Anda di halaman 1dari 5

RINCIAN KEWENANGAN KLINIK DOKTER SPESIALIS BEDAH

RSUD BANJAR

No Rincian Kewenangan Klinis Permohonan Kemampuan Klinis


1 2 3 4
1. Laparotomi
2. Torako-laparotomi (darurat)
3. Penutupan perforasi usus kecil dan besar
4. Pembuatan stoma (gastrotomi, ileostomi,
sigmoidostomi, jejunostomi)
5. Rektoskopi/anoskopi
6. Laparoskopik diagnostik (darurat)
7. Reseksi dan anastomosis usus kecil dan besar
8. Penanggulangan trauma hepar (darurat) : hepatorafi
dan heparektomi
9. Splenektomi (total dan parsial)
10. Drainase pankreatitis (darurat)
11. Pankreatektomi (partial dan darurat)
12. Eksteriorisasi usus kecil dan besar
13. Appendektomi terbuka
14. Appendektomi laparoskopik
15. Kolesistektomi terbuka
16. Kolesistektomi laparoskopik
17. Gastroenterostomi
18. Gastrektomi (partial)
19. Hemikolektomi (kiri dan kanan)
20. Herniotomi (inguinal, femoralis, umbilikalis)
21. Hemoroidektomi
22. Fistulektomi, fistulotomi (fisura ani)
23. Operasi Miles
24. Operasi Hartmann
25. Reseksi anterior sigmoid
26. Pasang J tube saluran empedu
27. Rouxen Y anastomosis usus kecil
28. Bypass enterotomi (usus kecil dan besar)
29. Operasi hernia diafragmatika traumatika (abdominal
approach, thoracic approach)
30. Selioplasti
31. Ligasi tinggi hidrokel (round ligament, spermatic cord,
tunica vaginalis)
32. Operasi invaginasi (laparotomi, milking, reseksi usus,
appendectomy)
33. Operasi tumor retroperitoneal
34. Operasi PSARP terbatas
35. Operasi omfalokel siloplasti
36. Operasi kriptokhismus orchidopexy
37. Operasi hipospadia
38. Repair hernia diafragmatika kongenital/kel. Diafragma
kongenital
39. Operasi Willms tumor nefrektomi
40. Anoplasti sederhana (cut back)
41. Circumsisi
42. Operasi piloromiotomi
43. Detorsi torsi testis dan orkidopeksi
44. Anastomosis tarik trobos
45. Eksisi higroma
46. Eksisi limpangioma
47. Biopsy insisional/bipsy of breast
48. Ekstirpasi tumor jinak mammae
49. Ekstirpasi tumor jinak kulit/jaringan lunak lainnya
50. Ektirpasi tumor jinak parotis
51. Salphingo-oophorektomi bilateral pada kanker
payudara
52. Mastektomi simpleks
53. Mastektomi subkutaneus
54. Mastektomi radikal
55. Modifikasi mastektomi radikal
56. Strumektomi (lobectomy dan thyroidectomy)
57. Tiroidektomi pada Ca
58. Radikal neck dissection (RND) classical
59. Parotidektomi
60. Operai tumor jaringan unak
61. Eksisi luas dan rekonstruksi sederhana (breast)
62. Flap rekonstruksi kulit/otot
63. Kemoterapi dan terapi paliatif yang lain
64. Pemasangan kemoport
65. Tindakan pada trauma jaringan lunak wajah
(debridement, jahit, rekonstruksi)
66. Trakheostomi
67. Repair fraktur mandibula
68. Repair fraktur maksila
69. Repair fraktur zigoma
70. Repair fraktur nasal
71. Biopsi insisional/biopsy cubit (soft tissue)
72. Biopsi kelenjar getah bening
73. Ekstirpasi kista duktus tiroglosus
74. Operasi tumor jaringan lunak (kista dermoid, higroma
leher, dll)
75. Eksisi luas dan rekonstruksi sederhana
(skin/subcutaneous tissue)
76. Herniglossektomi
77. Reseksi mandibula
78. Eksisi tumor jinak rongga mulut
79. Eksisi dan marsupialisasi ranula
80. Eksisi kista bronkiogenik
81. Mandibulektomi marginalis
82. Ekskokleasi kista rahang
83. Labioplasti
84. Palatoplasti
85. Insisi abses maksilofasial
86. Insisi flegmon dasar mulut
87. Eksisi makroglosia
88. Prenolektomi pada tongue tie
89. Release tortikolis (reseksi M. sternocleidomastoideus)
90. Fiksasi internal iga
91. Pemasangan WSD/drainase toraks
92. Perawatan trauma toraks konservatif
93. Rekonstruksi vascular perifer (trauma)
