Anda di halaman 1dari 24

LAPORAN PELAKSANAAN KEGIATAN

UKS SMK An-nur Bululawang

SMKS AN-NUR BULULAWANG

TAHUN PELAJARAN 2016 2017

Jl. Diponegoro IV/6 Bululawang Malang Tlp. 081234677781

EMAIL: smk.annur.bululawang@gmail.com WEB: www.smk .annur.sch.id


LEMBAR PENGESAHAN

Kesiswaan Pembina UKS

Nastainul Khoiri S, Pd.I Mita Kumalasari

Mengetahui,
Kepala Sekolah
SMKS An-nur Bululawang

Dr. HM. Taufiqi, SP., M.Pd


BAB 1
PENDAHULUAN
1. Pengertian UKS

UKS adalah upaya terpadu lintas program dan lintas sektoral untuk meningkatkan
kemampuan hidup sehat dan selanjutnya membentuk perilaku hidup sehat dan bersih bagi
peserta didik baik di sekolah maupun di masyarakat.

2. Sasaran Pembinaan UKS :

1. Peserta didik.
2. Pembina teknis ( guru dan petugas kesehatan )
3. Pembina non teknis ( pengelola pendidikan, karyawan sekolah )
4. Sarana dan prasarana pendidikan serta pelayanan kesehatan
5. Lingkungan ( lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat lingkungan sekolah ).

3. Dasar Pelaksanaan UKS :

1. Undang undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional.


2. Undang undang nomor 23 tahun 1992 tentang Pokok pokok Kesehatan.
3. Keputusan bersama Mendiknas, Menkes, Menag, dan Mendagri No. 1 / U / SKB / 2003, NO.
1067 / Menkes / SKB / VII / 2003, No. MA / 230 A / 2003, NO. 26 tahun 2003 tanggal 23
Juli 2003 tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah.
4. Keputusan bersama Mendiknas, Menkes, Menag, dan Mendagri No. 2/ U / SKB / 2003, No,
1068 / Menkes / SKB / VII / 2003, No.MA / 230 B / 2003, No.4415 -404 Tahun 2003,
tanggal 23 Juli 2003 tentang Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah.
5. Keputusan Walikota Malang tanggal 9 agustus 2005 No. 183 tahun 2005 tentang
Pembentukan Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah Kota Malang.
6. Instruksi Walikota Malang tanggal 19 September 2005 No.3 Tahun 2005 tentang Kawasan
Bebas Rokok di lingkungan Pendidikan.

4. Persyaratan Sekolah UKS :

1. Mempunyai SK Tim Pelaksana UKS dari Kepala Sekolah.


2. Mempunyai guru yang telah ditatar UKS.
3. Mempunyai ruang UKS.
4. Mempunyai KKR yang sudah ditatar minimal 10% dari jumlah siswa.
5. Tri Program UKS dilaksanakan di Sekolah dalam kehidupan sehari hari.

5. Yang Terlibat dalam pelaksanaan UKS di Sekolah :

1. Kepala Sekolah.
2. Guru.
3. Peserta didik.
4. Pegawai Sekolah.
5. Komite Sekolah.
6. Masyarakat.
6. PEDOMAN UKS
6.1 TRIAS UKS

Trias UKS adalah 3 program pokok dalam pembinaan dan

pengembangan UKS meliputi :


1. Pendidikan Kesehatan.
2. Pelayanan Kesehatan.
3. Pembinaan lingkungan kehidupan sekolah sehat.

Pendukung pelaksanaan tiga program tersebut meliputi :


1. Ketenagaan
2. Pendanaan.
3. Sarana Prasarana
4. Penelitian dan pengembangan.

6.2 Delapan ( 8 ) GOL UKS

Generasi muda harus terbebas dari :


1. Kenakalan remaja.
2. Bahaya rokok.
3. Narkoba.
4. HIV / AIDS.
5. Kehamilan pra nikah.
6. Kecacingan.
7. Anemia.
8. Hepatitis B.

6.3 Pelaksanaan 9 K di Sekolah

Pelaksanaan 9 K di sekolah meliputi :


1. Keamanan.
2. Kebersihan.
3. Ketertiban.
4. Keindahan.
5. Kekeluargaan.
6. Kerindangan.
7. Kesehatan.
8. Keteladanan.
9. Keterbukaan.
6.4 Kantin UKS

Pengertian kantin UKS :

Kantin UKS adalah tempat untuk berjualan kue dan makanan yang memenuhi persyaratan
kesehatan di sekolah.

Paradigma Kantin UKS :

Anak datang ke kantin UKS, tidak sekedar jajan, tetapi belajar gizi.

