Anda di halaman 1dari 10

PENGERTIANJINAYAT

Jinayah menurut fuqaha' ialah


perbuatanatauperilakuyangjahatyangdilakukanolehseseoranguntukmencerobohiatau
mencabulkehormatanjiwaatautubuhbadanseseorangyanglaindengansengaja.Penta`rifan
tersebut adalah khusus pada kesalahankesalahan bersabit dengan perlakuan seseorang
membunuhataumenghilangkananggotatubuhbadanseseorangyanglainataumencederakan
atau
melukakannyayangwajibdikenakanhukumanqisasataudiyat.

Kesalahankesalahan yang melibatkan harta benda, akal fikiran dan sebagainya adalah
termasukdalamjinayahyangumumyangtertaklukdibawahnyasemuakesalahanyangwajib
dikenakanhukumanhudud,qisas,diyatatauta`zir.

FaedahdanmanafaatdaripadaPengajaranJinayat:

1. Menjaga keselamatan nyawa daripada berlaku berbunuhan sesama sendiri dan


sebagainya

2. Menjaga keamanan maruah di dalam masyarakat daripada segala fitrah tuduh


menuduh.

3. Menjagakeamananmaruahdidalamhartabendadannyawadaripadakecurian,ragut
danlainlain.
4. Berhubungdengankeamanannegaradanmenyelenggarakankeselamatandiri.

