Anda di halaman 1dari 7

NO.

LAMPIRAN HALAMAN PIC

1. BAKU PEMBANDING FARMAKOPE INDONESIA <11> 1339 Maulina

2. PERALATAN VOLUMETRIK <21>


1340
3.
TERMOMETER <31>
1341

4.
TIMBANGAN DAN ANAK TIMBANGAN <41> 1342
5.
UJI BATAS MIKROBA<51>
1343 Fatya

6.
UJI EFEKTIFITAS PENGAWET <61>
1354 Maulina

7.
UJI KINERJA RESISTENSI INDIKATOR BIOLOGI <65>
1357

8.
UJI STERILITAS <71>
1359 Festy

9.
DESAIN DAN ANALISIS PENETAPAN HAYATI <81>
1366

10. PENETAPAN AKTIVITAS VITAMIN B12 <91>


1384
11. PENETAPAN GOLONGAN DARAH ABO DONOR <101>
1386
12. PENETAPAN GOLONGAN RH DONOR <111>
1388
13. PENETAPAN KADAR KALSIUM PANTOTENAT <121>
1390
PENETAPAN POTENSI ANTIBIOTIK SECARA
14.
MIKROBIOLOGI <131> 1392 Monika

15. PENETAPAN POTENSI FRAKSI FAKTOR VIII <141>


1399
16. PENETAPAN POTENSI FRAKSI FAKTOR IX <151>
1401
17. PENETAPAN POTENSI INSULIN <161>
1402
18. PENETAPAN POTENSI STREPTOKINASE <171>
1404
19. PERANGKAT INFUS DAN TRANSFUSI <181>
1405
20. UJI DAYA HIPOTENSIF <191>
1405
21. ENDOTOKSIN BAKTERI <201>
1406
22. UJI HEMOLISIN <211>
1411
23. UJI HISTAMIN <221>
1411
24. UJI PIROGEN <231>
1412 Karina
25. UJI REAKTIVITAS BIOLOGI SECARA IN-VITRO <241>
1413
26. UJI REAKTIVITAS BIOLOGI SECARA IN-VIVO <251>
1415
27. IDENTIFIKASI BASA NITROGEN ORGANIK <261>
1420
28. IDENTIFIKASI TETRASIKLIN <271>
1420
IDENTIFIKASI SECARA KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS
29.
<281> 1421

30. UJI IDENTIFIKASI UMUM <291>


1422
31. PENETAPAN SISA PEMIJARAN <301>
1426
32. UJI BATAS 4-EPIANHIDROTETRASIKLIN <311>
1427
33. UJI BATAS ALUMINIUM <315>
1427
34. UJI BATAS ARSEN <321>
1428
35. UJI BATAS BESI <331>
1429 Desti
36. UJI BATAS ETILEN OKSIDA DAN DIOKSAN <342>
1430
37. UJI BATAS KALSIUM, KALIUM DAN NATRIUM <351>
1432
38. UJI BATAS KLORIDA DAN SULFAT <361>
1432 Desti
39. UJI BATAS DIMETILANILIN <362>
1433
40. UJI BATAS LOGAM BERAT <371>
1433 Fatya
41. UJI BATAS RAKSA <381>
1436 Ellis
42. UJI BATAS SELENIUM <391>
1438 Ellis
43. UJI BATAS TIMBAL <401>
1439 Festy
44. UJI ZAT MUDAH TERARANGKAN <411>
1440
45. KADAR ZINK OKSIDA DALAM MASSA PEREKAT <421>
1440
46. KANDUNGAN ANTISEPTIK DALAM PEMBALUT <431>
1440
47. KANDUNGAN ZAT ANTIMIKROBA <441>
1441 Utami
48. KAPASITAS PENETRALAN ASAM <451>
1444 Fatya
49. KELARUTAN DALAM ETANOL <461>
1445
CEMARAN SENYAWA ORGANIK MUDAH MENGUAP
50.
<471> 1445

51. CEMARAN UMUM <481>


1449
52. LEMAK DAN MINYAK LEMAK <491>
1450 Utami
53. PEMBAKARAN DENGAN LABU OKSIGEN <501>
1461
54. PENETAPAN KADAR VITAMIN A <511>
1461
PENETAPAN KADAR ANTIBIOTIK SECARA
55.
IODOMETRI <521> 1463

56. PENETAPAN KADAR BARBITURAT <531>


1464
PENETAPAN KADAR GARAM BASA NITROGEN
57.
ORGANIK <541> 1464

58. PENETAPAN KADAR GULA DARAH <551>


1465
59. PENETAPAN KADAR KALSIFEROL <561>
1466
PENETAPAN KADAR KOBALAMIN SECARA PERUNUT
60.
RADIOAKTIF <571> 1472

61. PENETAPAN KADAR NITROGEN <581>


1473
PENETAPAN KADAR NITROGEN DALAM PRODUK
62.
DARAH <591> 1474

63. PENETAPAN KADAR RIBOFLAVIN <601>


1475
64. PENETAPAN KADAR ZINK <611>
1475
65. PENETAPAN KADAR SINEOL <621>
1476
66. PENETAPAN KADAR STEROID <631>
1476
67. PENETAPAN KADAR STEROID TUNGGAL <641>l
1477
68. PENETAPAN KADAR TIAMIN <651>
1477
69. PENETAPAN PENISILIN G <661>
1478
PENGAMBILAN CONTOH DAN METODE ANALISIS
70.
SIMPLISIA <671> 1478

