Anda di halaman 1dari 57

Doa Haji

Doa untuk Orang yang Hendak Pergi Haji


Muhammad Abduh Tuasikal, MSc September 19, 2013 Artikel Terhangat 2, Haji Umrah 1 Comment 24,151 Views

Apakah ada doa khusus untuk keselamatan orang yang pergi haji?

Dalam masalah ini tentu kita harus merujuk pada dalil. Pergi haji sama dengan bentuk safar
lainnya. Sehingga yang lebih tepat dalam masalah ini adalah cukup membacakan seperti halnya
doa saat safar. Berikut ada doa yang bisa diamalkan.

1- Doa orang yang hendak pergi haji pada orang yang ditinggalkan



Astawdiukallaha alladzi laa tadhiu wa daa-iuhu (Aku menitipkan kalian pada Allah yang tidak
mungkin menyia-nyiakan titipannya).
Dalilnya adalah,



--



Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pergi
meninggalkanku dan beliau mengucapkan, Astawdiukallaha alladzi laa tadhiu wa daa-
iuhu (Aku menitipkan kalian pada Allah yang tidak mungkin menyia-nyiakan titipannya) (HR.
Ibnu Majah no. 2825 dan Ahmad 2: 358. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits
ini shahih).
2 Doa orang yang ditinggalkan pada orang yang hendak pergi haji



Astawdiullaha diinaka, wa amaanataka, wa khowaatiima amalik (Aku menitipkan agamamu,
amanahmu, dan perbuatan terakhirmu kepada Allah).
Dalilnya adalah,


--



.
Sesungguhnya Ibnu Umar pernah mengatakan pada seseorang yang hendak bersafar,
Mendekatlah padaku, aku akan menitipkan engkau sebagaimana Rasulullah shallallahu alaihi
wa sallam menitipkan kami, lalu beliau berkata: Astawdiullaha diinaka, wa amaanataka, wa
khowaatiima amalik (Aku menitipkan agamamu, amanahmu, dan perbuatan terakhirmu kepada
Allah).(HR. Tirmidzi no. 3443 dan Ahmad 2: 7. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan
shahih. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Sedangkan Syaikh Al
Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).
Begitu pula bisa membaca doa pada orang yang pergi berhaji,




Zawwadakallahut taqwa wa ghofaro dzanbaka wa yassaro lakal khoiro haytsuma
kunta (Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosa-dosamu, dan
memudahkanmu di mana saja engkau berada).
Dalilnya adalah,


. --



.
.
. .


Dari Anas, ia berkata, Seseorang pernah mendatangi Nabi shallallahu alaihi wa sallam lantas
berkata pada beliau, Wahai Rasulullah, aku ingin bersafar, bekalilah aku. Beliau bersabda,
Zawwadakallahut taqwa (moga Allah membekalimu dengan ketakwaan). Tambahkan lagi
padaku, mintanya. Beliau bersabda, Wa ghofaro dzanbaka (moga Allah ampuni dosamu).
Tambahkan lagi padaku, demi ayah dan ibuku, mintanya. Beliau bersabda, Wa yassaro lakal
khoiro haytsuma kunta (moga Allah memudahkanmu di mana saja engkau berada). (HR.
Tirmidzi no. 3444. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al
Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)
Adapun membuat acara ritual atau doa khusus untuk mendoakan jamaah haji atau orang yang
hendak pergi haji dengan berjamaah atau dikomandoi, maka seperti itu tidak ada tuntunannya
dalam Islam. Bersederhana dalam amalan yang ada tuntunan dari Rasul tentu lebih baik
daripada banyak amalan namun mengada-ada.

Sumber : https://rumaysho.com/3639-do-a-untuk-orang-yang-hendak-pergi-haji.html

Doa Selamat Kepada Bakal Haji


Posted 29/09/2012 by Shafi-Q in DOA, UMRAH DAN HAJI. Tagged: Bakal Haji, Doa Selamat, ibadah haji, Rukun Islam
yang kelima. 4 Comments






Doa berikut dibaca untuk bakal-bakal haji yang dalam persiapan, perjalanan atau sedang
mengerjakan ibadah haji sama ada mereka masih berada di tanah air atau di bumi suci agar
dapat menjalankan ibadah haji, Rukun Islam yang kelima dengan selamat, mudah, lancar dan
sempurna. InsyaAllah
.
.
Doa Selamat Bakal-Bakal Haji

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.


Segala pujian untuk Allah, Pencipta dan Pentadbir sekalian alam. Selawat dan
salam ke atas semulia-mulia rasul junjungan kami dan pimpinan kami Nabi
Muhammad dan ke atas ahli keluarga serta para sahabat Baginda semuanya.
Maha Suci Allah yang telah menyerahkan semua ini untuk keperluan kami yang
mana sebelumnya kami tidak berupaya menguasainya, dan sesungguhnya kami
akan kembali kepada Tuhan kami. Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha
Penyantun lagi Maha Mulia; Maha Suci Allah Tuhan Pemelihara arasy yang
agung; segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam!
Ya Allah! Sesungguhnya kami memohon kepadaMu segala sebab yang boleh
membawa kami mendapatkan rahmatMu dan segala kepastian mendapatkan
keampunanMu, terselamat daripada mendapat dosa dan berbahagia mendapat
syurga serta terselamat daripada api neraka dan memperoleh keampunan pada
hari perhitungan.
Ya Allah! Janganlah kami dibebani dengan satu dosa sekalipun melainkan Dikau
mengampuninya, dan tidak tertimpa akan kami sebarang kerunsingan
melainkan Dikau meleraikannya, tidak dibebani hutang melainkan Dikau
menjelaskannya, tidak sebarang hajat dari diri kami sama ada hajat yang
mengenai hal-hal dunia atau akhirat melainkan Dikau tunaikannya. Mohon
limpah rahmatMu jua Ya Allah! Tuhan sebaik-baik yang memberi rahmat.
Ya Allah! Sesungguhnya kami mohon kepadaMu kebaikan dan ketaqwaan di
dalam perjalanan bakal-bakal haji kami ini dan semoga ia merupakan amalan
yang Dikau redai.Ya Allah! Permudahkanlah (urusan dan beban) di dalam
perjalanan mereka ini dan jadikanlah ia (seumpama perjalanan) yang dekat. Ya
Allah! Dikau adalah Penjaga di dalam perjalanan, khalifah (wakil pengganti diri
mereka) terhadap keluarga dan harta-benda mereka (semasa ketiadaan mereka).
Ya Allah! Lindungilah mereka daripada kesukaran (dalam) perjalanan,
daripada keadaan yang mendukacitakan dan daripada keburukan tempat
kembali (terhadap apa yang berlaku) pada harta dan keluarga mereka. Dengan
nama Allah yang melancarkan perjalanan ini; Sesungguhnya Tuhanku Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang! Apa yang ditentukanNya (Allah) adalah hak
Allah untuk menentukannya.
Ya Allah! Berilah kami keselamatan dan kesihatan dan juga pada orang-orang
yang melaksanakan ibadah haji, orang-orang yang berziarah dan para musafir
dari kalangan umat Nabi Muhammad melalui darat, laut dan udara. Jauhilah
kami dari kejahatan orang-orang yang zalim khususnya (sebutkan nama
orang yang naik haji).
Kami mohon kepadaMu Ya Allah! Semoga menjadikan perjalanan mereka,
perjalanan yang penuh dengan segala kebaikan tanpa ada satu pun keburukan
yang terdahulu dan yang akan datang. Sesungguhnya Dikau Maha Kuasa atas
tiap sesuatu dan hanya Dikau yang layak memperkenankan doa dengan rahsia
firmanMu yang hak! Sesungguhnya Allah yang mewajibkan kepadamu al-Quran
(Wahai Muhammad), sudah tentu akan mengembalikan Dikau kepada apa yang
Dikau ingini dan cintai.
Ya Allah! Jadikanlah haji mereka haji yang mabrur dan (usaha amal mereka)
usaha amal yang diterima (oleh Allah) dan (dosa-dosa mereka) dosa yang
diampunkan dan amal kebaikan mereka yang diterima serta pekerjaan yang
tidak akan menghancurkan atau merugikan.
Ya Allah! Elakkanlah kami dan mereka daripada segala bala bencana, wabak
penyakit dan jauhkanlah daripada kami dan mereka dari perasaan was-was
dengan kurniaanMu dan kemuliaanMu; Wahai Tuhan yang mempunyai
Kebesaran dan Kemuliaan. Ya Allah! Selamatkanlah dan peliharakanlah mereka
dan apa saja yang bersama mereka dan sampaikanlah (hajat) mereka dan apa
saja yang bersama mereka (dibaca 3x).
Dan Dikau cucurilah dengan sepenuh rahmat ke atas junjungan kami Nabi
Muhammad dan ke atas ahli-ahli keluarga Baginda dan seluruh sahabat
Baginda. Segala pujian bagi Allah, Pencipta dan Pentadbir sekalian alam!
.



Bacalah Doa Umroh dan Haji Mabrur ini
Agar Umroh dan Hajimu Mabrur
By alwahid -

27 February 2017

3884

Share on Facebook

Tweet on Twitter

Doa haji mabrur ternyata sangat penting bagi para


jamaah agar hajinya mabrur.

Setiap muslim yang hendak berangkat haji pasti menginginkan haji yang
dijalaninya mabrur. Biasanya bisa dilihat bahwa sepulang dari tanah suci
akhlak dan agamnya semakin baik. selain itu, perlu adanya doa haji
mabrur, meminta pada Allah supaya haji yang dijalani mabrur. Beginilah
doa haji mabrur yang bisa kita panjatkan.

Ya Allah, semoga Engkau berkenan menghadirkan kami ke Mekah, Arafah


dan Madinah, dan berikanlah kami (pahala) haji mabrur, dan ridhailah
kami, ampunilah kami, dan sayangilah kami. Engkaulah kekasih kami,
maka tolonglah kami atas golongan orang yang kafir.

Mengenai haji mabrur, Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata;

Nabi shallallahu alaihi wa sallam ditanya, Amalan apa yang paling


afdhol? Beliau shallallahu alaihi wa sallam menjawab, Beriman kepada
Allah dan Rasul-Nya. Ada yang bertanya lagi, Kemudian apa lagi?
Beliau shallallahu alaihi wa sallam menjawab, Jihad di jalan Allah. Ada
yang bertanya kembali, Kemudian apa lagi? Haji mabrur, jawab Nabi
shallallahu alaihi wa sallam. (HR. Bukhari no. 1519).

Dari Aisyah-ummul Mukminin-radhiyallahu anha, ia berkata;

Wahai Rasulullah, kami memandang bahwa jihad adalah amalan yang


paling afdhol. Apakah berarti kami harus berjihad? Tidak. Jihad yang
paling utama adalah haji mabrur, jawab Nabi shallallahu alaihi wa
sallam. (HR. Bukhari no. 1520).

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa ia mendengar Nabi shallallahu alaihi


wa sallam bersabda,

Siapa yang berhaji ke Kabah lalu tidak berkata-kata seronok dan tidak
berbuat kefasikan maka dia pulang ke negerinya sebagaimana ketika
dilahirkan oleh ibunya. (HR. Bukhari no. 1521).

Ibnu Hajar Asy Syafii rahimahullah mengatakan, Haji disebut jihad


karena di dalam amalan tersebut terdapat mujahadah (jihad) terhadap
jiwa.

