Anda di halaman 1dari 16

Tugas Kelompok

Mata Kuliah Inovasi dan Kewirausahaan

INOVASI TAS BACKPACK SMART

Dosen
Dr. Ir. Fahim M. Taqi, DEA.

Disusun Oleh

Kelas E-61

Ahmad Saomin Ali K15161046


Ali Akil Parlindungan
Mochammad Ridwan Aditya
Mohammad Harris Pratama K15161060
Rulli Hendriani K15161067

SEKOLAH PASCASARJANA MANAJEMEN DAN BISNIS


INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2017
DAFTAR ISI

Halaman
DAFTAR ISI................................................................................................................................... 2
I PENDAHULUAN ........................................................................................................................ 3
1.1 LATAR BELAKANG...................................................................................................... 3
1.2 TUJUAN .......................................................................................................................... 4
II TINJAUAN PUSTAKA .............................................................................................................. 5
2.1 KREATIVITAS ............................................................................................................... 5
2.2 INOVASI ......................................................................................................................... 5
2.3 KEWIRAUSAHAAN ...................................................................................................... 8
III PEMBAHASAN ...................................................................................................................... 10
IV SIMPULAN ............................................................................................................................. 15
4.1 SIMPULAN ................................................................................................................... 15
4.2 SARAN .......................................................................................................................... 15
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................................... 16

2
I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG


Memasuki abad 21 sebagian besar futurist menyebutkan bahwa
perusahaan semakin lama cenderung semakin bertambah ramping. Itu
dimaksudkan agar perusahaan dapat bekerja secara lebih efisien dan fleksibel,
sehingga dapat mengikuti setiap irama persaingan saat ini. Menurut Alfin Tofler,
pasar masal telah terpecah dan berubah menjadi pasar kecil menuntut berbagai
spesialisasi model, warna, jenis produk, ukuran dan sebagainya. Dari situlah
tercipta suatu era dimana persaingan menjadi sangat luat dan bebas.
Pesatnya perkembangan membuat manusia selalu membutuhkan
kemudahan dan kepraktisan dalam menjalani kehidupan sehari-hari mereka tanpa
mengurangi fashion dalam hidup mereka. Oleh karena itu, kreatifitas dan inovasi
dari wirausaha terus berkembang dengan begitu pesat dalam tujuan untuk
memuaskan kebutuhan masyarakat yang tidak pernah berhenti.
Oleh karena itu untuk mengantisipasi era persaingan perdagangan bebas,
banyak perusahaan di Indonesia baik yang berskala besar, menengah
maupun yang berskala kecil mulai menata ulang strategi persaingannya
dengan melakukan kajian terhadap tujuan strategik perusahaan yang didasarkan
atas kebutuhan pasar baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional, dan
juga melakukan evaluasi yang intens (terus menerus secara mendalam) terhadap
kompetensi internal perusahaan itu sendiri, termasuk dalam hal ini melakukan
penilaian kinnerja pemasaran.
Inovasi dan kreatifitas menjadi kunci utama dalam persaingan saat ini.
Dengan produk yang memiliki adding value tinggi akan menjadi produk yang
lebih disukai masyarakat disbanding dengan produk biasa. Oleh karena itu, disini
kami mencoba untuk memberikan penjelasan mengenai adding value dari produk
yang kami miliki sebelum nantinya akan kami launchingkan dalam persaingan
dunia.
Produk yang akan kami perkenalkan yaitu berupa inovasi pada Tas. Kami
melihat peluang yang sangat besar pada inovasi ini. Gaya hidup masyarakan saat
ini yang hampir setiap waktu menggunakan gadget dimanapun dan kapanpun,
dengan aktivitas yang begitu tinggi, tentu tidak ingin apabila gadget yang

3
digunakan habis baterai dan posisi yang tidak memungkinkan untuk melakukan
charge. Saat ini terdapat power bank yang dapat membantu, akan tetapi power
bank ini memiliki daya yang cukup relatif kecil sehingga ada keterbatasan
penggunaan.
Harapan kami, produk yang akan kami kenalkan ini dapat menjawab keluhan
serta harapan masyarakat terkait dalam kemudahan dan praktis dalam melakukan
charge saat gadget atai laptop yang ingin dipakai kehabisan daya.