5. Perkara yang berhubung di antara orangorang Islam dengan orangorangkafir di


dalamnegaraIslamPembunuhan

Hukum Pidana Islam sering disebut dalam fiqh dengan istilah jinayat atau jarimah.
Jinayat dalam istilah hukum sering disebut dengan delik atau tindak pidana. Jinahah
merupakan bentuk verbal noun (mashdar) dari kata jana. Secara etimologi jana berarti
berbuatdosaatausalah,sedangkanjinayahdiartikanperbuatandosaatauperbuatansalah.
Secaraterminologikatajinayatmempunyaibeberapapengertian,sepertiyangdiungkapkan
olehAbdalQodirAwdahbahwajinayatadalahperbuatanyangdilarangolehsyara'baik
perbuatanitumengenaijiwa,hartabenda,ataulainnya.
MenurutA.Jazuli,padadasarnyapengertiandariistilahJinayahmengacukepadahasil
perbuatanseseorang.Biasanyapengertiantersebutterbataspadaperbuatanyangdilarang.Di
kalanganfuqoha',perkataanJinayatberartiperbuatanperbuatanyangdilarangolehsyara'.
Meskipun demikian, pada umunya fuqoha' menggunakan istilah tersebut hanya untuk
perbuatan perbuatan yang terlarang menurut syara'. Meskipun demikian, pada umumnya
fuqoha' menggunakan istilah tersebut hanya untuk perbuatan perbuatan yang mengancam
keselamatan jiwa, seperti pemukulan, pembunuhan dan sebagainya. Selain itu, terdapat
fuqoha'yangmembatasiistilahJinayatkepadaperbuatanperbuatanyangdiancamdengan
hukumanhududdanqishash,tidaktemasukperbuatanyangdiancamdenganta'zir.Istilah
lainyangsepadandenganistilahjinayatadalahjarimah,yaitularanganlarangansyara'yang
diancamAllahdenganhukumanhadatauta'zir.
Sebagian fuqoha menggunakan kata jinayat untuk perbuatan yang yang berkaitan
denganjiwaatauanggotabadan,sepertimembunuh,melukaidanlainsebagainya.Dengan
demikian istilah fiqh jinayat sama dengan hukum pidana. Haliman dalam disertasinya
menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan hukum pidana dalam syari'at Islam adalah
ketentuanketentuanhukumsyara'yangmelaranguntukberbuatatautidakberbuatsesuatu,
danpelanggaranterhadapketentuanhukumtersebutdikenakanhukumanberupapenderitaan
badanatauharta.
JarimahQishoshDiyat.Yaituperbuatanyangdiancamdenganhukumanqishoshdan
diyat.Baikqishoshmaupundiyatmerupakanhukumanyangtelahditentukanbatasannya,
tidakadabatasterendahdantertinggitetapimenjadihakperorangan(sikorbandanwalinya),
ini berbeda dengan hukuman had yang menjadi hak Allah semata. Penerapan hukuman
qishoshdiyatadabeberapakemungkinan,sepertihukumanqishoshbisaberubahmenjadi
hukumandiyat,hukumandiyatapabiladimaafkanakanmenjadihapus.Yangtermasukdalam
kategorijarimahqishoshdiyatantaralainpembunuhansengaja,pembunuhansemisengaja,
pembunuhan, penganiayaan sengaja dan penganiayaan Yaitu perbuatan yang diancam
denganhukumanqishoshdandiyat.Baikqishoshmaupundiyatmerupakanhukumanyang
telah ditentukan batasannya, tidak ada batas terendah dan tertinggi tetapi menjadi hak
perorangan(sikorbandanwalinya),iniberbedadenganhukumanhadyangmenjadihak
Allah semata. Penerapan hukuman qishosh diyat ada beberapa kemungkinan, seperti
hukumanqishoshbisaberubahmenjadihukumandiyat,hukumandiyatapabiladimaafkan
akan menjadi hapus. Yang termasuk dalam kategori jarimah qishosh diyat antara lain
pembunuhan, pembunuhan semi sengaja, pembunuhan keliru , penganiayaan sengaja dan
penganiayaansalah.
Diantarajarimahjarimahqishoshdiyatyangpalingberatadalahhukumanbagipelaku
tindakpidanapembunuhansengajakarenahukumanbaginyaadalahdibunuh.Padadasarnya
seseorangharammenghilangkan oranglaintanpa alasan syar'i bahkanAllah mengatakan
tidakadadosayanglebihbesarlagisetelahkekafiranselainpembunuhanterhadaporang
mukmin."Danbarangsiapamembunuhorangmukmindengansengaja,makabalasannya
adalahjahannam,iakekaldidalamnyadanaAllahmurkakepadanya,mengutuknyaserta
menyediakanazabyangbesarbaginya."(annisa':93).RosulullahSAWjugabersabda,"
Sesuatuyangpertamadiadilidiantaramanusiadiharikiamatadalahmasalahdarah".
DalamIslampemberlakuanhukumanmatiterhadappelakupembunuhansengajatidak
bersifatmutlak,karenajikadimaafkanolehkeluargakorbandiahanyadiberihukumanuntuk
membayar diyat yaitu denda senilai 100 onta Abdl Basyir, 2003: 61). Di dalam Hukum
Pidana Islam, diyat merupakan hukuman pengganti dari hukuman mati yang merupakan
hukumanaslidengansyaratadanyapemberianmaafdarikeluarganya.
Jarimah Ta'zir. Jenis sanksinya secara penuh ada pada wewenang penguasa demi
terealiasinyakemaslahatanumat.Dalamhaliniunsurakhlakmenjadipertimbanganpaling
utama. Misalnya pelanggaran terhadap lingkungan hidup, lalu lintas, dan pelanggaran
pelanggaranlalulintaslainnya.Dalampenetapanjarimahta'zirprinsiputamayangmejadi
acuan penguasa adalah menjaga kepentingan umum dan melindungi setiap anggota
masyarakat dari kemadhorotan (bahaya). Disamping itu, penegakan jarimah ta'zir harus
sesuaidenganprinsipsyar'i(nas).
Jenis sanksinya secara penuh ada pada wewenang penguasa demi terealiasinya
kemaslahatan umat. Dalam hal ini unsur akhlak menjadi pertimbangan paling utama.
Misalnyapelanggaranterhadaplingkunganhidup,lalulintas,danpelanggaranpelanggaran
lalulintaslainnya.Dalampenetapanjarimahta'zirprinsiputamayangmejadiacuanpenguasa
adalah menjaga kepentingan umum dan melindungi setiap anggota masyarakat dari
kemadhorotan(bahaya).Disampingitu,penegakanjarimahta'zirharussesuaidenganprinsip
syar'i(nas).

