Anda di halaman 1dari 7

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( R PP )

Sekolah : SMK Negeri 2 Karanganyar


Mata Pelajaran : Teknik Pemesinan Bubut
Kelas / Semester : XII/5
Materi Pembelajaran : Menerapkan teknik pembuatan benda kerja
suaian/toleransi khusus dengan mesin bubut
Pertemuan ke : 13. 14, 15, 16 dan 17
Alokasi Waktu : 35 JP @ ( 7 X 45 menit)

A. Kompetensi Inti (KI)


KI 3 Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dan
metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni,
budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk
memecahkan masalah.
KI 4 Mengolah, menalar, menyaji dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

B. Kompetensi Dasar (KD)


3.2. Menerapkan teknik pembuatan benda kerja suaian/toleransi khusus dengan mesin
bubut.
4.2. Menggunakan teknik pembuatan benda kerja suaian/toleransi khusus dengan mesin
bubut.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


3.2.1 Menerapkan teknik pembubutan poros/busing dengan suaian/ toleransi khusus
dengan mesin bubut.
3.2.2 Menerapkan teknik pembubutan batang beralur dengan suaian/toleransi khusus
dengan mesin bubut.
3.2.3 Menerapkan teknik pembubutan batang tirus dengan suaian/toleransi khusus dengan
mesin bubut.
3.2.4 Menerapkan teknik pembubutan poros ulir/mur dengan suaian/toleransi khusus
dengan mesin bubut.
4.2.1 Menggunakan teknik pembubutan poros/busing dengan suaian/ toleransi khusus.
4.2.2 Menggunakan teknik pembubutan batang beralur dengan suaian/toleransi khusus.
4.2.3 Menggunakan teknik pembubutan batang tirus dengan suaian/toleransi khusus.
4.2.4 Menggunakan teknik pembubutan poros ulir/mur dengan suaian/toleransi khusus

RPP Teknik Pemesinan Bubut (XII/5) SMK Negeri 2 Karanganyar Hal. 1 dari 7
D. Tujuan Pembelajaran
1. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan dapat menjelaskan
pembubutan poros/busing dengan suaian/ toleransi khusus dengan mesin bubut secara
mandiri.
2. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan dapat menjelaskan
teknik pembubutan batang beralur dengan suaian/toleransi khusus dengan mesin bubut
secara mandiri.
3. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan dapat menjelaskan
teknik pembubutan batang tirus dengan suaian/toleransi khusus dengan mesin bubut
secara mandiri.
4. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik akan dapat menjelaskan
teknik pembubutan poros ulir/mur dengan suaian/toleransi khusus dengan mesin bubut
secara mandiri.
5. Disediakan peralatan mesin bubut dan alat bantunya, peserta didik akan dapat
membubut poros/busing dengan suaian/ toleransi khusus berdasarkan gambar kerja
dengan cermat.
6. Disediakan peralatan mesin bubut dan alat bantunya, peserta didik akan dapat
membubut batang beralur dengan suaian/ toleransi khusus berdasarkan gambar kerja
dengan cermat.
7. Disediakan peralatan mesin bubut dan alat bantunya, peserta didik akan dapat
membubut batang tirus dengan suaian/ toleransi khusus berdasarkan gambar kerja
dengan cermat.
8. Disediakan peralatan mesin bubut dan alat bantunya, peserta didik akan dapat
membubut poros ulir/mur dengan suaian/ toleransi khusus berdasarkan contoh dengan
cermat.

E. Materi Pembelajaran
Teknik pembuatan benda kerja suaian/toleransi khusus dengan mesin bubut:
1. Poros/busing dengan suaian/ toleransi khusus
2. Batang beralur dengan suaian/toleransi khusus
3. Batang tirus dengan suaian/toleransi khusus
4. Poros ulir/mur dengan suaian/toleransi khusus
F. Pendekatan, Model dan Metode
1. Pendekatan: Saintifik Learning.
2. Model: Descovery Learning.
3. Metode: diskusi, tanya jawab, penugasan.

