Anda di halaman 1dari 28

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN

PEMETAAN RUMAH DAN ASET FISIK DENGAN


APLIKASI MOBILE BERBASIS ANDROID
"SI MANDRO"

Disusun dalam rangka memenuhi syarat mengikuti Seminar Laporan Proyek


Perubahan sebagai peserta Diklatpim Tk. IV Angkatan I Tahun 2017

Disusun oleh :

Nama : Ojahan F.L.G, ST,MM

NIP : 19781231 200912 1001

Jabatan : Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Ringan,


Direktorat Pemulihan dan Peningkatan Fisik,
Badan Nasional Penanggulangan Bencana

BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN (BBPK), JAKARTA

2017
Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

KATA PENGANTAR
Puji dan syukur dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas
karunia-Nya yang berlimpah, Proyek Perubahan yang penulis prakarsai di Badan
Nasional Penanggulangan Bencana dengan tema Pemetaan Rumah dan Aset Fisik
dengan aplikasi berbasis android (Si Mandro) telah dapat kami selesaikan sesuai
milestone. Penulisan Laporan Proyek Perubahan ini dimaksudkan untuk memenuhi
kewajiban penulis sebagai peserta Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat
IV Angkatan I Tahun 2017. Penulis berharap melalui Proyek Perubahan ini peran dan
kontribusi stakeholder terkait dalam pendataan rumah dan aset fisik hasil pemulihan
dan peningkatan fisik pascabencana dapat meningkat sesuai dengan tugas, fungsi
dan urusan kewenangan pusat dan daerah.
Proyek Perubahan ini dapat diselesaikan atas arahan dan bimbingan Ibu
drg.Sri Sugiharti, M.Kes selaku Widya Iswara/Coach dan telah mendapat masukan
dan persetujuan dari Bapak Agus Riyanto ST,MM selaku Mentor (Kasubdit
Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Dalam
kesempatan ini kami ucapkan terimakasih kepada Deputi Bidang Rehabilitasi dan
Rekonstruksi, pimpinan kami Ibu Direktur Pemulihan dan Peningkatan Fisik serta
seluruh Pejabat di lingkungan Kedeputian Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi
BNPB, Bapak dan Ibu seluruh Widyaiswara, Narasumber, semua rekan-rekan peserta
Pendidikan dan Pelatihan kepemimpinan Tingkat IV Angkatan I Tahun 2017 dan Tim
Efektif Badan Nasional Penanggulangan Bencana serta semua stakeholder internal
dan eksternal yang telah memberikan saran dan masukan sehingga Proyek
Perubahan ini dapat selesai dengan baik.
Jakarta, Juli 2017

Ojahan F.L.G., ST, MM

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 1


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .. 1
DAFTAR ISI 2
BAB I GAGASAN PERUBAHAN 3
I. LATAR BELAKANG .. 3
II. GAGASAN PERUBAHAN 6
III. TUJUAN PERUBAHAN 6
IV. MANFAAT PERUBAHAN .. 7
V. RUANG LINGKUP PERUBAHAN 8
BAB II RANCANGAN PROYEK PERUBAHAN 9
BAB III PELAKSANAAN PROYEK PERUBAHAN 18
I. PEMBENTUKAN TIM EFEKTIF .. 18
II. IDENTIFIKASI POTENSI KENDALA/MASALAH .. 20
III. KRITERIA DAN FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN . 21
IV. REALISASI TAHAPAN (MILESTONE) PELAKSANAAN PROYEK PERUBAHAN . 21
V. ALIRAN PROSES REKAM DATA MENGGUNAKAN APLIKASI MOBILE
BERBASIS ANDROID .. 22
VI. PENGESAHAN MENTOR DAN COACH 22
VII. PERMOHONAN DUKUNGAN DAN DISKUSI DENGAN STAKEHOLDER 23
BAB IV PENUTUP 26
I. KESIMPULAN .. 26
II. REKOMENDASI .... 27
LAMPIRAN

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 2


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

BAB I

GAGASAN PERUBAHAN

I. LATAR BELAKANG

Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana


yang menyatakan bahwa Pemerintah dan pemerintah daerah menjadi
penanggung jawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana, dimana
pemerintah mengharuskan pembentukan Badan Nasional Penanggulangan
Bencana yang merupakan Lembaga Pemerintah Non Departemen setingkat
menteri. Dalam penanganan bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana
yang disingkat BNPB memiliki visi "Ketangguhan bangsa dalam menghadapi
bencana" dan memiliki misi sebagai berikut melindungi bangsa dari ancaman
bencana melalui pengurangan risiko, membangun sistem penanggulangan
bencana yang handal, menyelenggarakan penanggulangan bencana secara
terencana, terpadu, terkoordinir, dan menyeluruh.

Kedeputian Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi merupakan salah satu


unit organisasi eselon satu pada BNPB sebagaimana tertuang dalam Peraturan
Presiden Nomor 8 Tahun 2008 tentang Badan Nasional Penanggulangan
Bencana yang mempunyai tugas mengkoordinasikan dan melaksanakan
kebijakan umum di bidang penanggulangan bencana pada pascabencana.

Sesuai dengan Peraturan Kepala BNPB Nomor 1 Tahun 2008 tentang


Organisasi dan Tata Kerja Badan Nasional Penanggulangan Bencana, yang telah
diubah dengan Peraturan Kepala BNPB Nomor 10 tahun 2013 tentang
perubahan Perubahan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana No 1
tahun 2008, Kedeputian Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi terdiri dari 3
Direktorat Penilaian Kerusakan, Direktorat Pemulihan dan Peningkatan Fisik dan
Direktorat Pemulihan dan Peningkatan Sosial Ekonomi.

