Anda di halaman 1dari 2

KEPUTUSAN KEPALA DINAS KESEHATAN

KOTA SURABAYA
NOMOR : 440 / A.I.SK.17.0007.07 / 436.6.3 / 2015

TENTANG
PENERAPAN MANAJEMEN RESIKO
UPTD PUSKESMAS TAMBAKREJO TAHUN 2015

KEPALA DINAS KESEHATAN KOTA SURABAYA,

Menimbang : a. bahwa sistem penerapan manajemen resiko merupakan sistem


pengawasan resiko dan perlindungan hak milik dan keuntungan
badan usaha / instansi atas kemungkinan timbulnya kerugian karena
adanya suatu resiko;
b. bahwa proses pengelolaan resiko mencakup identifikasi, evaluasi,
dan pengendalian resiko yang dapat mengancam kelangsungan
aktifitas suatu instansi / perusahaan;
c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf
a dan b perlu ditetapkan dengan keputusan Kepala Dinas Kesehatan
Kota Surabaya;

Mengingat : 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1970 tentang


keselamatan kerja;
2. Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor PER-05/MEN/1996 tentang
sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja;
3. Keputusan Menteri Negara Penadaya gunaan Aparatur Negara RI
No.PER/25/M.PAN/05/2006 tentang Pedoman Penilaian Kinerja
Unit Pelayanan Publik;
4. Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara : PER-01 / MBU /
2011 Tanggal 1 Agustus 2011, tentang Penyusunan dan penerapan
manajemen resiko di lingkup instansi dan swasta;

M E M UTU S KAN
Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA DINAS KESEHATAN KOTA SURABAYA
TENTANG PENERAPAN MANAJEMEN RESIKO UPTD
PUSKESMAS TAMBAKREJO TAHUN 2015

KESATU : Penerapan manajemen resiko dilakukan di lingkup kerja Unit Pelaksana


Teknis Dinas Puskesmas Tambakrejo melalui pemberlakuan prosedur
yang jelas, dengan menggunakan teknologi baik sederhana maupun
kompleks, sehingga mengurangi kesalahan dalam memberikan
pelayanan;

KEDUA : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Surabaya
Pada tanggal 8 Juli 2015

KEPALA DINAS KESEHATAN

drg. Febria Rachmanita, MA


Pembina Utama Muda
NIP. 196502281992032008

Anda mungkin juga menyukai