Anda di halaman 1dari 31

0

KATA PENGANTAR

Angkatan Muda Pecinta Alam Nusantara adalah organisasi yang dibentuk sebagai wadah yang
dapat menampung dan menyalurkan pemikiran-pemikiran serta kegiatan kreatif untuk
menyatakan rasa mencintai, melestarikan alam, dan merawat kekayaan alam, beserta isinya.
Dalam menjalankan organisasi Ampalan untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan tersebut perlu
adanya pedoman yaitu Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

Seiring dengan perkembangan organisasi Ampalan sejak berdirinya tahun 1998 sampai dengan
saat ini, Organisasi Ampalan dipandang perlu menyesuaikan dan menyempurnakan Anggaran
Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

Dalam rangka penyesuaian tersebut, Ampalan telah melaksanakan Musyawarah Luar Biasa (MLB)
pada tanggal 24 Januari 2013 di SMK Negeri 1 Cilegon yang dihadiri oleh Babay Baikuni, S.Pd.
sebagai salah satu Dewan Pendiri Ampalan dan Andri Setiawan, S.Kom selaku Pembina Ampalan,
serta anggota Ampalan dari angkatan 1 sampai dengan angkatan 15.

Ucapan terima kasih kepada Pendiri dan Anggota Senior (Alumni) yang telah menyempatkan
waktu untuk datang dan membantu dalam mensukseskan Musyawarah Luar Biasa tahun 2013 ini,
tanpa kalian dalam penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ini tidak akan
terwujud.

Selanjutnya, Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Angkatan Muda Pecinta Alam
Nusantara hasil Musyawarah Luar Biasa (MLB) tahun 2013 yang telah disempurnakan sebagai
pedoman bagi seluruh anggota Ampalan dalam mengemban dan menjalankan organisasi. Marilah
kita gunakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Angkatan Muda Pecinta Alam
Nusantara hasil Musyawarah Luar Biasa tahun 2013 ini dengan sebaik-baiknya, semoga Tuhan
Yang Maha Esa memberikan petunjuk dan keberkahan pada setiap pelaksanaan kegiatan
Ampalan.

Cilegon, 28 Januari 2013


Dewan Pengurus Harian Ampalan
Ketua,

KURNIAWAN

i
DAFTAR ISI

Kata Pengantar ............................................................................................... i.

Daftar Isi ...................................................................................................... ii.

Kode Etik Pecinta Alam Seluruh Indonesia .............................................................. iii.

Keputusan Musyawarah Luar Biasa Angkatan Muda Pecinta Alam Nusantara Tahun 2013 ....... 1.

ANGGARAN DASAR ANGKATAN MUDA PECINTA ALAM NUSANTARA

BAB I Nama, Pendirian dan Kedudukan ........................................................... 2.

BAB II Asas, Sifat dan Tujuan ........................................................................ 3.

BAB III Lambang dan Atribut .......................................................................... 3.

BAB IV Keanggotaan .................................................................................... 4.

BAB V Organisasi ....................................................................................... 5.

BAB VI Keuangan ........................................................................................ 5.

BAB VII Perubahan Anggaran Dasar ................................................................... 5.

BAB VIII Lain-Lain ......................................................................................... 6.

ANGGARAN RUMAH TANGGA ANGKATAN MUDA PECINTA ALAM NUSANTARA

BAB I Keanggotaan .................................................................................... 8.

BAB II Kepengurusan .................................................................................. 10.

BAB III Musyawarah dan Rapat ....................................................................... 12.

BAB IV Sistem Pendidikan dan Latihan .............................................................. 13.

BAB V Lambang, Atribut dan Penggunaannya ..................................................... 13.

BAB VI Perubahan dan Pembubaran ................................................................. 14.

BAB VII Lain-Lain ........................................................................................ 15.

LAMPIRAN-LAMPIRAN

Gambar Bendera dan Syal Ampalan ................................................................... 16.

Gambar Badge dan Lambang Angkatan Ampalan ................................................... 17.

Gambar Pakaian Seragam Ampalan ................................................................... 18.

Gambar Stempel, Kop Surat dan Kartu Tanda Anggota Ampalan ................................ 19.

ii
KODE ETIK PECINTA ALAM SELURUH INDONESIA

1. Pecinta alam Indonesia sadar bahwa alam beserta isinya adalah ciptaan Tuhan Yang Maha
Esa
2. Pecinta alam Indonesia sebagai bagian dari masyarakat Indonesia sadar akan tanggung
jawab kami terhadap Tuhan, Bangsa dan Tanah Air
3. Pecinta alam Indonesia sadar bahwa pecinta alam sebagai makhluk yang mencintai alam
sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa

Sesuai dengan hakekat diatas, maka kami dengan kesadaran menyatakan sebagai berikut :

