Anda di halaman 1dari 9

PEMERINTAH KOTA JAMBI

DINAS KESEHATAN KOTA JAMBI


JALAN. H. AGUS ASLIM KATA BARU JAMBI

PEMERINTAH KOTA JAMBI


DINAS PEKERJAAN UMUM
Jalan Jl. H. Zainir Havis No.04 Kota Baru

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

PEKERJAAN :

PERENCANAAN UKL UPL PUSKESMAS

LOKASI : KOTA JAMBI

TAHUN ANGGARAN APBD 2017


KERANGKA ACUAN KERJA

PEKERJAAN UKL-UPL PUSKESMAS

TAHUN ANGGARAN 2017

1. Latar Belakang

Seiring dengan pesatnya laju pertumbuhan penduduk Kota Jambi, diperlukan


peningkatan pelayanan dari Pemerintah Kota, baik itu pelayanan pendidikan, kesehatan,
peribadatan dan pelayanan sosial lainnya. Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk
memenuhi semua kebutuhan masyarakat dan meningkatkan pelayanan sosial, termasuk di
dalamnya pelayanan kesehatan masyarakat dalam hal ini pelayanan di rumah sakit maupun
puskesmas.

Pusat Kesehatan Masyarakat, disingkat Puskesmas, adalah organisasi fungsional


yang menyelenggarakan upaya kesehatan yang bersifat menyeluruh, terpadu, merata, dapat
diterima dan terjangkau oleh masyarakat, dengan peran serta aktif masyarakat dan
menggunakan hasil pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tepat guna, dengan
biaya yang dapat dipikul oleh pemerintah dan masyarakat. Upaya kesehatan tersebut
diselenggarakan dengan menitikberatkan kepada pelayanan untuk masyarakat luas guna
mencapai derajad kesehatan yang optimal, tanpa mengabaikan mutu pelayanan kepada
perorangan. Oleh karenanya puskesmas haruslah didukung dengan adanya tempat
pelayanan yang berupa bangunan dan sarana lingkungan yang memadai, untuk menjaga
agar tidak terjadi penurunan kualitas lingkungan maka diperlukan upaya pemantauan dan
pengelolaan lingkungan agar bisa menjaga kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat.

Untuk mewujudkan pekerjaan tersebut tentunya diperlukan dokumen UKL/UPL,


Dalam dokumen UKL/UPL yang direncanakan ini akan dapat dilihat kondisi puskesmas yang
ada saat ini, dan bagaimana langkah yang harus dilakukan agar kualitas lingkungan dan
kualitas pelayanan dapat ditingkatkan.

2. Dasar Hukum

Dasar hukum dalam renacana Studi UKL/UPL ini merupakan jenis peraturan
perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam UU No. 10 Tahun 2004 tentang tata
cara pembentukan paraturan perundang-undangan Republik Indonesia dengan
proyek/kegiatan dan lingkungan hidup.

A. Undang-Undang
a. Undang-Undang No. l5 Tahun 1990 Tentang peraturan dasar Pokok-pokok
Agraria
b. Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam
Hayati dan Ekosistemnya
c. Undang undang no. 5 TAhun 1994 tentang Pengesahan Konvensi
International mengenai Keanekaragaman Hayati
d. Undang-undang No. 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah.
e. Undang-Undang No. 33 Rahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pusat
dan Daerah
f. Undang-Undang No. 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang
g. Undang-undang No. 32 Tahun 2009 Tentang perlindungan dan pengelolaan
Lingkungan Hidup.

B. Peraturan Pemerintah
a. PP No. 69 Tahun 19996 tentang Pelaksanaan Hak dan Kewajiban serta Tata
Cara peran serta Masyarakat dalam Penataan Ruang
b. PP No. 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan
Hidup.
c. PP No. 41 Tahun 1999 tentang pengendalian Pencemaran Udara.
d. PP No. 10 Tahun 2000 tentang ketelitian Peta Untuk Penataan Ruang
e. PP No. 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas dan Pengendalian
Pencemaran Air
f. PP No. 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah, Pemerintah
Propinsi dan Kabupaten Kota.
g. PP No. 66 tahun 2014 tentang Kesehatan Lingkungan