Ibnu Rajab Al Hambali rahimahullah mengatakan, Haji dan umroh


termasuk jihad. Karena dalam amalan tersebut seseorang berjihad
dengan harta, jiwa dan badan. Sebagaimana Abusy Syatsa berkata, Aku
telah memperhatikan pada amalan-amalan kebaikan. Dalam shalat,
terdapat jihad dengan badan, tidak dengan harta. Begitu halnya pula
dengan puasa. Sedangkan dalam haji, terdapat jihad dengan harta dan
badan. Ini menunjukkan bahwa amalan haji lebih afdhol.

Di antara bukti dari haji mabrur adalah gemar berbuat baik terhadap
sesama. Dari Jabir, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa
sallam pernah ditanya tentang haji yang mabrur. Jawaban beliau,

Suka bersedekah dengan bentuk memberi makan dan memiliki tutar


kata yang baik (HR. Hakim no. 1778. Syaikh Al Albani mengatakan
bahwa hadits ini hasan. Lihat Shahihul Jaami no. 2819).

Demikianlah kriteria haji mabrur. Kriteria penting pada haji mabrur


adalah haji tersebut dilakukan dengan ikhlas dan bukan atas dasar riya,
hanya ingin mencari pujian, seperti ingin disebut Pak Haji. Ketika
melakukan haji pun menempuh jalan yang benar, bukan dengan berbuat
curang atau menggunakan harta yang haram, dan ketika melakukan
manasik haji pun harus menjauhi maksiat, ini juga termasuk kriteria
mabrur.

Begitu pula disebut mabrur adalah sesudah menunaikan haji tidak hobi
lagi berbuat maksiat dan berusaha menjadi yang lebih baik. Sehingga
menjadi tanda tanya besar jika seseorang selepas haji malah masih
memelihara maksiat yang dulu sering ia lakukan, seperti seringnya
bolong shalat lima waktu, masih senang mengisap rokok atau malah
masih senang berkumpul untuk berjudi. Jika demikian keadaannya, maka
sungguh sia-sia haji yang ia lakukan. Biaya puluhan juta dan tenaga yang
terkuras selama haji, jadi sia-sia belaka.

Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dari-Nya. Oleh karenanya doa haji
mabrur hendaknya dipanjatkan kepada Allah agar kita yang telah berhaji
dimudahkan untuk meraih predikat haji mabrur. Yang tentu saja ini butuh
usaha, dengan senantiasa memohon pertolongan Allah agar tetap taat
dan menjauhi maksiat. Semoga Allah menganugerahi kita haji yang
mabrur. Amin Yaa Mujibas Saailin.

Doa untuk Orang yang Berangkat Haji


Oleh
Muchlisin BK

Sep 9, 2015

48490

ilustrasi berdoa (hdnux.com)

Jamaah haji asal Indonesia mulai berangkat ke tanah suci. Kita yang
ditinggalkan atau melepas mereka, bagaimana doa kita untuk orang yang
berangkat haji itu?

Para ulama mengajarkan doa untuk orang yang berangkat haji sebagaimana doa
untuk orang yang bepergian (safar).
Doa Pertama

--





Dari Abdullah al Khatmi, ia mengatakan, Ketika Nabi shallallahu alaihi
membekali (memberangkatkan) pasukan, beliau mendoakan (yang artinya): Aku
menitipkan agama kalian, amanah kalian dan perbuatan terakhir kalian kepada
Allah (HR. Abu Daud)






--


Dari Salim bin Abdillah, ia berkata, ketika seseorang yang hendak berangkat
safar datang kepada Abi Abdullah bin Umar, ia mengatakan, mendekatlah
padaku, aku akan mendoakanmu sebagaimana Rasulullah shallallahu alaihi
wasallam mendoakan kami (yang artinya): Aku menitipkan agamamu,
amanahmu dan perbuatan terakhirmu kepada Allah (HR. Ahmad)

Inilah doa pertama yang diambil para ulama dari yang dicontohkan Rasulullah
shallallahu alaihi wasallam. Yakni





Aku menitipkan agamamu, amanahmu dan perbuatan terakhirmu kepada Allah

Jika yang didoakan adalah seorang calon jamaah haji perempuan, maka doanya
berbunyi:





Aku menitipkan agamamu, amanahmu dan perbuatan terakhirmu kepada Allah
Jika yang didoakan lebih dari satu calon jamaah haji, doanya juga dalam bentuk
jamak.




Aku menitipkan agama kalian, amanah kalian dan perbuatan terakhir kalian
kepada Allah

Berikutnya:

Doa Kedua

Doa kedua diambil dari riwayat Tirmidzi sebagai berikut:



--
. .
. . .


Dari Anas ia mengatakan, seorang laki-laki menghadap Nabi shallallahu alaihi
wasallam lalu berkata, Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku akan berangkat
safar maka bekalilah (doakanlah) aku. Beliau lantas mendoakan (yang artinya):
Semoga Allah membekalimu dengan ketaqwaan. Orang itu berkata lagi,
Tambahilah (doa) untukku Beliau menambahkan, Dan semoga Allah
mengampuni dosamu. Ia berkata lagi, Tambahkan lagi, demi ayah dan ibuku
Beliau menambahkan, Semoga Allah memudahkanmu di mana saja engkau
berada (HR. Tirmidzi)

Untuk doa kedua ini, jika calon jamaah hajinya seorang laki-laki, maka doanya
berbunyi:





Semoga Allah membekalimu dengan ketaqwaan, mengampuni dosamu, dan
memudahkanmu di mana saja engkau berada

Jika yang didoakan adalah seorang calon jamaah haji perempuan, maka doanya
berbunyi:





Semoga Allah membekalimu dengan ketaqwaan, mengampuni dosamu, dan
memudahkanmu di mana saja engkau berada

Jika yang didoakan lebih dari satu calon jamaah haji, doanya juga dalam bentuk
jamak.





Semoga Allah membekali kalian dengan ketaqwaan, mengampuni dosa kalian,
dan memudahkan kalian di mana saja kalian berada
Wallahu alam bish shawab. [Muchlisin BK/Bersamadakwah]

Doa Untuk Yang Pergi dan Pulang


Haji
Doa Untuk Yang Pergi dan Pulang Haji
irajimmy.com on November 16th, 2011

Share this on WhatsApp

Doa pergi haji dan umrah. DOA KETIKA MELIHAT KABAH


ALLOOHUMMA ZID HAADZAL BAITA TASYRIIFAN ,WA TA DZIIMAN , WA TAKRIIMAN ,
WA MAHAABATAN .WA ZIDMAN SYARROFAHU , WA ADZDZOMAHU ,WA KARROMAHU ,
MIMMAN CHAJJAHU , AWI TAMAROHU ,TASYRIIFAN WA TA DZIIMAN WA TAKRIIMAN
WA BIRRON

Ya Allah , tambahkanlah kemuliaan , keagungan , kehormatan dan wibawa pada Bait (


Kabah ) ini .Dan tambahkanlah pula pada orang orang yang memuliakan , meng-
agungkan dan menghormatinya di antara mereka yang berhaji atau yang ber-umroh
dengan kemuliaan , keagungan , kehormatan dan kebaikan

See more at: http://www.travelhajiumroh.web.id/2012/03/doa-doa-dalam-ibadah-


haji-dan-umrah.html#sthash.HGQN0j3I.dpuf

Di pertengahan bulan Dzulhijjah ini, banyak keluarga atau sahabat muslim/muslimat


yang pulang dari ibadah haji. Doa pergi umrah ini haji dan Ada tuntunan dari Rasulullah
dengan mendoakan keluarga, saudara atau sahabat kita yang baru pulang dari tanah
suci, ungkap ustadz Yusuf Mansur dalam wawancaranya dengan wartawan koran
Republika beberapa hari yang lalu.
Mendoakan Yang Berangkat Haji
Doa Pergi Haji dan Umrah
Doa bagi keluarga atau saudara kita yang berangkat haji adalah seperti ini:
Zawwadakallahuttaqwa
(Semoga Allah memberi bekal takwa kepada Anda)
Wa ghafara zanbaka
(Semoga Allah mengampuni dosa Anda)
Wa yassara lakal khaira haitsu maa kunta
(Dan Allah memberi kemudahan bagi Anda, dimanapun Anda berada).
Doa Menyambut Haji
Sedangkan doa untuk menyambut kedatangannya seperti ini:
Wa hajjan mabruran wa sayan masykuran wa tijaratan lan tabura
(Menjadi haji yang mabrur, usahanya penuh syukur dan perniagaan yang tidak pernah
rugi).
Bagi kita yang belum berangkat, pasti diliputi rasa rindu untuk melaksanakan ibadah haji
ini. Kita dapat belajar sebelum menunaikan undangan-Nya. Sudah cukup banyak dan
mudah referensi untuk kita belajar dan menghafal doa manasik ini. Melalui aplikasi
manasik yang ada di ponsel, tak ada salahnya dicoba. Dengan doa pergi haji dan umrah
ini, kita bisa kemanapun membawa dan mempelajarinya. Serangkaian doa lengkap telah
tersaji lengkap di sana. Lantunan demi lantunan doa dapat kita hafalkan, kita ikuti, kita
hayati dan kita resapi.
Untuk rekan-rekan yang memerlukan aplikasi manasik haji dapat diunduh pada link
berikut ini : haji. Semoga bermanfaat.

Doa Mengantar Orang Pergi Haji dalam Islam


Thursday, 27 August 2015 Doa-Doa, Tentang Islam

Doa Mengantar Orang Pergi Haji dalam Islam - Setiap tahun, setiap mau musim haji,
setiap itu pula ada kesempatan mempertebal tekad dan keinginan untuk pergi naik haji.
Keinginan menunaikan rukun Islam ke-5 bagi muslim/ah adalah keinginan hakiki.
Keinginan ini terkadang bahkan melebihi keinginan melaksanakan empat rukun lainnya.
Jadi, niat untuk berhaji semestinya diikuti dengan selalu terlibat dengan kegiatan-kegiatan
yang berhubungan dengan keberangkatan calon haji. Mengantar calon haji, insyaallah
akan membuka jalan untuk mengantar diri kita pergi haji.

Melepas mereka yang akan berangkat ibadah haji memang seolah kita akan melepas
mereka dengan rela utuk kembali kepada Allah SWT (meninggal dunia). Sama-sama
dipanggil oleh Allah SWT, cuma bedanya kalau pergi haji dengan waktu bisa ditentukan
yaitu lebih kurang 40 hari setelah itu dijadwalkan kembali ketanah air, sementara
meninggal dunia tidak akan pernah kembali lagi. Orang yang pergi untuk melaksanakan
ibadah haji, di qiyaskan seperti orang yang meninggal. Maka wajar saja jika suasana
pelepasan dan mengantar orang yang akan pergi haji identik dengan kesedihan.

Sebenarnya bukan hanya sebuah tangisan sebagai wujud kebahagian atau perasaan
lainnya yang dibutuhkan bagi mereka para calon jemaah haji. Disamping dukungan yang
penuh baik berupa dana dan semangat, terlebih saling menghalalkan dan saling
mendoakan menjadi hal yang tidak kalah pentingnya. Ketika seluruh keluarga dan para
tetangga mendoakan dengan hati yang penuh keikhlasan, maka tiada lagi harapan kita
buat mereka para calon jemaah haji Indonesia khususnya, agar diberikan kekuatan,
keselamatan dan perlindungan dari Allah SWT sehingga bisa kembali lagi berkumpul
bersama kita dengan membawa haji yang maqbul dan mabrur. Saat kita mengantar pergi
haji sebaiknya membaca doa mengantar orang pergi haji.