7. Guru UKS :

1. Melaksanakan Trias UKS


2. Mengukur TB,BB,KMS, Ketajaman mata
3. Administrasi
4. Meng UKS kan guru yang lain
5. Penyebarluasan informasi masyarakat radius 500 meter.
6. Mengkader Tiwisada / KKR
7. Membuat laporan tribulan, semester, dan tahunan.

8. Health Promoting School ( HPS )

Pengertian HPS :

HPS mengandung pengertian bahwa sekolah harus menjadi suatu tempat yang dapat
meningkatkan / mempromosikan derajat kesehatan peserta didik dan masyarakat sekolahnya.

Tujuh ( 7 ) ciri utama Sekolah Mempromosikan Kesehatan :

1. Melibatkan semua pihak melaksanakan UKS ( peserta didik, Komite Sekolah, tokoh
masyarakat, LSM dan organisasi di masyarakat )

2. Menciptakan lingkungan yang sehat dan aman, meliputi :


Sanitasi dan air yang cukup.
Bebas dari segala macam bentuk kekerasan
Bebas dari pengaruh negatif dan penyalahgunaan obat berbahaya.
Suasana yang mempedulikan pola asuh, rasa hormat, dan percaya diri.
Pekarangan sekolah yang aman
Dukungan masyarakat sepenuhnya.

3. Memberikan pendidikan kesehatan dengan :


Kurikulum yang mampu meningkatkan sikap dan perilaku peserta didik yang positif terhadap
kesehatan, serta dapat mengembangkan fisik, mental, dan sosial.
Memperhatikan pentingnya pendidikan dan pelatihan untuk guru maupun orang tua.
Penjaringan, diagnose diri, pemantauan, imunisasi, pengobatan sederhana.
Kerja sama dengan Puskesmas.
Adanya program program makanan bergizi dengan memperhatikan keamanan makanan.
Kebijakan yang didukung oleh staf sekolah untuk mewujudkan proses belajar mengajar yang
dapat menciptakan lingkungan psikososial yang sehat bagi seluruh masyarakat sekolah
Kebijakan kebijakan dalam memberikan pelayanan yang adil untuk seluruh siswa.
Kebijakan dalam masalah rokok, penyalahgunaan narkoba, obat berbahaya, alkohol serta
pencegahan segala bentuk kekerasan / pelecehan

4. Memberikan akses kesempatan untuk dilaksanakan pelayanan kesehatan sekolah

5. Menerapkan kebijakan kebijakan dan upaya upaya di sekolah untuk mempromosikan /


meningkatkan kesehatan yaitu :

6. Bekerja keras untuk ikut atau berperan serta meningkatkan kesehatan masyarakat dengan
memperhatikan masalah kesehatan masyarakat yang terjadi.

7. Tersedianya warung / kantin sekolah yang memenuhi persyaratan kesehatan antara lain :
Warung / kantin sekolah selalu dalam kondisi yang bersih ( hygienis )
Letaknya minimal 10m dari kamar mandi / WC dan tempat pembuangan sampah.
Tidak enjual makanan yang mengandung bahan pewarna dan pengawet.
Tersedia tempat cuci tangan dengan air mengalir, dilengkapi sabun dan handuk
Peran sewrta aktif dari k ader, gutu, petugas kesehatan dan organisasi masyarakat.
Pusat penyuluhan
Tersedia poster dan leaflet
Pusat penelitian.

Tugas Tim Pelaksana UKS :

1. Melaksanakan Tiga Program Pokok UKS yang terdiri dari pendidikan kesehatan, pelayanan
kesehatan, dan pembinaan lingkungan Sekolah Sehat sesuai ketentuan dan pedoman yang
telah ditetapkan oleh pembina UKS.
2. Menjalin kerjasama dengan orang tua murid, instansi lain dan masyarakat dalam pelaksanaan
kegiatan UKS.
3. Menyusun program, melaksanakan penilaian / evaluasi dan menyampaikan laporan kepada
Tim Pembina UKS Kecamatan
4. Melaksanakan ketatausahaan Tim Pelaksana UKS Sekolah.

Keanggotaan Tim Pelaksana UKS :

Keanggotaan terdiri dari unsur pemerintah desa / kelurahan, Kepala sekolah, Guru, Pamong
Belajar, OSIS, Puskesmas, Orang Tua Murid, serta unsur yang relevan.

Penetapan Keanggotaan Tim Pelaksana UKS

Keanggotaan Tim Pelaksana UKS di sekolah ditetapkan oleh Kepala Sekolah.

Biaya Pembinaan dan Pengembangan UKS :


1. APBN
2. APBD
3. APBS
4. Sumber lain yang sah dan tidak mengikat.

9. TUJUAN
Tujuan Umum

Meningkatkan Prestasi belajar peserta didik melalui peningkatan derajat kesehatan.

