Anda di halaman 1dari 5

Pengertian difusi

Proses difusi merupakan proses transport pasif. Di dalam proses difusi partikel zat akan
bergerak dari daerah berkonsentrasi tinggi menuju daerah dengan konsentrasi yang lebih
rendah sehingga akan menghasilkan konsentrasi yang sama di dalam zat tersebut.

Proses difusi
Proses difusi terjadi akibat adanya pergerakan suatu partikel zat dari daerah yang
berkonsentrasi lebih tinggi menuju daerah yang berkonsentrasi lebih rendah melewati suatu
membran sel. Syarat agar partikel dapat melalui membran ketika berdifusi ialah ukuran
partikel tersebut sangat kecil dan partikel tersebut dapat larut di dalam air dan di dalam
lemak. Proses difusi dapat terjadi pada zat padat, zat cair ataupun zat gas. Proses difusi tidak
membutuhkan energi sehingga proses difusi juga disebut sistem transpot pasif. pergerakan
partikel pada proses difusi berasal dari gerakan acak partikel-partikel zat yang berdifusi.

Permeabilitas membran dalam proses difusi dibedakan menjadi :


1. Impermeabel (tidak permeabel)
Membran yang tidak dapat dilalui oleh partikel zat yang terlarut dan air. contoh membran
karet.
2. Permeabel
Membran yang dapat dilalui partikel zat-zat terlarut dan air. contoh membran sel pada
kentang
3. Semipermeabel
Membran yang tidak dapat dilalui oleh partikel zat terlarut dan
hanya dilalui oleh air. contoh membran sel pada sitoplasma.

Setiap partikel zat akan terus bergerak lurus hingga ia bertumbukan dengan partikel lainnya.
Misalnya partikel glukosa yang larut di dalam air akan terus bergerak hingga ia bertumbukan
dengan partikel air atau partikel glukosa yang lainnya. Ketika bertumbukan partikel molekul
zat akan
terpental ke arah lain sehingga menyebabkan gerak acak molekul zat tersebut.

Faktor-faktor yang mempengaruhi proses difusi suatu zat :


Kecepatan difusi suatu partikel atau molekul suatu zat dipengaruhi oleh beberapa faktor,
diantaranya :
a. Ukuran Partikel
Semakin kecil ukuran partikel menyebabkan kecepatan partikel semakin besar.
b. Ketebalan membran
Semakin tipis membran sel menyebabkan kecepatan difusi semakin besar.
c. Luas suatu area
Semakin besar luas area menyebabkan kecepatan difusi semakin besar.
d. Jarak
Semakin dekat jarak antara dua konsentrasi menyebabkan kecepatan difusi semakin besar.
e. Suhu
Ketika suhu semakin tinggi maka partikel akan mendapat energi yang lebih besar untuk
bergerak sehingga kecepatan difusinya semakin besar.

Contoh difusi dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya :


1. Ikan air tawar yang diletakkan di dalam air laut menyebabkan volume tubuh ikan akan
menyusut karena air laut bersifat hypertonic terhadap sel tubuh mahluk hidup.
Mengkonsumsi air laut menyebabkan tubuh akan mengalami dehidrasi.
2. Parfum yang disemprotkan akan menyebar ke seluruh ruangan karena berdifusi dengan
udara.
3. Gula yang dimasukkan ke dalam minuman panas di dalam gelas akan menyebar ke seluruh
volume air gelas walaupun tanpa di aduk karena berdifusi di dalam zat cair.

Pasangan difusi ini kemudian dipanaskan pada suhu tinggi namun masih dibawah suhu leleh kedua
metal tersebut kemudian didinginkan pada suhu ruang. Perubahan secara kimiawi akan terjadi pada
logam tersebut, dimana dua logam tembaga dan nikel murni akan dipisahkan oleh daerah
pencampuran.
Mekanisme difusi kosong memerlukan kekosongan struktur atom dalam prosesnya, sehinga atom
terdekatnya dapat berpindah ke daerah kosong tersebut.
Di alam kebanyakan logam campuran lenih sering terjadi difusi secara interstisial dibandingkan difusi
secra vacancy. Hal ini terjadi karena atom interstisial lebih kecil sehingga dapat begerak secara bebas,
hal ini diperkuat karena lebih banyak posisi interstisial dibanding posisi kosong dalam suatu struktur
atom, oleh sebab itu kemungkinan terjadinya pergerakan atomik interstisial lebih besar dari difusi
vacancy.