Doa Mengantar Orang Pergi Haji

Zawwadakallahuttaqwa wawajjahaka fil-khairi wakafaakal hammi.

"Semoga Allah membekali dengan taqwa dan menghadapkanmu di dalam


kebaikan, dan semoga Allah menghalang-halangimu dari kesusahan."
Menengok Orang Yang Akan Berangkat Haji (Selametan Haji)

Sebenarnya yang afdhal adalah orang yang akan bepergianlah yang mendatangi kita (yang
tidak pergi). Nanti sekembalinya dia dari bepergian baru kita yang datang.

Imam Ibnu Hajar dalam hasyiyah Idhaah halaman 24 mengutip sebuah riwayat:

Telah datang riwayat bahwasanya Nabi shallallaahu 'alaihi wasallam ketika beliau
berkehendak akan melakukan safar maka beliau mendatangi shahabat-shabat beliau, beliau
mengucapkan salam atas mereka. Dan ketika beliau pulang dari safar beliau, maka para
shahabat mendatangi beliau, mereka mengucapkan salam atas beliau.

Namun, seumpama kita yang menengok / mendatangi ya tidak apa-apa. Yang penting kita
mendoakannya dengan doa sebagai berikut:

Astaudi'ullaah Diinaka Wa Amaanataka Wa Khawaatima 'Amalika.

aku titipkan engkau kepada Allah,agama engkau, amanat engkau dan penutup amal engkau.

Zawwadakallaahuttaqwaa Wa Ghafara Dzanbaka Wa Yassara Laka Alkhaira Haitsu Kunta.

Semoga Allah membekalimu dengan takwa, Semoga Allah mengampuni dosa-dosamu.


Semoga Allah memudahkan kebaikan kepadamu. Semoga Allah mengarahkanmu kepada
kebaikan dimanapun kamu berada.

"Zawwadakallohuttaqwaa, wawajjahaka fil khoiri, wakafaakal hamma."

Artinya:
Semoga Allah memberi bekal kepadamu berupa ketakwaan, dan semoga Allah
senantiasa menghadapkan kepadamu perbuatan baik, dan semoga Allah
melindungimu dari kesusahan.

Kalimat Doa di Saat Pergi Haji dan orang yang ditinggal


pergi haji
Saat Bulan Zulhijah tiba admin Kata Estetka ingin berbagi sedikit mengenai Kalimat Bacaan
Do'a Haji, akan tetapi do'a sederhana ini admin publis di blog ini dengan do'a yang
sederhana, dan berbentuk teks bergambar dibalut dengan bingkai, sengaja admin buat agar
gambar bisa didownload dan di simpan dalam gadget anda, terutama bagi orang yang
ditinggalkan pergi haji, khusunya kepada sanak family, keluarga, tetangga atau orang dekat
lainnya yang sedang ditinggalkan dalam rangka pergi haji, berikut saya publish Kalimat Doa
di Saat Pergi Haji dan orang yang ditinggal pergi haji, sekiranya dapat bermanfaat, seperti
pada contoh pidato Sambutan Pada Walimatus Safar Calon Haji, yang didalamnya terdapat
kalimat menitipkan sepeniggalanya kepada keluarga tetangga atau warga setempat.
Berikut ini adalah teks bergambar doa sederhana mengenai haji, adapula hakikat do'a
adalah bahasa pasrah, yaitu sebuah kalimat kata yang keluar dari hati dan memohon
kepada Tuhan. Do'a sendiri termasuk dalam bahasa yang indah atau juga kata mutiara,
karena do'a adalah bahasa permohonan kepada Allah SWT. Kiranya semoga kepada
Jama'ah Haji kita menjadi haji Mabrur, Amiin yaa Robbal 'alamiin..
Doa untuk Orang yang Hendak Pergi Haji

Apakah ada doa khusus untuk keselamatan orang yang pergi haji?
Dalam masalah ini tentu kita harus merujuk pada dalil. Pergi haji sama dengan bentuk safar
lainnya. Sehingga yang lebih tepat dalam masalah ini adalah cukup membacakan seperti
halnya doa saat safar. Berikut ada doa yang bisa diamalkan.

1- Doa orang yang hendak pergi haji pada orang yang ditinggalkan

Astawdiukallaha alladzi laa tadhiu wa daa-iuhu (Aku menitipkan kalian pada Allah yang
tidak mungkin menyia-nyiakan titipannya).
Dalilnya adalah,


- -

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pergi
meninggalkanku dan beliau mengucapkan, Astawdiukallaha alladzi laa tadhiu wa daa-
iuhu (Aku menitipkan kalian pada Allah yang tidak mungkin menyia-nyiakan titipannya)
(HR. Ibnu Majah no. 2825 dan Ahmad 2: 358. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa
hadits ini shahih).
2 Doa orang yang ditinggalkan pada orang yang hendak pergi haji

Astawdiullaha diinaka, wa amaanataka, wa khowaatiima amalik (Aku menitipkan


agamamu, amanahmu, dan perbuatan terakhirmu kepada Allah).
Dalilnya adalah,

.
- -




Sesungguhnya Ibnu Umar pernah mengatakan pada seseorang yang hendak bersafar,
Mendekatlah padaku, aku akan menitipkan engkau sebagaimana Rasulullah shallallahu
alaihi wa sallam menitipkan kami, lalu beliau berkata: Astawdiullaha diinaka, wa
amaanataka, wa khowaatiima amalik (Aku menitipkan agamamu, amanahmu, dan perbuatan
terakhirmu kepada Allah).(HR. Tirmidzi no. 3443 dan Ahmad 2: 7. Tirmidzi mengatakan
bahwa hadits ini hasan shahih. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini
hasan. Sedangkan Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits inishahih).
Begitu pula bisa membaca doa pada orang yang pergi berhaji,

Zawwadakallahut taqwa wa ghofaro dzanbaka wa yassaro lakal khoiro haytsuma


kunta (Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosa-dosamu, dan
memudahkanmu di mana saja engkau berada).
Dalilnya adalah,


.
- -

. . . .

Dari Anas, ia berkata, Seseorang pernah mendatangi Nabi shallallahu alaihi wa


sallam lantas berkata pada beliau, Wahai Rasulullah, aku ingin bersafar, bekalilah aku.
Beliau bersabda, Zawwadakallahut taqwa (moga Allah membekalimu dengan ketakwaan).
Tambahkan lagi padaku, mintanya. Beliau bersabda, Wa ghofaro dzanbaka (moga Allah
ampuni dosamu). Tambahkan lagi padaku, demi ayah dan ibuku, mintanya. Beliau
bersabda, Wa yassaro lakal khoiro haytsuma kunta (moga Allah memudahkanmu di mana
saja engkau berada). (HR. Tirmidzi no. 3444. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa
sanad hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)
Adapun membuat acara ritual atau doa khusus untuk mendoakan jamaah haji atau orang
yang hendak pergi haji dengan berjamaah atau dikomandoi, maka seperti itu tidak ada
tuntunannya dalam Islam. Bersederhana dalam amalan yang ada tuntunan dari Rasul tentu
lebih baik daripada banyak amalan namun mengada-ada.

Sumber : https://rumaysho.com/3639-do-a-untuk-orang-yang-hendak-pergi-haji.html

BACAAN DOA UNTUK YANG AKAN BERANGKAT HAJI

Ibadah haji adalah ibadah ke tempat yang sangat jauh. Pelaku atau orang lain dapat berdoa
dengan doa safar (perjalanan) sebagai berikut:









Artinya: Ya Allah, kami mohon kepadamu dalam perjalanan ini kebajikan katakwaan
dan amal yang Engkau ridhoi Ya Allah, ringankanlah atas kami perjalanan ini,
dekatkanlah jaraknya perjalanan ini, Ya Alloh Engkaulah temanku dalam perjalanan
ini dan Engkaulah sebagai pengganti yang melindungi keluarga. Ya Allah, aku
berlindung kepadaMu dari pada kesusahan perjalanan ini, dari pemandangan yang
menyakitkan dan dari nasib yang sial dalam harta dan keluarga. (Berdasar hadits
sahih riwayat Muslim)

BACAAN DOA UNTUK YANG BARU DATANG HAJI

Disunnahkan mendoakan orang yang baru datang dari haji dengan bacaan berikut:


Qobbalallahu hajjaka waghafara dzanbaka wakhluf nafaqataka

Artinya: Semoa Allah menerima hajimu, mengampuni dosamu dan mengganti


nafkahmu.
Keterangan dari Imam Nawawi dalam kitab Al-Majmuk IV/400. Teks asal sbb:

""

Kumpulan Doa Umroh & Haji

1. Doa Orang Yang Akan Bepergian Untuk Keluarga Yang Ditinggal



ASTAUDIULLOOHA DIINAKA, WA AMAANA TAKA, WA KHOWAATIIMA AMALIKA
Aku menitipkan agamamu, amanatmu

dan akhir dari semua perbuatanmu hanya kepada Allah.


2. Doa Orang Yang Akan Ditinggal Bepergian




ZAWWADAKALLOOHUT TAQWAA, WA GHOFARO DZANBAKA,
WA YASSARO LAKAL KHOIRO HAITSU MAA KUNTA
Semoga Allah memberikan bekal taqwa kepadamu, mengampuni dosamu

dan memudahkan kebaikan kepadamu di mana saja kamu berada.

3. Doa Ketika Keluar Dari Rumah




BISMILLAAHI TAWAKKALTU ALALLOOHI WA LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA
BILLAHI
Dengan nama Allah (aku keluar) aku bertawakal kepada Allah

dan tiada daya dan upaya kecuali atas (izin dan pertolongan) Allah.

4. Doa Ketika Duduk Di Atas Kendaraan

- -


. .

.



ALLOOHU AKBAR (3x).
SUBHAANALLADZII SAKHORO LANAA HAADZAA
WAMAA KUNNAA LAHUU MUQRINIIN,
WA INNAA ILAA ROBBINAA LAMUNQOLIBUUN.
ALLOOHUMMA INNAA NAS ALUKA FII SAFARINAA
HAADZAA ALBIRRO WAT TAQWAA,
WAMINAL AMALI MAA TARDLOO.
ALLOHUMMA HAWWIN ALAINAA SAFARONAA HAADZAA,
WATHWI ANNAA BUDAHU.
ALLOHUMMA ANTASH SHOOHIBU FISSAFARI
WAL KHOLIIFATU FIL AHLI.
ALLOOHUMMA INNII AUUDZUBIKA MIN WATSAA ISSAFARI
WA KA AABATIL MANDHORI
WA SUUIL MUNQOLABI FIL MAALI WAL AHLI
Allah Maha Besar (3x).

Maha suci Allah (Dzat) yang menundukkan

(kendaraan dan perjalanan) ini kepada kami,

sedang sebelumnya kami tidak mampu

dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami.

Ya Allah sesungguhnya kami mohon kebaikan dan taqwa dalam perjalanan ini,

dan bimbinglah kami melakukan perbuatan yang Engkau ridloi.

Ya Allah permudahlah perjalanan kami ini, dan jadikan

perjalanan yang jauh seolah-olah dekat.

Ya Allah Engkaulah teman dalam bepergian dan yang mengurusi keluargaku.

Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu

dari kelelahan dalam bepergian, pemandangan yang menyedihkan

dan perubahan yang jelek dalam harta dan keluarga.


5. Apabila Telah Sampai Di Miqot, Membaca Niat Umrah



Niat Umrah :

LABBAIKA ALLOOHUMMA UMROTAN


Kusambut panggilanMu Ya Allah untuk berumrah.


