Anda di halaman 1dari 1

PANDUAN KLINIS OBSTETRI

STANDAR No. Dokumen : Ditetapkan oleh


PROSEDUR No. Revisi : Kepala UPTD Kesehatan
OPERASIONAL Tanggal Terbit : Puskesmas Karangnungggal
Halaman :

H. Syarhan dr.MM
NIP: 19691201 2002121 004
EPISIOTOMI
1. Batasan Insisi perineum pada kala II persalinan untuk mencegah robekan
perineum secara total dan memperlebar jalan lahir sehingga
memudahkan kelahiran janin.
Episiotomi dilakukan atas indikasi janin atau adanya ancaman
robekan perineum total.Saat melakukan episiotomi yaitu kepala atau
bokong membuka vulva 3-4cm.
2. Indikasi 1. Fasilitasi untuk persalinan dengan tindakan atau mengunakan
instrumen
2. Mencegah robekan perineum yang kaku atau diperkirakan
tidak mampu beradaptasi terhadap regangan yang berlebihan
3. Mencegah kerusakan jaringan pada ibu dan janin saat
persalinan pada letak/presentasi abnormal
(bokong,muka,ubun-ubun kecil dibelakang ) dengan
menyediakan tempat lebih luas untuk persalinan yang aman.
3. Teknik Episiotomi mediana :
Insisi perineum dari komisura posterior sepanjang garis
tengah kebawah menuju ke muskulus sfingter ani.
Dilakukan pada persalinan kurang bulan
Episiotomi Mediolateral
Insisi perineum dimulai pada komisura posterior , kemudian
diteruskan ke lateral
Sering timbul perdarahan, karena pleksus bulbokavernosus
ikut terluka
Untuk persalinan cukup bulan
Terapi
Antibiotik
Kompres betadine