Anda di halaman 1dari 8

36

BAB III
ASUHAN KEPERAWATAN PADA Ny. KS
DENGAN CA CERVIK STADIUM III B
DI RUANG CEMPAKA TIMUR RSUP SANGLAH DENPASAR
TANGGAL 2-5 FEBRUARI 2015

A. PENGKAJIAN
I. IDENTITAS PASIEN
Nama : Ny. KS
Umur : 45 tahun
Pendidikan : SD
Pekerjaan : Tidak bekerja
Status perkawinan : Menikah
Agama : Hindu
Suku : Indonesia
Alamat : Selemadeg, Tabanan
No. CM : 15008954
Tanggal MRS : 30 Januari 2015
Tanggal pengkajian: 2 Februari 2015
Sumber Informasi : Pasien dan suami
Diagnosa masuk : Ca Cervik III B Post Chemo BOMP 6 seri

II. PENANGGUNG/ SUAMI


Nama : Tn PW
Umur : 50 tahun
Pendidikan : SMP
Pekerjaan : Pedagang
Alamat : Selemadeg, Tabanan
Hubungan dengan pasien : Suami

III. RIWAYAT PENYAKIT


Keluhan utama (saat MRS dan sekarang)
37

Saat MRS pasien mengatakan nyeri pada perut bagian bawah hingga ke
pinggang.
Saat ini: Sekarang pasien mengeluh nyeri pada perut bagian bawah hingga ke
pinggang dan nyeri saat berkemih.
Riwayat Penyakit Sekarang
Pasien mengatakan mengeluh nyeri di perut bagian bawah dan menjalar ke
pinggang pawah dan panggul. Pasien mengatakan nyeri semakin memburuk
ketika berubah posisi. Pasien juga mengatakan nyeri saat berkemih. Nyeri yang
dirasakan pasien seperti tertusuk-tusuk. Pasien mengatakan nyeri skala 5 (0-10).
Pasien sudah melakukan kemoterapi sebanyak 7 kali dan radiasi 2 kali dan
direncanakan untuk radiasi yang ke 3 tetapi masih menunggu kondisinya
membaik. Pasien MRS tanggal 30 Januari 2015. Saat pengkajian tanggal 2
Februari 2015 pasien mengalami BAK berdarah dan sudah terpasang kateter.

IV. RIWAYAT OBSTETRI DAN GINEKOLOGI


1. Riwayat Menstruasi :
Menarche : umur 13 tahun Siklus : teratur ( ) tidak ( )
Banyaknya : 50 cc Lamanya : 3 hari
Keluhan : tidak ada

2. Riwayat Pernikahan :
Menikah : 1 kali Lama : 23 tahun

3. Riwayat kehamilan, persalinan, nifas yang lalu :


Anak ke Kehamilan Persalinan Komplikasi Nifas Anak
No Tahun Umur Penyakit Jenis Penolong Penyulit Laserasi Infeksi Perdarahan JK BB Pj
Kehamilan
1. 1994 Cukup Tidak normal Tenaga Tidak Tidak Tidak Tidak ada L 2700 -
bulan (39- ada Medis ada ada ada
40 minggu)
2. 2004 Cukup Tidak normal Tenaga Tidak Tidak Tidak Tidak ada L 2900 -
bulan (39- ada Medis ada ada ada
40 minggu)

4. Riwayat Keluarga Berencana :


Akseptor KB : jenis suntik 3 bulan. Lama : 11 tahun
38

Masalah : Klien mengatakan sudah memakai KB suntik selama 11 th, klien


mengatakan tidak pernah menstruasi selama memakai KB suntik. Setelah berhenti
memakai KB suntik pasien mengalami nyeri pada daerah vagina.

5. Riwayat Penyakit Klien dan Keluarga


Keluarga tidak memiliki riwayat penyakit keturunan seperti DM, hipertensi, jantung,
asma dll.
Keluarga juga tidak ada memiliki keluarga yang mempunyai penyakit kanker.