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 3


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

Direktur
Pemulihan dan
Peningkatan
Fisik

Kasubdit Kasubdit Kasubdit


Rehabilitasi dan Rehabilitasi dan Rehabilitasi dan
Rekonstruksi Rekonstruksi Rekonstruksi
Fasilitas Umum Fasilitas Sosial Perumahan

Seksi Seksi
Seksi Seksi Seksi Seksi
Rehabilitasi dan Rehabilitasi dan
Rehabilitasi Rekonstruksi Rehabilitasi Rekonstruksi
Rekonstruksi Rekonstruksi
Fasilitas Umum Fasilitas Umum Fasilitas Sosial Fasilitas Sosial
Berat Ringan

Gambar 1.1. Struktur Organisasi Direktorat Pemulihan dan Peningkatan Fisik

Dalam organisasi kedudukan Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Ringan


berada dibawah Sub Direktorat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Perumahan yang
merupakan bagian dari Direktorat Pemulihan dan Peningkatan Fisik, mempunyai
tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan rencana dan pelaksanaan serta
pemantauan, evaluasi dan analisis pelaporan di bidang rekonstruksi perumahan.
Dalam hal kompleksitas pekerjaan seksi rehabilitasi dan rekonstruksi ringan
memonitor pelaksanaan kegiatan pascabencana yang bersifat insitu/ berada di
lingkungan aslinya.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan di seksi rehabilitasi dan


rekonstruksi ringan antara lain melaksanakan evaluasi dan analisis pelaporan
rekonstruksi perumahan di lokasi insitu. Evaluasi dan analisis laporan ini
diperlukan untuk melihat tingkat keberhasilan bantuan pascabencana terkait
perumahan yang diberikan, pola pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi
perumahan yang dilakukan, tingkat efektifitas dan akuntabilitas pelaksanaan
rehabilitasi dan rekonstruksi perumahan agar dapat dijadikan bahan untuk
merumuskan kebijakan pemberian bantuan pascabencana bidang perumahan di
kemudian hari.

Sejak tahun 2009 sampai dengan saat ini Kedeputian Bidang


Rehabilitasi dan Rekonstruksi selalu memberikan dana bantuan
rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana ke beberapa daerah di
seluruh Indonesia. Dana bantuan pascabencana diberikan kepada
LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 4
Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

daerah yang mengalami bencana sektoral (berdasar pada proposal)


dan bencana masiv (berdasar pada Rencana Aksi). Daerah penerima
dana bantuan pascabencana menyerahkan laporan akhir dan Berita
Acara Serah Terima (BAST) sebagai bentuk pertanggung jawaban.
Laporan yang telah diterima adalah sejumlah 150 laporan TA 2009,
161 laporan TA 2010, 189 laporan TA 2011, 55 Laporan TA 2013,
namun sampai saat ini belum dibuat dalam bentuk data elektronik.

Pada tahun 2015 telah dilaksanakan kegiatan pembuatan


database berbasis web, "Pemetaan Rumah dan Aset Fisik dengan
pengukuran posisi geografis yang terintegrasi dengan informasi
tekstual dan visual guna mendukung proses monitoring dan evaluasi,
namun dalam pelaksanaannya sering terjadi kesalahan input data
posisi koordinat geografis dan dokumentasi fisik rumah maupun asset
sehingga data yang ditampilkan kurang akurat, hal ini disebabkan
karena pengambilan koordinat dan dokumentasi menggunakan
beberapa peralatan tambahan berupa GPS dan Camera.

Idealnya, data-data pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi


menggunakan dana bantuan pascabencana tersebut tersimpan dalam data base
yang terkelola dengan baik. Namun dalam kenyataannya dari 34 propinsi yang
diberikan dana bantuan pascabencana, sampai saat ini data elektronik yang
tersimpan baru 5 Provinsi saja. Beberapa faktor yang menyebabkan tidak
tersedianya data tersebut antara lain :

- SDM yang terbatas

- Pelaksanaan menggunakan jasa pihak ketiga

- Sistem penginputan data kurang simple dan rentan kesalahan input

Dalam kegiatan Diklatpim Tk.IV, kami mendapat berbagai materi


pendidikan dan pelatihan diantaranya adalah kegiatan benchmarking dan visitasi
ke Bandung Command Centre (BCC) dan PT. Kereta Api Indonesia (KAI). Salah
satu hal yang menginspirasi bagi saya adalah optimalisasi teknologi informasi
untuk mengubah budaya kerja dari instansi tersebut sehingga mampu

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 5


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

memberikan pelayanan yang sangat baik kepada masyarakat. Dengan


perubahan yang mereka lakukan, pelayanan yang semula terkesan lambat,
korup, tidak jelas waktu penyelesaiannya, berubah drastis menjadi efektif,
efisien, cepat, tepat dan akuntabel.

Menurut kami, permasalahan di atas dapat diselesasikan dengan


meningkatkan penggunaan aplikasi yang berbasis Android. Aplikasi ini diinstal
didalam telepon seluler petugas pendataan yang kemudian mengirimkan data
melalui jaringan internet ke dalam database pemetaan perumahan asset fisik
yang telah ada. Petugas administrator akan melakukan verifikasi terlebih dahulu
terkait kualitas data yang diberikan surveyor sebelum disimpan dalam database
tersebut.

Berdasarkan kondisi di atas, Seksi rehabilitasi dan rekonstruksi ringan


merasa perlu melakukan pengumpulan data rehabilitasi dan rekonstruksi
pascabencana tersebut secara cepat, efektif dan akuntabel dalam Pemetaan
Rumah dan Aset Fisik dengan membuat aplikasi mobile berbasis android (Si
Mandro).

II. GAGASAN PERUBAHAN

Pemetaan Rumah dan Aset Fisik hasil kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi
menggunakan dana bantuan pascabencana dengan Aplikasi Mobile Berbasis
Android (Si Mandro).

III. TUJUAN PERUBAHAN


a. Jangka Pendek :
1. Terbentuknya tim efektif pembuatan aplikasi mobile berbasis android (Si
Mandro) yang terintegrasi dengan Pemetaan Rumah dan Aset Fisik;
2. Tersedianya aplikasi mobile berbasis android Si Mandro;
3. Terintegrasinya aplikasi mobile berbasis android Si Mandro dengan
aplikasi pemetaan rumah dan aset fisik berbasis web yang telah ada;
4. Sosialisasi dan Ujicoba secara sampling Si Mandro untuk pemetaan
rumah penerima dana bantuan insitu pascabencana di Kota Manado oleh
BPBD.

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 6


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

b. Jangka Menengah :
1. Terbangunnya database insitu di Kota Manado;
2. Terlaksananya evaluasi atas kinerja penggunaan aplikasi mobile Si
Mandro.
c. Jangka Panjang :
1. Membantu terbangunnya database pelaksanaan rehabilitasi dan
rekonstruksi pascabencana se Indonesia;
2. Terlaksananya sosialisasi kepada stakeholder eksternal;
3. Terlaksananya evaluasi aplikasi mobile;
4. Pengembangan (upgrading) aplikasi mobile ke berbagai platform.