1.2 TUJUAN
Tujuan yang ingin dicapai yaitu:
1. Menjelaskan terkait produk inovasi Tas Backpack Smart
2. Menjelaskan peluang bisnis Tas Backpack Smart dengan model Canvas

4
II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 KREATIVITAS
Istilah kreativitas merupakan suatu kemampuan dalam menciptakan hasil karya baru yang
merupakan produk-produk kreasi. Terdapat beberapa pandangan mengenai definisi dari
kreativitas itu sendiri.
Santrock (2008:366) menyebutkan bahwa kreativitas ialah kemampuan berpikir tentang
sesuatu dengan cara baru dan tak biasa dan menghasilkan solusi yang unik atas suatu
problem. Selain itu Samsunuwiyati (2010:175) berpendapat bahwa kreativitas merupakan
konsep yang majemuk dan multi-dimensional, sehingga sulit didefinisikan secara operasional.
Rogers (dalam Utami Munandar, 2009:18) mengemukakan kreativitas adalah
kecenderungan untuk mengaktualisasi diri, mewujudkan potensi, dorongan untuk berkembang
dan menjadi matang, kecenderungan untuk mengekspresikan dan mengaktifkan semua
kemampuan organisme.
Yatim Riyanto (2012:232) kreativitas merupakan istilah yang banyak digunakan baik
dilingkungan sekolah maupun diluar sekolah. Definisi lain menurut Moreno (dalam Yatim
Riyanto, 2012:233) kreativitas merupakan sesuatu yang baru bagi diri sendiri dan tidak harus
merupakan sesuatu yang baru bagi oranglain atau dunia pada umumnya, misalnya seorang
menciptakan untuk dirinya sendiri suatu hubungan baru dengan siswa/orang lain.
Berdasarkan pendapat para ahli di atas, maka kreativitas dapat dirumuskan sebagai suatu
proses aktivitas kognitif seseorang untuk melahirkan sesuatu yang baru, baik berupa karya baru
maupun karya kombinasi yang semuanya itu relatif berbeda dengan apa yang ada sebelumnya.

2.2 INOVASI
Inovasi merupakan ide, praktik, atau objek yang dianggap baru oleh manusia atau unit
adopsi lainnya. Teori ini meyakini bahwa sebuah inovasi terdifusi ke seluruh masyarakat dalam
pola yang bisa diprediksi. Beberapa kelompok orang akan mengadopsi sebuah inovasi segera
setelah mereka mendengar inovasi tersebut. Sedangkan beberapa kelompok masyarakat lainnya
membutuhkan waktu lama untuk kemudian mengadopsi inovasi tersebut. Ketika sebuah inovasi
banyak diadopsi oleh sejumlah orang, hal itu dikatakan atau meledak.

5
Everett M. Rogers Mendefisisikan bahwa inovasi adalah suatu ide, gagasan, praktek atau
objek/benda yang disadari dan diterima sebagai suatu hal yang baru oleh seseorang atau
kelompok untuk diadopsi.
Menurut Stephen Robbins inovasi sebagai suatu gagasan baru yang diterapkan untuk
memprakarsai atau memperbaiki suatu produk atau proses dan jasa.
Van de Ven, Andrew H mengemukakan Inovasi adalah pengembangan dan implementasi
gagasan-gagasan baru oleh orang dimana dalam jangka waktu tertentu melakukan transaksi-
transaksi dengan orang lain dalam suatu tatanan organisasi.
Menurut Kuniyoshi Urabe Inovasi bukan merupakan kegiatan satu kali pukul (one time
phenomenon),melainkan suatu proses yang panjang dan kumulatif yang meliputi banyak proses
pengambilan keputusan di dan oleh organisasi dari mulai penemuan gagasan sampai
implementasinya di pasar.
Inovasi adalah suatu penemuan baru yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah
dikenal sebelumnya. orang atau wirausahawan yang slalu berinovasi, maka ia sapat dikatakan
sebagai seorang wirausahwan yang inovatif.
Seseorang yang inovatif akan selalu berupaya melakukan perbaikan, menyajikan sesuatu
yang baru/unik yang berbeda dengan yang sudah ada. inovatif juga merupakan sikap penting
bagi yang hendaknya dimiliki oleh seorang wirausahawan. wirausahawan yang slalu
melakukan inovasi dalam ushanya. maka keuntungan dan kesuksesan akan ia dapat. inovatif
merupakan implikasi dari karakteristik wirausahawan yang mampu membawa perubahan pada
lingkungan sekitarnya. inovatif secara tidak langsung menjadi sifat pembeda antara
wirausahawan dengan orang biasa, maupun pengusaha. seorang wirausahawan akan selalu
memikirkan untuk melakukan sesuatu yang berbeda, tidak seperti yang dipikirkan dan dilakukan
oleh kebanyakan orang. kreatif dan inovatif adalah suatu kemampuan untuk memindahkan
sumber daya yang kurang produktif menjadi sumber daya yang produktif sehingga memberikan
nilai ekonomis. baik langsung maupun tidak langsung seorang wirausahawan adalah orang
yangmampu membawa perubahan pada lingkunganya. disisi lain ia juga orang yang sanggup
menerima perubahan yang terjadi dan menyikapi perubahan tersebut dengan positif. ia juga
berani mengambil resiko berhasil ataupun gagal di setiap jalan yang ia ambil. wirausahawan
mampu bertahan pada kondisi perekonomian yang sulit dan serba kalut. karena disaat semua