V. POLA FUNGSIONAL KESEHATAN


a. Pemeliharaan dan persepsi terhadap kesehatan
Pasien mengatakan selama sakit tidak bisa melakukan kegiatan. Selama dan sebelum di
rawat di RS pasien dilap oleh suaminya. Pasien sudah mengetahui bahwa pasien
mengalami kanker servik stadium III B. Pasien mengatakan telah dijelaskan oleh dokter
salah satu penyebab kanker adalah pemeliharaan kesehatan reproduksi yang kurang
baik. Pasien mengatakan sebelum ke Sanglah pasien berobat ke dokter. Pasien tidak
pernah dirawat di RSUD Tabanan. Pasien mengatakan jika sakit batuk, pilek biasanya
pasien minum obat tradisional. Setelah mengetahui penyakitnya pasien mengatakan
tidak bisa membantu suaminya untuk bekerja dan sekarang pasien sudah menerima
penyakitnya.

b. Nutrisi/ metabolic
Saat dirumah pasien pola makan pasien baik, makan 3x sehari. Pasien biasanya makan
nasi, sayur dan daging. Pasien biasanya minum 1400 cc. Tidak ada alergi makanan.
Saat MRS pasien mengatakan makan yang diberikan dihabiskan setengah porsi. Pasien
mengatakan tidak ada muntah, mual kemarin hari ini tidak ada. Pasien minum 5 gelas
per hari ( 1250 cc).TB: 150 cm, BB: 39 kg

c. Pola eliminasi
Sebelum MRS pasien biasanya BAB 1 kali sehari pagi hari. Sebelumnya pasien BAK
dalam sehari 5-6 kali sehari warna kuning, bau kas kencing.
Saat MRS pasien mengatakan nyeri saat BAK sejak kemarin (1 Februari 2015), urin
pasien tampak bercampur dengan darah, warna urin merah tua, baunya amis. Urin yang
39

keluar 50cc per hari.BAB 1 kali tiap hari namun saat pengkajian pasien mengeluh
susah BAB, pasien terpasang kateter.
d. Pola aktivitas dan latihan
Kemampuan 0 1 2 3 4
perawatan diri
Makan/minum
Mandi
Toileting
Berpakaian
Mobilisasi di
tempat tidur
Berpindah
Ambulasi ROM
0: mandiri, 1: alat bantu, 2: dibantu orang lain, 3: dibantu orang lain dan alat, 4:
tergantung total
Keterangan :
Pasien dibantu oleh suaminya untuk makan/minum, mandi, berpakaian, mobilisasi
ditempat tidur, berpindah, ambulasi ROM. Tetapi pasien untuk toileting terpasang oleh
kateter. Klien mengatakan merasa lemas sehingga aktifitas dibantu oleh suami dan
perawat.

e. Pola tidur dan istirahat


Sebelum MRS pasien mengatakn tidur 6-7 jam sehari dan tidak menggunakan obat
tidur.
Saat MRS pasien mengatakan biasanya tidur 2-3 jam saat malam hari karena pasien
mengeluh nyeri.

f. Pola perseptual
Status mental: CM, GCS = 15, E:4 V:5, M:6
Tidak ada gangguan pendengaran dan pengelihatan
Biacaranya agak lambat karena mengeluh nyeri. Pasien menggunakan bahasa bali dan
indonesia.
Pasien mengeluh nyeri:
40

- P = pasien mengeluh nyeri saat berkemih sejak kemarin (1/2/2015)


- Q = Nyeri dirasakan seperti ditusuk-tusuk
- R = pasien mengeluh nyeri pada daerah symphisis pubis
- S = pasien mengeluh skala nyeri 5 (0-10)
- T = Pasien mengeluh nyeri saat berkemih dan berpindah posisi

g. Pola persepsi diri


Ideal diri: pasien mengatakan mau untuk dilakukan kemoterapi dan radiasi. Pasien ingin
kondisinya membaik.
Identitas diri: pasien mengatakan dirinya perempuan
Body image: pasien mengatakan menyukai semua bagian tubuhnya
Harga diri: pasien mengatakan tidak malu akan penyakit yang diderita sekarang ini.
Peran: pasien mengatakan perannya agak terganggu karena tidak bisa untuk membantu
suaminya bekerja.

h. Pola seksual dan reproduksi


Pasien pertama kali menarche umur 13 tahun. Selama sakit pasien mengatakan tidak
ada keinginan memiliki untuk melakukan hubungan suami istri.

i. Pola peran-hubungan
Klien sudah berkeluarga dan berperan sebagai ibu dari anak-anaknya. Klien sejak sakit
tidak bisa bekerja. Hubungan dengan suami baik-baik terlihat suami menemani selama
di RS. Pasien mengatakan tidak malu dengan penyakitnya. Pasien ingin selalu
didampingi oleh suamiya karena pasien tidak mampu untuk melakukan kegiatan sendiri.

