Anda di halaman 1dari 2

REFLEKSI DIRI

Nama : Salsa Tsabita


NIM : 2101413047
Fakultas : Fakultas Bahasa dan Seni
Prodi/Jurusan : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia/Bahasa dan Sastra
Indonesia

Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah Swt. yang atas segala rahmat dan karunia-
Nya yang telah memberikan kelancaran kepada kami dalam melaksanakan Praktik
Pengalaman Lapangan 1 di SMK Negeri 3 Semarang. Program yang wajib dilaksanakan
mahasiswa kependidikan, yaitu Praktik Pengalaman Lapangan 1. Program ini dilaksanakan
selama 2 minggu. Program ini dimaksudkan agar mahasiswa praktikan dapat mengenal
sekolah yang dijadikan tempat sebagai praktik.
Kegiatan dalam melaksanakan Praktik Pengalaman Lapangan 1 di SMK Negeri 3
Semarang, praktikan telah melaksanakan observasi pada sekolah tempat melaksanakan
kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan 1 tentang beberapa hal yaitu keadaan pengajar,
lingkungan sekolah, sarana prasarana, dan lain-lain.
SMK Negeri 3 Semarang merupakan Sekolah Menengah Kejuruan yang masuk dalam
kelompok Teknologi dan Industri. Jurusan keahlian yang ada di SMK Negeri 3 Semarang
yaitu Teknik Konstruksi Batu Beton, Teknik Gambar Bangunan, Teknik Audio Video, Teknik
Instalasi Penerangan Tenaga Listrik, dan Teknik Kendaraan Ringan.
Adapun observasi yang telah dilakukan oleh praktikan, maka praktikan memberikan
beberapa penjabarannya berikut ini.
1. Kekuatan dan kelemahan pembelajaran pada mata pelajaran Bahasa Indonesia
Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas X TKBB 1 dan 2, XI TGB 1 dan 2, XI
TKBB 1 dan 2, XII TGB 1 dan 2, serta XII TKBB 1 dan 2 diterapkan metode
pembelajaran teori dan praktik sesuai dengan model saintifik. Pelaksanaan teori dilakukan
guna memperkenalkan dan menyampaikan materi agar siswa mendapat gambaran dan
mengetahui tujuan yang akan teks/materi yang akan dipelajari. Pembelajaran akan
dilanjutkan dengan praktik sesuai teks/materi yang membuat siswa tidak hanya
menguasai ranah kognitif namun juga untuk keterampilannya.
2. Kesediaan Sarana dan Prasarana
Ketersediaaan sarana dan prasarana di SMK N 3 Semarang sudah cukup baik dan
memadai untuk pelaksanaan PBM (Proses Belajar Mengajar). Diluar bengkel jurusan,
terdapat ruang-ruang kelas untuk pelaksanaan mata pelajaran umum seperti Bahasa
Indonesia. Prasarana untuk ruang kelas juga sudah memadahi seperti papan tulis/white
board, penghapus, spidol, meja, kursi, alat peraga, dan sebagainya.

3. Kualitas Guru pamong dan Dosen pembimbing


Ibu Lis Murtanti, S. Pd., M. Pd, sebagai guru pamong sangat membantu praktikan
dalam masa PPL. Sebagai guru pamong, beliau memiliki sifat disiplin dan tegas terhadap
siswa. Beliau merupakan salah satu lulusan Unnes dengan jurusan yang sama dengan
praktikan, yaitu Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, sehingga beliau sudah sangat
berpengalaman. Beliau sangat memperhatikan siswa dalam hal pembelajaran baik
pembelajaran berupa materi maupun pengalaman hidup beliau.
Ibu Septina sebagai dosen pembimbing, beliau memiliki banyak pengalaman dalam
proses pembelajaran di kelas, dan beliau sering memberikan kritik dan sarannya terhadap
praktikan, sehingga praktikan dapat melakukan bimbingan dengan baik.
4. Kualitas Pembelajaran
Kurikulum yang digunakan di SMK Negeri 3 Semarang saat ini mengacupada
kurikulum 2013 Revisi, dan siswa menjadi sangat aktif dalam melakukan PBM.
Ketersediaan fasilitas dan sarana prasarana di SMK Negeri 3 Semarang cukup memadai.
5. Kemampuan diri praktikan
Kemampuan praktikan dalam mengajar di dalam kelas masih kurang memuaskan
baik dalam pennguasaan materi (pengetahuan), maupun dalam penguasaan kelas.
Demikian juga dengan kedisiplinan, kepribadian, dan kematangan dalam menghadapi
permasalahan sebagai seorang pendidik, dan dalam mengkondisikan murid di kelas. Hal
ini mengingat pengalaman diri praktikan yang masih kurang. Akan tetapi dengan berbekal
ilmu-ilmu yang praktikan peroleh di bangku kuliah permasalahan-permasalahan tersebut
diharapkan dapat teratasi. Yang sangat dibutuhkan oleh praktikan adalah memperbanyak
latihan.
6. Nilai tambah yang diperoleh mahasiswa setelah melaksankan PPL 1
Nilai Tambah yang didapatkan setelah melakukan PPL I yaitu mengetahui seluk
beluk sekolah dari kelayakan sarana dan prasarana sekolah, mengetahui bekal yang harus
dipersiapkan guru ketika mengajar, mengetahui cara-cara mengajar yang baik,
mengetahui cara mengatasi anak nakal dan memperoleh bekal untuk menjadi guru yang
sesungguhnya.
7. Saran
Pada dasarnya pelaksanaan PPL I di SMK Negeri 3 Semarang sangatlah berharga
bagi praktikan, karena praktikan mendapat banyak sekali wawasan, pengalaman dan hal
hal baru dalam proses belajar mengajar di SMK yang selama ini belum pernah
didapatkan. Maka dari itu untuk lebih meningkatkan mutu dan kualitas sekolahmaka
praktikan memberikan saran yaitu untuk memperbaiki kedisplinan khusus nya bagi siswa
di SMK Negeri 3 Semarang agar lebih tegas dalam menindak. Untuk saran
pengembangan program keahlianya agar lebih tegas dalam meningkatkan mutu siswa
dengan membekali dengan kemampuan yang kompeten agar dapat bersaing di dunia kerja
yang semakin hari semakin ketat. Selain itu juga dengan memperbaiki perpustakaan agar
lebih menarik dan siswa pun mau untuk membaca di perpustakaan karena membaca
adalah salah satu gerbang ilmu. Semoga SMK Negeri 3 Semarang dapat mencetak lulusan
yang berkualitas dan mampu bersaing dengan lulusan SMK yang lain.
Akhirnya praktikan mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar SMK Negeri 3
Semarang yang telah menerima dengan baik kedatangan praktikan serta memberikan
kesempatan kepada mahasiswa untuk mencari pengalaman mengajar di sekolah.

Semarang, Agustus 2015


Mengetahui,

Guru Pamong Praktikan,

Lis Murtanti, S. Pd., M. Pd. Salsa Tsabita


NIP. 197510082007012011 NIM. 2101413047

Anda mungkin juga menyukai