Anda di halaman 1dari 3

PENATALAKSANAAN SERUMEN

PROP
No. Dokumen : SOP/ / /2017

No. Revisi :0
SOP
TanggalTerbit : Februari2017

Halaman :

PUSKESMAS dr. Suripto


PURWOJATI NIP.196810172006041006

Serumen adalah sekret kelenjar sebasea, kelenjar seruminosa,


epithel kulit yang terlepas dan partikel debu yang terdapat pada
1. Pengertian bagian kartilaginosa liang te;linga. Bila serumen ini berlebihan
maka dapat membentuk gumpalan yang menumpuk di liang telinga
yang dikenal dengan serumen prop

2. Tujuan Sebagai acuan dalam penatalaksanaan serumen prop.

SK Kepala Puskesmas Purwojati nomor /SK/ /2017 tentang


3. Kebijakan
Panduan Praktik Klinis Bagi Dokter di Puskesmas Purwojati

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor. 514


4. Referensi tahun 2015 tentang Panduan Klinis Bagi Dokter di Fasilitas
Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama

1. Menghindari membersihkan telinga secara berlebihan


2. Menghindari memasukkan air atau apapun kedalam
telinga
3. Tata laksana farmakoterapi :
a) Serumen yang lembek dibersihkan dengan kapas
yang dililitkan pada pelilit kapas.
b) Serumen yang keras dikeluarkan dengan pengait
5. Prosedur
atau kuret. Apabila dengan cara ini serumen tidak
dapat dikeluarkan maka serumen harus
dilunakkan dulu dengan tetes karbogliserin 10%
selama 3 hari.
c) Serumen yang sudah terlalu njauh terdorong
kedalam liang telinga sehingga dikuatirkan
menimbulkan trauma pada membran tympani.

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Kepala Puskesmas Purwojati
PENATALAKSANAAN SERUMEN
PROP
No. Dokumen : SOP/ / /2017

No. Revisi :0
SOP
TanggalTerbit : Februari2017

Halaman : 02/03

PUSKESMAS dr. Suripto


PURWOJATI NIP.196810172006041006

sewaktu mengeluarkanya ,. Sehingga dikeluarkan dengan


mengalirkan air atau irigasi air hangat yang sushunya disesuaikan
dengan suhu tubuh.

2. Medikamentosa
Tetes telinga Karbogliserin 10% atau H2O2 3% selama 3 hari
untuk melunakkan seruKonseling dan Edukasi
1. Menganjurkan pasien untuk tidak membersihkan telinga secara
berlebihan, baik dengan cotton bud atau alat lainnya.
2. Menganjurkan pasien untuk menghindari memasukkan air atau
apapun ke dalam telinga

Kriteria rujukan:
Bila terjadi komplikasi akibat tindakan pengeluaran serumen.
Peralatan
1. Lampu kepala
2. Spekulum telinga
3. Otoskop
4. Serumen hook (pengait serumen)
5. Aplikator kapas
6. Kapas
7. Cairan irigasi telinga
8. Forsep aligator
9. Suction
10. Pinset bayonet

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Kepala Puskesmas Purwojati
PENATALAKSANAAN SERUMEN
PROP
No. Dokumen: SOP/ / /2017

No. Revisi :0
SOP
TanggalTerbit : Februari2017

Halaman : 03/03

PUSKESMAS dr. Suripto


PURWOJATI NIP.196810172006041006

11. Wadah ginjal (nierbekken)


12. Irigator telinga (spuit 20 - 50 cc + cateter wing needle)
13. Alkohol 70%
Prognosis
1. Ad vitam : Bonam
2. Ad functionam : Bonam
3. Ad sanationam : Bonam

6.BaganAlir

1. Dokter
7. Unit Terkait
2. Perawat

8. Rekaman Historis Perubahan

NO Halaman Yang dirubah Perubahan Tgl. MulaiDiberlakukan

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Kepala Puskesmas Purwojati