j. Pola manajemen koping stress


Pengambilan keputusan selama ini dilakukan oleh klien sendiri dengan petunjuk/saran
dari suami. Pasien akan berdiskusi dengan suaminya dan anak-anaknya jika ada
masalah untuk dicarikan solusi. Pasien mengatakan apabila memiliki masalah kesehatan
maupun keluarga, pasien akan berpikir positif agar masalah tersebut tidak menjadi
beban dan pasien juga mendiskusikan masalahnya bersama anggota keluarga yang lain
untuk menemukan jalan keluar.
41

k. Sistem nilai dan keyakinan


Pasien beragama Hindu,pasien mengatakan selalu berdoa untuk kesehatannya.

V. PEMERIKSAAN FISIK
Keadaan Umum
GCS : E: 4, V: 4, M: 6
Tingkat Kesadaran : compos mentis
Tanda-tanda vital : TD: 120/80 mmHg N: 90 x/menit RR: 20 x/menit T: 36,5 C
BB : 39 kg TB: 150 cm LILA : -

Head to toe
Kepala : edema (-), kepala bersih, tidak ada lesi, nyeri (-), tidak ada
alopesia,rambut pasien rontok sedikit

Wajah : tidak ada lesi, nyeri (-), tampak meringis saat menahan nyeri

Mata : konjungtiva anemis, nyeri (-), edema (-)

Leher : tidak ada pembesaran vena jugularis, deviasi trakea (-), pembesaran
kelenjar tiroid (-), tidak ada nyeri tekan.

Dada : dada simetris, tidak ada benjolan, tidak menggunakan otot bantu
pernafasan, tidak teraba masa abnormal, nyeri tekan (-), bunyi nafas
vesikuler.

Payudara Inspeksi : payudara simetris, tidak ada injuri.


Areola: kecoklatan Puting : (menonjol)
Tanda dimpling/retraksi : tidak ada
Palpasi : Pengeluaran ASI tidak ada
Adanya nodul : tidak ada

Jantung dan Paru :


Inspeksi : dada simetris, ictus cordis tidak terlihat
Palpasi : tidak ada nyeri tekan, ictus cordis ICS 5 midclavikula
42

Perkusi : tidak dikaji


Auskultasi : paru: vesikuler, wheezing (-), ronchi (-)

Abdomen :
Inspeksi : tidak tampak bekas SC
Auskultasi : bising usus 8 x/menit
Palpasi : ada nyeri tekan dibagian simpisis pubis sebelah kiri saat
ditekan.
Perkusi : tidak dikaji

Genetalia dan Perineum :


Kebersihan : tampak bersih
Keputihan : tidak ada
Hemoroid : tidak ada
Perdarahan : ada sedikit, terdapat perdarahan (+ 30cc/hari)
Karakteristik : merah tua

Ekstremitas :
Atas
Oedem : tidak ada
Varises : tidak ada
CRT : 2 detik
Kekuatan otot : 555/555
Tonus otot : normal
Bawah
Oedem : tidak ada
Varises : tidak ada
CRT : 2 detik
Kekuatan otot : 555/555
Tonus otot : normal

VI. DATA PENUNJANG


a. Data laboratorium yang berhubungan
Tanggal 30 Februari 2015
43

Pemeriksaan Hasil Interpretasi Normal


BUN 29,89 Tinggi 8-23 mg/dL
Creatinin 2,29 Tinggi 0,5-0,9 mg/dL
Natrium 137 Normal 135-145 mmol/dL
Kalium 3,19 Rendah 3,5-5,1
Urease 1 Rendah 8-25 mg/dL
Enzimatik Clearance 2
Fospor 4,3
Kalsium 8,47 Rendah

Pemeriksaan Urin Lengkap


Jenis Pemeriksaan Hasil Nilai Normal
Warna Merah P. yellow-yellow
Leukosit Negatif
Nitrit Negatif
Keton Negatif
Bilirubin (urine) Normal
PH 7 7,35-7,45

b. Pemeriksaan Radiologi
Tidak ada

VII. DIAGNOSA MEDIS


Ca Cervix Stadium III B Post Chemo BOMP 6 seri

VIII. PENGOBATAN
Asam Folat 2 mg 2 x 2 mg
Vitamin C 2 x 500 mg
SF (Sulfas Ferosus) 2 x 300 mg
Paracetamol 500 mg 3 x 500 mg
Asam Tranexsamat 3 x 500 mg