Anda di halaman 1dari 4

STEP 1

1. Profesionalisme :
Adalah suatu sikap dimana sesorang menjalankan profesinya dengan maksimal dan
mampu mempertanggung jawabkannya .
Adalah sebuah dasar klinis kemampuan berkomunikasi , pemahaman etika dan
hukum, yang dibangun oleh harapan untuk melaksanakan prinsip-prinsip keunggulan
, humanisme , akuntabilitas, altruisem( mendahulukan kepentingan pasien ).
2. CME :
Kegiatan pengembangan pendidikan keprofesionalan kelanjutan sebagai bagian dari
upaya menjaga mutu pelayanan dokter. Seperti workshop, seminar atau pun
pelatihan.
3. Mutu pelayanan :
Penyelenggaraan mutu kesehatan yang menmuaskan pasien dan penyelenggaraan
nya sesuai standar .
4. Rasional :
Adalah suatu sikap yang dilakukan yang dilakukan berdasarkan pikiran dan
pertimbangan yang logis dan cocok dengan akal sehat manusia.
Pengobatan yang rasional , seperti : pasien menerima pelayanan yang sesuai dengan
kebutuhan nya.
5. Pengobatan Substandar
Pengobatan yang menggunakan obat dengan bahan aktif dibawah standar.

STEP 2

1. Bagaimnaa menjaga mutu pelayanan kesehatan ?


2. Apa saja indikator dalam pelayanan kesehatan ?
3. Apa saja faktor yang mempengaruhi mutu pelayanan kesehatan?
4. Apa saja kriteria pelayanan kesehatan yang bermutu ?
5. Apa saja aspek mutu peayanan kesehatan ?
6. Bagaimana cara menerapkan keprofesionalisme salam pelayanan kesehatan ?
7. Tujuan profesionalisme dalam pelayanan kesehatan ?
8. Bagaimana cara meningkatkan kualitas SDM ?
9. Bagaimana cara karakteristik obat itu dikatakan tidak rasional ?
10. penyebab terjadinya pengobatan yang tidak rasional ?
11. Apa saja bentuk program dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ?
12. Apa manfaat meningkatkan mutu kesehatan ?
13. Apa hambatan dan solusi dalam meningatkan mutu pelayanan kesehatan ?
14. Bagaimana batasan mutu pelayanan kesehatan ?
15. Apa yang dimaksud dengan CME ?
16. Apa tujuan dari dilakukannya CME ?
17. Apa syarat di lakukannya CME ?

STEP 3 :
1. Apa saja faktor yang mempengaruhi mutu pelayanan kesehatan?
Unsur masukan : SDM , sarana dan prasarana
Unsur lingkungan : kebijakan , organisasi , managemen
Unsur proses : pelayanan yang baik , tindakan mesid ataupun non medis
Dari ketiga unsur tersebut dapat tepenuhi dapat mengeluarkan output menjaga
mutu pelayanan kesehatan yang baik.
2. Bagaimna cara menjaga mutu pelayanan kesehatan ?
Undur masukan : Memberikan pelatihan kepaada tenaga kesehatan, Melengkapi
sarana dan prasarana
Unsur lingkungan : Pengawasan atau audit , Penilaian dari laporan yang diterima
Unsur proses : Survai kepada kepuasan pasien, Observasi status fisik pasien
3. Apa saja indikator dalam penilaian mutu pelayanan kesehatan ?
Kecukupan sarana dan prasarana, seperti : Ketersediaan listrik 24 jam dan air bersih,
Kondisi bangunan harus bersih , nyaman , dan layak dipakai ( dalam jangka waktu 20-
30 tahun ), Peralatan kesehatan dan obat sesuai dengan standar ,
Kecukupan SDM : Kecukupan tenaga kesehatan , Melakuakn tindakan sesuai dengan
prosedur medis
Strategi : kepuasan pasien
4. Apa saja kriteria pelayanan kesehatan yang bermutu ?
Available : tersedianya pelayanan kesehatan
Appropriate : kewajaran pelayanan kesehatan (tidak bertentangan dengan adat
istiadat dll)
Continue : berkesinambungan
Acceptable :penerimaan pelayanan kesehatan
Accesible : tercapainya pelayanan kesehatan
Affordable : keterjangkauan pelayanan kesehatan
Eficien : efisien pelayanan kesehatan
Quality : mutu atau kualitas pelayanan kesehatan
5. Apa saja aspek mutu peayanan kesehatan ?
Aspek pendekatan : dilaukan dengan cara pendekatan umum dan khusus
Umum : kemampuan RS dan tenaga medis
Khusus : interaksi antara pasien dan pelayanan RS dan tenaga medis lainnya
Aspek teknik : Struktur , proses , hasil
Struktur ; keadaan fasilitas
Proses : pemberian pelayanan
Hasil : hasil pengobatan
Aspek kriteria :
Available : tersedianya pelayanan kesehatan
Appropriate : kewajaran pelayanan kesehatan (tidak bertentangan dengan adat
istiadat dll)
Continue : berkesinambungan
Acceptable :penerimaan pelayanan kesehatan
Accesible : tercapainya pelayanan kesehatan
Affordable : keterjangkauan pelayanan kesehatan
Eficien : efisien pelayanan kesehatan
Quality : mutu atau kualitas pelayanan kesehatan

