Anda di halaman 1dari 5

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR

3.7 Memahami perencanaan usaha 3.7.1 Menyebutkan ide usaha tanaman hias
yang meliputi ide dan peluang 3.7.2 Menganalisis peluang usaha tanaman hias
usaha, sumber daya, 3.7.3 Mengidentifikasi sumber daya usaha
administrasi, dan pemasaran tanaman hias
untuk produksi tanaman hias 3.7.4 Menjelaskan administrasi usaha tanaman
berdasarkan daya dukung yang hias
dimiliki oleh daerah setempat 3.7.5 Menjelaskan cara pemasaran tanaman hias

4.7 Menyusun perencanaan usaha 4.7.1 Menyajikan laporan yang menunjukkan


yang meliputi ide dan peluang perencanaan usaha tanaman hias
usaha, sumber daya,
administrasi, dan pemasaran
untuk tanaman hias
berdasarkan daya dukung yang
dimiliki oleh daerah setempat

MATERI PEMBELAJARAN
1. Ide Usaha Tanaman Hias
Tanaman hias mencakup semua tanaman yang memiliki bentuk dan kesan indah yang
sengaja di tanam dengan maksud dan tujuan tertentu. Pemanfaatan tanaman hias tidak hanya
terpaku pada bunga saja, tapi juga mencakup buah, daun dan tangkai/ranting dapat menjadi
faktor keindahan tanaman hias. Ada dua jenis tanaman hias yaitu (1) tanaman hias daun
seperti suplir dan keladi dan (2) tanaman hias bunga seperti begonia dan mawar.
2. Peluang Usaha Tanaman Hias
Peluang usaha berupa bunga, daun, bibit ataupun tanaman
3. Sumber Daya Usaha Tanaman Hias
Dalam usaha membudidayakan tanaman hias maka sumber daya berikut harus diperhatikan,
yakni (1) Manusia/Pelaku usaha (Man), (2) Dana (Money), (3) Bahan baku (Material), (4)
Mesin/alat-alat (Mechine), (5) Metode (Methode), dan (6) Pasar (Market).
4. Cara Pemasaran Tanaman Hias
Cara pemasaran tanaman hias dapat dilakukan melalui media cetak atau elektronik, seperti
brosur, pamphlet, Koran, berita di TV, informasi di website.

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR


3.8 Menganalisis sistem produksi 3.8.1 Menyebutkan langkah-langkah
tanaman hias berdasarkan daya membudidayakan tanaman hias
dukung yang dimiliki oleh 3.8.2 Menjelaskan teknik perbanyakan tanaman
daerah setempat hias
3.8.3 Menjelaskan kegiatan pemeliharaan
tanaman hias
3.8.4 Menjelaskan kegiatan panen untuk masing-
masing produk tanaman hias
3.8.5 Menjelaskan kegiatan pascapanen untuk
masing-masing produk tanaman hias
4.8 Memproduksi tanaman hias 4.8.1 Memproduksi tanaman hias dalam pot kecil
berdasarkan daya dukung yang yang dapat digantung
dimiliki oleh daerah setempat

1. Langkah-Langkah Membudidayakan Tanaman Hias


Langkah-langkah dalam membudidayakan tanaman hias adalah (1) Persiapan lahan/Media
tanam, (2) Pembibitan, (3) Penanaman, (4) Pemupukan, (5) Pemeliharaan, (6) Pengendalian
OPT dan (7) Panen dan Pascapanen
2. Teknik Perbanyakan Tanaman Hias
Perbanyakan tanaman hias dapat dilakukan secara generatif dan vegetatif. Perbanyakan
tanaman secara vegetatif dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut ini.
a Stek : perbanyakan dengan menggunakan bagian akar, batang dan daun, contohnya
cocor bebek, begonia, sirih, mawar dan puring.
b Perundukan : merundukkan bagian tanaman ke tanah sehingga menginduksi munculnya
akar, contohnya melati dan alamanda
c Penyambungan : penggabungan dua tanaman yang berlainan sehingga menjadi tanaman
baru, contohnya mawar, adenium
d Pencangkokan : membiarkan bagian tanaman menumbuhkan akar sewaktu bagian
tersebut masih tersambung dengan tanaman induk.
3. Pemeliharaan Tanaman Hias
Kegiatan pemeliharaan meliputi:
a Penyulaman : menanam kembali tanaman yang mati, rusak atau pertumbuhan tidak
normal
b Penyiraman
c Pembumbunan : memperbaiki aerasi tanah
d Penyiangan : membersihkan gulma yang mengganggu pertumbuhan tanaman
4. Kegiatan Panen Tanaman Hias
Kegiatan panen harus dilakukan secara hati-hati agar tidak kehilangan hasil dan tidak terjadi
penurunan kualitas hasil panen. Panen dapat dilakukan pagi atau sore.
5. Kegiatan Pascapanen Tanaman Hias
Pascapanen tanaman hias disesuaikan dengan produk tanaman hias : a) tanaman hias daun,
2) bunga potong dan 3) tanaman dalam pot.