6
resah, ia memiliki kreasi dan inovasi untuk memindahkan sumber daya yang kurang produktif
menjadi sumber daya yang produktif sehingga memberikan nilai ekonomis.

Berdasarkan pengertian tersebut, Robbins lebih memfokuskan pada tiga hal utama yaitu :
1. Gagasan baru yaitu suatu olah pikir dalam mengamati suatu fenomena yang sedang
terjadi, termasuk dalam bidang pendidikan, gagasan baru ini dapat berupa penemuan dari
suatu gagasan pemikiran, Ide, sistem sampai pada kemungkinan gagasan yang
mengkristal.
2. Produk dan jasa yaitu hasil langkah lanjutan dari adanya gagasan baru yang ditindak
lanjuti dengan berbagai aktivitas, kajian, penelitian dan percobaan sehingga melahirkan
konsep yang lebih konkret dalam bentuk produk dan jasa yang siap dikembangkan dan
dimplementasikan termasuk hasil inovasi dibidang pendidikan.
3. Upaya perbaikan yaitu usaha sistematis untuk melakukan penyempurnaan dan melakukan
perbaikan (improvement) yang terus menerus sehingga buah inovasi itu dapat dirasakan
manfaatnya.

Inovasi mempunyai 4 (empat) ciri yaitu :


1. Memiliki kekhasan / khusus artinya suatu inovasi memiliki ciri yang khas dalam arti ide,
program, tatanan, sistem, termasuk kemungkinan hasil yang diharapkan.
2. Memiliki ciri atau unsur kebaruan, dalam arti suatu inovasi harus memiliki karakteristik
sebagai sebuah karya dan buah pemikiran yang memiliki kadar Orsinalitas dan kebaruan.
3. Program inovasi dilaksanakan melalui program yang terencana, dalam arti bahwa suatu
inovasi dilakukan melalui suatu proses yang yang tidak tergesa-gesa, namun keg-inovasi
dipersiapkan secara matang dengan program yang jelas dan direncanakan terlebih dahulu.
4. Inovasi yang digulirkan memiliki tujuan, program inovasi yang dilakukan harus memiliki
arah yang ingin dicapai, termasuk arah dan strategi untuk mencapai tujuan tersebut.

Sifat Perubahan Dalam Inovasi Ada 6 Kelompok Yaitu :


1. Penggantian (substitution)
Misalnya : Inovasi dalam penggantian jenis sekolah, penggantian bentuk perabotan, alat-
alat atau sistem ujian yang lama diganti dengan yang baru.