Tujuan Khusus
1. Menciptakan lingkungan kehidupan sekolah yang sehat.
2. Meningkatkan pengetahuan, mengubah sikap, dan membentuk perilaku masyarakat sekolah
yang sehat.
3. Memelihara kesehatan, mencegah, dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan kesehatan
masyarakat sekolah.

10. VISI DAN MISI

Visi :

Sekolah sehat, aman, dan bersih

Indikator :

Terciptanya kondisi lingkungan yang kondusif yang terbebas dari :


1. Bebas polusi
2. Bebas rokok
3. Tersedia air bersih
4. Sarana sanitasi yang memadai
5. Ruang belajar yang bersih dan sehat
Misi UKS :
1. Pemantapan organisasi UKS
2. Membentuk kemandirian anak didik serta seluruh masyarakat sekolah untuk hidup sehat.
3. Meningkatkan jangkauan dan kualitas upaya pelayanan kesehatan secara bertahap dan
merata.
4. Menciptakan lingkungan sekolah yang nyaman dan aman agar dapat mendukung proses
belajar mengajar.
BAB II

PROFIL UKS SMK AN-NUR BULULAWANG

TAHUN PELAJARAN 2016/2017

SMK ANNUR BULULAWANG yang beralamat di Jln. Diponegoro Bululawang ini,


merupakan salah satu sekolah yang dikembangkan oleh Yayasan An-Nur 1 Bululawang.

PERANAN UKS DALAM PENINGKATAN PHBS DEMI MENCIPTAKAN


LINGKUNGAN SEKOLAH YANG SEHAT

PENGERTIAN UKS

Dalam UU No.23 psl 45 tentang UKS ditegaskan bahwa Kesehatan Sekolah


diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat peserta didik dalam
lingkungan hidup sehat sehingga peserta didik dapat belajar, tumbuh dan berkembang secara
harmonis dan optimal sehingga diharapkan dapat menjadikan sumber daya manusia yang
berkualitas.

TUJUAN UKS
Untuk meningkatkan mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik dengan
meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat serta derajat kesehatan peserta didik dan
menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga memungkinkan pertumbuhan dan
perkembangan yang harmonis dan optimal dalam rangka pembentukan manusia Indonesia
seutuhnya.

SASARAN UKS

Sasaran pembinaan dan pengembangan UKS meliputi:

Sasaran primer :

peserta didik

Sasaran sekunder :

Guru, pamong belajar/tutor orang tua, pengelola pendidikan dan pengelola


kesehatan serta TP UKS di setiap jenjang.
Sasaran Tertier :

Lembaga pendidikan mulai dari tk pra sekolah sampai SLTA, termasuk satuan
pendidikan luar sekolah dan perguruan agama serta pondok pesantren beserta
lingkungannya.

Sarana dan prasarana pendidikan kesehatan dan pelayanan kesehatan.

Lingkungan, yg meliputi: lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat sekitar


sekolah.

SEKOLAH SEHAT
Sekolah sehat adalah sekolah yang bersih, hijau, indah dan rindang, peserta didiknya sehat
dan bugar serta senantiasa berperilaku hidup bersih dan sehat. Sekolah sehat di Indonesia
dapat dicapai bila sekolah melaksanakan, program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) melalui
tiga program UKS (Trias UKS) yaitu Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan, dan
Pembinaan Lingkungan Sekolah Sehat, serta Melaksanakan upaya-upaya peningkatan
kebugaran jasmani secara baik, melalui program Pendidikan Jasmani.

Sekolah sebagai tempat berlangsungnya proses belajar mengajar harus menjadi Health
Promoting School artinya sekolah yg dpt meningkatkan derajat kesehatan warga
sekolahnya.

Sekolah memiliki lingkungan kehidupan sekolah yg mencerminkan hidup sehat.

Mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal.

Terjamin berlangsungnya proses belajar mengajar dengan baik.

Tercipta kondisi yg mendukung tercapainya kemampuan peserta didik untuk berperilaku


hidup sehat.

SMK AN-NUR Bululawang sangat peduli dengan lingkungan sekolah sehat. Sehat
merupakan hak asasi manusia. Selain itu sehat merupakan investasi yang tak ternilai dan
sangat berharga sekali keberadaannya. Di sekolah anak-anak ditanamkan jiwa sehat karena
anak sekolah merupakan aset (modal utama) pembangunan masa depan yang perlu dijaga,
ditingkatkan, dan dilindungi kesehatannya.

Sekolah merupakan tempat pembelajaran, dapat terancam terjadinya penularan penyakit jika
tidak dikelola dengan baik. Maka dari itu SMK AN-NUR Bululawang melakukan upaya
promosi kesehatan melalui program kegiatan UKS menanamkan nilai-nilai PHBS di
sekolah demi terciptanya lingkungan sekolah yang sehat.