C. Peraturan Presiden/Keputusan Presiden


a. Kepres No. 32 Tahun 1990 tentang Pengelolaan Kawasan Lindung
b. Perpres No. 71 Tahun 2013 Tentang Pengadaan Tanah bagi Pelaksanaan
Pembangunan untuk Kepentingan Umum
c. Perpres No. 40 Tahun 2014 Tentang perubahan Pepres 71 Tahun 2013
tentang Pengadaan Tanah bagi Pelaksanaan Pembangunan untuk
Kepentingan Umum

D. Peraturan Menteri
a. Permen LH No. 05 Tahun 2012 Tentang Jenis Rencana Usaha dan/Atau
Kegiatan yang wajib dilengkapi dengan AMDAL.
b. Permenkes N0,75 atshun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat
(PUSKESMAS).
E. Keputusan Menteri
a. Kepmen LH No. KEP-35/MENLH/VII/1995 tentang Programa Kali Bersih
b. Kepmen LH No. KEP-48/MENLH/XI/1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan
c. Kepmen LH No. 07 tahun 2001 Tentang Pejabat Pengawas Lingkungan
Hidup dan Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Daerah
d. Kepmen Kesehatan No. 876/MENKES/SK/VIII/2001 tentang Pedoman Teknis
Analisis Dampak Kesehatan Lingkungan
e. Kepmen LH No. 56 Tahun 2002 tentang Pedoman Umum PEngawasan
PEnataan lingkungan Hidup Bagi Pejabat Pengawas
f. Kepmen LH No. 37 Tahun 2003 tentang Metode Analisis Kualitas Air
Permukaan dan Pengambilan Contoh Air Permukaan.

3. Maksud dan Tujuan serta Sasaran Penyusunan Dokumen UKL-UPL

Maksud dan Tujuan penyusunan dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup


(UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL) Pada Puskesmas Kota Jambi :

a. Untuk memenuhi kenyamanan dan kebutuhan pengguna Puskesmas,


sehingga dapat melayani masyarakat sebagaimana yang diharapkan.
b. Sasaran kegiatan ini adalah meningkatkan pelayanan yang nyaman bagi
masyarakat Kota Jambi.
c. Terselenggaranya upaya optimalisasi dampak positif dan meminimalisasi
dampak negative yang diakibatkan oleh kegiatan tersebut.

4. KEGUNAAN PENYUSUNAN DOKUMEN UKL-UPL

Kegunaan penyusunan dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan


Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL) Pembangunan Puskesmas adalah :

a. Pemrakarsa
Untuk melihat masalah-masalah lingkungan yang akan dihadapi di masa yang
akan datang serta mempersiapkan cara-cara pemecahan masalah yang akan
dihadapi.
Sebagai bahan analisis dalam pengelolaan dan pemantauan masing-masing
tahapan kegiatan.
Sebagai persiapan terhadap kelemahan pengelolaan untuk dipersiapkan pada
masa akan datang.
b. Pemerintah
Untuk mencegah agar potensi sumber daya alam yang dikelola oleh rencana
kegiatan tersebut tidak rusak.
Mencegah rusaknya sumber daya alam lain yang berada di luar lokasi dari
kegiatan tersebut.
Menghindarkan terjadinya pencemaran dan perusakan lingkungan hidup.
Untuk menyesuaikan rencana pembangunan daerah, nasional ataupun
internasional serta tidak mengganggu rencana kegiatan lain.
Sebagai alat pengambil keputusan oleh pemerintah.
c. Masyarakat
Dapat mengetahui rencana pembangunan kegiatan di daerahnya, sehingga
dapatmempersiapkan dirinya di dalam penyesuaian kehidupannya apabila
diperlukan
Mengetahui perubahan lingkungan, sehingga masyarakat dapat
mengantisipasikerugian-kerugian yang akan dideritanya akibat adanya rencana
kegiatan proyektersebut
Berperan dalam pembangunan didaerahnya yang berhubungan dengan informasi
yang diperlukan
Ikut menghindari kesalahpahaman dan menggalang kerjasama dengan
pemrakarsa
Mengetahui hak dan kewajiban, khususnya ikut menjaga kualitas lingkungan