71. TITRIMETRI <711>


1480
72. TUTUP ELASTOMETRIK UNTUK INJEKSI <721>
1485
UJI BAHAN TAMBAHAN DALAM VAKSIN DAN
73.
IMUNOSERUM <731> 1490

74. ANALISIS TERMAL <741>


1491
75. BAHAN PARTIKULAT DALAM INJEKSI <751>
1494
76. BEBAN RENGGANG MINIMUM <761>
1504
77. BOBOT PER SATUAN LUAS <771>
1504
78. DAYA KAIT JARUM BEDAH <780>
1505
79. DAYA RENGGANG BENANG BEDAH <781>
1506
80. DAYA REKAT <791>
1506
81. DIAMETER BENANG BEDAH <801>
1508
82. DIFRAKSI SINAR X <811>
1508
83. ELASTISITAS <821>
1510
84. ELEKTROFORESIS <831>
1511
ESTIMASI DISTRIBUSI UKURAN PARTIKEL DENGAN
85.
PENGAYAK ANALITIK <835> 1514

86. IDENTIFIKASI SERAT <841>


1518
87. INDEKS PENGEMBANGAN <851>
1519
88. ISI MINIMUM <861>
1519 Tia
89. JUMLAH BENANG PER SATUAN PANJANG <871>
1519
90. KARBON ORGANIK TOTAL <875>
1520
91. KEJERNIHAN DAN WARNA LARUTAN <881>
1521
KERAPATAN SERBUK RUAHAN DAN SERBUK
92.
MAMPAT <891> 1523
93. KESEMPURNAAN MELARUT <901>
1526 Tia
94. KESERAGAMAN SEDIAAN <911>
1526 Tia
95. KETAHANAN TERHADAP AIR <921>
1529
96. KONDUKTIVITAS AIR <925>
1529
97. KROMATOGRAFI <931>
1531
98. OSMOLALITAS DAN OSMOLARITAS <941>
1544
99. PANJANG SERAT <951>
1547
100. PELEPASAN OBAT <961>
1548
PENETAPAN BATAS FLOKULASI VAKSIN DAN TOKSIN
101.
DIFTERI <971> 1553

102. PENETAPAN BOBOT JENIS <981>


1553 Bani
103. PENETAPAN BOBOT PER MILIMETER <991>
1554
104. PENETAPAN INDEKS BIAS <1001>
1554 Bani
105. PENETAPAN JARAK DESTILASI <1011>
1554
PENETAPAN JARAK LEBUR ATAU SUHU LEBUR
106.
<1021> 1555 Rani

107. PENETAPAN KADAR AIR <1031>


1557 Rani
108. PENETAPAN KADAR ETANOL <1041>
1560
109. PENETAPAN KEKENTALAN <1051>
1562 Rizka
PENETAPAN PARTIKEL LOGAM DALAM SALEP MATA
110.
<1061> 1563 Vonny

111. PENETAPAN PH <1071>


1563 Felis
112. MIKROSKOPI OPTIK <1076>
1565
113. PENETAPAN ROTASI OPTIK <1081>
1567
114. PENETAPAN SIFAT HABLUR <1091>
1568
115. PENETAPAN SUHU BEKU <1101>
1568
116. PENETAPAN SUSUT PEMIJARAN <1111>
1569
117. PENETAPAN SUSUT PENGERINGAN <1121>
1569
PENETAPAN VOLUME INJEKSI DALAM WADAH
118.
<1131> 1570

119. PENGAYAK DAN DERAJAT HALUS SERBUK <1141>


1570
120. PERMEABILITAS UAP AIR <1151>
1571
121. POLAROGRAFI <1161>
1572
122. RADIOAKTIVITAS <1171>
1575
SPEKTROFOTOMETRI DAN HAMBURAN CAHAYA
123.
<1191> 1585

124. SPEKTROFOTOMETRI MASSA <1201>


1592
125. UJI AEROSOL <1211>
1595
126. UJI DAYA SERAP <1221>
1605
127. UJI DISOLUSI <1231>
1605 Tia
128. UJI SALEP MATA <1241>
1612
129. UJI WAKTU HANCUR <1251>
1613
130. VOLUME TERPINDAHKAN <1261>
1614
131. WADAH <1271>
1618
132. UJI KINERJA WADAH <1281>
1627
133. WARNA DAN AKROMISITAS <1291>
1631
134. ZAT LARUT DALAM AIR <1301>
1633
135. ZAT LARUT DALAM ETER <1311>
1633
136. INDIKATOR BIOLOGIK UNTUK STERILISASI <1321>
1633
137. PENCUCIAN PERALATAN KACA <1331>
1638
138. PENGUKURAN WARNA DENGAN INSTRUMEN <1341>
1639
139. PENIMBANGAN PADA TIMBANGAN ANALITIK <1342>
1641
PERTIMBANGAN TENTANG STABILITAS DALAM
140.
PEMBERIAN OBAT <1351> 1644
PRAKTEK LABORATORIUM MIKROBIOLOGI YANG
141.
BAIK <1352> 1649

PROSEDUR DISOLUSI: PENGEMBANGAN DAN


142.
VALIDASI <1353> 1654

STERILISASI DAN JAMINAN STERILITAS PADA


143.
SUATU SEDIAAN <1371> 1661

144. VALIDASI PROSEDUR DALAM FARMAKOPE <1381>


1669
145. VERIFIKASI PROSEDUR DALAM FARMAKOPE <1382>
1673