PHBS di Sekolah adalah sekumpulan perilaku yang dipraktekkan oleh peserta didik, guru,
dan masyarakat lingkungan sekolah atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran,
sehingga secara mandiri mampu mencegah penyakit, meningkatkan kesehatannya, serta
berperan aktif dalam mewujudkan lingkungan sehat.

MANFAAT PENERAPAN PHBS DI SEKOLAH


Terciptanya sekolah yang bersih dan sehatsehingga peserta didik, guru, dan masyarakat
lingkungan sekolah terlindungi dari berbagai gangguan dan ancaman penyakit

Meningkat semangat proses belajar-mengajaryang berdampak pada prestasi


belajar peserta didik

Citra sekolah sebagai institusi pendidikan semakin meningkat sehingga mampu menarik
minat orang tua (masyarakat)

Meningkatnya citra pemerintah daerah di bidang pendidikan

Menjadi percontohan sekolah sehat bagi daerahlain.

KEGIATAN PENERAPAN PHBS DI SEKOLAH

Jajan di warung/ kantin sekolah

Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun

Menggunakan jamban di sekolah

Mengikuti kegiatan olah raga dan aktivitas fisik

Memberantas jentik nyamuk

Tidak merokok di sekolah

Mengukur berat dan tinggi badan tiap bulan

Membuang sampah pada tempatnya.

1. RUANG UKS SMK ANNUR BULULAWANG


Bersih tidak ada kotoran/sampah
Lantai, meja, dinding dan langit-langit bersih
Dinding terdapat poster-poster tentang Kesehatan
Ventilasi baik, tidak pengap dan lembab
Cahaya/penerangan cukup, yaitu dapat untuk membaca dan menulis tanpa
bantuanpenerangan bila cuaca terang.
Penataan ruang rapi
Tempat tidur 2 dengan seprai berwarna putih beralaskan perlak
Terdapat pembatas antara tempat tidur laki-laki dengan perempuan
Ada lemari/peralatan UKS dan P3K
Obat-obatan P3K sesuai dengan standar Depkes
Administrasi dan data kegiatan UKS lengkap
Grafik kunjungan UKS dibuat perbulan
Ada bagan struktur UKS dan PMR
Ada papan data kegiatan / program kerja UKS per tahun
Terdapat Mading UKS dan foto-foto kegiatan
Dipakai sebagai pusat kegiatan UKS, PMR dan bimbingan kesehatan remaja
Ruang dan kelengkapan dirawat baik, bersih dan indah.

2. MANEJEMEN/ORGANISASI UKS

Struktur / personil Tim Pembina UKS terdiri dari Pembina (Kep.Sek), Ketua- dibidang
Pendidikan Kesehatan, Pelayanan Kesehatan dan Pembinaan Lingkungan, Ketua,
Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Anggota-anggota (kader UKS/Siswa), Unsur
Komite Sekolah,Petugas UKS Puskesmas, Unsur Guru, dan Unsur siswa / Pengurus
OSIS.
Ada rencana / program kerja tahunan secara tertulis.
Tim pembina UKS melakukan pertemuan berkala untuk membicarakan kegiatan UKS.
Ada laporan kegiatan ke Tim Pembina UKS Kecamatan dan atasan langsung Kepala
Sekolah secara teratur dan tepat waktu.
Ada bukti fisik kegiatan seperti : daftar hadir, kelengkapan administrasi (buku tamu)
undangan, bukti kunjungan/surat tugas, KMS
Pembinaan di sekolah oleh Puskesmas dan PMI

3. PENDIDIKAN KESEHATAN UKS

Untuk jenjang SMP pendidikan minimal yang mesti didapat adalah materi tentang :
Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja (PKRR)
HIV / AIDS
Bahaya Rokok, Alkohol dan Narkotika serta pencegahannya
Penyuluhan kesehatan lingkungan
Ada buku pegangan guru tentang Pendkes.
Peran aktif Pendidik Sebaya dlm PKHS
Program kemitraan Penkes dg instansi terkait (Puskesmas, PMI, Kepolisian)
Pengenalan penggunaan obat yang benar

4. PELAYANAN KESEHATAN UKS

a. Kegiatan Peningkatan Kesehatan (Promotif)

Adanya penyuluhan kesehatan oleh petugas Puskesmas, PMI dan Kepolisian


Latihan keterampilan tekhnis kesehatan
Pelayanan konseling kesehatan remaja oleh konselor sebaya

b. Kegiatan Pencegahan (Preventif)


Pengobatan sederhana oleh dokter kecil
Pemeriksaan berat badan dan tinggi badan berkala 6 bulan sekali
Penjaringan kesehatan
Pengawasan penjaja makanan di sekitar sekolah
Pengawasan kantin/warung sekolah

c. Kegiatan Penyembuhan dan Pemulihan (Kuratif dan Rehabilitatif)


Pemberian obat ringan
Diagnosa dini
Pengobatan pada penyakit
Pelaksanaan rujukan ke Puskesmas/Rumah Sakit bagi yang sakit.