1. Mengabdi kepada Tuhan Yang Maha Esa


2. Memelihara alam beserta isinya serta menggunakan sumber alam sesuai dengan kebutuhan
3. Mengabdi kepada bangsa dan tanah air
4. Menghormati tata kehidupan yang berlaku pada masyarakat sekitarnya serta menghargai
manusia dan kerabatnya
5. Berusaha mempererat tali persaudaraan antar pecinta alam sesuai dengan asas pecinta
alam
6. Berusaha saling membantu serta saling menghargai dalam pelaksanaan pengabdian
terhadap Tuhan, Bangsa dan Tanah Air
7. Selesai

iii
KEPUTUSAN
MUSYAWARAH LUAR BIASA
ANGKATAN MUDA PECINTA ALAM NUSANTARA TAHUN 2013
Nomor: 01/MLB-AMPALAN/2013

TENTANG

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA


ANGKATAN MUDA PECINTA ALAM NUSANTARA

Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa,

Menimbang : a. Bahwa Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Angkatan Muda Pecinta
Alam Nusantara yang disahkan pada tahun 2000 perlu diubah dan
disesuaikan dengan keadaan dan perkembangan organisasi saat ini.
b. Bahwa dengan berkenaan dengan itu perlu menyempurnakan Anggaran
Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Angkatan Muda Pecinta Alam Nusantara
c. Bahwa sehubungan dengan itu perlu ditetapkan dengan keputusan.

Mengingat : a. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Angkatan Muda Pecinta Alam
Nusantara tahun 2000
b. Keputusan MLB tentang Tata tertib Musyawarah Luar Biasa Ampalan tahun
2013
c. Hasil Sidang Pleno Musyawarah Luar Biasa Angkatan Muda Pecinta Alam
Nusantara tahun 2013

Memutuskan :
Menetapkan :
Pertama : Menyatakan tidak berlakunya Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga
Angkatan Muda Pecinta Alam Nusantara tahun 2000

Kedua : Menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Angkatan Muda
Pecinta Alam Nusantara yang tercantum dalam lampiran keputusan ini.

Ketiga : Menginstruksikan kepada semua anggota Angkatan Muda Pecinta Alam


Nusantara untuk melaksanakan dengan sebaik-baiknya isi Anggaran Dasar dan
Anggaran Rumah Tangga ini.

Ketiga : Keputusan ini berlaku sejak ditetapkan

Ditetapkan di : Cilegon
Pada tanggal : 24 Januari 2013

Presidium Musyawarah Luar Biasa


1. Mubarok Angk. 9 Rimba Sunyi
2. Rouffurrohim Angk. 9 Rimba Sunyi
3. Hery Prasetya Angk. 9 Rimba Sunyi
4. Kurniawan Angk. 14 Alam Mistis
5. Anggi Putra Siregar Angk. 14 Alam Mistis

1
ANGGARAN DASAR
ANGKATAN MUDA PECINTA ALAM NUSANTARA
(AMPALAN)

PEMBUKAAN

Bahwa dengan menyadari akan tujuan hidup yang hakiki dimana mencintai alam dan berfikir
tentang alam merupakan suatu jalan untuk mengenal hakekat hidup, dan diciptakannya manusia
sebagai pemimpin di muka bumi ini maka mencintai alam beserta isinya adalah jalan yang
ditempuh untuk menunjukkan kepatuhan terhadap Tuhan.

Bahwa untuk lebih mendekatkan dan mempererat hubungan antara manusia dalam usahanya
mencintai ciptaan Tuhan tersebut, perlu adanya suatu wadah yang dapat menampung serta
menyalurkan pemikiran-pemikiran dan kegiatan kreatif untuk menyatakan rasa cinta tersebut.

Bahwa segala usaha di atas hanya akan berhasil jika didasari oleh jiwa besar dan budi luhur yang
harus ditempa, dibina serta senantiasa dikembangkan menurut batas-batas kemampuan setiap
manusia yang merdeka dan sebagai insan sosial yang sadar akan fungsi dan peranannya di dalam
masayarakat.

Bahwa Siswa SMK Negeri 1 Cilegon dengan segala gerak kegiatannya merupakan sebagai generasi
pelanjut menyadari bahwa pentingnya mengembangkan rasa cinta terhadap alam dan ilmu
pengetahuan.Sehingga dipandang perlu memberikan andil dalam upaya pelestarian alam.Melalui
sebuah Kode Etik Pencinta Alam yang dipegang teguh, solidaritas sesama pencinta alam menjadi
ikatan persahabatan.