Niat Haji :

LABBAIKA ALLOOHUMMA HAJJAN


Kusambut panggilanMu Ya Allah untuk berhaji.
6. Membaca Talbiyah Berulang-Ulang Sampai Thawaf



LABBAIKA ALLOHUMMA LABBAIK. LABBAIKA LAA SYARIIKA LAKA LABBAIK
INNAL HAMDA WANNIMATA LAKA WALMULK LAA SYARIIKA LAK
Kusambut panggilanMu Ya Allah, tiada sekutu bagiMu,

kusambut panggilan-Mu, sesungguhnya segala puji,

segala nimat dan kekuasaan hanyalah bagiMu, tiada sekutu bagiMu.


7. Doa Ketika Melihat Masjidil Haram



ALLOOHUMMA ANTASSALAAM, WA MINKAS SALAAM, FAHAYYINAA ROBBANAA
BISSALAAM
WA ADKHILNAL JANNATA DAAROSSALAAM
Ya Allah, Engkaulah Maha Penyelamat, dari engkaulah segala keselamatan,

hidupkanlah kami ya Robb dengan penuh keselamatan

dan masukanlah kami ke dalam surga (sebagai negeri) keselamatan.


8. Doa Ketika Masuk Masjid



ALLOOHUMMAFTAH LII ABWAABA ROHMATIK
Ya Allah bukakanlah pintu-pintu rahmatMu untukku.

9. Doa Ketika Melihat Kabah


.


.


ALLOOHUMMA ZID HAADZAL BAITA TASYRIIFAN WA TAZHIIMAN
WA TAKRIIMAN WA MAHAABATAN
WA ZID MAN SYARROFAHU WA KARROMAHU MIMMAN HAJJAHU
AWI TAMAROHU TASYRIIFAN WA TAZHIIMAN WATAKRIIMAN WABIRRON
Ya Allah tambahkanlah ke Baitullah ini kemuliaan, keagungan,

keunggulan, dan kehebatan,

tambahkan pula kepada orang yang memuliakannya

dari kalangan yang berhaji atau umrah, kehormatan, keagungan, kemulian,

dan kebaikan baginya.


10. Doa Ketika Keluar Masjid




ALLOOHUMMA INNII AS ALUKA MIN FADHLIK .
Ya Allah sesungguhnya aku mohon karunia dariMu.
11. Thawaf Mengelilingi Kabah

A. Thawaf dimulai dari lampu hijau yang lurus dengan Hajar Aswad. Ketika melewati lampu tersebut, sambil
menghadap Hajar Aswad dan berisyarat dengan tangan kanan serta membaca:




BISMILLAAHI ALLOOHU AKBAR
Dengan menyebut nama Allah,

Allah Yang Maha Besar.

Setelah itu menghadap ke kanan sehingga Kabah berada di sebelah kiri kita, dan mulailah thawaf
mengelilingi Kabah.

Ketika mengelilingi kabah, tidak ada doa yang wajib dibaca. Namun, Anda dapat membaca:





SUBHAANALLOOH, WALHAMDULILLAAH,
WA LAA ILAAHA ILLALLOOH, WALLOOHU AKBAR
Maha Suci Allah, Segala Puji Bagi Allah,

Tiada Tuhan selain Allah, Alloh Maha Besar


B. Di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, membaca doa:




ROBBANAA AATINA FIDDUNYAA HASANAH WA FIL AAKHIROTI HASANAH
WA QINAA ADZAA BANNAAR
Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat,

dan jauhkanlah kami dari siksaan api neraka.


C. Tatkala berada di antara hajar aswad dan lampu hijau, palingkan wajah ke Hajar Aswad & berisyarat dengan
tangan sambil membaca:



BISMILLAAHI ALLOHU AKBAR
Dengan menyebut nama Allah, Allah Yang Maha Besar.
D. Ulangi point A s.d. point D sebanyak 7 kali.

12. Setelah Thawaf Langsung Menuju Maqam Ibrahim Sambil Membaca:



WATTAKHIDZUU MIN MAQOOMI IBROOHIIMA MUSHOLLA
Dan jadikanlah sebagian Maqam Ibrahim sebagai tempat sholat.
13. Sholat 2 Rakaat Di Depan Maqom Ibrohim

Setelah membaca Surat Al Fatihah membaca:

a. Rakaat Pertama : QS. Al Kafirun


b. Rakaat Kedua : QS. Al Ikhlas
14. Berdoa Di Tempat Sekitar Maqom Ibrohim (Doanya Bebas)

15. Meminum Air Zamzam




ALLOOHUMMA INNII AS-ALUKA ILMAN NAAFIAN WA RIZQON WAASIAN
WA SYIFAA-AN MIN KULLI DAA-IN
Ya Alloh, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat,
rizki yang luas dan obat dari segala penyakit.
16. Doa Ketika Sai

A. Naik ke bukit shafa melalui Baabus Shafa sambil membaca:






INNASH SHOFAA WAL MARWATA MIN SYAAAIRILLAH,
ABDA-U BIMAA BADA-ALLOOHU BIHI
Sesungguhnya Shafa dan Marwah itu merupakan bagian dari syiar Allah.

Aku memulai Sai dengan apa yang didahulukan oleh Allah.

B. Tiba di Shafa mengangkat kedua tangan dan menghadap kabah, sambil membaca doa:

- -

.

ALLOHU AKBAR (3x) LAA ILAAHA ILLALLOHU WAHDAHU LAA SYARIIKALAH,
LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU WAHUWA ALAA KULLI SYAIIN QODIIR.
LAA ILAAHA ILLALLOHU WAHDAH, ANJAZA WADAH, WANASHORO ABDAH,
WAHAZAMAL AHZAABA WAHDAH
Allah maha Besar (3x).

Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, Tiada sekutu bagiNya,

milikNya segala kekuasaan, Segala puji bagiNya,

Dialah Yang Maha Kuasa atas segalanya,

Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, Dia memenuhi janjiNya,

Dia yang menolong hambaNya,

Dia sendiri yang mengalahkan musuhNya.

(Kemudian boleh dilanjutkan dengan doa apa saja yang diinginkan)


C. Dari Shafa menuju Marwah dan melakukan seperti apa yang dilakukan di bukit Shafa (doanya sama)

17. Tidak Ada Doa-Doa Khusus Ketika Mabit Di Mina, Wuquf Di Arafah, Mabit Di Muzdalifah.

Silahkan memperbanyak dzikir (Takbir, Tahlil, Tahmid dan Kalimat Tauhid). Dan berdoalah sesuai yang diinginkan.

18. Doa Ketika Melompar Jumrah

A. Jumratul Aqabah pada tanggal 10 Dzulhijjah melempar 7 kali lemparan. Setiap kali melempar membaca:

-
ALLOOHU AKBAR, ALLOOHUMMAJALHU HAJJAN MABRUUROO
WA DZANBAN MAGHFUURO
Allah Yang Maha Besar, Ya Allah jadikanlah Haji ini mabrur,

dan ampunilah dosa.


B. Jumratul Ula, Wustha dan Aqabah pada hari-hari tasyriq (11, 12, 13 Dzulhijjah)

C. Lemparlah ketiga Jumrah tersebut selama menetap di Mina setelah matahari tergelincir, mulai dari Jumratul Ula,
Wustha, dan terakhir Jumratul Aqabah, setiap Jumrah dengan 7 kali lemparan batu kecil sambil bertakbir pada
setiap lemparan.

Doa Menyambut Jamaah Haji


Segala puji bagi Allah, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad,
keluarganya, para shahabatnya dan para pengikutnya yang baik hingga hari kiamat.Amma
badu:

Para pembaca yang dirahmati Allah Taalaa:

Perjalanan haji merupakan perjalanan ibadah yang penuh dengan rintangan dan cobaan, yang
diimpikan oleh setiap muslim, oleh karenanya Allah Taalaa menjanjikan ganjaran surga bagi
siapa yang mendapatkan haji mabrur serta diampuni dosanya.

Ketika jamaah haji kembali ke tanah air, sebagian besar kaum muslimin berbondong-bondong
menyambut mereka dengan mengucapkan ucapan selamat dan doa atas keselamatan dan
keberhasilan mereka. Maka apa kedudukan ucapan selamat dan doa untuk jamaah haji yang
kembali pulang dari sisi syarie?

Pertanyaan:

Mengapa orang yang mengucapkan kepada orang yang selesai mengerjakan shalat
Taqabbalallahu (semoga Allah mengkabulkannya) bahwa itu perkataan bidah, sedangkan
orang yang selesai Umrah atau Haji diucapkan kepada mereka: Taqabbalallahu hajjaka atau
umrotaka atau ucapan hajjun mabrur au umratun maqbulah tanpa ada yang mengingkarinya,
dan ini masyhur sampai dikalangan para penuntut ilmu dan ulama tanpa diingkari, padahal
shalat merupakan kewajiban dan haji juga kewajiban, dan doanya juga doa yang sama, namun
mengapa yang pertama dihukumi bidah sedangkan yang kedua tidak?

Jawaban:

Segala puji bagi Allah shalawat serta salam semoga salam tercurah kepada Nabi Muhammad,
keluarganya, para shahabatnya dan para pengikutnya yang baik hingga hari kiamat. Amma
badu:

Sesungguhnya ucapan seorang muslim yang dibiasakan kepada saudaranya setelah shalat
Taqabbalallahu sebagai bentuk ibadah merupakan ucapan bidah, karena ibadah dasarnya
adalahtauqifiyah, sedangkan tidak pernah ada riwayat dari Nabi shallallahu alaihi
wasallam maupun salah seorang shahabat yang mulia membiasakan ucapan itu.

Adapun ucapan kepada jamaah haji maupun umrah, maka dalam hal itu ada beberapa riwayat:

Telah dikeluarkan oleh Ibnu Sunni dan At-Thabrani dari Ibnu Umar radhiyallahu anhuma berkata:
seorang pemuda datang kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam dan berkata: sesungguhnya
aku berhaji, lalu Nabishallallahu alaihi wasallam berjalan bersamanya, dan berkata: wahai
pemuda, semoga Allah membekalimu dengan ketakwaan, dan menuntunmu kepada kebaikan,
dan mencukupimu dari kesedihan, maka tatkala pemuda tersebut pulang dia mengucapkan
salam kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam, maka beliau berkata: wahai pemuda, semoga
Allah menerima hajimu, dan mengampuni dosamu, dan menggantikan nafkahmu.

Juga diriwayatkan oleh Said bin Manshur dalam sunannya dari Ibnu Umar bahwa beliau
mengucapkan kepada orang yang kembali dari haji:

Taqabbalallahu sayaka wa adzama ajraka wa akhlafa nafaqataka


Artinya: (semoga Allah menerima saimu(usahamu), dan membesarkan pahalamu, dan
mengganti nafkahmu).

Ibnu Muflih rahimahullah berkata dalam kitab Al-Furu: Al-Ajuri menyebutkan


tentang mustahabnyamengantarkan haji dan berpamitan dengannya dan memintanya untuk
mendoakannya, Al-Fadhl bin Ziyad menukilkan apa yang kami dengar doa untuk orang yang
pergi berperang jika kembali, adapun haji maka kami mendengarnya dari Ibnu Umar dan Abu
Qalabah dan orang-orang juga mendoakannya.

Dikatakan dalam Al-Mausuah Fiqhiyyah: ulama Syafiiyyah berpendapat dianjurkan ucapan


kepada orang yang berhaji atau umrah:

Taqabbalallahu hajjaka au umrataka wa ghafara dzanbaka wa akhlafa alaika nafaqataka

Artinya: (Semoga Allah menerima hajimu atau umrahmu, dan mengampuni dosamu, dan
mengganti nafkahmu).

