Anda di halaman 1dari 2

IMD UNTUK PASIEN SC

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RS. HARAPAN BUNDA

00 1 Dari 2
Tgl Terbit Di Tetapkan
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL
( SPO ) 10/09/2014 dr Afnizal
Direktur

PENGERTIAN

TUJUAN

KEBIJAKAN
Berikut rekomendasi WHO untuk pelaksanaan IMD pada persalinan
melalui operasi (SC):

1. Dianjurkan SUAMI atau keluarga MENDAMPINGI ibu


dikamar operasi atau dikamar pemulihan.( ABM protocol#5
2003, UNICEF dan WHO: BFHI Revised, 2006)
2. Begitu lahir diletakkan di meja resusitasi untuk DINILAI,
dikeringkan secepatnya terutama kepala tanpa menghilangkan
vernix ; kecuali tangannya. Dibersihkan mulut dan hidung bayi,
talipusat diikat
3. Kalau bayi tak perlu diresusitasi; bayi dibedong, dibawa ke ibu.
Diperlihatkan kelaminnya pada ibu kemudian mencium ibu
4. Tengkurapkan bayi didada ibu dengan kulit bayi melekat pada
kulit ibu. Kaki bayi agak sedikit serong/melintang menghindari
sayatan operasi. Bayi dan ibu diselimuti. Bayi diberi topi
5. Anjurkan ibu menyentuh bayi untuk merangsang bayi
mendekati puting. Biarkan bayi mencari puting sendiri
6. Biarkan KULIT Bayi bersentuhan dengan kulit ibu PALING
TIDAK selama SATU JAM, bila menyusu awal selesai sebelum
1 jam; tetap kontak kulit ibu-bayi selama setidaknya 1 jam
(UNICEF dan WHO: BFHI Revised, 2006 and UNICEF India :
PROSEDUR
2007, Klaus and Kennel 2001; American College of OBGYN
2007 and ABM protocol #5 2003)
7. Bila bayi menunjukan kesiapan untuk minum, bantu ibu dengan
MENDEKATKAN BAYI KE PUTING tapi tidak memasukkan
puting ke mulut bayi. Bila dalam 1 jam belum bisa menemukan
puting ibu, beri tambahan WAKTU melekat padadada ibu, 30
menit atau 1 jam lagi
8. Bila operasi telah selesai, ibu dapat dibersihkan dengan bayi
tetap melekat didadanya dan dipeluk erat oleh ibu Kemudian ibu
dipindahkan dari meja operasi ke ruang pulih (RR) dengan bayi
tetap didadanya
9. Bila ayah tidak dapat menyertai ibu di kamar operasi, diusulkan
untuk mendampingi ibu dan mendoakan anaknya saat di kamar
pulih
10. RAWAT GABUNG: Ibu bayi dirawat dalam satu kamar, bayi
dalam jangkauan ibu selama 24 jam. (American College of
OBGYN 2007 and ABM protocol #5 2003) Berikan ASI saja
tanpa minuman atau makanan lain kecuali atas indikasi medis.
Tidak diberi dot atau empeng

Unit Terkait Instalasi rawat inap / Ruang nifas