Anda di halaman 1dari 4

British Journal of Urology (1997), 80, 915-917

Sebuah Penelitian Prospektif Secara Acak Membandingkan


Katup-Kateter Dengan Sistem Drainase Standar
C. WILSON, SS SANDHU dan AV KAISARY
Royal Free Hospital School of Medicine, London, UK

Hasil Seramai 94 orang pasien selesai diteliti, hampir


Tujuan Untuk menentukan apakah penggunaan 92% senang dan berpuas hati dengan penggunaan
katup-kateter menurunkan morbiditas penyakit yang katup-kateter manakala hanya 35% pasien yang
terkait dengan penggunaan kateter jangka panjang memakai standar drainase kateter bag. Tidak terdapat
berbanding dengan sistem drainase standar. perbedaan siginifikan diantara kedua kelompok
mengenai insidens infeksi saluran kemih
Metode
Seratus pasien yang menjalani kateterisasi jangka Konklusi Pasien yang menggunakan standar drainase
panjang direkrut ke dalam penelitian prospektif secara sistem merasakan tahap aktivitas mereka terbatas,
acak untuk mengetahui kemampuan menerima dan manakala kelompok yang menggunakan katup-kateter
mengetahui adanya peningkatan infeksi yang terkait tidak terbatas. Dalam jangka waktu panjag, katup-
dengan penggunaan ktup-kateter, dibandingkan kateter akan menjadi lebih murah dan morbiditas
dengan sistem drainase standar. Setiap pasien kurang, tetapi kerna ia diatur hanya untuk mengalirkan
diikutsertakan dalam protokol penelitian selama 3 aliran satu arah, ini tidak terkait dengan peningkatan
bulan, dimana frekuensi infeksi saluran kemih dinilai, kejadian infeksi saluran kemih.
dan pandangan pasien diperoleh dengan menggunakan
kuesioner standar dan wawancara Kata Kunci Kateterisasi jangka panjang, morbiditas,
drainase, katup (valve)

dilakukan untuk mengetahui sejauh mana


Pendahuluan keberkesanan penggunaan katup-kateter ( catheter-
valve).
Prevalensi nasional penggunaan kateter jangka
panjang telah dihitung pada 0,07%, meningkat Metode dan Pasien
menjadi 0,5% pada pasien usia lebih dari 75 tahun [1];
4% dari semua individu dirawat di rumah
menggunakan kateter jangka panjang in situ [ 2]. Sebuah studi prospektif secara acak telah dilakukan
Terdapat banyak indikasi untuk pemasangan kateter untuk menyelidiki penerimaan dan untuk menentukan
jangka panjang, termasuk retensi kronis dan apakah ada peningkatan dalam tingkat infeksi
inkontinensia. Namun, kateter tersebut adalah jalan berhubungan dengan penggunaan katup-kateter
terakhir dalam menyelesaikan masalah tersebut dan (Gambar 2;. KV100, Max Staubli AGmed,
tidak harus menyebabkan lebih penderitaan mengatasi Apparatebau, Horgen, Swiss). Semua pasien yang
[3]. Sayangnya, penggunaan kateter ini dapat direkrut untuk studi ini telah dimasukkan kateter
menyebabkan morbiditas yang cukup besar [1], baik jangka panjang; 100 pasien direkrut untuk menerima
fisik maupun psikologis. Beberapa masalah yang kateter valve (41 laki-laki dan sembilan perempuan)
berhubungan dengan kolonisasi bakteri dimana daerah atau sistem drainase standar (Gambar. 3) (43 laki-laki
yang sebelumnya steril [4] dan selain itu disebabkan dan tujuh perempuan). Rentang usia(mean age)
oleh sifat tidak praktis dari sistem pengumpulan
(Gambar. 1) yang dapat mengganggu banyak kegiatan perempuan adalah 72,8 (45-88 tahun) dan laki-laki
di mana pasien rawat jalan mungkin ingin mengambil adalah 72,3 (30-88 tahun). Menggunakan teknik
bagian. aseptik standar, setiap sampel urin pasien telah
dikumpulkan untuk penilaian mikrobiologi, kemudian
Beberapa penelitian telah menyoroti masalah setiap minggu selama 3 minggu dan setiap bulan
yang terkait dengan kateterisasi jangka panjang selama 3 bulan. Spesimen dinilai untuk melihat
tetapi relatif sedikit inisiatif telah dilakukan untuk adanya bakteriuria; pasien yang tidak di rumah sakit
mengurangkan morbiditas yang terkait dengan dikunjungi rumahnya untuk dikumpulkan sampel urin.
sistem drainase tersebut. Justeru itu, penelitian ini

1
British Journal of Urology (1997), 80, 915-917

Protokol standar rumah sakit diikuti untuk perawatan


dari kateter.

Pasien telah diajar tentang penjagaan katup-kateter


ataupun bag drainase dan ini diperkuat dengan
pendedahan tentang protokol. Katup dilepas dari
kateter dalam jangka waktu seminggu, dicuci denga
sabun, dibilas, direbus dalam air panas selama 10
menit dan disimpan sehingga deperlukan. Setiap
pasein diberikan 2 katup. Bag drainase ditukar setiap
minggu dan segera dibuang sesuai dengan
rekomendasi Departemen of Health Drug Tariff.
Gambar 2 : Katup-kateter (Max Staulbli KV 1000) aliran
Semua pasien disarankan untuk menelpon peneliti, satu arah dan akhirnya mempertahan sistem tertutup (closed
ataupaun staff perawat di bagian urologi jika mereka system)
ingin mendapatkan nasehat atau menunjukkan tanda
infeksi seperti bertambahnya sedimen urin, urin yang
berbau amis, badan rasa lemah dan menggigil..