94. Perikardiosintesis terbuka (darurat)
95. Reseksi iga
96. Simpatektomi torakal
97. Simpatektomi lumbal/simpatektomi periarterial
98. Stripping varises, eksisi varises, ligasi-komunikan
99. Operasi A-V shunt (Brecia-Cimino)
100. Operasi jendela toraks
101. Perawatan varises non-bedah (injeksi skleroterapi)
102. Operasi aneurisma perifer
103. Debridement, amputasi gangrene diabetik atau
penyakit yang lain
104. Embolektomi perifer darurat
105. Punksi buli-buli/sistostomi
106. Kateterisasi/businasi
107. Nefrektomi
108. Repair uretra, ureter, ginjal (trauma)
109. Orkhidektomi
110. Ureterostomi eksterna (darurat)
111. Repair rupture buli-buli
112. Vasektomi
113. Sistoskopik, endoskopik diagnostic
114. Sectio alta
115. Hidrokeletomi
116. Insisi infiltrat urin
117. Insisi perirenal abses
118. Drainase pionefrosis
119. Nefrostomi
120. Prostatektomi terbuka
121. Ligasi tinggi varikokel
122. Nefrolitotomi
123. Pielolitotomi
124. Operasi hipospadia
125. Repair kriptokhismus (orkhidopeksi)
126 Ureterolitotomi 1/3 tengah dan proksimal
127. Urethralitotomi
128. Urethrostomi eksterna
129. Uretero-ileo shunt
130. Debridement luka bakar
131. Repair fraktur tulang hidung
132. Release kontraktur
133. Eksisi keloid
134. Labioplasti
135. Palatoplasti
136. Tindakan reposisi tertutup dan immobilisasi
137. Debridement fraktur terbuka gr I-II-III
138. Fiksasi eksternal
139. Amputasi ekstrimitas
140. Disartikulasi sendi kecil dan sedang
141. Pemasangan traksi (skeletal, skin, glisson)
142. Tendon repair
143. Disartikulasi sendi besar : panggunl, bahu, lutut
144. Reduksi terbuka dan fiksasi internal (ORIF) :
- Nailing : femur, tibia
- Plate & screw : femur, tibia, radius, ulna,
humerus, clavicula
- K. wire : tangan dan kaki (carpalia, tarsalia,
phalanx)
145. Tension band wiring : olecranon, patella, ankle
146. Biopsi tulang
147. Perawatan CTEV konservatif (serial gips)
148. Sekwesterektomi/gutterrig
149. Boor hole
150. Trepanasi trauma (fraktur cranium, EDH)
151. Reposisi fraktur impresi
152. Repair saraf perifer
153. Eksisi meningokel dan mielokel (sederhana)
154. Pemasangan akses vena (antara lain CVP, cut down
incision, kanulasi vena)
155. Pemasangan akses arteri (antara lain : kanulasi untuk
hemodialisis, monitor tekanan arteri)
156. Insisi abses (termasuk submandibular abses, dll)
157. Perawatan selulitis, infeksi jaringan lunak
158. Penanggulangan gigitan ular dan binatang yang lain
159. Perawatan luka (steril, kontamnasi, infeksi, gangrene)
pada umumnya (toilet, debridement, necrotomy,
irigasi, vacuum, jahit)
160. Penanganan tetanus
161. Pemberian nutrisi, elektrolit, dll
162. Penanganan kasus bedah akut, kritis, life saving
163. Operasi Trigger Finger
164. Operasi Finger Tip Injury (Rhinoplasty tip)
165. Penanganan kasus bedah dengan anestesi loka dan
anestesi blok berikut terapi nyeri

LAMPIRAN KEWENANGAN KLINIS :

a. Keterangan Kemampuan Klinik Dokter Spesialis


Tingkat Kemampuan 1 : Mengenali gambaran-gambaran klinik sesuai penyakit
Tingkat Kemampuan 2 : Mampu membuat diagnosis klinik
Tingkat Kemampuan 3 : Mampu mendiagnosis klinik, member terapi pendahuluan
Tingkat Kemampuan 4 : Mampu mendiagnosis klinik, memutuskan dan mampu
menangani problem itu secara mandiri hingga tuntas
b. Keterangan Ketrampilan Klinik Dokter Spesialis
Tingkat Kemampuan 1 : Memiliki pengetahuan teoritis
Tingkat Kemampuan 2 : Pernah melihat atau mendemonstrasikan ketrampilan ini
Tingkat Kemampuan 3 : Menerapkan di bawah supervisi
Tingkat Kemampuan 4 : Mampu menangani problem itu secara mandiri hingga
tuntas