Anda di halaman 1dari 5

75

DARTAR PUSTAKA

Alsaker, H. (2010). Social Behavior and Peer Relationships of


victims, Bully-Victim, and Bullies in Kindergarten,New Jersey, Lawrence
Erlbaum Associates.

Alana James, (2010). Scholar of Goldsmiths, University of London,


NSPCC. Unpublished work of a Ph.D.

Amanda. (2014). Bullying and Suicide: Get the Facts. Bullying and
Teasing di akses pada 09 Oktober 2014 dari:
http://www.education.com/reference/article/bullying-suicide-facts/

Anesty, E. (2009). Konseling Kelompok Behavioral Untuk


Mereduksi Perilaku Bullying Peserta didik Sekolah Menengah Atas
(Penelitian Eksperimen terhadap Peserta didik Kelas XI Sekolah
Menengah Atas Negeri 10 Bandung).Skripsi di Jurusan Psikologi
Pendidikan dan Bimbingan UPI Bandung: Tidak diterbitkan.

Astuti, P.R. (2008). Meredam Bullying. Jakarta: Grasindo

Ariesto, (2009). Pelaksanaan Program Anti-Bullying teacher


Empewormen program disekolah. Skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu
Politik, Universitas Indonesia : Jakarta : Tidak Diterbitkan

Arikunto S, (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik,


Ed Revisi VI, Penerbit PT RinekaCipta, Jakarta.

Aziz, S. (2005). Prilaku Sosial Anak. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Ediana, Asep. (2013). Analisis Faktor-Faktor yang Memperngaruhi


Perilaku Bullying Pada Peserta Didik Anak Usia MI/SD: Lembaga
Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UIN Syarif Hidayatullah: Jakarta.

Beane. (2012). Protect your child from bullying. USA : Jossey-Bass

Bimo, Walgito, (2010). Pengantar Psikologi Umum, Andi, Jakarta


76

Budiman. 2006. Perilaku Agresif Ditinjau Dari Persepsi Pola Asuh


Outhoritharian,Asertivitas, Dan Tahap Perkembangan Remaja Pada Anak
Binaan Lembaga Pemasyarakatan Anak Kutoarja Jawa Tengah. Jurnal
Humanitas, (online), 6 (1) : 42-55,
Http://Isjd.Lipi.Go.Id/Admin/Jurnal/61094255_1693-7236.Pdf
diakses 09 November 2012

Coloroso, B. (2006). Penindas, Tertindas, dan Penonton. Resep


Memutus Rantai Kekerasan Anak dari Prasekolah Hingga SMU. Jakarta
:Serambi

Cowie, dkk. (2009). Penanganan kasus kekerasan di sekolah.


Pendekatan Lingkup di sekolah untuk mencapai penelitian terbaik. Jakarta
: PT Indeks

Craig, W. M., & Pepler, D. J. (2003). Identifying and targeting risk


for involvement in bullying and victimization.The Canadian Journal of
Psychiatry, 48, 577582

Dewi, S. (2010, November 2013). Peristiwa Bullying di SMAN 70


Jakarta. Artikel. Diunduh dari http://edukasi.kompas.com

Dezy, PR. (2013). Penerapan misconduct slip dan faktor penyebab


Bullying di SMP 3. Skripsi. FISIP UI. Jakarta.

Dharma, dkk (2011), Metodologi Penelitian Keperawatan Panduan


Melaksanakan dan Menerapkan Hasil Penelitian. Jakarta : Trans
InfoMedia.

Djuwita, (2006). Kekerasan Tersembunyi di sekolah: Aspek-aspek


Psikososial dari Bullying. Makalah Workshop Bullying: Masalah
Tersembunyi dalam Dunia Pendidikan di Indonesia. Diunduh Januari
2013.

Elliott, dkk (2001). New Directions in Social Skills Assessment and


Intervention for Elementary and Middle School Students. Exceptionality, 9,
(1 & 2), 19-32.

Elliot, M. (2005). Wise Guides Bullying. New York: Hodder


Childrens Books

Flynt, S.W. & Morton, R. C. (2012). Albama Elemtary Principals


Perception of Bullying. Education, 2, 187-191
77

Gunarsa, S.D., & Gunarsa, Y.S.D (2006). Psikologi Perkembangan


Anak dan Remaja. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia

Haynie, D. L., Nansel, T., Eitel, P., Davis-Crump, A.,Saylor, K., Yu,
K., & Simons-Morton, B. (2001). Bullies, victims, and bully/victims: Distinct
groups of atrisk youth. Journal of Early Adolescence, 21, 2949

Hertinjung,W.(2012).Bentuk-bentuk prilaku Bullying disekolah.


Surakarta. 450-458

Judarwanto, Widodo. (2011). Bullying,Perilaku yang Berdampak


Buruk pada Anak. Diakses pada 05 November 2014.Diakses dari
http://klinikanakonline.htm.