6. Bagaimana batasan mutu pelayanan kesehatan ?


Merupakan meningkatkan drajat kesehatan masyarakat dengan melakukan :
Preventif , promotif , kuratif dan rehabilitatif
Pembatasan pada drajat kepuasan pasien , untuk menghindari adanya subjektivitas
individual yang dapat mempersulit pelaksanaan program ( seperti Selektif dalam
memilih merujuk pasien )
Pembatasan pada upaya yang dilakukan , untuk melindungi kepientingan pemakai
jasa pelayanan kesehatan dan harus sesuai dengan kode etik dan standar pelayanan
profesi.
7. Apa manfaat meningkatnya mutu kesehatan ?
Pasien : Dapat meningkatkan drajat pasien , mengurangi pengeluaran biaya
Penyedia pelayanan kesehatan : Mengefisiensikan program yang ada seperti
pencegahan ,Meningkatkan keefektivitas seperti penangan pasien,
Pemerintah : meningkatkan derajat kesehatan seperti mengurangi angka kematian ,
meminimalisir gugatan hukum
8. Apa saja bentuk program dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ?
Program menjaga mutu yang prospektif : diselenggarakan sebelum pelayanan
kesehatan seperti memantau tenaga kerja dan sarana prasarana. Prinsip pokok yang
dilakukan dengan cara standarisasi , perizinan , sertifikasi dan akriditasi
Standar akriditasi :
-standar administrasi dan managemen
BAB 1: penyelenggarara pelayanan puskesmas
BAB 2 : kepemimpinan managemen puskesmas
BAB 3 : peningkatan mutu puskesmas )
-Standar program puskesmas : BAB 4 : program puskesmas yang berorientasi sasaran
BAB 5 : kepemimpinan dan managemen program puskesmas , BAB 6 : sasaran kinerja
dan MDGs ( perpriode 15 tahun )
-standar peayanan kesehatan:
BAB 7 : pelayanan klinis yang berorientasi pasien
BAB 8 : managemen yang menunjangn pelayanan klinis
BAB 9 : peningkatkan mutu klinis dan keselamatan kerja
Program menjaga mutu yang konkruen : diselenggarkan bersamaan dengan
pelayanan kesehatan
Program menjaga mutu yang retrospektif : diselenggarkan setelah pelayanan
kesehatan , seperti memantau hasil pelayanan kesehatan
9. Apa hambatan dan solusi dalam meningatkan mutu pelayanan kesehatan ?
Kurangnya kualitas dan kuantitas SDM sebagai tenaga kesehatan ( memberikan
pelatihan dan pembinaan kepada tenaga kesehatan seperti seminar dan pelatihan
lainnya )
Prilaku masyarakat yang kurang mendukung pola hidup bersih dan sehat
(mengadakan penyuluhan kepada masyarakat )
Kurangnya kerjas sama yang baik antara tenaga kesehatan
( diadakannya koordinasi antara tenaga kesehatan )
Kurangnya sarana dan prasarana ( mengajukan bantuan kepada pemerintah )
Kurangnya perhatian dari sistem kesehatan nasional (pengawasan pada pelayanan
kesehatan masyarakat )
10. Bagaimana cara menerapkan sikap profesional dalam pelayanan kesehatan ?
Melakukan prinsip prinsip pelayanan kebutuhan pasien
Menghormati otonomi pasien
Menghilangkan diskriminasi
Dari ketiga prinsip tersebut , harus adanya komitmen :
-kompetensi profesional
-Komitmen kepercayaan pasien
-Menjaga hubungan dengan pasien
-Meningkatkan kualitas pelayanan
-memperbaiki akses pelayanan kesehatan
11. Tujuan profesionalisme dalam pelayanan kesehatan ?
Untuk memenuhi tuntutan masyarakat
Untuk mengatasi persaingan global terhadap peningkatan pelayanan kesehatan
Adanya hubungan antara kelompok dalam masyarakat
Terciptanya rasa saling menghargai
12. Bagaimana cara meningkatkan kualitas SDM?

Meningkatkan kualitas pendidikan
Menambah lapangan kerja yang memadai
Meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan
Mengadakan pelatihan dan pembinaan
13. Apa karakteristik obat itu dikatakan tidak rasional ?
Tidak sesuai dosis
Tidak sesuai dengan kebutuhan pasien
Tidak sesuai dengan indikasi penyakit
Ketidaksesuaian dalam waktu pemberian obat
Tidak tepat pemberitahuan peminuman obat
Obat yang diberikan tidak efektif
14. penyebab terjadinya pengobatan yang tidak rasional ?
1. faktor dokternya
salah mendiagnosis, salah pemberian dosis
2. faktor pasien
3. faktor lingkungan kerja
4. faktor sosial budaya

15. Apa tujuan dari dilakukannya CME ?


Meningkatkan keterampilan tenaga medis dalam melakukan pelayanan kesehatan
Peningkatan produktivitas dlm bertindak
Kesesuaian pengobatan
16. Apa syarat di lakukannya CME ?
a. Tor (kerangka acuan kegiatan)
b. Jadwal kegiatan
c. Materi
d. Pembicara (CVnya dll)
e. Pre test & post test
f. Biaya SKP 200rb per skp yg dibayarkan ke BP2KB Wilayah
17. Hambatan MDGs ?
18. Cara menentukan dan meningkatkan SDM dalam jam pelayanan kesehatan ?