Sadar akan maksud di atas, dengan ini dibentuklah sebuah organisasi pencinta alam di dalam
lingkup lingkungan SMK Negeri 1 Cilegon dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga
Angkatan Muda Pecinta Alam Nusantara sebagai berikut:

BAB I
NAMA, PENDIRIAN DAN KEDUDUKAN

Pasal 1
Nama

Organisasi ini bernama Angkatan Muda Pecinta Alam Nusantara SMK NEGERI 1 CILEGON yang
selanjutnya disebut AMPALAN

Pasal 2
Pendirian

Organisasi ini didirikan di Cilegon pada tanggal 02 September 1998.

Pasal 3
Kedudukan

Organisasi ini berkedudukan di OSIS SMK Negeri 1 Cilegon

2
BAB II
ASAS, SIFAT DAN TUJUAN

Pasal 4
Asas

Ampalan berasaskan Pancasila

Pasal 5
Sifat

Ampalan secara struktural di bawah Organisasi Siswa Intra Sekolah SMK Negeri 1 Cilegon yang
bersifat semi otonom dan demokratis.

Pasal 6
Tujuan

Ampalan bertujuan untuk membentuk setiap anggota:


1. Menumbuhkan, memupuk, membina dan mengembangkan kecintaan terhadap alam beserta
segenap isinya sebagai pernyataan rasa cinta terhadap Tuhan sebagai pencipta.
2. Menumbuhkan rasa kesetiakawanan dan persaudaraan sesama anggota, siswa dan
masyarakat pada umumnya.
3. Menambah pengetahuan, keterampilan dan pengalaman di dalam kepecintaalaman dan
lingkungan hidup.
4. Membina fisik dan mental.
5. Berperan aktif dalam membentuk rimbawan yang tangguh dan berpengetahuan dalam
lingkungan hidup umumnya dan praktek kehutanan khususnya.

BAB III
LAMBANG DAN ATRIBUT

Pasal 7

1. Lambang Ampalan adalah Dua lingkaran, lima pundakan gunung, matahari terbit, bentuk
segitiga, dua telapak kaki, Empat arah mata angin yang seluruhnya terdapat dalam sebuah
lingkaran berwarna dasar merah putih, bertuliskan ANGKATAN MUDA PECINTA ALAM
NUSANTARA DAN AMPALAN.

2. Arti gambar lambang Ampalan sebagai berikut :


a) dua buah Lingkaran,melambangkan bahwa dua lingkaran adalah tanggal lahir Ampalan
dan lingkaran melambangkan setiap anggota Ampalan memiliki kebulatan tekad dan satu
kesatuan serta ikatan persaudaraan untuk mencapai tujuan
b) Segitiga sama sisi, melambangkan hubungan yang harmonis antara tiga unsur yang
berbeda antara hubungan dengan Tuhan, hubungan dengan manusia dan hubungan
dengan alam
c) lima pundakan gunung, melambangkan bahwa lima orang pendiri Ampalan mempunyai
cita-cita yang tinggi untuk dicapai guna melahirkan generasi penerus yang tegas, tegar
dan kokoh.
d) Matahari terbit, melambangkan bahwa munculnya organisasi Ampalan merupakan awal
sumber kekuatan dan kecerahan untuk menyemangati Anggota Ampalan dalam
melestarikan alam
e) dua telapak kakiyang berwarna putih, melambangkan bahwa setiap jejak yang
ditinggalkan selalu mempunyai manfaat dan dimana setiap kegiatannya tidak akan
meninggalkan sesuatu kecuali jejak dan tidak akan mengambil sesuatu kecuali gambar.
f) empat arah mata angin melambangkan organisasi Ampalan yang selalu memiliki arah dan
tujuan yang jelas
3
g) Tulisan ANGKATAN MUDA PECINTA ALAM NUSANTARA, merupakan nama organisasi
Pecinta Alam SMK Negeri 1 Cilegon dimana sebagai wadah tempat berkumpulnya para
generasi muda yang memiliki rasa kecintaan terhadap alam beserta isinya.
h) Tulisan AMPALAN, merupakan Singkatan dari Angkatan Muda Pecinta Alam Nusantara

3. Arti warna
a) Merah melambangkan keberanian berdasarkan kebenaran
b) Putih melambangkan kesucian, arif dan bijaksana
c) Hijau melambangkan pertumbuhan, kesegaran dan harapan
d) Biru melambangkan kekuatan
e) Kuning melambangkan kegembiraan, penuh semangat dan riang
f) Hitam melambangkan daya juang yang tinggi dan dedikasi

Pasal 8
Atribut dan Pakaian Seragam

1. Ampalan memiliki atribut berupa :


a) bendera;
b) badge
c) syal;
d) Kartu Tanda Anggota;
e) Lambang Angkatan;

2. Pakaian seragam
Anggota Ampalan menggunakan pakaian seragam beserta atributnya.

3. Bentuk serta aturannya sebagaimana diatur dalam anggaran rumah tangga.

BAB IV
KEANGGOTAAN

Pasal 9
1. Keanggotaan Ampalan terdiri dari :
a) Calon Anggota
b) Anggota Biasa
c) Anggota Senior
d) Anggota Kehormatan