5. PEMBINAAN LINGKUNGAN SEKOLAH SEHAT

a. Lingkungan Sekolah Sehat


Ada program dan pelaksanaan kegiatan 7 K di setiap kelas/ada jadwal piket siswa.
Halaman yang cukup luas untuk upacara dan olahraga
Ada patroli keamanan sekolah/pengamanan sekolah.
Ada kerja bakti lingkungan sekolah (piket kapling, piket kelas) termasuk kegiatan
pemberantasan sarang nyamuk pada waktu-waktu tertentu yang dilakukan peserta
didik dan guru di sekolah (melaksanakan 3M Plus dan Lingkungan Sekolah bebas
jentik)
Ada tempat sampah tertutup di depan kelas.
Sampah langsung diangkut dan dibuang ketempat pembuangan sampah diluar
sekolah
Lomba sekolah sehat
Lomba penghijauan
Pembuatan Kompos
Pengawasan kantin/warung sekolah secara rutin.
Memiliki ruang konseling
Memiliki tempat ibadah
Pengelolaan Toga sekolah dan apotek hidup yang diberi label khasiat dan petunjuk
kegunaan.
Pembuatan dan Pemanfaatan taman/kebun sekolah yang diberi label (untuk sarana
belajar) dan pengolahan hasil kebun sekolah.

b. Pengadaan dan Pengawasan Sarana Prasarana Pendukung


Renovasi Ruang UKS
Merawat kebun sekolah
Mengatur dan merawat taman
Pembuatan Grafik
Inventaris peralatan dan pengadaan obat
Pembuatan/Penyusunan Program

6. KETENAGAAN UKS
Agar UKS dapat berdaya guna dan memegang peranannya sebagai motor penggerak
kesehatan dilingkung sekolah, maka UKS harus dikelola oleh tenaga yang benar-
benar profesional di dalam dunia kesehatan. Di SMK AN-NUR Bululawang, untuk
ketenagaan kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas Gn. Samarinda dimana setiap
bulan di minggu ketiga tenaga kesehatan dari Puskesmas membantu dalam pelayanan
kesehatan.

Terdapat 2 guru pembina UKS dalam pengelolaan UKS yang memegang peranan
penting dalam pelaksanaan Trias UKS.

Di SMK AN-NUR Bululawang telah memiliki pendidik sebaya/konselor sebaya yang


membantu dalam pendidikan kesehatan dan pelayanan kesehatan di UKS.

Anak sekolah juga berperan aktif menjadi kader kesehatan bagi sekolah dan
keluarganya Kader UKS diharapkan dapat memelopori para siswa yang lain terutama
dibidang kebersihan. Kader UKS diharapkan dapat memberikan :

Keteladanan dalam membuang sampah.

Contoh penerapan PHBS di lingkungan sekolah dan keluarga

Ketrampilan mengukur tekanan darah, nadi, berat badan dan tinggi badan.
BAB III

RENCANA KERJA

Pembinaan dan Pengembangan UKS di SMK ANNUR Bululawang ditangani dalam bentuk
kerja lintas sektor dinas dan instansi terkait, lembaga organisasi sosial kemasyarakatan
dengan mengikut sertakan peran aktif masyarakat. Secara organisatoris kegiatan program
UKS ditangani oleh Tim Pembina UKS Tingkat Kota, Tim Pembina UKS Tingkat
Kecamatan dan Tim Pelaksana UKS di sekolah.

Rencana Kerja Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah Kecamatan Blimbing Tahun 2016
yang telah disusun ini diharapkan dapat dijadikan sebagai pedoman kerja bagi Sekretariat
Tetap UKS dan Tim Pembina UKS selama kurun satu tahun anggaran yang pada gilirannya
diharapkan dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.

Adapun Rencana Kerja Tim Pembina UKS tingkat Kecamatan Bululawang adalah sebagai
berikut :
1. Penyusunan Program Kerja Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah Kecamatan Blimbing
Rapat Koordinasi TP.Usaha Kesehatan Sekolah Kecamatan Blimbing Rapat Rutin, berkala
dan insidentil.
2. Pelatihan Kader Tiwisada dan KKR.
3. Pelatihan Guru UKS tentang P3K.
4. Konsultasi ke TP.Usaha Kesehatan Sekolah Kota Malang.
5. Supervisi dan monitoring ke sekolah.
6. Evaluasi Pelaksanaan Program.
7. Evaluasi Program masing masing sektor.
8. Screening ( Pemeriksaan Kesehatan ) bagi murid.
9. Monitoring kebersihan lingkungan sekolah.
10. Penyuluhan bahaya narkoba.
11. Lomba Lingkungan Sekolah Sehat Tingkat Kecamatan.
12. Lomba Lingkungan Sekolah Sehat Tingkat Kota.
13. Seminar Narkoba HIV / AIDS.
14. Penyusunan Laporan Tahunan.