RPP Teknik Pemesinan Bubut (XII/5) SMK Negeri 2 Karanganyar Hal. 2 dari 7
G. Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan ke 13 (7 x 45 menit):
a. Kegiatan Pendahuluan (20 menit)
Mengawali pembelajaran dengan berdoa dan memberi salam.
Mempersiapkan kelas/bengkel mesin agar lebih kondusif untuk memulai proses
KBM (kerapian, kebersihan ruang kelas/ bengkel mesin, menyediakan media dan
alat serta buku yang diperlukan).
Memantau kehadiran dengan mengabsen peserta didik.
Menyampaikan kompetensi dasar, tujuan pembelajaran dan teknik penilaian pada
pertemuan ini.
Orientasi tentang Teknik pemesinan bubut poros/busing dengan suaian/ toleransi
khusus.
Apersepsi tentang Teknik pemesinan bubut poros/busing dengan suaian/ toleransi
khusus.
Memotivasi peserta didik untuk lebih fokus dan semangat dalam mengikuti
pembelajaran dengan mengaitkan materi yang akan dipelajari dengan benda
benda yang ada di sekitar siswa.

b. Kegiatan inti ( 235 menit) :


Guru menayangkan video proses pembuatan poros/busing dengan suaian/ toleransi
khusus, peserta didik mengamati video proses pembuatan poros/busing dengan suaian/
toleransi khusus
1) Identifikasi masalah :
Peserta didik berdiskusi tentang poros/busing dengan suaian/ toleransi khusus.
Peserta didik mengidentifikasi masalah masalah poros/busing dengan suaian/
toleransi khusus.
2) Pengumpulan data :
Peserta didik berdiskusi dalam kelompok tentang poros/busing dengan suaian/
toleransi khusus.
Peserta didik membaca materi Poros/busing dengan suaian/ toleransi khusus.
Peserta didik menyimak informasi dari guru tentang poros/busing dengan
suaian/ toleransi khusus.
3) Pembuktian :
Guru memberikan penugasan tentang poros/busing dengan suaian/ toleransi
khusus.
Peserta didik menyusun persiapan kerja tentang poros/busing dengan suaian/
toleransi khusus.
Peserta didik membuat benda kerja poros/busing dengan suaian/ toleransi
khusus.
4) Menarik kesimpulan :
Peserta didik menyampaikan hasil diskusi kelompoknya dan kelompok lain
memberikan tanggapan
Guru mengamati kegiatan siswa sambil memberikan tanggapan

c. Kegiatan Penutup (60 menit)

Dengan bimbingan guru peserta didik membuat rangkuman materi pelajaran.


Guru memberikan tugas tentang konseptualisasi tentang teknik pemesinan bubut
poros/busing dengan suaian/ toleransi khusus.
Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
Menutup pelajaran dengan salam.

RPP Teknik Pemesinan Bubut (XII/5) SMK Negeri 2 Karanganyar Hal. 3 dari 7
2. Pertemuan ke 14 (7 x 45 menit):
a. Kegiatan Pendahuluan (20 menit)
Mengawali pembelajaran dengan berdoa dan memberi salam.
Mempersiapkan kelas/bengkel mesin agar lebih kondusif untuk memulai proses
KBM (kerapian, kebersihan ruang kelas/ bengkel mesin, menyediakan media dan
alat serta buku yang diperlukan).
Memantau kehadiran dengan mengabsen peserta didik.
Menyampaikan Tujuan Pembelajaran dan teknik penilaian pada pertemuan ini.
Orientasi tentang Teknik pemesinan bubut batang beralur dengan suaian/ toleransi
khusus.
Apersepsi tentang Teknik pemesinan bubut batang beralur dengan suaian/ toleransi
khusus.
Memotivasi peserta didik untuk lebih fokus dan semangat dalam mengikuti
pembelajaran dengan mengaitkan materi yang akan dipelajari dengan benda
benda yang ada di sekitar siswa.
Menginformasikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai.

b. Kegiatan inti ( 235 menit) :