7
2. Perubahan (alternation)
Misalnya : Mengubah tugas guru yang tadinya hanya bertugas mengajar, ditambah
dengan tugas menjadi guru pembimbing dan penyuluhan / mengubah kurikulum sekolah yang
semula bercorak teoretis akademis menjadi kurikulum dan mata pelajaran yang berorientasi
bernuansa keterampilan hidup praktis.
3. Penambahan (addition)
Misalnya : Adanya pengenalan cara penyusunan dan analisis item tes objektif di kalangan
guru sekolah dasar dengan tidak mengganti atau mengubah cara-cara penilaian yang sudah ada.
4. Penyusunan kembali (restructturing)
Misalnya : Upaya menyusun kembali susunan peralatan, menyusun kembali komposisi
serta ukuran dan daya tampung kelas, menyusun kembali urutan mata-mata pelajaran /
keseluruhan sistem pengajaran, sistem kepangkatan, sistem pembinaan karier baik untuk tenaga
edukatif maupun tenaga administratif, teknisi, dalam upaya perkembangan keseluruhan sumber
daya manusia dalam sistem pendidikan.
5. Penghapusan (elimination)
Contohnya : Upaya menghapus mata-mata pelajaran tertentu seperti mata pelajaran
menulis halus, atau menghapus kebiasaan untuk senantiasa berpakaian seragam
6. Penguatan (reinforcement)
Misalnya : Upaya peningkatan atau pemantapan kemampuan tenaga dan fasilitas
sehingga berfungsi secara optimal dalam permudahan tercapainya tujuan pendidikan secara
efektif dan efisien.

2.3 KEWIRAUSAHAAN
Wirausaha dari segi etimologi berasal dari kata wira dan usaha. Wira, berarti pejuang,
pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha,
berarti perbuatan amal, berbuat sesuatu.
Menurut Ahmand Sanusi, Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam
perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses dan
hasil bisnis.

8
Kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan
berbeda (ability to create the new and different). (Drucker, 1959).
Menurut Zimmerer, 1996. Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan
inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan.
Soeharto Prawiro ,mendefenisikan Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan
untuk memulai suatu usaha (star-up phase) dan perkembangan usaha (venture growth).
Selain itu, Keputusan Menteri Koperasi dan Pembinaan Pengusaha Kecil Nomor
961/KEP/M/XI/1995). Kewirausahaan adalah semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan
seseorang dalam menangani usaha atau kegiatan yang mengarah pada upaya mencari,
menciptakan, serta menerapkan cara kerja, teknologi dan produk baru dengan meningkatkan
efisiensi dalam rangka memberikan pelayanan yang lebih baik dan atau memperoleh keuntungan
yang lebih besar.
Soeparman Spemahamidjaja mengemukakan Kewirausahaan adalah suatu kemampuan
(ability) dalam berfikir kreatif dan berperilaku inovatif yang dijadikan dasar, sumber daya,
tenaga penggerak tujuan, siasat kiat dan proses dalam menghadapi tantangan hidup dan terakhir
kewirausahaan adalah suatu sifat keberanian, keutamaan dalam keteladanan dalam mengambil
resiko yang bersumber pada kemampuan sendiri menurut S. Wijandi,

9
III PEMBAHASAN

Dari pembahasan-pembahasan sebelumnya, dapat kita ketahui bahwa inovasi sangatlah


penting dalam memenuhi kebutuhan konsumen yang tidak akan pernah terpenuhi. Dengan
menggunakan teknologi dan perkembangan yang telah ada, kami mencoba untuk menciptakan
produk ransel yang memberikan kemudahan dan kenyamanan tanpa mengurangi fashionable dari
pengguna produk ransel kami.
Disini kami akan membahas mengenai produk ransel multi fungsi yang akan kami launching.
Produk ransel multi fungsi kami memiliki beberapa kelebihan, yaitu sebagai berikut:
1. Dapat digunakan untuk charging gadget baik Hand Phone, laptop, smartphone.
2. Pada bagian tali bahu dapat digunakan sebagai penerangan pada saat melakukan
perjalanan ditempat gelap.
3. Dapat digunakan sebagai penyalur listrik barang-barang kecil seperti mixer, radio, mesin
kopi dll.
4. Pengisian daya dapat menggunakan solar system maupun listrik pada umumnya.

Dengan adding value yang kami berikan, kami mencoba untuk membuat skema dari metode
model bisnis kanvas sebagai rencana awal dari peluncuran produk ransel ini.