Secara manajerial pelaksanaan Program UKS ditangani oleh Sekretariat Tetap dengan
pengertian bahwa, Sekretariat Tetap adalah :
1. Merupakan dapur dan sumber data.
2. Menyusun rencana program pembinaan dan pengembangan UKS.
3. Pelaksanaan / Pengawasan / Pengendalian dan pengembangan UKS.

Menyadari akan pentingnya tugas diatas sesuai dengan Temu Kerja Pembina Usaha
Kesehatan Sekolah Kecamatan Blimbing bersama Tim Pelaksana Usaha Kesehatan Sekolah
setiap tahun anggaran telah berusaha menyusun Rencana Kerja Tahunan ( Plan Of Action )
Pembina dan Pengembangan UKS secara terpadu, untuk dijadikan petunjuk dan pedoman
keseragaman dan langkah dalam menangani Program UKS tingkat Kecamatan Blimbing dan
Tim Pelaksana UKS di Sekolah.
BAB IV

PROGRAM PELAKSANAAN KEGIATAN UKS

Pelayanan UKS dikoordinir oleh guru UKS yang dibantu oleh petugas kesehatan dari
Puskesmas yaitu : Ibu Kholisah,A.Md hadir 1x sebulan setiap minggu ketiga.

A. Sarana dan Prasarana Kesehatan

Sarana dan prasarana kesehatan yang ada di ruang UKS SMK AN-NUR Bululawang yaitu :

1. Dipan lengkap dengan kasur, sprei, bantal dan sarung bantal


2. Almari obat yang berisi obat-obatan dan perawatan rawat luka (P3K)
3. Timbangan beserta alat pengukur tinggi badan
4. Tensimeter, stetoskop dan termometer
5. Tandu

B. Kegiatan di Ruang UKS

Kegiatan yang ada di ruang SMK AN-NUR Bululawang adalah sebagai berikut :

1. Pelayanan kesehatan (rawat luka, rawat keluhan siswa, mengukur tekanan darah,
pengukuran suhu tubuh, memberikan obat-obatan ringan)
2. Penimbangan BB dan pengukuran TB, LL, LB
3. Pencatatan dan pelaporan hasil kegiatan oleh petugas

C. Administrasi UKS
Segala kegiatan yang dilaksanakan dalam UKS ini dicatat dan dibukukan secara tertib dan
teratur. Buku-buku administrasi tentang kegiatan UKS ini antara lain :

1. Buku pemeriksaan kesehatan


Buku ini berisi tentang nama siswa beserta keluhan dan obatnya.
Buku pemeriksaan kesehatan diisi setiap hari.

2. Buku daftar pasien


Buku daftar pasien berisi tentang daftar nama pasien yang sakit, kelas dan
keterangan untuk minta obat, istirahat atau pulang.

3. Buku penerimaan barang


Buku ini memuat tentang daftar barang yang masuk di UKS SMK AN-NUR
Bululawang , baik yang berupa barang subsidi maupun mandiri.

4. Buku agenda surat masuk dan surat keluar


Buku agenda surat masuk berisi tentang surat yang masuk dan surat yang
dikeluarkan oleh SMK AN-NUR Bululawang.
5. Buku inventaris UKS
Buku inventaris UKS berisi tentang daftar barang yang ada di UKS SMK AN-
NUR Bululawang.

6. Buku belanja obat


Buku ini berisi tentang obat yang baru dibeli beserta stok sebelumnya.

7. Buku pengukuran TB dan penimbangan BB


Buku ini berisi tentang hasil penimbangan BB dan pengukuran TB siswa kelas
satu, dua, dan tiga yang dilaksanakan setiap 6 bulan sekali. Untuk kelas 3 hanya di
semester pertama saja.

8. Buku tamu
Setiap tamu dari luar yang berkunjung ke UKS SMK AN-NUR Bululawang
mengisi buku tamu yang disediakan.

8. Selain di buku, administrasi kegiatan UKS juga dibuat dalam bentuk agenda kegiatan
yang ditempel di dinding dan juga data yang berupa; program tahunan kegiatan UKS,
struktur organisasi dan Grafik kunjungan UKS dan Grafik 10 keluhan terbanyak siswa.