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR


3.9 Memahami perhitungan biaya 3.9.1 Menyebutkan faktor-faktor yang
produksi (Harga Pokok mempengaruhi harga pokok produksi
Produksi) produk tanaman hias 3.9.2 Menganalisis metode penetapan harga
produk
3.9.3 Menghitung harga pokok produksi
3.9.4 Menghitung harga jual
3.9.5 Menghitung laba atau rugi
4.9 Menghitung biaya produksi 4.9.1 Menyajikan laporan perhitungan biaya
(Harga Pokok Produksi) produksi tanaman hias.
tanaman hias

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Faktor yang mempengaruhi harga pokok produksi
Harga pokok produksi adalah jumlah biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi sejumlah
produk. Harga produksi dipengaruhi oleh biaya investasi, biaya tetap (listrik, air,
penyusutan, gedung, alat, dll) dan biaya tidak tetap (bahan baku, tenaga kerja dan overhead)
2. Metode penetapan harga produk
a Pendekatan Permintaan dan Penawaran (Supply Demand Approach)
Dari tingkat permintaan dan penawaran yang ada ditentukan harga keseimbangan
(equilibrium price) dengan cara mencari harga yang mampu dibayar konsumen dan
harga yang diterima produsen sehingga terbentuk jumlah yang diminta sama dengan
jumlah yang ditawarkan.
b Pendekatan Biaya (Cost Oriented Approach)
Menentukan harga dengan cara menghitung biaya yang dikeluarkan produsen dengan
tingkat keuntungan yang diinginkan baik dengan markup pricing dan break even
analysis.
c Pendekatan Pasar (Market Approach)
Merumuskan harga untuk produk yang dipasarkan dengan cara menghitung variable-
variabel yang mempengaruhi pasar dan harga seperti situasi dan kondisi politik,
persaingan, sosial budaya dan lain-lain.
3. Menghitung Harga Pokok Produk
Harga pokok produksi = biaya investasi + biaya tetap + biaya tidak tetap
4. Menghitung Harga Jual
Harga Jual = (Harga pokok produksi + biaya lain diluar produksi) + Laba
Jumlah produk
5. Menghitung Laba/Rugi
Laba/Rugi = Harga Jual harga pokok produksi perunit

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR


3.10 Memahami strategi pemasaran 3.10.1 Menjelaskan strategi pemasaran produk
produk usaha budidaya usaha budidaya tanaman hias
tanaman hias secara langsung 3.10.2 Mengidentifikasi saluran pemasaran
langsung produk budidaya tanaman hias
3.10.3 Menjelaskan media promosi pemasaran
produk usaha budidaya tanaman hias
4.10 Memasarkan produk usaha 4.10.1 Menyajikan brosur sebagai sarana
budidaya tanaman hias secara pemasaran budidaya tanaman hias
langsung

C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Strategi Pemasaran Produk Tanaman Hias
Strategi 4P yaitu (1) Product (kualitas, kuantitas, inovatif, memiliki nilai tambah dan daur
hidup panjang), (2) Price (disesuaikan dengan harga pokok, harga pasar dan harga produk
sejenis yang ada di pasar), (3) Place (mudah dijangkau, memiliki fasilitas yang memuaskan
konsumen dan memiliki nilai tambah), (4) Promotion
2. Saluran Pemasaran Langsung Produk Tanaman Hias
e Penjualan tatap muka
f Pemasaran surat langsung
g Pemasaran melalui katalog
h Telemarketing
i TV dan Media tanggap lainnya
j Pemasaran melalui kois
k Saluran online
3. Media Promosi Produk Tanaman Hias
e Pertemuan rutin
f Pameran/Bazar
g Media Sosial

KOMPETENSI DASAR INDIKATOR


3.11 Memahami proses evaluasi 3.11.1 Menjelaskan kelebihan usaha budidaya
hasil kegiatan usaha budidaya tanaman hias tertentu
tanaman hias 3.11.2 Menjelaskan kelemahan usaha budidaya
tanaman hias tertentu
3.11.3 Menjelaskan kendala usaha budidaya
tanaman hias tertentu
4.11 Mengevaluasi hasil kegiatan 4.11.1 Menyajikan laporan hasil kegiatan usaha
usaha budidaya tanaman hias budidaya tanaman hias

MATERI PEMBELAJARAN
1. Kelebihan Usaha Budidaya Tanaman Hias
Tergantung pada jenis tanaman hiasnya
2. Kelemahan Budidaya Tanaman Hias
Tergantung pada jenis tanaman hiasnya, kelemahan dapat dilihat dari sisi pasar, sistem
produksi, promosi dan penanganan pascapanen
3. Kendala Usaha Budidaya Tanaman Hias
Tergantung pada jenis tanaman hiasnya, kendala dapat dilihat dari sisi pasar, sistem
produksi, promosi dan penanganan pascapanen

Anda mungkin juga menyukai