: Surabaya

PENYULUHAN KESEHATAN LANSIA KELOMPOK 5 PROFESI


NERS
Inayah, Evi. 2014. Pengaruh Mendengarkan Al-Quran dan Dzikir Terhadap
Tingkat Depresi pada Lansia. Laporan Penelitian. Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta.

Ismail Nawawi, Risalah Pembersih Jiwa: Terapi Prilaku Lahir & Batin Dalam
Perspektif Tasawuf (Surabaya: Karya Agung Surabaya, 2008), 244.

Kementerian Agama RI. 2012. Al-Quran dan Terjemahan. Bandung: WALI

Potter & Perry.2010. Buku ajar fundamental keperawatan; Konsep, proses dan
praktik.(Vol. 1), Jakarta: EGC.

Saleh. 2010. Berzikir untuk Kesehatan Saraf. Penerbit Zaman: Jakarta Tortora,
A.J. & Derrickson.(2009). Principles of anatomy and physiology. USA:
Jhon Wiley

PENYULUHAN KESEHATAN LANSIA KELOMPOK 5 PROFESI


NERS

Anda mungkin juga menyukai