Anda di halaman 1dari 3

KERANGKA ACUAN

BASIC TRAUMA CARDIAC LIFE SUPPORT (BTCLS)


DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH HAJI MAKASSAR PROVINSI
SULAWESI SELATAN
TAHUN 2016

I. PENDAHULUAN
Masih tingginya tingkat kematian dan kecacatan akibat kegawatdaruratan
(emergency case) pada kejadian kecelakaan transportasi, industry, rumah
tangga,gejolak social( terorisme, konflik, kejahatan, kekerasan dan bencana yang
tak henti-hentinya melanda negeri ini serta stroke masih menduduki peringkat
lima besar penyebab kematian penduduk Indonesia penyebab tingginya angka
kematian dan kecacatan akibat kegawatdaruratan tersebut adalah tingkat
keparahan, kurang memadai peralatan, system yang belum memadai dan
pengetahuan penanganan penderita gawat darurat memegang porsi besar dalam
menentukan keberhasialan pertolongan. Banyak kejadian penderita gawat
darurat yang justru meninggal dunia atau mengalami kecelakaan akibat
kesalahan dalam melakukan pertolongan.
Penanggulangan penderita gawat darurat memegang porsi yang paling
besar dalam menentukan keberhasilan pertolongan. Pada banyak kejadian
penderita gawat darurat trauma dan kardiovaskuler justru meninggal dunia atau
mengalami kecacatan yang diakibatkan karena kesalahan dalam melakukan
pertolongan. Pengetahuan dalam ketrampilan penanggulangan penderita gawat
darurat pada level praktisi kesehatan maupun orang awam (karyawan emergency
respon group masyarakat umum, siwa,/mahasiswa, polisi, pemadam kebakaran,
sopir ambulance) perlu di tingkatkan melalui pendidikan dan pelatihan sesuai
perkembangan keilmuan terkini.
Oleh karena perlu di tingkatkan melalui pendidikan dan pelatihan sesuai
Perkembangan keilmuan kerkini. Hal ini mengingat 50 % angka keberhasilan
penanganan kegawatdaruratan di rumah sakit sangat dipengaruhi oleh kecepatan
dan ketepatan penanganan di luar RS oleh tenaga awam praktisi kesehatan.
Dalam rangka menyikapi hal tersebut diatas Instalasi DIKLAT RSUD
Embung Fatimah Kota Batam bekerjasama dengan SOS Profesional akan
menyelenggarakan pelatihan Basic Trauma Life Support dengan mengadopsi
standar internasional yang berlaku. Adapun pelatihan tersebut diberi nama
pelatihan Basic Trauma Life Support For Nurse (BTLS For Nurse).

II. TUJUAN
TUJUAN UMUM
Memberikan pertolongan Bantuan Hidup Dasar pada pasien yang mengalami
Trauma dan gangguan kardiopulmonary.
TUJUANKHUSUS
Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta memiliki kemampuan
dalam :
1. Menjelaskan konsep dasar keperawatan gawat darurat.
2. Mengidentifikasi legal aspek keperawatan gawat darurat
3. Mengenal tanggung jawab dan karakteristik penanganan kegawat
daruratan.
4. Memahami tehnik pencegahan resiko cedera
5. Memahami tehnik bantuan hidup dasar pada kasus sumbatan jalan
nafas.
6. Menjelaskan tentang tehnik gejala syok dan penanganannya.
7. Menjelaskan tehnik penanganan luka dan fraktur
8. Menjelaskan tentang cidera kepala dan penanganannya akibat
kecelakaan
9. Menjelaskan tentang penanganan luka bakar
10. Menjelaskan tentang manajemen triase
11. Mensimulasikan perekaman EKG
12. Melakukan interpretasi EKG
13. Mengenal tanda dan gejala pasien kegawatan jantung
14. Mensimulasikan penanganan pasien dengan kegawatan jantung
15. Mensimulasikan bantuan hidup dasar
16. Mensimulasikan manajemen jalan nafas dan pernafasan
17. Mensimulasikan penanganan initial assessment pada pasien trauma
18. Mensimulasikan stabilisasi spinal
19. Mensimulasikan stabilisasi musculo sceletal

III. METODE PELATIHAN


Metode yang digunakan dalam proses pembelajaran pelatihan ini adalah
beberapa metode yang dapat digunakan dalam pembelajaran orang dewasa
dengan Focus melibatkan peran serta aktif peserta latih

IV. INSTRUKTUR PELATIHAN


Instruktur dalam pelatihan ini sesuai yang ditunjuk oleh panitia pelaksana
pelatihan.

V. MATERI PELATIHAN
1. Legal aspek keperawatan gawat darurat
2. Konsep dasar keperawatan gawat darurat
3. Airway Breathing management
4. Circulation dan shock management
5. Bantuan Hidup Dasar (BHD)
6. Pengkajian Awal (initial Asesment)
7. Biomekanik trauma
8. Luka dan Fraktur
9. Luka Bakar
10. Tehnik balut dan bidai
11. Cidera kepala
12. Transportasi rujukan penderita gawat darurat
13. Konsep dasar EKG
14. Perekaman EKG
15. Interpretasi EKG
16. Theraphie Elektrik
17. SKA (Sindrome Koroner Akut)
18. Simulasi Kasus initial jantung
19. Membangun komitmen pembelajaran (BLC)
20. Pendokumentasian keperawatan gawat darurat

VI. PESERTA
Perawat yang bekerja di Instalasi Gawat Darurat sebanyak 6 orang.

VII. BIAYA
Rencana anggaran biaya perorang sebesara Rp: 1.800.000 (Satu Juta Delapan
Ratus Lima Ribu Rupiah).

VIII. JADWAL PELAKSANAAN


Pelaksanaan Pelatihan Basic Trauma Life Support (BTCLS) dilaksanakan
secara efektif selama 3 (Tiga) hari, yang dimulai dari tanggal 11 s/d 13 November
2016.

IX. PENUTUP
Demikian Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini dibuat untuk menjadi acuan
dalam melaksanakan kegiatan pelatihan Basic Trauma Life Support (BTCLS)
tahun 2016
Makassar,04 November 2016
Kabid.Keperawatan & Kebidanan

Sangnging Sado,S.Kep Ns. M.Kes


NIP: 19580912 198703 2 006