IV. MANFAAT PERUBAHAN


a. Bagi Individu
Merupakan syarat kelulusan dalam Diklat Kepemimpinan Tingkat IV di
Balai Besar Pendidikan Kesehatan Jakarta.
b. Bagi Organisasi/Institusi
Keseragaman dan Kemudahan penginputan database
Format data yang seragam akan memudahkan kita dalam proses
penginputan dan menghindari kesalahan serta perbedaan persepsi.
Dengan menggunakan aplikasi berbasis android koordinat GIS telah
terintegrasi sehingga penyimpanan data dapat dilakukan secara online
maupun offline.
Akselerasi Penginputan Database
Aplikasi android dapat dengan mudah disebarluaskan kepada BPBD dan
dilakukan instalasi pada perangkat yang ada di daerah. Dengan demikian
data dapat segera terinput dalam database berbasis web

c. Bagi Masyarakat
Masyarakat dapat melihat kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi
pascabencana pada database berbasis web yang telah ada, sehingga
dapat berpartisipasi dalam memberikan informasi apabila terdapat
penyimpangan dalam pelaksanaan.

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 7


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

Masyarakat dan dunia usaha dapat mengakses data sebaran kegiatan


rehabilitasi dan rekonstruksi, sehingga bisa lebih tepat sasaran dalam
berpartisipasi untuk kegiatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi khususnya
penanganan Insitu Pascabencana.

V. RUANG LINGKUP PERUBAHAN


Ruang lingkup perubahan Pemetaan Rumah dan Aset Fisik dengan
Aplikasi Berbasis Android (Si Mandro) hasil kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi
menggunakan dana bantuan pascabencana adalah:
a. Pemilihan aplikasi open source berbasis android yang berbiaya rendah.
b. Pembentukan tim efektif pelaksana pembuatan aplikasi berbasis android
untuk Pemetaan Rumah dan Aset Fisik
c. Integrasi aplikasi berbasis android dengan aplikasi pemetaan rumah dan aset
fisik berbasis web yang telah ada.
d. Pelaksanaan sosialisasi yang diikuti oleh Kepala BPBD Kota Manado selaku
objek Uji Coba.
e. Penerapan Pemetaan Rumah dan Aset Fisik dengan aplikasi berbasis android
Si Mandro.
f. Pengembangan sistim aplikasi dengan platform lainnya.

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 8


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

BAB II
RANCANGAN PROYEK PERUBAHAN
01 LATAR BELAKANG

Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana yang menyatakan


bahwa Pemerintah dan pemerintah daerah menjadi penanggung jawab dalam
penyelenggaraan penanggulangan bencana, dimana pemerintah mengharuskan pembentukan
Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang merupakan Lembaga Pemerintah Non
Departemen setingkat menteri. Dalam penanganan bencana Badan Nasional Penanggulangan
Bencana yang disingkat BNPB memiliki visi "Ketangguhan bangsa dalam menghadapi
bencana" dan memiliki misi sebagai berikut melindungi bangsa dari ancaman bencana melalui
pengurangan risiko, membangun sistem penanggulangan bencana yang handal,
menyelenggarakan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinir, dan
menyeluruh.
Kedeputian Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi merupakan salah satu unit organisasi eselon
satu pada BNPB sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2008
tentang Badan Nasional Penanggulangan Bencana yang mempunyai tugas mengkoordinasikan
dan melaksanakan kebijakan umum di bidang penanggulangan bencana pada pascabencana.
Sejak tahun 2009 sampai dengan saat ini Kedeputian Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi
selalu memberikan dana bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana ke beberapa
daerah di seluruh Indonesia. Dana bantuan pascabencana diberikan kepada daerah yang
mengalami bencana sektoral (berdasar pada proposal) dan bencana masiv (berdasar pada
Rencana Aksi). Daerah penerima dana bantuan pascabencana menyerahkan laporan akhir dan
Berita Acara Serah Terima (BAST) sebagai bentuk pertanggung jawaban. Laporan yang telah
diterima adalah sejumlah 150 laporan TA 2009, 161 laporan TA 2010, 189 laporan TA 2011,
55 Laporan TA 2013, namun sampai saat ini belum dibuat dalam bentuk data elektronik.
Pada tahun 2015 telah dilaksanakan kegiatan pembuatan database berbasis web, "Pemetaan
Rumah dan Aset Fisik dengan pengukuran posisi geografis yang terintegrasi dengan informasi
tekstual dan visual guna mendukung proses monitoring dan evaluasi, namun dalam
pelaksanaannya sering terjadi kesalahan input data posisi koordinat geografis dan
dokumentasi fisik rumah maupun asset sehingga data yang ditampilkan kurang akurat, hal ini
disebabkan karena pengambilan koordinat dan dokumentasi menggunakan beberapa
peralatan tambahan berupa GPS dan Camera.
Idealnya, data-data pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi menggunakan dana bantuan
pascabencana tersebut tersimpan dalam data base yang terkelola dengan baik. Namun dalam
kenyataannya dari 34 propinsi yang diberikan dana bantuan pascabencana, sampai saat ini
data elektronik yang tersimpan baru 5 Provinsi saja. Beberapa faktor yang menyebabkan tidak
tersedianya data tersebut antara lain :
- SDM yang terbatas
- Pelaksanaan menggunakan jasa pihak ketiga
- Sistem penginputan data kurang simple dan rentan kesalahan input

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 9


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

Dalam kegiatan Diklatpim Tk.IV, kami mendapat berbagai materi pendidikan dan pelatihan
diantaranya adalah kegiatan benchmarking dan visitasi ke Bandung Command Centre (BCC)
dan PT. Kereta Api Indonesia (KAI). Salah satu hal yang menginspirasi bagi saya adalah
optimalisasi teknologi informasi untuk mengubah budaya kerja dari instansi tersebut sehingga
mampu memberikan pelayanan yang sangat baik kepada masyarakat. Dengan perubahan
yang mereka lakukan, pelayanan yang semula terkesan lambat, korup, tidak jelas waktu
penyelesaiannya, berubah drastis menjadi efektif, efisien, cepat, tepat dan akuntabel.
Menurut kami, permasalahan di atas dapat diselesasikan dengan meningkatkan penggunaan
aplikasi yang berbasis Android. Aplikasi ini diinstal didalam telepon seluler petugas pendataan
yang kemudian mengirimkan data melalui jaringan internet ke dalam database pemetaan
perumahan asset fisik yang telah ada. Petugas administrator akan melakukan verifikasi
terlebih dahulu terkait kualitas data yang diberikan surveyor sebelum disimpan dalam
database tersebut.
Berdasarkan kondisi di atas, Seksi rehabilitasi dan rekonstruksi ringan merasa perlu
melakukan pengumpulan data rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana tersebut secara
cepat, efektif dan akuntabel dalam Pemetaan Rumah dan Aset Fisik dengan membuat aplikasi
mobile berbasis android (Si Mandro).