Perbedaan antara doa dalam dua keadaan itu, tidak ada riwayat doa dari seorang shahabatpun
setelah shalat, dan adanya riwayat setelah haji.

Demikian pula Syeikh Ibnu Jibrin rahimahullah telah mengeluarkan fatwa kebolehannya
diqiyaskan dengan ucapan selamat ketika hari raya.

Wallahu Alam bishowab

(ar/voa-islam.com)

Doa Untuk Orang Pulang dari Haji


Posted by Habib bin Hilal On 29-September-2015 Filed under Hikmah Islam

Sungguh Islam mengajarkan kita sebuah akhlaq yang indah ketika keluarga,
saudara, atau teman kita pulang dari menunaikan ibadah Haji atau Umrah.
Selain ungkapan kegembiraan, Rasulullah saw mencontohkan kepada kita
beberapa doa yang diucapkan atau disampaikan kepada orang yang telah
selesai melaksanakan Haji/Umrah.

Doa menyambut orang yang pulang Haji

Taqabbalallahu sayaka wa adzama ajraka wa akhlafa nafaqataka.


Artinya: Semoga Allah menerima saimu (usahamu), dan membesarkan
pahalamu, dan
mengganti (nafkahmu).

Hal ini berdasarkan riwayat hadits berikut ini:

Seorang pemuda datang kepada Nabi Muhammad Saw dan berkata,


Sesungguhnya aku berhaji. Lalu Nabi berjalan bersamanya dan berkata: Wahai
pemuda, semoga Allah membekalimu dgn ketakwaan, dan menuntunmu kepada
kebaikan, dan mencukupimu dari kesedihan. Maka tatkala pemuda tersebut
pulang, dia mengucapkan salam kepada Nabi, lalu beliau berkata, Wahai
pemuda, semoga Allah menerima hajimu, dan mengampuni dosamu, dan
menggantikan nafkahmu. (HR. Ibnu Sunni dan At-Thabrani dari Ibnu Umar ra)

Doa untuk jamaah Haji lainnya:



Allahummajal hajjan mabruron, wa sayan masykuron, wa dzanban
maghfuron.
Artinya: Semoga Allah menganugerahkan haji yang mabrur, usaha yang
disyukuri dan dosa yang diampuni.

Diriwayatkan dari Ibnu Masud dan Ibnu Umar.


Keutamaan Haji Mabrur
Doa-doa di atas menunjukkan salah satu tujuan dan pentingnya ibadah Haji. Haji
yang diterima (mabrur) akan berbalas surga. Dalam hadits disebutkan,

Dan haji mabrur tidak ada balasan yang pantas baginya selain
surga.
(HR. Bukhari no. 1773 dan Muslim no. 1349).

Oleh karena balasannya demikian, maka tidak salah jika kita mendoakan agar
haji mereka pun mabrur.
Meminta Didoakan oleh Orang yang
Pulang Haji
Rasulullah bersabda: Apabila kamu bertemu orang haji (yang
baru pulang haji), maka bersalamlah dan berjabat tanganlah dengannya
dan suruhlah dia berdoa memohon keampunan untuk dirimu sebelum dia
masuk ke rumahnya, maka sesungguhnya dia itu telah mendapat keampunan
Allah Taala (doanya dikabulkan).

Lalu Nabi berdoa:

Allahumagfir lilhajji Walimanistagfaralahulhaj.


Maksudnya, Ya Allah berikanlah keampunan kepada orang yang mengerjakan
haji dan kepada mereka yang dimohonkan ampun oleh orang yang haji.
(Riwayat Ahmad)

Di sini terlihat bahwa Rasulullah berdoa kepada Allah, memohon agar doa-doa
orang yang pulang dari Haji itu dikabulkan, terutama doa yang memohonkan
ampun kepada mereka yang meminta didoakan agar diampuni dosa-dosanya.
Jadi, sambutlah orang-orang yang pulang dari Haji dan mintalah mereka untuk
memohonkan ampun kepada Allah atas dosa-dosa kita!

Doa Bisa Pergi Haji


BY JAMEEL OCT 2, 2015
Oleh Ahmad Jameel
Sedari kecil saya sudah pengen banget bisa pergi haji dan bisa berangkatin
haji orang tua, makanya semangat belajar ke sana-sini di tengah
keterbatasanfinancial. Lepas nyantren, berusaha gigih untuk mengais rezeki
halal yang banyak dan berkah. Ini doa yang selalu dipanjatkan lepas shalat
lima waktu:

Ya Allah karuniakan kepada kami rezeki yang luas, halal, baik lagi berkah,
dan Engkaulah sebaik-baiknya yang memberikan rezeki.

Dan tiap habis shalat jumat selalu saya baca 7 kali doa berikut :

Ya Allah Yang Maha Kaya, Yang Maha Terpuji, Yang Maha Pencipta,
Yang Maha Mengembalikan, Yang Maha Penyayang, Maha mengasihi. Ya
Allah jadikanlah kami kaya dengan apa yang telah Engkau halalkan dari
yang Engkau haramkan, dan dengan ketaatan padaMu dari bermaksiat
padaMu, dan karuniaMu dari pihak selain diriMu

Saya dapat ijazah doa juga dari gurunda K.H. Masyuri Baidhowi, MA.,
Pengasuh Pesantren Modern Darussalam Eretan Indramayu, doa ini spesial
untuk bisa berangkat haji dan umroh ga pake cape, ga pake lama dan bisa
bolak-balik ke tanah suci sewayah-wayah kita mau.


Ya Allah karuniakan kepada kami kesempatan untuk berziarah ke tanah
haram-Mu dan tanah haram Nabi-Mu Muhammad shallallahu alaihi wa
sallam untuk beribadah haji dan umrah berkali-kali.

Tentunya sering-sering baca sholawat untuk baginda Rasulullah shallallahu


alaihi wa sallam, keluarganya dan untuk Nabiyyullah Ibrahim
alaihishsholatu wasallam. Banyakin sedekahnya, bantu saudara-saudara kita
yang mau berangkat haji, Mudah-mudahan Rasulullah mengaudiensi agar
kita termasuk yang diundang oleh Allah ke rumah-Nya.

Alhamdulillah Allah takdirkan kami bisa berangkat bareng musim haji 1436
H ini. Saya doakan juga semoga seluruh kawan-kawan bisa berangkat haji
bersama orang-orang tercinta

DOA & SHOLAWAT AGAR DIMUDAHKAN PERGI HAJI


14 September 2015 - Kategori Blog

Di Antara yang masyhur adalah amalan bershalawat dengan shighot shalawat yang disertai
permohonan agar disampaikan hajat untuk menunaikan ibadah haji ke Makkah al-Mukarramah.
Syaikh Ahmad Qusyairi rahimahullah telah menukilkan shighot shalawat demikian dalam karya
beliau al-Wasiilatul Hariyyah Fi Al-Sholawati ala khoiril Bariyyah yang dikenal
sebagai Sholawat Hajjiyyah

Telah masyhur diamalkan dan dianjurkan pengamalannya oleh para masyayikh kita yang
mulia, rahimahumullahu ajma`in.

Mudahan mudahan hajat kita untuk menunaikan ibadah haji diperkenankan Allah ta`ala dan
dianugerahi dengan Haji Mabrur

Berikut Teks Sholawat Hajiyyah










Ya Allah, wahai Tuhan kam Limpahkan shalawat dan salam atas Junjungan kami Nabi
Muhammad SAW. Dengan Berkah shalawat sampaikanlah kami Berkunjung ke rumahMu yang
mulia untuk menunaikan haji, Dan menziarahi Makam NabiMu Dalam kelembutan ketentuan Ilahi
Dalam afiat, selamat sejahtera, tercapai segala yang dicita-cita. Limpahi juga shalawat, salam
dan keberkatan Atas sekalian keluarga dan sahabat-nya.
amin

Doa agar dimudahkan pergi haji




Artinya :
Ya Allah, Berilah karunia-Mu untuk mengunjungi rumah-Mu yang agung dan RosuMu yang
mulia, di tahun ini dan setiap tahun, dengan keadaan sebaik-baiknya.

wallahu alam bish showwab

Bismillahir Rahmanir Rahiim.

Ya Allah segala puji hanya kepada-Mu, atas segala karunia yang telah engkau
berikan kepada kami.

Semoga rahmat dan keselamatan engkau limpahkan kepada Nabi-Mu,


Muhammad ibn Abdullah juga kepada keluarganya, para sahabat dan para
pengikutnya, semuanya.

Yaa Allah yaa ghaffar, ampunilah dosa kami, dosa ibu bapak kami, dosa kaum
muslimin dan muslimat baik yang masih hidup maupun yang telah engkau
panggil.

Yaa Allah yang maha Rahman, berikanlah kekuatan dan keselamatan kepada
para jemaah haji, tamu engkau yaa rabb, keluarga tercinta kami, agar mereka
bisa kembali berkumpul bersama kami.dan menceritakan tentang indahnya
menjadi tamu-Mu yaa Rabb. Semoga engkau menerima ibadah hajinya dan
menjadikannya haji yang mabrur

Allahummaj al hajjanaa hajjan mabruuro, wa sayana sayan masykuuro, wa


dzanban maghfuuro, wa tijarotan lan tabuur.

Yaa Allah Yaa Rahiim, Berikan juga kesempatan dan kemampuan kepada kami
untuk menjadi tamu-Mu pergi haji ke tanah suci, Undanglah keturunan kami
Yaa Allah.sahabat-sahabat kami,dan umat islam seluruhnya.

Allohumma inna nasaluka ridhoka wal jannah

Wa naudzubika min sakhotika wannar.

Berkahi sisa umur kami Yaa Allah

Berkahi Seluruh ummat islam

Rabbanaa aatina fiddunyaa hasanah,

Wa fil aakhiroti hasanah, wa qinaa adzaabannar.


Doa-doa Haji dan 'Umrah [1] DOA-DOA HAJI DAN UMRAH

, , ,

Wahai Tuhan yang mengatur kami, terimalah (amal) dari kami, sesungguhnya Engkau maha
mendengar lagi maha mengetahui. Wahai Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang
berserah diri kepada-Mu dan (jadikanlah) dari keturunan kami ummat yang berserah diri
kepada-Mu dan ajarkanlah kepada kami mansik (tata cara haji) kami dan terimalah tobat
kami, sesungguhnya Engkau yang maha me-nerima tobat lagi maha pengasih.

1. Doa-doa supaya Dapat Menunaikan Haji Pada bab doa-doa bulan Ramadhn yang telah
lalu ada beberapa doa yang dianjurkan untuk dibaca pada setiap selesai shalat fardhu yang
lima, dan di antaranya ada doa agar dapat menunaikan ibadah haji yang mabrr.

2. Doa Orang yang Hendak Safar setelah Shalat

, , ,

Allhumma inn astaudiuka nafs, wa ahl wa ml wa dn, wa dun-yya wa khirat, wa


amnat wa khawt-ma amal. Ya Allah sungguh kutitipkan diriku, keluargaku, harta-
bendaku dan ajaranku, duniaku dan akhiratku, amanatku dan akhir-akhir amalku.

3. Doa Orang yang Mengantarkan

, ,
, ,

Astaudiullha dnaka wa amnatak, wa khawtma amalik, wa wajjahaka lilkhairi haitsu m


tawajjaht, wa zawwadat taqw, wa ghafara lakadz dzunb.

