Anda di halaman 1dari 13

Kelengkapan Sarana dan Prasarana

Untuk melihat seberapa cukup kelengkapan sarana pada Kelurahan Tanah Sareal,
Kecamatan Tanah Sareal, Bogor kelompok kami menggunakan SNI-03-1733-2004 sebagai
acuannya. Berdasarkan SNI-03-1733-2004 tersebut telah ditentukan kebutuhan standar per
jumlah penduduk dan radius pencapaian. Selain dijelaskan kebutuhan standar, dijelaskan pula luas
lantai dan lahan minimal untuk masing-masing jenis sarana. Berikut ini adalah kelengkapan dari
masing-masing aspek :

Kelengkapan Sarana Perdagangan dan Jasa

Kelengkapan sarana perdagangan dan jasa menurut skala pelayanan berdasarkan SNI 03-
1733-2004 adalah (a.) toko/warung; (b.) pertokoan; (c.) pusat pertokoan dan atau pasar
lingkungan; dan (d.) pusat perbelanjaan dan niaga. Maka berdasarkan klasifikasi tersebut,
prasarana yang terdapat di Kelurahan Tanah Sareal adalah sebagai berikut :

a. Toko / Warung
Menurut Standar Nasional Indonesia, untuk kebutuhan toko atau warung minimal terdapat
sebuah toko/ warung per 250 jiwa. Pada wilayah studi, hanya terdapat 17 toko/warung yang
tersebar di jalan Pajajaran dan sekitarnya. Warung/toko ini dianggap tidak cukup untuk melayani
masyarakat yang berkunjung ke taman kota karena sebagian besar berlokasi di samping jalan
utama.

Gambar.. Toko dan warung yang terdapat di Jl. Ahmad Yani


Sumber : Data primer hasil survei lapangan,

b. Pertokoan
Menurut Standar Nasional Indonesia, untuk kebutuhan pertokoan minimal terdapat sebuah
kompleks pertokoan untuk 600 jiwa. Pada wilayah studi, hanya terdapat 5 pertokoan yang
terdapat di jalan Pajajaran dan sekitarnya. Pertokoan ini berada di samping jalan utama.
Beberapa jenis toko ada di dalam pertokoan ini, contohnya Alfamart, Jasa Konsultasi dan lain-
lain.
Gambar .. Pertokoan yang terdapat di Jl. Ahmad Yani
Sumber: Data primer hasil survei lapangan,

Sarana Kebudayaan, Rekreasi, dan Ruang Terbuka Hijau (RTH)

Kelengkapan sarana kebudayaan, rekreasi dan ruang terbuka hijau menurut skala pelayanan
berdasarkan SNI 03-1733-2004 terbagi menjadi 2 aspek yang berbeda yaitu sarana kebudayaan
dan rekreasi serta sarana ruang terbuka, taman dan lapangan olahraga.

1. Sarana Kebudayaan dan Rekreasi


Menurut lingkup pelayanannya, jenis sarana kebudayaan dan rekreasi meliputi:

a. Balai Warga / Balai Pertemuan


Menurut Standar Nasional Indonesia, kebutuhan untuk keberadaan Balai Warga minimal
terdapat sebuah balai warga / balai pertemuan untuk 2500 penduduk (skala pelayanan unit
RW). Balai warga ini terdapat di .. dan dimanfaatkan secara optimal oleh warga
sekitarnya untuk kegiatan sehari-hari seperti rapat atau perkumpulan Karang Taruna.