Guru menayangkan video proses pembuatan batang beralur dengan suaian/ toleransi
khusus, peserta didik mengamati video proses pembuatan batang beralur dengan
suaian/ toleransi khusus
1. Identifikasi masalah :
Peserta didik berdiskusi tentang batang beralur dengan suaian/ toleransi
khusus.
Peserta didik mengidentifikasi masalah masalah batang beralur dengan
suaian/ toleransi khusus.
2. Pengumpulan data :
Peserta didik berdiskusi dalam kelompok tentang batang beralur dengan suaian/
toleransi khusus.
Peserta didik membaca materi Batang beralur dengan suaian/ toleransi khusus.
Peserta didik menyimak informasi dari guru tentang batang beralur dengan
suaian/ toleransi khusus.
3. Pembuktian :
Guru memberikan penugasan tentang batang beralur dengan suaian/ toleransi
khusus.
Peserta didik menyusun persiapan kerja tentang batang beralur dengan suaian/
toleransi khusus.
Peserta didik membuat benda kerja batang beralur dengan suaian/ toleransi
khusus.
4. Menarik kesimpulan :
Peserta didik menyampaikan hasil diskusi kelompoknya dan kelompok lain
memberikan tanggapan
Guru mengamati kegiatan siswa sambil memberikan tanggapan

c. Kegiatan Penutup (60 menit)

Dengan bimbingan guru peserta didik membuat rangkuman materi pelajaran.


Guru memberikan tugas tentang konseptualisasi tentang teknik pemesinan bubut
batang beralur dengan suaian/ toleransi khusus.
Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
Menutup pelajaran dengan salam.
RPP Teknik Pemesinan Bubut (XII/5) SMK Negeri 2 Karanganyar Hal. 4 dari 7

3. Pertemuan ke 15 (7 x 45 menit):
a. Kegiatan Pendahuluan (20 menit)
Mengawali pembelajaran dengan berdoa dan memberi salam.
Mempersiapkan kelas/bengkel mesin agar lebih kondusif untuk memulai proses
KBM (kerapian, kebersihan ruang kelas/ bengkel mesin, menyediakan media dan
alat serta buku yang diperlukan).
Memantau kehadiran dengan mengabsen peserta didik.
Menyampaikan Tujuan Pembelajaran dan teknik penilaian pada pertemuan ini.
Orientasi tentang Teknik pemesinan bubut batang tirus dengan suaian/ toleransi
khusus.
Apersepsi tentang Teknik pemesinan bubut batang tirus dengan suaian/ toleransi
khusus.
Memotivasi peserta didik untuk lebih fokus dan semangat dalam mengikuti
pembelajaran dengan mengaitkan materi yang akan dipelajari dengan benda
benda yang ada di sekitar siswa.
Menginformasikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai.
b. Kegiatan inti ( 235 menit) :
Guru menayangkan video proses pembuatan batang tirus dengan suaian/ toleransi
khusus, peserta didik mengamati video proses pembuatan batang tirus dengan suaian/
toleransi khusus
1) Identifikasi masalah :
Peserta didik berdiskusi tentang batang tirus dengan suaian/ toleransi khusus.
Peserta didik mengidentifikasi masalah masalah batang tirus dengan suaian/
toleransi khusus.
2) Pengumpulan data :
Peserta didik berdiskusi dalam kelompok tentang batang tirus dengan suaian/
toleransi khusus.
Peserta didik membaca materi Batang tirus dengan suaian/ toleransi khusus.
Peserta didik menyimak informasi dari guru tentang batang tirus dengan suaian/
toleransi khusus.
3) Pembuktian :
Guru memberikan penugasan tentang batang tirus dengan suaian/ toleransi
khusus.
Peserta didik menyusun persiapan kerja tentang batang tirus dengan suaian/
toleransi khusus.
Peserta didik membuat benda kerja batang tirus dengan suaian/ toleransi khusus.
4) Menarik kesimpulan :
Peserta didik menyampaikan hasil diskusi kelompoknya dan kelompok lain
memberikan tanggapan
Guru mengamati kegiatan siswa sambil memberikan tanggapan
c. Kegiatan Penutup (60 menit)

Dengan bimbingan guru peserta didik membuat rangkuman materi pelajaran.


Guru memberikan tugas tentang konseptualisasi tentang teknik pemesinan bubut
batang tirus dengan suaian/ toleransi khusus.
Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.
Menutup pelajaran dengan salam.