B.FUNGSIDANTUJUANDITERAPKANNYAHUKUM
Tujuan diterapkannya hukum adalah mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat
(mengambil segala yang bermaslahat serta menolak segala yang merusak dalam rangka
menujukeridhaanAllahsesuaidenganprinsiptauhid)
Ditinjau dari segi prioritas kepentingannya bagi kehidupan manusia, tujuan
diterapkannyahukumterbagimenjadilima,yaitu:
1.memeliharaagama
2.memeliharajiwa
3.memeliharaakal
4.memeliharaketurunandankehormatan
5.memeliharaharta
Sedangkanfungsiditerapkannyahukumadalahmencapaitujuanyangakandituju.

C.MACAMMACAMDANBENTUKBENTUKJINAYAT

1.Diyat(Denda)
Pengertian:dendapenggantijiwayangtidakberlakuatautidakdilakukanpadanya
hukumbunuh.
Diyatadaduamacam,yaitu
a.DiyatMughaladzah(dendaberat),yaituseratusekorunta,denganperincian:30ekorunta
betinaumurtigamasukempattahun,30ekoruntabetina,umurempatmasuklimatahun,40
ekoruntabetinayangsudahbunting.
b.DiyatMukhaffafah(dendaringan),yaituseratusekorunta,tetapidibagilima,yaitu20ekor
untabetinaumurtigatahun,20ekoruntajantanumurduamasuktigatahun,20ekorunta
betinaumurtigamasukempattahun,20ekoruntabetinaumurempatmasuklimatahun.
Dendainiwajibdibayarolehkeluargayangmembunuhdalammasatigatahun,tiaptiapakhir
tahundibayarsepertiganya.
HikmahdariDiyatadatiga,yaitu:
a.mencegahkejahatanterhadapjiwadanraga
b.obatpelipurlarakorban
c.timbulnyaketenangandanketentramandalamkehidupanmasyarakat

2.Kifarat
Pengertian:tebusandenganmelakukanperbuatanperbuatanyangtelahditentukan
oleh syariat Islamkarenatelahmelakukan kesalahan ataupelanggaran yangdiharamkan
Allah.
Macammacamkifaratadadua,yaitu:
.a.Kifaratkarenapembunuhan,yaitudenganmemerdekakanhambasahaya/berpuasaselama2
bulanberturutturut.
b.Kifaratkarena melanggarsumpah, yaitudengan memberimakan10orang miskinatau
memberipakaian,memerdekakan1budakatauberpuasa3hari

3.Hudud
Pengertian:sanksibagiorangyangmelanggarhukumdengandera/dipukul(jilid)
ataudengandilemparibatuhinggamati(rajam)
Perbuatanyangdapatdikanakanhududada4,yaitu:
a.Zina
b.Qadzaf(menuduhorangberbiatzina)
c.Minumankeras
d.Mencuri

5.Tazir
Pengertian:apabilaseorangmelakukankejahatanyangtidakataubelummemenuhi
syaratuntukdihukumatautidak/belummemenuhisyaratmembayardiyat.(hukumanyang
tidak ditetapkan hukumnya dalam quran dan hadits yang bentuknya sebagai hukuman
ringan).

D.Qishash
1.Qishash
Pengertian : hukuman balasan yang seimbang bagi pelaku pembunuhan maupun
perusakananggotabadansesorang,yangdilakukandengansengaja.
Dasarhukum:AlBaqarah:178,AnNisa:93danbeberapahadits
(178:)...
SyaratsyaratQishash:
a.Pembunuhsudahbalighdanberakalsehat
b.Pembunuhbukanorangtuadariorangyangdibunuh
c.Jenispembunuhanadalahpembunuhanyangdisengaja
d.Orangyangdibunuhterpeliharadarahnya
e.Orangyangdibunuhsamaderajatnya
f.Qishashdilakukandalamhalyangsama

2.HikmahhukumQishash
1.Memberikanpelajaranbagimanusiauntuktidakmelakukankejahatanterhadapmanusia
2.Manusiaakanmerasatakutberbuatjahatpadaoranglain
3.Qishashdapatmelindungijiwadanragamanusia
4.Timbulnyaketertiban,keamanandankedamaiandalammasyarakat
E.PengertianQiyas
1.Secarabahasa
Qiyas berasal dari bahasa arab yaitu yang artinya hal mengukur,
membandingkan,aturan.Adajugayangmengartikanqiyasdenganmengukursesuatuatas
sesuatuyanglaindankemudianmenyamakanantarakeduanya.Adakalanganulamayang
mengartikanqiyassebagaimengukurdanmenyamakan.