02 PERMASALAHAN
1.Data pelaksanaan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi menggunakan dana bantuan
pascabencana masih berupa laporan hardcopy, belum berupa data elektronik.
2.Pendataan secara manual tidak mampu mengimbangi kebutuhan para pengambil keputusan
dalam merumuskan kebijakan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana secara cepat dan
tepat.
3.Telah ada aplikasi pemetaan rumah dan aset fisik di lingkungan Kedeputian Rehabilitasi dan
Rekonstruksi, namun resiko kesalahan input data sangat tinggi dikarenakan alat survey dan
alat dokumentasi yang digunakan tidak terintegrasi .
4.Kurangnya kecepatan menampilkan data pelaksanaan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi
menggunakan dana bantuan pascabencana menimbulkan opini negative terhadap kinerja
Kedeputian Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi.

03 GAGASAN PERUBAHAN
Pemetaan Rumah dan Aset Fisik hasil kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi menggunakan
dana bantuan pascabencana dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android (Si Mandro).
04 TUJUAN PERUBAHAN
a. Jangka Pendek :
1. Terbentuknya tim efektif pembuatan aplikasi mobile berbasis android (Si Mandro)
yang terintegrasi dengan Pemetaan Rumah dan Aset Fisik;
2. Tersedianya aplikasi mobile berbasis android Si Mandro;
3. Terintegrasinya aplikasi mobile berbasis android Si Mandro dengan aplikasi
pemetaan rumah dan aset fisik berbasis web yang telah ada;
4. Sosialisasi dan Ujicoba secara sampling Si Mandro untuk pemetaan rumah penerima
dana bantuan insitu pascabencana di Kota Manado oleh BPBD.

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 10


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

b. Jangka Menengah :
1. Terbangunnya database insitu di Kota Manado sejumlah +/- 3300 rumah;
2. Terlaksananya evaluasi atas kinerja penggunaan aplikasi mobile Si Mandro.
c. Jangka Panjang :
1. Membantu terbangunnya database pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi
pascabencana se Indonesia;
2. Terlaksananya sosialisasi kepada stakeholder eksternal;
3. Terlaksananya evaluasi aplikasi mobile;
4. Pengembangan (upgrading) aplikasi mobile ke berbagai platform.

05 MANFAAT PERUBAHAN
a. Bagi Individu
Merupakan syarat kelulusan dalam Diklat Kepemimpinan Tingkat IV di Balai Besar
Pendidikan Kesehatan Jakarta.
b.Bagi Organisasi/Institusi
Keseragaman dan Kemudahan penginputan database
Format data yang seragam akan memudahkan kita dalam proses penginputan dan
menghindari kesalahan serta perbedaan persepsi. Dengan menggunakan aplikasi
berbasis android koordinat GIS telah terintegrasi sehingga penyimpanan data dapat
dilakukan secara online maupun offline..
Akselerasi Penginputan Database
Aplikasi android dapat dengan mudah disebarluaskan kepada BPBD dan dilakukan
instalasi pada perangkat yang ada di daerah. Dengan demikian data dapat segera
terinput dalam database berbasis web
c. Bagi Masyarakat
Masyarakat dapat melihat kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana pada
database berbasis web yang telah ada, sehingga dapat berpartisipasi dalam memberikan
informasi apabila terdapat penyimpangan dalam pelaksanaan.
Masyarakat dan dunia usaha dapat mengakses data sebaran kegiatan rehabilitasi dan
rekonstruksi, sehingga bisa lebih tepat sasaran dalam berpartisipasi untuk kegiatan
Rehabilitasi dan Rekonstruksi khususnya penanganan Insitu Pascabencana.

06 RUANG LINGKUP PERUBAHAN


Ruang lingkup perubahan Pemetaan Rumah dan Aset Fisik dengan Aplikasi Berbasis Android
(Si Mandro) hasil kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi menggunakan dana bantuan
pascabencana adalah:
a. Pemilihan aplikasi open source berbasis android yang berbiaya rendah.
b.Pembentukan tim efektif pelaksana pembuatan aplikasi berbasis android untuk Pemetaan
Rumah dan Aset Fisik
c. Integrasi aplikasi berbasis android dengan aplikasi pemetaan rumah dan aset fisik berbasis
web yang telah ada.
d.Pelaksanaan sosialisasi yang diikuti oleh Kepala BPBD Kota Manado selaku objek Uji Coba.
e. Penerapan Pemetaan Rumah dan Aset Fisik dengan aplikasi berbasis android Si Mandro.
f. Pengembangan sistim aplikasi dengan platform lainnya.

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 11


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

07 IDENTITAS PROYEK

JUDUL Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile


Berbasis Android (Si Mandro)

DESKRIPSI Berdasarkan Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan


Bencana nomor 1 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja
Badan Nasional Penanggulangan Bencana pada pasal 199, Seksi
rehabilitasi dan rekonstruksi ringan memiliki tugas melakukan
penyiapan bahan penyusunan rencana dan pelaksanaan, serta
pemantauan, evaluasi dan analisis pelaporan di bidang rekonstruksi
Perumahan.
Salah satu kegiatan tugas jabatan Seksi Rehabilitasi dan
Rekonstruksi Ringan adalah evaluasi dan analisis pelaporan di
bidang rekonstruksi perumahan insitu.
Data pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi menggunakan dana
bantuan pascabencana tersedia secara manual (Laporan Akhir dan
BAST/hard copy). Telah ada aplikasi pemetaan rumah dan aset fisik
yang berbasis web, namun operasionalnya kurang efisien sehingga
untuk merumuskan kebijakan dirasakan masih kurang cepat, tepat,
efisien dan efektif.
Oleh sebab itu perlu dilakukan perubahan untuk meningkatkan
kecepatan, ketepatan, efisiensi dan efektifitas serta akuntabilitas
dalam membangun database melalui penggunaan aplikasi android

SPONSOR/MENTOR Agus Riyanto ST,MM


Kasubdit Rehabilitasi dan Rekonstruksi Perumahan
Direktorat Pemulihan dan Peningkatan Fisik
Kedeputian Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi

PROJECT LEADER Ojahan F.L.G, ST, MM


Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Ringan
Sub Direktorat Rehabilitasi dan Rekonstruksi Perumahan
Direktorat Pemulihan dan Peningkatan Fisik
Kedeputian Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi

SUMBERDAYA PROYEK Anggaran Anggaran dalam jangka pendek relatif tidak


membutuhkan biaya
PERUBAHAN
Anggaran dalam jangka menengah dan panjang tidak
dibutuhkan anggaran khusus
SDM SDM personil staf Direktorat Pemulihan dan
Peningkatan Fisik, BNPB dan personil BPBD daerah
penerima dana bantuan pascabencana