4. Pertemuan ke 16 dan 17 @ (7 x 45 menit):


a. Kegiatan Pendahuluan (20 menit)
RPP Teknik Pemesinan Bubut (XII/5) SMK Negeri 2 Karanganyar Hal. 5 dari 7
Mengawali pembelajaran dengan berdoa dan memberi salam.
Mempersiapkan kelas/bengkel mesin agar lebih kondusif untuk memulai proses
KBM (kerapian, kebersihan ruang kelas/ bengkel mesin, menyediakan media dan
alat serta buku yang diperlukan).
Memantau kehadiran dengan mengabsen peserta didik.
Menyampaikan Tujuan Pembelajaran dan teknik penilaian pada pertemuan ini.
Orientasi tentang Teknik pemesinan bubut poros ulir/mur dengan suaian/ toleransi
khusus.
Apersepsi tentang Teknik pemesinan bubut poros ulir/mur dengan suaian/ toleransi
khusus.
Memotivasi peserta didik untuk lebih fokus dan semangat dalam mengikuti
pembelajaran dengan mengaitkan materi yang akan dipelajari dengan benda
benda yang ada di sekitar siswa.
Menginformasikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai.
b. Kegiatan inti (550 menit) :
Guru menayangkan video proses pembuatan poros ulir/mur dengan suaian/ toleransi
khusus, peserta didik mengamati video proses pembuatan poros ulir/mur dengan
suaian/ toleransi khusus
1) Identifikasi masalah :
Peserta didik berdiskusi tentang poros ulir/mur dengan suaian/ toleransi
khusus.
Peserta didik mengidentifikasi masalah masalah poros ulir/mur dengan
suaian/ toleransi khusus.
2) Pengumpulan data :
Peserta didik berdiskusi dalam kelompok tentang poros ulir/mur dengan suaian/
toleransi khusus.
Peserta didik membaca materi Poros ulir/mur dengan suaian/ toleransi khusus.
Peserta didik menyimak informasi dari guru tentang poros ulir/mur dengan
suaian/ toleransi khusus.
3) Pembuktian :
Guru memberikan penugasan tentang poros ulir/mur dengan suaian/ toleransi
khusus.
Peserta didik menyusun persiapan kerja tentang poros ulir/mur dengan suaian/
toleransi khusus.
Peserta didik membuat benda kerja poros ulir/mur dengan suaian/ toleransi
khusus.
4) Menarik kesimpulan :
Peserta didik menyampaikan hasil diskusi kelompoknya dan kelompok lain
memberikan tanggapan
Guru mengamati kegiatan siswa sambil memberikan tanggapan
c. Kegiatan Penutup (60 menit)

Dengan bimbingan guru peserta didik membuat rangkuman materi pelajaran.


Guru memberikan tugas tentang konseptualisasi tentang teknik pemesinan bubut
poros ulir/mur dengan suaian/ toleransi khusus.
Menyampaikan rencana pembelajaran pada semester berikutnya.
Menutup pelajaran dengan salam.

H. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan


1. Teknik Penilaian dan Instrumen Penilaian
a. Teknik Penilaian :
RPP Teknik Pemesinan Bubut (XII/5) SMK Negeri 2 Karanganyar Hal. 6 dari 7
tertulis
lesan
praktik
b. Instrumen Penilaian (terlampir)
2. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
a. Untuk peserta didik yang belum menuntaskan KKM maka siswa tersebut akan diberi
remidial.
b. Untuk peserta didik yang sudah tuntas dalam KKM maka peserta didik tersebut
diberi kesempatan untuk pengayaan agar dapat meningkatkan nilai.
I. Media, Alat/ Bahan, dan Sumber Belajar
1. Media : Papan tulis, powerpoint, LCD, Laptop
2. Alat/Bahan : Mesin Bubut dan perlengkapannya
ST 37 63
3. Sumber belajar :
a. Widarto, (2008).Teknik Pemesinan. Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah
Kejuruan.
b. Wirawan Sumbodo dkk, (2008). Teknik Produksi Mesin Industri. Direktorat
Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.
c. Sato G., Takhesi, N; Sugiharto H (1983), Menggambar Mesin Menurut Standar
ISO. PT. Pradnya Paramita, Jakarta.

Karanganyar, 18 Juli 2016


Verifikator, Guru Mata Pelajaran

Seno Riyanto, S.Pd. Agus Darmadi, S.Pd.


NIP 19601114 198503 1 014 NIP 19710812 200501 1 005

Mengetahui,
Kepala Sekolah SMK N2 Karanganyar

Drs. Wahyu Widodo, MT


NIP. 19601019 199412 1 001

RPP Teknik Pemesinan Bubut (XII/5) SMK Negeri 2 Karanganyar Hal. 7 dari 7