Anda di halaman 1dari 2

DAFTAR PUSTAKA

1. Departemen Kesehatan RI. Pelatihan Penggunaan Obat Rasional Untuk Dokter


Puskesmas. Jakarta : Departemen Kesehatan Republik Indonesia ; 1998.

2. Vance Ma, Millington Wr. Principle Of Irrational Drug Therapy. International


Journal of Health Sciences 16(3) ; 1986 : 355-361

3. Syamsuni, A. Ilmu Resep Edisi Pertama. Jakarta : Kedokteran EGC ; 2007 : 35-
36

4. Syamsuni, A. Farmasetika Dasar dan Hitungan. Jakarta : Kedokteran EGC ;


2006.

5. Anief,M. Ilmu Meracik Obat Teori dan Praktek Cetakan Ke 9. Yogyakarta :


Gajahmada University Press ; 2000.

6. Anief,M. Manajemen Farmasi. Yogyakarta : Gajahmada University Press ;


2005.

7. Jas, A. Perihal Resep dan Dosis Serta Latihan Menulis Resep Edisi Kedua.
Medan : Universitas Sumatera Utara Press ; 2009.

8. Rambadhe S, Chakarborty A, Shrivastava A, Ptail. A Survey On Polypharmacy


and Use Of Inappropriate Medication. Toxical Int ; 2012.

9. Terrie YC. Understanding and Managing Polypharmacy In The Elderly. Dapat


diakses pada http://www.pharmacytimes.com ; 2004.

10. Pharmaceutical Care Network Europe Foundation. PCNE Classification for


Drug related problems. Pharmaceutical Care Network Europe Foundation ;
2006.
11. Anonim. MIMS Petunjuk Konsultasi Edisi 16. Jakarta : PT. Bhuana Ilmu
Populer (Kelompok Gramedia) ; 2017.
12. Alodokter. Dosis Obat [internet] [dicitasi 19 Maret 2017]. Tersedia dari :
www.alodokter.com

33
34

13. Departemen Kesehatan RI. Penggunaan Obat Rasional. Departemen


Kesehatan RI. Jakarta : 2006.

14. Viktil KK, dkk. Polypharmacy as Commonly Defined is an Indicator of


Limited Value in the Assessment of Drug Related Problems. British Journal of
Clinical Pharmacology ; 2006 : 187-192.

15. Hajjar, Hanlon, Cafiero. Polypharmacy in Elderly Patients. The American


Journal of Geriatric Pharmacotherapy ; 2007 : 345-351.