10
Adapun detail dari model bisnis kanvas ini adalah sebagai berikut :
Customer Segments
Pada Customer segments kami memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan beberapa segmen
yaitu segment baik pria dan wanita yang memiliki umur berkisar di 13 40 tahun dengan lebih
mengutamakan pada segmen sebagai berikut:
1. Pecinta gandget
Pecinta gadget selalu membutuhkan banyak energy listrik untuk mempertahankan daya
dari gandget yang mereka gunakan.
2. Pekerja / pengusaha
Pekerja baik kantoran maupun pengusaha yang terkadang membutuhkan suasana luar
dalam melakukan pekerjaannya dengan menggunakan laptop untuk mencari inspirasi
maupun pemecahan masalahnya.
3. Fashionable
Pecinta fashion akan selalu memperhatikan apapun yang mereka gunakan.
4. Traveller
Traveller akan sangat membutuhkan banyak sekali energy listrik untuk mengisi daya dari
gadget yang mereka gunakan maupun barang lainnya.

Customer Relationships
Dalam hal ini, kami akan lebih menekankan pada fast respond dalam menanggapi costumer
yang baik hanya membutuhkan informasi mauoun pelayanan melalui gadget dan social media.
Selain hal tersebut, kami akan selalu memberikan informasi dan detail update serta beberapa
update photo baik event-event yang kami ikuti, pameran-pameran dan kondisi-kondisi photo
pada saat kami menggunakan ransel tersebut kapanpun kami berada.

Channels
Untuk channel, kita menggunakan beberapa cara yaitu melalui:
a. Reseller
b. Outlet
c. Pameran
d. Sosmed

11
Value Proposition
Untuk Value proposition yang kami pilih adalah sebagai berikut:
a. Mampu digunakan sebagai penghantar listrik untuk gadget, laptop, dll.
b. Mampu digunakan sebagai penerangan
c. Fasionable
d. Kedap terhadap air
e. Memiliki kemampuan solar system

Key Activities
Untuk key activities yang nantinya menjadi kunci keberhasilan dari kami adalah :
a. Websites dan Sosial media
b. Penjualan Online
c. Penjualan melalui Outlet
d. Penjualanmelalui pameran

Key Resources
Key resources merupakan salah satu kunci yang utama, dalam hal ini kami mengkategorikan
menjadi 2 hal yaitu:
1. Human
a. Admin / Sales
b. Designer
c. Vendor
2. Equipment
a. Computer
b. Internet
c. Smartphone

12
Key Partners
Dalam menjalankan berbagai bisnis selalu membutuhkan partner untuk pengembangannya.
Dalam hal ini partner yang kami gunakan sebagai berikut:
a. Vendor
b. Reseller
c. Shipping service yang meliputi:
1. Tiki
2. JNE
3. Pos
4. Go-send

Revenue Streams
Untuk revenue yang didapatkan hanya dari banyaknya penjualan produk yang kami jual.

Cost Structure
Terdapat 3 macam Cost structure yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis ini, yaitu:
1. Marketing
a. Admin
b. Marketing
2. Product
a. Designer
b. Pengrajin tas
c. Power bank
d. Solar panel
3. Online Market
a. Internet
b. Lsitri

13
Berikut ini merupakan Design dari Tas Backpack SMART

14
IV SIMPULAN

4.1 SIMPULAN
Inovasi merupakan hal yang sangat penting dalam suatu bisnis, hal ini guna menjawab
kebutuhan konsumen maupun sebagai upaya perbaikan dalam sebuah produk. Inovasi yang kami
lakukan salah satunya yaitu Inovasi pada Tas. Tas yang kami kenalkan disini bernama Tas
Backpack SMART. Tas yang memiliki daya sekitar 150000 MAH yang dapat digunakan utnuk
charge gadget dan laptop. Keunggulan Tas ini yaitu ergonomic, praktis dana man.
Peluang bisnis Tas ini sangat besar, mengingat kondisi saat ini para pengguna
membutuhkan sesuatu yang simple dan mudah untuk digunakan dengan design yang nyaman dan
aman.

4.2 SARAN
Perlu ada analisa lebih lanjut sehingga Tas lebih ringan
Perlu ada analisa lebih lanjut agar Tas dapat memiliki daya yang lebih besar akan tetapi
dapat nyaman dana man digunakan.

15
DAFTAR PUSTAKA

Suryana, 2001, Kewirausahaan. Jakarta: Salemba Empat


Sahlan Sulaiman, Wasman, Multi, 1998 Dimensi Sumber Kreatifitas Manusia. Bandung ,Sinar
Baru .

16