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 12


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

08 OUTPUT JANGKA PENDEK


NAMA URAIAN
Terbentuknya tim efektif Merupakan tahapan awal dalam mendukung penyusunan strategi, pembagian
pelaksana Pemetaan tugas dan peran.
Rumah dan Aset Fisik
dengan aplikasi mobile
berbasis android
Tersedianya aplikasi Pembuatan aplikasi mobile berbasis android dengan memperhatikan data-data
mobile berbasis android yang akan disajikan dalam Web Pemetaan Rumah dan Aset Fisik .
Terintegrasinya aplikasi Aplikasi mobile berbasis android yang telah dibuat dapat terintegasi dengan baik
mobile berbasis android dengan database Pemetaan Rumah dan Aset Fisik
dengan aplikasi pemetaan
rumah dan aset fisik
berbasis web yang telah
ada
Sosialisasi dan Ujicoba Aplikasi mobile ini memudahkan dalam menginput data dalam database
secara sampling Pemetaan Pemetaan Rumah dan Aset Fisik karena sudah sesuai format yang dibutuhkan.
Rumah dengan Aplikasi Dalam aplikasi ini, pengguna dapat :
Mobile di lokasi insitu mengisi format isian data untuk rumah dan aset, menyimpan data dalam
penerima dana bantuan Handphone dan mengunggah data ke server, melakukan edit informasi jika data
pascabencana di Kota belum terunggah.
Manado oleh BPBD. Aplikasi sifatnya masih terbatas untuk penerima hibah pascabencana saja
sehingga untuk proses unduh aplikasi belum dimasukkan dalam Playstrore
Android. Selain itu akses pengguna/surveyor dibuat terlebih dahulu oleh admin
agar data yang diunggah oleh surveyor dapat di verifikasi terlebih dahulu sebelum
di approve dan masuk dalam database.

09 JADWAL KEGIATAN
NO TAHAP UTAMA OUTPUT WAKTU STAKEHO
LDERS
MA JANGKA PENDEK (60 HARI)
MA-1 Rapat Internal Notulen rapat + absensi, Minggu ke-4 Kasubdit RR
Rapat Internal Subdirektorat Rehabilitasi Dokumentasi (April 2017) Perumahan,
dan Rekonstruksi Perumahan Kasi RR
(PL : memimpin rapat) Berat, Staf
Direktorat
PPF
MA-2 Pembentukan Tim Efektif SK Tim Efektif dan Daftar Minggu ke-5 Kasi RR
Tim Terdiri dari Mentor, Project Leader, 2 pembagian tugas anggota tim (April 2017) Berat, Staff
orang staff data dan 1 orang Tenaga ahli Direktorat
bidang IT PPF

MA-3 Pembuatan Aplikasi Berbasis Android Format Analisis Minggu ke-1 Tim
Membuat aplikasi mobile barbasis (Mei 2017)
android dan sinkronisasi dengan database
pemetaan rumah dan aset fisik
(PL : sebagai pengarah tenaga ahli)

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 13


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

MA-4 Pengumpulan Dokumen Pelaksanaan RR Rekapitulasi laporan akhir Minggu ke-2 Tim
Dokumen yang dikumpulkan adalah data SK Penerima Bantuan Dana (Mei 2017)
kegiatan RR tahun 2009-2013 dan Rumah Insitu di Kota Manado
penerima bantuan dana rumah insitu
pascabencana banjir bandang manado
(PL : memimpin rapat)

MA-5 Simulasi dan Uji Coba aplikasi berbasis Laporan Simulasi dan Ujicoba Minggu ke-2 Mei - Tim
android Minggu ke 4 2017
Uji coba aplikasi untuk membangun
database pemetaan rumah dan aset fisik
dan penerima bantuan dana rumah insitu
pascabencana banjir bandang manado
(PL : sebagai fasilitator)

MB JANGKA MENENGAH (1 Tahun)


MB-1 Membangun Database perumahan Insitu Staf
Direktorat
Dokumen yang dikumpulkan adalah SK
Pemulihan
penerima bantuan pascabencana Database dapat terlihat di web Juli 2017 s/d Februari dan
perumahan insitu di Kota Manado (+/- pemetaan rumah dan aset fisik 2018 Peningkatan
3300 Unit) Fisik,
BPBD Kota
Manado
MB-2 Staf
Evaluasi terhadap pemanfaatan aplikasi Direktorat
berbasis android Pemulihan
Notulen dan absensi atau hasil dan
Koordinasi dengan stakeholder BPBD Kota Maret 2018 s/d April Peningkatan
diskusi
Manado 2018 Fisik
BPBD Kota
Manado,
MB-3 Tindak lanjut hasil evaluasi Laporan Tim

MC JANGKA PANJANG (> 1 Tahun)


MC-1 Tujuan jangka panjang dari kegiatan ini >April 2018 Kasubdit
Rehabilitasi
adalah terbangunnya database
dan
pelaksanaan insitu se Indonesia yang Rekonstruksi
terhubung dengan Pusat Data dan Perumahan,
Informasi BNPB dan bisa diakses oleh Kasie
Rehabilitasi
masyarakat melalui Web Pemetaan Rumah Database pada Web Pemetaan
dan
dan Aset Fisik Rumah dan Aset Fisik Rekonstruksi
Berat, Staf
Direktorat
Pemulihan
dan
Peningkatan
Fisik
MC-2 Evaluasi dan upgrade aplikasi berbasis >April 2018
android
Laporan Tim
Koordinasi dengan stakeholder BPBD yang
menggunakan aplikasi android
PL = project leader

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 14


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

Gambar 2.1. Milestones

10 TATA KELOLA PROYEK

STRUKTUR DESKRIPSI

Mentor : Mentor : memberikan dukungan, bimbingan


dan persetujuan proyek perubahan.
Agus Riyanto ST,MM

Project Leader : Mengkoordinasikan


Coach: pelaksanaan kegiatan berupa pembagian
Project Leader:
tugas para anggota team dan mendapatkan
drg. Sri Sugiharti, M.Kes dukungan stakeholders internal & eksternal.
Ojahan F.L.G., ST,MM

Coach : melakukan monitoring, memberikan


masukan, bimbingan dan konselor dalam
Staf Tim Teknis proyek perubahan.
1. Abdul Hadi Idris 1. Indra Bayu

Staf dan Tim Teknis : membantu pelaksanaan


tahapan dan proses yang diperlukan.