Setiap pasien berpartisipasi dalam studi selama 3


bulan (total durasi dari penelitian ini adalah 2 tahun);
pada akhir periode 3 bulan, pandangan pasien tentang
baik katup atau sistem drainase standar diperoleh
dengan menggunakan kuesioner standar, diikuti oleh
sebuah wawancara dengan salah satu penulis (C.W).
persetujuan etis diperoleh untuk penelitian dan
informed consent diperoleh dari masing-masing
pasien.

Gambar 3 :Sebuah sistem standar drainase meliputi sebuah


tas-kaki tersambung kepada tas malam(night bag).

Hasil

Insiden ISK tidak diberubah secara signifikan antara kedua


kelompok (Tabel 1). Dalam semua, enam pasien tidak
sempat menyelesaikan studi : seorang pasien yang
menggunakan katup mengundurkan diri karena dia tidak
bisa mentolerir kateter dan lebih suka menggunakan pad
inkontinensia; tiga pasien meninggal karena sebab yang
tidak bersangkutan, (dua menggunakan drainase standar)
dan dua sisanya telah mencabut kateter sebelum waktunya.
Dua pasien lain mengeluh tentang penyumbatan terus-
menerus dari katup yang disebabkan oleh tingkat tinggi
sedimen di mereka urin, tetapi mereka dilanjutkan dalam
Gambar 1 : Perangkat yang dibuat khusus (Custom- built) penelitian. Komponen logam yang terdapat di salah satu
untuk manajemen inkontinensia katup berkarat seteleah katup ini direndam secara tidak
sengaja selama 7 hari, dan katup ini telah diganti. Secara

2
British Journal of Urology (1997), 80, 915-917

signifikan lebih besar ( P < 0,05) proporsi pasien (92%) yang Referensi
menggunakan katup senang atau puas daripada mereka
(35%) menggunakan sistem drainase standar. 1. Kohler-Ockmore J, Feneley RC. Long-term
catheterization of the bladder: prevalence and
Diskusi
morbidity. Br J Urol 1996; 77: 347-51
Sebagian besar pasien berpuas hati dengan katup kateter dan 2. Roe B. Long term catheter care in the
merasakan ianya meniingkatkan semangat dan kemandirian community. Nursing Times 1989; 85: 434
mereka. 3. Kennedy AP, Brocklehurst JC. The nursing
management of patients with long-term
Karena ianya dibuat untuk memungkinkan aliran di dalam indwelling catheters. J Adv Nurs 1982; 7:
satu arah sahaja, katup kateter menyediakan sistem tertutup 4117
(close system) , diamana ianya penting untuk 4. Gillespie WA, Simpson RA, James JE et al.
mempertahankan tingkat rendah infeksi [5]. Tingkat rendah Does the addition of disinfectants to urine
infeksi ini bukan sahaj penting karena dapat mencegah
daripada komplikasi langsung, diamana ianya dapat
drainage bags prevent infection in
menyebabkan sepsis sistemik, tetapi juga untuk mencegah catheterised patients? Lancet 1983; 1:
komplikasi sekunder infeksi, yaitu inkrustasi, penyumbatan, 10379
kebocoran dan rasa sakit [6]. 5. Sandford JP. Hospital-acquired urinary tract
infection. Ann Int Med 1964; 60: 9034
Tidak ada kontraindikasi untuk penggunaan katup- 6. Ferrie BCT. Long term catheter drainage. Br
kateter, tetapi pasien harus disarankan untuk Med J 1979; 2: 19467
mengosongkan mereka kandung kemih setiap 2-3 jam.
Jika urin menjadi kental dari peningkatan sedimen
aliran urin melalui katup mungkin tidak mengalir, dan Penulis
pasien harus diberi kesadaran mengenai kemungkinan
ini. Pasien juga perlu mempunyai minimal C. Wilson, RGN, Clinical Research Sister.
pengaetahuan manual untuk mengoperasi katup.
Kandung kemih harus memiliki kapasitas memadai S.S. Sandhu, BSc(Hons), FRCS, Clinical Research
untuk menyimpan urin dan pasien yang telah Fellow in Urology.
kehilangan sensasi untuk berkemih harus ingat untuk
mengosongkan kandung kemih mereka secara teratur. A.V. Kaisary, MA, ChM, FRCS, Consultant
Kebanyakan pasien bisa bertahan seluruh malam tanpa Urological Surgeon. Correspondence: Mr S.S.
mengosongkan kandung kemih mereka. beberapa Sandhu, The Department of Urology, The Royal Free
pasien merasai sensasi kandung kemih datang ke Hospital School of Medicine, Pond Street, London
kontak dengan kateter. NW3 2QG, UK.

Untuk pasien dengan indikasi penggunaan kateter


jangka panjang, katup adalah lebih murah, mengingat
biaya tas drainase dan katup dalam waktu satu tahun
hanya mencakupi ( 34,00 untuk katup dibandingkan
dengan 62,60 untuk tas drainase). Beberapa pasien
(17) yang terlibat dalam studi crossover yang
berikutnya dan semua ini pasien lebih suka sistem
katup.

Kesimpulannya, katup-kateter mempertahankan


sistem tertutup (closed system) dan disebabkan
itu,kejadian ISK berkurang terkait dengan kateterisasi
jangka panjang, lebih murah dan, pasien yang
menggunakannya lebih mudah berkativitas, dan ianya
menawarkan lebih banyak keuntungan berbanding
sistem drainase standar.

3
British Journal of Urology (1997), 80, 915-917