2. Syarat keanggotaan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga

BAB V
ORGANISASI

Pasal 10
Kepungurusan
1. Kepengurusan Ampalan dinamakan Dewan Pengurus Harian
2. Pengurus Ampalan adalah anggota pengurus yang masih menjadi siswa SMK Negeri 1 Cilegon
yang masa pengabdian minimal 3 (tiga) bulan
3. Dewan Pengurus Harian Ampalan dipilih dari dan oleh anggota dalam Musyawarah Besar
4. Dewan Pengurus Harian Ampalan terdiri dari :
a) Ketua
b) Sekretaris
c) Bendahara
d) Divisi-divisi
4
5. Tugas Pengurus dan syarat-syarat untuk dapat menjadi Dewan Pengurus Harian diatur dalam
Anggaran Rumah Tangga

Pasal 11
Pembina

Pembina adalah guru atau staff SMK Negeri 1 cilegon yang ditunjuk dan diangkat oleh kepala
sekolah

BAB V
MUSYAWARAH DAN RAPAT

Pasal 12

1. Musyawarah Besar
2. Rapat Anggota
3. Musyawarah Luar Biasa

BAB VI
KEUANGAN

Pasal 13
Keuangan

Keuangan Ampalan diperoleh dari :


a. Uang pangkal dan uang iuran
b. Dana dari sekolah
c. Sumbangan dalam bentuk apapun yang sah dan tidak mengikat
d. Usaha yang sah

Pasal 14
Pengaturan Keuangan

Besarnya uang pangkal dan uang iuran ditetapkan oleh Dewan Pengurus atas persetujuan
Pembina

Pasal 15
Penggunaan Keuangan

Dana yang diperoleh dipergunakan untuk membiayai operasional kegiatan organisasi Ampalan

BAB VII
PERUBAHAN ANGGARAN DASAR

Pasal 15
Perubahan Anggaran Dasar

1. Perubahan Anggaran Dasar hanya dapat dilakukan dalam Musyawarah Besar


2. Keputusan perubahan disetujui sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota

5
BAB VIII
LAIN-LAIN

Pasal 16
Lain-lain

1. Hal-hal yang tidak diatur didalam Anggaran Dasar akan diatur didalam Anggaran Rumah
Tangga yang merupakan pola perincian pelaksanaan Anggaran Dasar.
2. Anggaran Rumah Tangga dan peraturan-peraturan pelaksanaan lainnya tidak boleh
bertentangan dengan Anggaran Dasar.
3. Anggaran Dasar ini mulai berlaku pada tanggal disyahkan
4. Semua peraturan dan ketentuan yang bertentangan dengan anggaran dasar ini dinyatakan
tidak berlaku.

Ditetapkan di : Cilegon
Pada tanggal : 24 Januari 2013

Presidium Musyawarah Luar Biasa


1. Mubarok Angk. 9 Rimba Sunyi
2. Rouffurrohim Angk. 9 Rimba Sunyi
3. Hery Prasetya Angk. 9 Rimba Sunyi
4. Kurniawan Angk. 14 Alam Mistis
5. Anggi Putra Siregar Angk. 14 Alam Mistis

6
7
ANGGARAN RUMAH TANGGA
ANGKATAN MUDA PECINTA ALAM NUSANTARA
(AMPALAN)

BAB I
KEANGGOTAAN

Pasal 1
Syarat Keanggotaan

Syarat anggota Ampalan sebagai berikut :


1. Setiap anggota Ampalan adalah siswa SMK Negeri 1 Cilegon
2. Sehat Jasmani dan Rohani
3. Lulus Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) baik teori atau praktek
4. Memiliki Nomor Tanda Anggota

Pasal 2
Klasifikasi Keanggotaan

Keanggotaan Ampalan terdiri dari :


1. Calon Anggota
Calon Anggota adalah siswa SMK Negeri 1 Cilegon yang mengisi formulir pendaftaran anggota
Ampalan
2. Anggota Biasa
Anggota Biasa adalah Siswa SMK Negeri 1 Cilegon yang lulus dari masa Pendidikan dan
Latihan dasar Ampalan yang ditetapkan Dewan Pengurus Ampalan dengan sepengetahuan
anggota Ampalan dan Pembina
3. Anggota Senior
Anggota Senior adalah anggota biasa yang telah lulus atau pindah dari SMK Negeri 1 Cilegon
4. Anggota Kehormatan
Anggota Kehormatan adalah seseorang yang diusulkan dan ditetapkan dalam Musyawarah
Besar Ampalan atas dasar jasa terhadap kehidupan/perkembangan organisasi