5. RUANG LINGKUP STUDI


Lokasi Studi
Empat ( 4 ) Unit Puskesmas diwilayah Kota Jambi Yaitu :
Puskesmas Pakuan Baru
Puskesmas Putri Ayu
Puskesmas Paal X
Puskesmas Talang Bakung
Persiapan
a. Prasurvai dan konsultasi dengan pemerintah Kota Jambi selaku pemrakarsa
b. Pengurusan administrasi menyangkut perizinan studi UKL/UPL
c. Persiapan bahan dan peralatan yang diperlukan untuk studi UKL/UPL
Studi Lapangan
a. Komponen Fisik-Kimia
Pengambilan sampel air (air sungai dan air sumur) untuk pengukuran dan
penilaian kualitas fisik kimia air.
Pengambilan sampel udara ambient untuk pengukuran dan penilaian
kualitas udara ambient.
Pengambilan sampel tanah untuk pengukuran dan penilaian kualitas fisik
tanah serta prediksi erosi tanah.
Pengumpulan data fisik lingkungan (iklim, fisiografi, geologi, hidrologi,
ruang,tanah dan lahan)
b. Komponen Biologi
Observasi/pengamatan flora darat
Observasi /pengamatan fauna daratsatwa liar
Pengambilan sampel untuk penilaian kondisi biota aquatis
c. Komponen Sosial Ekonomi, Sosial Budaya dan Kesehatan Masyarakat
Observasi pengamatan aspek sosial ekonomi
Observasi pengamatan aspek sosial budaya
Observasi pengamatan aspek kesehatan masyarakat
d. Komponen Transportasi
Kepadatan Lalulintas
Status dan Fungsi Jalan
Studi Lapangan
a. Komponen Fisika-Kimia
Analisis sampel air permukaan untuk pengukuran dan penilaian kualitas air
sungai yang meliputi parameter-parameter fisika (suhu, TSS dan TDS)
dankimia (pH, DO, BOD, COD, anion dan ion-ion logam)
Analisis sampel air tanah dangkal untuk pengukuran dan penilaian kualitas
air sumur yang meliputi parameter-parameter fisika (suhu, TSS dan TDS&
dankimia (pH, DO, BOD, COD, anion dan ion-ion logam)serta mikrobiologi.
Analisis sampel udara ambient untuk pengukuran dan penilaian kualitas
udara ambient dengan parameter-parameter sebagai berikut : Debu Total
(TSP), Co, So, No2, dan Kebisingan
Analisis sampel tanah untuk pengukuran dan penilaian kualitastanah yang
meliputi parameter-parameter BV, TRP, permeabilitas tanah, tekstur tanah
dan laju erosi
b. Komponen Fisika-Kimia
Analisis vegetasi untuk flora/Vegetasi meliputi : indeks keragaman, nilai
pentingserta struktur dan komposisi jenis tumbuhan
Analisis fauna untuk fauna darat-satwa liar yang meliputi meliputi : indeks
keragaman, populasi dan jenis fauna
Analisis biota akuatis yang meliputi : indeks keragaman dan populasi
c. Komponen Sosial Ekonomi, Sosial Budaya dan Kesehatan Masyarakat

Pengolahan data sosial ekonomi, sosial budaya dan kesehatan masyarakat


untuk datayang dikumpulkan melalui quisioner dan informasi yang diperoleh
melalui Focus Group Discussion (FGD). Parameter- parameter yang dianalisis
meliputi :

Kependudukan
Perekonomian
Budaya
Kesehatan Masyarakat
Transportasi

6. Metodologi
A. Jenis Data
Data yang akan dikumpulkan dan dianalisis adalah mengenai komponen-komponen
lingkungan yang meliputi fisika-kimia, biologi dan sosial masyarakat.