D. Tim Pelaksana UKS


UKS merupakan tanggung jawab bersama antara Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan
Pemerintah dan Departemen Agama. Di SMK AN-NUR Bululawang UKS dilaksanakan
oleh tim pelaksana UKS yang ditetapkan dengan surat keputusan kepala sekolah. Tim
pelaksana UKS tersebut terdiri dari Kepala Sekolah, guru dan karyawan beserta para
siswa.
BAB V

PROGRAM KEGIATAN TP UKS

SMK AN-NUR BULULAWANG TAHUN 2016/2017

No. Kegiatan Bulan Keterangan


6 7 8 9 10 11 12 1 2 3 4 5 6
1. Manajemen *
a. Rapat Tahunan *
b. Rapat Tengah *
Tahunan
2. Pendidikan *
Kesehatan
a. Pemeriksaan rutin
b. Pemeriksaan *
berkala
c. Ceramah tentang *
kebersihan diri
d. Pembinaan prilaku * * * * *
hidup sehat
e. Tes kesegaran *
jasmani
f. Pembasmian jentik *
Nyamuk
3. Pelayanan Kesehatan *
a. Pemeriksaan *
berkala
b. Membina * *
kebersihan
lingkungan
4. Pemeliharaan * * * * *
lingkungan Sekolah
sehat
a. Perbaikan sarana *
air bersih
b. Perbaikan kamar *
mandi/wc
c. Pengenalan alat-alat * * * * *
kebersihan
5. Pengadaan sarana *
UKS
a. Pengadaan *
alat/bahan UKS
b. Pengadaan buku *
bacaan kesehatan
6. Peningkatan mutu *
guru
a. Ceramah/penataran *
b. Studi wisata *

LAPORAN TP UKS SMK AN-NUR BULULAWANG

BULAN : JULI TAHUN 2016

I. Nama Sekolah : SMK AN-NUR BULULAWANG


Alamat : JL. DIPONEGORO VI/6
Nomor Telepon :
Kode Pos :
Jumlah Siswa : Laki-laki orang, Perempuan orang

II. Kegiatan UKS


A. Pendidikan Kesehatan
1. Pemeriksaan berkala : 1 kali
2. Pemeriksaan rutin : - kali
3. Pengukuran tinggi berat siswa : 1 kali
4. Lomba kebersihan kelas : 1 kali
5. Kerja bakti kebersihan : 4 kali
6. Alat peraga UKS : ada
Lengkap
Pelayanan Kesehatan
1. Pemberantasan sumber infeksi : - orang
2. Pengobatan siswa dirujuk : 3 orang
3. Alih teknologi pengetahuan
Kesehatan terhadap guru : - orang
4. Pemeriksaan kesehatan/deteksi dini : 7 orang
B. Lingkungan
1. Lingkungan UKS/Sudut UKS : ada
2. Sumber Air Bersih yang Berfungsi : ada
3. Tempat Pembuangan Sampah : ada

III. Dampak Pelaksanaan UKS Terhadap Siswa


1. Kebersihan siswa secara umum : Lebih baik
2. Kesehatan siswa secara umum : sehat/baik
3. Perbandingan tinggi berat sesuai
Umur secara umum : sesuai dengan pertumbuhan dan umur
4. Persentase rata-rata absensi
sakit murid : 0,5 %

IV. Pengelolaan UKS


1. Tim pelaksana UKS : terbentuk
2. Unsur-unsur yang menjadi anggota : Komite Sekolah, Tokoh Masyarakat,
Tokoh
Agama, Wali murid, petugas PUSTU
3. Rapat rutin koordinasi kegiatan
Tim pelaksana : 1 kali
4. Rapat kerja penyusunan program : 1 kali
5. Bimbingan dan pengarahan program : 1 kali
6. Menerima kunjungan/supervise
Tim pembina : - kali
7. Mengikuti rapat koordinasi : - kali
8. Pemeriksaan kebersihan SMK : 2 kali
9. Pembuatan Laporan Bulanan : 1 kali
10. Pembuatan laporan triwulan : - kali
11. Pembuatan laporan tengah tahunan : - kali

V. DATA POTENSI SDM UKS SMK AN-NUR BULULAWANG

Jumlah
No Jenis Potensi Jumlah Keterangan
Laki-laki Perempuan
1 Guru 15 32 47
2 Siswa 219 281 500
3 Pembina UKS - 2 2
4 Pembina PMR 1 1 2
5 Pembina KKR 1 1 1
6 Pembina Pramuka 2 1 3
7 Kader UKS 10 20 30
8 Anggota KKR 14 26 40
9 Anggota Pramuka 23 29 52
10 Tenaga Kesehatan 1 1 2 Bantuan Puskesmas
11 Tenaga Kebersihan 2 - 2

VI. PELATIHAN/DIKLAT

Jenis Jumlah Peserta


No Peserta Jumlah Keterangan
Pelatihan/Diklat Laki-laki Perempuan
1 Pembina UKS Guru - 2 2
2 Pembina PMR Guru 2 - 2
3 Penyuluhan Siswa 54 68 122
Narkoba
4 Kesehatan Remaja Siswa 50 50 100
BULAN : AGUSTUS TAHUN 2016