Gambar .. Balai RW .. Kelurahan Tanah Sareal


Sumber : Data primer hasil survei lapangan,

b. Balai Serba Guna


Menurut Standar Nasional Indonesia, kebutuhan untuk keberadaan Balai Serba
Guna minimal tedapat sebuah balai serba guna untuk 30 ribu penduduk (skala
pelayanan unit Kelurahan). Namun tidak tersedia balai serba guna di Kelurahan Tanah
Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor walaupun masyarakat sekitar membutuhkannya.

c. Gedung Serbaguna
Menurut Standar Nasional Indonesia, kebutuhan untuk keberadaan Gedung
Pertemuan/Gedung Serbaguna minimal terdapat sebuah gedung pertemuan / gedung
serbaguna untuk 120 ribu penduduk (skala pelayanan unit Kecamatan). Namun tidak
tersedia gedung serba guna di Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Bogor
walaupun masuarakat sekitar membutuhkannya.

d. Bioskop
Menurut Standar Nasional Indonesia, kebutuhan untuk keberadaan Bioskop minimal
terdapat sebuah bioskop untuk 120 ribu penduduk (skala pelayanan unit Kecamatan).
Dikarenakan jumlah penduduk di Tanah Sareal tidak memenuhi kriteria kebutuhan
sarana bioskop, maka bioskop tidak dibutuhkan pada kelurahan ini.
Berikut tabel yang menjelaskan tentang kelengkapan sarana kebudayaan dan
rekreasi di Kelurahan Tanah Sareal.

Tabel 3.4 Kelengkapan Sarana Kebudayaan dan Rekreasi di Hutan Kota Jl. Ahmad Yani

No. Fasilitas Jumlah


1. Balai warga/ Balai pertemuan
2. Balai Serba Guna 0
3. Gedung pertemuan/ Gedung Serba Guna 0
4. Bioskop 0
Sumber : Data primer hasil survei lapangan

2. Sarana Ruang Terbuka, Taman dan Lapangan Olahraga a.


Taman untuk Unit RT
Dibutuhkan taman sekurang-kurangnya 250 per 250 penduduk. b.
Taman untuk Unit RW
Dibutuhkan sekurang-kurangnya 1250 per 2500 penduduk. c.
Taman dan Lapangan Olahraga Unit Kelurahan
Dibutuhkan sekurang-kurangnya 9000 per 30 ribu penduduk. d.
Taman dan Lapangan Olahraga Unit Kecamatan
Dibutuhkan sekurang-kurangnya 24000 per 120 ribu penduduk. Poin ini tidak
diperlukan karena materi terbatas pada kelurahan saja.

Gambar.. Taman dan Lapangan Unit di Hutan Kota


Sumber : Data primer hasil survey lapangan

e. Jalur Hijau
Dibutuhkan sekurang-kurangnya 15 per penduduk yang letaknya menyebar.

Peta Jalur Hijau yang terdapat di Jl. Ahmad Yani


Sumber : Data primer hasil survey lapangan

f. Pemakaman Umum
Dibutuhkan sekurang-kurangnya satu wilayah pemakaman umum per 120 ribu penduduk.
Dikarenakan jumlah penduduk pada Kelurahan Tanah Sareal tidak memenuhi kriteria
kebutuhan sarana pemakaman, maka pemakaman umum belum terlalu dibutuhkan pada
kelurahan ini.

Berikut tabel yang menjelaskan tentang kelengkapan sarana ruang terbuka, taman,
dan lapangan olahraga.

Tabel.. Kelengkapan Sarana Ruang Terbuka, Taman dan Lapangan Olahraga

No. Fasillitas Penyebaran


1. Taman untuk Unit RT
2. Taman untuk Unit RW
Taman dan Lapangan Olahraga Unit Kelurahan ..
3.
4. Taman dan Lapangan Olahraga Unit Kecamatan
Jalur Hijau
5.

6. Pemakaman Umum
Sumber : Data Primer Hasil Survey Lapangan.
Distribusi Pelayanan Sarana dan Prasarana

Pada umumnya pelayanan distribusi dapat diketahui dengan melihat persebaran dari
prasarana di seluruh wilayah. Untuk melihat pelayanan distribusi di Kelurahan Tanah Sareal,
Kecamatan Tanah Sareal, Bogor kami melakukan survey langsung ke lokasi. Berdasarkan survey
kami melihat dan mengetahui kerataan distribusi untuk masing-masing aspek, berikut rincinannya :

