Anda di halaman 1dari 6

AB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Belakangan ini perilaku remaja sangat jauh dari harapan bangsa, ada yang berperilaku
tidak sesuai dengan umurnya, tawuran hingga nyawa melayang, pemakaian narkoba, dan lain
lain. Dengan kata lain, remaja sekarang ini begitu membuat cemas banyak kalangan. Mereka
dikhawatirkan tidak mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul saat dewasa kelak.
Lantas apa sebenarnya penyebab Indonesia belum mampu menciptakan sumber daya manusia
yang unggul?
Founding father negara ini telah menetapkan Pancasila sebagai dasar negara yang
merupakan inspirasi wawasan nusantara bangsa Indonesia serta menjiwai tata hidup Indonesia
dan tindakan kebijakannya dalam mencapai tunas.

B. Rumusan Masalah

1. Apa yang dimaksud dengan wawawsan nusantara?


2. Apa yang melatarbelakangi wawasan nusantara?
3. Apa saja konsep dasar wawasan nusantara?
4. Bagaimana implementasi wawasan nusantara terhadap sumber daya manusia Indonesia?
5. Bagaimana tantangan yang dihadapai dalam mengimplementasikan wawasan nusantara
terhadap sumber daya manusia?

C. Tujuan penulisanAdapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah:

1. Mengetahui pengertian dari wawasan nusantara


2. Mengetahu latar belakang dari wawasan nusantara
3. Mengetahui konsep dasar wawasan nusantara
4. Mengetahui bagaimana implementasi wawasan nusantara terhadap sumber daya manusia
Indonesia
5. Mengetahui tantangan yang dihadapi dalam mengimplementasikan wawasan nusantara
terhadap sumber daya manusia
BAB II

ISI

1. Pengertian Wawasan Nusantara

Secara etimologis, Pengertian Wawasan Nusantara adalah cara pandang terhadap kesatuan
kepulauan yang terletak antara dua benua yaitu asia dan australia dan dua samudra yaitu
samura hindia dan samudra pasifik. Istilah wawasan nusantara berasal dari kata Wawas
(Bahasa Jawa) yang artinya "pandangan, tinjauan atau penglihatan indrawi", dan kemudian
ditambahkan akhiran an , sehingga arti wawasan adalah cara pandang, cara tinjau, cara
melihat. Sedangkan kata Nusantara terdiri dari dua kata yaitu nusa yang berarti "pulau atau
kesatuan kepulauan" dan antara yang berarti "letak antara dua unsur yaitu dua benua dan dua
samudra". Sehingga arti dari kata nusantara adalah kesatuan kepulauan yang terletak dari dua
benua yaitu asia dan australia dan dua samudra yaitu samudra hindia dan pasifik.

Menurut Kelompok kerja LEMHANAS 1999 Wawasan Nusantara adalah cara pandang
dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan Iingkungannya yang serba beragam dan
bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan
wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk
mencapai tujuan nasional. Sedangkan pengertian yang digunakan sebagai acuan pokok ajaran
dasar Wawasan Nusantara sebagai geopolitik Indonesia adalah cara pandang dan sikap bangsa
Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang serba beragam dan bernilai strategis dengan
mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dengan tetap menghargai dan menghormati
kebhinekaan dalam setiap aspek kehidupan nasional untuk mencapai tujuan nasional.

Dengan demikian waawasan nusantara dapat diartikan sebagai cara pandang bangsa
Indonesia tentang diri dan lingkungannya berdasarkan ide nasionalnya yang dilandasi
Pancasila dan UUD 1945, yang merupakan aspirasi bangsa yang merdeka, berdaulat,
bermartabat, serta menjiwai tata hidup dan tindak kebijaksanaan dalam mencapai tujuan
nasional.

2. Latar Belakang Wawasan Nusantara

a. Falsafah Pancasila, Pancasila merupakan dasar dari wawasan nusantara . nilai-nilai pada
pancasila menjadi prinsip dalam pengambilan tidakan, adapun tindakannya seperti
berikut:
Sila 1 (Ketuhanan yang Maha Esa) menjadikan Wawasan Nusantara merupakan
wawasan yang menghormati kebebasan beragama, seperti sikap toleransi antar
sesama umat beragama.
Sila 2 (Kemanusiaan yang Adil dan Beradab) menjadikan Wawasan Nusantara
merupakan wawasan yang menghormati dan menerapkan HAM (Hak Asasi
Manusia), seperti memberikan santunan pada orang miskin.
Sila 3 (Persatuan Indonesia) menjadikan Wawasan Nusantara merupakan
wawasan yang mengutamakan kepentingan bangsa dan negara, seperti tidak
memili teman dari suku ia berasal.

Kewarganegaraan | 2
Sila 4 (Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan/Perwakilan) menjadikan Wawasan Nusantara merupakan
wawasan yang dikembangkan dalam suasana musyawarah dan mufakat, seperti
bermusyawarah dalam mengambil keputusan.
Sila 5 (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia) menjadikan Wawasan
Nusantara merupakan wawasan yang mengusahakan kesejahteraan seluruh rakyat
Indonesia, seperti memberikan hak berpendapat kepada siapa saja.

b. Aspek Kewiilayahan Nusantara, aspek kewilayahan nusantara dalam hal ini pada
pengaruh geografi karena indonesia kaya akan SDA dan suku bangsa.

c. Aspek Sosial Budaya, aspek sosial budaya dimana dalam hal ini dapat terjadi karena
indonesia terdapat ratusan suku bangsa yang keseluruhan memiliki adat istiadat, bahasa,
agama dan kepercayaan yang berbeda-beda, yang menjadikan tata kehidupan nasional
memiliki hubungan interaksi antara golongan karena dapat menyebabkan konflik yang
besar dari keberagaman budaya.