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 15


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

11 IDENTIFIKASI STAKEHOLDERS
NO STAKE HOLDER PERAN
A INTERNAL

1 Direktur Pemulihan dan Peningkatan Fisik Membuat kebijakan terkait pemulihan dan peningkatan
fisik pascabencana
2 Kasubdit Rehabilitasi dan Rekonstruksi Mentor
Perumahan (+)
3 Kasubdit Rehabilitasi dan Rekonstruksi Fasilitas Memberikan dukungan review dan monitoring
Umum pelaksanaan fasilitas umum dalam proyek perubahan.
4 Kasubdit Rehabilitasi dan Rekonstruksi Fasilitas Memberikan dukungan review dan monitoring
Sosial pelaksanaan fasilitas sosial dalamproyek perubahan.
5 Kasi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Berat Memberikan dukungan review dan monitoring
pelaksanaan proyek perubahan.
6 Tim efektif proyek Pemetaan Rumah dan Aset Pelaksana utama proyek perubahan.
Fisik dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android (+)
7 Para staf di lingkungan Direktorat Pemulihan dan Bagian dari tim efektif pelaksana proyek perubahan.
Peningkatan Fisik (+)
B EKSTERNAL
1 Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Membuat Kebijakan Rehabilitasi dan Rekonstruksi
Pascabencana
2 Direktorat Penilaian Kerusakan (-) Penyedia data Fisik Laporan TA 2009-2013.
3 Direktorat Pemulihan dan Peningkatan Sosial Penyedia data Fisik Laporan TA 2009-2013
Ekonomi (-)
4 Pusat Data dan Informasi BNPB Penyedia Server Database Pemetaan Rumah dan Aset
Fisik
5 Pejabat/Staf BPBD Prov/Kab/Kota (-) Pengguna
6 Pejabat/Staf Unit Kerja Lain (-) Pengguna
7 Masyarakat Pengguna Informasi Web Pemetaan Rumah dan Aset

Setiap stakeholders dapat dipetakan jenis dan nilainya dalam kuadran sebagai berikut :
Promoters
Latent
1.Kasubdit Rehabilitasi dan
1.Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Perumahan
Rekonstruksi 2. Kasubdit Rehabilitasi dan
2.Direktorat Pemulihan dan Rekonstruksi Fasum/Fasos
Peningkatan Fisik 3. Kepala Seksi Rehabilitasi dan
3.Direktorat Penilaian Kerusakan Rekonstruksi Berat
4. Direktorat Pemulihan dan 4. Tim efektif proyek Aplikasi
Peningkatan Sosial Ekonomi mobile berbasis andorid
5. Pusdatin Humas 5. Para staf Dir. PPF

Apathetic Defenders
1. Masyarakat
1. Pejabat/Staf Unit Kerja
Lain di BNPB
2. Pejabat/Staf BPBD
Prov/Kab/Kota

Gambar 2.2. Peta Stakeholder

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 16


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

Gambar 2.3. Net Maps Stakeholder

12 KENDALA / HAMBATAN
No. Deskripsi Strategi Penanganan
1 Waktu pelaksanaan proyek perubahan yang Menetapkan target penyelesaian dengan
bersamaan dengan persiapan dan pelaksanaan keleluasaan waktu dan tempat (dapat
kegiatan rutin unit Direktorat Pemulihan dan dilaksanakan dengan online) serta evaluasi
Peningkatan Fisik yang sangat padat. capaian secara berkala.
2 Kesibukan anggota tim sangat mempengaruhi jadwal
dan capaian yang akan diperoleh.
3 Belum semua anggota masyarakat menggunakan Tetap melakukan sosialisasi aplikasi karena
ponsel pintar berbasis android yang memiliki trend pemakaian smartphone berbasis android
standard A-GPS. terus meningkat.
4 Jaringan telekomunikasi di lokasi bencana terkadang Dengan spesifikasi android dengan standar A-
turut mengalami gangguan. GPS pengambilan titik koordinat spasial tetap
dapat dilakukan meskipun tidak terkoneksi
internet.

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 17


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

BAB III
PELAKSANAAN PROYEK PERUBAHAN

I. PEMBENTUKAN TIM EFEKTIF

Aktivitas kerja suatu organisasi tidak dapat berdiri sendiri namun berdiri atas
dasar bagian-bagian individu yang unik dan spesifik. Tim adalah perpaduan dua
orang atau lebih yang memiliki tujuan bersama dan saling ketergantungan. Hasil
yang dicapai oleh tim bergantung pada kerjasama yang dilakukan pada sebagian
besar waktu yang ada. Masing-masing individu memiliki kelebihan dan kekurangan
yang mana dapat saling melengkapi jika terbentuk tim yang solid dan efektif.
Pelaksanaan proyek perubahan juga tidak dapat dilaksanakan secara individu.
Pelaksanaan proyek perubahan sangat memerlukan dukungan dan kerjasama dari
berbagai pihak. Hal ini didasarkan pada tujuan yang telah ditetapkan, masalah yang
akan timbul dan tantangan yang akan dihadapi. Oleh karena itu pembentukan tim
sangat dibutuhkan dalam pelaksanaannya agar setiap tahapan dapat terlaksana dan
tercapai sesuai dengan yang telah ditargetkan.
Tim Efektif Proyek Perubahan dibentuk sesuai dengan Surat Keputusan dari
Direktur Pemulihan dan Peningkatan Fisik, BNPB Nomor SK.
003/BNPB/RR.02/IV/2017, tertanggal 25 April 2017. Tugas, kewenangan dan
mekanisme tim kerja diatur sesuai Struktur dan deskripsi yang dijelaskan dibawah
ini:

Gambar 3.1. Tata Kelola Proyek Perubahan

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 18


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

1. Deskripsi peran sebagai berikut :


a. Sponsor/Mentor berperan memberikan bimbingan, arahan dan dukungan
kepada Project Leader.
b. Coach (Widyaiswara Balai Besar Kesehatan Jakarta) berperan memberi
dukungan, konsultasi, dan masukan, kepada Project Leader.
c. Project Leader berperan mempersiapkan, mengelola, memimpin dan
memberikan arahan kepada tim proyek perubahan.
d. Tim efektif penyusun/teknis berperan memberikan dukungan pelaksanaan
proyek perubahan bagi Project Leader.
2. Deskripsi Tugas dan Wewenang :
a. Sponsor/Mentor
1) Memberikan bimbingan, arahan, pandangan dan dukungan pada
pelaksanaan proyek perubahan dengan profesional.
2) Memberikan kesepakatan dan persetujuan, serta menetapkan dasar
hukum organisasi pelaksanaan proyek perubahan.
3) Membantu akses koordinasi dengan instansi terkait lainnya.
4) Memantau capaian pelaksanaan proyek perubahan.
5) Menyelesaikan masalah yang tidak dapat diselesaikan oleh Project Leader.
b. Coach (Widyaiswara Balai Besar Kesehatan Jakarta)
Memberi dukungan, konsultasi, masukan, umpan balik, baik metodologi
maupun proses pelaksanaan proyek perubahan kepada Project Leader dan
para tim.
c. Project Leader
1) Mempersiapkan/merencanakan segala yang dibutuhkan dalam
pelaksanaan proyek perubahan.
2) Mengelola tim dan sumber daya.
3) Menjalin komunikasi dan kesepakatan dengan Stakeholder terkait.
4) Memimpin dan memberikan arahan kepada tim dalam rangka penyusunan
draft.
5) Monitoring dan evaluasi proses pelaksanaan proyek perubahan.
d. Tim Efektif penyusun/teknis
1) Mengumpulkan, mengolah, melaksanakan dan menganalisis data.