2.Secaraistilah
Pengertianqiyasmenurutahliushulfiqhadalahmenerangkanhukumsesuatuyang
tidak ada nashnya dalam alQuran dan hadits dengan cara membandingkannya dengan
sesuatuyangditetapkanhukumnyaberdasarkannash.Definisilaindariqiyasmenurutahli
ushulfiqhadalahmenyamakansesuatuyangtidakadanashhukumnyadengansesuatuyang
ada nash hukumnya karena adanya persamaan illat hukum.
Menurut istilah ushul fiqh, sebagaimana dikemukakan Wahbah alZuhaili, qiyas adalah
menghubungkan atau menyamakan hukum sesuatu yang tidak ada ketentuan hukumnya
dengansesuatuyangadaketentuanhukumnyakarenaadaillatantarakeduanya.IbnuSubki
mengemukakandalamkitabJamualJawami,qiyasadalahmenghubungkansesuatuyang
diketahuikepadasesuatuyangdiketahuikarenakesamaandalamillathukumnyamenurut
mujtahidyangmenghubungkannya.
Selain pengertian di atas, banyak lagi pengertian qiyas lainnya diantaranya
menanggungkan sesuatu yang diketahui kepada sesuatu yang diketahui dalam hal
menetapkanhukumpadakeduanyaataumeniadakanhukumdarikeduanyadisebabkanada
hal yang sama diantara keduanya dalam penetapan hukum atau peniadaan hukum.
Berdasarkanpengertianpengertianqiyasyangdisebutkandiatas,makadapatdisimpulkan
pengertianqiyas adalahmenetapkanhukumsuatukejadianatauperistiwayangtidakada
dasarnashnyadalamalQurandansunnahdengancaramembandingkannyakepadasuatu
kejadianatauperistiwayanglainyangtelahditetapkanhukumnyaberdasarkannashkarena
adapersamaanillatantarakeduakejadianatauperistiwaitu.

F.RukundanSyaratQiyas
Berdasarkandefenisibahwaqiyasialahmempersamakanhukumsuatuperistiwayang
tidakadanashnyadenganhukumsuatuperistiwayangadanashnyakarenaillatserupa,maka
rukunqiyasadaempatmacam,yaitu:

1. alAshl.

Ashl adalah masalah yang telah ditetapkan hukumnya dalam alQuran ataupun
Sunnah.Iadisebutpuladenganmaqisalaih(tempatmengqiyaskan)danmahaalhukmijal
musyabbahbihmyaituwadahyangpadanyaterdapathukumuntukdisamakandenganwadah
yanglain.
Adapunsyaratsyaratashladalah:

Hukum ashl adalah hukum yang telah tetap dan tidak mengandung kemungkinan
dinasakhkan

Hukumituditetapkanberdasarkansyara

Ashlitubukanmerupakanfurudariashllainnya

Dalilyangmenetapkanillatpadaashlituadalahdalilkhusus,tidakbersifatumum

Ashlitutidakberubahsetelahdilakukanqiyas

Hukumashlitutidakkeluardarikaidahkaidahqiyas.