I Nama Sekolah : SMK AN-NUR BULULAWANG


Alamat : JL. DIPONEGORO VI/6
Nomor Telepon :
Kode Pos :
Jumlah Siswa : Laki-laki orang, Perempuan orang
II. Kegiatan UKS
a. Pendidikan Kesehatan
1. Pemeriksaan berkala : 1 kali
2. Pemeriksaan rutin : - kali
3. Pengukuran tinggi berat siswa : - kali
4. Lomba kebersihan kelas : 1 kali
5. Kerja bakti kebersihan : 4 kali (setiap hari Sabtu)
6. Alat peraga UKS : ada
Lengkap
Pelayanan Kesehatan
5. Pemberantasan sumber infeksi : - orang
6. Pengobatan siswa dirujuk : 1 orang
7. Alih teknologi pengetahuan Kesehatan terhadap guru : - orang
8. Pemeriksaan kesehatan/deteksi dini : - orang
b. Lingkungan
i. Lingkungan UKS/Sudut UKS : ada
ii. Sumber Air Bersih yang Berfungsi : ada
iii. Tempat Pembuangan Sampah : ada

III. Dampak Pelaksanaan UKS Terhadap Siswa


6. Kebersihan siswa secara umum : Lebih baik
7. Kesehatan siswa secara umum : sehat/baik
8. Perbandingan tinggi berat sesuai
Umur secara umum : sesuai dengan pertumbuhan dan
umur
9. Persentase rata-rata absensi
sakit murid : 0,5 %

IV. Pengelolaan UKSUF7


12. Tim pelaksana UKS : terbentuk
13. Unsur-unsur yang menjadi anggota : Komite Sekolah, Tokoh Masyarakat,
TokohAgama, Wali murid, petugas PUSTU
Pembuatan laporan tengah tahunan : - kali

14. Rapat rutin koordinasi kegiatan


Tim pelaksana : 1 kali
15. Rapat kerja penyusunan program : - kali
16. Bimbingan dan pengarahan program : 1 kali
17. Menerima kunjungan/supervise
Tim pembina : 1 kali
18. Mengikuti rapat koordinasi : - kali
19. Pemeriksaan kebersihan SMK : 4 kali
20. Laporan Bulanan : 1 kali
21. Pembuatan laporan triwulan : - kali

VII. DATA POTENSI SDM UKS SMK AN-NUR BULULAWANG

Jumlah
No Jenis Potensi Jumlah Keterangan
Laki-laki Perempuan
1 Guru 15 32 47
2 Siswa 219 281 500
3 Pembina UKS - 2 2
4 Pembina PMR 1 1 2
5 Pembina KKR 1 1 1
6 Pembina Pramuka 2 1 3
7 Kader UKS 10 20 30
8 Anggota KKR 14 26 40
9 Anggota Pramuka 23 29 52
10 Tenaga Kesehatan 1 1 2 Bantuan Puskesmas
11 Tenaga Kebersihan 2 - 2

VIII. PELATIHAN/DIKLAT

Jenis Jumlah Peserta


No Peserta Jumlah Keterangan
Pelatihan/Diklat Laki-laki Perempuan
1 Pembina UKS Guru - 2 2
2 Pembina PMR Guru - - -
3 Penyuluhan Siswa - - -
Narkoba
4 Kesehatan Remaja Siswa - - -
BULAN : SEPTEMBER TAHUN 2012

I. Nama Sekolah : SMK AN-NUR BULULAWANG


Alamat :
Nomor Telepon :
Kode Pos :
Jumlah Siswa : Laki-laki orang, Perempuan orang

II. Kegiatan UKS


a. Pendidikan Kesehatan
1. Pemeriksaan berkala : 1 kali
2. Pemeriksaan rutin : - kali
3. Pengukuran tinggi berat siswa : 1 kali
4. Lomba kebersihan kelas : 1 kali
5. Kerja bakti kebersihan : 4 kali
6. Alat peraga UKS : ada
Lengkap
Pelayanan Kesehatan
9. Pemberantasan sumber infeksi : - orang
10. Pengobatan siswa dirujuk : 1 orang
11.Lingkungan
i. Lingkungan UKS/Sudut UKS : ada
ii. Sumber Air Bersih yang Berfungsi : ada
iii. Tempat Pembuangan Sampah : ada

III. Dampak Pelaksanaan UKS Terhadap Siswa


9. Kebersihan siswa secara umum : Lebih baik
10. Kesehatan siswa secara umum : sehat/baik
11. Perbandingan tinggi berat sesuai
Umur secara umum : sesuai dengan pertumbuhan dan
umur
10. Persentase rata-rata absensi
sakit murid : 0,5