Anda di halaman 1dari 8

DASAR-DASAR TAJWID UNTUK PEMULA

Puji syukur kehadirat ilahi robbi tuhan penguasa jagat. Sholawat dan salam semoga selalu
terlimpahkan pada junjungan kita Nabi Agung Nabi akhir zaman yang telah menunjukkan jalan
kebenaran pada kita. Amin yaa robbalalamin.

1. HUKUM MEMPELAJARI ILMU TAJWID

Ilmu tajwid adalah : ilmu yang digunakan untuk mengetahui cara mengucapkan kalimat
kalimat Al-Quran agar supaya lisan kitatidak salah dalam membacanya. Hukum mempelajari
ilmu tajwid adalah fardlu kifayah dan mengamalkannya adalah fardlu ain.

1. HUKUM DAN CARA MEMBACA TAAWWUD

Menurut mayoritas ahli qiroah sebelum membaca Al-Quran disunahkan membaca taawwud,
sedangkan menurut sebagian qurro hukumnya adalah wajib.

Sedagkan cara membacanya sebaagi berikut :

1. Taawwud dibaca lirih atau pelan bila olehnya membaca Al-Quran dengan lirih, olehnya
dengan membaca dengan sendirian dan ditempat yang sunyi , dan dibaca pada waktu sholat
baik sholat jahriyyah atau sholah sihriyyah.
2. Ta,awwud dibaca keras bila olehnya membaca Al-Quran dengan keras dan didengarkan oleh
orang lain.
3. Ketika membaca Al-Qurannya dengan bergantian (disaat satu mengakhiri bacaan lalu
diteruskan lagi oleh yang lainnya) mak orang yang membaca Al-Quran pertama kali
membaca taawwud dengan keras lalu orang seterusnya dengan lirih.
4. Bila ditengah-tengah membaca Al-Quran ada perkara yang dating baru (seperti
bersin/wahing, batuk, mengucapkan perkataan yang ada hubungannya dengan qiroah seperti
mentafsiri Al-Quran) serta masih dalam satu majlis maka tidak usah mengulangi bacaan
taawwud. Apabila perkara yang dating baru tersebut tidak ada hubungannya dengan qiroah
maka mengulangi taawwud lagi sebelum membaca Al-Quran yang kedua.
4. HUKUM NUN MATI DAN TANWIN

Nun mati dan tanwin bila bertemu dengan huruf hijaiyyah hukumnya ada: 5

1.Idzhar

2.Idzghom dengan disertai dengung

3.Idzghom tanpa adanya dengung.

4.Iqlab

5.Ikhfa

kesemuanya itu memiliki huruf dan pengertian sendiri-sendiri.

1. IDZHAR
Ialah :mengeluarkan huruf-huruf idzhar tanpa disertai dengungan, pantulan, berhenti, tasydid.
sedangkan bacaan idzhar mempunyai enam huruf ( hamzah, hak,ain, kha, kho, ghoin)

Contoh:









2. IDZGHOM BIGHUNAH
DENGAN DISERTAI DENGUNG
Ialah : memasukkan nun mati atau tanwin pada huruf ya, nun, mim, wawu..yang mana huruf-
huruf tersebut tidak dalam satu kalimah sekira nun mati atau tanwin tersebut menjadi satu huruf
dengan ya, nun, mim, wawu. Namun bila berada dalam satu kalimah maka dinamakan bacaan
idzhar.

Contoh :



sedangkan lamanya dengung dalam kitab-kitab tajwid diterangkan 1 alif atau 2 harokat ( 2
gerakan ) namun dalam praktek adalah 3 gerakan(1.5 alif)

contoh:







3. IDZGHOM BILAGHUNAH
TANPA DISERTAI DENGAN DENGUNG
Ialah :memasukkan nun mati atau tanwin pada huruf lam dan ro.yang mana tikror atau
bergetarnya ro hanya satu kali getaran.

Contoh:



4. IQLAB
Ialah : Mengganti suaranya nun mati atau tanwin dengan suaranya mim, disertai dengung (
sama dengan idzghom dengan disertai dengung ) perlu diingat bahwa posisi mulut tidak terlalu
rapat tapi masih ada renggang. Sedangkan hurufnya ada satu yaitu Ba.

contoh : menjadi
menjadi

5. IKHFA

Ialah : Mengucapkan huruf mati yang tak bertasydid pada posisi diantara idzhar
dan Idzghom.juga disertai dengung. Sedangkan hurufnya ada 15 (
)
Contoh:

dan seterusnya.

1. HUKUM MIM MATI

Bila bertemu dengan salah satu dari huruf hijaiyyah mempunyai 3 hukum:

1. Ikhfa syafawy Terjadi bila setelah mim mati terdapat huruf ba

Contoh:

dibaca

1. Idzghom mitsly terjadi bila setelah mim mati terdapat mim.

Contoh: dibaca

3. Idzhar syafawy terjadi bila setelah mim mati terdapat huruf selain ba dan mim.
Contoh:
dan
CATATAN :
Bila terdapat mim atau nun yang bertasydid maka dibaca ghunnah yang mana dengungnya sama
keterangan yang ada di bahasan idzghom yang disertai dengung.