2.Furu
Farayangberarticabang,yaitusuatuperistiwayangbelumditetapkanhukumnya
karenatidakadanashyangdapatdijadikansebagaidasarnya.Faradisebutjugamaqis(yang
diukur)ataumusyabbah(yangdiserupakan)ataumahmul(yangdibandingkan).
Adapunsyaratsyaratfuruadalah:

Tidakbersifatkhusus,dalamartiantidakbisadikembangkankepadafuru
Hukumalashltidakkeluardariketentuanketentuanqiyas

Tudakadanashyangmenjelaskanhukumfuruyangditentukanhukumnya

Hukumalashlitulebihdahuludisyariatkandaripadafuru

3.Hukumashl
Illatyaitusuatusebabyangmenjadikanadanyahukumsesuatu.Denganpersamaan
inilah baru dapat diqiyaskan masalah kedua (furu) kepada masalah yang pertama (ashl)
karenaadanyasuatusebabyangdapatdikompromikanantaraasaldenganfuru.
AdapunsyaratsyarathukumalAshladalah:
Illatnyasamapadaillatyangadapadaashl,baikpadazatnyamaupunpadajenisnya
Hukumashltidakberubahsetelahdilakukanqiyas
Hukumfurutidakmendahuluihukumashl
Tidakadanashatauijamyangmenjelaskanhukumfuruitu.

4.Illat
Illat secara bahasa berarti sesuatu yang bisa merubah keadaan, misalnya penyakit
disebut illat karena sifatnya merubah kondisi seseorang yang terkena penyakit. Menurut
istilah,sebagaimanadikemukakanAbdulWahhabKhallaf,illatadalahsuatusifatpadaashl
yangmempunyailandasanadanyahukum.
AdapuncarauntukmengetahuiillatadalahmelaluidalildalilalQuranatauSunnah,
baikyangtegasmaupunyangtidaktegas,mengetahuiillatmelaluiijma,danmelaluijalan
ijtihad.
Adapunsyaratsyaratillatadalah:
Illatharusberupasifatyangjelasdantampak
Illatharuskuat
Harusadakorelasi(hubunganyangsesuai)antarahukumdengansifatyangmenjadiillat
Sifatsifatyangmenjadiillatyangkemudianmelahirkanqiyasharusberjangkauanluas,
tidakterbatashanyapadasatuhukumtertentu
Tidakdinyatakanbatalolehsuatudalil
G.MacamMacamQiyas
1.Darisegikekuatanillat
Qiyasaulawi,yaituqiyasyangberlakunyahukumpadafurulebihkuatdaripemberlakuan
hukumpadaashlkarenakekuatanillatpadafuru.
Qiyasmusawi,yaituqiyasyangberlakunyahukumpadafurusamakeadaannyadengan
berlakunyahukumpadaashlkarenakekuatanillatnyasama
Qiyasadwan,yaituqiyasyangberlakunyahukumpadafurulebihlemahdibandingkan
denganberlakunyahukumpadaashlmeskipunqiyastersebutmemenuhipersyaratan.

2.Darisegikejelasanillatnya
Qiyasjali,yaituqiyasyangillatnyaditetapkandalamnashbersamaandenganpenetapan
hukumashl
Qiyaskhafi,yaituqiyasyangillatnyatidakdisebutkandalamnash.
3.Darisegikeserasianillatdenganhukum
Qiyasmuatssir,yaituqiyasyangillatpenghubungantaraashldenganfuruditetapkan
dengannashyangsharihatauijma
Qiyasmulaim,qiyasyangillathukumashldalamhubungannyadenganhukumharam
adalahdalambentukmunasibmulaim.
4.Darisegidijelaskanatautidaknyaillatdalamqiyasitu
Qiyas mana,yaitu qiyas yangmeskipunillatnya tidak dijelaskandalamqiyas namun
antaraashldenganfurutidakdapatdibedakan,sehinggafuruituseolaholahashlitusendiri
Qiyasillat,yaituqiyasyangillatnyadijelaskandanillattersebutmerupakanpendorong
bagiberlakunyahukumdalamashl.
Qiyasdilalah,yaituqiyasyangillatnyabukanpendorongbagipenetapanhukumitu
sendiri,namuniamerupakankeharusanbagiillatyangmemberipetunjukakanadanyaillat

sumber: http://boxriborn.blogspot.com/2013/08/pengertian-dan-macam-macam-
jinayah_5383.html#ixzz4UlU6qZ6b