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 19


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

2) Memberikan dukungan administrasi pelaksanaan proyek perubahan.


3) Mendesain rencana strategi.
4) Melaksanakan pertemuan/rapat dengan stakeholder.
5) Mendokumentasikan pelaksanaan kegiatan.
6) Membuat notulensi dan laporan kegiatan.

II. IDENTIFIKASI POTENSI KENDALA/MASALAH


Dalam pelaksanaannya Proyek Perubahan ini pasti akan mengalami banyak
kendala/hambatan antara lain :
1. Kurangnya Sumber Daya Manusia di BPBD yang handal dan berkualitas.
2. Kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung, seperti jaringan internet
yang sinyalnya sangat lemah.
3. Waktu pelaksanaan proyek perubahan yang bersamaan dengan persiapan dan
pelaksanaan kegiatan rutin unit Direktorat Pemulihan dan Peningkatan Fisik
yang sangat padat.
4. Sangat terbatasnya anggaran yang ada, dengan menempel pada kegiatan-
kegiatan rutin di Direktorat Pemulihan dan Peningkatan Fisik.
5. Budaya kerja yang belum terbangun dengan baik di dalam lingkungan kerja di
BNPB maupun BPBD.
6. Kesibukan anggota TIM sangat mempengaruhi jadwal dan capaian yang akan
diperoleh.
7. Belum semua anggota BPBD dan masyarakat menggunakan ponsel pintar
berbasis android.
Kendala dan hambatan yang ada mendatangkan strategi sebagai berikut :
1. Melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai stakeholder sehingga
kuantitas yang ada tidak akan mengurangi kualitas yang diharapkan karena
pelaksanaan tugas dikerjakan secara bersama-sama/team dengan tidak
melupakan tugas utama yang telah diberikan pimpinan.
2. Anggaran dan sarana dan prasarana yang ada akan digunakan seefektif dan
seoptimal mungkin.

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 20


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

3. Menetapkan target penyelesaian dengan keleluasaan waktu dan tempat (dapat


dilaksanakan dengan online maupun ofline) serta evaluasi capaian secara
berkala.
4. Tetap melakukan sosialisasi aplikasi karena trend pemakaian smartphone
berbasis android terus meningkat.
5. Project leader juga akan menyakinkan bahwa proyek perubahan ini juga
merupakan salah satu upaya dalam peningkatan kinerja melalui pembangunan
budaya kerja yang lebih baik dan akuntable demi keberlangsungan organisasi
dan pencapaian target yang telah ditetapkan.

III. KRITERIA DAN FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN


Kriteria keberhasilan dalam pemetaan rumah dan saset fisik dengan aplikasi
mobile berbasis android adalah :
1. Ketepatan waktu dalam pelaksanaan kegiatan.
2. Terbangunnya budaya kerja gotong-royong dan kebersamaan dalam pelaksanaan
kegiatan dan di hari-hari selanjutnya.
3. Terintegrasinya aplikasi mobile berbasis android dengan database Pemetaan
Rumah dan Aset Fisik yang telah ada.
4. Terkumpulnya data hasil pelaksanaan perumahan insitu pascabencana banjir
bandang Kota Manado dalam database Pemetaan Rumah dan Aset Fisik/
Mapping Aset BNPB.
Faktor kunci keberhasilan dalam pelaksanaan kegiatan antara lain :
1. Dukungan dari pimpinan dalam pelaksanaan pemetaan rumah dan aset fisik
dengan aplikasi mobile berbasis android.
2. Adanya komitmen bersama tim efektif pelaksana pemetaan rumah dan aset fisik
dengan aplikasi mobile berbasis android.
3. Tersedianya aplikasi mobile berbasis android pemetaan rumah dan aset fisik.
4. Berlapang dada dan menjaga emosi saat terjadi ketidaksepahaman/beda
pendapat saat melakukan diskusi kelompok.

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 21


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

IV. REALISASI PELAKSANAAN PROYEK PERUBAHAN

NO TAHAP UTAMA OUTPUT WAKTU REALISASI


MA JANGKA PENDEK (60 HARI)
MA-1 Rapat Internal Notulen rapat + Minggu ke-4 Tercapai
Rapat Internal Subdirektorat absensi, (April 2017)
Rehabilitasi dan Rekonstruksi Dokumentasi
Perumahan
(PL : memimpin rapat)
MA-2 Pembentukan Tim Efektif SK Tim Efektif dan Minggu ke-5 Tercapai
Tim Terdiri dari Mentor, Project Daftar pembagian (April 2017)
Leader, 2 orang staff data dan 1 orang tugas anggota tim
Tenaga ahli bidang IT
MA-3 Pembuatan Aplikasi Berbasis Android Format Analisis Minggu ke-1 Tercapai
Membuat aplikasi mobile barbasis (Mei 2017)
android dan sinkronisasi dengan
database pemetaan rumah dan aset
fisik
(PL : sebagai pengarah tenaga ahli)
MA-4 Pengumpulan Dokumen Rekapitulasi Minggu ke-2 Tercapai
Pelaksanaan RR laporan akhir (Mei 2017)
Dokumen yang dikumpulkan adalah SK Penerima
data kegiatan RR tahun 2009-2013 Bantuan Dana
serta penerima bantuan dana rumah Rumah Insitu di
insitu pascabencana banjir bandang Kota Manado
kota manado
(PL : memimpin rapat)
MA-5 Simulasi dan Uji Coba aplikasi Laporan Simulasi Minggu ke-2 Mei - Rumah insitu
berbasis android dan Ujicoba Minggu ke 4 Juni +/- 3300 Unit
Uji coba aplikasi untuk membangun 2017 Rumah, telah
database pemetaan rumah dan aset masuk dalam
fisik serta penerima bantuan dana database 369
rumah insitu pascabencana banjir rumah
bandang kota manado
(PL : sebagai fasilitator)