d. Aspek Sejarah, Dapat mengacuh kepada aspek sejarah karena indonesia memiliki banyak
pengalaman sejarah yang tidak ingin terulangnya perpecahan dalam bangsa dan negara
Indonesia. Dimana kemerdekaan yang didapatkan merupakan hasil semangat persatuan
dan kesatuan bangsa indonesia, sehingga harus dipertahankan untuk persatuan bangsa dan
menjaga wilayah kesatuan indonesia

3. Konsep Dasar Wawasan Nusantara

a. Wadah (contour), wadah kehidupan berbangsa dan bernegara meliputi seluruh wilayah
Indonesia yang memiliki kekayaan alam dan penduduk dengan aneka ragam budaya.
Bangsa Indonesia memiliki organisasi kenegaraan yang merupakan wadah berbagai
kegiatan kenegaraan dan wujud infrastruktur politik. Sementara itu, wadah dalam
kehidupan bermasyarakat adalah berbagai lembaga dalam wujud infrastruktut politik.
b. Isi (content), Isi adalah aspirasi bangsa yang berkembang di masyarakat dan cita-cita
serta tujuan nasional yang terdapat dalam pembukaan UUD 1945. Untuk menciptakan
hal tersebut, bangsa Indonesia harus mampu menciptakan perastuan dan kesatuan bangsa
dalam kebhinekaan. Isi menyangkut dua hal yang esensial, yaitu:
a) Realisasi aspirasi bangsa sebagai kesepakatan bersama serta capaian cita-cita dan
tujuan nasional.
b) Persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan yang meliputi semua spek kehidupan
nasional
c. Tata laku (conduct)
Tata laku merupakan hasil interaksi dari wadah dan isi, yang terdiri dari tata laku
bathiniah dan lahiriah. Tata laku bathiniah mencerminkan jiwa, semangat, dan mentalitas
yang baik ari bangsa Indonesia. Sedangkan tata laku lahiriah tercermin dalam tindakan,
perbuatan dan perilaku bangsa Indonesia. Kedua hal tersebut akan mencerminkan
identitas jati diri bangsa dan kepribadian bangsa.

Kewarganegaraan | 3
4. Implementasi Wawasan Nusantara terhadap Sumber Daya Manusia Indonesia

Cara meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Negara Indonesia


adalah dengan meningkatkan atau mengubah sistem pendidikan yang lebih mengasah jiwa
wawasan nusantara. Pendidikan tersebut sangat berperan penting dalam hal pembentukan
karakter dan peningkatan kualitas masyarakat kelak. Dengan memperikan pengetahuan
mengenai hakikat wawasan nusantara, mengajarkan bagaiamana moral bangsa Indonesia, cara
bersopan santun, ekonomi bangsa Indonesia, sosial budaya yang berkembang di Indonesia
serta pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia.

5. Tantangan dalam Implementasi Wawasan Nusantara terhadap

Banyak pelajar Indonesia yang tidak tertarik dalam mempalajari mengenai hal-hal
yang berhubungan dengan wawasan nusantara, hal ini terjadi karena penyampain yang kurang
menarik minat pelajar untuk mempelajari hal tersebut, sehingga mereka kurang mengetahui
maksud dari wawasan nusantara tersebut, selain itu mereka tidak menunjukkan wawasan
nusantaranya dalam kehidupan sehari-hari. Pancasila sebgai inspirasi bangsa Indonesia tetapi
tidak menjadi inspirasi bagi pelajar tersebut.Tantangan-tantangan diatas dapat diselesaikan
dengan mudah dengan mengetahui minat pelajar yang berhubungan dengan wawasan
nusantara, misalnya minatnya adalah sosial budaya, dia bisa mempelajari sosial budaya
bangsa Indonesia dengan lebih intensif sehingga kecintaan terhadap bangsa menjadi
meningkat dalam satu sisi wawasan nusantara tersebut.

Kewarganegaraan | 4
BAB III

PENUTUP

A. Kesimpulan

wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan
lingkungannya berdasarkan ide nasionalnya yang dilandasi Pancasila dan UUD 1945, yang
merupakan aspirasi bangsa yang merdeka, berdaulat, bermartabat, serta menjiwai tata hidup
dan tindak kebijaksanaan dalam mencapai tujuan nasional. Latar belakang dari wawasan
nusantara adalah Pancasila, aspek kewilayahan, aspek sosial budaya dan aspek sejarah.
Wawasan nusantara memilik konsep wadah yang berupa tempat untuk menyelenggarakan
kegiatan kenegaraan, konsep isi yang merupakan aspirasi bangsa Indonesia dan konsep tata
laku yang merupakan hasil aspirasi tersebut

Implemntasi wawasan nusantara dapat dilakukan sedini mungkin pada pelajar dengan
meningkat pengetahuan mengenai wawasan nusantara sehingga penyimpangan perilaku
remaja yang sering terjadi pada saat ini dapt diminimalisasi. Selain itu, wawasan nusantara
menambah pengetahuan pelajar mengenai bangsa sehingga lebih mencintai bangsanya
sendiri.

Kewarganegaraan | 5
DAFTAR PUSTAKA

http://genggaminternet.com/wawasan-nusantara-dan-pengertian-wawasan-nusantara/

http://tempo-institute.org/rekonstruksi-sistem-pendidikan-indonesia-dengan-penerapan-sistem-focus-
on-subject/

https://id.wikipedia.org/wiki/Wawasan_Nusantara

Kewarganegaraan | 6