Aku titipkan kepada Allah ajaranmu dan amanatmu, dan akhir-akhir dari amalmu, dan
semoga Dia mengarahkanmu kepada kebaikan yang kemana saja kamu menghadap,
membekalimu dengan taqw, dan mengampuni dosa-doa bagimu.

4. Doa Orang yang Mengantarkan

, ,
, , ,

, , . ,

Ahsana lakash shahbah, wa akmala lakal manah, wa sahhala lakal huznatah, wa qarraba
lakal bad, wa kafkal muhimm, wa hafizha laka dnaka wa amnataka wa khawtma
amalik, wa wajjahaka likulli khair. Alaika bitaqwallh, astaudiullha nafsak, sir al
barakatillhi azza wa jalla.

Mudah-mudahan Allah membaikkan persahabatan bagimu, menyempurnakan pertolongan


untukmu, memudahkan kesulitan bagimu, mendekatkan yang jauh bagimu, mencukupi
kebutuhanmu, menjaga ajaranmu, amanatmu serta akhir-akhir amalmu, dan me-ngarahkanmu
kepada yang baik. Hendaklah kamu bertaqw kepada Allah, aku titipkan dirimu kepada
Allah, berjalanlah atas barakah Allah azza wa jalla.
5. Doa Hendak Menunaikan Haji atau Umrah

,
,
,
.

L ilha illallhul halmul karm, l ilha illallhul aliyyul azhm, subhnallhi rabbis
samwtis sabi wa rabbil aradhnas sabi wa rabbil arsyi azhm, wal hamdu lillhi rabbil
lamn.

Tidak ada tuhan selain Allah yang maha sabar lagi mulia, tidak ada tuhan selain Allah yang
maha tinggi lagi maha agung, maha suci Allah pemilik seluruh langit yang tujuh dan pemilik
semua bumi yang tujuh, dan pemilik arasy yang agung, dan segala puji bagi Allah pemilik
alam semesta.

Kemudian ucapkan:

Allhumma kun l jran f kulli jabbrin and wa min kulli syaithnin mard.

Ya Allah jadilah Engkau pelindung bagiku dari setiap penguasa yang zalim, dan dari setiap
syaithn yang jahat.

Kemudian ucapkanlah:

.

.
, .
,
, . , ,

. , , .

.
,
. ,

, . , ,

,
,
, ,

Bismillhi dakhaltu wa bismillhi kharajtu wa f sablillh. Allhumma inn uqaddimu baina


yadai nisyn wa ajalat, bismillhi wa m sy`allhu f safar hdz dzakartuhu au nastuh.
Allhumma antal mustanu alal umri kullih, wa antash shhibu fis safari wal khalfatu fil
ahl. Allhumma hawwin alain safaran, wathwi lanal ardh, wa sayyirn fh bithatika wa
thati raslik. Allhumma ashlih lan zhahran, wa brik lan fm razaqtan, wa qin
adzban nr. Allhumma inn adzu bika min wats`is safar, wa kbbatil munqalab, wa
s`il manzhari fil ahli wal mli wal walad. Allhumma anta adhud wa nshir bika ahllu
wa bika asr. Allhumma inn as`aluka fi safar hdzas surr, wal amala bim yurdhka ann.
Allhummaqtha ann budahu wa masyaqqatah, washhabn fhi wakhlufn f ahl bikhair,
wal haula wal quwwata ill billh. Allhumma inni abduka wa hdz humlnuk, wal
wajhu wajhuka was safaru ilaik, wa qadiththalata al mlam yaththali alaihi ahad, fajal
safar hdz kaffratan lim qablahu min dzunb, wa kun aunan l alaih, wakfin watsahu
wa masyaqqatah, wa laqqin minal qauli wal amali ridhka fainnam an abduka wa bika
wa lak.

Dengan nama Allah aku masuk dan dengan nama Allah aku keluar dan fi jalan Allah. Ya
Allah sesungguhnya aku mengedepankan Bismillh (dengan nama Allah) dan M sy`allh
(apa yang Allah kehendaki) di hadapan lupaku dan ketergesa-gesaanku dalam safarku ini,
baik aku mengingatnya ataupun melupakannya. Ya Allah Engkaulah yang diminta bantuan
atas semua perkara, Engkaulah yang menyertai dalam perjalanan dan yang menjaga keluarga.
Ya Allah mudahkanlah bagi kami perjalanan kami, dan lipatkanlah bagi kami bumi ini, dan
perjalankanlah kami padanya dengan ketaatan kepada-Mu dan ketaatan kepada Rasl-Mu. Ya
Allah, perbaikilah bagi kami pungung kami (mudahkanlah beban kami), dan berkahilah kami
pada apa yang Engkau karuniakan kepada kami, dan jagalah kami dari api neraka. Ya Allah
sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kemalangan dalam safar, kembali dengan
ditimpa kesedihan, dan buruk pemandangan (yang dilihat) dalam keluarga, harta dan anak.
Ya Allah Engkaulah lenganku dan penolongku, dengan-Mu aku menempati suatu tempat dan
dengan-Mu aku berjalan. Ya Allah aku mohon kepada-Mu dalam safarku ini kegembiraan,
dan beramal dengan amal yang mendatangkan rido-Mu kepadaku. Ya Allah putuskanlah
dariku jauhnya dan sulitnya, sertailah aku padanya dan jagakanlah untukku keluargaku
dengan kebaikan, dan tidak ada daya serta tidak ada kekuatan selain dengan Allah. Ya Allah
sungguh aku adalah hamba-Mu, dan ini juga adalah pikulan-Mu dan arah itu adalah arah
kepada-Mu serta perjalanan kepada-Mu, sungguh Engkau telah mengetahui apa yang tidak
diketahui atasnya oleh seseorang, maka jadikanlah safarku ini sebagai penutup bagi dosa-
dosaku sebelumnya, dan jadilah Engkau pertolongan bagiku atasnya, dan jagalah aku dari
keletihannya dan kesulitannya, dan per-temukanlah aku dari ucapan dan perbuatan kepada
rido-Mu, maka aku hanyalah hamba-Mu dengan-Mu dan milik-Mu.

Apabila kamu menapakkan kakimu pada kendaraan, maka ucapkanlah:

Bismillhir rahmnir rahm, bismillhi wallhu akbar.

Dengan nama Allah yang maha pemurah lagi maha penyayang, dengan nama Allah dan Allah
maha besar.

Apabila kamu telah duduk di atas kendaraan dan barang ba-waanmu telah ada denganmu,
maka ucapkanlah:


,
, , ,
. ,

. , ,
, ,
.

Alhamdu lillhil ladz hadn lil`islm, wa allamanal qurn, wa manna alain


bimuhammadin shallallhu alaihi wa lih. Subhnallh, subhnal ladz sakhkhara lan hdz
wam kunn lahu muqrinn, wa inn il rabbin la-munqalibn, walhamdu lillhi rabbil
lamn. Allhumma antal hmilu alazh zhahr, wal mustanu alal amr. Allhumma
ballighn balghan yablughu il khair, balghan yablughu il maghfiratika wa ridhwnik.
Allhumma l thaira ill thairuk, wal khaira ill khairuk, wal hfizha ghairuk.

Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami ke Islam, mengajari kami Al-Quran, dan
memberikan karunia kepada kami dengan Muhammad saw. Maha suci Allah, maha suci
Tuhan yang telah menundukkan bagi kami kendaraan ini, dan bukanlah kami yang
menundukkannya, dan sesungguhnya kami kepada Tuhan yang mengatur kami kembali, dan
segala puji bagi Allah pemilik alam semesta. Ya Allah Engkaulah yang menanggung beban,
dan yang diminta bantuan untuk menuntaskan urusan. Ya Allah sam-paikanlah kami dengan
penyampaian yang sampai kepada kebaikan, dengan penyampaian yang sampai kepada
ampunan-Mu dan kerelaan-Mu. Ya Allah tidak ada sial selain sial-Mu dan tidak ada kebaikan
selain kebaikan-Mu dan tidak ada penjaga selain-Mu.

6. Doa ketika Hendak Melakukan Safar

. , . ,

, , .
,
, , , ,
.

Asyhadu anl ilha illallhu wahdah, wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasluh.
Alhamdu lillhil ladz hadn lil`islm, wa jaalan khaira ummatin ukhrijat lin ns. Subhnal
ladz sakhkhara lan hdz wam kunn lahu muqrinn. Allhumma inn adzu bika min
wats`is safar, wa kbbatil munqalib, wa s`il manzhari fil ahli wal mli wal walad.
Allhumma antash shhib fis safar, wal khalfatu fil ahl, wal mustanu alal amr, ithwi lanal
bud, wa sahhil lanal khuznah, wakfinal muhimma innaka al kulli syai`in qadr.

Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah (sendiri), dan aku bersaksi bahwa
Muhammad adalah hamba dan Rasl-Nya. Segala puji kepunyaan Allah yang telah
menunjuki kami kepada Islam, dan menjadikan kami sebaik-baik ummat yang ditampilkan
untuk manusia. Maha suci Tuhan yang telah menundukkan bagi kami kendaraan ini
sedangkan kami tidak mampu menundukkannya. Ya Allah aku berlindung kepada-Mu dari
mendapatkan kesulitan dalam perjalanan, kesedihan pada saat kembali dan keburukan
pemandangan pada keluarga, harta dan anak. Ya Allah Engkau yang menyertai dalam safar,
yang menjaga keluarga (yang ditinggalkan) dan yang dimintai pertolongan dalam segala
urusan, dekatkan buat kami yang jauh, mudahkan bagi kami yang sulit dan cukupi kami dari
apa yang menjadi kebutuhan, sungguh Engkau maha kuasa atas segala sesuatu.

7. Doa ketika Hendak Melakukan Safar

, ,

Allhumma antash shhibu fis safar, wal hmilu alazh zhahr, walkhalfatu fil ahli wal mli
wal walad.

Ya Allah Engkaulah yang menyertai dalam perjalanan, yang menanggung punggung (beban),
dan yang menjaga keluarga, harta dan anak yang ditinggalkan.
8. Doa pada Waktu Keluar Rumah


.
. ,
,

Allhumma bika kharajtu walaka aslamtu wa bika mantu wa alaika tawakkalt. Allhumma
brik l f yaum hdz warzuqn fauzahu wa fat-hahu wa nashrahu wa tha-hrahu was
hudhu wa barakatah, washrif ann syarrahu wa syarra m fh, bismillhi wa billhi wallhu
akbaru wal-hamdu lillhi rabbil lamn.

Ya Allah dengan-Mu aku keluar, kepada-Mu aku berserah diri, kepada-Mu aku bermn dan
kepada-Mu aku bersandar. Ya Allah berkahilah aku pada hariku ini, dan berikanlah kepadaku
karunia keberuntungannya, kemudahannya, pertolongannya, kesuciannya, petunjuknya dan
berkahnya. Dan palingkanlah dariku keburukannya dan keburukan yang ada padanya, dengan
nama Allah, dengan Allah dan Allah maha besar. Dan segala puji bagi Allah pemilik alam
semesta. Ya Allah aku keluar (dari rumah), maka berkahilah aku dalam keluarku dan
jadikanlah manfaat buatku.

9. Doa Keluar Rumah

, ,

Bismillhi kharajt, wa alallhi tawakkalt, l haula wal quwwata ill billh.

Dengan nama Allah aku keluar, dan kepada Allah aku bertawakkal, tidak ada daya dan tidak
ada kekuatan selain dengan Allah.