V. ALIRAN PROSES REKAM DATA MENGGUNAKAN APLIKASI MOBILE BERBASIS


ANDROID

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 22


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

VI. PERMOHONAN DUKUNGAN DAN DISKUSI DENGAN STAKEHOLDER

1.
Diskusi dengan Kasubdit
Rehabilitasi dan Rekonstruksi
Perumahan selaku Mentor.

2.
Diskusi dengan Kasubdit RR
Perumahan dan Kasi Rehabilitasi
Fasilitas Umum.

3.
Diskusi dengan Kasubdit
Rehabilitasi dan Rekonstruksi
dan Tim Teknis Mapping Aset
terkait Aplikasi Mobile Berbasis
Android

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 23


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

PERMOHONAN DUKUNGAN DAN DISKUSI DENGAN STAKEHOLDER

4.
Diskusi dengan Kabid RR Kota
Manado terkait aplikasi berbasis
android yang akan digunakan
dalam Pemetaan Rumah Insitu
Pascabencana Kota Manado
memanfaatkan acara
penyusunan rencana kerja
anggaran dana Hibah TA 2017.

5.
Diskusi dengan Tenaga Ahli IT
dan Kasi Rekonstruksi Fasilitas
Umum selaku Tim Teknis
Mapping Aset terkait integrasi
Aplikasi Mobile Berbasis Android
untuk Mapping Aset 2017.

6.
Diskusi mengenai Integrasi
Aplikasi Mobile yang telah dibuat
dengan Database Pemetaan
Rumah dan Aset, bersama
Mentor dan Kasubdit RR Fasilitas
Umum selaku ketua tim teknis
Mapping Aset serta Staff
Direktorat Pemulihan dan
Peningkatan Fisik.

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 24


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

PERMOHONAN DUKUNGAN DAN DISKUSI DENGAN STAKEHOLDER

7.
Menjadi fasilitator aplikasi mobile
berbasis android dalam
pertemuan Mapping Aset di
Palembang.

8.
Berfoto bersama BPBD
Kabupaten Batang Hari salah
satu pelaksana Mapping Aset
dengan aplikasi mobile berbasis
android.

Project Leader mengingatkan


BPBD Kota Manado untuk
menyiapkan Laporan Akhir
Dana Hibah TA 2015 dan
memanfaatkan aplikasi mobile
berbasis android untuk
pelaksanaan rumah insitu
maupun relokasi pada saat
rapat Monitoring dan Evaluasi
Bersama Bappenas dan
Direktorat Penilaian
Kerusakan dan Biro
Perencanaan BNPB

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 25


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

BAB IV

PENUTUP

I. KESIMPULAN
1. Proyek Perubahan yang dilaksanakan oleh Project Leader berupa
pemetaan rumah dan aset fisik dengan aplikasi mobile berbasis android
ini akan memberikan manfaat mempercepat terkumpulnya informasi hasil
pelaksanaan kegiatan rehabiltasi dan rekonstruksi yang pendanaannya
berasal dari bantuan dana pascabencana yang diberikan BNPB;
2. Dengan semakin cepatnya informasi terkumpul, hasil pelaksanaan
rehabilitasi dan rekonstruksi dapat ditampilkan secara transparan dan
dengan mudah dilihat oleh masyarakat luas melalui media web pemetaan
rumah dan aset fisik;
3. Web Pemetaan Rumah dan Aset merupakan salah satu produk konsultan
pada tahun 2015, terdapat beberapa kekurangan dalam hal menampilkan
icon daerah yang telah dilaksanakan pemetaan secara otomatis dalam
halaman muka, sehingga diperlukan penambahan icon daerah secara
manual. Icon daerah Provinsi Sulawesi Utara dan Kota Manado belum
nampak walaupun telah dilakukan pemetaan terhadap 369 rumah insitu.
4. Pada saat yang bersamaan tampilan Web Pemetaan dan Aset dilakukan
perubahan-perubahan yang memberikan tampilan lebih informatif, dan
data perumahan insitu dapat terlihat pada tampilan muka
5. Kontribusi dari Mentor, Coach, Tim Efektif, Staf di Direktorat Pemulihan
dan Peningkatan Fisik dan para stakeholder yang telah berpartisipasi aktif
dalam proyek perubahan ini menjadi kunci sukses terlaksananya proyek
perubahan.

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 26


Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android "Si Mandro"

II. Rekomendasi

Berdasarkan pelaksanaan dan memperhatikan capaian Proyek Perubahan


dalam Pemetaan Rumah dan Aset Fisik Dengan Aplikasi Mobile Berbasis Android,
Project Leader Perubahan ini memberikan rekomendasi sebagai berikut:

1. Aplikasi berbasis android yang telah ada saat ini dapat digunakan untuk
pemetaan rumah dan aset fisik oleh Prov/Kab/Kota penerima bantuan
pascabencana TA 2009-TA 2013, dapat disosialisasikan bersamaan
dengan kegiatan yang ada di Direktorat Pemulihaan dan Peningkatan
Fisik.
2. Database berbasis web pemetaan rumah dan aset fisik yang telah ada,
dan proses input telah menggunakan aplikasi mobile ini merupakan
sarana untuk menunjukkan hasil kinerja secara transparan kegiatan
rehabilitasi dan rekonstruksi di seluruh Indonesia.
3. Untuk tampilan Web Pemetaan Rumah dan Aset Fisik produk konsultan
tahun 2015, perlu dilakukan penambahan icon Provinsi, Kabupaten/Kota
secara manual agar pemetaan yang dilakukan dapat segera terlihat dalam
tampilan muka.
4. Pada saat ini telah ada tampilan muka dari Web Pemetaan Rumah dan
Aset yang lebih informatif dan telah mampu menambahkan icon daerah
yang telah dilaksanakan pemetaan rumah dan aset secara otomatis, perlu
ditetapkan oleh pembuat kebijakan tampilan muka yang akan
disosialisasikan ataupun diintegrasikan dalam Web Rehabilitasi dan
Rekonstuksi
5. Kontribusi dari para stakeholder, partisipasi aktif dari masyarakat dan
dunia usaha akan membantu pengembangan lanjutan dari pemetaan
rumah dan aset fisik dengan aplikasi mobile dapat dikembangkan ke
berbagai platform.

LAPORAN PROYEK PERUBAHAN| 2017 27

Anda mungkin juga menyukai