Contoh:




1. HUKUM LAMNYA AL TARIF DAN LAM FIIL

Hukum lamnya al tarif ada 2:

1. Al qomariyyah terjadi bila setelahnya terdapat salah satu diantara huruf-huruf yang
terkumpul dalam lafadz

Contoh:

, , ,

2. Al syamsiyyah terjadi bila setelahnya terdapat salah satu diantara huruf-huruf sebagai
berikut

Contoh: .

Sedangkan hukumnya lam fiil (lam yang ada pada kalimah fiil)dibaca idzhar(jelas tidak
idzghom) secara muthklaq baik ditengah atau ditepi,baik fiil mudlori, madly ,amar.

Contoh : ,
1. HUKUM IDZGHOM MITSLAIN MUTAQORIBAIN MUTAJANISAIN

Terbagi menjadi 2:

1. Shoghir ( disaat huruf yang pertama mati )


2. Kabir (disaat huruf yang pertama berharokat atau hidup )

IDZGHOM MITSLAIN

Terjadi disaat ada dua huruf yang sama didalam sifat dan makhrojnya .

Contoh: ( Idzghom shoghir) tidak boleh dibaca qolqolah



IDZGHOM MUTAQORRIBAIN

Terjadi disaat ada dua huruf yang makhrojnya berdekatan tapi berbeda dalam segi sifatnya
seperti contoh dal mati bertemu dengan jim, ta mati bertemu dengan sin.

Contoh:


shoghir

kabir

IDZGHOM MUTAJANISAIN

Terjadi disaat ada dua huruf yang makhrojnya sama tapi berbeda dalam segi sifatnya seperti
contoh ba mati bertemu dengan mim ba mati bertemu dengan fa

contoh : shoghir (menurut bacaan imam ashim)




-
kabir

1. MAD

Huruf mad ada 3 yaitu alif yang jatuh setelah fatkhah

Yak yang jatuh setelah kasroh

Wawu yang jatuh setelah dlummah

Mad terbagi menjadi 2:

1.mad ashli

2.mad fari

MAD ASHLI

Terjadi bila ada huruf mad yang setelahnya tidak ada hamzah atau sukun ( huruf mati )
Contoh: sedangkan panjang bacaannya adalah 1 alif
,
MAD FAARI
Dibagi dua :

1. Setelah huruf mad ada hamzah bila dalam satu kalimah dinamkan :mad wajib muttashil

Sedangkan panjang bacaannya adalah 4 harokat(2alif)


bila berbeda kalimah ( dua kalimah ) dinamakan :mad jaiz munfashil

Sedangkan panjang bacaannya boleh 1,2,3 alif.Bila dibaca 1 alif ada perubahan yaitu:dal mati
bertemmu jim atau dal mati bertemu dengan dhad yang mestinya di qolqolahkan menjadi
didzghomkan, sebat tidak ada saktah.
2. Setelah huruf mad terdapat sukun atau huruf yang mati
Bila matinya asli (bertasydid)dan dalam satu kalimah dinamakan mad lazim mutsaqqol kilmi

Contoh : ,
Bila tak bertasydid dinamakan mad lazim mukhoffaf kilmi .Contoh
Namun bila dalam satu huruf dinamakan mad lazim harfi mutsaqqol bila huruf tersebut
diidzghomkan dengan huruf setelahnya Contoh :
Sedangkan bila tidak diidzghomkan dengan huruf setelahnya dinamakan mukhoffaf

harfi.Contoh , .
Bila matinya datang baru ( gara-gara waqof) dinamakan mad aridl lissukun.Contoh:

,
Sedang panjang bacaannya

@ Mad lazim mutsaqqol kilmi atau harfi adalah

6 harokat atau 3 alif

@ Mad aridl lissukun panjang bacaannya boleh

1,2,3 alif
MAD SHILAH

Terjadi bila ada hak dlomir ghoib mufrod mudzakar yang jatuh diantara dua huruf yang hidup.
panjangnya 1 alif.

Contoh :

namun bila setelahnya terdapat hamzah yang berbeda kalimah dari sebagian
ulama ada yang mengatakan panjangnya sama dengan mad jaiz munfashil (1,2,3 alif ) Contoh
:

MAD IWAD
Terjadi saat waqof pada tanwin yang dibaca nasob. panjangnya 1 alif.

Contoh :

MAD BADAL
Mad yang asli terdapat dua hamzah kumpul dan yang kedua diganti dengan huruf mad yang

sesuai dengan harokat hamzah pertama.Contoh:


MAD TAMKIN

Bila terdapat dua yak kumpul sedang yang pertama bertasydid serta berharokat kasroh sedang

yang kedua mati Contoh :


MAD LAYN

Bila ada wawu atau ya yang jatuh setelah harokat fatkhah serta diwaqofkan panjang bacaannya
boleh 1,2,3 alif .

Contoh