Pasal 3
Hak Anggota

1. Calon Anggota tidak memiliki hak bicara dan hak memilih


2. Anggota Biasa memiliki hak bicara, hak memilih dan hak dipilih menjadi Dewan Pengurus
3. Anggota Senior memiliki hak bicara dan hak memilih
4. Anggota Kehormatan hanya memiliki hak bicara
5. Seluruh Anggota, memiliki hak :
a) Hadir dalam Musyawarah atau rapat anggota
b) Menerima berita organisasi serta berhak mengikuti segala kegiatan yang ada dan
disediakan oleh organisasi.
c) Berhak memakai seragam dan segala tanda-tanda organisasi yang sudah disahkan untuk
anggota tersebut
d) Berhak mengajukan rencana kegiatan kepada Dewan Pengurus Harian
e) Berhak mengajukan saran kepada Dewan Pengurus Harian melalui prosedur yang telah
ada

8
Pasal 4
Kewajiban Anggota

1. Setiap anggota wajib menjunjung tinggi dan menjaga nama baik organisasi
2. Mematuhi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta ketetapan Dewan pengurus
3. Anggota Biasa dan Anggota Tetap berkewajiban membayar iuran anggota organisasi
4. Setiap anggota berkewajiban menjaga dan ikut berusaha memajukan organisasi
5. Setiap anggota berkewajiban menjaga dan melindungi serta melestarikan alam dan binatang
baik yang dilindungi maupun yang tidak dilindungi
6. Anggota senior berkewajiban memberikan saran kepada dewan pengurus

Pasal 5
Hak dan kewajiban Pembina

1. Pembina memiliki hak :


a) Hak bicara
b) Memberikan keputusan dan pertimbangan atas segala kegiatan.
c) Menerima berita organisasi serta berhak mengikuti segala kegiatan yang ada dan
disediakan oleh organisasi
d) memakai seragam dan segala tanda-tanda organisasi yang sudah disahkan untuk anggota
tersebut
e) mengajukan rencana kegiatan kepada dewan pengurus
f) mengajukan saran kepada dewan pengurus melalui prosedur yang telah ada

2. Pembina berkewajiban :
a) membimbing para anggotanya
b) mendampingi setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh Ampalan
c) memberi saran dan pertimbangan dalam setiap kegiatan Ampalan

Pasal 6
Sanksi-sanksi

1. Anggota Ampalan dikenakan sanksi karena :


a) Tidak memberikan laporan pertanggungjawaban atas tugas yang diberikan
b) Melanggar atau menyimpang dari Anggaran Dasar atau Anggaran Rumah Tangga Ampalan
c) Merusak/menghilangkan fasilitas yang tersedia dalam organisasi
d) Mencemarkan nama baik Ampalan

2. Jenis sanksi diberikan kepada anggota berupa:


a) Peringatan lisan
b) Bila peringatan lisan tidak diindahkan maka sanksi peringatan tertulis akan dikeluarkan
sebanyak 3x
c) Sanksi penggantian kerugian dikeluarkan oleh Rapat Dewan Pengurus Harian dengan
persetujuan minimal 2/3 dari peserta yang hadir dalam rapat
d) Di non-aktifkan sampai jangka waktu tertentu, diputuskan oleh rapat anggota dengan
persetujuan 2/3 peserta yang hadir dalam rapat
e) Pemecatan, diputuskan dalam rapat anggota dengan persetujuan 2/3 peserta yang hadir
dalam rapat
f) Sanksi-sanksi bagi anggota yang melanggar peraturan serta tata tertib organisasi yang
belum tercantum pada point (a) sampai dengan (e) akan ditentukan kemudian oleh
Dewan Pengurus Harian dengan tidak menyimpang dari AD/ART yang berlaku.

9
Pasal 7
Pembelaan

1. Anggota Ampalan yang dikenai sanksi dapat mengajukan pembelaan dalam rapat Dewan
Pengurus Harian yang khusus diadakan untuk hal tersebut.
2. Bila yang bersangkutan pada butir (1) tidak dapat menerima keputusan rapat tersebut, maka
ia dapat mengajukan pembelaan dalam rapat ulang yang khusus diadakan dengan bantuan 2
(dua) atau lebih anggota tetap dan atau anggota senior.
3. Keputusan yang diambil dalam rapat khusus ini dianggap sah bila disetujui oleh 2/3 peserta
yang hadir dalam rapat

Pasal 8
Kehilangan Keanggotaan

1. Anggota berhenti dan diberhentikan diputuskan dalam rapat anggota dengan persetujuan
2/3 peserta yang hadir dalam rapat.
2. Setiap anggota yang berhenti atas kemauan sendiri diharuskan mengajukan secara tertulis
disertai alasan yang logis kepada Dewan Pengurus Harian dan disetujui oleh seluruh pengurus
dan diketahui oleh Pembina
3. Diberhentikan oleh Rapat Dewan Pengurus Harian dan diketahui oleh Pembina