Gambar.. Peta Distribusi Pelayanan Sarana dan Prasara


Sarana Perdagangan dan Jasa

Pelayanan distribusi perdagangan dan jasa menurut survey yang kami lakukan dinilai telah
memadai. Terdapat toko/warung hampir setiap jarak 60-100 meter. Barang- barang yang
disediakan belum terlalu mamadai untuk penggunaan rumah tangga, namun berguna untuk
pengendaran lalu-lintas dan bagi pejalan kaki. Diantara lain disediakan minuman, makanan kecil,
rokok, dan semacamnya.
Terdapat pula pertokoan di beberapa tempat. Wilayah pertokoan berada di samping
jalan raya, tidak masuk ke wilayah perumahan. Diantaranya terdapat toko makanan, salon,
laundry, dan lain-lain. Keberadaan pertokoan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan
masyarakat yang tinggal di perumahan sekitar pertokoan itu berada.
Terdapat pasar di . yang berope rasi selama 24 jam. Wilayah ini cukup ramai saat malam
hari karena menjual jajanan pasar dan pakaian sehingga banyak orang yang menikmatinya.
Terdapat pusat perbelanjaan dan niaga di sekitar Kelurahan Tanah Sareal, berdasarkan jumlah
penduduk sebanyak 53.741 jiwa, dengan kebutuhan minimal pengadaan pusat perbelanjaan dan
niaga menurut SNI 03-1733-2004 sebanyak 120 ribu jiwa, dirasakan keberadaannya tidak
terlalu penting. Selain itu kelurahan Tanah Sareal berlokasi dekat dengan pusat perbelanjaan
besar seperti Plaza Jambu Dua.
Sarana Kebudayaan, Rekreasi, dan Ruang Terbuka Hijau (RTH)

Sarana kebudayaan, rekreasi dan ruang terbuka hijau menurut skala pelayanan berdasarkan SNI
03-1733-2004 terbagi menjadi 2 aspek yang berbeda yaitu sarana kebudayaan dan rekreasi
serta sarana ruang terbuka, taman dan lapangan olahraga.
a. Sarana Kebudayaan dan Rekreasi
Sarana kebudayaan dan rekreasi meliputi Balai Warga dan Balai Serba Guna. Di Kelurahan
Tanah Sareal, tidak terdapat Gedung Serba Guna, padahal Balai Warga ini berguna untuk
digunakan masyarakat setempat sebagai tempat pertemuan berbagai komunitas maupun
sosialisasi antar warga pada acara-acara tertentu.

b. Sarana Ruang Terbuka, Taman dan Lapangan Olahraga

Terdapat taman kota dan lapangan olahraga di Jalan Ahmad Yani yang telah memenuhi
kebutuhan masyarakat setempat. Mayoritas penggunanya adalah anak-anak kecil maupun pemuda
yang meluangkan waktunya pada siang dan sore hari untuk bersantai dan beristriahat.

c. Jalur Hijau

Berdasarkan survey, kebutuhan jalur hijau di Kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah
Sareal. Bogor dirasa telah tersedia cukup baik. Karena banyak pohon-pohon yang tumbuh di
samping maupun di tengah jalan. Pohon-pohon ini diakomodir dan dirawat dengan baik oleh
pemerintah sehingga keberadaannya membawa dampak baik bagi pengguna jalan.
Potensi dan Permasalahan Sarana dan Prasarana

Potensi

Kelurahan Tanah Sareal yang terletak di Kecamatan Tanah Sareal, Bogor memiliki beberapa
potensi. Dari hasil survey yang kami lakukan, kami melihat potensi yang ada dalam hal sarana
perdagangan dan jasa serta sarana kebudayaan, rekreasi, dan Ruang Terbuka Hijau (RTH)
yang terdapat pada Kelurahan Tanah Sareal. Beberapa potensi tersebut dapat ditingkatkan untuk
mewujudkan pengembangan sarana perdagangan dan jasa serta sarana kebudayaan, rekreasi, dan
Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ada di Kelurahan Tanah Sareal agar lebih baik di masa mendatang,
antara lain :

a. Sarana Perdagangan dan Jasa

1. Hutan Kota di Kelurahan Tanah Sareal memiliki letak yang strategis. Terletak di Jalan Ahmad
Yani yang menjadi jalan utama menuju gerbang Istana Bogor. Sehingga tidak heran apabila
sarana perdagangan dan jasa yang terdapat di daerah ini ramai dikunjungi. Hal ini dibuktikan
dengan banyaknya kendaraan yang parkir di depan berbagai rumah makan
yang terdapat di jalan-jalan yang ada di wilayah Kelurahan Tanah Sareal.