10. Doa Naik Kendaraan Ketika menginjakkan kaki pada kendaraan, maka ka-takanlah:
Bismillh. Dengan nama Allah Dan setelah duduk di atas kendaraan, maka bacalah doa
berikut ini:

. , ,
. , ,

.


Alhamdu lillhil ladz karraman wa hamalan fil barri wal bahr, wa razaqan minath
thayyibt, wa fadhdhalan al katsrin mimman khalaqa tafdhl. Subhnal ladz sakhkhara
lan hdz wa m kunn lahu muqrinn. Subhnallhi subhnallhi subhnallh, alhamdu
lillhi alhamdu lillhi alhamdu lillh, allhu akbaru allhu akbaru allhu akbar. Rabbighfir l
fainnahu l yaghfirudz dzunba ill ant.

Segala puji bagi Allah yang telah memuliakan kami dan membawa kami di darat dan laut,
dan memberi kami rezeki dari yang baik-baik, dan telah mengutamakan kami atas yang
banyak dari makhluk yang telah Dia ciptakan. Maha suci yang telah menundukkan kendaraan
ini untuk kami dan kami tidaklah kuasa untuk menundukkannya. Subhnallh (3 kali),
Alhamdu lillh (3 kali), Allhu akbar (3 kali). Ya Allah ampulilah aku, karena sesungguhnya
tidak ada yang mengampuni dosa-dosa selain Eng-kau.
11. Doa ketika Naik Bahtera, Perahu atau Kapal Laut

,
, . ,

Bismillhi majrh wa mursh, inna rabb laghafrun rahm. Allhumma brik lan f
markabin, wa ahsin sairan, wa fin min syarri bahrin.

Dengan nama Allah pada saat berjalannya dan pada waktu berlabuhnya, sesungguhnya
Tuhanku maha pengampun lagi maha penyayang. Ya Allah berkahilah pada kedaraan kami
ini, muluskan perjalanan kami, dan selamatkan kami dari keburukan laut kami.

12. Doa Naik Bahtera

. ,
.
, , .
,

Wa m qadarullha haqqa qadrih. Bismillhi majrh wa mursh, inna rabb laghafrun


rahm. Wal ardhu jaman qabdhatuhu yaumal qiymati was samwtu mathwiyyatun
biyamnih, subhnahu wa tal amm yusyrikn. Allhumma brik lan f markabin, wa
ahsin masran, wa fin min bahrin.

Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan semestinya. Dengan nama Allah pada saat
berjalannya dan pada waktu berlabuhnya, sesungguhnya Tuhanku maha pengampun lagi
maha penyayang. Ya Allah berkahilah pada kedaraan kami ini, muluskan perjalanan kami,
dan selamatkan kami dari laut kami.

13. Doa setelah Shalat Ihrm

, , , ,

,
, ,
.
,

,
,

, .






Allhumma inn as`aluka an tajalan mimmanis tajba lak, wa mana biwadik, wattabaa
amrak, fainn abduka f qabdhatik, l q ill m waqait, wal khudzu ill m athait, waqad
dzakartul hijja fa`asaluka an tazmn alaihi al kitbika wa sunnati nabiyyik, wa
tuqawwiyan al m dhauftu anhu, wa tasallam minn mansik f yusrin minka wa fiyah,
wajaln min wafdikal ladzna radhta wartadhaita wasammaita wa katabt. Allhumma
fatammim l hijjat wa umrat. Allhumma inn urdut tamattua bilumrati ilal hajji al
kitbika wa sunnati nabiyyika shallallhu alaihi wa lihi, fa`in aradha l syai`un fakhallan
haitsu habastan liqadarikal ladz qaddarta alayy. Allhumma in lam takun hijjatun faumrah,
uhrimu laka syar wa basyar wa lahm wa dam waizhm wa mukhkh wa ashab minan
nis`i wats tsiybi wath thbi abtagh bidzlika wajhaka wad dral khirah.

Ya Allah sungguh aku memohon kepada-Mu bahwa Engkau jadikanlah aku di antara orang
yang memenuhi seruan-Mu, bermn kepada janji-Mu dan menjalankan perintah-Mu, maka
sungguh aku adalah hamba-Mu dan dalam genggaman-Mu, aku tidak dapat menjaga selain
yang Engkau jaga, dan aku tidak dapat mengambil selain yang Engkau berikan, dan Engkau
sebutkan hajji, maka aku memohon kepada-Mu Engkau tetapkan untukku atasnya
berdasarkan Kitab-Mu dan Sunnah Nabi-Mu, dan Engkau kuatkan aku atas kelemahanku
tentangnya dan Engkau terima dariku mansik-ku dalam kemudahan dan kekuatan dari-Mu,
dan jadikanlah aku di antara utusan-Mu (tamu-Mu) yang Engkau sukai yang Engkau ridhai
yang Engkau sebut dan Engkau catat. Ya Allah, sempurnakanlah hajiku dan umrahku. Ya
Allah sesungguhnya aku hendak menunaikan haji tamattu dengan umrah ke haji atas Ki-tab-
Mu dan Sunnah Nabi-Mu saw, maka apabila ada sesuatu yang menjadi penghalang buatku,
maka lepaskanlah aku dari yang Eng-kau tahan aku, karena kuasa-Mu yang Engkau telah
tentukan atas-ku. Ya Allah jika tidak menjadi hajji, maka umrah, aku haramkan karena-Mu
rambutku, kulitku, dagingku, darahku, tulangku, otakku, uratku dari perempuan, pakaian dan
wewangian, dengan itu aku mengharap wajah-Mu (rido-Mu) dan negeri akhirat (surga). Dan
cukup buatmu, kamu ucapkan satu kali ketika kamu ihrm, kemudian berdirilah dan
berjalanlah dengan tenang, maka apabila kamu telah menempuh (jarak) pada bumi baik kamu
berjalan kaki maupun berkendaraan, maka ucapkanlah kalimat talbiyah."

14. Kalimat Talbiyah

, , , , ,
, , , ,

,

, ,

,

Labbaikallhumma labbaik, labbaika l syarka laka labbaik, innal hamda wan nimata laka
wal mulk, l syarka lak, labbaika dzal marij, labbaika labbaika diyan il dris salm,
labbaika labbaika ghaffradz dzunb, labbaika labbaika ahlat talbiyah, labbaika labbaika dzal
jalli wal ikrm, labbaika labbaika marhban marghban ilaik, labbaika labbaika tubdi`u wal
madu ilaik, labbaika labbaika kasysyfal karbil azhm, labbaika labbaika abdaka wabna
abdaik, labbaika labbaika y karm labbaika.

Labbaika (baiklah aku sambut seruan-Mu) ya Allah labbaika, labbaika tidak ada sekutu bagi-
Mu labbaik, sesungguhnya pujian, kenikmatan dan kerajaan kepunyaan-Mu, tidak ada sekutu
bagi-Mu. Labbaika yang punya tangga-tangga, labbaika labbaika yang menyeru ke negeri
salm, labbaika labbaika pengampun segala dosa, labbaika labbaika ahli talbiyah, labbaika
labbaika yang punya keagungan dan kemuliaan, labbaika labbaika dengan ditakuti dan
diharap kepada-Mu, labbaika labbaika Engkau memulai dan tempat kembali kepada-Mu,
labbaika labbaika yang melepaskan kesulitan yang besar, labbaika labbaika hamba-Mu dan
anak kedua hamba-Mu, labbaika labbaika wahai yang maha mulia labbaika.

15. Doa ketika Memasuki Al-Masjid Al-Harm

, , ,



,

,
Assalmu alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullhi wa baraktuh, bismillhi wa billhi wa
minallhi wam sy`allh, wassalmu al raslillh wa lih, wassalmu al ibrhma wa
lih, wassalmu al anbiy`illhi wa ru-sulih, walhamdu lillhi rabbil lamn.

Salm bagimu wahai Nabi, rahmat Allah dan segala berkah-Nya, dengan nama Allah, dengan
Allah, dari Allah dan apa yang dikehendaki Allah, salm bagi Raslullh dan keluarganya,
salm bagi Ibrhm dan keluarganya, salm bagi nabi-bani Allah dan rasl-rasl-Nya, dan
segala puji bagi Allah pemilik alam semesta.

16. Doa ketika Melihat Kabah

Alhamdu lillhil ladz azhzhamaka wa syarrafaka wa karramak, wa jaalaka matsbatan


linns, wa amnan mubrak, wa hudan lillamn.

Segala puji bagi Allah yang telah mengagungkanmu, menghormatimu dan memuliakanmu,
dan menjadikanmu tempat berkumpulnya manusia, dan tempat yang aman lagi diberkahi, dan
sebagai petunjuk bagi alam semesta.

17. Doa ketika Melihat Al-Hajar Al-Aswad

.
.
, , , ,
, .

.

Alhamdu lillhi hadn lihdz wam kunn linahtadiya laul an hadnallh. Subhnallhi
wal hamdu lillhi wal ilha illallhu wallhu akbar. L ilha illallhu wahdahu l syarka
lah, lahul mulku wa lahul hamd, yuhy wa yumtu wa yumtu wa yuhy, wa huwa hayyun l
yamt, biyadihil khairu wa huwa al kulli syai`in qadr. Allhu-mma shalli al
muhammadin wa li muhammadin ka`afdhali m shallaita wa brakta wa tarahhamta al
ibrhma wa li ibrhma innaka hamdun majd, wa salmun alal mursalna walhamdu
lillhi rabbil lamn. Allhumma inn u`minu biwadika wa ushaddiqu rusulaka wa attabiu
kitbak.

Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada ajaran ini dan adalah kami tidak
akan mendapatkan petunjuk kalaulah Allah tidak menunjuki kami. Maha suci Allah, segala
puji bagi Allah, tidak ada tuhan selain Allah dan Allah maha besar. Tidak ada tuhan selain
Allah sendiri-Nya tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian, Dia
menghidupkan dan Dia mematikan, dan Dia yang hidup yang tidak mati, di tangan-Nya
segala kebaikan dan Dia maha kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah curahkanlah shalawat bagi
Muhammad dan keluarga Muhammad seutama-utama shalawat berkah dan rahmat yang telah
Engkau berikan kepada Ibrhm dan keluarga Ibrhm, sesungguhnya Engkau maha terpuji
lagi maha agung. Salm bagi seluruh nabi dan Rasl, dan segala puji bagi Allah pemilik alam
semesta. Ya Allah sesungguhnya aku bermn kepada janji-Mu, membenarkan para Rasl-
Mu dan mengikuti kitab-Mu.
18. Doa ketika Mencium atau Isyarat dengan Tangan

,
, , ,



Amnat addaituh, wa mtsq tahadtuh, litasyhada l bil muwfh, mantu billhi wa


kafartu biljibti wath thghti wallti wal uzz. Wa ibdatisy syaithni wa ibdatil autsni
wa ibdati kulli niddin yudda min dni-llhi azza wa jalla.

Amanatku telah kusampaikan, janjiku telah kutepati, agar kamu bersaksi untukku dengan
penepatan janji. Aku bermn kepada Allah, dan kufur kepada Jibti, Thaghut, Latta, Uzza,
pengabdian kepada syaithn, pengabdian kepada berhala, dan pengabdian kepada setiap
sesuatu selain Allah yang maha perkasa lagi maha agung.

19. Doa di Depan Pintu Kabah

, . , ,






,



S`iluka faqruk, misknuka bibbik, fatashaddaq alaihi bil jannah. Allhummal baitu baituk,
wal haramu ha-ramuk, walabdu abduk. Wa hdz maqmul `idzil mustajri bika minan
nr, fa`atiqn wa wlidayya wa ahl wa wuld wa ikhwnyal mu`minn minan nri y jawdu
y karm.