BAB II
KEPENGURUSAN

Pasal 9
Dewan Pengurus Harian

Dewan Pengurus Harian terdiri dari :


1. Ketua
2. Sekretaris
3. Bendahara
4. Divisi
a) Divisi Pendidikan dan Latihan
b) Divisi Komunikasi dan Informasi
c) Divisi Logistik
d) Divisi Rimba Gunung
e) Divisi Tebing

Pasal 10
Hak dan Kewajiban
Dewan Pengurus Harian

1. Ketua
a) Memimpin dan mengelola Organisasi
b) Bertanggung jawab atas pelaksanaan Program kerja dan bertanggungjawab kepada
Pembina
c) Menentukan kebijakan pelaksanaan keputusan Musyawarah Besar dan pelaksanaan
pendidikan dan kegiatan Ampalan yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Program
Kerja Ampalan
d) Ketua mengkoordinir setiap divisi-divisi
e) Memberi mandat dan meminta pertanggungjawaban kepada divisi dan kepanitiaan
f) Bertanggung jawab pada rapat-rapat

10
2. Sekretaris
a) Membantu ketua dalam pelaksanaan tugasnya yang berhubungan dengan kesekretariatan
b) Mengatur persoalan-persoalan organisasi dan membuat catatan dari setiap kegiatan
organisasi juga inventarisasi arsip organisasi
c) Mengatur urusan surat menyurat baik hubungan keluar maupun ke dalam organisasi
d) Menggantikan ketua saat ketua berhalangan
e) Bertanggungjawab kepada ketua

3. Bendahara
a) Membantu ketua dalam melaksanakan tugasnya yang berhubungan dengan keuangan
b) Mengurus keluar masuknya uang organisasi dengan tercatat
c) Bertanggungjawab kepada ketua

4. Divisi Pendidikan dan Latihan


a) Bertanggung jawab kepada ketua
b) Sebagai Ketua Panitia kegiatan Diklatsar Ampalan
c) Menyiapkan program kerja sesuai bidang tugasnya
d) Mengurus kegiatan rekrutmen anggota baru
e) Menyelenggarakan kegiatan pendalaman materi guna kaderisasi anggota
f) Memberikan saran kepada ketua mengenai langkah atau tindakan yang diambil sesuai
bidang tugasnya
g) melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh ketua sesuai bidang tugasnya

5. Divisi Komunikasi dan Informasi


a) Bertanggung jawab kepada ketua
b) Menyiapkan program kerja sesuai bidang tugasnya
c) Mengurus dan merawat arsip biodata anggota dan membukukan no. telp masing-masing
anggota
d) Mencari informasi-informasi yang diperlukan untuk perkembangan organisasi
e) Memberikan informasi kepada anggota setiap kegiatannya.
f) Mengurus kelangsungan mading dan media informasi Ampalan lainnya
g) Memberikan saran kepada ketua mengenai langkah atau tindakan yang diambil sesuai
bidang tugasnya
h) melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh ketua sesuai bidang tugasnya

6. Divisi Logistik
a) Bertanggung jawab kepada ketua
b) Menyiapkan program kerja sesuai bidang tugasnya
c) Membuat catatan inventaris organisasi
d) Merawat barang-barang inventaris organisasi
e) Mengurus dan mengatur berbagai jenis peminjaman barang baik oleh pihak intern
anggota maupun oleh pihak luar dengan persetujuan ketua
f) Memberikan saran kepada ketua mengenai langkah atau tindakan yang diambil sesuai
bidang tugasnya
g) melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh ketua sesuai bidang tugasnya

7. Divisi Rimba Gunung


a) Bertanggung jawab kepada ketua
b) Menyiapkan program kerja sesuai bidang tugasnya
c) Menyelenggarakan pelatihan baik materi maupun praktek dalam bidang penjelajah hutan
dan Gunung
d) Menyelenggarakan ekspedisi-ekspedisi pendakian gunung.
e) Memberikan saran kepada ketua mengenai langkah atau tindakan yang diambil sesuai
bidang tugasnya
f) melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh ketua sesuai bidang tugasnya

11
8. Divisi Tebing
a) Bertanggung jawab kepada ketua
b) Menyiapkan program kerja sesuai bidang tugasnya
c) Menyelenggarakan pelatihan baik materi maupun praktek dalam bidang Tebing
d) Menyelenggarakan ekspedisi-ekspedisi panjat tebing
e) Mempersiapkan atlet-atlet panjat tebing
f) Memelihara Climbing Wall
g) Memberikan saran kepada ketua mengenai langkah atau tindakan yang diambil sesuai
bidang tugasnya
h) melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh ketua sesuai bidang tugasnya

Pasal 11
Masa Jabatan

1. Masa jabatan kepengurusan Dewan Pengurus Harian adalah satu tahun


2. Masa jabatan Dewan Pengurus Harian dapat berhenti atau diberhentikan sebelum jabatan
berkahir, apabila anggota tersebut melakukan penyimpangan dari AD/ART.