Gambar..
Rumah Makan
Sumber : Data primer hasil survey lapangan

2. Sarana perdagangan dan jasa yang tersedia dapat dikatakan sudah cukup lengkap.
Dapat kita jumpai berbagai sarana perdagangan di wilayah ini. Sarana perdagangan yang
terdapat di wilayah ini meliputi bidang kuliner atau makanan seperti rumah makan,
warung makan yang merupakan usaha dari warga asli dan para pedagang kaki lima. Selain
dibidang kuliner, di wilayah ini juga terdapat SPBU yang merupakan sarana perdagangan bahan
bakar kendaraan bermotor. Dengan begitu banyaknya sarana perdagangan dan jasa yang dapat
kita jumpai di wilayah ini, dapat dikatakan bahwa sarana perdagangan dan jasa yang terdapat
di wilayah ini sudah cukup melayani masyarakat yang berkunjung ke wilayah hutan kota
Gambar.. Deretan pedagang kaki lima
yang merupakan salah satu sarana perdagangan di Jalan Ahmad Yani
Sumber : Data primer hasil survei lapangan

Gambar.. SPBU
Yang merupakan salah satu sarana transportasi di Jalan Ahmad Yani
Sumber : data primer hasil survey lapangan
3. Kualitas infrastruktur jalan yang cukup baik juga menjadi potensi dari wilayah
Hutan Kota ini. Cukup baiknya kualitas infrastruktur jalan membuat para masyarakat
dapat melalui jalan-jalan di wilayah ini dengan mudah.

Gambar Infrastruktur jalan Ahmad Yani


Sumber : Data primer hasil survey lapangan

Sarana Kebudayaan, Rekreasi, dan Ruang Terbuka Hijau (RTH)

1. Tersedianya jalur hijau di tengah jalan-jalan yang terdapat di wilayah Kelurahan Tanah Sareal.
Dengan terdapatnya jalur hijau di tengah jalan-jalan di wilayah ini, dapat mengurangi tingkat
polusi udara yang ada. Karena dapat kita ketahui bersama bahwa wilayah Hutan Kota dapat
dikatakan cukup padat dan ramai dilalui kendaraan-kendaraan bermotor setiap harinya.
Sehingga, keberadaan jalur hijau di tengah jalan-jalan ini sangat membantu mengurangi
polusi udara yang dihasilkan kendaraan-kendaraan
bermotor yang melalui jalan-jalan tersebut.

Gambar Jalur hijau di sepanjang Jl. Ahmad Yani


Sumber : Data primer hasil survey lapangan

2. Pengelolaan jalur hijau di tengah jalan-jalan yang terdapat di Hutan Kota Tanah Sareal ini dapat
dikatakan baik. Pohon-pohon dan tanaman-tanaman yang terdapat di jalur hijau tersebut
dirawat dengan baik. Hal itu terlihat dari bersih dan rapinya jalur hijau tersebut. Selain
itu, pohon-pohon dan tanaman-tanaman yang terdapat di jalur hijau tersebut juga tumbuh
dengan baik. Tidak ada pohon ataupun tanaman yang kekeringan atau tidak terawat.
Tidak ada pohon ataupun tanaman yang gundul. Semua pohon dan tanaman terlihat hijau
dan segar. Sehingga keberadaan jalur hijau ini juga menambah suasana rindang di wilayah ini.
Gambar.. Pengelolaan jalur hijau Jl. Ahmad Yani
Sumber : Data primer hasil survey lapangan