B. Pengumpulan Data dan Metoda


- Pengumpulan Data Primer
Kompen Fisik-Kimia
o Kualitas Air
o Kualitas Udara
o Tanah
Kompen Fisik-Kimia
o Untuk bidang biologi meliputi flora dan fauna yang meliputi :
Komposisi jenis vegetasi, Komposisi fauna darat dan satwa liar, dan
biota aquatic
Komponen Sosial Masyarakat
o Sosial Ekonomi
o Sosial Budaya dan Persepsi MAsyarakat
o Kesehatan Masyarakat
Komponen Transportasi
- Pengumpulan Data Sekunder : data sekunder merupakan data instansional yang
meliputi kondisi :
Komponen Fisik dan Kimia
o Iklim
o Hidrologi
o Ruang tanah dan lahan
Komponen Sosial Kemasyarakatan
o Kependudukan dan Perekenomian
o Kesehatan Masyarakat
o Sarana dan Prsarana Umum
o Transportasi

C. Metoda Analisa Data

Analisis data menggunakan metode yang relevan dengan kegiatan studi. Dimana untuk
analisis fisik metode analisis menggunakan pedoman-pedoman teknis sesuai dengan
standar baku mutu yang berlaku. Adapun elemen-elemen analisis yang harus dilakukan
meliput analisis sebagai berikut :

Kualitas Air Sungai


Data kualitas air yang diperoleh selanjutnya dianalisis berdasarkan PP No.
82 Tahun 2001 tentang Kriteria Mutu Air Peraturan Menteri Kesehatan
Nomor 416 Tahun 1990 tentang Syarat-syaratdan Pengawasan Kualitas Air
Lampiran II (Persyaratan Kualitas Air Bersih).
Kualitas Air Sumur
Kualitas Udara
Kebisingan
Tanah
Flora, Fauna dan Biota Air
Sosial Ekonomi, Budaya dan Kesehatan Masyarakat

7. Keluaran

Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini, tersusunnya dokumen UKL-UPL Puskesmas yang
telah ditetapkan sebagai lokasi kegiatan.

8. Tenaga Ahli Yang Dibutuhkan

Tenaga ahli yang dibutuhkan dalam penyusunan dokumen UKL-UPL Puskesmas adalah
sebagai berikut :
1. Team Leader adalah S1 Lulusan Teknik Lingkungan berpengalaman melaksanakan
pekerjaan yang sama minimal 5 (lima) tahun dan memiliki SKA.
2. Ahli Planologi adalah S1 Lulusan Teknik Planologi berpengalaman melaksanakan
pekerjaan yang sama minimal 5 (lima) tahun dan memiliki SKA.
3. Ahli Kesehatan Masyarakat adalah S1 Sarjana Kesehatan Masyarakat
berpengalaman minimal 3 (tiga) tahun dalam melaksanakan pekerjaan yang sama.
4. Ahli Kesehatan Lingkungan adalah D3 Lulusan Akademi Kesehatan Lingkungan
yang berpengalaman minimal 3 (tiga) tahun dalam melaksanakan pekerjaan yang
sama.

9. Waktu Pelaksanaan

Jangka waktu pelaksanaan kegiatan adalah 90 (sembilan puluh) hari kalender terhitung
sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) oleh instansi penyelenggara
kegiatan.

10. LAPORAN

Hasil yang diharapkan dalam bentuk sistem pelaporan yang akan dilaksanakan adalah
sebagai berikut :

1. Laporan Pendahuluan dan Draft UKL - UPL

Laporan ini merupakan Laporan yang diserahkan paling lambat 14 hari sejakditerbitkannya
Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK), sebanyak 5 (lima) buku.

Laporan Pendahuluan ini antara lain berisi tentang persiapan mobilisasi tim yang dituangkan
dalam laporan ini. Adapun materi yang diuraikan dalam laporan ini meliputi : Latar belakang
kegiatan, Maksud dan tujuan, Metode yang digunakan, kebijakan terkait, struktur organiasi,
rencana kerja dan jadwal mobiliasi tim.

2. Buku Dokumen UKL-UPL (Laporan Akhir)

Buku Dokumen UKL-UPL ini merupakan laporan akhir yang diserahkan setelah malalui
tahapan penyempurnaan dari hasil diskusi pada laporan dokumen UKL-UPL sementara
.Jumlah buku yang harus diserahkan sebanyak 5 buku.

Jambi, Mei 2017


Pejabat Pembuat Komitmen
Dinas Kesehatan Kota Jambi
Kota Jambi