Pasal 12
Cara Pemilihan

1. Dewan Pengurus Harian dipilih dalam Musyawarah Besar


2. Pemilihan dilaksanakan secara mufakat
3. Bila jalan musyawarah tidak menghasilkan keputusan dilakukan secara voting dengan
ketentuan sekurang-kurangnya dari 2/3 dari anggota yang hadir dan disetujui oleh 50 + 1
dari seluruh anggota yang hadir

Pasal 13
Kepanitiaan

1. Kepanitiaan adalah anggota yang dianggap mampu untuk melaksanakan tanggung jawab
kegiatan tersebut.
2. Ketua panitia dipilih dalam Rapat Dewan Pengurus Harian
3. Ketua panitia bertanggung jawab pada Ketua Dewan Pengurus Harian

BAB III
MUSYAWARAH DAN RAPAT

Pasal 14
Musyawarah Besar

1. Musyawarah Besar (Mubes) membicarakan :


a) Penyempurnaan AD/ART Ampalan
b) Menentukan garis garis program kerja
c) Membahas pertanggung jawaban Dewan Pengurus
d) Pemilihan struktur Dewan Pengurus Harian
2. Diadakan minimal 1 kali dalam setahun
3. Peserta Mubes adalah seluruh anggota Ampalan
4. Mubes dapat dilaksanakan apabila dihadiri minimal 2/3 dari jumlah anggota Ampalan, bila
tidak tercapai Mubes akan ditunda
5. Mubes ditunda paling lama 1 minggu dan rapat dilaksanakan walaupun jumlah peserta Mubes
tersebut kurang dari 2/3 jumlah anggota yang aktif

12
Pasal 15
Rapat Anggota

1. Rapat Anggota diadakan oleh Dewan Pengurus Harian Ampalan atas persetujuan ketua
2. Rapat Anggota diadakan atas usulan anggota Ampalan
3. Diadakan apabila perlu
4. Dihadiri oleh seluruh anggota aktif dan pengurus harian, serta anggota senior bila perlu

Pasal 16
Musyawarah Luar Biasa

1. Dalam menghadapi hal-hal yang luar biasa, Dewan Pengurus Harian dapat
menyelenggarakan Musyawarah Luar Biasa
2. Musyawarah Luar Biasa diselenggarakan atas usul paling sedikit 15 orang atau jika dianggap
perlu oleh Dewan Pengurus Harian

BAB IV
SISTEM PENDIDIKAN DAN LATIHAN

Pasal 17
Pendidikan dan Latihan

1. Latihan Rutin
Dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan organisasi
2. Masa Pengenalan Alam
Masa kegiatan awal bagi calon anggota Ampalan untuk memperkenalkan organisasi dan
kealaman
3. Masa Pendidikan dan Latihan Dasar (DIKLATSAR)
Dilaksanakan secara periodic setiap penerimaan anggota baru dan ditentukan oleh Dewan
Pengurus Harian
4. Masa Bimbingan
Masa untuk memperdalam materi dan praktek ilmu kealaman
5. Masa Pemantapan
Masa untuk menambah keterampilan dan kemampuan anggota sesuai kebutuhan

BAB V
LAMBANG, ATRIBUT DAN PENGGUNAANNYA

Pasal 18
Penggunaan Lambang

1. Lambang organisasi dipergunakan pada :


a) Bendera
b) Badge
c) Slayer
d) Kartu Tanda Anggota
e) Kop surat dan amplop
f) Kostum organisasi (Topi, Kaos, Jaket, Tas, dan lainnya)
g) Cap organisasi
2. Lambang organisasi digunakan oleh anggota, anggota kehormatan dan pembina

13
Pasal 19
Atribut

1. Bendera
Bendera AMPALAN berbentuk empat persegi panjang, berukuran dua banding satu, warna
dasar merah tua (merah marun) dengan lambang AMPALAN di tengahnya.
2. Badge
Badge Ampalan adalah lambang Ampalan berupa bordiran dengan ukuran 7 cm 8 cm
3. Syal
Syal AMPALAN berbentuk segitiga sama kaki, berwarna dasar merah tua (merah marun)
dengan lambang AMPALAN di tengah ujung syal dengan ukuran alas 90 cm 120 cm dan
tinggi 40 50 cm
4. Kartu Tanda Anggota
Kartu Tanda Anggota adalah Identitas yang harus dimiliki setiap Anggota.
5. Lambang Angkatan
Lambang Angkatan berbentuk segitiga dengan ukuran Lebar 7 cm dan Panjang 8 cm
dengan ketentuan gambar lambang dan warna diatur oleh masing-masing
anggotanya dan posisi nama angkatan di atas dalam lambang.