Tukan peminta-Mu orang yang membutuhkan-Mu, orang miskin-Mu berada di depan pintu-
Mu, maka berikanlah surga kepa-danya. Ya Allah rumah ini adalah rumah-Mu, tanah haram
ini adalah tanah haram-Mu dan hamba ini adalah hamba-Mu. Inilah aku yang memohon
perlindungan dan keselamatan dari api neraka kepada-Mu, maka bebaskanlah aku, kedua
orang tuaku, keluargaku, anak-anakku dan saudara-saudaraku yang bermn dari api neraka
wahai yang maha pemurah, wahai yang maha mulia.

20. Doa di Hijir Isml (Pancuran Kabah)


, ,


,

Allhumma atiq raqabat minan nr, wa wassi alayya minar rizqil hall, wadra` ann
syarra fasaqatil arabi wal ajam, wa syarra fasaqatil jinni wal ins.

Ya Allah bebaskanlah diriku dari api neraka, luaskanlah bagiku rezeki yang halal,
tolakkanlah dariku kejahatan orang-orang yang fsiq dari kalangan bangsa Arab dan Ajam,
dan kejahatan kaum yang fsiq dari kalangan jin dan manusia.

Cheap Offers: http://bit.ly/gadgets_cheap


Doa Supaya Cepat Naik Haji untuk
Melengkapi Rukun Islam
Rukun Islam ada 5.Yang pertama adalah syahadat.Yang kedua adalah sholat.Yang ketiga
adalah zakat.Yang keempat adalah puasa.

Yang kelima adalah naik haji.Untuk rukun yang empat, kita bisa melakukan di mana saja
di muka bumi dan bahkan para astronot bisa melakukannya di antariksa.

Namun rukun yang kelima harus dilaksanakan di bumi Arab tepatnya di Mekah.

Keharusan datang ke Mekah itulah yang membuat kita sulit untuk melakukannya. Untuk
warga Arab Saudi mungkin tidak terlalu sulit, tetapi untuk masyarakat Indonesia yang
jaraknya cukup jauh dari Mekah, dana yang harus disiapkan begitu besar.

Persiapan fisik juga harus diperhatikan karena perbedaan cuaca yang ekstrim bisa sangat
menyulitkan dalam melaksanakan ibadah haji.

Gratis - 4 Buku yang Amazing tentang


Panduan Meraih Sukses Islami. DOWNLOAD
Sekarang.
Lalu hal yang paling menyulitkan adalah jatah kuota haji yang sangat terbatas sehingga
orang yang memiliki uang banyak dan kondisi fisik yang prima pun tidak mampu
mendapatkan kursi.

Namun, tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah.Allah telah mampu untuk menciptakan
langit dan bumi dan semua yang ada diantaranya dengan perhitungan yang tepat.Oleh
karena itu, sangatlah mudah untuk Allah membuka jalan bagi hambanya untuk
menyempurnakan rukun Islamnya dengan berhaji.Jika anda begitu ingin untuk pergi haji,
cara terbaik untuk bisa mempercepatnya adalah dengan berdoa.
Doa supaya cepat naik haji bisa bermacam-macam yang penting isinya adalah
penghormatan kita pada Allah dan permohonan untuk bisa cepat naik haji. Anda bisa
berdoa dengan bahasa apapun yang anda bisa.

Allah itu Maha Hebat yang bisa mengetahui apa yang disampaikan oleh hambanya,
bahkan Allah bisa mengetahui apa yang dipikirkan oleh hambanya tanpa perlu bertanya.
Yang terpenting adalah anda berdoa dari hati, dengan penuh ketulusan, dan dengan
merendahkan diri di hadapan Allah.

Dengan begitu Insyaallah, doa anda akan didengar dan dikabulkan oleh Allah.

Namun, jika anda merasa ada yang kurang jika tidak berdoa dengan bahasa Arab, berikut
adalah doa yang bisa dipanjatkan kepada Allah S.W.T

Allahumma yassirlanaa umurana umuraddun yaa wal akhirati, wayassirlanaa ziyaarata


makkatin wal madiinati waziyaarata qabra nabiyyika muhammadin shallallahualaihi
wasallama liadaail hajj walumrati bishshihhati walaafiyati.Yaa arhamar raahimiin

Arti dari doa tersebut adalah, Wahai Allah mudahkanlah kami dalam urusan dunia dan
akhirat, dan mudahkanlah kami untuk berziarah ke mekkah dan madinah, dan berziarah
ke makam Nabi Muhammad saw untuk melaksanakan haji dan umrah dengan sehat dan
selamat. Wahai Tuhan yang maha penyayang.

Panjatkanlah doa sebanyak mungkin dan peliharalah perilaku agar tidak pernah
melakukan hal-hal yang dilarang dan juga hal-hal yang bisa membuat Allah membenci
anda. Kuatkanlah niat anda untuk berhaji semata-mata untuk Allah S.W.T.

Jangan sampai anda berniat haji hanya karena malu orang lain sudah pergi haji dan jangan
sampai anda naik haji karena riya atau ingin menyombongkan diri.

Yang terakhir adalah selalu berprasangka baik terhadap Allah. Belum bisa naik haji
setelah berdoa bertahun-tahun bukan berarti Allah tidak mendengar doa kita karena Allah
Maha Mendengar bahkan dari pertama kali doa itu dipanjatkan.
Jika Allah belum berkenan untuk kita naik haji, tentu ada alasan baik dibalik semua
itu.Mungkin saja hal tersebut untuk menghindarkan kita dari bahaya atau mungkin Allah
masih menguji kita untuk meningkatkan tingkat ketakwaan kita.Janganlah lupa untuk
selalu bercermin dan melihat ke dalam diri kita tentang kemungkinan dosa dan juga hal-
hal buruk yang pernah kita lakukan sehingga menghalangi hajat kita untuk naik haji.

Mohonlah ampunan dan bertobat dengan sungguh-sungguh.

Doa Pulang Haji untuk Tamu

Di kampung saya, setelah seseorang pulang dari tanah suci menunaikan ibadah haji, biasanya akan
banyak tamu berkunjung untuk silaturrahim dan minta didoakan (sekalian minta oleh2 :D). Nah,
berikut ini adalah contoh doa singkat yang bisa dibaca oleh haji-haji baru tersebut.








,
,

.
,

.










.
Aku berlindung dari godaan setan yang terkutuk.
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Nabi Muhammad, sampaikanlah kami ke Baitul Haram dan
berkunjung ke makam Nabi Muhammad dengan lancar dalam keadaan sehat, selamat dan terkabul
yang diinginkan, dan atas keluarga dan sahabatnya semua.
Ya Allah, jadikanlah haji kami haji yang mabrur (penuh kebaikan), perjalanan hidup yang penuh
rasa syukur, dosa yang terampuni, usaha yang tidak pernah rugi, amal sholeh yang selalu diterima.
Wahai Dzat yang maha tahu isi hati makhluq-Nya, keluarkanlah kami dan kesesatan menuju cahaya
petunjuk-Mu yang benar.
Ya Allah, masukkanlah kami dalam segala situasi dan kondisi dengan cara yang Engkau ridai dan
dengan cara yang terhormat. Keluarkanlah kami dari mana saja dengan keridaan dan kemuliaan-Mu
pula. Berikanlah kekuatan kepada kami, dari karunia-Mu, yang dapat membela kami melawan
musuh.
Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai
penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari
siksa neraka.
Maha Suci Rabbmu, Yang Memiliki Keperkasaan (lzzah), dari apa yang mereka katakan.
Keselamatan semoga dilimpahkan kepada para rasul. Dan segala puji bagi Allah, Rabb seru sekalian
alam.

Rabbanaa aatinna fiddun yaa hasanah wa fil akhirati hasanah aqinna adza bannaar. wa
adkhilnal jannata ma al abraar. Ya azizu ya ghafar ya robbal alamiin.

Doa Agar Bisa Pergi Haji ke


Tanah Suci
By hajiumrahnews -
Jul 12, 2016
0
6829
Share on Facebook

Tweet on Twitter

foto:ilustrasi
HAJIUMRAHNEWS Tak dimungkiri lagi, bisa beribadah haji ke Tanah
Suci merupakan dambaan setiap muslim di dunia ini. Dan boleh jadi,
salah satunya adalah Anda.

Lantas bagaimana agar bisa mewujudkan impian itu? Apakah ada doa-
doa khusus? Berikut ini adalah beberapa doa dan dzikir yang bisa
diamalkan, sebagaimana apa yang dilakukan oleh Ahmad Jamil. Seorang
yang juga sedari kecil ingin sekali pergi haji dan bisa memberangkatkan
haji orang tuanya, di tengah keterbatasan financial.
Sebagaimana pengalamannya yang dimuat dalam situs yusufmansur.com,
lepas nyantri di sebuah pondok pesantren di kawasan Indramayu, Ahmad
Jamil terus berusaha gigih untuk mengais rezeki halal yang banyak dan
berkah. Dan berikut adalah doa yang selalu dipanjatkan selepas shalat
lima waktu:

Ya Allah karuniakan kepada kami rezeki yang luas, halal, baik lagi
berkah, dan Engkaulah sebaik-baiknya yang memberikan rezeki.

Kemudian, tiap seusai shalat jumat selalu membaca 7 kali doa berikut :

Ya Allah Yang Maha Kaya, Yang Maha Terpuji, Yang Maha Pencipta, Yang
Maha Mengembalikan, Yang Maha Penyayang, Maha mengasihi. Ya Allah
jadikanlah kami kaya dengan apa yang telah Engkau halalkan dari yang
Engkau haramkan, dan dengan ketaatan padaMu dari bermaksiat
padaMu, dan karuniaMu dari pihak selain diriMu

Saya dapat ijazah doa juga dari guru saya, KH. Masyuri Baidhowi, MA.,
pengasuh Pesantren Modern Darussalam Eretan Indramayu. Doa ini
spesial untuk bisa berangkat haji dan umrahngga pake cape, ngga
pake lama dan bisa bolak-balik ke Tanah Suci sewayah-wayah kita mau,
katanya seperti dikutip oleh situs tersebut.

Ya Allah karuniakan kepada kami kesempatan untuk berziarah ke tanah


haram-Mu dan tanah haram Nabi-Mu Muhammad Shallallahu Alaihi
Wasallam (SAW) untuk beribadah haji dan umrah berkali-kali.

Menurutnya, dengan sering-sering baca shalawat untuk Rasulullah SAW,


keluarganya dan untuk Nabiyyullah Ibrahim Alaihishsholatu wasallam.
Lalu memperbanyak sedekah, membantu saudara-saudara yang mau
menunaikan ibadah haji, maka mudah-mudahan Rasulullah mengaudiensi
agar kita termasuk yang diundang oleh Allah SWT ke rumah-Nya.

Alhamdulillah Allah takdirkan kami bisa berangkat bareng musim haji


1436 H. Saya doakan juga semoga seluruh kawan-kawan bisa berangkat
haji bersama orang-orang tercinta, katanya. (hai/*)

Diriwayatkan oleh Said bin Mansur dalam Kitab Sunan-nya, dari Abdulloh

Ibnu Umar, bahwa beliau -Rodiyallohu `anhuma- mengucapkan kepada

orang yang baru pulang haji dengan : Semoga Alloh menerima


Ibadahmu, dan melipat gandakan pahalamu, serta mengganti harta

yang telah engkau nafkahkan