Khairunnisa. (2008). Geng nero: kekerasan remaja yang


ditumbuhkembangkan.[Online]. Tersedia : http://www.bullyingpks.php

Kountur, Ronny, 2009, Metode Penelitian untuk Penulisan Skripsi


dan Tesis, Manajemen PPM, Jakarta

Mudjijanti, Fransisca. 2011. School Bullying Dan Peran Guru Dalam


Mengatasinya, Http://Wimamadiun.Com/Krida/Busisca12des2011.Pdf),
diakses 09 November 2012 (online),

Notoatmodjo, S.(2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta.


Rineka Cipta

Nursalam. (2011). Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian


Ilmu Keperawatan; pedoman skripsi, tesis, dan instrumen penelitian
keperawatan. Jakarta: Salemba Medika. Tidak Dipublikasikan

OHagan, Kierain. (2006). Identifying Emotional and Psikological


Abuse: A Guide For Children Professionals. Open University Press:
McGraw Hill Education.

Olweus, D. (1993). Bullying at School: What We Know and What


We Can Do. New York: Blacwell

Olweus, D. (2003).Understanding Childrens worlds.Bullying at


School. USA. Backwell Publishing

Patterson, G.R. (1997). Performance models for antisocial boys.


American Psychologist, 41, 432-444
78

Papler, dkk.(2000). Making a difference in Bullying

Pearch, dkk. (1998). Practical Approaches To Reduce The Impact


of Bullying. Arch Dis Child. 79

Pearce, J. (2002). What can be done about the bully. Bullying a


practical guide to coping for schools, 74-91.

Pepler, dkk. (2007). Binoculars on bullying: A new solution to


protect and connect children. Voices for Children Report.

Pepler,d.j dan Craig,w. (2002). making a difference in bullying


Potter, P.A, Perry, A.G.Buku Ajar Fundamental Keperawatan :
Konsep,Proses, dan Praktik.Edisi 4.Volume 2.Alih Bahasa : Renata
Komalasari,dkk.Jakarta:EGC.2005

Priyatna, A. 2010. Lets end Bullying memahami, mencegah dan


mengatasi bullying. Jakarta: PT Elex Media Komputindo

Quiroz,HC., et.al. 2006. Bullying in schools; Fighting the Bully


Battle.(Online).Tersedia: http://www.schoolsafety.us/pubfiles/bullying chalk
talk.pdf. (5Januari 2011).

Rahmadara, B. (2012). Hubungan antara pola asuh orang tua dan


peran-peran dalam prilaku bullying pada siswa sekolah
dasar.skripsi.Fpsi.UI. Jakarta

Rigby, K. (2003) Consequences of Bullying in Schools. The


Canadian Journal of Psychiatry.48,583-584

Rigby, K. (2008). Children and bullying. How parents and educators


can reduce bullying at school. Boston, Blackwell/Wiley.

Sanders(2004) Bullying (Implications or The Classroom). United


States of Amerika: Elsevier Academic Press.

Santrock (2007) Child Development, eleventedision. Alih bahasa.


Mila, dkk., Jakarta. Erlangga

Saripah, Ipah. (2010). Model Konseling Kognitif Perilaku Untuk


Menanggulangi Bullying Siswa. Disertasi pada PPS UPI Bandung: tidak
diterbitkan.
79

Sejiwa. (2008). Bullying :mengatasi kekerasan di sekolah dan


lingkungan sekitar anak. Jakarta :Grasindo

Sugijokanto, Suzie. (2014). Cegah Kekerasan pada Anak. Jakarta:


PT Gramedia

Sugiyono, 2006, Metode Penelitian Administratif, CV Alfabeta,


Bandung

Sullivan, (2000), The Anti-Bullying Handbook.Oxford University


Press

Sullivan, K. (2010). The anti-bullying handbook. Sage

Sunaryo. (2004). Psikologi Untuk Keperawatan. Jakarta: Penerbit


buku Kedokteran EGC

Supartini, Y. 2004. Buku Ajar Konsep Dasar Keperawatan Anak.


Jakarta : EGC

Susan, I. (2013). Bullying Bikin Anak Depresi dan BunuhDiri.


(Online). Tersedia: http://www.kpai.go.id/mn-acess.php?to=2-
artikel&sub=kpai_2-artikel_bd.html. (15 Januari 2011).

Hurlock, E B. (2006).PsikologiPerkembangan. Jakarta: Erlangga.


Krahe, Kaltiala.2005.Perilaku Agresif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Wahyuni, S & Adiyanti, M.G. 2010. Correlation Between Perception


Toward Parents Authoritarian Parenting And Ability To Empathize With
Tendency Of Bullying Behaviour On Teenagers. Jurnal Psikologi :
Universitas Gadjah Mada.