Pasal 20
Pakaian Seragam

1. Seragam organisasi ini adalah seragam Ampalan


2. Seragam organisasi ini berupa baju berwarna hitam lengan pendek.
3. Di dalam seragam Ampalan terdapat Atribut :
a) Bendera Indonesia pada lengan kanan atas
b) Lambang Ampalan pada lengan kanan bawah
c) Lambang Angkatan pada lengan kiri atas
d) Nama anggota dan nomor tanda anggota berada diatas saku sebelah kanan

Pasal 21
Aturan Penggunaan Seragam dan Syal

1. Seragam Ampalan digunakan sebaik-baiknya, dan tidak diperkenankan dalam hal-hal negatif
2. Seragam tidak diperkenankan ditaruh disembarang tempat.
3. Syal wajib dipakai pada waktu kegiatan keorganisasian Ampalan
4. Syal hanya dikalungkan pada leher dan posisi lambang di atas punggung
5. Hal-hal yang tidak boleh dilakukan :
a) meminjamkan untuk dipakai orang lain yang tidak berkepentingan.
b) Merubah / menambah / mengurangi atribut yang sudah ditetapkan tanpa ketetapan
pengurus.
c) Menghilangkan dan merusak tanpa alasan yang rasional.
6. Memakai diluar ketentuan yang telah ditetapkan.
7. Bagi anggota Ampalan yang ingin memperbaharui Syal oleh karena rusak, hilang atau di
ambil oleh pihak lain harus melaporkannya pada rapat anggota dan dapat dikenakan sanksi
dari rapat anggota

Pasal 22
Prosedur Penarikan dan Penyerahan Atribut

1. Penarikan Atribut ampalan dilakukan berdasarkan pasal (8) ayat (2)


2. Penarikan salah satu atribut dilakukan apabila anggota melakukan kesalahan berdasarkan
ART pasal (6) ayat (2d) dan penarikan tersebut bersifat sementara sampai batas waktu yang
telah ditentukan oleh Dewan Pengurus Harian

14
3. Tata cara penarikan atribut (seragam, syal, KTA) dilakukan apabila anggota berhenti /
diberhentikan dari keanggotaan yang dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 anggota Dewan
Pengurus Harian
4. Jika penarikan atribut tidak bisa dilaksanakan seperti ayat 1, 2 dan 3 maka dilakukan
pendelegasian maksimal 2 orang berdasarkan keputusan Dewan Pengurs Harian yang disertai
dengan surat resmi yang telah diketahui oleh pembina

BAB VI
PERUBAHAN DAN PEMBUBARAN

Pasal 23
Perubahan

1. Perubahan AD dan ART hanya dapat diusulkan oleh sekurang-kurangnya 1/3 anggota Ampalan
kepada Dewan Pengurus Harian dengan menyertakan alasannya
2. Perubahan AD dan ART hanya dilakukan oleh Musyawarah Besar dan dihadiri 2/3 anggota
Ampalan yang aktif.

Pasal 24
Pembubaran Organisasi

1. Pembubaran organisasi ini hanya dapat dilakukan oleh Musyawarah Besar dihadiri 2/3
anggota aktif dan disetujui oleh sekurang-kurangnya 50+1 dari anggota yang hadir.
2. Apabila Organisasi Ampalan ini dibubarkan, maka penyelesaian harta benda organisasi akan
dibahas dalam Musyawarah Besar.

BAB VII
LAIN LAIN

Pasal 25

Anggaran Rumah Tangga ini berlaku sejak disahkan

Pasal 26

Hal-hal lain yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga akan diatur dalam peraturan
tersendiri yang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah Tangga

Ditetapkan di : Cilegon
Pada tanggal : 24 Januari 2013

Presidium Musyawarah Luar Biasa


1. Mubarok Angk. 9 Rimba Sunyi
2. Rouffurrohim Angk. 9 Rimba Sunyi
3. Hery Prasetya Angk. 9 Rimba Sunyi
4. Kurniawan Angk. 14 Alam Mistis
5. Anggi Putra Siregar Angk. 14 Alam Mistis

15
LAMPIRAN-LAMPIRAN

BENDERA AMPALAN

SYAL AMPALAN

16
BADGE AMPALAN

LAMBANG ANGKATAN

17
PAKAIAN SERAGAM AMPALAN

POLA SERAGAM AMPALAN

18
STEMPEL

Warna tinta stempel : Biru

KOP SURAT

Jenis Font :Trebuchet MS

KARTU TANDA ANGGOTA

19